• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Hasil Penelitian

2. Deskripsi Data

a. Kompetensi Pedagogik Guru Pendidikan Agama Katolik

Tabel 10: Rangkuman Statistik Deskriptif Kompetensi Pedagogik Guru PAK

Kompetensi Pedagogik Guru Pendidikan Agama Katolik N Valid 85 ∑ Instrumen 20 Mean 66.1059 Median 68.0000 Mode 68.00 Std. Deviation 8.63413 Variance 74.548 Range 36.00 Minimum 43.00 Maximum 79.00 Sum 5619.00

Dari tabel statistik dapat dilihat N valid 85 siswa dengan jumlah instrumen 20 butir diketahui bahwa rata-rata kompetensi pedagogik guru dengan harga mean 66,1059 standar deviasi 8,63413. Untuk range adalah 36 dengan skor minimum adalah 43 dan skor maksimum adalah 79. Sedangkan nilai tengah (median) adalah 68 serta nilai yang sering muncul (mode) adalah 68,00 dan sum adalah 5619.

Data kompetensi pedagogik guru PAK akan dideskripsikan berdasarkan sub variabel seperti mengelola proses belajar-mengajar PAK, memahami perkembangan peserta didik, memanfaatkan strategi, media, model dan metode pembelajaran yang sesuai dengan perkembanga IPTEK, serta melakukan evaluasi terhadap proses pembelajaran PAK.

1) Mengelola Proses Belajar-Mengajar Pendidikan Agama Katolik

Tabel 11: Statistik Mengelola Proses Belajar-Mengajar Pendidikan Agama Katolik

Data Kompetensi pedagogik guru pada sub variabel mengelola proses belajar-mengajar Pendidikan Agama Katolik dapat diketahui bahwa N valid 85 dengan jumlah instrumen 6 butir. Jumlah mean sebesar 20, 63, median sebesar 21,

Mengelola Proses Belajar-Mengajar Pendidikan Agama Katolik

N Valid 85 ∑ Instrumen 6 Mean 20.6353 Median 21.0000 Mode 22.00 Std. Deviation 2.23525 Variance 4.996 Range 10.00 Minimum 14.00 Maximum 24.00 Sum 1754.00

standar deviasi sebesar 2,23, rangesebesar 10, serta mode sebesar 22, skor minimum 14, skor maksimum 24, dan sum sebesar 1754.

Di bawah ini akan dipaparkan sub variabel frekuensi berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan per sub variabel, maka dapat diklasifikasikan sebagai berikut:

Tabel 12: Deskripsi Mengelola Proses Pembelajaran Pendidikan AgamaKatolik

Kriteria Interval Jumlah Anak Presentase

Sangat Setuju 19,8-24 67 79%

Setuju 15,1-19,5 16 19%

Tidak Setuju 10,6-15,0 2 2%

Sangat Tidak Setuju 6-10,5 0 0%

Jumlah 85 100%

Deskripsi Mengelola Proses Pembelajaran PAK

79% 19%

2% 0%

Mengelola Proses Pembelajaran PAK

Tabel di atas menunjukkan tingkat kompetensi pedagogik guru guru pada sub variabel mengelola proses pembelajaran Pendidikan Agama Katolik yang dinilai oleh siswa kelas VI SD Joannes Bosco, SD Pangudi Luhur dan SD Sang Timur Yogyakarta dengan frekuensi sebagai berikut. Dari 85 siswa, berjumlah 67 orang (79%) sangat setuju berpendapat bahwa guru Pendidikan Agama Katolik dapat mengelola pembelajaran PAK dengan sangat baik, berjumlah 16 orang (19%) berpendapat setuju bahwa guru PAK dapat mengelola pembelajaran Pendidikan Agama Katolik, yang berpendapat tidak setuju bahwa guru PAK dapat mengelola proses pembelajaran (2%), dan yang berpendapat bahwa guru sangat tidak dapat mengelola proses pembelajaran Pendidikan Agama Katolik tidak ada. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa pengelolaan proses pembelajaran Pendidikan Agama Katolik oleh guru PAK dikategorikan sangat setuju.

2) Memahami Perkembangan Peserta Didik

Tabel 13: Statistik Memahami perkembangan peserta didik

Memahami Perkembangan Peserta Didik

N Valid 85 ∑ Instrumen 7 Mean 23.8471 Median 25.0000 Mode 25.00 Std. Deviation 3.19786

Variance 10.226

Range 15.00

Minimum 13.00

Maximum 28.00

Sum 2027.00

Pada tabel statistik tentang sub variabel memahami perkembangan peserta didik dapat diketahui bahwa N valid 85 siswa dengan jumlah instrumen 7 butir. Harga mean23,84, median 25,00, mode 25, standar deviasi 3,19, variance 10,226, range 15, skor minimum13, skor maksimum 28 dan sum 2027. Di bawah ini akan dipaparkan sub variabel frekuensi berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan per sub variabel, maka dapat diklasifikasikan sebagai berikut:

Tabel 14: Deskripsi Memahami Perkembangan Peserta Didik Kriteria Interval Jumlah Anak Presentase

Sangat Setuju 22,78-28,00 68 80%

Setuju 17,51-22,75 12 14%

Tidak Setuju 12,26-17,50 5 6%

Sangat Tidak Setuju 7-12,25 0 0%

Memahami Perkembangan Peserta Didik

Tabel di atas menunjukkan tingkat kompetensi pedagogik guru PAK pada sub variabel memahami perkembangan peserta didik yang dilakukan oleh guru dan dinilai oleh siswa kelas VI SD Pangudi Luhur, SD Joannes Bosco dan SD Sang Timur Yogyakarta dengan frekuensi sebagai berikut. Dari 85 siswa, berjumlah 68 orang (80%) berpendapat bahwa guru PAK sangat memahami perkembangan peserta didik, berjumlah 12 orang (14%) berpendapat bahwa guru memahami perkemabangan peserta didik, berjumlah 5 orang siswa (6%), berpendapat bahwa guru tidak memahami perkembangan peserta didik, dan tidak ada yang berpendapat bahwa guru sangat tidak memahami perkembangan peserta didik. Dari data tersebut dapat dikatakan bahwa guru PAK memahami perkembangan peserta didik pada kategori sangat setuju.

80%

14% 6%

0%

Memahami Perkembangan Peserta Didik

3. Memanfaatkan strategi, media, metode dan model pembelajaran PAK yang sesuai dengan perkembangan IPTEK

Tabel 15: Statistik Memanfaatkan strategi, media, metode dan model pembelajaran PAK yang sesuai dengan perkembangan IPTEK

Memanfaatkan strategi, media, metode dan model pembelajaran PAK yang sesuai dengan Perkembangan

IPTEK N Valid 85 ∑Instrumen 5 Mean 15.0588 Median 15.0000 Mode 19.00 Std. Deviation 3.20102 Variance 10.246 Range 15.00 Minimum 5.00 Maximum 20.00 Sum 1280.00

Pada tabel statistik tentang sub variabel Memanfaatkan strategi, media, metode dan model pembelajaran PAK yang sesuai dengan perkembangan IPTEK dapat diketahui bahwa N valid 85 siswa dengan jumlah instrumen 5 butir. Harga mean15,05 median 15,00, mode 19, standar deviasi3,20, variance 10,24, range 15, skor minimum5, skor maksimum20 dan sum 1280. Di bawah ini akan

dipaparkan sub variabel frekuensi berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan per sub variabel, maka dapat diklasifikasikan sebagai berikut:

Tabel 16:Memanfaatkan strategi, media, metode dan modelpembelajaran PAK yang sesuai dengan perkembangan IPTEK

Kriteria Interval Jumlah Anak Presentase

Sangat Setuju 16,26-20 32 39%

Setuju 12,51-16,25 36 42%

Tidak Setuju 8,76-12,50 14 16%

Sangat Tidak Setuju 5-8,75 3 3%

Jumlah 85 100%

Memanfaatkan strategi, media, metode dan model pembelajaran PAK yang sesuai dengan perkembangan IPTEK

39%

42% 16%

3%

Memanfaatkan strategi, media, metode dan model pembelajaran PAK yang sesuai

dengan perkembangan IPTEK

Tabel di atas menunjukkan tingkat kompetensi pedagogik guru PAK pada sub variabel Memanfaatkan strategi, media, metode dan model pembelajaran PAK yang sesuai dengan perkembangan IPTEK yang dilakukan oleh guru dan dinilai oleh siswa kelas VI SD Sang Timur, SD Pangudi Luhur dan SD Joannes Bosco Yogyakarta dengan frekuensi sebagai berikut. Dari 85 siswa, berjumlah 32 orang (39%) berpendapat sangat setuju bahwa guru PAK Memanfaatkan strategi, media, metode dan model pembelajaran PAK yang sesuai dengan perkembangan IPTEK, berjumlah 36 orang (42%) berpendapat setuju bahwa guru PAK Memanfaatkan strategi, media, metode dan model pembelajaran PAK yang sesuai dengan perkembangan IPTEK, berjumlah 14 orang siswa (16%) berpendapat tidak setuju bahwa guru Memanfaatkan strategi, media, metode dan model pembelajaran PAK yang sesuai dengan perkembangan IPTEK, dan yang berpendapat sangat tidak setuju bahwa guru Memanfaatkan strategi, media, metode dan model pembelajaran PAK yang sesuai dengan perkembangan IPTEK berjumlah 3 orang siswa (3%). Dari data tersebut dapat dikatakan bahwa guru Memanfaatkan strategi, media, metode dan model pembelajaran PAK yang sesuai dengan perkembangan IPTEK dikategorikan setuju.

4. Melakukan Evaluasi terhadap Proses Pembelajaran

Tabel 17: Statistik Melakukan Evaluasi terhadap Proses Pembelajaran

Melakukan Evaluasi terhadap Proses Pembelajaran

N Valid 85

Mean 6.5294 Median 7.0000 Mode 7.00 Std. Deviation 1.08659 Variance 1.181 Range 5.00 Minimum 3.00 Maximum 8.00 Sum 555.00

Pada tabel statistik tentang sub variabel Melakukan Evaluasi terhadap Proses Pembelajaran dapat diketahui bahwa N valid 85 siswa dengan jumlah instrumen 2 butir. Harga mean6,52 median 7,00, mode 7,00,standar deviasi1,08, variance 1,18, range 5, skor minimum3, skor maksimum8 dan sum 555. Di bawah ini akan dipaparkan sub variabel frekuensi berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan per sub variabel, maka dapat diklasifikasikan sebagai berikut:

Tabel 18: Melakukan Evaluasi terhadap Proses Pembelajaran Kriteria Interval Jumlah Anak Presentase

Sangat Setuju 6,6-8 49 56%

Setuju 5,1-6,5 24 28%

Tidak Setuju 3,6-5,0 13 15%

Sangat Tidak Setuju 2-3,5 1 1%

Melakukan Evaluasi terhadap Proses Pembelajaran

Tabel di atas menunjukkan tingkat kompetensi pedagogik guru PAK pada sub variabel melakukan evaluasi proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru dan dinilai oleh siswa kelas VI SD Sang Timur, SD Pangudi Luhur dan SD Joannes Bosco Yogyakarta dengan frekuensi sebagai berikut. Dari 85 siswa, berjumlah 49 orang (56%) berpendapat sangat setuju bahwa guru PAK melakukan evaluasi proses pembelajaran, berjumlah 24 orang (28%) berpendapat setuju bahwa guru PAK melakukan evaluasi proses pembelajaran, berjumlah 13 orang siswa (15%) berpendapat tidak setuju bahwa guru PAK melakukan evaluasi proses pembelajaran, dan yang berpendapat sangat tidak setuju bahwa guru melakukan evaluasi proses pembelajaran berjumlah 1 orang siswa (1%). Dari data tersebut dapat dikatakan bahwa guru melakukan evaluasi proses pembelajaran dikategorikan sangat setuju.

56% 28%

15% 1%

Melakukan Evaluasi terhadap Proses Pembelajaran

Sangat Setuju Setuju

b. Minat Belajar SiswaKelas VI pada Mata Pelajaran PAK

Tabel 19: Rangkuman Statistik Deskriptif Minat Belajar SiswaKelas VI pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Katolik

Minat Belajar SiswaKelas VI pada Mata Pelajaran PAK N Valid 85 ∑ Instrumen 20 Mean 62.1529 Median 64.0000 Mode 65.00 Std. Deviation 8.87547 Variance 78.774 Range 40.00 Minimum 37.00 Maximum 77.00 Sum 5283.00

Dari tabel statistik dapat dilihat N valid 85 siswa dengan jumlah instrumen 20 butir diketahui bahwa rata-rata minat belajar siswa kelas VI SD harga mean62,15, standar deviasi 8,87. Untuk range adalah 40 dengan skor minimum adalah 37 dan skor maksimum adalah 77. Sedangkan nilai tengah (median) adalah 64,00 serta nilai yang sering muncul (mode) adalah 65 dan sum adalah 5283. Dari hasil penelitian menunjukkan nilai mean62,15, yang menunjukkan bahwa minat belajar siswa kelas VI SD pada mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik masuk

dalam kategori sangat berminat. Hal ini dapat diketahui melalui sub variabel dari minat belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik yang meliputi rasa ingin tahu tentang Pendidikan Agama Katolik dengan mean6,04, yang menunjukkan bahwa siswa sangat berminat dalam dalam belajar Pendidikan Agama Katolik, senang belajar Pendidikan Agama Katolik dengan mean 18,64, yang menunjukkan bahwa siswa sangat senang belajar Pendidikan Agama Katolik, senang belajar Pendidikan Agama Katolik, mau belajar tentang sesuatu yang baru dengan mean 37,47, yang menunjukkan bahwa siswa sangat mau belajar tentang sesuatu yang baru dalam pembelajaran PAK.

Data minat belajar siswa kelas VI pada mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik akan dideskripsikan berdasarkan sub variabel seperti rasa ingin tahu tentang PAK, senang belajar Pendidikan Agama Katolik, dan Mau belajar sesuatu yang baru dalam PAK.

1). Rasa Ingin Tahu Tentang Pendidikan Agama Katolik

Tabel 20: Statistik Rasa ingin tahu tentang pendidikan agama Katolik

Rasa ingin tahu tentang Pendidikan Agama Katolik

N Valid 85

∑Instrumen 2

Mean 6.0471

Mode 6.00 Std. Deviation 1.34435 Variance 1.807 Range 5.00 Minimum 3.00 Maximum 8.00 Sum 514.00

Data minat belajar siswa pada sub rasa ingin tahu tentang Pendidikan Agama Katolik dapat diketahui bahwa N valid 85 dengan jumlah instrumen 2 butir. Jumlah mean sebesar 6,04 , median sebesar 6,00, standar deviasi sebesar 1,34, rangesebesar 5, serta mode sebesar 6, skor minimum 3, skor maksimum8, dan sum sebesar 514.

Di bawah ini akan dipaparkan sub variabel frekuensi berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan per sub variabel, maka dapat diklasifikasikan sebagai berikut:

Tabel 21 : Deskripsi Rasa Ingin Tahu tentang Pendidikan Agama Katolik Kriteria Interval Jumlah Anak Presentase

Sangat Setuju 6,6-8 33 40%

Setuju 5,1-6,5 23 27%

Tidak Setuju 3,6-5,0 26 30%

Sangat Tidak Setuju 2-3,5 3 3%

Deskripsi Rasa Ingin Tahu tentang Pendidikan Agama Katolik

Tabel di atas menunjukkan tingkat minat belajar siswa kelas VI pada sub variabel rasa ingin tahu tentang Pendidikan Agama Katolik oleh siswa dengan frekuensi sebagai berikut. Dari 85 siswa, berjumlah 33 orang (40%) menyatakan sangat setuju bahwa siswa ingin mengetahui lebih banyak tentang Pendidikan Agama Katolik, 23 orang (27%) menyatakan setuju bahwa siswa ingin tahu tentang Pendidikan Agama Katolik, 26 orang (30%) menyatakan bahwa tidak ingin tahu tentang PAK dan ada 3 orang (3%) yang menyatakan sangat tidak ingin tahu tentang PAK. Dari data tersebut dapat dikatakan bahwa siswa sangat ingin tahu tentang Pendidikan Agama Katolik yang dikategorikan sangat setuju.

40%

27% 30%

3%

Rasa Ingin Tahu terhadap PAK

Sangat Setuju Setuju

2). Senang Belajar Pendidikan Agama Katolik

Tabel 22: Statistik Senang Belajar Pendidikan Agama Katolik

Senang Belajar Pendidikan Agama Katolik

N Valid 85 ∑ Instrumen 6 Mean 18.6471 Median 19.0000 Mode 20.00 Std. Deviation 3.20975 Variance 10.303 Range 16.00 Minimum 8.00 Maximum 24.00 Sum 1585.00

Data minat belajar siswa kelas VI SD pada sub variabel senang dalam belajar Pendidikan Agama Katolik dapat diketahui bahwa N valid 85 dengan jumlah instrumen 6 butir. Jumlah mean sebesar 18,64, median sebesar 19,00, standar deviasi sebesar 3,20, range sebesar 16, serta mode sebesar 20, skor minimum8, skor maksimum24, dan sum sebesar 1585.

Di bawah ini akan dipaparkan sub variabel frekuensi berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan per sub variabel, maka dapat diklasifikasikan sebagai berikut:

Tabel 23: Deskripsi senang belajar Pendidikan Agama Katolik Kriteria Interval Jumlah Anak Presentase

Sangat Setuju 19,7-24 38 45%

Setuju 15,1-19,5 28 33%

Tidak Setuju 10,6-15,0 17 20%

Sangat Tidak Setuju 6-10,5 2 2%

Jumlah 85 100%

Deskripsi Senang Belajar Pendidikan Agama Katolik

Tabel di atas menunjukkan tingkat minat belajar siswa pada sub variabel senang dalam belajar Pendidikan Agama Katolik oleh siswa VI SD Pangudi Luhur, SD Joannes Bosco, dan SD Sang Timur Yogyakarta dengan frekuensi sebagai berikut. Dari 85 siswa, berjumlah 38 orang (45%) menyatakan sangat setuju bahwa siswa sangat senang belajar Pendidikan Agama Katolik, 28 orang (33%) menyatakan setuju belajar Pendidikan Agama Katolik menyenangkan, 17 orang (20%) tidak setuju bahwa belajar Pendidikan Agama Katolik

41%

30% 27%

2%

Senang Belajar PAK

menyenangkan, dan 2 orang (2%) yang menyatakan sangat tidak setuju bahwa belajar Pendidikan Agama Katolik menyenangkan. Dari data tersebut dapat dikatakan bahwa siswa senang dalam belajar Pendidikan Agama Katolik dikategorikan sangat setuju.

3) Mau Belajar Tentang Sesuatu yang Baru

Tabel 24: Statistik Mau Belajar Tentang Sesuatu yang Baru

Mau Belajar Tentang Sesuatu yang Baru

N Valid 85 ∑ Instrumen 12 Mean 37.4706 Median 38.0000 Mode 38.00a Std. Deviation 5.27029 Variance 27.776 Range 24.00 Minimum 22.00 Maximum 46.00 Sum 3185.00

Data minat belajar siswa pada sub variable mau belajar sesuatu yang baru pada pelajaran Pendidikan Agama Katolik dapat diketahui bahwa N valid 85 dengan jumlah instrumen 12 butir. Jumlah mean sebesar 37,47, median sebesar

38,00, standar deviasi sebesar 5,27, range sebesar 24, serta mode sebesar 38, skor minimum22, skor maksimum46, dan sum sebesar 3185.

Di bawah ini akan dipaparkan sub variabel frekuensi berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan per sub variabel, maka dapat diklasifikasikan sebagai berikut:

Tabel 25: Deskripsi Mau Belajar tentang Sesuatu yang Baru Dalam PAK

Kriteria Interval Jumlah Anak Presentase Sangat Setuju 40-48 24 29% Setuju 31-39 47 55% Tidak Setuju 22-30 14 16%

Sangat Tidak Setuju 12-21 0 0%

Jumlah 85 100%

Mau Belajar tentang Sesuatu yang Baru dalam PAK

29%

55% 16%

0%

Mau Belajar Sesuatu yang Baru dalam PAK

Sangat Setuju Setuju

Tabel di atas menunjukkan tingkat minat belajar siswa pada sub variabel mau belajar tentang sesuatu yang baru dalam Pendidikan Agama Katolik oleh siswa kelas VI SD Joannes Bosco, SD Pangudi Luhur dan SD Sang Timur Yogyakarta dengan frekuensi sebagai berikut. Dari 85 siswa, berjumlah 24 orang (29%) menyatakan bahwa sangat setuju bahwa siswa mau belajar sesuatu yang baru dalam PAK, 47 orang (55%) menyatakan bahwa siswa mau belajar sesuatu yang baru dalam pelajaran Pendidikan Agama Katolik, 14 orang (16%) menyatakan tidak setuju bahwa bahwa siswa mau belajar sesuatu yang baru dalam Pendidikan Agama Katolik, dan tidak ada yang menyatakan bahwa siswa tidak mau belajar sesuatu yang baru dalam dalam mengikuti pelajaran Pendidikan Agama Katolik. Dari data tersebut dapat dikatakan bahwa siswa mau belajar sesuatu yang baru dalam pelajaran Pendidikan Agama Katolik, dikategorikan setuju dalam mengikuti pelajaran Pendidikan Agama Katolik.

B. Uji Hipotesis

Analisis regresi digunakan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh antara variabel bebas (x) yaitu kompetensi pedagogik guru PAK terhadap (y) yaitu minat belajar siswa kelas VI pada mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik. Hipotesis diuji dengan menggunakan taraf signifikansi (α) 5%. Kriteria penguji signifikansi adalah sebagai berikut : jika Fhitung≥ Ftabel maka Ho ditolak yang berarti signifikansi, jika Fhitung≤Ftabel maka Ho diterima yang berarti tidak signifikan (Riduwan, 2010: 236). Pengujian hipotesis sebagai berikut:

Tabel 26: Descriptive Statistics

Descriptive Statistics

N Mean Std. Deviation

Kompetensi Pedagogik 85 66.1059 8.63413

Minat Belajar Siswa 85 62.1529 8.87547

Pada tabel descriptive statistics di atas menunjukkan mean variabel minat belajar siswa sebesar 62, 15 dan standar deviasi sebesar 8,87. Sedangkan mean variabel kompetensi pedagogik guru PAK sebesar 66, 10 dan standar deviasi sebesar 8,63 untuk banyaknya responden (N) adalah 85.

Tabel 27: Model Summaryb

Model Summary

Model R R Square Adjusted R Square

Std. Error of the Estimate

1 .805a .648 .644 5.29388

a. Predictors: (Constant), Kompetensi Pedagogik b. Dependent Variable: Minat Belajar

Berdasarkan tabel model summary tersebut dapat mengetahui seberapa kuat variabel bebas (kompetensi pedagogik guru Pendidikan Agama Katolik)

dapat mempengaruhi variabel terikat (minat belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik). Jika nilai standar error of the estimate< nilai standar deviasi variabel terikat, maka variabel bebas baik untuk dijadikan prediktor dan sebaliknya. Dari tabel tersebut diketahui nilai standar error of the estimate= 5.29388, sementara nilai standar deviasi variabel minat belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik (Tabel 17) = 8,875, berarti standar error of the estimate< nilai standar deviasi, sehingga variabel bebas baik dijadikan sebagai prediktor untuk variabel terikat.

Kolom R menunjukkan seberapa baik variabel bebas memprediksikan hasil. Kisaan nilai R adalah 0-1. Semakin nilai R mendekati angka 1, maka semakin kuat variabel bebas memprediksikan variabel terikat. Dari tabel tersebut diketahui nilai R = 0,850 yang berarti variabel bebas kuat dalam memprediksikan variabel terikat.

Nilai R square sebesar 0,648, jika dikalikan 100% maka akan diketahui seberapa besar variabel bebas berpengaruh terhadap variabel terikat. Dalam hal ini, kompetensi pedagogik guru Pendidikan Agama Katolik berpengaruh sebesar 64,8% terhadap minat belajar siswa SD kelas VI pada mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik di SD Pangudi Luhur, SD Joannes Bosco dan SD Sang Timur Yogyakarta. Sedangkan 35,2% (100% - 64,8%) dipengaruhi oleh variabel lain selain variabel bebas(kompetensi pedagogik Pendidikan Agama Katolik).

Tabel 28: Anovab

ANOVAb

Model

Sum of Squares

Df Mean Square F Sig.

1

Regression 4290.922 1 4290.922 153.109 .000a Residual 2326.090 83 28.025

Total 6617.012 84 a. Predictors: (Constant), Kompetensi b. Dependent Variable: Minat

Uji signifikansi berdasarkan tabel di atas dapat dilakukan dengan membandingkan nilai Fhitung dengan Ftabel. Jika nilai Fhitung> Ftabel dan nilai signifikansi lebih kecil dari nilai probabilitasnya (0,05) maka Ho ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara variabel bebas dan variabel terikat. Dari tabel anova dapat kita lihat bahwa nilai signifikansi sebesar 0,000 yang lebih kecil dari 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dari variabel bebas (X) kompetensi pedagogik guru Pendidikan Agama Katolik terhadap variabel terikat (Y) minat belajar siswa kelas VI SD pada mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik.

Tabel 29 : Coefficients Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) 7.432 4.460 1.666 .099 Kompetensi .828 .067 .805 12.374 .000

a. Dependent Variable: Minat

Pada tabel coefficients di atas nilai B constant adalah 7,432 dan nilai B kompetensi pedagogik guru sebagai prediktor adalah 0,828 maka persamaan garis regresi antara variabel kompetensi pedagogik guru PAK (x) dan minat belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik (y) adalah: Y = 7,432 + 0, 828 X.

Persamaan regresi di atas dapat digunakan untuk melakukan estimasi bagaimana pengaruh kompetensi pedagogik guru PAK dalam proses belajar-mengajar Pendidikan Agama Katolik terhadapminat belajar siswa kelas VI SD pada mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik. Misalnya nilai kompetensi pedagogik guru PAK dalam proses belajar mengajar Pendidikan Agama Katolik yang diberikan sebesar 50, maka nilai minat belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik seperti berikut:

Dari hasil persamaan regresi di atas maka dapat diketahui bahwa estimasi nilai minat belajar siswa kelas VI pada mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik sebesar 48,832 dengan nilai kompetensi pedagogik guru PAK dalam proses belajar-mengajar Pendidikan Agama Katolik sebesar 50. Oleh karena itu, dari persamaan regresi dapat diartikan bahwa setiap penambahan nilai kompetensi pedagogik guru Pendidikan Agama Katolik sebesar 1 poin, maka nilai minat belajar siswa kelas VI pada mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik bertambah 7,432 + 0, 828. Bila setiap nilai kompetensi pedagogik guru Pendidikan Agama Katolik bertambah 10 maka nilai minat belajar siswa kelas VI SD pada mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik akan bertambah 7,432 + 8,28.

Hasil uji hipotesis dapat diketahui dengan melihat signifikansi pada tabel coefficients. Ketentuan penerimaan atau penolakan dengan ketentuan bila signifikansi ≤ 0,05 maka Ha diterima dan Ho ditolak. Begitu pula sebaliknya, bila signifikansi > 0,05 maka Ha ditolak dan Ho diterima. Dari tabel coefficients di atas dapat diketahui bahwa signifikansi adalah 0,000. Oleh karena itu, Ha diterima dan Ho ditolak. Maka kesimpulannya adalah ada pengaruh dari kompetensi pedagogik guru Pendidikan Agama Katolik terhadap minat belajar siswa kelasVI SD pada mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik.

Tabel 30: Correlations Correlations Kompetensi Minat Kompetensi Pearson Correlation 1 .805 Sig. (1-tailed) .000 N 85 85 Minat Pearson Correlation .805 1 Sig. (1-tailed) .000 N 85 85

**. Correlation is significant at the 0.01 level (1-tailed).

Tabel correlation di atas merupakan matrik interkorelasi antara variabel kompetensi pedagogik guru Pendidikan Agama Katolik dan minat belajar siswa kelas VI pada mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik. Peneliti menggunakan korelasi Pearson (korelasi product moment). Besarnya korelasi yang terdapat pada tabel di atas 1,000 untuk kompetensi pedagogik guru PAK dan minat belajar siswa. Sedangkan untuk korelasi kompetensi pedagogik guru PAK dan minat belajar siswa sebesar 0,805. Banyaknya N yang terolah program adalah 85 kasus dengan menggunakan uji satu pihak atau one tiled.

Dalam menguji hipotesis diuji berdasarkan ketentuan bila signifikansi ≤ 0,05 maka Ha diterima dan Ho ditolak. Begitu pula sebaaliknya, bila signifikansi > 0,05 maka Ho diterima. Nilai kompetensi pedagogik guru PAK pada matrik korelasi menunjukkan angka sebesar 0,805. Oleh karena itu Ha diterima dan Ho ditolak.

Dari hasil pengujian hipotesis dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh korelasi yang signifikan antara variabel bebas (kompetensi pedagogik guru PAK dan minat belajar siswa Pendidikan Agama Katolik) dan variabel terikat (minat

Dokumen terkait