// Subsidiaries
Reswara merupakan perusahaan pengelola tambang batubara termal dengan kandungan abu dan sulfur yang rendah di Indonesia. Selain itu, salah satu anak perusahaan Reswara memegang izin Badan Usaha Pelabuhan yaitu PT Pelabuhan Buana Reja (PBR) yang bergerak di bidang usaha kepelabuhanan di Indonesia. Konsesi pertambangan batubara di bawah Reswara terletak di Kalimantan Selatan melalui PT Tunas Inti Abadi (TIA) serta di Aceh melalui PT Mifa Bersaudara (Mifa) di Aceh Barat dan PT Bara Energi Lestari (BEL) di Nagan Raya. Mifa dan BEL merupakan pemegang konsesi di bawah payung PT Media Djaya Bersama (MDB), anak perusahaan Reswara.
Dengan luas konsesi 3.074 hektar dan 106 juta ton sumber daya batubara, TIA melakukan penambangan terbuka batubara termal yang memenuhi persyaratan sebagai “Compliant Coal” dan dipasarkan secara global, baik dalam negeri dan luar negeri seperti ke India, Tiongkok, Thailand dan Filipina untuk digunakan sebagai batubara campuran.
Mifa dan BEL memegang hak konsesi atas 4.629 hektar di Aceh, dengan total sumber daya per survei JORC 30 Juni 2011 adalah 455 juta ton batubara.
Dari kedua lokasi pertambangan tersebut, Reswara secara konsolidasi mampu menghasilkan sekitar 20 juta metrik ton batubara per tahun dan pada tahun 2015 telah berproduksi sebesar 6,9 juta metrik ton batubara. Pendapatan usaha Reswara di tahun 2015 adalah USD 191,2 juta.
Reswara manages mine concessions producing low ash and low sulphur thermal coal in Indonesia. In addition, one of Reswara’s subsidiaries, PT Pelabuhan Buana Reja (BPR), holds a license for port operations and is engaged in port-related businesses in Indonesia. Mine concessions under Reswara are located in South Kalimantan, owned by PT Tunas Inti Abadi (TIA), and in Aceh, through PT Mifa Bersaudara (Mifa) in West Aceh and PT Bara Energi Lestari (BEL) in Nagan Raya, both as concession holders under PT Media Djaya Bersama (MDB), another subsidiary of Reswara.
With a total concession area of 3,074 hectares and 106 million tons of coal resources, TIA conducts open cut mining of low ash, low sulphur thermal coal that meets the criteria as “Compliant Coal”. This product is marketed domestically as well as internationally to buyers in India, China, Thailand and the Philippines for use as blending coal.
Mifa and BEL hold exclusive mining rights over a total of 4,629 hectares in Aceh. Total coal resourcesas per JORC survey of 30 June 2011 stood at 455 million tons.
From the two mining locations, Reswara in consolidated terms is able to produce up to 20 million metric tons of coal per year, and in 2015 it produced 6.9 million tons of coalReswara’s 2015 revenue was USD 191.2 million.
PT Reswara Minergi Hartama Gedung TMT 1, 9th Floor Suite 902 Jl, Cilandak KKO No. 1
Jakarta 12560 Tel.: +62 21 2997 6733 Fax.: +62 21 2997 6731 / 6732 www.reswara.co.id
PT Cipta Kridatama (CK) didirikan 8 April 1997 sebagai pengembangan jasa penyewaan dan penggunaan alat berat Trakindo. Tumbuhnya industri pertambangan di Indonesia mendorong CK mengubah haluan bisnisnya ke jasa pertambangan terpadu “dari tambang hingga pelabuhan’’ pada 2003. Sejak 2013 CK mengembangkan bisnisnya ke area jasa konstruksi. Pengembangan ini bertujuan memperluas jaringan bisnis sekaligus menyediakan solusi terintegrasi bagi seluruh klien atau calon klien di berbagai sektor industri, seperti pertambangan, minyak dan gas, geotermal, industri, dan infrastruktur umum.
CK adalah salah satu penyedia jasa pertambangan terkemuka di Indonesia yang didukung lebih dari 2.650 karyawan kompeten di bidangnya, 675 unit alat berat dan penunjangnya, serta sistem dan teknologi termodern sesuai Izin Pertambangan Nomor 757-K/30DJB/2014 tertanggal 28 Agustus 2014.
CK memegang sertiikasi ISO 14001:2004, OHSAS 18001:2007, dan ISO 9001:2008, yang mencerminkan praktik-praktik berstandar tinggi dalam kualitas ketatalaksanaan, keselamatan, kesehatan kerja, dan pengelolaan lingkungan. Pendapatan usaha CK di tahun 2015 adalah USD 304,4 juta.
PT Cipta Kridatama (CK) was established on 8 April 1997 as an expansion of Trakindo’s heavy equipment rental service. Thriving mining industry in Indonesia propelled CK to transform its business into an integrated “from mine to port” mining service in 2003. Since 2013 CK has been expanding to the construction services. This development is aimed at expanding its business network, while providing an integrated solution for all clients or prospective clients in industry sectors such as mining, oil and gas, geothermal, industrial, and public infrastructure.
CK is one of the leading mining services companies in Indonesia, supported by more than 2,650 highly competent employees and 675 units of heavy machinery and supporting equipment. CK also employs state-of-the-art systems and technologies under the Mining Permit No. 757-K/30DJB/2014 dated 28 August 2014.
CK retains the ISO 14001:2004, OHSAS 18001:2007, and ISO 9001:2008 certiications, relecting practices of the highest standards in terms of quality assurance, occupational health and safety, and environmental management. CK’s 2015 revenue was USD 304,4 million.
PT Cipta Kridatama
Gedung TMT 2, 2nd & 3rd Floor Jl. Cilandak KKO No.1 Jakarta 12560 Indonesia
Tel.: +62 21 2997 6866 Fax.: +62 21 2997 6867 www.ciptakridatama.co.id
Didirikan pada tahun 1992, PT Sumberdaya Sewatama (Sewatama) kini adalah penyedia solusi ketenagalistrikan terkemuka dan satu-satunya di Indonesia yang mampu menyediakan layanan terpadu satu atap.
Sewatama menjalankan usahanya melalui 4 (empat) lini bisnis: Penyedia Tenaga Listrik Sementara, Pillar dan Optimalisasi Energi, Operasi dan Pemeliharaan Mesin Pembangkit, serta Pengadaan Solusi Ketenagalistrikan Jangka Panjang. Sewatama mempekerjakan lebih dari 1.765 karyawan yang melayani pelanggan melalui 8 kantor layanan dan 6 depotnya di seluruh Indonesia.
Per akhir 2015 kapasitas pembangkitan Sewatama telah mencapai lebih dari 1.100 MW, yang
dibangkitkan melalui lebih dari 900 unit genset di lebih dari 90 lokasi penyewaan dan 110 MW unit pembangkit listrik independen (IPP). Pendapatan usaha Sewatama di tahun 2015 adalah USD 109,0 juta.
Established in 1992, PT Sumberdaya Sewatama (Sewatama) is currently the leading provider of electricity solutions and the only one in Indonesia capable of providing a one-stop integrated service.
Sewatama serves its customers through 4 (four) business units: Temporary Power Services, Pillar, Operations and Maintenance, and Longterm Power Solutions. Sewatama employs upwards of 1,765 employees, catering to its customers’ needs from its 8 oices and 6 depots across Indonesia.
As at the end of 2015, Sewatama had a power generation capacity of more than 1,100 MW, produced by over 900 generators in over 90 rental locations and 110 MW Independent Power Producers (IPP). Its 2015 revenue was USD 109,0 million.
PT Sumberdaya Sewatama Gedung TMT 2, 1st & 2nd Floor Jl. Cilandak KKO No. 1 Jakarta 12560 Tel.: +62 21 2997 6712 (Hunting) Fax.: +62 21 2997 6725 www.sewatama.com
Entitas Anak
PT Cipta Krida Bahari (CKB Logistics) menyediakan jasa layanan logistik terpadu nasional dan memiliki spesialisasi pada Project Logistics dan Total Solution Logistics.
Didirikan tahun 1997 dengan kantor pusat di Jakarta, saat ini CKB Logistics memiliki 44 kantor cabang di seluruh Indonesia, termasuk 36 kota dan area yang sulit dijangkau transportasi komersial.
CKB Logistics memiliki 2 anak perusahaan yaitu PT Alfa Trans Raya (ATR) dan PT Baruna Dirga Dharma (BDD), dengan jumlah karyawan sebanyak 75 orang dan jumlah kru kapal sebanyak 699 orang per akhir 2015. Pendapatan usahanya di tahun 2015 adalah USD 108,5 juta.
PT Cipta Krida Bahari (CKB Logistics) is a nation- wide integrated logistics service provider that specializes in Project Logistics and Total Solution Logistics.
Established in 1997, CKB Logistics has set up its head oice in Jakarta to oversee 44 branch oices across Indonesia, including in 36 cities and far-lung regions inaccessible to commercial transportation.
CKB Logistics manages 2 subsidiaries, PT Alfa Trans Raya (ATR) and PT Baruna Dirga Dharma (BDD), supported by a workforce of 75 personnel and 699 ship crew as at end of 2015. Its 2015 revenue was USD 108,5 million.
PT Cipta Krida Bahari
Gedung TMT 1, 7th Floor Suite 701 Jl. Cilandak KKO No. 1, Jakarta 12560 Tel.: +62 21 2997 67 77/88 Fax.: +62 21 2997 6797 www.ckb.co.id
Entitas Anak
PT Sanggar Sarana Baja (SSB) didirikan pada tahun 1977 sebagai pendukung bisnis Trakindo, memfokuskan diri pada produksi komponen dan aksesoris untuk alat berat produk Caterpillar. Dengan kapabilitas rekayasa yang meningkat dan fasilitas produksi yang lebih lengkap, pada tahun 1983 SSB melakukan diversiikasi usaha ke industri migas, petrokimia dan pembangkit listrik, sambil terus menjalankan bisnis intinya di sektor pertambangan. Keunggulan SSB terletak pada kualitas sumber daya yang sangat lengkap, mulai dari fasilitas, permesinan, workshop yang dekat dengan lokasi operasional pelanggan, hingga tenaga kerja.
Saat ini SSB mengoperasikan 2 divisi, yaitu ITE (Industrial & Transport Equipment) dan Business Services, dengan didukung oleh 1.569 karyawan per akhir 2015. Pendapatan usaha SSB di tahun 2015 adalah USD 52,7 juta.
PT Sanggar Sarana Baja (SSB) was established in 1977 to support Trakindo‘s business activities. SSB focuses on the production of components and accessories for Caterpillar heavy equipment. Enhanced engineering capabilities and a wider range of production facilities, in 1983 SSB started to diversify its business by entering the oil & gas, petrochemical and power generation industries, in addition to its core business in the mining sector. SSB’s advantages are quality and comprehensiveness of its resources, starting from facilities, machinery and workshops located in close proximity to customers’ operating areas, to personnel.
SSB currently operates 2 main divisions, namely ITE (Industrial & Transport Equipment) and Business Services, with the support of 1,569 employees as at end of 2015. SSB’s 2015 revenue was USD 52,7 million.
PT Sanggar Sarana Baja
Gedung TMT 1, 5th Floor Suite 501 Jl. Cilandak KKO No. 1, Jakarta 12560 Tel.: +62 21 2997 6830
Fax.: +62 21 2997 6835 www.ptssb.co.id