2.1. Sejarah singkat perusahaan
2.1.3. Fasilitas utama
Pada PT. Sinar Agung Selalu Sukses ini memiliki beberapa fasilitas utama untuk proses lini produksinya diantaranya adalah :
a. Pengecoran untuk Iron Casting
i. Kapasitas : 1.200 Ton/bulan ii. Tungku Perapian : Inductotherm (Jerman)
iii. Mesin Auto Mold : Henrich Wragner Sinto (Jerman) iv. Shotblast : Cartere Whormsley (Jerman)
v. Produk : Brake Drum, Disc Brake, Hub Wheel, Bracket, dll b. Alumunium Die Casting
i. Mesin Die Casting 150 ton : 2 unit Alternator, Housing Stator, Water Outlet, Bracket, dll
c. Plastic Injection
vii. Produk : Mirror, Stop Lamp, Lens, Socket, dll d. Rubber Line
8
iv. Produk : Tube Yoke, Flange Pinion, Flange Joint, dll g. Brake Line
i. Dedicated Disc pad Line ii. Dedicated Brake shoe Line
iii. Produk : Disc pad dan Brake shoe Motor Cycle, Disc pad, Automobile, Lining Shoe Truck
h. Seal Beam Line
i. Dedicated Seal Beam Line
j. Produk : Model Square, Model Circle, dll
k. Machining Line (Wheel Cylinder & Brake Master Dedicated Line) i. Mesin Special Purpose
ii. Mesin CNC Lathe iii. CNC Machining Center iv. NC Drilling Center
v. NC Lathe vi. Milling Manual vii. Radial Drilling
viii. Produk : Wheel Cylinder, Brake Master dan Clucth Operation
l. Machining Line (Common Line)
i. Mesin CNC Lathe : 24 unit ii. CNC Machining Center : 4 unit iii. NC Drilling Center : 5 unit
iv. NC Lathe : 21 unit
9
m. R&D, Tool Making Division i. Design Center n. Quality Control Equipment
i. Hardness Tester
ii. Metallurgical Microscope iii. Tensile Strength Tester iv. Spectro Meter
v. Computer Measuring Machine (CMM) vi. Measurement Sets
o. Forging Line
i. Forging 3150 (Marsey,Jerman) ii. Triming 500 (Effurt, Jerman) iii. Forging 1600 (LKM, Cheko) iv. Trimming 250 (Effurt,Jerman) 2.1.4. Produk yang dihasilkan
PT. Sinar Agung Selalu Sukses ini berfokus pada produksi spare part atau komponen otomotif baik untuk roda dua maupun roda empat.Produk-produk ini dihasilkan pada beberapa lini produksi yaitu diantaranya :
10
a. Pengecoran untuk Iron Casting : Brake Drum, Disc Brake, Hub Wheel, Bracket, dll.
b. Alumunium Die Casting : Housing Water Pump, Housing Alternator, Housing Stator, Water Outlet, Bracket, dll.
c. Plastic Injection : Mirror, Stop Lamp, Lens, Socket, dll.
d. Rubber Line : Rubber Cushion, Booth, Seal, Bushing, dll.
e. Press Part Line : Radiator Cap, Cover Flange, Propeller, Shakle, dll f. Propeller Line : Tube Yoke, Flange Pinion, Flange Joint dan Yoke Sleve.
g. Brake Line : Disc pad, Brake shoe Motor Cycle, Disc pad Automobile dan Lining Shoe Truck.
h. Seal Beam Line : Model Square (4001,4002,4401,4402), Model Circle (6000,6001,4651,4652), dll
i. Machining Line (Wheel Cylinder & Brake Master Dedicated Line) : Wheel Cylinder, Brake Master dan Clucth Operation
j. Machining Line (Common Line) : Brake Drum, Hub, Disc Brake dan Water Pump
k. R&D, Tool Making Division : Mold dan Die 2.2. Struktur Organisasi
Organisasi merupakan wadah atau tempat untuk melakukan kegiatan bersama, agar dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan bersama.Peran organisasi dalam sebuah perusahaan sangatlah penting, karena perusahaan didirikan untuk mencapai suatu tujuan tertentu dan untuk mencapai tujuan tersebut dibutuhkan aktivitas, kerja sama, dan tentu saja sumber daya manusia.
Kesimpulannya, untuk mencapai tujuan tertentu suatu perusahaan membutuhkan organisasi yang baik didalamnya.
Sedangkan struktur organisasi adalah susunan dan hubungan antara setiap bagian maupun posisi yang terdapat pada sebuah organisasi atau perusahaan dalam menjalankan kegiatan-kegiatan operasionalnya dengan maksud untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya.Struktur organisasi dapat menggambarkan secara jelas pemisahan kegiatan dari pekerjaan antara yang satu dengan kegiatan yang lainnya dan juga bagaimana hubungan antara aktivitas dan fungsi dibatasi. Di dalam struktur organisasi yang baik harus dapat menjelaskan hubungan antara wewenang siapa melapor atau bertanggung jawab kepada siapa, jadi terdapat suatu pertanggungjawaban apa yang akan di kerjakan. Struktur organisasi tiap perusahaan pasti berbeda-beda, disesuaikan
11
dengan kebutuhan dan kultur daripada perusahaan tersebut. Selain itu juga disesuaikan dengan ukuran atau skala dari perusahaan tersebut.
2.2.1. Bagan Struktur Organisasi
Bagan struktur organisasi yang penulis sajikan adalah bagan organisasi secara keseluruhan. Bagan struktur organisasi PT. Sinar Agung Selalu Sukses dapat dilihat pada gambar 2.1.
12
Gambar 2.1. Struktur Organisasi PT.Sinar Agung Selalu Sukses
13
Dan berikut adalah penjelasan untuk fungsi masing-masing jabatan:
1. Department Head:
a. Tugas Pokok:
i. Melakukan koordinasi untuk menjamin semua aktifitas di departemen yang di pimpin berjalan sesuai standar yang meliputi:
Mengkoordinasi kepala bagian/Section Head yang ada di departemennya.
Melakukan Controlling efektifitas operasional produksi berjalan dengan baik.
Memastikan semua standart proses produksi berjalan dengan baik.
Memastikan pencapaian target produksi bisa berjalan dengan baik.
Menjamin kelancaran proses produksi melalui perencanaan yang sudah dibuat.
b. Tugas Tambahan:
i. Membantu Top Manajemen dengan gagasan dalam penetrasi bisnis.
c. Wewenang:
i. Mengambil keputusan yang terkait dengan lini kerja seperti:
Stop line atas hasil kualitas produk. (Maksimal 60 menit).
Melakukan penilaian karya terhadap bawahannya.
Menegakkan kedisiplinan bawahannya.
Menetapkan ijin cuti, ijin keluar kantor dan lembur bawahan.
Memberikan keputusan-keputusan teknis dalam rangka optimalisasi produktifitas kerja dan menjaga hubungan kerja.
Mengusulkan program pelatihan karyawan kepada Departemen Human Resource Development.
Berwenang menyeleksi para karyawan baru (sampai level supervisor).
Mengusulkan sanksi atas setiap pelanggaran terhadap perusahaan kepada Departemen Human Resource Development.
d. Tanggung Jawab:
14
i. Mengontrol pelaksanaan dan prosedur yang telah dibuat.
ii. Memastikan semua pelaksanaan kegiatan operasional produksi telah mengikuti standart mutu.
iii. Melakukan evaluasi dan analisa seluruh kegiatan produksi secara berkala.
iv. Melakukan pembinaan terhadap seluruh karyawan produksi.
v. Merencanakan dan mempersiapkan semua sarana dan prasarana demi kelancaran proses produksi.
vi. Menjamin 5S berjalan dengan baik.
e. Persyaratan yang dibutuhkan (Job Spesification):
i. Minimal Pendidikan:
D3
ii. Minimal Skill:
Mampu menggunakan alat ukur teknik.
Mampu membaca gambar teknik.
Mampu mengoperasionalkan komputer untuk mengolah data.
Mengerti dan memahami prosedur standart mutu yang berhubungan dengan produksi.
iii. Pengalaman:
D3 minimal 10 tahun melakukan proses dilini kerja terkait.
S1 minimal 5 tahun melakukan proses dilini kerja terkait.
f. Target Skill:
i. Mampu menganalisa dan memberikan solusi terhadap permasalahan yang terjadi dilini kerja terkait seperti:
Analisa penyimpangan standar kualitas.
Analisa penyimpangan standar kerja.
ii. Mampu mengendalikan kepemimpinan yang menjadi tanggung jawabnya.
iii. Mampu membuat activity plan yang efektif dan terealisasi dengan baik untuk meningkatkan kualitas departemen yang di pimpinnya.
g. Training yang dibutuhkan:
i. Quality Awareness.
ii. Leadership.
iii. Manajemen Sumber Daya Manusia.
iv. Manajemen Produksi.
15
v. Proses Produksi (Casting, Machining, Injection, dll).
h. Hubungan Kerja:
i. Intern: Departemen QC, Engineering, PPIC, MTC.
ii. Ekstern: Customer.
2. Section Head / Kepala Bagian:
a. Tugas Pokok
i. Melakukan koordinasi untuk menjamin semua aktifitas di seksi tempat dia bekerja berjalan sesuai standar yang meliputi:
Set Up Man Power dilini kerja.
Memastikan semua peralatan kerja tersedia (consumeable, Alat ukur, dll).
Koordinasi dengan departemen lain.
Memeriksa laporan pencapaian produksi dan memvalidasikan.
Mengkoordinasi kepala regu yang ada di bagian/section-nya.
Melakukan Controlling efektifitas operasional produksi berjalan dengan baik.
Memastikan semua standart proses produksi berjalan dengan baik.
Memastikan pencapaian target produksi bisa berjalan dengan baik.
Menjamin kelancaran proses produksi melalui perencanaan yang sudah di buat.
b. Tugas Tambahan:
i. Melakukan analisa performansi kualitas dengan departemen lain.
ii. Melakukan analisa performansi pencapaian hasil.
iii. Improvement yang berkesinambungan.
c. Wewenang:
i. Mengambil keputusan yang terkait dengan lini kerja seperti:
Stop Line atas hasil kualitas produk (Maksimal 30 menit).
Melakukan penilaian karya terhadap bawahannya.
Menegakkan kedisiplinan bawahannya.
Menetapkan ijin cuti, ijin keluar kantor dan lembur bawahan.
Memberikan keputusan-keputusan teknis dalam rangka optimalisasi produktifitas kerja dan menjaga hubungan.
Mengusulkan program pelatihan karyawan kepada departemen Human Resource Development.
16
Wewenang menyeleksi para karyawan baru (sampai level Kepala- Kepala Regu).
Mengusulkan sanksi atas setiap pelanggaran terhadap perusahaan kepada Departemen Human Resourve Development.
d. Tanggung Jawab:
i. Mengontrol pelaksanaan dari prosedur yang telah dibuat.
ii. Memastikan semua pelaksanaan kegiatan operasional produksi telah mengikuti standart mutu.
iii. Melakukan evaluasi dan analisa seluruh kegiatan produksi secara berkala.
iv. Melakukan pembinaan terhadap seluruh karyawan produksi.
v. Merencanakan dan mempersiapkan semua sarana dan prasarana demi kelancaran proses produksi.
vi. Menjamin 5S berjalan dengan baik.
e. Persyaratan yang dibutuhkan (Job Spesification):
i. Minimal Pendidikan:
D3 Tehnik.
ii. Minimal Skill:
Mampu menggunakan alat ukur teknik.
Mampu membaca gambar teknik.
Mampu mengoperasikan komputer untuk mengolah data.
Mengerti dan memahami prosedur standart mutu yang berhubungan dengan produksi.
iii. Pengalaman:
Minimal 5 tahun melakukan proses dilini kerja terkait.
f. Target Skill:
i. Mampu menganalisa dan memberikan solusi terhadap permasalahan yang terjadi dilini kerja terkait seperti:
Analisa penyimpangan standar kualitas.
Analisa penyimpangan standar kerja.
ii. Mampu mengendalikan kepemimpinan yang menjadi tanggung jawabnya.
iii. Mampu membuat activityplan yang efektif dan terealisasi dengan baik untuk meningkatkan kualitas bagian/section yang di pimpinnya.
17 g. Training yang dibutuhkan:
i. Quality Awareness.
ii. Leadership.
iii. Manajemen Sumber Daya Manusia.
iv. Manajemen Produksi.
v. Proses produksi (Casting, Machining, Injection, dll).
h. Hubungan Kerja:
i. Intern: Departemen QC, Engineering, MTC, PPIC.
ii. Ekstern: Customer.
3. Kepala Regu:
a. Tugas Pokok:
i. Melakukan koordinasi untuk menjamin semua aktifitas di regu/area kerja berjalan sesuai standar yang meliputi:
Set up Man Power dilini kerja.
Memastikan semua peralatan kerja tersedia (consumeable, alat ukur dan lain-lain).
Koordinasi dengan regu dan departemen lain.
Membuat laporan pencapaian produksi dan memvalidasikan.
Mengkoordinasi operator yang ada di regunya.
Melakukan Controlling efektifitas operasional produksi berjalan dengan baik.
Memastikan semua standart proses produksi berjalan dengan baik.
Memastikan pencapaian target produksi bisa berjalan dengan baik.
b. Tugas Tambahan:
i. Improvement yang berkesinambungan.
c. Wewenang:
i. Mengambil keputusan yang terkait dengan lini kerja seperti:
Stop line atas hasil kualitas produk (Maksimal 10 menit).
Melakukan penilaian karya terhadap bawahannya,
Menegakkan kedisiplinan bawahannya.
Memberikan keputusan-keputusan teknis dalam rangka optimalisasi produktifitas kerja dan menjaga hubungan kerja.
d. Tanggung Jawab:
i. Membantu menyampaikan Kebijakan Perusahaan dalam hal target produksi kepada unit bawahan.
18
ii. Mengkoordinasi pelaksanaan proses produksi di divisi yang menjadi tanggung jawabnya.
iii. Memberikan arahan tentang rencana produksi harian kepada operator.
iv. Melakukan kontrol operasional mesin dan hasil produksi.
v. Memonitor, mengevaluasi dan menganalisa laporan hasil produksi.
vi. Melakukan koordinasi kerja dengan unit bawahan.
vii. Mengontrol disiplin kerja bawahan.
viii. Mengkoordinasikan dengan pihak yang terkait apabila terdapat maslaah terhadap proses produksi.
ix. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasannya.
x. Memelihara lingkungan kerja dan keselamatan kerja.
xi. Melaksanakan program 5S berjalan dengan baik.
e. Persyaratan yang dibutuhkan (Job Specification):
i. Minimal Pendidikan:
SMK Teknik / SMU.
ii. Minimal Skill:i
Mampu menggunakan alat ukur teknik.
Mampu membaca gambar teknik.
iii. Pengalaman:
Minimal 5 tahun melakukan proses dilini kerja terkait.
f. Target Skill:
i. Mampu menganalisa dan memberikan solusi terhadap permasalahan yang terjadi dilini kerja terkait seperti:
Analisa penyimpangan standar kualitas.
Analisa penyimpangan standar kerja.
ii. Mampu mengendalikan kepemimpinan yang menjadi tanggung jawabnya.
g. Training yang dibutuhkan:
i. Quality Awareness.
ii. Leadership.
iii. Proses Produksi (Casting, Machining, Injection, dll).
iv. Program CNC.
h. Hubungan Kerja:
i. Intern: Departemen QC, Engineering, MTC, PPIC.
19 4. Operator Produksi:
a. Tugas Pokok:
i. Menjalankan proses produksi sesuai Surat Perintah Kerja.
ii. Melakukan serah terima Dies/Mold/Jig dari setter untuk melakukan proses produksi.
iii. Menanggapi komplain dari bagian inspeksi untuk melakukan perbaikan.
iv. Mengontrol stabilitas mesin selama produksi dan melaporkan hal-hal yang menghambat kelancaran produksi.
v. Menerima dan memeriksa material dari PPIC gudang.
b. Wewenang:
i. Menghentikan produksi bila menemukan penyimpangan yang terjadi dan melaporkan kepada atasannya.
ii. Tidak meneruskan barang hasil produksi yang gagal/cacat ke proses selanjutnya.
c. Tanggung Jawab:
i. Melakukan produksi sesuai dengan target yang telah ditentukan.
ii. Melaporkan penyimpangan yang terjadi kepada atasannya.
iii. Melaporkan pencapaian hasil produksi dalam harian produksi.
iv. Mematuhi peraturan dan ketentuan yang ditetapkan perusahaan.
v. Memelihara lingkungan kerja dan keselamatan kerja.
d. Persyaratan yang dibutuhkan (Job Specification):
i. Minimal Pendidikan:
SMK Teknik / SMU.
ii. Minimal Skill:
Mampu menggunakan alat ukur teknik.
Mampu membaca gambar teknik.
iii. Pengalaman:
Minimal 1 tahun melakukan proses dilini kerja terkait.
e. Target Skill:
i. Mampu mengoperasikan mesin/peralatan produksi dengan baik dan mengetahui kekurangan/ketidaklayakan mesin-mesin yang dioperasikan.
ii. Memahami secara mendalam standart kualitas yang telah ditentukan dalam QCS (Quality Check Standart).
20 f. Training yang dibutuhkan:
i. Pemahaman dalam pemakaian alat ukur.
ii. Preventif Maintenance mesin.
iii. Keselamatan Kerja.
g. Hubungan Kerja:
i. Intern: Departemen QC, Engineering, MTC, PPIC.
2.3. Manajemen Perusahaan
Manajemen adalah adalah suatu proses yang berbeda terdiri dari planning, organizing, actuating, dan controlling yang dilakukan untuk mencapai tujuan yang ditentukan dengan menggunakan manusia dan sumber daya lainnya (George R.
Terry, 1997). Dalam hal ini, manajemen perusahaan adalah suatu kegiatan, aturan, dan rencana yang dilakukan guna meningkatkan serta mengembangkan perusahaan tersebut. Pada Sub bab ini terdiri dari 5 bagian yaitu visi misi perusahaan, nilai perusahaan, ketenagakerjaan, sistem pengolahan limbah dan pemasaran produk pada PT. Sinar Agung Selalu Sukses.
2.3.1. Visi dan Misi Perusahaan a. Visi
Menjadi salah satu pabrik sparepart dengan harga kompetitif dan melayani dengan baik di Asia Tenggara.
b. Misi
i. Menjaga harga yang kompetitif dan produk yang berkualitas.
ii. Meningkatkan pelayanan yang terbaik pada pelanggan melalui cabang cabang.
iii. Melanjutkan keuntungan pada para stakeholder.
iv. Meningkatkan efektivitas pemasaran dan penjualan.
2.3.2. Nilai Perusahaan a. Nilai I3
i. Inisiatif: bertindak melebihi yang dibutuhkan atau yang dituntut dari pekerja, melakukan sesuatu tanpa menunggu perintah lebih dahulu dengan tujuan untuk memperbaiki atau meningkatkan hasil pekerjaan, menciptakan peluang baru atau untuk menghindari timbulnya masalah.
21
ii. Integritas: jujur, berperilaku konsisten serta berpegang teguh pada prinsip kebenaran untuk menjalankan apa yang dikatakan secara bertanggung jawab.
iii. Interaksi: berhubungan antar individu yang satu dengan individu yang lainnya dan usaha bersama untuk mencapai satu tujuan.
b. Nilai 5R/5P/5S
i. Ringkas/Pemilahan/Seiri, dengan memisahkan barang-barang yang diperlukan dengan barang-barang yang tidak diperlukan, uang tidak diperlukan disingkirkan atau memisahkan segala sesuatu yang diperlukan dan menyingkirkan yang tidak diperlukan dari tempat kerja.
Mengetahui benda mana yang tidak digunakan, mana yang akan disimpan, serta bagaimana cara menyimpan supaya dapat mudah diakses terbukti sangat berguna bagi sebuah perusahaan.Langkah melakukannya adalah sebagai berikut :
Mengecek-barang yang berada di area masing-masing.
Menetapkan kategori barang-barang yang digunakan dan yang tidak digunakan.
Memberi label warna merah untuk barang yang tidak digunakan
Menyiapkan tempat untuk menyimpan/membuang/memusnahkan barang-barang yang tidak digunakan.
Memindahkan barang - barang yang berlabel merah ke tempat yang telah ditentukan
ii. Rapi/Penataan/Seiton, menyimpan barang sesuai dengan tempatnya.
Kerapian adalah hal mengenai sebagaimana cepat kita meletakkan barang dan mendapatkannya kembali pada saat diperlukan dengan mudah. Perusahaan tidak boleh asal-asalan dalam memutuskan dimana benda-benda harus diletakkan untuk mempercepat waktu untuk memperoleh barang tersebut. Atau dapat dilakukan dengan menempatkan barang-barang secara teratur sehingga mudah dilihat.
Langkah melakukan :
Rancang metode penempatan barang yang diperlukan, sehingga mudah didapatkan saat dibutuhkan
22
Tempatkan barang-barang yang diperlukan ke tempat yang telah dirancang dan disediakan
Beri label / identifikasi untuk mempermudah penggunaan maupun pengembalian ke tempat semula
iii. Resik/Pembersihan/Seiso, dengan membersihkan tempat/lingkungan kerja, mesin/peralatan dan barang-barang agar tidak terdapat debu dan kotoran. Kebersihan harus dilaksanakan dan dibiasakan oleh setiap orang dari CEO hingga pada tingkat pekerja kebersihan
Langkah melakukan :
Penyediaan sarana kebersihan,
Pembersihan tempat kerja,
Peremajaan tempat kerja, dan
Pelestarian
iv. Rawat/Pemantapan/Seiketsu, menjaga tempat kerja agar tetap Ringkas, Rapi dan Resik atau mempertahankan hasil yang telash dicapai pada 3R sebelumnya dengan membakukannya (standardisasi).
Langkah melakukan :
Tetapkan standar kebersihan, penempatan, penataan
Komunikasikan ke setiap karyawan yang sedang bekerja di tempat kerja
v. Rajin/Pembiasaan/Shitsuke, selalu menaati peraturan dan ketentuan yang berlaku di perusahaan atau terciptanya kebiasaan pribadi karyawan untuk menjaga dan meningkatkan apa yang sudah dicapai.
Rajin di tempat kerja berarti pengembangan kebiasaan positif di tempat kerja. Apa yang sduah baik harus selalu dalam keadaan prima setiap saat.
Langkah melakukan :
Target bersama,
Teladan atasan, dan
Hubungan/komunikasi di lingkungan kerja
23 c. Nilai Kebijakan Mutu Perusahaan
Kami selalu membuat produk yang bersaing demi kepuasan pelanggan melalui pemenuhan persyaratan, perbaikan yang berkelanjutan dan usaha-usaha efisiensi yang tepat.
d. Nilai Kebijakan Mutu Lingkungan
i. Melakukan perbaikan secara terus menerus terhadap sistem manajemen lingkungan dengan meminimalkan aspek-aspek yang menimbulkan pencemaran lingkungan serta mencegah terjadinya pencemaran terhadap lingkungan.
ii. Menetapkan Tujuan dan Sasaran Lingkungan yang terkait dengan aspek lingkungan yang berdampak penting, pembatasan pemakaian material yang mengandung bahan-bahan berbahaya (Restriction of Hazardous Substances), serta efisiensi penggunaan energi.
iii. Pemenuhan terhadap semua peraturan, perundang-undangan lingkungan dan ketentuan-ketentuan lainnya yang berkaitan dengan aktivitas perusahaan serta melakukan evaluasi kepatuhan terhadap
e. Nilai Sikap Kerja
i. Senantiasa memberikan pelayanan terbaik pada pelanggan.
ii. Senantiasa mengutamakan keamanan dan keselamatan dalam bekerja.
iii. Senantiasa membina kerjasama antar rekan kerja.
iv. Senantiasa meletakan barang, dan alat kerja pada tempat yang telah ditentukan serta memelihara kebersihan lingkungan kerja.
v. Senantiasa memastikan, menerima, membuat, dan meneruskan barang yang bagus.
vi. Senantiasa berusaha melakukan perbaikan di tempat kerja.
vii. Senantiasa menggunakan material, alat-alat dan sumber daya seefisien mungkin.
2.3.3. Ketenagakerjaan a. Sumber Daya Manusia
Sumber daya manusia (SDM) adalah salah satu faktor yang sangat penting bahkan tidak dapat dilepaskan dari sebuah organisasi, baik institusi maupun perusahaan. SDM juga merupakan kunci yang menentukan perkembangan
24
perusahaan. Pada hakikatnya, SDM berupa manusia yang dipekerjakan di sebuah organisasi sebagai penggerak untuk mencapai tujuan organisasi itu Tanpa adanya manusia, proses bisnis suatu perusahaan tidak akan mungkin berjalan. Manusia yang memiliki potensi dan kemampuan sesuai dengan kebutuhan sangat dibutuhkan sebagai sumber daya perusahaan. Di PT. Sinar Agung Selalu Sukses menggunakan sistem kontrak untuk para operator, sehingga status karyawan tersebut akan habis masa berlakunya jika masa kontrak yang telah disepakati sudah habis. Dan di PT. Sinar Agung Selalu Sukses ini juga menggunakan sistem karyawan tetap. PT. Sinar Agung Selalu Sukses ini memiliki 1064 karyawan terhitung hingga bulan Juli 2016 ini.
b. Prosedur Perekruitan Karyawan
Menurut Randall S. Schuler dan Susan E. Jackson (1997:227) dalam Nanang Nuryanta (2008), Rekrutmen antara lain meliputi upaya pencarian sejumlah calon karyawan yang memenuhi syarat dalam jumlah tertentu sehingga dari mereka perusahaan dapat menyeleksi orang-orang yang paling tepat untuk mengisi lowongan pekerjaan yang ada, dan berikut ini merupakan prosedur perekruitan karyawan di PT. Sinar Agung Selalu Sukses :
i. Tahap penyeleksian surat lamaran yang masuk.
ii. Tahap pemanggilan calon karyawan.
iii. Tahap wawancara dengan bagian Human Resource.
iv. Tahap wawancara dengan bagian departemen.
v. Tahap wawancara final dengan bagian Human Resource.
c. Pembagian Jam Kerja
Pembagian jam kerja pada operator dan staff mulai dari hari senin hingga sabtu adalah sebagai berikut :
i. Hari kerja : Senin-Sabtu
25
Hari : Sabtu (Khusus hari sabtu jam kerja hanya mulai dari jam 07.00 WIB hingga 12.00 WIB dan berlaku untuk staff maupun operator)
Berdasarkan jam kerja diatas, dapat diketahui bahwa jam operasional produksi pada PT. Sinar Agung Selalu Sukses adalah selama 24 jam, sehingga PT. Sinar Agung Selalu Sukses ini menerapkan sistem produksi atau metode proses produksi di mana proses berlangsung secara terus menerus tanpa terhenti yang dikenal sebagai continous production , selain itu juga pada PT. Sinar Agung Selalu Sukses ini menerapkan sistem kerja lembur, apabila target produksi belum terpenuhi dan ketika sudah dekat dengan duedate yang sudah ditetapkan. Untuk pergantian shift dilakukan setiap minggunya, untuk pekerja shift 1 akan menjadi pekerja shift 2 di minggu berikutnya, pekerja shift 2 akan menjadi pekerja shift 3 di minggu berikutnya, dan pekerja shift 3 akan menjadi pekerja shift 1 pada minggu berikutnya dan begitu seterusnya.
d. Sistem Pengupahan
Sistem pengupahan pada PT. Sinar Agung Selalu Sukses dilakukan sebulan sekali pada awal bulan. Pengupahan dibayarkan melalui rekening ATM dari masing-masing karyawan. Gaji yang diterima oleh karyawan ditinjau berdasarkan jenis pekerjaan, kemampuan (skill) dari karyawan tersebut, serta pendidikan yang dimiliki oleh karyawan tersebut. Terdapat Gaji tambahan juga pada karyawan yang mengikuti over time (lembur) karena lembur dilakukan tidak pada seluruh karyawan pada perusahaan. Bonus juga diberikan pada awal bulan apabila karyawan selama 1 bulan tidak pernah absen / masuk kerja secara rutin.
e. Fasilitas yang Diterima oleh Karyawan
Setiap perusahaan membutuhkan karyawan sebagai tenaga yang menjalankan setiap aktivitas yang ada dalam organisasi perusahaan. Karyawan merupakan aset terpenting yang memiliki pengaruh sangat besar terhadap kesuksesan sebuah perusahaan. Tanpa mesin canggih, perusahaan dapat terus beroperasi
26
secara manual, akan tetapi tanpa karyawan, perusahaan tidak akan dapat berjalan sama sekali.Sehingga PT. Sinar Agung Selalu Sukses ini memiliki beberapa fasilitas yang ditujukan untuk para karyawannya. Sehingga para karyawannya merasa aman dan nyaman untuk bekerja di PT. Sinar Agung Selalu
secara manual, akan tetapi tanpa karyawan, perusahaan tidak akan dapat berjalan sama sekali.Sehingga PT. Sinar Agung Selalu Sukses ini memiliki beberapa fasilitas yang ditujukan untuk para karyawannya. Sehingga para karyawannya merasa aman dan nyaman untuk bekerja di PT. Sinar Agung Selalu