• Tidak ada hasil yang ditemukan

5.1. Sejarah Perusahaan

Restoran MP Steak, Bogor berdiri pada tanggal 1 Mei 2004, yang merupakan pengembangan usaha dari Macaroni Panggang yang berdiri tanggal 1 Oktober 2001, oleh pemiliknya yang terdiri dari tiga orang yaitu Ibu Baby Ahnan, Ibu Susi Gunadi, dan Ibu Tintin Kuraesin. Restoran MP Steak, Bogor terletak di lantai dua dalam bangunan yang sama dengan Macaroni Panggang. Lokasi dari bangunan ini adalah terletak di Jalan Salak no. 24, Bogor. Pemilihan lokasi karena pemilik menyukai bangunan tua yang klasik dan dekat dengan alam.

Usaha Macaroni Panggang merupakan sebuah wujud nyata dari sebuah ide untuk menyalurkan hobi memasak, membuat kue, dan mengisi waktu luang. Awalnya Macaroni Panggang ditujukan sebagai sebuah toko untuk membeli macaroni panggang (makanan ringan khas Italia) yang bersifat take away (dibawa pulang). Usaha ini merupakan pengembangan usaha dari Pia Apple Pie yang juga dimiliki oleh ketiga pemiliknya.

Konsep take away akhirnya bergeser menjadi take away and dine in. Macaroni Panggang menyediakan sarana bagi konsumennya untuk mencicipi makanannya di tempat. Perubahan konsep tersebut bertujuan untuk menggunakan sarana yang ada serta menambah pendapatan. Usaha ini terus berkembang dan dikenal oleh masyarakat. Konsumennya tidak hanya berasal dari Kota Bogor sendiri tetapi juga dari luar kota, seperti Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi, bahkan dari Bandung. Jumlah konsumen yang semakin meningkat, terutama saat

akhir pekan, membuat pihak Macaroni Panggang mencari solusi untuk menampung konsumennya. Akhirnya, tercetuslah ide untuk membuat sebuah tempat makan di lantai dua bangunan tersebut. Maka didirikanlah Restoran MP

Steak, Bogor dengan memanfaatkan ruangan yang tidak terpakai sebelumnya. Ide pembuatan Restoran MP Steak, Bogor muncul karena di Bogor belum ada sebuah steak house. Disamping itu tujuan dibukanya Restoran MP Steak, Bogor adalah untuk menampung jumlah konsumen yang banyak, yang mendatangi Macaroni Panggang. Warna bangunan ini adalah hitam putih sedangkan untuk warna interior, warna lampu serta kursi didominasi warna coklat dan warna merah. Warna merah melambangkan kesegaran sepotong daging yang merupakan bahan utama steak. Sedangkan warna coklat melambangkan kematangan daging setelah dibakar.

5.2. Struktur Organisasi Perusahaan

Struktur organisasi Restoran MP Steak, Bogor tergolong klasik atau tradisional. Kekuasaan tertinggi berada di tangan pemiliknya, yaitu Ibu Baby Ahnan, Ibu Susi Gunadi, dan Ibu Tintin Kuraesin. Restoran MP Steak, Bogor memiliki seorang manajer, yaitu Ibu Rita yang kini juga telah menjadi pemilik restoran tersebut.

Restoran MP Steak, Bogor memiliki dua puluh orang karyawan yang terdiri dari satu orang manajer, satu orang supervisor, satu orang wakil supervisor, empat orang divisi waiter/pelayan, satu orang divisi cashier, tiga orang divisi umum, empat orang divisi bar, dan lima orang divisi dapur. Dari dua puluh orang karyawan, dua belas orang diantaranya adalah laki- laki sedangkan sisanya

perempuan. Disamping jumlah karyawan tersebut, terdapat tiga orang karyawan

part time yang terdiri dari dua orang waiter serta satu tukang parkir. Struktur organisasi Restoran MP Steak, Bogor dapat dilihat pada Gambar 4.

Gambar 4. Struktur Organisasi Restoran MP Steak, Bogor

Manajer bertugas untuk melihat perkembangan usaha restoran ini. Manajer bertugas untuk mengawasi perkembangan naik atau turunnya pendapatan restoran serta melihat penyebab perubahan tersebut, kemudian mencari solusinya. Selain itu manajer juga bertugas untuk memotivasi karyawan. Supervisor berugas untuk mengawasi kinerja karyawan serta menangani masalah-masalah yang ada termasuk menangani konsumen saat konsumen memberikan keluhan dan wakil

Div. Cashier Pemilik Manajer Wakil Supervisor Div. Dapur Div. Bar Div. Umum Div. Waiter Supervisor

supervisor bertugas untuk membantu supervisor dan mengemban tugas supervisor saat supervisor tidak ada atau sedang libur.

Divisi waiter bertugas untuk mengantarkan makanan dari dapur sampai ke tangan konsumen. Divisi cashier bertugas untuk melayani pembayaran. Divisi umum bertugas untuk membersihkan ruangan dan membeli kekurangan bahan baku. Divisi bar bertugas untuk membuat makanan dan minuman ringan, seperti

appetizer, snack, dan dessert. Divisi dapur bertugas untuk membuat menu utama. Sistem manajemen Restoran MP Steak, Bogor masih bersifat tradisional dengan sifat kekeluargaan karena job description yang tidak mutlak berlaku. Jika restoran sedang ramai maka wakil supervisor dan cashier pun bisa menjadi waiter. Restoran MP Steak, Bogor memiliki waiter yang seluruhnya laki- laki dengan pertimbangan memiliki fisik yang kuat sedangkan divisi dapur seluruhnya ibu- ibu dengan pertimbangan memiliki kemampuan memasak yang dapat diandalkan dan tanggung jawab yang besar.

Dalam struktur organisasi Restoran MP Steak, Bogor terdapat sebuah tim inti yang ditujukan untuk mengangkat masalah yang berhubungan dengan Restoran MP Steak, Bogor untuk segera dicari solusi atau jalan keluarnya (problem solver). Rapat mingguan tim inti dilakukan bersama dengan pemilik restoran pada hari Minggu pukul 07.00 WIB.

5.3. Operasional Perusahaan

Restoran MP Steak, Bogor buka mulai pukul 07.00 sampai dengan pukul 22.00 WIB. Jam kerja karyawan Restoran MP Steak, Bogor adalah selama 10 jam kerja. Terdiri dari dua shift, yaitu shift pertama mulai pukul 07.00 sampai dengan

pukul 17.00 WIB sedangkan shift kedua mulai pukul 12.00 sampai dengan pukul 22.00 WIB. Karyawan dberikan hari libur sebanyak satu hari dalam seminggu. Hari libur hanya hari Senin sampai dengan hari Kamis sedangkan hari Jum’at sampai dengan Minggu tidak ada karyawan yang libur, hal ini dikarenakan pada hari- hari tersebut jumlah konsumen yang mendatangi Restoran MP Steak, Bogor cukup banyak sehingga dibutuhkan jumlah tenaga karyawan yang banyak.

5.4. Strategi Pemasaran Perusahaan

1. Promosi

Strategi promosi yang dilakukan oleh pihak Restoran MP Steak, Bogor saat ini hanya melalui yellow pages dan papan billboard yang berada di depan jalan masuk English First dan di depan Hotel Pangrango. Penyebaran brosur dan

leaflet hanya dilakukan pada saat launching. Kegiatan ini dilakukan di sekitar lampu merah serta dititipkan pada agen koran yang berada di stasiun dan pedagang-pedagang eceran. Selain penyebaran brosur dan leaflet, kegiatan promosi lain yang dilakukan pada saat launching adalah pemberian diskon sebesar 15-20 persen, yang berjalan selama dua bulan.

2. Harga

Restoran MP Steak, Bogor memiliki harga jual yang sudah termasuk pajak sehingga besarnya pajak tidak ditambahkan lagi pada harga yang tertera di daftar menu restoran.

3. Produk

Restoran MP Steak, Bogor memiliki beragam menu makanan dan minuman yang ditawarkan. Mulai dari menu utama steak, menu tradisional, makanan

pembuka dan makanan penutup yang bervariasi serta jenis minuman yang juga bervariasi. Daftar menu Restoran MP Steak, Bogor dapat dilihat pada Lampiran 4. Restoran MP Steak, Bogor juga menyediakan beberapa macam kue. Makanan dan minuman yang disajikan restoran ini memiliki kualitas yang baik. Restoran MP Steak, Bogor senantiasa berusaha menyajikan yang terbaik bagi konsumennya.

4. Distribusi

Restoran MP Steak, Bogor terletak pada lokasi yang cukup strategis sehingga memudahkan konsumen untuk menemukannya. Restoran ini tidak memiliki cabang dimana pun sehingga cukup banyak konsumen yang berasal dari luar kota Bogo r yang datang ke restoran ini.

BAB VI

Dokumen terkait