• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 4 HASIL PENELITIAN

4.1 Deskripsi Lokasi Penelitian

RS Imelda Pekerja Indonesia merupakan salah satu rumah sakit swasta yang terletak di Kecamatan Medan Timur yang di bawah naungan Yayasan Imelda. Rumah Sakit Imelda Pekerja Indonesia merupakan rumah sakit swasta kelas B yang didirikan pada tanggal 03 Desember 1983. RS Imelda Pekerja Indonesia beralamat di Jl Bilal No 24, Kelurahan Pulo Brayan Darat I, Kecamatan Medan Timur, Kode Pos 20239.

Jumlah tempat tidur yang tersedia di Rumah Sakit Imelda adalah sebanyak 312 tempat tidur. RS Imelda Pekerja Indonesia sudah mulai bekerjasama dengan BPJS sejak 01 Januari 2014.

Rumusan visi, misi dan motto Rumah Sakit Imelda Pekerja Indonesia adalah sebagai berikut :

1. Visi : Rumah Sakit Umum Imelda Pekerja Indonesia menjadi rumah sakit rujukan dan pendidikan dengan standar Joint Committee International (JCI) tahun 2020.

2. Misi :

a. Memberikan pelayanan kesehatan mengacu pada standar medik yang dikeluarkan oleh persatuan profesi masing-masing keahlian di Indonesia yang terus disempurnakan oleh rumah sakit sesuai kondisi dan berorientasi kepada pelayanan bermutu.

b. Memberikan pelayanan dengan mengutamakan kebutuhan pasien.

c. Memberikan pelayanan dengan mengutamakan keamanan dan keselamatan.

d. Mengembangkan budaya komunikasi, informasi dan edukasi serta melibatkan pasien dan keluarga dalam pengambilan keputusan.

e. Mengembangkan budaya akademik yang mengutamakan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang bekerja di rumah sakit.

f. Mengembangkan budaya komunikasi dan kerjasama tim yang komprehensif.

3. Motto : memberikan pelayanan “PRIMA” – Profesional, ramah, ikhlas, mutu dan antusias.

Pelayanan kesehatan yang tersedia di Rumah Sakit Imelda Pekerja Indonesia meliputi :

1. Instalasi Gawat Darurat (IGD);

2. Instalasi Rawat Jalan;

3. Instalasi Rawat Inap;

4. Instalasi Perawatan Intensif (ICU);

5. Instalasi Kebidanan dan Penyakit Kandungan;

6. Instalasi Kemoterapi ;

7. Instalasi Laboratorium Klinik;

8. Instalasi Radiologi;

9. Instalasi Farmasi Rumah Sakit (IFRS);

10. Instalasi Gizi;

11. Instalasi Bedah Sentral (IBS);

12. Instalasi Sterilisasi Pusat (CSSD);

13. Instalasi Unit Luka Bakar (Burn Centre);

14. Instalasi Hemodialisa;

15. Instalasi Rehabilitasi Medik;

16. Instalasi Pemulasaraan Jenazah (IPJ);

17. Instalasi Laundry;

18. Medical Check-Up (MCU);

19. Poliklinik Umum;

20. Poliklinik Spesialis; dan

21. Poliklinik VCT / HIV (Voluntering, Counseling and Testing)

Dalam pemberian pelayanan tersebut di atas, RS Imelda Pekerja Indonesia memiliki pelayanan yang berbeda dengan RS lain yakni adanya Instalasi Unit Luka Bakar (Burn Centre) yang khusus menangani pasien-pasien mengalami luka bakar yang berat sehingga derajat kecacatan bisa diminimalisir, serta pelayanan kemoterapi bagi pasien kanker seperti kanker payudara, kanker lidah, kanker usus dan kanker saluran kemih. Fasilitas penunjang medis yang ditonjolkan di RS Imelda Pekerja Indonesia adalah pelayanan radiologi CT Scan 3D (3 dimensi) yang menjadi pusat rujukan bagi pasien-pasien BPJS yang memerlukan penunjang medis ini sebelum dilakukan tindakan medis lanjutan.

RS Martha Friska berdiri sejak tanggal 02 Maret 1981, beralamat di Jl KL Yos Sudarso Km 6 No 91 Medan, Kode Pos 20116. RS Martha Friska merupakan RS Kelas B Non Pendidikan sesuai dengan penetapan Nomor : 335 / MENKES / SK / V / 2009. Jumlah tempat tidur yang tersedia Rumah Sakit Martha Friska adalah sebanyak 275 tempat tidur. RS Martha Friska telah bekerjasama dengan BPJS sejak 01 Januari 2014.

Visi, misi dan motto Rumah Sakit Martha Friska adalah sebagai berikut : 1. Visi : Menjadi rumah sakit terdepan di Sumatera pada tahun 2016 dengan

jaminan pelayanan profesional dengan mengutamakan mutu dan keselamatan pasien.

2. Misi :

a. Memberikan jasa pelayanan kesehatan bermutu dan terbaik kepada seluruh masyarakat dan mendukung program pemerintah dalam bidang kesehatan.

b. Pengelolaan rumah sakit secara profesional sehingga secara bisnis tumbuh secara kompetitif dan berkesinambungan.

3. Motto : “Kami Melayani Anda Lebih Baik”

Pelayanan kesehatan yang tersedia di Rumah Sakit Martha Friska meliputi : 1. Instalasi Gawat Darurat (IGD);

2. Instalasi Rawat Jalan;

3. Instalasi Rawat Inap;

4. Instalasi Perawatan Intensif meliputi ICU, ICCU, HDU, NICU;

5. Pelayanan Spesialis :

a. Jantung dan pembuluh darah b. Ginjal dan saluran kemih c. Penyakit dalam

d. Anak

e. Kebidanan dan kandungan f. Syaraf

g. THT h. Mata

i. Kulit dan kelamin

j. Bedah Umum, Bedah Thorax, Bedah Tulang (Orthopedi), Bedah Digestif, Bedah Gigi dan Mulut, Bedah Urologi, Bedah Anak dan Bedah Onkologi.

6. Pelayanan urologi : ESWL, URS, TUR-P, TUR-B, Green Light Laser.

7. Pelayanan Catheterisasi Jantung (Cath Lab) 8. Pelayanan Hemodialisa (Cuci Darah) 9. Pelayanan Endoscopy

10. Pelayanan Bronchoscopy

11. Rehabilitasi Medik (Fisioterapi, Okupasi, Terapi Wicara) 12. General Medical Check-up.

13. Pelayanan Echocardiografi, treadmill, EKG 14. Pelayanan EEG dan USG.

15. Pelayanan Central Sterile Supply Department (CSSD) 16. Instalasi Bedah Sentral

17. Instalasi Farmasi

Perbedaan jumlah sumber daya tenaga dokter spesialis yang terdapat di RS Imelda Pekerja Indonesia dan RS Martha Friska disajikan dalam Tabel 4.1

Tabel 4.1 Perbandingan Jumlah dan Jenis Tenaga Dokter Spesialis di RS Imelda Pekerja Indonesia dan RS Martha Friska.

No Jenis Spesialistik

Jumlah Tenaga

2 Spesialis Penyakit Dalam

Konsultan Hematologi Onkologi 1 orang -

3 Spesialis Penyakit Dalam

Konsultan Ginjal dan Hipertensi 1 orang 1 orang 4 Spesialis Penyakit Dalam

Konsultan Alergi dan Imunologi 1 orang 1 orang

5 Spesialis Anak 3 orang 4 orang

15 Spesialis Obstetri dan Ginekologi 4 orang 2 orang

16 Spesialis Onkologi Kandungan - 1 orang

17 Spesialis Anestesi 2 orang 3 orang

18 Spesialis Anestesi Konsultan

Anestesi Kardiovaskular - 2 orang

19 Spesialis Syaraf 2 orang 2 orang

Tabel 4.1 (lanjutan)

20 Spesialis Mata 1 orang 1 orang

21 Spesialis THT 1 orang 4 orang

22 Spesialis Urologi 1 orang 2 orang

23 Spesialis Kulit dan Kelamin 1 orang 1 orang

24 Spesialis Radiologi 1 orang 3 orang

25 Spesialis Patologi Klinik 1 orang 1 orang

26 Spesialis Rehabilitasi Medik 2 orang 1 orang

27 Spesialis Paru 2 orang 3 orang

28 Spesialis Jantung 1 orang 2 orang

Dari tabel di atas terlihat bahwa adanya perbedaan jenis pelayanan spesialistik dan jumlah dokter spesialis di setiap unit pelayanan spesialistik diantara RS Imelda Pekerja Indonesia dan RS Martha Friska. Pelayanan spesialistik yang terdapat di RS Imelda Pekerja Indonesia dan tidak terdapat di RS Martha Friska adalah pelayanan spesialis penyakit dalam untuk hematologi dan onkologi dan pelayanan untuk bedah plastik, sedangkan di RS Martha Friska memiliki pelayanan spesialis bedah digestif, spesialis bedah onkologi, spesialis bedah thorax, spesialis onkologi kandungan dan spesialis anestesi konsultan anestesi kardiovaskular. Perbedaan jenis pelayanan ini cukup banyak sehingga akan berdampak pada pelayanan kesehatan yang diberikan kepada konsumen / pasien BPJS yang datang berobat. Jenis pelayanan spesialistik yang lebih banyak akan memiliki peluang lebih besar untuk menerima berbagai jenis penyakit yang dirujuk oleh fasilitas kesehatan tingkat pertama. Pelayanan spesialistik yang ditonjolkan RS Imelda adalah untuk hematologi dan onkologi yang mana mencakup tindakan kemoterapi, serta tersedianya spesialis bedah plastik yang bekerja untuk menangani masalah-masalah bedah plastik seperti bibir sumbing, luka bakar

yang berat sehingga dapat meminimalisir kecacatan yang terjadi pada pasien, sedangkan pada RS Martha Friska, pelayanan spesialistik yang lebih ditonjolkan yang tidak dimiliki RS Imelda adalah pelayanan spesialis bedah digestif yang menangani kasus-kasus bedah saluran cerna seperti kasus ileus obstruktif, appendicitis perforasi dan sebagainya, spesialis bedah onkologi yang untuk menangani kasus-kasus tumor atau kanker seperti kanker payudara, struma / tumor kelenjar gondok, dan sebagainya, spesialis bedah thorax yang untuk menangani kasus-kasus pembedahan bagian dada seperti pembedahan jantung, dan sebagainya, spesialis onkologi kandungan yang untuk kasus-kasus tumor atau kanker bagian kandungan seperti kanker indung telur, kanker serviks, dan spesialis anestesi konsultan anestesi kardiovaskular untuk mendukung kelancaran operasi khususnya operasi jantung dan pembuluh darah.

Kedua RS diatas masing-masing memiliki pelayanan yang tidak dimiliki oleh RS saingannya, sehingga dapat dikatakan kedua RS tersebut saling melengkapi untuk jenis pelayanan spesialistik tetapi juga saling bersaing dalam bidang pelayanan spesialistik yang sama.

Dalam hal jumlah dokter spesialis di setiap unit pelayanan spesialistik juga tampak perbedaan jumlah dokter spesialis yang cukup mencolok, pada RS Imelda Pekerja Indonesia terdapat lebih banyak jumlah dokter spesialis dari RS Martha Friska khususnya pada bidang spesialis obstetri dan ginekologi serta spesialis rehabilitasi medis. Jumlah dokter spesialis obstetri dan ginekologi yang lebih banyak di RS Imelda Pekerja Indonesia dikarenakan untuk saat ini RS Imelda memfokuskan pada pelayanan ibu dan anak, tetapi bukan berarti pelayanan yang lain tidak

diperhatikan dan tidak dikembangkan. Hal ini dapat dilihat dengan sudah dibangunnya Unit Gawat Darurat Khusus Kebidanan sehingga pasien kebidanan yang datang ke UGD Kebidanan sudah langsung bisa mendapatkan penanganan khusus kebidanan sesegera mungkin dan ditangani langsung oleh dokter spesialis kandungan yang bertugas 24 jam. Adapun difokuskan ke pelayanan spesialis kandungan dikarenakan 1 dokter spesialis kandungan merupakan anak dari pemilik RS Imelda dan 1 lagi merupakan menantu dari pemilik RS Imelda sekaligus merupakan direktur RS Imelda. RS Imelda juga memiliki ruangan khusus dan program senam hamil bagi ibu hamil sehingga dapat membantu ibu hamil dalam melakukan persalinan normal.

Sedangkan pada RS Martha Friska terdapat jumlah dokter spesialis lebih banyak pada RS Imelda Pekerja Indonesia khususnya pada bidang spesialis penyakit dalam, spesialis bedah syaraf. Namun RS Martha Friska juga memiliki jumlah dokter spesialis yang lebih banyak dari RS Imelda khususnya dalam bidang spesialis penyakit dalam, spesialis bedah syaraf, spesialis bedah tulang, spesialis THT, spesialis urologi, spesialis radiologi, spesialis paru dan spesialis jantung. RS Martha Friska sejak dulu lebih memfokuskan pada pelayanan penanganan penyakit jantung dan pembuluh darah seperti operasi bypass jantung, pemasangan ring pada pembuluh darah jantung yang mana kasus penanganan jantung ini belum pernah dilakukan di RS Imelda sehingga ini merupakan program unggulan dari RS Martha Friska.

4.2 Perbedaan Karakteristik Responden Antara RS Imelda Pekerja Indonesia