• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hambatan Transparansi Informasi Perbankan Pada Bank BTN Kantor Kas

BAB IV KAJIAN HUKUM TRANSPARANSI INFORMASI PERBANKAN DI

C. Hambatan Transparansi Informasi Perbankan Pada Bank BTN Kantor Kas

Pada tahun 2016, Bank BTN mendapatkan penghargaan keterbukaan informasi publik. Pengharagaan yang diinisiasi oleh Komisi Informasi Pusat (KIP) bertujuan untuk mengapresiasi badan publik yang telah menunjukkan partisipasi dan peran aktif dalam melakukan keterbukaan informasi, dan bank BTN merupakan satu-satunya perusahaan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) yang bergerak dibidang perbankan yang menerima penghargaan tersebut.77

Meskipun dalam penerapan dan pengaplikasian prinsip transparansi informasi oleh Bank BTN sudah dapat dikatakan baik, dengan melihat prestasi-prestasi dan penghargaan yang didapatkan oleh Bank BTN. Bank BTN tidak luput dari hambatan-hambatan yang harus dihadapi dalam melaksanakan prinsip transparansi informasi ini.

77Didi, Bank BTN Dapat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik,

https://www.gatra.com/rubrik/nasional/pemerintahan-pusat/235113-bank-btn-dapat-penghargaan-keterbukaan-informasi-publik-dari-pemerintah. diakses pada tanggal 3 Februari 2018

Berdasarkan hasil riset saya, terdapat beberapa hambatan yang dimiliki Bank BTN Cabang Medan dalam melaksanakan prinsip keterbukaan (transparansi) informasi, yaitu:

1. Nasabah

Bank BTN merupakan salah satu institusi dan dikenal sebagai bank pelopor yang ditunjuk pemerintah unttuk menyalurkan kredit pemilikan rumah (KPR) bagi golongan masyarakat menengah ke bawah atau biasa yang dikenal dengan KPR bersubsidi.

Karena produk KPR yang diberikan Bank BTN ditujukan untuk masyarakat menengah ke bawah, mengakibatkan adanya hambatan bank BTN Cabang Medan dalam menjalankan transparansi informasi yang diamanatkan Undang-undang.

Hambatannya berupa informasi yang telah dikeluarkan bank BTN melalui website berupa produk bank, suku bunga kredit, dan sebagainya tidak dapat tersalurkan secara maksimal bagi nasabah yang memiliki kekurangan pengetahuan untuk menggunakan teknologi.

2. Sumber Daya Manusia

Meski telah melakukan berbagai pelatihan bagi karyawan Bank BTN mengenai prinsip Good Coorporat Governance khususnya transparansi namun tidak menutup kemungkinan masih ada beberapa karyawan yang belum mengetahui atau mengerti standar operasional pekerjaan (SOP) yang telah di buat oleh Bank BTN.

3. Persaingan produk dengan Kompetitor

Persaingan produk usaha dan jasa perbankan antarbank sebenarnya merupakan hal umum yang dapat dipublikasikan ke masyarakat, namun yang jadi permasalahannya

adalah dalam mekanisme pelaksanaan atau menjalankan produk bank atau jasa tersebut yang menjadi rahasia dan tidak dapat disampaikan kepada umum.

BAB V PENUTUP A. Kesimpulan

Berdasarkan uraian pada bab-bab sebelumnya, maka dapat dirumuskan kesimpulan sebagai berikut:

1. Peranan prinsip transparansi informasi perbankan di bank BTN kota Medan sama halnya dengan bank lain yaitu mengacu pada Undang-undang Nomor 10 Tahun 1998 jo. Undang-undang Nomor 7 Tahun 1992 dan prinsip transparansi ini mempunyai peran yang sangat penting yang tujuannya sebagai penguatan fundamental perbankan, karena bank merupakan lembaga yang berasaskan kepercayaan. Selain itu, pelaksanaan transparansi informasi juga mampu mendorong kinerja bank BTN Medan.

2. Pelaksanaan prinsip transparansi informasi di Bank BTN Medan dapat dilihat dengan adanya sistem pengelolaan pengetahuan yaitu Akses Internal Manajemen Standar (AIMS) yang diperuntukkan sebagai sarana akses informasi terkait kebijakan internal perusahaan, penyusunan cetak biru untuk peningkatan Good Corporate Governance melalui empat pilar, yaitu Commitment on Governane, Governance Structure and Infrastructure, Governance Mechanism Process, dan Governance Outcome.

3. Hambatan transparansi informasi perbankan pada Bank BTN Medan yaitu :

a. Nasabah

Hambatan yang dijumpai berupa informasi yang telah dikeluarkan melalui website tidak tersalurkan secara maksimal bagi nasabah yang memiliki kekurangan pengetahuan dalam penggunaan teknologi.

b. Sumber Daya Manusia

Masih terdapat beberapa karyawan yang belum mengetahui atau memahami mengenai standar operasional pekerjaan yang telah di buat oleh Bank BTN.

c. Persaingan Produk dengan Kompetitor.

Persaingan produk usaha dan jasa perbankan antarbank sebenarnya merupakan hal umum yang dapat dipublikasikan ke masyarakat, namun yang jadi permasalahannya adalah dalam mekanisme pelaksanaan atau menjalankan produk bank atau jasa tersebut yang menjadi rahasia dan tidak dapat disampaikan kepada umum.

B. Saran

Dari penelitian yang saya lakukan, ada beberapa uraian yang ingin penulis sampaikan, yaitu:

1. Hendaknya perlu dilakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada para karyawan Bank BTN untuk dibekali wawasan mengenai prinsip good corporate governance khususnya prinsip transparansi informasi. Dikarenakan sering terjadinya keterlambatan penyampaian informasi yang merupakan akibat dari kurangnya pemahaman mengenai transparansi tersebut.

2. Hendaknya pemerintah membuat peraturan yang kokoh, yang tidak berbenturan kepentingan dan membuat kebingungan seperti tumpang tindihnya

Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik dengan Undang-undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang perbankan menimbulkan persoalan yang berpotensi menimbulkan kegiatan operasional bank.

Raja Grafindo Persada. 2003.

Daniri, Mas Achmad. Good Corporat Governance: Konsep dan Penerapannya dalam Konteks Indonesia. Jakarta:PT. Ray Indonesia. 2005.

Djumhana, Muhammad. Hukum Perbankan Indonesia. Cetakan Ketiga. Bandung:

PT. Citra Aditya Bakti. 2000.

Fuady, Munir. Hukum Perbankan Modern. Bandung: PT. Citra Aditya Bakti.

1999.

Hermansyah. Hukum Perbankan Indonesia. Jakarta: Prenada Media. 2005.

I Nyoman Tjager, “Penerapan Prinsip-prinsip Good Corporate Governance pada BUMN,” dalam kebijakan Fiskal: Pemikiran, Konsep, dan Implementasi.

Jakarta : Kompas. 2004.

Judisseno, Rimsky K. Sistem Moneter dan Perbankan di Indonesia. Jakarta: PT.

Gramedia Pustaka Utama. 2002.

Kasmir. DASAR-DASAR PERBANKAN. JAKARTA : RajaGrafindo Persada. 2012.

Kerlinger, Fred. N. Asas-asas Penelitian Behavioral. Cetakan kelima Yogyakarta:

Gajah Mada University Press. 1996.

Nasution, Bismar. Keterbukaan Pasar Modal. Jakarta: Universitas Indonesia Fakultas Hukum Program Pasca Sarjana. 2000.

Sembiring, Sentosa. Hukum Perbankan. Bandung : Mandar Maju, 2000.

Himpunan Lengkap Undang-Undang Tentang Perbankan.

Bandung: Nuansa Aulia. 2006.

Siamat, Dahlan. Manajemen Lembaga Keuangan: Kebijakan Moneter dan

Perbankan. Edisi Kelima. Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. 2005.

Sitompul, Zulkarnain. Problematika Perbankan. Bandung : Books Terrace &

Library. 2005.

PERLINDUNGAN DANA NASABAH BANK. Jakarta:

Program Pascasarjana Fakultas Hukum, Universitas Indonesia. 2008.

Suharsimi, Arikunto. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta : Rineka Cipta. 1998.

Sutedi, Adrian. Hukum Perbankan: Suatu Tinjauan Pencucian Uang, Merger, Likuidasi, dan Kepailitan. Jakarta : Sinar Grafika, 2010.

Zarkasyi, Moh.Wahyudin. Good Corporate Governance Pada Badan Usaha Manufaktur, Perbankan, dan Jasa Keuangan. Bandung: ALFABETA, 2008.

B. Peraturan-Peraturan

Undang-Undang No. 21 Tahun 2011 tentang OJK

Peraturan Bank Indonesia No.7/6/PBI/2005 Tentang Informasi Produk Bank dan pengggunaan data pribadi Nasabah

Keputusan Menteri Negara Kepala Badan Penanaman Modal dan Pembinaan Badan Usaha Milik Negara Nomor: kep-23/MPMPBUMN/2000 Tentang pengembangan praktik Good Corporate Governance dalam perusahaan perseroan

UU Nomor 7 Tahun 1992 Tentang Perbankan Sebagaimana Telah diubah menjadi UU Nomor 10 Tahun 1998

Surat Edaran Bank Indonesia (SEBI) No. 9/12/DPNP

A. Tesis/Makalah/Artikel/Jurnal/Warta/Website

Makalah Bismar Nasution “Pengaturan dan Pengawasan Lembaga Jasa

Keuangan Menurut Undang-Undang Tahun 2011 Tentang Otoritas Jasa Keuangan”

Jurnal Bismar Nasution ”Pentingnya Keterbukaan Untuk Pengelolaan Perusahaan yang Baik dalam UUPM”. Vol. 14, 2001.

https://bisnis.tempo.co/read/72520/manajemen-reputasi-perbankan-nasional-kurang-baik. diakses pada tanggal 15 September 2017.

https://perencanaankota.blogspot.co.id/2011/11/prinsip-transparansi-dalam-good.html (dikutip pada tanggal 24 seprember 2017 , pukul 13.05 WIB)

https://swa.co.id/swa/capital-market/gcg/gcg-kunci-sukses-bisnis-bank-btn (diakses tanggal 3 Februari 2018)

https://www.gatra.com/rubrik/nasional/pemerintahan-pusat/235113-bank-btn-dapat -penghargaan-keterbukaan-informasi-publik-dari-pemerintah. diakses pada tanggal 3 Februari 2018

Laporan Pelaksanaan GCG Bank BTN Tahun 2011 (Diakses pada tanggal 2 Februari 2018)

Komitmen Pelaksanaan GCG Oleh Komisaris Bank BTN Pada Tahun 2014. (Diakses pada tanggal 2 Februari 2018)