• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

Dalam dokumen PERATURAN BUPATI GIANYAR (Halaman 69-73)

Pendidikan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas sumber daya manusia, semakin tinggi tingkat pendidikannya diharapkan kualitas

D. Pemanfaatan Sarana Kesehatan Dasar

3) Upaya peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah di lingkungannya masing–masing melalui pengangkutan sampah dari TPS ke

2.3.1.11 Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

Pembangunan pemberdayaan perempuan atau yang saat ini lebih dikenal dengan istilah kesetaraan gender, dan pelindungan terhadap anak sebagai bagian dari upaya mengurangi kekerasan dalam rumah tangga masih terjadi diberbagai bidang pembangunan. Walaupun pemerintah sudah berupaya untuk menanggulangi permasalahan perempuan di masyarakat, tetapi ketimpangan gender masih tetap terjadi. Capaian kinerja program dan kegiatan pada Urusan Wajib Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak antara lain sebagai berikut:

1. Terlaksananya sosialisasi di 7 (tujuh) kecamatan dengan jumlah peserta seluruhnya 560 orang, untuk terwujudnya keharmonisan rumah tangga menuju keluarga sejahtera dan terwujudnya pemenuhan hak-hak anak dan perlindungan perempuan dan anak;

2. Terlaksananya pelaksanaan monev di 7 (tujuh) Kecamatan dengan jumlah kasus seluruhnya 65 Kasus, yang dilakukan secara mediasi dan pendampingan hukum secara diversi;

3. Terlantiknya Pengurus Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Gianyar periode 2014-2019 sebanyak 46 orang; 4. Tersusunnya profil Statistik Gender dengan data terpilah yang bertujuan

untuk menganalisis kesenjangan gender dalam proses perencanaan pembangunan untuk mewujudkan anggaran yang Responsif Gender.

Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Gianyar Tahun 2016 | II - 49 2.3.1.12 Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera

Keterbatasan sumber daya alam dan daya dukung lingkungan membawa konsekuensi pada perlunya pengendalian laju pertumbuhan penduduk yang salah satunya dilaksanakan melalui program Keluarga Berencana (KB). Pengendalian laju pertumbuhan penduduk melalui program KB tentunya dilaksanakan dengan tetap menjunjung tinggi norma agama dan norma sosial. Pengendalian laju pertumbuhan penduduk dilaksanakan melalui pengendalian kelahiran yang menyasar Pasangan Usia Subur (PUS), penundaan usia kawin, penurunan Total Fertility Rate (TFR), peningkatan Contraceptive Prevalence Rate (CPR), dan penurunan Age Specific

Fertility Rate (ASFR) 15-19. Capaian kinerja program dan kegiatan pada Urusan Wajib

Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera antara lain sebagai berikut: Tabel 2.34

Perkembangan Jumlah PUS dan Peserta KB Aktif Tahun 2010-2014

No URAIAN Tahun

2010 2011 2012 2013 2014

1 Pasangan Usia Subur 82.841 83.528 83.528 84.489 79.164

2 Peserta KB Aktif 69.089 69.985 69.985 70.675 61.143

3 Persentase 83,40 83,79 83,79 83,65 77,24

Peserta KB Aktif:

- Jumlah PUS : 79.164 akseptor

- PPM.PA (Pemenuhan Permintaan Masyarakat/ : 61.143 akseptor Pasangan Aktif)

- Pencapaian PPM : 6.214 akseptor

- CPR : 77,24%

1) Tercapainya target Komitmen Kinerja Program (KKP) tahun 2014 sebagai berikut:

a) Peserta KB Baru :

- KKP (Komitmen Kinerja Program)/ : 6.214 akseptor PPM.PB (Pemenuhan Permintaan Masyarakat/

Pasangan Baru)

- Pencapaian KB Baru : 81,02%

- MKJP (Metode Kontrasepsi Jangka Panjang) : 3.300

- Persentase MKJP : 57,03

b) Pasangan Usia Subur (PUS) tahun 2014 sebanyak 79.164 PUS dengan Contraceptif Prevalensi Ratio (CPR) sebesar 77,24%.

Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Gianyar Tahun 2016 | II - 50 Komitmen Kinerja Program KB tahun 2014 Kabupaten Gianyar disajikan dalam tabel berikut:

Tabel 2.35

Kontrak Kerja Program KB Tahun 2014 untuk Kabupaten Gianyar

NO METODE KONTRASEPSI SASARAN PENCAPAIAN

(Akseptor) %

1 IUD 4623 2785 60,24

2 Medis Oporatif Wanita (MOW) 283 285 101

3 Implant 257 201 78,21

4 Suntikan 1531 1849 120,77

5 Pil 927 738 79,61

6 Media Operatif Pria (MOP) 20 50 250

7 Kondom 236 327 139

TOTAL 7.877 6.235 79,15

Tabel 2.36

Perkembangan Jumlah Kelompok Tri Bina dan UPPKS Tahun 2010-2014

No Kelompok Tahun

2010 2011 2012 2013 2014

1 Bina Keluarga Balita (BKB) 218 261 323 336 265

2 Bina Keluarga Remaja (BKR) 54 57 80 77 46

3 Bina Keluarga Lansia (BKL) 36 37 46 46 33

4 UPPKS 102 106 109 103 77

Sumber : Disdukcapil Kabupaten Gianyar, 2013

2.3.1.

13 Sosial

Penyelenggaraan kesejahteraan sosial sangat tergantung pada kualitas sumber daya manusia, sarana dan prasarana pendukung, serta pemahaman masyarakat terhadap permasalahan kesejahteraan sosial. Oleh karena itu, pemberdayaan Potensi dan Sumber Daya Kesejahteraan Sosial (PSKS) mutlak diperlukan untuk membantu pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan social. Yang termasuk dalam PSKS anatara lain Pekerja Sosial Profesional Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Taruna Siaga Bencana (TAGANA), Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS), Karang Taruna (KT), Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3), Keluarga Pionir, Wanita Pemimpin Kesejahteraan Sosial, Wahana Kesejahteraan Sosial Berbasis Masyarakat (WKSBM), Penyuluh Sosial, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), dan Dunia Usaha (DU).

Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Gianyar Tahun 2016 | II - 51 Arah kebijakan pembangunan kesejahteraan yang berkaitan dengan koordinasi penanggulangan PMKS antara lain :

1) Pembinaan kesejahteraan sosial dan menciptakan iklim yang kondusif dalam mendorong masyarakat dan setiap keluarga untuk meningkatkan peran sertanya dalam kesejahteraan sosial masyarakat dan pembangunan.

2) Pencegahan kerawanan sosial dan mempercepat pelaksanaan rehabilitasi sosial. Pembangunan kesejahteraan sosial juga berperanan dalam upaya meletakkan landasan moral, etika dan spiritual yang kokoh dalam upaya pembangunan manusia Indonesia seutuhnya. Oleh karena itu, pembangunan kesejahteraan sosial juga dilaksanakan melalui pemberdayaan kelembagaan sosial dan komunitas-komunitas adat yang mewadahi aktivitas sosial kemasyarakatan, adat dan keagamaan.

1) Pendataan dan penyusunan 90 buah buku data PMKS dan PSKS. Hasil pendataan terhadap PMKS di Kabupaten Gianyar tahun 2014 dijabarkan dalam 26 kriteria sebagai berikut:

a. Anak Balita terlantar : 64 jiwa

b. Anak terlantar : 194 jiwa

c. Anak yang berhadapan dengan hukum : 14 jiwa

d. Anak jalanan : -

e. Anak Dengan Kedisabilitasan (ADK) : 295 jiwa f. Anak yang menjadi korban tindak kekerasan : -

atau diperlakukan salah

g. Anak yang memerlukan perlindungan khusus : 1 Jiwa

h. Lanjut usia terlantar : 811 jiwa

i. Penyandang disabilitas : 1.953 jiwa

j. Tuna Susila : -

k. Gelandangan : 1 jiwa

l. Pengemis : -

m. Pemulung : 24 jiwa

n. Kelompok minoritas : -

o. Bekas Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan : 93 jiwa (BWBLP)

p. Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) : 592 jiwa q. Korban Penyalahgunaan NAPZA : 3 jiwa

r. Korban trafficking : -

s. Korban tindak kekerasan : 1 jiwa

Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Gianyar Tahun 2016 | II - 52

u. Korban bencana alam : 2 jiwa

v. Korban bencana sosial : 2 jiwa

w. Perempuan rawan sosial ekonomi : 900 jiwa

x. Fakir miskin : 5.258 KK

y. Keluarga bermasalah sosial psikologis : 2 jiwa z. Komunitas Adat Terpencil (KAT) : -

PSKS Kabupaten Gianyar tahun 2014 meliputi Pekerja Sosial Profesional sebanyak 8 orang, PSM sebanyak 178 orang, TAGANA sebanyak 66 orang, LKS sebanyak 135 lembaga, Karang Taruna sebanyak 121 organisasi, LK3 sebanyak 4 lembaga, Keluarga Pionir sebanyak 1 KK, Wanita Pemimpin Kesejahteraan Sosial sebanyak 29 orang, WKSBM sebanyak 73 lembaga, Penyuluh Sosial sebanyak 5 orang, TKSK sebanyak 7 orang, dan Dunia Usaha sebanyak 59 usaha.

2.3.1.14 Ketenagakerjaan

Gambaran mengenai ketenagakerjaan di Kabupaten Gianyar berdasarkan hasil survei Angkatan Kerja Nasional 2013 menunjukkkan jumlah angkatan kerja pada tahun 2013 sebanyak 272.179 orang yang terdiri atas penduduk yang bekerja 266.288 orang dan yang tergolong pengangguran sebanyak 5.891 orang sehingga Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja pada Tahun 2013 sebesar 73 % dan pengangguran sebesar 2,16 % sebagaimana disajikan pada Tabel 2.37.

Tabel 2.37

Jumlah Penduduk Usia 10 Tahun Ke atas Menurut Jenis Kegiatan Utama Tahun 2009 – 2013

Tahun

Kegiatan Utama

Jumlah

Bekerja Mencari

Pekerjaan Sekolah Mengurus RT Lainnya

2009 2010 2011 2012 2013 265.362 268.093 267.054 269.947 266.288 7.954 6.470 5.890 4 714 5.891 22.013 21.601 24.137 29.154 34.272 29.632 37.613 43.592 43.533 45.386 19.374 22.048 21.545 21.318 20.841 344.335 355.825 362.218 368.666 372.678 Sumber: Gianyar Dalam Angka 2014

Dalam dokumen PERATURAN BUPATI GIANYAR (Halaman 69-73)