• Tidak ada hasil yang ditemukan

Inkulturasi Injil dalam Bentuk Devosi melalui Graha Maria Annai

BAB IV REFLEKSI TEOLOGIS ATAS GRAHA MARIA ANNAI VELANGKANNI

4.4 Devosi sebagai Buah Inkulturasi Injil

4.4.2 Inkulturasi Injil dalam Bentuk Devosi melalui Graha Maria Annai

Salah satu bentuk pewartaan Injil yang konkret dapat dilakukan oleh orang-orang yang dibaptis adalah berjalan menuju tempat-tempat suci, mengambil bagian dalam kesalehan yang merakyat, membawa anak-anak dan mengajak orang lain ke tempat-tempat suci. Menurut Bapa Suci, aksi-aksi semacam itu sudah merupakan tindak evangelisasi (EG. 124). Bapa Suci juga mengingatkan agar di negara-negara di mana kekristenan adalah minoritas, Gereja Partikular harus secara aktif memajukan setidak-tidaknya bentuk awal inkulturasi untuk mewartakan Injil

75 C. Groenen, Mariologi: Teologi dan Devosi, 155.

76 C. Groenen, Mariologi: Teologi dan Devosi, 155-156.

134 dengan berani dan kreatif (EG. 129). Prosesnya tentu saja akan berjalan lambat karena banyak hal yang harus diperhitungkan.

Dalam Evangelii Gaudium, Bapa Suci berbicara tentang devosi atau kesalehan yang merakyat sebagai ungkapan sejati kegiatan perutusan yang spontan dari umat Allah (EG. 122).

Kesalehan yang merakyat memampukan umat Allah melihat bagaimana iman sekali diterima, mewujud dalam kebudayaan dan senantiasa diteruskan. Kesalehan yang merakyat menampakkan kehausan akan Allah sehingga orang-orang mampu bersikap murah hati dan rela berkorban serta berani menjadi saksi (EG. 123).

Kesalehan yang merakyat itu diungkapkan dengan simbol-simbol, bukan dengan kata-kata semata. Efeknya adalah mendorong Umat Allah untuk keluar dari dirinya dan menjalani peziarahan (EG 124). Dengan keluar dari dirinya, mereka menghargai kehidupan seperti ibu yang merawat anak-anaknya yang sakit dengan tetap erat memegang rosario dan menyalakan sebatang lilin di depan patung Bunda Maria yang diarahkan pada patung Kristus yang tersalib (EG. 125). Kesalehan yang merakyat disadari sebagai buah inkulturasi Injil yang menjadi kekuatan bagi pewartaan Injil secara aktif dan kreatif.

Sebagai suatu bentuk pewartaan Injil, Graha Maria Annai Velangkanni menawarkan satu bentuk devosi yang sudah dikenal oleh orang-orang India yakni devosi kepada Bunda Maria Penyembuh (Lady of Good Health). Sejauh mana devosi ini dikenal? Dari hasil penelitian diketahui bahwa mayoritas (85,2%) pengunjung sudah mengetahui kisah penampakan Bunda Maria di Vailankanni India dan mengapa dia digelari Bunda Penyembuh. Berdasarkan pengamatan penulis, setiap hari Sabtu sore pada pukul 17.30 WIB selalu diadakan doa rosario untuk menghormati Maria Bunda Penyembuh, sebelum perayaan Ekaristi dimulai. Sejauh ini kelihatan bahwa belum banyak umat yang hadir dan berpartisipasi. Dengan bantuan beberapa suster KSSY, devosi itu terus dipertahankan dan dijalankan bersama dengan umat.

135 Dari hasil penelitian diperoleh data bahwa partisipasi umat yang masih tergolong rendah mengikuti devosi Maria Annai Velangkanni dipengaruhi keadaan kerohanian umat. Hanya sebagian kecil (9,8%) pengunjung yang selalu berdoa rosario dalam kehidupannya sehari-hari.

Hal ini menjadi satu keprihatinan pastoral. Selain itu, menurut penulis kecintaan kepada Bunda Maria dapat juga diwujudkan dengan setia membawa rosario kemana-mana. Ini merupakan salah satu ciri khas orang Katolik sehingga kapan saja dan di mana saja di dapat berdoa rosario.

Data menunjukkan bahwa lebih dari separuh (54,1%) umat kadang-kadang dan jarang membawa rosario. Artinya, umat Katolik di Medan belum sungguh merasakan berdoa rosario itu suatu kebutuhan rohani untuk mengungkapkan hormat dan cinta kepada Santa Perawan Maria. Umat hanya berdoa rosario ketika bersama kelompok saja.

Devosi kepada Yesus Kristus masih diilihat sebagai sekunder. Dari pengalaman para pengunjung selama berada di Graha Maria Annai Velangkanni, hampir sepertiga (26,3%) pengunjung jarang dan tidak pernah berdoa di depan patung Yesus yang ada di dalam gereja.

Lebih dari tiga per empat (75,4%) berdoa di depan patung Maria. Tabernakel yang ditempatkan secara khusus dekat kepada pengunjung masih sangat jarang dikunjungi. Bentuk tabernakelnya tergolong unik karena ditempatkan pada bagian hati patung Yesus. Ide ini tergolong kreatif dibandingkan penempatan tabernakel pada umumnya. Umumnya, tabernakel ditempatkan di bagian panti imam dekat dengan kursi imam. Romo James mempunyai maksud tersendiri dengan penempatan tabernakel ini. Dia berkeinginan agar Yesus Kristus tetap menjadi sentral penghormatan para pengunjung di Graha Maria Annai Velangkanni. Dari lukisan-lukisan dan tulisan yang terdapat di dalam gereja serta di komplek Graha Maria Annai Velangkanni, sosok Yesus cukup ditonjolkan di beberapa spot. Artinya, semua orang datang untuk berjumpa dengan Yesus Kristus. Bunda Maria, yang paling mengenal pribadi Yesus, menjadi perantara manusia dengan Yesus. Bunda Maria mengundang semua orang untuk datang kepada Puteranya. Dialah bunda segala bangsa.

136 Salah satu kekhasan dari Graha Maria Annai Velangkanni adalah keberadaan air suci yang bisa diambil menggunakan botol dan dibawa pulang. Air suci itu dipercaya dapat membawa kesembuhan dari berbagai jenis penyakit. Selain untuk penyembuhan, air suci itu juga dapat memberikan kekuatan bagi yang mengalami kesulitan serta kesegaran. Lebih dari tiga per empat (78,7%) pengunjung yang beragama Katolik sering dan selalu membawa air dari Graha Maria Annai Velangkanni. Mereka percaya bahwa air suci itu berkhasiat.

Sejauh pengamatan penulis, diperlukan selalu katekese mengenai khasiat air suci ini.

Sikap religius para pengunjung terlihat dari cara mengambil air suci. Ada yang mengambil air suci sesudah berdoa dan menyampaikan permohonan sehingga dia percaya bahwa air suci itu akan membuat doanya terkabul. Ada juga yang mengambil air suci untuk memuaskan dahaga belaka. Sesudah airnya diminum, botolnya dibuang begitu saja di tempat sampah. Penulis berkesempatan memberikan penjelasan kepada beberapa pengunjung untuk mengambil air suci dengan botol, lalu berdoa di kapel Maria Annai Velangkanni dengan segala permohonan, kemudian pulang membawa botol air suci. Air suci itu akan digunakan di rumah.

Beberapa kebiasaan pengunjung dalam penghayatan iman mereka akan Yesus Kristus tentu menjadi perhatian pihak pengelola sehingga devosi Maria Annai Velangkanni sebagai satu bentuk kesalehan yang merakyat sungguh-sungguh membawa sukacita bagi siapa saja.

Segala ornamen dan simbol Graha Maria Annai Velangkanni, devosi kepada Bunda Maria, perjumpaan dengan banyak orang, kiranya dapat mendorong siapa saja untuk mengambil bagian dalam karya pewartaan Injil dan hidup dalam sukacita.