Investasi Modal Kerja
IV. HASIL DAN PEMBAHASAN
3. Untuk Menghadapi Tingkat Persaingan (Para Pesaing)
4.8. Implikasi Penelitian
Dari hasil penelitian yang telah dipaparkan diatas, terlihat bahwa alternatif strategi promosi kredit pemilikan rumah (KPR) yang dapat menjadi
prioritas utama bagi BTN Cabang Solo adalah dengan meningkatkan kegiatan periklanan dengan bobot sebesar 0,243. Hal ini mengimplikasikan bahwa BTN Cabang Solo perlu meningkatkan intensitas kegiatan periklanan yang telah dilakukan selama ini atau melakukan penambahan kegiatan periklanan yang baru. Kegiatan periklanan baru yang dapat direkomendasikan adalah dengan :
1. Melalui media televisi, BTN Cabang Solo dapat bekerja sama dengan media televisi lokal seperti TA TV, MJA TV dan TV Solo Internasional untuk mengiklankan produk KPR BTN dengan menggunakan tokoh masyarakat yang disegani oleh masyarakat Solo seperti Paku Buwono, dan lain-lain.
2. Melalui media cetak, seperti surat kabar lokal. BTN Cabang Solo dapat membeli ruang di surat kabar untuk mengiklankan produk KPR sekaligus tanya-jawab seputar informasi KPR.
3. Melalui media radio, BTN Cabang Solo dapat bekerja sama dengan stasiun radio lokal untuk mengiklankan produk KPR serta mengadakan
talkshow seputar produk KPR.
4. Menambah kegiatan periklanan melalui berbagai media, misalnya Yellow Pages, panel poster dan juga buletin lukis (painted bulletin).
5. Melalui media periklanan alternatif, misalnya CD-ROM. BTN Cabang Solo dapat menggunakan media CD-ROM yang berisi informasi atau penjelasan mengenai produk-produk rumah yang ditawarkan, lengkap dengan model atau design perumahannya serta kelebihan atau keunggulannya. CD-ROM ini dapat dibagikan atau diberikan kepada para nasabah KPR sebagai salah satu alternatif media periklanan.
Sedangkan alternatif strategi promosi kredit pemilikan rumah (KPR) yang dapat menjadi prioritas utama bagi BTN Syariah Cabang Solo adalah dengan meningkatkan kegiatan publisitas dan humas dengan bobot sebesar 0,224. Hal ini mengimplikasikan bahwa BTN Syariah Cabang Solo perlu meningkatkan kegiatan publisitas dan humas sebagai prioritas utama dalam strategi promosi kredit pemilikan rumah (KPR). Kegiatan publisitas dan humas yang dapat direkomendasikan adalah
99
1. Dengan membuka layanan Information Center atau Service Center yang khusus melayani produk KPR baik melalui on line maupun off line. 2. Melakukan edukasi pasar, yaitu pemberian pengarahan atau informasi
mengenai produk KPR Syariah, yang dapat berupa kegiatan seminar bertemakan KPR Syariah maupun melalui talkshow.
3. Mengadakan kegiatan atau acara yang berbasis budaya mengingat kota Solo merupakan kota yang memiliki budaya yang masih kental. Kegiatan yang dapat dilakukan misalnya acara Wayang Kulit. Selain dapat memanfaatkan dan meningkatkan kebudayaan daerah kota Solo, BTN Syariah Cabang Solo juga dapat mensosialisasikan keberadaan BTN Syariah itu sendiri maupun produk KPR Syariah.
4. Meningkatkan kegiatan social marketing yaitu dengan bekerja sama dengan Pemda setempat untuk merenovasi di kawasan-kawasan situs bangunan tua bersejarah yang banyak terdapat di Kota Solo.
1. Kesimpulan
Kesimpulan dari hasil penelitian adalah :
1. Kegiatan promosi yang dilakukan baik pada BTN maupun BTN Syariah Cabang Solo meliputi kegiatan periklanan, promosi penjualan, publisitas dan humas, personal selling, dan juga pemasaran dan penjualan langsung. 2. Faktor-faktor yang teridentifikasi sebagai faktor penyusun strategi promosi
kredit pemilikan rumah (KPR) bagi BTN Cabang Solo adalah karakteristik pasar, peralatan dan fasilitas pendukung, anggaran promosi, tingkat persaingan, dan STP perusahaan. Sedangkan faktor-faktor penyusun strategi promosi kredit pemilikan rumah (KPR) bagi BTN Syariah Cabang Solo adalah tingkat persaingan, anggaran promosi, karakteristik konsumen, sumber daya menusia (SDM), dan yang terakhir adalah bauran pemasaran lainnya selain promosi.
3. Alternatif strategi promosi kredit pemilikan rumah (KPR) baik bagi BTN maupun BTN Syariah Cabang Solo adalah meningkatkan kegiatan periklanan, meningkatkan kegiatan promosi penjualan, meningkatkan kegiatan publisitas dan humas, meningkatkan kegiatan personal selling dan meningkatkan kegiatan pemasaran dan penjualan secara langsung. Alternatif strategi promosi yang dapat diprioritaskan bagi BTN Cabang Solo adalah meningkatkan kegiatan periklanan. Alternatif ini dilakukan agar dapat meningkatkan brand image BTN dalam benak konsumen dan dapat memberikan informasi mengenai produk KPR BTN. Sedangkan alternatif strategi promosi kredit pemilikan rumah yang dapat diprioritaskan bagi BTN Syariah Cabang Solo adalah dengan meningkatkan kegiatan publisitas dan humas. Alternatif ini dilakukan selain untuk mengkomunikasikan atau mempromosikan keunggulan produk KPR Syariah kepada masyarakat di wilayah Solo dan sekitarnya, juga bertujuan untuk mendapatkan image yang positif dari masyarakat sekitar terhadap produk maupun BTN Syariah itu sendiri, mengingat BTN syariah merupakan bank yang baru di lingkungan kota Solo.
101
2. Saran
Hal-hal yang dapat disarankan dan menjadi masukan bagi perusahaan atas bahasan dalam hasil penelitian ini adalah :
1. Pelaksanaan kegiatan promosi perlu dilakukan secara intensif, terpadu dan kontinyu dengan menggunakan unsur-unsur bauran promosi yang dikembangkan oleh kreativitas sumber daya manusia.
2. Menciptakan hubungan yang harmonis baik dengan konsumen maupun dengan pihak pengembang (developer), karena dengan terciptanya hubungan yang harmonis dapat meningkatkan brand image perusahaan dan dapat pula menciptakan sikap loyal (loyalitas) baik dari diri konsumen maupun pengembang.
3. Berusaha selalu aktif pada setiap event promosi yang berprospek pada pencaraian nasabah KPR yang potensial.
4. Meningkatkan keberadaan Staff Selling Officer (SO) sebagai tenaga
personal selling untuk memasarkan produk KPR, mengingat keberadaan tenaga personal selling di BTN yang khusus berfokus pada produk KPR masih terbatas.
5. Meningkatkan kualitas pelayanan dan informasi mengenai produk KPR kepada para nasabah, mengingat para nasabah KPR sangat menginginkan kepastian informasi yang diperlukan sebelum memilih/mengambil KPR di BTN.
Antonio, M.S. 2001. Bank Syariah Dari Teori Ke Praktik. Gema Insani. Jakarta. Fewidarto, P.D. 1996. Proses Hirarki Analitik (Analytical Hierarchy Process).
Materi Kursus Singkat. Jurusan Teknologi Industri Pertanian. Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Firdausy, T.Q. 2005. Mempelajari Efektivitas Strategi Promosi terhadap Pembelian Oleh Pedagang Perantara (Studi Kasus : PT. Prima Aneka Berjaya), Skripsi pada Departemen Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Hasibuan, M.S.P. 2001. Dasar-dasar Perbankan. PT. Bumi Angkasa. Jakarta. Kasmir, 2003. Manajemen Perbankan. PT. Raja Grafindo Persada. Jakarta.
Khalid, M.A. 2005. Perbedaan Bank Syariah & Bank Konvensional [makalah] Kuliah Ekonomi Syariah 1. Fakultas Ekonomi dan Manajemen. Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Kotler, P. 2000. Manajemen Pemasaran, Edisi Revisi. PT. Prenhallindo. Jakarta. Lovelock, et al. 2005. Manajemen Pemasaran Jasa. PT Indeks Kelompok
Gramedia. Jakarta.
Perencana Keuangan 2006. Pengertian Kredit. http ://www.perencanakeuangan.com. [ 9 Oktober 2006]
Rangkuti, F. 1997. Riset Pemasaran. PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.
Saaty, T.L. 1993. Pengambilan Keputusan Bagi Para Pemimpin, Seri Manajemen No. 134. PT. Pustaka Binaman Pressindo. Jakarta.
Shimp, T.A. 2000. Periklanan Promosi, Aspek Tambahan Komunikasi Pemasaran Terpadu, Edisi Kelima, Erlangga. Jakarta.
Singarimbun, M dan Effendi, S. 1995. Metode Penelitian Survai. LP3ES. Jakarta. Surakarta. 2007. Penduduk Solo. http ://www.surakarta.go.id. [ 29 April 2007] Umar, H. 2002. Metode Riset Komunikasi Organisasi. PT. Gramedia Pustaka
Utama. Jakarta.
Wikipedia. 2007. Kota Surakarta. http ://id.wikipedia.org/wiki/Kota Surakarta. [29 April 2007]
103
Wiyono, S. 2005. Cara Mudah Memahami Akuntansi Perbankan Syariah. PT. Gramedia Widiasarana Indonesia. Jakarta.
Yanti, N.M. 2004. Analisis Strategi Promosi PT. Cakrawala Andalas Televisi (ANTV) dalam Kaitannya dengan Brand Image Perusahaan. Skripsi Pada Departemen Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Yunida, F. 2006. Analisis Stratagi Promosi PT. Televisi Transformasi Indonesia (TRANS TV). Skripsi Pada Departemen Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Strategi Pemasaran
Bauran Pemasaran (Jasa)
Produktivitas & Kualitas
Harga dan Biaya Jasa Lainnya Produk Tempat & Waktu Proses Promosi Orang Bukti Fisik
Promosi KPR di Bank BTN Konvensional
Promosi KPR di Bank BTN Syariah
Kegiatan Promosi Bank BTN
Identifikasi Faktor Penyusun Strategi
Identifikasi Faktor Penyusun Strategi
Kegiatan Promosi Bank BTN Syariah
Gambar 5. Kerangka Pemikiran
Analisis Faktor Analisis Faktor Metode AHP
Rekomendasi alternatif strategi promosi KPR bagi
Perusahaan
104
LAMPIRAN 2. Struktur Organisasi BTN Kantor Cabang Solo
STRUKTUR ORGANISASI BTN KANTOR CABANG SOLO KONDISI PER APRIL 2007
BRANCH MANAGER