Pola asuh orangtua yang diterima anak akan turut mempengaruhi nilai pendidikannya di sekolah. Motivasi belajar anak yang tinggi akan meningkatkan hasil belajar anak, begitu juga sebaliknya. Korelasi antara pola asuh dengan nilai pendidikan yang diperoleh anak dapat dilihat pada tabel dibawah ini :
Tabel 4.28
Distribusi Frekuensi Pernyataan Responden Mengenai Anak Memiliki Nilai Di Atas Rata-rata
Pernyataan Frekuensi (n) Persentase (%)
Tidak Pernah 5 5.1
Jarang 8 8.2
Sangat Sering 28 28.6
Selalu 57 58.2
Total 98 100
Sumber : Data Penelitian Lapangan 2016
Berdasarkan data tabel diatas, dapat dipaparkan mengenai apakah anak memiliki nilai diatas rata-rata. Responden yang menyatakan tidak pernah ada sebanyak 5.1% (5 orang), responden yang menyatakan jarang ada sebanyak 8.2% (8 orang), responden yang menyatakan sangat sering ada sebanyak 28.6% (28
orang), dan responden yang menyatakan selalu ada sebanyak 58.2% (57 orang). Dari distribusi frekuensi diatas dapat diketahui bahwa mayoritas responden menyatakan anaknya selalu memiliki nilai diatas rata-rata yaitu sebanyak 57 orang dan minoritas responden menyatakan tidak pernah yaitu sebanyak 5 orang.
4.3.2. Anak Pernah Mengikuti Kegiatan Olimpiade
Intelegensi dari seorang anak dapat dilihat apabila dia dipilih dan dipercayakan oleh pihak sekolah untuk mengikuti kegiatan olimpiade. Intelegensi seorang anak bisa berkembang apabila orangtua tetap mendukung proses belajar anak didalam dan diluar rumah. Korelasi antara pola asuh dengan anak yang mengikuti kegiatan olimpiade dapat dilihat pada tabel dibawah ini :
Tabel 4.29
Distribusi Frekuensi Pernyataan Responden Mengenai Anak Pernah Mengikuti Kegiatan Olimpiade
Pernyataan Frekuensi (n) Persentase (%)
Tidak Pernah 48 49.0
Jarang 20 20.4
Sangat Sering 19 19.4
Selalu 11 11.2
Total 98 100
Sumber : Data Penelitian Lapangan 2016
Berdasarkan data tabel diatas, dapat dipaparkan pernyataan responden mengenai apakah anak pernah mengikuti kegiatan olimpiade. Responden yang menyatakan tidak pernah ada sebanyak 49.0% (48 orang), responden yang
menyatakan jarang ada sebanyak 20.4% (20 orang), responden yang menyatakan sangat sering ada sebanyak 19.4% (19 orang), dan responden yang menyatakan selalu ada sebanyak 11.2% (11 orang). Dari distribusi frekuensi diatas dapat diketahui bahwa mayoritas responden menyatakan tidak pernah dengan jumlah 48 orang dan minoritas responden menyatakan selalu dengan jumlah 11 orang.
4.3.3. Anak Naik Kelas Setiap Tahun
Dari hasil data distribusi frekuensi dibawah ini dapat dilihat apakah anak setiap tahun naik kelas. Pernyataan responden sebagai berikut :
Tabel 4.30
Distribusi Distribusi Frekuensi Pernyataan Responden Mengenai Anak Naik Kelas Setiap Tahun
Pernyataan Frekuensi (n) Persentase (%)
Tidak Pernah 1 1.0
Jarang 8 8.2
Sangat Sering 21 21.4
Selalu 68 69.4
Total 98 100
Sumber : Data Penelitian Lapangan 2016
Berdasarkan data tabel diatas, dapat dipaparkan pernyataan responden mengenai apakah anak naik kelas setiap tahun. Responden yang menyatakan tidak pernah ada sebanyak 1.0% (1 orang), responden yang menyatakan jarang ada sebanyak 8.2% (8 orang), responden yang menyatakan sangat sering ada sebanyak 21.4% (21 orang), dan responden yang menyatakan selalu ada sebanyak 69.4%
(68 orang). Dari distribusi frekuensi diatas dapat diketahui bahwa mayoritas responden menyatakan selalu dengan jumlah 68 orang dan minoritas responden menyatakan tidak pernah dengan jumlah 1 orang.
4.3.4. Anak Aktif Mengikuti Kegiatan Proses Belajar-Mengajar
Anak yang memiliki motivasi tinggi untuk belajar akan semangat mengikuti kegiatan proses belajar dan mengajar di sekolah setiap hari. Sebaliknya, anak yang memiliki motivasi yang rendah akan memiliki semangat yang rendahjuga untuk pergi ke sekolah mengikuti kegiatan belajar dan mengajar. Pernyataan responden mengenai hal ini dapat dilihat pada tabel dibawah :
Tabel 4.31
Distribusi Frekuensi Pernyataan Responden Mengenai Anak Aktif Mengikuti Kegiatan Proses Belajar-Mengajar Di Sekolah
Pernyataan Frekuensi (n) Persentase (%)
Tidak Pernah 2 2.0
Jarang 9 9.2
Sangat Sering 17 17.3
Selalu 70 71.4
Total 98 100
Sumber : Data Penelitian Lapangan 2016
Berdasarkan data tabel diatas, dapat dipaparkan mengenai keaktifan anak mengikuti kegiatan proses belajar dan mengajar di kelas. Responden yang menyatakan tidak pernah ada sebanyak 2.0% (2 orang), responden yang menyatakan jarang ada sebanyak 9.2% (9 orang), responden yang menyatakan sangat sering ada sebanyak 17.3% (17 orang), dan responden yang menyatakan
selalu ada sebanyak 71.4% (70 orang). Dari distribusi frekuensi diatas, dapat dipaparkan bahwa mayoritas responden ialah responden yang anaknya selalu aktif mengikuti kegiatan proses belajar-mengajar dikelas dengan jumlah 70 orang dan minoritas responden adalah responden yang anaknya tidak pernah mengikuti kegiatan proses belajar-mengajar dikelas dengan jumlah 2 orang.
4.3.5. Anak Aktif Mengikuti Kegiatan Osis
Pada tabel dibawah ini dapat dilihat apakah anak aktif mengikuti kegiatan OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah). Biasanya anak yang masuk menjadi pengurus Osis adalah anak yang aktif di dalam organisasi, berbakat, cerdas, dan berprestasi.
Tabel 4.32
Distribusi Frekuensi Pernyataan Responden Mengenai Anak Aktif Mengikuti Kegiatan OSIS
Pernyataan Frekuensi (n) Persentase (%)
Tidak Pernah 56 57.1
Jarang 12 12.2
Sangat Sering 14 14.3
Selalu 16 16.3
Total 98 100
Sumber : Data Penelitian Lapangan 2016
Berdasarkan data tabel diatas, dapat dipaparkan mengenai keaktifan anak mengikuti kegiatan OSIS di sekolah. Responden yang menyatakan tidak pernah ada sebanyak 57.1% (56 orang), responden yang menyatakan jarang ada sebanyak 12.2% (12 orang), responden yang menyatakan sangat sering ada sebanyak 143%
(14 orang), dan responden yang menyatakan selalu ada sebanyak 16.3% (16 orang). Dari distribusi frekuensi diatas, dapat dipaparkan bahwa mayoritas responden ialah responden yang anaknya tidak pernah aktif mengikuti kegiatan OSIS di sekolah dengan jumlah 56 orang orang dan minoritas responden adalah responden yang anaknya jarang mengikuti kegiatan OSIS di sekolah dengan jumlah 12 orang.
4.3.6. Anak Aktif Bertanya Di Dalam Kelas
Anak yang memiliki motivasi yang tinggi akan selalu antusias dalam setiap pelajaran yang diikutinya. Apabila seorang anak kurang mengerti atau ingin tau lebih banyak mengenai suatu pelajaran dari gurunya, maka ia tidak akan takut atau segan bertanya pada guru di dalam kelas untuk menambah pengetahuannya. Pola asuh orangtua akan menentukan apakah seorang anak mudah terbuka dan memiliki sifat keingintahuan yang tinggi atau tidak. Korelasi ini dapat dilihat pada tabel dibawah :
Tabel 4.33
Distribusi Frekuensi Pernyataan Responden Mengenai Anak Aktif Bertanya Di Dalam Kelas
Pernyataan Frekuensi (n) Persentase (%)
Tidak Pernah 7 7.1
Jarang 22 22.4
Sangat Sering 26 26.5
Selalu 43 43.9
Total 98 100
Berdasarkan data tabel diatas, dapat dipaparkan mengenai keaktifan anak bertanya pada guru di kelas. Responden yang menyatakan tidak pernah ada sebanyak 7.1% (7 orang), responden yang menyatakan jarang ada sebanyak 22.4% (22 orang), responden yang menyatakan sangat sering ada sebanyak 26% (26.5 orang), dan responden yang menyatakan selalu ada sebanyak 43.9% (43 orang). Dari distribusi frekuensi diatas, dapat dipaparkan bahwa mayoritas responden ialah responden yang anaknya selalu aktif bertanya di kelas dengan jumlah 43 orang dan minoritas responden adalah responden yang anaknya tidak pernah bertanya di kelas dengan jumlah 7 orang.
4.3.7. Anak Berani Tampil Di Depan Kelas
Orangtua yang selalu mendukung, memotivasi dan memberikan pujian serta penghargaan akan menciptakan seorang anak yang terbuka, energik, dan percaya diri, begitu juga sebaliknya. Pernyataan responden mengenai anak yang berani tampil di depan kelas akan dapat dilihat pada tabel dibawah ini:
Tabel 4.34
Distribusi Frekuensi Pernyataan Responden Mengenai Anak Berani Tampil Di Depan Kelas
Pernyataan Frekuensi (n) Persentase (%)
Tidak Pernah 7 7.1
Jarang 10 10.2
Sangat Sering 26 26.5
Selalu 55 56.1
Total 98 100
Berdasarkan data tabel diatas, dapat dipaparkan pernyataan responden mengenai apakah anak mereka berani tampil di depan kelas kelas. Responden yang menyatakan tidak pernah ada sebanyak 7.1% (7 orang), responden yang menyatakan jarang ada sebanyak 10.2% (10 orang), responden yang menyatakan sangat sering ada sebanyak 26.5% (26 orang), dan responden yang menyatakan selalu ada sebanyak 56.1% (55 orang). Dari distribusi frekuensi diatas, dapat diketahui bahwa mayoritas responden menyatakan selalu dengan jumlah 55 orang dan minoritas responden menyatakan tidak pernah dengan jumlah7 orang.
4.3.8. Nilai Raport Anak Memuaskan
Bagaimana pola asuh orangtua sangat mempengaruhi proses belajar anak dan hasilnya. Apakah orangtua yang peduli terhadap perkembangan prestasi anak dan memberikan penghargaan dan terbuka dengan anak akan menghasilkan anak yang berprestasi, dan sebaliknya. Pernyataan responden mengenai apakah anak mendapatkan nilai raport yang memuaskan dapat dilihat pada dibawah ini:
Tabel 4.35
Distribusi Frekuensi Pernyataan Responden Mengenai Nilai Raport Anak Memuaskan
Pernyataan Frekuensi (n) Persentase (%)
Tidak Pernah 8 8.2
Jarang 11 11.2
Sangat Sering 27 27.6
Selalu 52 53.1
Total 98 100
Berdasarkan data tabel diatas, dapat dipaparkan pernyataan responden mengenai apakah nilai raport yang diperoleh anak memuaskan. Responden yang menyatakan tidak pernah ada sebanyak 8.2% (8 orang), responden yang menyatakan jarang ada sebanyak 11.2% (11 orang), responden yang menyatakan sangat sering ada sebanyak 27.6% (27 orang), dan responden yang menyatakan selalu ada sebanyak 53.1% (52 orang). Dari data distribusi frekuensi diatas, dapat disimpulkan bahwa mayoritas responden menyatakan anak mereka selalu mendapat nilai raport yang memuaskan dengan jumlah 52 orang dan minoritas responden menyatakan tidak pernah dengan jumlah 8 orang.
4.3.9. Anak Mendapat Peringkat Di Kelas
Bentuk dari prestasi belajar anak dapat dilihat dari hasil indeks prestasi anak disekolah. Adanya hubungan pola asuh dengan prestasi belajar seorang anak mengenai apakah anak mendapat peringkat di kelas dapat dilihat pada tabel dibawah ini:
Tabel 4.36
Distribusi Frekuensi Pernyataan Responden Mengenai Anak Mendapat Peringkat Di Kelas
Pernyataan Frekuensi (n) Persentase (%)
Tidak Pernah 31 31.6
Jarang 31 31.6
Sangat Sering 15 15.3
Selalu 21 21.4
Total 98 100
Berdasarkan data tabel diatas, dapat dipaparkan pernyataan responden mengenai apakah anak mendapat peringkat di kelas. Responden yang menyatakan tidak pernah ada sebanyak 31.6% (31 orang), responden yang menyatakan jarang ada sebanyak 31.6% (31 orang), responden yang menyatakan sangat sering ada sebanyak 15.3% (15 orang), dan responden yang menyatakan selalu ada sebanyak 21.4% (21 orang). Dari data distribusi frekuensi diatas, dapat disimpulkan bahwa mayoritas responden menyatakan anak mereka tidak pernah dan jarang mendapat peringkat di kelas dengan jumlah masing-masing 31 orang dan minoritas responden menyatakan anak mereka sangat sering mendapat peringkat di kelas dengan jumlah 15 orang.
4.3.10. Anak Mendapat Pujian Dari Guru
Pernyataan responden mengenai apakah anak mereka mendapat pujian dari gurunya atas apa yang mereka kerjakan di kelas dan nilai yang mereka peroleh dapat dilihat pada tabel dibawah ini:
Tabel 4.37
Distribusi Frekuensi Pernyataan Responden Mengenai Anak Mendapat Pujian Dari Guru
Pernyataan Frekuensi (n) Persentase (%)
Tidak Pernah 20 20.4
Jarang 28 28.6
Sangat Sering 17 17.3
Selalu 33 33.7
Total 98 100
Berdasarkan data tabel diatas, dapat dipaparkan pernyataan responden mengenai apakah anak mendapat pujian dari guru. Responden yang menyatakan tidak pernah ada sebanyak 20.4% (20 orang), responden yang menyatakan jarang ada sebanyak 28.6% (28 orang), responden yang menyatakan sangat sering ada sebanyak 17.3% (17 orang), dan responden yang menyatakan selalu ada sebanyak 33.7% (33 orang). Dari data distribusi frekuensi diatas, dapat disimpulkan bahwa mayoritas responden menyatakan anak selalu mendapat pujian oleh gurunya dengan jumlah 33 orang dan minoritas responden menyatakan anak mereka sangat sering mendapat pujian oleh gurunya dengan jumlah 17 orang.
4.3.11. Anak Mendapat Beasiswa Berprestasi
Bentuk penghargaan berupa beasiswa berprestasi yang diberikan pihak sekolah oleh anak yang berprestasi merupakan salah satu indikator prestasi belajar anak. Pernyataan responden mengenai apakah anak mendapat beasiswa berprestasi dapat dilihat pada tabel dibawah ini:
Tabel 4.38
Distribusi Frekuensi Pernyataan Responden Mengenai Anak Mendapat Beasiswa Berprestasi
Pernyataan Frekuensi (n) Persentase (%)
Tidak Pernah 64 65.3
Jarang 14 14.3
Sangat Sering 9 9.2
Selalu 11 11.2
Total 98 100
Berdasarkan data tabel diatas, dapat dipaparkan pernyataan responden mengenai apakah anak mendapat beasiswa berprestasi. Responden yang menyatakan tidak pernah ada sebanyak 65.3% (64 orang), responden yang menyatakan jarang ada sebanyak 14.3% (14 orang), responden yang menyatakan sangat sering ada sebanyak 9.2% (9 orang), dan responden yang menyatakan selalu ada sebanyak 11.2% (11 orang). Dari data distribusi frekuensi diatas, dapat disimpulkan bahwa mayoritas responden menyatakan bahwa anak mereka tidak pernah mendapat beasiswa berprestasi dengan jumlah 64 orang dan minoritas responden menyatakan anak mereka sangat sering mendapat beasiswa berprestasi dengan jumlah 9 orang.
4.4. Analisis Data