• Tidak ada hasil yang ditemukan

Deskripsi Objek Penelitian

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

4.1 Deskripsi Objek Penelitian

Deskripsi objek penelitian ini akan menjelaskan tentang objek penelitian yang meliputi lokasi penelitian yang diteliti dan memberikan gambaran umum Kota Serang dan gambaran umum Gugus Tugas KLA Kota Serang serta gambaran umum Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Serang sebagai leading sector dalam KLA di Kota Serang. Hal tersebut akan dipaparkan sebagai berikut.

4.1.1 Deskripsi Wilayah Kota Serang

Kota Serang terbentuk pada tanggal 10 Agustus 2007 yang tak lepas dari amanat Undang-Undang Nomor 23 tahun 2000 tentang pembentukan Provinsi Banten. Kota Serang adalah hasil pemekaran dari Kabupaten Serang yang dipertegas oleh Undang-undang Nomor 32 Tahun 2007. Secara resmi kelahiran Kota Serang ditandai dengan pelantikan pejabat Walikota Serang Asmudji H.W. yang dilakukan oleh Menteri Dalam Negeri Mardiyanto di Gedung Departemen dalam Negeri Jakarta pada tanggal 2 November 2007, serta disetujuinya pembentukan Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) Kota Serang meliputi 19 Satuan Kerja Perangkat Daerahtermasuk juga formasi pejabat dari eselon II hingga eselon III melalui SK Mendagri Nomor 060/2840/SJ tertanggal 22 November 2007.

Kota Serang Madani adalah slogan yang dimiliki oleh Kota Serang sebagaiman atercantum dalam lambang daerah Kota Serang. Konsep masyarakat madani tertuang dalam piagam madinah yang bernuansakan islami yang berisi wacana kebebasan beragama, persaudaraan antar umat beragama , perdamaian dan kedamaian, persatuan, etika politik, hak dan kewajiban warga negara serta konsistensi penegakan hukum berdasarkan kebenaran dan keadilan.

Secara geografis Kota Serang terletak antara 5°99’ - 6°22’ lintang

selatan dan 106°07’ 106°25’ bujur timur. Kota Serang terletak di sebelah utara

Provinsi Banten dengan luas wilayah sebesar 266,74 km2. Batas wilayah administratif Kota Serang adalah sebelah utara teluk Banten, sebelah timur, barat dan selatan: Kabupaten Serang. Kota Serang memiliki 6 Kecamatan dan 67 Kelurahan.

Kota Serang memiliki visi dan misi sebagai berikut Visi :

“Terwujudnya Kota Serang madani sebagai Kota Pendidikan yang

Bertumpu pada Potensi Perdagangan, Jasa, Pertanian dan Budaya”

Untuk mewujudkan visi di atas Kota Serang memiliki misi sebagai berikut:

- Melaksanakan tatakelola pemerintahan yag baik, bersih, dan berwibawa.

- Meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan pendidikan, kesehatan dan layanan sosial lainnya dalam rangka meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

- Menyediakan prasarana dan sarana wilayah sebagai pendorong kemajuan ekonomi dan kesejahteraan rakyat, serta pengendalian tata - ruang kota yang berwawasan lingkungan.

dan investasi yang kondusif bagi berkembangnya usaha kecil menengah dan koperasi serta industri yang mampu mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya alam dan sosial secara berkelanjutan.

- Mewujudkan iklim kehidupan sosial dan politik yang religius, berbudaya, aman dan tertib melalui revitalisasi kearifan lokal masyarakat, serta pembinaan seni budaya dan olahraga di kalangan masyarakat dan generasi muda.

Berdasarkan hasil perhitungan analisis LQ bahwa kota Serang memiliki sektor basis ekonomi berupa sektor bangunan, sektor jasa, sektor keuangan, persewaan dan jasa perusahaan, sektor perdagangan, hotel dan restoran, serta sektor pertanian. (Sumber: Profil Kota Serang 2017)

4.1.2 Gambaran Umum Gugus Tugas Kota Layak Anak Kota Serang Berdasarkan Keputusan Walikota Serang Nomor 463/Kep.246Huk/2017 Tentang Perubahan Ketiga Atas Keputusan Walikota Serang Nomor: 463/Kep.66-Huk/2015 Tentang Pembentukan Gugus Tugas Pengembangan Kota Layak Anak Kota Serang, berikut ini adalah susunan Keanggotaan Gugus Tugas Kota Layak Anak Kota Serang.

Pembina : 1. Walikota Serang;

2. Wakil Walikota Serang.

Pengarah : Sekretaris Daerah Kota Serang.

Ketua : Kepala Bappeda Kota Serang.

Wakil Ketua : 1. Asisten Ekonomi Pembangunan dan Kesra

Setda Kota Serang;

2. Kepala BPKAD Kota Serang.

Sekretaris : Kepala DPPPAKB Kota Serang.

Kluster I Hak Sipil dan Kebebasan

: Kepala Disdukcapil Kota Serang.

Anggota : 1. Kepala Dinas Sosial Kota Serang;

2. Kepala Dinas Kominfo Kota Serang; 3. Forum Anak Daerah Kota Serang. Kluster II Lingkungan

Keluarga dan Pengasuhan Alternatif

(Sumber: Bappeda Kota Serang 2017)

Anggota : 1. Kepala Dinas Perumahan Rakyat Dan

Kawasan Permukiman Kota Serang; 2. Kepala Dinas Perhubungan Kota Serang; 3. Kepala Bidang Keluarga Berencana dan

Keluarga Sejahtera DPPPAKB Kota Serang; 4. TP. PKK Kota Serang.

Kluster III Kesehatan Dasar dan Kesejahteraan

: Kepala Dinas Kesehatan Kota Serang.

Anggota : 1. Kepala Dinas Pertanian Kota Serang;

2. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Daerah Kota Serang;

3. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kota Serang;

4. Ikatan Bidan Indonesia Kota Serang; 5. Ikatan Dokter Indonesia Kota Serang; 6. Ikatan Kader Bina Keluarga Balita Kota

Serang;

7. Forum Kader Posyandu Kota Serang. Kluster IV Pendidikan,

Pemanfaatan Waktu Luang dan Kegiatan Budaya

: Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Serang.

Anggota : 1. LPPM UNTIRTA Serang;

2. Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan Dan Olahraga Kota Serang;

3. Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Serang;

4. Kepala Bidang Pemerintahan Dan Pembangunan Manusia Bappeda Kota Serang;

5. Kepala Disnakertrans Kota Serang; 6. Kepala BPBD Kota Serang. Kluster V Perlindungan

Khusus

: Kepala Bagian Hukum Setda Kota Serang.

Anggota : 1. Unsur Kejaksaan Serang;

2. Unsur Pengadilan Serang;

3. Kepala Balai Pemasyarakatan Serang; 4. UPPA Polres Serang Kota;

5. Unsur Kodim 0602 Serang; 6. Ketua P2TP2A Kota Serang. 7. Kepala Satpol PP Kota Serang;

8. Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Anak DPPPAKB Kota Serang.

Susunan Gugus Tugas KLA Kota Serang sebagaimana dipaparkan di atas memiliki tugas yang diatur dalam Keputusan Walikota sebagai berikut: Pembina:

- Menetapkan kebijakan dalam hal penyelenggaraan Pengembangan Kota Layak Anak;

- Mengkoordinir Gugus Tugas Pengembangan Kota Layak Anak dalam penyusunan kebijakan Pengembangan Kota Layak Anak.

Pengarah:

- Menggalang sumber daya dan mitra potensial dalam Pengembangan Kota Layak Anak;

- Merencanakan, mengembangkan, mengimplementasikan dan memonitor program Pengembangan Kota Layak Anak.

Ketua:

- Mengkoordinasikan program-program dari Organisasi Perangkat Daerah yang terkait dengan anak dalam Pengembangan Kota Layak Anak;

- Memberikan arahan teknis kepada gugus tugas Kota Layak Anak terkait Pengembangan Kota Layak Anak;

- Mengkoordinir Gugus Tugas Kota Layak Anak dalam menyusun kerangka dasar dan kerangka kebijakan Pengembangan Kota Layak Anak di Kota Serang;

- Mengkoordinir Gugus Tugas Kota Layak Anak dalam melaksanakan evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan terkait Pengembangan Kota Layak Anak.

Wakil Ketua:

- Membantu Ketua dalam hal mengkoordinasikan program-program dari Organisasi Perangkat Daerah yang terkait dengan Pengembangan Kota Layak Anak;

- Melakukan monitoring pelaksanaan program yang terkait dengan Pengembangan Kota Layak Anak;

- Mengkoordinasikan penganggaran program yang terkait dengan Pengembangan Kota Layak Anak;

- Membantu Ketua gugus tugas dalam menyusun arahan teknis kepada personil tim terkait dan Pengembangan Kota Layak Anak di Kota Serang;

- Membantu Ketua dalam mengkoordinir gugus tugas terkait penyusunan kerangka dasar dan kerangka kebijakan Pengembangan Kota Layak Anak di Kota Serang;

- Membantu Ketua dalam mengkoordinir gugus tugas Kota Layak Anak terkait evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan Pengembangan Kota Layak Anak di Kota Serang.

Sekretaris:

- Membantu Ketua dalam penyusunan kerangka dasar dan kerangka kebijakan Pengembangan Kota Layak Anak di Kota Serang;

- Membantu Ketua dalam mengkoordinir gugus tugas Kota Layak Anak terkait evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan Pengembangan Kota Layak Anak di Kota Serang.

Koordinator Kluster;

- Mengkoordinir penyusunan program yang terkait dengan Pengembangan Kota Layak Anak sesuai dengan bidangnya;

- Mengkoordinir pelaksanaan pelayanan sesuai dengan bidangnya terkait Pengembangan Kota Layak Anak;

- Melaksanakan monitoring dan evaluasi pelaksanaan program terkait Pengembangan Kota Layak Anak sesuai dengan bidangnya.

Anggota:

- Menyusun program yang terkait dengan Pengembangan Kota Layak Anak sesuai dengan bidangnya;

- Melaksanakan pelayanan sesuai dengan bidangnya terkait Pengembangan Kota Layak Anak;

- Melaksanakan monitoring dan evaluasi pelaksanaan program terkait Pengembangan Kota Layak Anak sesuai dengan bidangnya.

Sekretariat:

- Membantu gugus tugas dalam penyiapan bahan penyelenggaraan program dan kegiatan Pengembangan Kota Layak Anak Kota Serang; - Membantu gugus tugas dalam penyiapan bahan monitoring dan

evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan Pengembangan Kota Layak Anak.

4.1.3 Gambaran Umum Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Serang

Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Serang dibentuk berdasarkan Peraturan Walikota Serang Nomor 14 Tahun 2017 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Pemberdayaan Perempuan,

Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana. Program pembangunan bidang pemberdayaan masyarakat, perempuan dan keluarga berencana di Kota Serang tahun 2014-2018 diarahkan kepada terwujudnya Visi Kota Serang seperti yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2014-2018 sehingga Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Serang memiliki visi sebagai berikut:

“Mewujudkan Keluarga berkualitas melalui peningkatan kemandirian

masyarakat yang responsif gender”

Untuk mencapai visi tersebut DP3AKB Kota Serang telah menetapkan 4 (empat) misi, yaitu:

Misi 1 : Melaksanakan tata kelola urusan pemberdayaan masyarakat, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, dan keluarga berencana/keluarga sejahtera dengan baik, bersih, dan berwibawa; Misi 2 : Meningkatkan kemampuan dan kemandirian masyarakat untuk

berperan aktip dalam pembangunan

Misi 3 : Meningkatkan Perlindungan serta Kualitas Hidup Perempuan dan Anak

Misi 4 : Mewujudkan keluarga kecil bahagia dan sejahtera

Susunan organisasi Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana diatur Berdasarkan Pasal 2 Perwal No. 14 Tahun 2017, terdiri dari :

a. Kepala Dinas;

b. Sekretariat, membawahkan:

1. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian; 2. Sub Bagian Keuangan;

3. Sub Bagian Program, Evaluasi dan Pelaporan.

c. Bidang Pengendalian Penduduk Dan Advokasi Penggerakan Dan Informasi membawahkan :

1. Seksi Advokasi Dan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE); 2. Seksi Penggerakan Dan Pendayagunaan Penyuluh KB (PlKB)

3. Seksi Pengendalian Penduduk, Data Dan Informasi Keluarga. d. Bidang Keluarga Berencana, Ketahanan Dan Kesejahteraan

Keluarga membawahkan:

1. Seksi Jaminan Pelayanan KB;

2. Seksi Pembinaan Dan Peningkatan Kesertaan KB; 3. Seksi Ketahanan Dan Kesejahteraan Keluarga.

e. Bidang Pemberdayaan Perempuan Dan Masyarakat membawahkan: 1. Seksi Pemberdayaan Perempuan;

2. Seksi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat;

3. Seksi Pengembangan Dan Penguatan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat.

f. Bidang Perlindungan Perempuan Dan Anak membawahkan: 1. Seksi Perlindungan Perempuan Dan Anak;

2. Seksi Pemenuhan Hak Anak; 3. Seksi Informasi Gender Dan Anak. g. Unit Pelaksana Teknis.

h. Kelompok jabatan fungsional.

DP3AKB Kota Serang memiliki tugas pokok sebagai berikut:

“Melaksanakan penyusunan dan pelaksanaan kebijakan daerah dibidang

Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana.” Fungsi yang dimiliki DP3AKB Kota Serang, yaitu:

1. Perumusan kebijakan teknis pelaksanaan urusan di bidang Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat, Perlindungan Perempuan dan Anak, Pengendalian Penduduk, Advokasi Penggerakan dan Informasi serta Keluarga Berencana, Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga; 2. Pelaksanaan kebijakan sesuai dengan bidang Pemberdayaan Perempuan

dan Masyarakat, Perlindungan Perempuan dan Anak, Pengendalian Penduduk, Advokasi Penggerakan dan Informasi serta Keluarga Berencana, Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga;

3. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan di bidang Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat, Perlindungan Perempuan dan Anak, Pengendalian Penduduk, Advokasi Penggerakan dan Informasi serta Keluarga Berencana, Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga;

4. Pelaksanaan administrasi Dinas sesuai dengan bidang Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat, Perlindungan Perempuan dan Anak, Pengendalian Penduduk, Advokasi Penggerakan dan Informasi serta Keluarga Berencana, Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga;

5. Pengelolaan UPT; dan

6. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan Walikota sesuai dengan lingkup tugas dan fungsinya

Dokumen terkait