• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II TANGGUNG JAWAB PERUSAHAAN ASURANS

B. Gambaran Umum Perusahaan Asuransi Kendaraan

Ada beberapa Perusahaan Asuransi yang bekerjasama dengan Perusahaan PT. Dipo Star Finance Cabang Medan yaitu:

1. Asuransi Mitra Maparya 2. Asuransi Tokio Marine 3. Asuransi Sinar Mas 4. Asuransi MSIG

5. Asuransi Raksa Pratikara 6. Asuransi Wahana Tata55

Salah satu yang akan diteliti oleh penulis dalam tesis ini adalah Perusahaan Asuransi Mitra Maparya Cabang Medan dimana dulunya dikenal dengan nama Patriot Insurance, yang didirikan pada tanggal 24 April 1956 . Setelah banyak melakukan pekerjaan dibidang bisnis angkutan udara dan cargo maka perusahaan asuransi ini mengembangkan usahanya ke perusahaan asuransi umum. Pergantian dari asuransi cargo ke perusahaan asuransi umum terjadi setelah peralihan hampir 100% saham oleh KALBE Group pada tahun 1991 sesuai dengan Akta Notaris nomor 52 tanggal 22 April 1991 yang merubah namanya menjadi PT. Asuransi Mitra Maparya. Sesuai dengan Akta Notaris nomor 22 tanggal 16 Juni 2010 pemegang saham nya adalah PT . Griyainsani Caksadaya sebanyak 99,99% dan PT. Arya Mitra sebanyak 0,01%.56

PT Asuransi Mitra Maparya juga bekerjasama dengan perusahaan reasuransi lainnya seperti:

1. PT. Reasuransi Nasional Indonesia 2. PT. Maskapai Reasuransi Indonesia 3. PT. Asuransi Hanjin Korindo

4. Everest Reinsurance Company, Singapore 5. Milli Reasurance T.A.S, Singapore

55Rudi,Legal Staff PT.Dipo star Finance Cabang Medan, Hasil wawancara, pada tanggal 6 November 2012.

6. Best Reinsurance, Malaysia

7. Odyssey American Reinsurance Corporation, Singapore 8. ACR Retakaful SEA Bhd, Malaysia

PT Asuransi Mitra Maparya memiliki 3 cabang yaitu Semarang, Surabaya, dan Medan dan memiliki perwakilan anak cabang yang berlokasi di Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Bogor, Bandung, Denpasar, Pekanbaru dan Makassar.

Adapun produk dari PT. Asuransi Mitra Maparya adalah: 1. Fire Insurance( Asuransi Kebakaran)

2. Motor Vehicle Insurance( Asuransi Kendaraan Bermotor) 3. Health Insurance( Asuransi Kesehatan)

4. Engineering Insurance

5. Marine Cargo Insurance( Asuransi Kargo)

6. Cash in Transit and Cash in Cashier’s Box Insurance 7. Cash In safe Insurance

8. Burglary and Theft Insurance( Asuransi Perampokan dan Kecurian)

9. General and Public Liability Insurance

10. Fidelity Guarantee(Pemulihan)

PT. Asuransi Mitra Maparya Cabang Medan ini berlokasi di Jl. Diponegoro No 11 Wisma HSBC lantai 4, Medan. Asuransi Mitra Maparya cabang medan bekerjasama dengan PT.Dipo Star Finance Cabang Medan dengan adanya MOU (Memorandum of Understanding) antara kedua belah pihak dimana berdasarkan MOU tersebutCustomer dari PT. Dipo Star Finance Cabang Medan boleh langsung

menjadi Customer Asuransi Mitra Maparya Cabang Medan tanpa harus melalui survei lagi.57Didalam memberikan pelayanan kepadacustomer, perusahaan ini selalu mengikuti tradisi yang dirintis sejak awal yaitu pelayanan yang bersifat pribadi dan mengutamakan mutu terhadap tertanggung dan terus meningkatkan pelayanannya. PT. Asuransi Mitra Maparya Cabang Medan tidak hanya menerima customer dari perusahaan pembiayaan saja dalam hal ini PT. Dipo Star Finance Cabang Medan saja tetapi juga menerima customer baik itu pribadi / perusahaan yang datang untuk mengasuransikan kendaraannya sendiri.58

Asuransi kendaraan bermotor adalah produk yang memberikan perlindungan bila musibah menimpa kendaraan seperti : hilang tercuri, rusak akibat kecelakaan, bahkan turut mengancam keselamatan jiwa. Sikap berhati-hati dan memiliki perlindungan asuransi yang tepat adalah kombinasi terbaik yang memberikan Ketenangan dalam berkendaraan. Untuk jenis asuransi ini, terdapat beberapa pilihan jenis pertanggungan yang ditawarkan perusahaan asuransi Mitra Maparya, yaitu diantaranya: asuransiCar all risk, asuransicar all risk plus perluasan, asuransi TLO (Total Lost Only) dan asuransi tambahan yaitu RSCCTS (Riot, Strike, Civil, Commotion, Terrorism, Sabotase / Huru hara, kerusuhan, terorisme, sabotase) dan AOG (Act of God) yaitu Gempa, banjir, bencana alam, longsor, tsunami.

Untuk menentukan jenis asuransi yang sesuai cukup melihat perlindungan asuransi apa yang di butuhkan. Bila hanya ingin melindungi kendaraan (mobil /

57Nova Wirashanty, SPVClaim and Underwritting/ Marketing PT. Asuransi Mitra Maparya Cabang Medan,Hasil wawancara, pada tanggal 6 November 2012

truck) dari kehilangan,maka cukup menggunakan jenis asuransi TLO. Bila ingin mendapatkan perlindungan dari kerusakan kendaraan diakibatkan tabrakan,benturan dan kecelakaan, dapat menggunakan jenis asuransi car all risk. Bila ingin memperluas perlindungan terhadap kendaraan diakibatkan oleh gempa, angin ribut, banjir, huru hara, sabotase, tanggung jawab pihak ketiga, perlindungan untuk pengemudi dan penumpang, dapat mengambil jenis asuransi car all risk ditambah perluasan.59

Di Indonesia, Secara garis besar, jenis pertanggungan Asuransi Kendaraan Bermotor terbagi menjadi 2 (dua) yaitu:

1. Comprehensive/All Risk(Kerugian Gabungan) memberikan jaminan terhadap: a) Kerugian/kerusakan atas kendaraan bermotor yang diasuransikan karena

tabrakan, benturan, terbalik, tergelincir dari jalan.

b) Kerugian keuangan/kerusakan kendaraan bermotor karena perbuatan jahat orang-orang terkecuali oleh keluarga sendiri/orang yang bekerja dengan tertanggung atau membawa kendaraan tersebut seizin tertanggung.

c) Kebakaran yang diakibatkan oleh api yang muncul dari dalam maupun dari luar kendaraan.

d) Pencurian, termasuk pencurian yang dilakukan dengan kekerasan. e) Sambaran petir.

2. Total Loss Only (TLO) menjamin kerugian kendaraan yang diasuransikan baik karena kecelakaan, kebakaran, maupun pencurian, dimana kerugian tersebut memenuhi salah satu syarat berikut :

a) Akibat kecelakaan/kebakaran, dimana biaya kerugian/kerusakan mencapai 75% atau lebih dari harga kendaraan.

b) Akibat pencurian, bila dalam batas waktu 60 hari kendaraan tersebut belum diketemukan.

c) Risiko sendiri untuk risiko kecelakaan (butir 1) dan pencurian (butir 2) berlaku jumlah yang tercantum dalam polis.

Perbedaan keduanya adalah bahwa pada jenis pertanggungan TLO, penanggung baru akan membayar kerugian apabila nilai kerugian yang diakibatkan oleh risiko yang dijamin melebihi 75% dari harga pertanggungan yang disepakati di awal, sedangkan pada jaminan comprehensive (all risk), tertanggung dapat mengajukan klaim untuk kerusakan akibat risiko yang dijamin berapapun nilai kerugian yang terjadi, sepanjang tidak melebihi harga pertanggungan.

Namun dalam perkembangannya, perusahaan asuransi berupaya untuk menarik konsumen dengan memberikan nilai tambah selain dari risiko standar yang disebutkan dalam PSKBI (Polis Standar Kendaraan Bermotor Indonesia). Perluasan tersebut dapat meliputi risiko akibat huruhara, kerusuhan, terorisme dan sejenisnya. Beberapa perusahaan lain bahkan memberikan nilai tambah lain seperti layanan derek gratis. Hal tersebut menjadikan persaingan dalam asuransi kendaraan bermotor menjadi semakin ketat. Sebagaimana pula dalam jenis asuransi harta benda, asuransi

kendaraan bermotor juga menjadi asuransi wajib bagi pembeli kendaraan yang menggunakan fasilitas kredit melalui bank maupun perusahaan pembiayaan (leasing). Dengan demikian, pertumbuhan penjualan polis akan sejalan dengan berkembangnya penyaluran kredit kendaraan bermotor melalui bank maupun perusahaan pembiayaan.60

Risiko yang dialihkan meliputi: kemungkinan kerugian material yang dapat dinilai dengan uang yang dialami nasabah, sebagai akibat terjadinya suatu peristiwa yang mungkin/belum pasti akan terjadi. Risiko akan selalu dihadapi manusia, siapa saja, dimana saja dan kapan saja, manusia yang menghadapi risiko dapat mengalihkan risiko-risiko yang memenuhi syarat kepada perusahaan asuransi dengan membeli proteksi asuransi. Tidak semua risiko yang dihadapi manusia dapat diasuransikan. ada syarat atau elemen yang harus ada di dalam suatu risiko agar dapat diasuransikan atau dialihkan kepada perusahaan asuransi melalui proses Perjanjian Asuransi. Atas pengalihan risiko tersebut harus dapat ditetapkan jumlah premi asuransi yang wajar .

Risiko yang bisa di asuransikan, yaitu:

1) Risiko tersebut harus bersifat homogen atau ada dalam jumlah uang yang cukup besar Contoh: Bangunan yang terancam kebakaran, jumlahnya cukup banyak, begitu juga mobil yang terancam bahaya kecelakaan atau pencurian. Lukisan asli Monalisa, sulit diasuransikan karena jumlahnya hanya 1 (satu) sehingga padanan untuk menjadi tolok ukur nilai/harganya tidak ada.

2) Bentuk risikonya harus Risiko Mumi (Pure Risk).

3) Selain berbentuk risiko murni, juga harus merupakan risiko khusus atau Particular.

4) Kerugian atau kerusakan yang diakibatkannya terjadi dari suatu peristiwa yang bersifat kebetulan dan merupakan suatu hal yang bisa terjadi, bisa juga tidak terjadi.

5) Risikonya bukan suatu hal yang bertentangan dengan kebijaksanaan umum atau kebijaksanaan Pemerintah Misalnya : Risiko terkena denda tilang karena melanggar peraturan lalu lintas, tidak dapat diasuransikan.

6) Obyek risiko dan dampak kerugian yang mungkin timbul, harus dapat diukur atau dinilai dengan uang .

Mereka yang akan mengalihkan risiko tersebut kepada perusahaan asuransi atau akan mengasuransikan, harus mempunyai Insurable Interest (kepentingan yang melekat) pada obyek pertanggungan asuransi atau obyek risiko yang sah dilindungi hukum.