• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

B. Temuan Khusus

2. Deskripsi Data

Dari data yang dikumpulkan mengenai motivasi siswa dengan jumlah instrumen 27 butir, sampel sebanyak 76 siswa diketemukan bahwa rata-rata skor motivasi (harga mean) adalah 77,26 dengan standar deviasi sebesar 9.482. Rentang skor (range) adalah 42, dengan skor minimum adalah 57 dan maksimum 99. Nilai tengah dari gugusan data motivasi (median) adalah 76,50; serta nilai yang sering

muncul dalam data motivasi (mode) adalah 65. Ini berarti bahwa motivasi belajar siswa relatif baik karena lebih dari 78 karena nilai tengah dari 57-99 adalah 78.

Tabel – 13: Rangkuman Statistik Deskriptif Motivasi Belajar

Motivasi Jumlah Instumen 27 Mean 77,26 Median 76,50 Mode 65. Range 42 Standar Deviasi 9. 482 Minimum 57 Maksimum 99

Data motivasi belajar akan dideskripsikan berdasarkan sub variabel seperti semangat belajar, minat belajar, Perhatian dalam belajar, ketekunan dan kemandirian dalam belajar serta prestasi belajar.

1) Semangat Belajar

Dari tabel statistik tentang semangat belajar dapat dilihat bahwa N Valid 76,

mean sebesar 19,75, medium sebesar 19,00, mode 18, Std. Deviation 2,417, variance

sebesar 3,210, range 12, nilai minimun 13, nilai maksimun 25, dan sum 1501 (lihat lampiran 6).

Tabel – 14: Deskripsi semangat Belajar

Kategori Interval Jumlah siswa %

Sangat bersemangat 22,75 – 28 13 17,11%

Cukup bersemangat 17,5 – 22,74 54 71,05%

Sangat kurang bersemangat 7 – 12,24 0 0% Jumlah 76 100% 0 10 20 30 40 50 60 Jumlah siswa Sangat bersemangat 17,11% Cukup bersemangat 71,05% Kurang bersemangat 11,84% Sangat kurang bersemangat 0%

Tabel 14 di atas menunjukkan bahwa siswa bersemangat dalam belajar. Hal ini dapat dilihat dari jumlah siswa yang menyatakan sangat bersemangat belajar sebanyak 23 siswa (17,11%) dan yang menyatakan cukup bersemangat belajar sebanyak 54 siswa (71,05%). Bila dilihat dari jumlah rata-rata (mean) sebesar 19,75 dapat ditarik kesimpulan bahwa para siswa cukup bersemangat dalam belajar.

2) Minat Belajar

Pada tabel statistik tentang minat belajar dapat dilihat bahwa N Valid 76,

mean sebesar 15,74, medium sebesar 15,00 mode 14, Std. Deviation 1,792, Variance

3,210, range 7, nilai minimun 13, nilai maksimun 20, dan sum 1196 (lihat lampiran 6).

Tabel – 15: Deskripsi Minat Belajar

Kategori Interval Jumlah siswa %

Cukup berminat 12,5 – 16,24 54 71,05%

Kurang berminat 8,75 – 12,4 0 0%

Sangat kurang berminat 5 – 8,74 0 0%

Jumlah 76 100% 0 10 20 30 40 50 60 Jumlah siswa Sangat Berminat 28,95% Cukup berminat 71,05% Kurang Berminat 0%

Sangat kurang Berminat 0%

Tabel 15 di atas menunjukkan bahwa siswa sangat berminat dalam belajar. Hal ini dapat dilihat dari jumlah siswa yang menyatakan sangat berminat belajar sebanyak 22 siswa (28,95%) dan yang menyatakan cukup berminat belajar sebanyak 54 siswa (71,05%). Bila dilihat dari jumlah rata-rata (mean) sebesar 15,74 dapat ditarik kesimpulan bahwa minat belajar siswa dapat digolongkan cukup berminat.

3) Perhatian dalam Belajar

Pada tabel statistik tentang minat dalam belajar dapat dilihat bahwa N Valid 76, mean sebesar 22,87, medium sebesar 23,00, mode 18, Std. Deviation 3,590,

Variance 12,889, range 13, nilai minimun 18, nilai maksimun 31, dan sum 1738 (lihat lampiran 6).

Tabel – 16: Deskripsi Perhatian dalam Belajar

Kategori Interval Jumlah siswa %

Sangat perhatian 26 – 32 20 26,32%

Cukup perhatian 19,9 – 25,9 39 51,32%

Kurang perhatian 13,8 – 19,8 17 22,36%

Sangat kurang perhatian 8 –13,7 0 0%

Jumlah 76 100% 0 5 10 15 20 25 30 35 40 Jumlah siswa Sangat perhatian 26,32% Cukup perhatian 51,32% Kurang Perhatian 22,36%

Sangat kurang Perhatian ,%

Tabel 16 di atas menunjukkan bahwa siswa memiliki perhatian dalam belajar. Hal ini dapat dilihat dari jumlah siswa yang menyatakan sangat perhatian dalam belajar sebanyak 20 siswa (26,32%), yang menyatakan cukup perhatian dalam belajar sebanyak 39 siswa (51,32%) dan yang menyatakan kurang perhatian sebanyak 17 siswa (22,36%). Bila dilihat dari jumlah rata-rata (mean) sebesar 22,87 dapat ditarik kesimpulan bahwa perhatian belajar siswa dapat digolongkan cukup perhatian.

4) Ketekunan dan Kemandirian dalam Belajar

Pada tabel statistik tentang kesetiaan dan ketekunan dalam belajar dapat dilihat bahwa N Valid 76, mean sebesar 4,79, medium sebesar 5 mode 4(a), Std.

Deviation 1,192, Variance 1,422, range 6, nilai minimun 2, nilai maksimun 8, dan sum 364, batas skala adalah 1,5 (lihat lampiran 6).

Tabel – 17: Deskripsi Ketekunan Belajar

Kategori Interval Jumlah siswa %

Sangat tekun 6,5 – 8 6 7,9%

Cukup tekun 4,9 – 6,4 35 50,8%

Kurang tekun 3,3 – 4,8 25 32,9%

Sangat kurang tekun 2 – 3,2 7 9,2%

Jumlah 76 100% 0 5 10 15 20 25 30 35 40 Jumlah siswa Sangat tekun 7,9% Cukup tekun 50% Kurang tekun 32,9%

Sangat kurang tekun 9,2%

Tabel 17 di atas menunjukkan bahwa siswa memiliki ketekunan dan kemandirian dalam belajar. Hal ini dapat dilihat dari jumlah siswa yang menyatakan sangat tekun dalam belajar sebanyak 6 siswa (7,9%), yang menyatakan cukup tekun dalam belajar sebanyak 38 siswa (50%), yang menyatakan kurang tekun sebanyak 25 siswa (32,9) dan yang sangat kurang tekun ada 7 siswa (9,2%). Dari uraian di atas bila dilihat dari jumlah rata-rata (mean) sebesar 4,79 dapat ditarik kesimpulan bahwa ketekunan siswa dalam belajar tegolong kurang tekun.

5) Prestasi Belajar

Pada tabel statistik tentang prestasi belajar dapat dilihat bahwa N Valid 76,

mean sebesar 14,12 medium sebesar 13, mode 12, Std. Deviation 2613, Variance

6,826, range 9, nilai minimun 5, nilai maksimum 20, dan sum 1073, batas skalanya 3,75 (lihat lampiran 6).

Tabel – 18: Deskripsi Prestasi Belajar

Kategori Interval Jumlah siswa %

Sangat berprestasi 16,25 – 20 23 30,3%

Cukup berprestasi 12,5 – 16,24 24 31,6%

Kurang berprestasi 8,75 – 12,4 29 38,1%

Sangat kurang berprestasi 5 – 8,74 0 0%

Jumlah 76 100% 0 5 10 15 20 25 30 Jumlah siswa Sangat Berprestasi 30,3% Cukup berprestasi 31,6% Kurang Berprestasi 38,1%

Sangat kurang Berprestasi 0%

Tabel 18 di atas menunjukkan bahwa siswa memiliki prestasi dalam belajar. Hal ini dapat dilihat dari jumlah siswa yang menyatakan sangat berprestasi sebanyak 23 siswa (30,3%), yang menyatakan cukup berprestasi sebanyak 24 siswa (31,6%), dan yang menyatakan kurang berprestasi dalam belajar sebanyak 29 siswa (38,1%). Bila dilihat dari jumlah prestasi belajar rata-rata (mean) sebesar 14,12 dapat ditarik kesimpulan bahwa siswa dapat digolongkan cukup berprestasi.

Dari hasil setiap sub variabel di atas dapat disimpulkan bahwa siswa-siswi SMP Tarakanita Solo Baru memiliki motivasi belajar yang tergolong cukup baik. Ini dapat dilihat dari hasil masing-masing sub variabel yang menyatakan bahwa para siswa-siswi memiliki semangat, minat, perhatian, ketekunan dan kemandirian dalam belajar sehingga memperoleh prestasi yang cukup baik dalam belajar.

Deskripsi data motivasi meliputi rata-rata (mean) sebesar 77,26 nilai tengah (median) sebesar 76,50, standar deviasi sebesar 9,482, rentang skor (range) sebesar 42, skor minimum sebesar 57 dan maksimum sebesar 99, serta nilai yang sering muncul dalam data motivasi (mode) sebesar 66, skor total (sum) sebesar 5872. Sedangkan batas skala pada variabel motivasi adalah 20,25.

Tabel – 19: Deskripsi Motivasi Belajar

Kategori Interval Jumlah siswa %

Sangat baik 87,75 – 108 12 15,8%

Cukup baik 67,49 – 87,74 47 61,8%

Kurang baik 47,23 – 67,48 17 22,4%

Sangat kurang baik 27 – 47,22 0 0%

Jumlah 76 100% 0 10 20 30 40 50 Jumlah siswa Sangat baik 15,8% Cukup baik 61,8% Kurang baik 22,4% Sangat kurang baik 0%

Tabel 19 di atas menunjukkan bahwa siswa memiliki motivasi yang tergolong baik dalam belajar. Hal ini dapat dilihat dari jumlah siswa yang menyatakan sangat baik berjumlah 12 siswa 15,8%), yang menyatakan baik sejumlah 47 siswa (61,8%) dan yang menyatakan kurang baik sejumlah 17 siswa (22,4%). Mean dari motivasi belajar sebesar 77,26. Dari data tersebut dapat ditari kesimpulan motivasi belajar siswa tergolong baik.

b. Profesionalitas Guru

Dari data yang dikumpulkan mengenai Profesionalitas guru dengan jumlah instrumen 35 butir, sampel sebanyak 76 siswa diketemukan bahwa rata-rata skor profesionalitas (harga mean) adalah 108,55, dengan standar deviasi sebesar 11,294.

Rentang skor (range) adalah 51 dengan skor minimum adalah 81 dan skor

maksimum adalah 132. Nilai tengah dari gugus profesionalitas (median) adalah sebesar 108; serta nilai yang sering muncul (mode) sebesar 103(a). Ini berarti profesionalitas guru relatif baik karena lebih dari 26,25 (nilai tengah dari 81-132 adalah 26,25).

Tabel – 20: Rangkuman Statistik Deskriptif Profesionalitas Guru

Profesionalitas Jumlah Instumen 35 Mean 108,55 Median 108,50 Mode 103(a) Range 51 Standar Deviasi 11,294 Minimum 81 Maksimum 132

1) Kompetensi Pedagogik

Data Profesionalitas guru pada sub variabel kompetensi padagogik meliputi rata-rata (mean) sebesar 63,43, nilai tengah (median) sebesar 63,50, standar deviasi

sebesar 6,598, rentang skor (range) sebesar 27, skor minimum sebesar 49 dan maksimum sebesar 76, serta nilai yang sering muncul dalam data kompetensi pedagogik (mode) sebesar 63, skor total (sum) sebesar 4821 (lihat lampiran 6).

Tabel – 21: Deskripsi Kompetensi Pedagogik

Kategori Interval Jumlah siswa %

Sangat menguasai kompetensi pedagogik 65 – 80 31 40,8% Cukup Menguasai kompetensi pedagogik 64,9 – 50 44 57,9% Kurang menguasai kompetensi pedagogik 49,9 – 35 1 1,3% Sangat kurang menguasai kompetensi

pedagogik 34,9 – 20 0 0% Jumlah 76 100% 0 10 20 30 40 50 Jumlah siswa

Sangat menguasai kompetensi pedagogik 40,8%

Cukup menguasai kompetensi pedagogik 57,9%

Kurang menguasai kompetensi pedagogik 1,3%

Sangat kurang menguasai kompetensi pedagogik 0%

Tabel 21 di atas menunjukkan bahwa data yang diperoleh dari siswa tentang profesionalitas guru pada sub variabel kompetensi pedagogik memiliki penguasaan yang baik. Hal ini dapat dilihat dari jumlah siswa yang menyatakan guru sangat menguasai kompetensi pedagogik berjumlah 31 siswa (40,8%), yang menyatakan guru cukup menguasai kompetensi pedagogik sejumlah 44 siswa (57,9%) dan yang

menyatakan guru kurang menguasai kompetensi pedagogik sejumlah 1 siswa (1,3%). Nilai rata-rata (mean) dari kompetensi pedagogik adalah 63,43. Nilai tersebut menunjukkan bahwa guru cukup menguasai kompetensi pedagogik.

2) Kompetensi Kepribadian

Data Profesionalitas guru pada sub variabel kompetensi kepribadian meliputi rata-rata (mean) sebesar 18,64, nilai tengah (median) sebesar 0,286, standar deviasi

sebesar 2,491, rentang skor (range) sebesar 10, skor minimum sebesar 14 dan maksimum sebesar 24, serta nilai yang sering muncul dalam data kompetensi kepribadian (mode) sebesar 19, skor total (sum) sebesar 1417 (lihat lampiran 6).

Tabel – 22: Deskripsi Kompetensi Kepribadian

Kategori Interval Jumlah siswa %

Sangat menguasai kompetensi kepribadian 19,5 – 24 24 31,58% Cukup menguasai kompetensi kepribadian 15 – 19,4 50 65,79% Kurang menguasai kompetensi kepribadian 10,5 – 14,9 2 2,63% Sangat Kurang menguasai kompetensi

kepribadian 6 – 10,4 0 0% Jumlah 76 100% 0 10 20 30 40 50 Jumlah siswa

Sangat menguasai kompetensi kepribadian 31,58%

Cukup menguasai kompetensi kepribadian 65,79%

Kurang menguasai kompetensi kepribadian 2,63%

Sangat kurang menguasai kompetensi kepribadian 0%

Tabel 22 di atas menunjukkan bahwa data yang diperoleh dari siswa tentang profesionalitas guru pada sub variabel kompetensi kepribadian memiliki penguasaan yang cukup. Hal ini dapat dilihat dari jumlah siswa yang menyatakan guru sangat menguasai kompetensi kepribadian berjumlah 24 siswa (31,58%), yang menyatakan guru cukup menguasai kompetensi kepribadian sejumlah 50 siswa (65,79%) dan yang menyatakan guru kurang menguasai kompetensi kepribadian sejumlah 2 siswa (2,63%). Nilai rata-rata (mean) dari kompetensi kepribadian adalah 18,64. Ini menunjukkan bahwa guru cukup menguasai kompetensi kepribadian.

3) Kompetensi Sosial

Data profesionalitas guru pada sub variabel kompetensi sosial meliputi rata-rata (mean) sebesar 15,62, nilai tengah (median) sebesar 16,00, standar deviasi

sebesar 2,315, rentang skor (range) sebesar 11, skor minimum sebesar 9 dan

maksimum sebesar 20, serta nilai yang sering muncul dalam data kompetensi sosial (mode) sebesar 15(a), skor total (sum) sebesar 1187 (lihat lampiran 6).

Tabel – 23: Deskripsi Kompetensi Sosial

Kategori Interval Jumlah siswa %

Sangat menguasai kompetensi sosial 16,25 – 20 27 35,5% Cukup menguasai kompetensi sosial 112,25 – 16,24 39 51,3% Kurang menguasai kompetensi sosial 8,75 – 12,4 10 13,2% Sangat kurang menguasai kompetensi

sosial

6 – 8,74 0 0%

0 5 10 15 20 25 30 35 40 Jumlah siswa

Sangat menguasai kompetensi sosial 31,5%

Cukup menguasai kompetensi sosial 51,3%

Kurang menguasai kompetensi sosial 13,2%

Sangat kurang menguasai kompetensi sosial 0%

Tabel 23 di atas menunjukkan bahwa data yang diperoleh dari siswa tentang profesionalitas guru pada sub variabel kompetensi sosial memiliki penguasaan yang baik. Hal ini dapat dilihat dari jumlah siswa yang menyatakan guru sangat menguasai kompetensi sosial berjumlah 27 siswa (31,5%), yang menyatakan guru cukup menguasai kompetensi sosial sejumlah 39 siswa (51,3%) dan yang menyatakan guru kurang menguasai kompetensi sosial sejumlah 10 siswa (13,2%). Nilai rata-rata kompetensi sosial adalah 15,62. Ini menunjukkan bahwa guru cukup menguasai kompetensi sosial.

4) Kopetensi Profesional

Data profesionalitas guru pada sub variabel kompetensi profesional meliputi rata-rata (mean) sebesar 10,86 nilai tengah (median) sebesar 11,00, standar deviasi

sebesar 0,225, rentang skor (range) sebesar 10, skor minimum sebesar 5 dan

maksimum sebesar 15, serta nilai yang sering muncul dalam data kompetensi profesional (mode) sebesar 11, skor total (sum) sebesar 852 (lihat lampiran 6).

Tabel – 24: Deskripsi Kompetensi Profesional

Kategori Interval Jumlah siswa %

Sangat menguasai kompetensi sosial 13 – 16 16 21,1% Cukup menguasai kompetensi sosial 10 – 12,9 39 51,3% Kurang menguasai kompetensi sosial 7 – 9,9 20 26,3% Sangat kurang menguasai kompetensi

sosial 4– 6,9 1 1,3% Jumlah 76 100% 0 5 10 15 20 25 30 35 40 Jumlah siswa

Sangat menguasai kompetensi profesional 21,1%

Cukup menguasai kompetensi profesional 51,3%

Kurang menguasai kompetensi profesional 26,3%

Sangat kurang menguasai kompetensi profesional 1,3%

Tabel 24 di atas menunjukkan bahwa data yang diperoleh dari siswa tentang profesionalitas guru pada sub variabel kompetensi profesional memiliki penguasaan yang baik. Hal ini dapat dilihat dari jumlah siswa yang menyatakan guru sangat menguasai kompetensi profesional berjumlah 16 orang (21,1%), yang menyatakan guru cukup menguasai kompetensi profesional sejumlahm39 orang (51,3%) yang menyatakan guru kurang menguasai kompetensi profesioanl sejumlah 20 orang (13,2%), dan yang menyatakan guru sangat kurang menguasai profesional sejumlah 1 orang. Nilai rata-rata (mean) kompetensi profesional adalah 10,86. Ini menunjukkan bahwa para guru cukup menguasai kompetensi profesional.

Dari hasil setiap sub variabel di atas dapat disimpulkan bahwa siswa-siswi SMP Tarakanita Solo Baru menyatakan bahwa guru memiliki profesionalitas yang

tergolong baik. Ini dapat dilihat dari hasil masing-masing sub variabel yang menyatakan bahwa para siswa-siswi memiliki kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional mempunyai pengaruh yang baik pada siswa dalam belajar.

Deskripsi data profesionalitas meliputi rata-rata (mean) sebesar 108,55 nilai tengah (median) sebesar 108,50, standar deviasi sebesar 11,294, rentang skor (range) sebesar 51, skor minimum sebesar 81 dan maksimum sebesar 132, serta nilai yang sering muncul dalam data profesionalitas dan motivasi (mode) sebesar 103 (a), skor total (sum) sebesar 8250 (lihat lampiran 6).

Agar nilai-nilai itu dapat dideskripsikan, terlebih dahulu ditentukan kategori dari stiap variabel. Untuk variabel profesonalitas (X) diketahui skor maksimal adalah 140 dan skor minimal adalah 35. Maka untuk mengetahui klasifikasi dari variabel Y adalah 140 - 35 : 4 = 26,25. Frekuensi dari skala yang digunakan dalam penelitian ini sebesar 26,25 sehingga diketahui batas skala variabel X adalah 26,25. Agar nilai-nilai itu dapat dideskripsikan, maka ditentukan terlebih dahulu kategori dari setiap variabel.

Tabel - 25 Kriteria Klasifikasi Variabel X

Klasifikasi Skor Jumlah Siswa %

Sangat Baik 113,75- 140 24 31,6%

Cukup baik 87,49-113,74 50 65,8%

Kurang baik 61,23-87,48 2 2,6%

Sangat kurang baik 35-61,22 0 0

0 10 20 30 40 50 Jumlah siswa

Profesionalitas sangat baik 31,6&

Profesionalitas cukup baik 65,8%

Profesionalitas kurang baik2,6%

Profe sionalitas sangat kurang baik 0%

Tabel 25 di atas menunjukkan bahwa profesionalitas guru tergolong baik. Hal ini dapat dilihat dari jumlah siswa yang menyatakan profesionalitas guru sangat baik berjumlah 24 siswa (31,6%), yang menyatakan profesionalitas guru cukup baik sejumlah 50 siswa (65,8%) dan yang menyatakan profesionalitas guru kurang baik sejumlah 2 siswa (2,6%). Persentasi ini didukung oleh data mean yang terdapat pada peofesionalitas yakni 108.55. Nilai ini menunjukkan bahwa profesionalitas guru tergolong cukup baik.

Dokumen terkait