Ekosistem & Ruang Lingkup Industri Televisi dan Radio
5. Music director bertugas untuk merancang daftar panduan yang berisi judul musik yang akan diputar pada saat siaran acara berlangsung Daftar musik yang ditentukan dapat
dibuat berdasarkan tema siaran acara, tren lagu terpopuler di dunia, ataupun ciri khas dari radio itu sendiri. Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa lagu yang diputar dapat diubah sewaktu-waktu oleh penyiar.
Adapun industri-industri yang mendukung proses kreasi pada konten radio diantaranya adalah penulis buku, TELEVISI talent, media cetak, media elektronik, media digital, serta konsultan media. Lembaga-lembaga tersebut mendukung proses kreasi konten radio dalam hal memberikan masukan atau sebagai sumber inspirasi dari ide konten yang akan dibuat.
Keluaran dari proses kreasi konten radio umumnya berupa naskah konten acara yang sudah disetujui dan siap untuk diproduksi. Naskah ataupun pointer script konten acara radio tersebut, selain dikemas dalam proses produksi, dapat pula digunakan sebagai masukan untuk industri perilman, industri radio, industri penerbitan buku, ataupun industri musik.
B. Pelaku Industri dalam Proses Produksi
Pada rantai nilai produksi, terdapat perbedaan pada aktor-aktor yang terlibat di dalamnya. Aktor- aktor yang terlibat pada rantai nilai produksi di industri televisi itu sendiri meliputi tim produksi (sutradara, produser, scriptwriter, dll), tim artistik, tim teknis, serta tim editor.
• Tim produksi merupakan orang-orang yang secara langsung terlibat secara substansial pada saat proses pengemasan suatu konten acara berlangsung. Dalam hal ini, aktor-aktor utama yang termasuk ke dalam tim produksi diantaranya adalah sutradara, produser,
scriptwriter.
• Tim artistik merupakan orang-orang yang terlibat dalam penataan artistik yang mendukung nilai estetika dari suatu konten acara itu sendiri. Contoh tim artistik diantaranya adalah tim penataan properti panggung, tim penata rias, serta tim kostum.
• Tim teknis merupakan orang-orang yang terlibat dalam persiapan teknis untuk keperluan pengemasan konten acara. Proses pengelolaan alat-alat elektronik oleh para teknisi dan operator adalah kegiatan utama yang dilakukan oleh tim teknis.
• Tim editor adalah orang-orang yang bekerja khusus untuk konten acara yang sifatnya rekaman atau siaran tidak langsung. Konten yang direkam perlu dilakukan penyuntingan lebih lanjut untuk meningkatkan kualitas konten tersebut. Di sini lah tim editor berperan dalam memberikan penyuntingan akhir dari konten-konten acara rekaman.
Pada proses produksi industri televisi, terdapat industri pendukung yang memegang peranan penting, diantaranya adalah industriyang meliputi teknis serta artistik selama proses produksi rekaman ataupun penyiaran berlangsung.
Sedangkan pada industri radio, aktor-aktor yang terlibat dalam rantai nilai produksi adalah sebagai berikut ini:
• Sound designer dalam proses produksi bertugas untuk membuat musik pendukung konten acara ketika penyiaran berlangsung. Pembuatan jingle, bumper, dan stinger merupakan beberapa contoh produk yang dihasilan oleh seorang sound designer dalam mendukung proses pengemasan konten siaran agar lebih atraktif dan menarik minat pendengarnya. • Produser dalam proses produksi bertugas untuk mengawasi jalannya proses pengemasan
disepakati sebelumnya. Produser juga bisa melakukan beberapa penyesuaian lebih lanjut saat proses produksi berlangsung apabila dibutuhkan.
• Program director dan program supervisor dalam proses produksi bertugas untuk memonitor jalannya proses penyiaran acara siaran langsung agar tetap berada pada batasan norma serta aturan yang berlaku.
• Penyiar merupakan aktor terpenting dalam proses produksi konten acara radio. Sebagian besar konten siaran radio tidak dibawakan menggunakan naskah tertulis, melainkan sepenuhnya datang dari imajinasi dan kreativitas sang penyiar itu sendiri. Oleh sebab itu, citra sebuah stasiun radio akan sangat erat kaitannya dengan gaya siaran dari para penyiarnya itu sendiri.
• Operator bertugas untuk memastikan bahwa seluruh kebutuhan teknis penyiaran konten acara yang dibutuhkan telah terpenuhi dan dapat dijalankan dengan baik.
• Tim Editor dalam proses produksi konten radio bertugas untuk mengemas konten siaran yang sifatnya adalah rekaman. Biasanya, tim editor dalam industri radio juga banyak melibatkan produser, penyiar, dan sound designer di dalam proses penyuntingan akhir konten siaran rekaman.
Pada proses produksi konten radio, terdapat industri pendukung yang memegang peranan penting, diantaranya adalah industriyang meliputi manajemen artis yang bertugas mengelola bintang tamu yang didatangkan pada acara siaran, penyedia alat elektronik penyiaran, industri musik, serta rumah produksi pembuat iklan radio.
C. Pelaku Industri dalam Proses Distribusi
Proses distribusi hanya dilalui oleh konten acara rekaman televisi baik yang diproduksi oleh stasiun televsimaupun rumah produksi independen. Proses distribusi ini dilakukan agar konten acara yang diproduksi dapat disiarkan di stasiun televisilain sehingga mampu memperluas pasar dan jangkauan siarnya. Pelaku industri yang telibat dalam proses distribusi tentunya adalah organisasi burssa yang bertindak sebagai pihak ketiga dalam memasarkan konten acara televisi. Umumnya, konten acara televisi yang diikutsertakan dalam bursa konten acara adalah drama berseri serta kuis atau permainan.
D. Pelaku Industri dalam Proses Penyiaran
Pada proses penyiaran konten televisi, pelaku industri utama yang terlibat adalah stasiun televisi
dan provider layanan kanal siaran lainnya, baik yang berbasis kabel, satelit, maupun internet.
Tentunya, proses penyiaran memiliki keterkaitan yang erat dengan industri telekomunikasi penyedia jaringan kanal siaran, serta industri penyedia jasa listrik. Oleh sebab itu, hasil produksi dari kedua jenis industri tersebut merupakan input yang paling penting untuk digunakan oleh
channel operator penyiaran konten televisi dan radio.
Adapun konten acara televisi dan radio yang disiarkan kepada publik akan digunakan sebagai bahan input bagi komisi penyiaran untuk memonitor konten siaran. tugas komisi penyiaran sendiri adalah memastikan bahwa konten yang disiarkan di televisi dan radio tetap sesuai dengan kebijakan dan norma yang berlaku, serta tidak menimbulkan dampak negatif bagipara penikmatnya. Apabila terdapat konten acara yang melanggar ketentuan-ketentuan tersebut, maka komisi penyiaran berhak memberikan peringatan atau bahkan menghentikan sementara penyiaran konten acara tersebut kepada publik.
2.2.2 Ruang Lingkup Industri Televisi dan Radio
Berdasarkan Klasiikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2009, ruang lingkup dari industry kreatif televisi dan radio dijabarkan sebagai kegiatan kreatif yang mencakup kegiatan- kegiatan berikut ini: