• Tidak ada hasil yang ditemukan

Indikator Keberhasilan Hasil Program Parenting Skill Unit Pelayanan Disabilitas (UPD) Yayasan Sayap Ibu (YSI) Cabang

Dalam dokumen MUHAMMAD NURMAN NOVIAN FDK (Halaman 124-129)

BAB V PENUTUP berisi kesimpulan yang berisikan penilaian dari evaluasi hasil program parenting skill, sesuai dengan perumusan masalah hasil program parenting skill, sesuai dengan perumusan masalah

GAMBARAN PROGRAM DAN EVALUASI HASIL PROGRAM

B. EVALUASI HASIL PROGRAM

3. Indikator Keberhasilan Hasil Program Parenting Skill Unit Pelayanan Disabilitas (UPD) Yayasan Sayap Ibu (YSI) Cabang

Provinsi Banten terhadap anak binaan.

Indikator keberhasilan dari Hasil Program Parenting Skill

Unit Pelayanan Disabilitas (UPD) Yayasan Sayap Ibu (YSI) Cabang Provinsi Banten terhadap anak binaan, bisa dilihat dari tercapainya tujuan dan adanya perubahan hasil dari program Parenting Skill di UPD. Yang selaras atau saling berkaitan dengan konsep dan pelaksanaan dari hasil temuan deskripsi program Parenting Skill diatas. Hal ini bisa dilihat dalam tabel berikut ini:

Tabel 6

Tolak Ukur Keberhasilan Hasil Program Parenting Skill

No Tolak Ukur Pencapaian Tujuan Dari Hasil Program

Parenting Skill

Perubahan Yang Di Hasilkan Dari Hasil Program Parenting Skill

Keterangan

1. Ibu Daronah Tercapai Tercapai Pencapaian tujuan dan perubahan yang dihasilkan program tergolong tercapai dengan baik.

2. Anak Binaan S

Tercapai Perubahan yang dihasilkan program tergolong tercapai dengan baik.

3. Ibu Sri Waningsih

Tercapai Tercapai Pencapaian tujuan program tergolong tercapai dengan baik. Namun perubahan yang dihasilkan tergolong tercapai dengan kategori sedang. 4. Anak Binaan

AZ

Tercapai Perubahan yang dihasilkan program tergolong tercapai dengan baik.

5. Ibu Tasiyem Tercapai Tercapai Pencapaian tujuan program tergolong tercapai dengan sedang. Namun perubahan

yang dihasilkan tergolong tercapai dengan kategori baik. 6. Anak Binaan

N

Tercapai Perubahan yang dihasilkan program tergolong tercapai dengan baik.

7. Ibu Sumarni Tercapai Tercapai Pencapaian tujuan dan perubahan yang dihasilkan program tergolong tercapai dengan baik.

8. Anak Binaan A

Tercapai Perubahan yang dihasilkan program tergolong tercapai dengan baik.

Jumlah Keberhasilan Hasil Program

Parenting Skill

4 8

Dari tabel diatas terlihat secara keseluruhan, semua informan menyatakan dalam hasil wawancara pribadi dari hasil perbandingan tabel 3 dan 4, bahwa pencapaian tujuan dari hasil program parenting skill telah tercapai dan perubahan yang dihasilkan dari hasil program parenting skill juga tercapai atau membawa perubahan yang positif bagi wali dan anak binaan UPD. Dengan demikian, tolak ukur keberhasilan hasil program parenting skill di UPD bisa dikatakan sudah berhasil dalam mencapai tujuan dan membawa perubahan bagi sasarannya.

BAB V PENUTUP A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil analisis pada bab 4, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa evaluasi program khususnya evaluasi hasil (output) pada program parenting skill di UPD terhadap anak binaan melalui wali anak binaan sebagai sasaran program,telah berjalan dengan baik. Karena program parenting skill ini sudah mencapai tujuannya dan membawa perubahan positif tidak hanya pada wali anak binaan tetapi juga anak binaan UPD. Kesimpulan diatas menjawabr umusan masalah yang peneliti buat yaitu: bagaimana deskripsi program dan evaluasi hasil program parenting skill Unit Pelayanan Disabilitas (UPD) Yayasan Sayap Ibu (YSI) cabang Provinsi Banten terhadap anak binaan.

Untuk mengetahui deskripsi program parenting skill terdapat dua unsur yaitu konsep dan pelaksanaannya. Menariknya, konsep program parenting skill di UPD adalah: (i) Memberikan informasi kepada wali anak binaan atau keluarga anak binaan (sosialisasi) tentang pengasuhan yang baik (good parenting) untuk anak disabilitas, (ii) Meningkatkan kemampuan baik fisik, psikis maupun sosial secara optimal, (iii) Mendukung pengasuhan dengan keluarga anak dengan disabilitas atau wali anak binaan. Serta Pada pelaksanaannya, program ini seharusnya dilaksanakan 7 kali pertemuan atau selama 7 bulan. Namun karena pelaksanaannya adalah fleksibel, maka pelaksanaan dilakukan secara terorganisir selama 3 kali pada bulan Agustus, Oktober dan Desember dengan tetap memenuhi semua materi yang ada di dalam modul. Sebelum disusun modul anak disabilitas,

pelaksanaanya hanya pada tahap sharing antar wali anak binaan yang mempunyai pengetahuan lebih tentang pengasuhan terhadap anak disabilitas. Sasarannya yaitu wali anak binaan yang memang secara langsung atau tidak langsung mempengaruhi anaknya dan merupakan anak binaan UPD.

Pada evaluasi hasil program, membuktikan bahwa program ini sudah berjalan sesuai dengan tujuannya, yaitu memberikan informasi kepada wali anak binaan agar anaknya mendapatkan pola pengasuhan yang lebih baik. Hal ini juga diperkuat dengan pemenuhan indikator dalam pencapaian tujuan. Pada indikator efisiensi, mayoritas informan mengatakan cukup efisien, hasil observasi juga menyatakan bahwa tidak ada pemborosan sumber daya dalam pelaksanaannya. Pada indikator pemanfaatan, hasil wawancara membuktikan bahwa UPD sudah memberikan pelayanan yang maksimal dalam program ini, serta didukung hasil observasi yang membuktikan bahwa antusiasme wali anak binaan dalam mengikuti program sangat positif. Serta dalam tabel tolak ukur pencapaian tujuan hanya satu informan yang menyatakan bahwa pencapaian tujuan dari hasil program parenting skill belum tercapai karena program ini masih perlu masukan dari berbagai pihak. Perubahan yang dihasilkan dalam program parenting skill ini tidak jauh dari materi atau topik bahasan dalam modul yang dipakai. Utamanya perubahan dirasakan oleh wali anak binaan pada pengetahuan lebih tentang pola pengasuhan anaknya yang tergolong disabilitas, lalu untuk ibu-ibu muda agar lebih antisipasi jika mempunyai anak lagi, perubahan juga terasa saat wali anak binaan lebih peka terhadap pola asuh anaknya. Perubahan pada anak binaan, yang pertama merasa lebih diperhatikan, kedua dipenuhi apa yang memang menjadi haknya, yang ketiga mendapatkan perlakuan dan perawatan yang lebih baik dari

orangtuanya, dan yang terakhir anak merasa lebih nyaman diasuh oleh orangtuanya. Dalam tolak ukur yang dihasilkan dari hasil program parenting skill

terlihat materi membimbing ADK masih ada informan yang mengatakan masih belum merasakan perubahannya, alasannya karena kondisi anaknya sendiri yang kurang mendukung perubahan itu dirasakan. Didukung juga oleh hasil tabel tolak ukur keberhasilan program parenting skill bahwa pencapaian tujuan dan perubahan yang dihasilkan sudah tercapai atau membawa perubahan yang positif bagi wali dan anak binaan.

B. Saran 1. Bagi UPD

Untuk program parenting skill alangkah lebih baik jika program ini dilaksanakan sesuai jadwal yang sudah tertera pada modul yaitu 1 bulan sekali, agar materi lebih mudah untuk dicerna oleh sasaran. Perlu adanya peningkatan dari segi fasilitator agar lebih variatif metode penyampaiannya, danUPD bisa lebih menjalankan fungsi monitoring dan evaluasi agar tercipta program yang lebih berkualitas dan lebih dirasakan manfaatnya bagi khalayak umum dengan memanfaatkan sumberdaya yang ada.

Dalam dokumen MUHAMMAD NURMAN NOVIAN FDK (Halaman 124-129)