• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERUBAHAN DALAM DIRI

Dalam dokumen MUHAMMAD NURMAN NOVIAN FDK (Halaman 147-166)

BAB V PENUTUP berisi kesimpulan yang berisikan penilaian dari evaluasi hasil program parenting skill, sesuai dengan perumusan masalah hasil program parenting skill, sesuai dengan perumusan masalah

DAFTAR PUSTAKA A. SUMBER BUKU

H. HASIL STUDI DOKUMENTASI

I. SUMBER LAINNYA

3. PERUBAHAN DALAM DIRI

ANAK BINAAN YANG WALINYA RUTIN MENGIKUTI PROGRAM PARENTING SKILL a. Deteksi Dini

Harapan Perubahan apa yang dihasilkan setelah mendapatkan materi ini ?

b. Hak ADK

Harapan Perubahan apa yang dihasilkan setelah mendapatkan materi ini ?

c. Menjadi Orangtua ADK Harapan Perubahan apa yang dihasilkan setelah mendapatkan materi ini ?

a. “soal perubahan dalam diri anak binaan yang walinya rutin mengikuti program parenting skill di UPD tentunya yang sangat mengetahui adalah wali anak binaan. Tetapi secara otomatis ya.. meemang tidak jauh lah dengan materi yang diberikan terkait pembahasan dalam modul, harapan perubahan setelah mendapatkan materi deteksi dini, wali anak binaan mendapatkan ilmu dan ditularkan dengan yang lain. Saya rasa, wali anak binaan udah tau tentang disabilitas anaknya, terlebih dalam materi ini.. disini kan banyak ibu muda, nah bisa menjadi antisipasi juga kedepannya akan penyebab dan lain-lain, lebih hati-hati agar anaknya

yang berikutnya tidak mengalami kondisi yang sama”

b. “materi hak anak disabilitas ini diharapkan mampu

membuka mata wali anak binaan akan pandangan sama terhadap anaknya dengan anak normal lainnya,

sehingga anaknya mempunyai hak yang sama dengan

anak normal pada umumnya”

c. “anak binaan bisa mendapatkan perubahan dalam perkembangannya”

a. Memahami Perilaku ADK Harapan Perubahan apa yang dihasilkan setelah mendapatkan materi ini ?

b. Perawatan Dan Aktivitas ADK Sehari-hari

Harapan Perubahan apa yang dihasilkan setelah mendapatkan materi ini ?

c. Menghadapi Pubertas ADK Harapan Perubahan apa yang dihasilkan setelah mendapatkan materi ini ?

a. “memahami perilaku anak binaan yaa dengan apa ya, seperti cara memperlakukannya, lalu wali anak binaan bisa beranggapan bahwa anaknya juga sama dengan anak normal lainnya, namunnn memang ada hal-hal khusus yahh mengikuti apa jenis disabilitasnya, kalo begini ya memahaminya begini. Nahh seperti itu..”

b. “untuk perawatan dan aktivitas APD kan ya berbeda,

dari satu anak ke anak yang lain. Tergantung gimana disabilitasnya, nahh memang pada dasarnya setiap anak atau anak normal juga punya keunikan masing-masing”

c. “wali anak binaan bisa lebih tahu karena sebelumnya mereka kebanyakan tidak tahu dan menganggap tidak puber, padahal anak seperti ini.. malah bisa puber lebih

KELUARGA ADK)

a. Harapan Perubahan apa yang dihasilkan setelah

mendapatkan materi ini ?

a. “ibu-ibunya ya bisa mengasuh secara mandiri, lalu itu ya sesuai yah dengan tahapan umurnya, umur segini harus gini umur segini harus gini, juga sesuai dengan kondisinya dan melakukan dengan wajar sih”

Hasil Wawancara Divisi Organisasi Dan Program (UPD)

Informan : Siti Khodijah

Jabatan : Divisi Organisasi Dan Program (UPD)

Hari/Tanggal Wawancara : Jum’at 6 Januari 2017 Waktu Wawancara : 16.07 – 16.40

Situasi Informan saat wawancara : Duduk santai di ruang tamu kediaman Ibu Khodijah

NO MASALAH PERTANYAAN JAWABAN

1. DESKRIPSI

PROGRAM PARENTING

SKILL

a. Apa penjelasan dari program parenting skill di UPD ?

“jelas saja dek, emm program parenting skill ini

menekankan pola pengasuhan yang baik. Nah itutuh apa namanya, modulnya itu emang dari sananya dari YSI, tujuannya tetep sama yaitu agar anak binaan UPD mendapatkan pola asuh yang lebih baik setelah walinya mengikuti program itu, tapi menurut Ibu.. ya setidaknya yang paling ditekankan itu kemandirian sih dek, kayak kemandirian wali untuk mengajarkan kemandirian juga kepada anaknya kayak pake baju sendiri gitu-gitu sih”

UPD ?

c. Dimana program parenting skill di UPD dilaksanakan ?

“Di UPD kan ya kemarin”

d. Kapan mulai dan berakhirnya berjalannya program parenting skill di UPD ?

“Program parenting skill ini dibentuk saat pertama UPD resmi

berdiri, karena hal ini dianggap penting dan menjadi kebutuhan yang di prioritaskan oleh wali anak binaan, kita sadari bahwa memiliki anak disabilitas tentu menuntut

orangtuanya agar mendapatkan pengetahuan khusus mengenai perawatan dan pengasuhan anaknya yang tergolong disabilitas. Program ini memang seharusnya tiap bulan ada, namun

sifatnya fleksibel mengikuti kebutuhan apa yang dibutuhkan oleh wali anak binaan. Dan dalam pelaksanaannya dilakukan secara terorganisir pada saat modul selesai disusun yaitu pada awal 2016 dan terealisasi 3 tahapan pada bulan agustus,

oktober dan bulan desember kemarin”

e. Mengapa diadakannya program parenting skill di UPD ?

“tujuan adanya program parenting skill ini ya seperti yang saya

bilang, bahwa karena adanya kebutuhan dari wali anak binaan tentang pengasuhan yang baik terhadap anaknya, untuk ituuu program ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada sasaran program guna peningkatan pola asuh kepada anak

parenting skill di UPD ? ceramah ya kalo kaya gitu namanya? Iya pokoknya

penyampaian didepan gitu terus memancing biar wali anak binaan itu pada aktif komentar atau bertanya, nah harapannya setalah itu mampu meningkatkan kapasitas wali anak binaan agar anaknya bisa diurus lebih baik, nah tindak lanjutnya itu pengisian lembar penugasan dirumah. Setelah itu ya kita dukung terus dari mulai pengasuhan, nutrisi yang kayak susu pampers biar anaknya lebih baik lah pengasuhannya”

2. PENCAPAIAN TUJUAN DARI PROGRAM PARENTING SKILL DI UPD TANGSEL

a. Indikator ketersediaan (unsur yang seharusnya ada apakah benar-benar ada) ?

- Apa saja unsur yang seharusnya ada ?

- Siapa yang bertanggungjawab terhadap pelaksanaannya ?

- Dimana pemenuhan unsur yang seharusnya ada dilakukan ?

- Kapan unsur yang seharusnya

“jika bicara tentang tercapainya atau belum

program ini, menurut saya pribadi loh yaa… sudah

bisa dikatakan tercapai atau cukup berhasil lah ya, yang tadinya kelihatan bingung dan canggung saya rasa sekarang sudah berangsur pede dan semangat terus untuk datang ke UPD.

- “unsurnya ya dek? Ya opo ya kayak materinya juga termasuk, terus emm… wali anak binaan,

kelengkapan-kelengkapannya terus yang fasilitatorin”

- “yang bertanggungjawab ya semua sumberdaya yang ada di UPD, termasuk Pak Adi, saya dan Staff UPD lainnya”

- “Pada saat sebelum program dilaksanakan”

- “kita bisa liat juga tuh perubahan yang ada di anak binaan UPD yang adek lihat.. lalu programnya juga

- Mengapa unsur yang

seharusnya ada harus dipenuhi ?

- Bagaimana unsur yang seharusnya ada bisa benar-benar ada ?

- “supayaaa… target-target yang ada dalam program bisa lebih bisa dipenuhi”

- “dengan cara diusahakan lah yang pasti…”

b. Indikator relevansi (seberapa relevan atau tepatnya suatu layanan yang ditawarkan) ? - Apa yang membuat relevan

atau tepatnya program parenting skill di UPD ?

- Siapa sasaran dari relevansi program parenting skill di UPD ?

- Dimana seharusnya tempat yang tepat dilakukannya program parenting skill di

“itu ya kak Firman, program ini udah relevan menurut ibu. Bisa dilihat selain memang kebutuhan wali anak binaan juga program ini suudah berjalan mengikuti YSI

- “itu sih dek firman, dilihat dari berjalannya yang mengikuti YSI”

- “wali anak binaan dan untuk anak binaan sih khususnya”

- Kapan relevansi program parenting skill mulai dirasakan ?

- Mengapa begitu pentingnya relevansi akan program parenting skill di UPD ?

- Bagaimana relevansi program parenting skill di UPD ?

- “pada saat selesai pemaparan modul dalam program parenting skill UPD”

- “penting sekali, yoo biar tujuannya tercapai sih..”

- “sudah cukup emmm… relevan”

c. Indikator keterjangkauan (layanan yang ditawarkan masih berada dalam jangkauan pihak yang membutuhkan) ?

- Apakah UPD mudah dijangkau oleh penerima layanan ? - Siapa yang bisa membantu

memfasilitasi keterjangkauan pihak penerima layanan ?

- Dimana seharusnya UPD berada agar mudah dijangkau ?

- “sebetulnya sih ya terjangkau, apalagi kan memang staff UPD juga mayoritas di dekat sini. Lalu

memang lokasi tinggal sasaran yang sekitar tangerang selatan, menurut saya sih letak UPD sudah strategis “

- “bisa dari pihak UPD sih kana da bantuan dari BRI”

- Mengapa begitu pentingnya keterjangkauan bagi penerima layanan ?

- Bagaimana reaksi dan aksi UPD agar mudah dijangkau oleh penerima layanan ?

- “ya biar cepet sampai dan ngga makan biaya banyak dek”

- “Apa yah, ya udah strategis sih menurut ibu”

d. Indikator efisiensi (apakah sumberdaya dan aktivitas yang dilaksanakan guna mencapai tujuan yang tepat guna atau tidak memboroskan sumber daya yang ada dalam mencapai tujuan) ? - Apakah program parenting

skill ini sudah efesien ?

- Siapa yang menjamin efisiensi program parenting skill ini ? - Dimana letak efisiensi

penerapan program parenting skill ini ?

- “kalo menurut pribadi ibu ya kak firr..man, justru

masih kurang efisien sih ya, efisien sih karena banyak manfaat yang diperoleh wali anak binaannya, tapi namanya iniii ya masih perlu masukan-masukan gitu”

- “penjaminan efisiensi terletak mungkin selain saya ya pak adi, ”

- “yak arena sudah terlihat atau mulai terlihat lah pengaruhnyaa”

- Mengapa efiensi sangat penting bagi penerapan program parenting skill ini ?

- Bagaimana cara UPD membuat program parenting skill ini lebih efisien ?

- “bila tidak efisien ya, program masih terus akan dirubah menurut masukan-masukan yang ada”

- “yo mungkin nantinya bisa mendatangkan

dipergunakan oleh kelompok sasaran) ?

- Apa saja layanan yang disediakan oleh UPD dalam program parenting skill ? - Siapa saja yang bisa

memanfaatkan layanan dalam program parenting skill di UPD ?

- Dimana letak layanan yang bisa dimanfaatkan oleh penerima layanan ? - Kapan layanan program

parenting skiil di UPD bisa dimanfaatkan oleh penerima layanan ?

- Mengapa UPD memberikan layanan tertentu pada program parenting skill ?

- Bagaimana cara UPD untuk bisa lebih memberikan manfaat dalam layanan program

parenting skill ?

- “oh ya sebetulnya UPDnya sudah memberikan layanan di program ini secara maksimal apalagi tuh ya kayak nutrisi gitu-gitu, tapi sih wali anak

binaannya agar kurang maksimalin aja dek firmann.

Udah di fasilitasin tapi kurang memaksimalkan”

- “ya ibu-ibunya kali yah dek..”

- “di semua layanan yang diberikan”

- “saat program berlangsung pastinya”

- “agar UPD bisa lebih baik pelayanannya”

- “harusnya sih memang dilakukan tindak lanjut ya dek”

3. PERUBAHAN DALAM DIRI ANAK BINAAN YANG WALINYA RUTIN MENGIKUTI PROGRAM PARENTING SKILL a. Deteksi Dini

Harapan Perubahan apa yang dihasilkan setelah mendapatkan materi ini ?

b. Hak ADK

Harapan Perubahan apa yang dihasilkan setelah mendapatkan materi ini ?

c. Menjadi Orangtua ADK Harapan Perubahan apa yang dihasilkan setelah mendapatkan materi ini ?

a. “ya gimana ya, yang tahu persis perubahan pastinya lebih tahuan wali anak binaan. Perubahannya pasti terkait dengan yang udah dikasihin UPD yo kak, ya wali anak binaan seharusnya sih sudah tau akan bagaimana kedisabilitasan anaknya, apalagi setelah mengikuti materi ini atau setelah masuk UPD”

b. “gimana kak firman?? Ohhh iya kalo harapan

setelah adanya materi ini ya apa yang mereka dapet disitu yaah di praktekin dirumah, biar anaknya dapet hak-hak yang semestinya”

c. “intinya, orangtua harus open, lebih perhatian dan semangat dalam mengasuh dan merawat anaknya”

a. Memahami Perilaku ADK Harapan Perubahan apa yang dihasilkan setelah mendapatkan materi ini ?

b. Perawatan Dan Aktivitas ADK Sehari-hari

Harapan Perubahan apa yang dihasilkan setelah mendapatkan materi ini ?

c. Menghadapi Pubertas ADK Harapan Perubahan apa yang dihasilkan setelah mendapatkan materi ini ?

a. “yoo.. opo ya, memang masih kurang gitu sih dari walinya, keliatan dari pengasuhannya aja di UPD, ibu-ibunya asik ngobrol, apa ya, kayak perhatiannya

kurang gitu,, nah he’em kak Firmann..

b. “harapannyayaaa… wali anak binaan bisa paling tidak

agar lebih mandiri anaknya, agar perawatannya juga

terasa lebih ringan dan terbantu, contohnya ya… kayak

anaknya bisa pake baju sendiri gitu kak..

c. “ya untuk anak binaannya, umpama atau istilahnya

nanti dia dijodohin. Agar tidak merepotkan, bisa diajarkan oleh wali anak binaan untuk paling tidak lebih mandiri

KELUARGA ADK)

a. Harapan Perubahan apa yang dihasilkan setelah

mendapatkan materi ini ?

a. “yooo biar lebih mandiri, ngga saling ngandalin gitu loh terus ya emang sih kayak kalo ibunya nganter ke UPD kan ya otomatis gabisa kerja.”

Informan : Adi Supanggih

Jabatan : Fasilitator Program Parenting Skill UPD

Hari/Tanggal Wawancara : Jum’at 6 Januari 2017 Waktu Wawancara : 10.32 – 11.20

Situasi Informan saat wawancara : Duduk santai di ruangan kerja Kepala dan Staff UPD

NO MASALAH PERTANYAAN JAWABAN

1. DESKRIPSI

PROGRAM PARENTING

SKILL

a. Apa yang membuat saudara tertarik menjadi fasilitator dalam program parenting skill di UPD ?

“Karena ya tidak ada narasumber lain, selain itu bisa sih

sebenarnya orangtua atau wali anak binaan yang mempunyai pengetahuan lebih tentang pola pengasuhan. Juga untuk melatih orangtua atau wali anak binaan bisa bicara di depan”

b. Siapa saja yang menjadi fasilitator atas program parenting skill di UPD ?

“Yang sudah tadi saya bilang, emmm.. siapa saja sih, terutama

orangtua atau wali anak binaan juga bisa, seperti ibunya F

d. Kapan mulai dan berakhirnya berjalannya program parenting skill di UPD ?

“Program parenting skill ini dibentuk saat pertama UPD resmi

berdiri, karena hal ini dianggap penting dan menjadi kebutuhan yang di prioritaskan oleh wali anak binaan, kita sadari bahwa memiliki anak disabilitas tentu menuntut

orangtuanya agar mendapatkan pengetahuan khusus mengenai perawatan dan pengasuhan anaknya yang tergolong disabilitas. Program ini memang seharusnya tiap bulan ada, namun

sifatnya fleksibel mengikuti kebutuhan apa yang dibutuhkan oleh wali anak binaan. Dan dalam pelaksanaannya dilakukan secara terorganisir pada saat modul selesai disusun yaitu pada awal 2016 dan terealisasi 3 tahapan pada bulan agustus,

oktober dan bulan desember kemarin”

e. Mengapa penting diadakannya program parenting skill di UPD ?

“oh gini dek, melihat kebutuhan itu harus dan memang kita

sadari bersama jika beban yang wali anak binaan sangat berat. Hal ini juga sangat penting untuk meningkatkan psikis dan

mental dalam pengasuhan”

binaan itu pada aktif komentar atau bertanya, nah harapannya setelah itu mampu meningkatkan kapasitas wali anak binaan agar anaknya bisa diurus lebih baik, nah tindak lanjutnya itu pengisian lembar penugasan dirumah. Setelah itu ya kita dukung terus dari mulai pengasuhan, nutrisi yang kayak susu

Hasil Wawancara Pekerja Sosial Unit Pelayanan Disabilitas (UPD)

Informan : Zulfahmi

Jabatan : Pekerja Sosial yang ditugaskan YSI untuk UPD

Hari/Tanggal Wawancara : 4 Januari 2017 Waktu Wawancara : 14.23 – 15.10

Situasi Informan saat wawancara : Saat ke UPD dan duduk di ruangan kerja Kepala dan Staff UPD

NO MASALAH PERTANYAAN JAWABAN

1. DESKRIPSI

PROGRAM PARENTING

SKILL

a. Apa penjelasan dari program parenting skill di UPD ?

“program parenting skill merupakan program pengasuhan anak disabilitas oleh ortu agar menjadi lebih baik dan

memperhatikan hak-hak anak disabilitas”

b. Siapa saja yang bertanggungjawab atas program parenting skill di UPD ?

“Ketua UPD, seksi program, fasilitator dan Klien atau ortu

APD”

d. Kapan mulai dan berakhirnya berjalannya program parenting skill di UPD ?

“program parenting skill ini dibentuk saat pertama UPD resmi

berdiri, karena hal ini dianggap penting dan menjadi kebutuhan yang di prioritaskan oleh wali anak binaan, kita sadari bahwa memiliki anak disabilitas tentu menuntut

orangtuanya agar mendapatkan pengetahuan khusus mengenai perawatan dan pengasuhan anaknya yang tergolong

diisabilitas. Program ini memang seharusnya tiap bulan ada, namun sifatnya fleksibel mengikuti kebutuhan apa yang dibutuhkan oleh wali anak binaan. Dan dalam pelaksanaanya dilakukan secara terorganisir pada saat modul selesai disusun yaitu pada awal 2016 dan terealisasi 3 tahapan pada bulan agustus, oktober dan desember kemarin”

e. Mengapa diadakannya program parenting skill di UPD ?

“adanya program ini, sebenarnya menitikberatkan kepada

perubahan anak binaan UPD yang lebih baik, melalui pemberian materi dalam modul yang dipakai untuk program parenting ini kepada wali anak binaan, agar pola

pengasuhannya juga lebih positif“

f. Bagaimana konsep dan pelaksanaan dari program parenting skill di UPD ?

“Konsepnya berupa sosialisasi, meningkatkan kemampuan dan mendukung pengasuhan, yang disampaikan secara ceramah interaktif kepada klien atau ortu APD, dan sudah dilaksanakan

2. PENCAPAIAN

Dalam dokumen MUHAMMAD NURMAN NOVIAN FDK (Halaman 147-166)