• Tidak ada hasil yang ditemukan

Gianyar Tengah/Pusat

Dalam dokumen PERATURAN BUPATI GIANYAR (Halaman 32-42)

• Daerah konservasi

budaya

• Culture Heritage

Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Gianyar Tahun 2016 | II - 12 2.1.5 Wilayah Rawan Bencana

Potensi bencana di Kabupaten Gianyar sesuai dengan RTRW Kabupaten Gianyar adalah rawan terhadap longsoran karena proses gerakan tanah. Daerah tersebut umumnya berada pada daerah dengan kemiringan lahan lebih dari 40%. Indikasi gerakan tanah di sekitar sungai utamanya pada tebing yang kemiringan cukup terjal, dengan kemiringan lebih dari 30%.

Secara topografi Kabupaten Gianyar memiliki luas wilayah dengan kemiringan lahan yang curam dan sangat curam sekitar 10.253 Ha dengan kondisi kemiringan antara 150 – 400 dan di atas 400 sangat memungkinkan terjadinya tanah longsor/banjir badang. Disamping itu Kabupaten Gianyar memiliki panjang pantai sekitar 15 Km yang membentang dari Pantai Biaung, Kecamatan Sukawati sampai Pantai Siut, Kecamatan Gianyar, dengan ketinggian ombak/gelombang laut 1 – 4 meter memberi peluang terjadinya abrasi pantai apalagi pantai yang ada tidak berkarang, demikian pula dampak pemanasan global menyebabkan iklim di Indonesia dan Gianyar khususnya sulit diprediksi. Kondisi ini menyebabkan banyaknya terjadi bencana alam khususnya angin kencang, dan tanah longsor.

Pada Tahun 2014, komitmen Pemerintah dalam penanggulangan bencana, melalui program simulasi penanggulangan bencana khususnya gempa berpotensi tsunami sebagai langkah-langkah antisipasi terutama pada bentangan wilayah pesisir pantai (Sukawati, Blahbatuh dan Gianyar), utamanya bagi desa tangguh (Lebih dan Medahan), yang diawali dengan pelatihan-pelatihan, apel gelar siaga dan simulasi pada tanggal 3 Oktober 2013 bertempat di Pantai Masceti Desa Medahan. Dukungan program yang sama juga diluncurkan Pemerintah Provinsi Bali, melalui tahapan pelatihan penyusunan rencana kontijensi penanganan resiko bencana gempa tsunami hingga simulasi yang diselenggarakan di Pantai Lebih Gianyar, dengan kepesertaan instansi terkait dan masyarakat mencapai 394 orang. Setelah dilakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan pelatihan/simulasi, Tahun 2014 ditindaklanjuti dengan kegiatan sosialisasi dan pembekalan kepada masyarakat bekerjasama dengan masyarakat yang ikut dalam kepesertaan dalam pelatihan, terutama di sekolah-sekolah yang berada di wilayah rawan bencana gempa berpotensi gelombang tsunami.

Potensi Bencana yang diperkirakan terjadi di Kabupaten Gianyar adalah :

a. Abrasi dan Tsunami di sepanjang pantai Tulikup, Lebih, Medahan, Keramas, Pering, Saba dan Ketewel.

b. Tanah Longsor di Kecamatan Tampaksiring, Tegallalang dan Payangan. c. Banjir di Kecamatan Gianyar, Blahbatuh, Sukawati dan Ubud.

Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Gianyar Tahun 2016 | II - 13 d. Gempa Bumi, Angin Kencang, Pohon Tumbang dan Hujan Lebat.

e. Kebakaran akibat gangguan listrik dan kelalaian manusia.

2.1.6 Demografi A. Jumlah Penduduk

Penduduk Kabupaten Gianyar setiap Tahun terjadi kenaikan, dimana Tahun 2009 tercatat mencapai 397.977 jiwa, Tahun 2010 mencapai 469.777 jiwa pada Tahun 2011 mencapai 477.128 jiwa, Tahun 2012 mencapai 484.600 jiwa dan pada tahun 2013 berdasarkan hasil proyeksi penduduk adalah sebesar 486.000 jiwa. Rata-rata kepadatan penduduk di Kabupaten Gianyar sebesar 1.321 orang tiap kilometer persegi. Angka ini tergolong cukup padat dibandingkan Kabupaten lain diluar Kota Denpasar dan Kabupaten Badung. Diamati dari angka pertumbuhan yang cenderung meningkat dari Tahun 2009 sampai dengan Tahun 2013 perlu diwaspadai mengingat daya tampung Gianyar.

Tabel 2.6

Indikator Kependudukan Kabupaten Gianyar Tahun 2009 - 2013

Uraian 2009 2010 2011 2012 2013*

Jumlah Penduduk (ribu jiwa) 397.977 469.777 477.128 484.600 486.000 Pertumbuhan Penduduk (%) 0,82 18,04 1,56 1,55 0,29 Kepadatan Penduduk

(jiwa/km2)

1.081 1.277 1.297 1.317 1.321

Sumber data: Gianyar Dalam Angka 2009-2014 (*Angka proyeksi)

Jumlah penduduk Kabupaten Gianyar pada Tahun 2013 berdasarkan hasil estimasi penduduk adalah sekitar 486.000 orang, terdiri atas penduduk laki-laki sebanyak 245.500 orang dan penduduk perempuan 240.600 orang. Sex ratio di Kabupaten Gianyar adalah 101,99. Artinya penduduk laki-laki lebih banyak daripada penduduk perempuan.

Tabel 2.7

Perkembangan Jumlah Penduduk Kabupaten Gianyar Hasil Registrasi Tahun 2009 – 2013

No Tahun Laki-Laki Perempuan Jumlah Sex Ratio

1 2009 199.057 198.920 397.977 100,07

2 2010 237.493 232.284 469.777 102,24

3 2011 241.209 235.919 477.128 102,24

4 2012 244.600 240.000 484.600 101,92

5 2013 255.400 240.600 486.000 101,99 Sumber: Gianyar Dalam Angka 2014

Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Gianyar Tahun 2016 | II - 14 Tabel 2.8

Jumlah Penduduk Sex Ratio dan Kepadatan Penduduk di Kabupaten Gianyar Dirinci per Kecamatan Tahun, 2013*

No Kecamatan Penduduk Sex Ratio Kepadatan

Setiap Km2 Laki-Laki Perempuan Jumlah

1 Sukawati 58 810 57 250 116 060 102,72 2 109 2 Blahbatuh 34 410 33 850 68 260 101,65 1 719 3 Gianyar 45 370 44 470 89 840 102,02 1 776 4 Tampaksiring 23 870 23 080 46 950 103,42 1 101 5 Ubud 35 980 35 290 71 270 101,96 1 682 6 Tegallalang 25 940 25 690 51 630 100,97 835 7 Payangan 21 020 20 970 41 990 100,24 553 245 400 240 600 486 000 101,99 1 321 Sumber: Gianyar Dalam Angka 2014

(*Angka proyeksi)

Dilihat dari jenis lapangan usaha yang digeluti penduduk, sebagian besar mata pencahariannya didominasi oleh 3 (tiga) sektor unggulan, yakni jasa kemasyarakatan, industri pengolahan, perdagangan, hotel dan restoran.

Tabel 2.9

Persentase Penduduk Kabupaten Gianyar yang Bekerja Dirinci Menurut Lapangan Usahanya

No Jenis Kegiatan Tahun

2010 2011 2012 2013 1 Pertanian, Kehutanan Perkebunan, Perikanan 30,87 16,89 14,62 14,95 2 Industri Pengolahan 13,94 18,21 19,97 20,38 3 Perdagangan Besar, Eceran, Restoran dan Hotel

26,24 32,09 33,38 31,12

4 Jasa Kemasyarakatan 14,75 15,41 15,51 15,80

5 Lainnya 14,20 17,40 16,52 17,76

Jumlah 100,00 100,00 100,00 100,00

Sumber: Gianyar Dalam Angka 2014

Bila dilihat dari struktur kependudukannya, nampak bahwa penduduk usia produktif lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok lainnya. Hal ini menunjukkan besarnya potensi ketenagakerjaan yang tersedia. Berdasarkan populasi per kelompok umur, penduduk Kabupaten Gianyar menunjukkan struktur penduduk muda sebagaimana disajikan dalam tabel berikut:

Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Gianyar Tahun 2016 | II - 15 Tabel 2.10

Struktur Kependudukan Tahun 2010 - 2013

NO Tahun JUMLAH (Jiwa) TOTAL

(JIWA) DEPENDENCY RATIO (%) 0–14 15–64 65 + 1. 2010 117.303 318.697 33.777 469.777 47,41 2. 2011 119.122 322.354 35.651 477.128 48,01 3. 2012 120.960 326.780 36.760 484.500 48,26 4. 2013* 117.223 332.084 36.693 486.000 46,35

Sumber: Gianyar Dalam Angka 2014

Tabel 2.11

Mutasi Penduduk Kabupaten Gianyar Tahun 2012

No Ket

Tahun Lahir Mati Datang Pindah Selisih

1 2009 3.103 1.624 2.828 1.085 3.222

2 2010 844 477 492 329 530

3 2011 1.171 885 1.449 389 1.346

4 2012* 1.171 885 1.449 389 1.346

Sumber: Gianyar Dalam Angka 2013

2.2 Aspek Kesejahteraan Masyarakat

2.2.1 Fokus Kesejahteraan dan Pemerataan Ekonomi A. Pertumbuhan PDRB

Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Gianyar dalam empat tahun terakhir cukup menggembirakan, pada Tahun 2011 mencapai 6,48 persen, meningkat di Tahun 2012 mencapai 6,79 persen pada Tahun 2013 mencapai 6,43 persen dan pada Tahun 2014 mencapai 6,59 persen. Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Tahun 2014 kontribusi terbesar masih didominasi sektor Perdagangan, Hotel dan Restoran, sektor Jasa-Jasa, sektor Industri dan Pengolahan dan sektor Pertanian. Sejalan dengan pertumbuhan ekonomi, PDRB perkapita berdasarkan harga berlaku Kabupaten Gianyar di Tahun 2011 mencapai 17,03 juta, di Tahun 2012 mencapai Rp.18,96 juta, meningkat mencapai 21,75 juta pada Tahun 2013 dan pada Tahun 2014 mencapai Rp 24,47 Juta. Sedangkan PDRB perkapita berdasarkan harga konstan 2000 di Tahun 2011 mencapai 7,5 juta, di Tahun 2012 menjadi 8,0 juta, meningkat mencapai 8,4 juta pada Tahun 2013. Perekonomian Kabupaten Gianyar yang dapat dilihat dari nilai absolut PDRB, baik atas dasar harga berlaku (ADHB) maupun atas dasar harga konstan (ADHK), menunjukkan

Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Gianyar Tahun 2016 | II - 16 perkembangan yang positif sejalan dengan pertumbuhan ekonomi regional dan nasional.

PDRB yang menggambarkan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Gianyar dalam lima Tahun terakhir cukup menggembirakan dimana Tahun 2010 sebesar 6,04 persen, Tahun 2011 mencapai 6,76 persen, Tahun 2012 mencapai 6,79 persen, pada Tahun 2013 mencapai 6,43 persen dan pada Tahun 2014 mencapai 6,59 persen sebagaimana disajikan pada Tabel 2.14. Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Tahun 2014 Atas dasar harga berlaku kontribusi terbesar berturut-turut didominasi sektor Perdagangan, Hotel dan Restoran (29,24%), Jasa-Jasa (20,42%), sektor Industri dan Pengolahan (18,00%) dan sektor Pertanian (14,75%) sesuai dengan Tabel 2.15. Sejalan dengan pertumbuhan ekonomi, PDRB per kapita Kabupaten Gianyar juga mengalami peningkatan di Tahun 2014 mencapai Rp.24,47 juta,-.

Tabel 2.12

Laju Pertumbuhan PDRB Kabupaten Gianyar Atas dasar Harga Konstan Tahun 2010 – 2014

LAPANGAN USAHA 2010 2011 2012 2013* 2014**

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

1. PERTANIAN 1,52 3,06 1,22 2,82 4,24

2. PERTAMBANGAN & PENGGALIAN 6,84 14,85 9,64 3,98 2,48

3. INDUSTRI PENGOLAHAN 7,35 3,25 7,39 7,55 6,96

4. LISTRIK, GAS & AIR BERSIH 6,93 7,60 10,12 8,60 7,48

5. BANGUNAN 10,65 6,70 14,86 5,34 4,08

6. PERDAGANGAN, HOTEL & RESTORAN 5,13 7,10 5,71 5,78 6,41 7. PENGANGKUTAN & KOMUNIKASI 5,56 4,73 6,04 4,08 6,65 8. KEUANGAN, PERSEWAAN, & JS. PRSH. 8,38 5,94 8,97 5,13 7,35

9. JASA-JASA 9,01 13,99 10,07 10,29 8,62

PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO 6,04 6,76 6,79 6,43 6,59

Sumber : Gianyar Dalam Angka 2014 Keterangan :

* Angka sementara **Angka sangat sementara

Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Gianyar Tahun 2016 | II - 17 Tabel 2.13

Distribusi PDRB Kabupaten Gianyar Tahun 2010-2014 Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha (%)

LAPANGAN USAHA 2010 2011 2012 2013* 2014**

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

1. PERTANIAN 16,27 15,42 15,42 14,90 14,75

2. PERTAMBANGAN & PENGGALIAN 0,41 0,42 0,42 0,41 0,58 3. INDUSTRI PENGOLAHAN 18,57 18,68 18,68 18,87 18,00 4. LISTRIK, GAS & AIR BERSIH 0,93 0,96 0,96 0,98 1,28

5. BANGUNAN 4,51 4,85 4,85 4,80 5,91

6. PERDAGANGAN, HOTEL & RESTORAN 30,19 29,89 29,89 29,70 29,24 7. PENGANGKUTAN & KOMUNIKASI 4,65 4,62 4,69 4,52 4,38 8. KEUANGAN, PERSEWAAN, & JS. PRSH. 5,28 5,38 5,38 5,32 5,44

9. JASA-JASA 19,19 19,78 19,78 20,49 20,42

PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00

Sumber : Gianyar Dalam Angka 2014 Keterangan :

* Angka sementara ** Angka sangat sementara

B. PDRB atas dasar Harga Berlaku dan Harga Konstan

Nilai PDRB Kabupaten Gianyar Tahun 2014 atas dasar harga berlaku sebesar Rp. 12.007,38 milyar. Nilai tersebut menunjukan besarnya pendapatan yang memungkinkan dapat dinikmati oleh penduduk Kabupaten Gianyar. PDRB Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha di Kabupaten Gianyar sebagaimana Tabel 2.16.

Tabel 2.14

PDRB Kabupaten Gianyar Tahun 2010 - 2014 Atas Dasar Harga Berlaku (Juta Rupiah

)

No LAPANGAN USAHA 2010 2011 2012 2013* 2014** (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) 1 PERTANIAN 1.245,36 1.311,26 1.400,87 1,574,33 1.771,29 2 PERTAMBANGAN & PENGGALIAN 41,30 47,19 54,22 62,70 70,10 3 INDUSTRI PENGOLAHAN 1.397,10 1.507,24 1.695,20 1.912,30 2,161,39 4

LISTRIK, GAS & AIR

BERSIH

77,20 89,51 107,98 130,45 153,24

5 BANGUNAN 394,46 446,85 556,22 649,19 709,72

Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Gianyar Tahun 2016 | II - 18 & RESTORAN 7 PENGANGKUTAN & KOMUNIKASI 328,94 352,14 391,79 455,86 526,01 8 KEUANGAN, PERSEWAAN, & JS. PRSH. 396,62 430,21 498,63 576,41 653,40 9 JASA-JASA 1.341,05 1.560,68 1.779,98 2,122,15 2.451,52 PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO 7.336,54 8,118,67 9.125,98 10,562,26 12.007,38

Sumber : Gianyar Dalam Angka 2014 Keterangan :

* Angka sementara ** Angka sangat sementara

Berdasarkan Tabel 2.17 nilai PDRB Kabupaten Gianyar Tahun 2014 atas dasar harga konstan terjadi peningkatan PDRB setiap Tahunnya. Selama kurun waktu 2010-2014, sektor perdagangan, hotel, dan restauran memberikan kontribusi terbesar terhadap PDRB, yang kemudian diikuti oleh sektor lapangan usaha jasa – jasa dan disusul industri pengolahan.

Tabel 2.15

PDRB Kabupaten Gianyar Tahun 2010-2014 Atas Dasar Harga Konstan (Juta Rupiah)

No LAPANGAN USAHA 2010 2011 2012 2013* 2014** (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) 1 PERTANIAN 569,79 587,24 594,43 611,20 637,11 2 PERTAMBANGAN & PENGGALIAN 12,94 14,83 16,26 16,91 17,33 3 INDUSTRI PENGOLAHAN 649,15 670,25 719,793 774,12 827,97

4 LISTRIK, GAS & AIR BERSIH 31,17 33,54 36,93 40,11 43,11

5 BANGUNAN 152,62 162,85 187,09 197,03 205,07

6 PERDAGANGAN, HOTEL &

RESTORAN

1.017,36 1.089,62 1.151,85 1.218,43 1.296,56

7 PENGANGKUTAN &

KOMUNIKASI

160,26 167,84 177.97 185,23 197,54

8 KEUANGAN, PERSEWAAN, &

JS. PRSH. 179,76 190,44 207,52 218,17 234,21 9 JASA-JASA 607,46 692,44 762,20 840,61 913,03 PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO 3.380,51 3.609,05 3.854,01 4,101,81 4.371,93

Sumber : Gianyar Dalam Angka 2014 Keterangan :

* Angka sementara

Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Gianyar Tahun 2016 | II - 19 C. PDRB per Kapita

Tingkat kesejahtraan masyarakat dapat secara umum digambarkan menggunakan indikator PDRB perkapita yang dapat menunjukan rata-rata pendapatan bruto yang diterima oleh masyarakat secara makro selama satu Tahun. Nilai absolute PDRB dibagi dengan jumlah penduduk pertengahan Tahun diperoleh nilai PDRB perkapita. Penentuan jumlah penduduk pertengahan Tahun digunakan data hasil proyeksi penduduk. Dilihat dari jumlah penduduk maka Kabupaten Gianyar menduduki peringkat ke. 4 terbesar seluruh Kabupaten se-Bali setelah Kabupaten Buleleng ,Kotamadya Denpasar dan Kabupaten Badung.

PDRB per kapita atas dasar harga berlaku memperlihatkan pada Tahun 2010 menunjukan 15,597 juta rupiah lebih Tahun 2011 mencapai 17,038 juta rupiah lebih, Tahun 2012 mencapai 18,965 juta lebih, Tahun 2013 meningkat mencapai 21,750 juta lebih pada Tahun 2014 mencapai Rp. 24,47 Juta. Sedangkan PDRB per kapita menurut harga konstan 2000, Tahun 2010 PDRB per kapita sebesar Rp. 7,574 juta lebih. Selanjutnya pada Tahun 2011 sebesar Rp. 7,574 juta lebih, Tahun 2012 mencapai

Rp. 8,009 juta lebih dan pada Tahun 2013 mencapai Rp. 8,446 juta lebih. Tabel 2.16

PDRB Perkapita Tahun 2010 - 2013 Kabupaten Gianyar Atas Dasar Harga Konstan

Uraian 2010 2011 2012* 2013** Nilai PDRB(Jutaan Rp) 3,380,512.58 3,609,055.93 3 854 010,73 4,101,807.31 Jumlah Penduduk Pertengahan Tahun (jiwa) 471.185 476.500 481.200 485.600 PDRB perkapita(Rp) 7,174,491.09 7,574.094,29 8.009.166,10 8.446.884,91

Sumber : Gianyar Dalam Angka 2014 Keterangan

* Angka sementara ** Angka sangat sementara

D. Laju Inflasi Kabupaten

Laju inflasi PDRB Kabupaten Gianyar selama 5 (lima) Tahun terakhir menunjukkan angka yang berfluktuatif. Pada Tahun 2010 sebesar 7,72 persen, Tahun 2011 sebesar 3,65 persen, Tahun 2012 sebesar 4,71 persen, Tahun 2012 sebesar 7,35 persen sedangkan pada Tahun 2014 sebesar 8,03 persen.

Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Gianyar Tahun 2016 | II - 20 2.2.2 Fokus Kesejahteraan Sosial

2.2.2.1 Pendidikan

Kebijakan pemerataan dan perluasan akses pendidikan diarahkan pada upaya memperluas daya tampung satuan pendidikan serta memberikan kesempatan yang sama bagi semua peserta didik dari berbagai golongan masyarakat yang berbeda baik secara sosial, ekonomi, gender, lokasi tempat tinggal dan tingkat kemampuan intelektual serta kondisi fisik. Kebijakan ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas penduduk Indonesia umumnya dan masyarakat Gianyar khususnya untuk dapat belajar sepanjang hayat dalam rangka peningkatan daya saing di era global.

Kebijakan strategis yang disusun dalam rangka memperluas dan pemerataan akses pendidikan adalah (1) Memperluas akses bagi anak usia 0-6 tahun untuk memiliki kesempatan tumbuh dan berkembang secara optimal sesuai potensi yang dimiliki dalam proses persiapan mengikuti pendidikan jenjang SD/MI, (2) Memperluas dan memeratakan layanan pendidikan bagi anak-anak usia 7-15 tahun, terutama di daerah pedesaan dan anak-anak dengan kebutuhan khusus melalui pendidikan reguler dan alternatif, (3) Memperluas akses bagi penduduk buta aksara usia 15 tahun ke atas untuk memiliki kesempatan mendapatkan layanan pendidikan keaksaraan melalui jalur pendidikan non formal, (4) Membentuk SD-SMP Satu Atap untuk daerah pedesaan yang berpenduduk jarang dan terpencar, dengan menambah ruang belajar SMP di sekolah SD untuk menyelenggarakan program pendidikan SMP bagi lulusannya, (5) Menyediakan subsidi untuk kegiatan operasional sekolah dan keperluan siswa lainnya agar siswa dapat melanjutkan dan menamatkan pendidikan tanpa terkendala oleh masalah ekonomi, (6) Melaksanakan sosialisasi tentang arti dan pentingnya pendidikan, (7) Memperluas akses terhadap pendidikan kejuruan (SMK) sesuai kebutuhan dan keunggulan lokal melalui penambahan program pendidikan kejuruan yang lebih fleksibel sesuai dengan tuntutan pasar kerja, (8) Melaksanakan komunikasi, informasi dan edukasi kepada masyarakat dalam rangka meningkatkan angka partisipasi pendidikan.

Dalam tahun 2014 Pemerintah Kabupaten Gianyar mengalokasikan dana hibah pengembangan dan peningkatan mutu pendidikan tingkat SD dan SMP untuk 9 SD/MI swasta (1.952 siswa) sebesar Rp.67.500.000,00 yang terealisasi 100% dan untuk 25 SMP/MTs swasta (6.300 siswa) sebesar Rp.1.134.000.000,00 yang terealisasi 100%.

Dalam rangka meningkatkan akses pendidikan, pemerintah telah memberikan bantuan beasiswa bagi siswa berprestasi yang kurang mampu atau berasal dari keluarga miskin. Tahun 2014 juga disalurkan Beasiswa Miskin dan Prestasi untuk 707

Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Gianyar Tahun 2016 | II - 21 siswa SD dengan total dana sebesar Rp.424.200.000,00 yang terealisasi 100% dan untuk 486 siswa SMP dengan total dana sebesar Rp.432.540,000,00 yang terealisasi 100%.

Rincian bantuan beasiswa yang disalurkan dalam tahun 2014 disajikan dalam tabel berikut:

Tabel 2.17

Realisasi Penerima Beasiswa Miskin dan Bakat Prestasi untuk SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA Tahun 2014

No Sekolah Jumlah Siswa

Per Tahun

(Rp) Total Dana (Rp) Sumber Dana Keterangan 1 SD SD SD SD 6.552 1.154 5.422 707 450.000 225.000 620.000 600.000 2.948.400.000 259.650.000 3.361.640.000 424.200.000 APBN APBN APBD I APBD II Sudah cair Sudah cair Sudah cair Sudah cair Jumlah 13.835 6.993.890.000 2 SMP SMP SMP SMP SMP SMP 576 1.486 1.093 892 588 486 375.000 750.000 375.000 890.000 445.000 890.000 216.000.000 1.114.500.000 409.875.000 793.880.000 261.660.000 432.540.000 APBN APBN APBN APBD I APND I APBD II Sudah cair Sudah cair Sudah cair Sudah cair Sudah cair Sudah cair Jumlah 5.121 3.228.455.000 3 SMA SMA SMA SMA SMA SMK SMK SMK SMK SMK 371 377 250 592 362 1.273 547 288 1.997 362 700.000 1.000.000 500.000 2.000.000 1.000.000 700.000 1.000.000 500.000 3.200.000 1.600.000 259.700.000 377.000.000 125.000.000 1.184.000.000 362.000.000 891.100.000 547.000.000 144.000.000 6.390.400.000 579.200.000 APBN APBN APBN APBD I APBD I APBN APBN APBN APBD I APBD I Sudah cair Sudah cair Sudah cair Sudah cair Sudah cair Sudah cair Sudah cair Sudah cair Sudah cair Sudah cair Jumlah 6.419 10.859.400.000 Total 25.375 21.081.745.000 Tabel 2.18

Realisasi Penerima Beasiswa Prestasi untuk SD dan SMP Tahun 2014

No Sekolah Jumlah Siswa

Per Tahun

(Rp) Total Dana (Rp) Sumber Dana Keterangan 1 SD

SMP 10 37 1.000.000 1.000.000 10.000.000 37.000.000 APBD I APBN Proses Pencairan di Bank BPD Proses Pencairan di Bank BRI

Jumlah 47 47.000.000

Input sarana dan prasarana pendidikan dengan kuantitas dan kualitas yang memadai akan menunjang kenyamanan dan kelancaran proses pembelajaran, sehingga mutu pendidikan dapat ditingkatkan. Penyediaan sarana dan prasarana pendidikan telah dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Gianyar dengan memanfaatkan DAK Bidang Pendidikan tahun 2014 serta sisa tender DAK tahun sebelumnya.

Pendidikan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas

Dalam dokumen PERATURAN BUPATI GIANYAR (Halaman 32-42)