• Tidak ada hasil yang ditemukan

METODE PENELITIAN A.Design Penelitian

F. Instrumen Penelitian

2. Instrumen Pengumpulan Data a.Pre-Test dan Post-Test a.Pre-Test dan Post-Test

Pre-Test dilakukan sebelum para siswa diberikan treatment atau sebelum diberikan metode pembelajaran. Tujuan diberikan pre-test adalah unutk mengetahui kemampuan awal siswa sebelum diberikan treatment. Sedangkan post-test dilakukan setelah siswa diberi treatment. Post-test bertujuan untuk mengetahui kemampuan akhir siswa tentang materi usaha dan energi setelah menggunakan metode pembelajaran kooperatif dan metode ceramah interaktif. Masing-masing kelas akan mendapatkan soal pre-test dan post-test yang sama. Bentuk soal-soal pre-test dan post-test dalam penelitan ini adalah dalam bentuk esay. Soal pre-test dan post-test yang diberikan sebanyak 7 soal yang telah divalidasi oleh guru mata pelajaran fisika SMA N 1 Depok dan juga divalidasi pakar oleh dosen pembimbing.

44 Posttest Materi Energi Kelas X

Kompetensi Dasar : 3. 9 Menganalisis konsep energi,usaha (kerja), hubungan usaha (kerja) dan perubahan energi, hukum kekekalan energi, serta penerapannya dalam peristiwa sehari-hari

4.9 Menerapkan metode ilmiah untuk mengajukan gagasan penyelesaian masalah gerak dalam kehidupan sehari-hari, yang berkaitan dengan konsep energi, usaha (kerja) dan hukum kekekalan energi

Materi Pokok : Energi

Tabel 3.1. Kisi-kisi soal posttest materi energi

IPK No.

Soal

Soal Penyelesaian Bobot

maksimum

Menjelaskan

perbedaan energi

kinetik dan energi potensial

2 Apa yang dimaksud dengan

a. energi potensial bernilai maksimum ?

b. energi kinetik bernilai maksimum

c. Energi potensial bernilai maksimum saat kecepatan benda bernilai 0 dan energi mekanik sama dengan energi potensial

d. Energi kinetik bernilai maksimum saat posisi benda adalah sama dengan 0 dan energi mekanik sam dengan energi kinetik

45 Menghitung besar,

energi kinetik dan potensial yang dimiliki oleh suatu benda

3 Benda pertama memiliki

massa m dan kecepatan v. Benda kedua memiliki massa 3 kali benda pertama dan kecepatan 2 kali benda pertama. Tentukan

perbandingan energi kinetik yang dimiliki oleh benda kedua dan benda pertama!

Dik = = 1 Kg ( misal) = 3 Kg

= 1 m/s = 2 m/s

Dit = Perbandingan EK benda adalah =...?

10

7 Sebuah benda berada pada

ketinggian seperti yang terlihat pada gambar berikut.

Dik = = 6000 J =10 m = 8m Dit = =... 10

46 Jika benda telah turun

sejauh 2 meter dari posisi mula-mula, berapakah energi potensial yang dimiliki benda itu sekarang? = m g 6000 J= m (10 m/s2) (10 m) 6000 = 100 . m m = 60 Kg maka, = m g = (60 Kg) (10 m/s2) (8 m) = 4800 J Menggunakan teorema usaha dan energi untuk

5 Berapa usaha yang diperlukan

untuk mempercepat sebuah mobil dengan massa 1000 Kg

1. Dik= m = 1000 Kg = 20 m/s = 30 m/s

47 menentukan besaran-

besaran

yang bergerak dengan kecepatann 20 m/s sampai 30 m/s ? Dit = W =...? W = EK2– EK1 W = ⁄ m - ⁄ = ⁄ ( - ⁄ ( = (500 Kg) (900 m2/s2) - (500 Kg) (400 m2/s2) = 450 000J – 200000 J = 250 000 J Menggunakan persamaan kekekalan energi mekanik untuk memecahkan persoalan

6 Seekor burung sedang

melayang terbang pada ketinggian 10 m di atas tanah dengan kecepatan konstan sebesar 10 m/s. Jika massa burung adalah 2 kg, tentukan energi mekanik burung!

Dik = h = 12 m m= 2 kg Dit = EM= ...? EM = Ep + Ek = m g h + ½ m v2 = ( 2 Kg) (10 m/s2) (12 m) +1/2 ( 2 Kg) (10 m/s)2 =240 J + 100 J = 340 J 10

48 Menentukan energi

mekanik dari suatu benda

4 Tinggi bukit adalah 40 m,

sebuah roller-coaster mulai dari keadaan diam pada puncak. Hitunglah laju roller-coaster di kaki bukit!

Dik = = 40 m =0 m = 0 ( saat pelepasan) = 10 m/s2 Dit = = ... ? m + m g = m + m g ( m dapat di coret) + g = + g 0 + (10 m/s2) (40 m) = + 0 400 m2/s2 = = 2 400 m2/s2) = 28,3 m/s 15 Menjelaskan hukum kekekalan energi dan

1 Apakah energi itu bersifat

kekal ? jika iya, lalu Mengapa

49

contohnya kita harus menghemat

penggunaan energi ( misalnya bensin) ?

Alasan kita harus menghemat bensin adalah karena energi dalam hal ini adalah bensin berubah bentuk menjadi gas buangan kendaraa bermotor. Energi ( bensin) berubah bentuk, namun tak dapat kembali lagi menjadi bensin. Maka dari itu kita harus menghemat penggunaan bensin.

50 Pretest Materi Energi Kelas X

Kompetensi Dasar : 3. 9 Menganalisis konsep energi,usaha (kerja), hubungan usaha (kerja) dan perubahan energi, hukum kekekalan energi, serta penerapannya dalam peristiwa sehari-hari

4.9 Menerapkan metode ilmiah untuk mengajukan gagasan penyelesaian masalah gerak dalam kehidupan sehari-hari, yang berkaitan dengan konsep energi, usaha (kerja) dan hukum kekekalan energi

Materi Pokok : Energi

Tabel 3.2 Kisi-kisi soal pretest materi energi

IPK No.

Soal

Soal Penyelesaian Bobot

maksimum Menjelaskan

perbedaan energi

kinetik dan energi potensial

7 Apa perbedaaan energi

kinetik dan energi potensial ?

Energi kinetik adalah energi yang dimiliki benda karena kecepatannya, sedangkan energi potensial adalah energi yang dimiliki benda karena posisinya

51 Menghitung besar,

energi yang dimiliki oleh seuatu benda

1 Buah kelapa dengan

massa 4 kg berada pada tangkainya setinggi 6 meter di atas tanah sedangkan buah nangka bermassa 3 kg berada pada 4 meter di atas tanah. Tentukan perbandingan energi pontesnsial benda itu !

Dik = m1= 4 Kg = 6 m =4 m m2= 3 Kg

Dit = Perebandingan energi potensial= ...?

10

52

2 Air terjun dalam tiap

detik mengalirkan 100 m3 air. Tinggi air terjun 12 m ( g = 10 m/s2). Hitunglah energinya tiap detik!

Dik = Vol= 100 m3 = 1 gr/ cm3 = 1000 Kg/m3 = 12 m = 10 m/s2 = Vol. = ( 100 m3) (1000 Kg/m3) = 105 Kg

Dit = energi tiap detik =...? energi tiap detik = m.g.h

= (105 Kg) (10 m/s2) (12 m)

= 12 .106 J

10

Menggunakan teorema usaha dan energi untuk menentukan besaran- besaran

5 Berapa usaha yang

diperlukan oleh untuk mempercepat sebuah mobil dengan massa 2000 Kg yang bergerak dengan kecepatan 40 Km/jam menjadi 60 Km/s ? Dik= m = 2000 Kg = 30 m/s = 40 m/s Dit = W =...? W = EK2– EK1 W = ⁄ m - ⁄ = ( ( = (1000 Kg) (16,67 m2/s2) - (1000 Kg) (11,11 m2/s2) = 16670 J – 11110 J 10

53 = 5060 J Menggunakan persamaan kekekalan energi mekanik untuk memecahkan persoalan

4 Sebuah batu dilepaskan

dari ketinggian 3,0 m diatas tanah, hitunglah laju batu ketika telah mencapai posisi 1,0 m diatas tanah! Dik = = 3,0 m =1,0 m = 0 ( saat pelepasan) = 10 m/s2 Dit = = ... ? ⁄ m + m g = ⁄ m + m g ( m dapat di coret) ⁄ + g = ⁄ + g 0 + (10 m/s2) (3,0 m) = ⁄ + (10 m/s2) (1,0 m) 30 m2/s2 = ⁄ + 10 m2/s2 = 2 30 m2/s2 - 10 m2/s2) = 6,32 m/s 15

54 Menentukan energi

mekanik dari suatu benda

3 Seekor burung sedang

melayang terbang pada ketinggian 10 m di atas tanah dengan kecepatan konstan sebesar 10 m/s. Jika massa burung adalah 2 kg. Tentukan energi mekanik burung ! Dik = h = 10 m m= 2 kg Dit = EM= ...? EM = Ep + Ek = m g h + ½ m v2 = ( 2 Kg) (10 m/s2) (10 m) +1/2 ( 2 Kg) (10 m/s)2 = 200 J + 100 J = 300 J 10

55 Menjelaskan hukum

kekekalan energi dan contohnya

6 Apakah yang dimaksud

dengan hukum kekekalan energi ? berikan

contohnya !

Energi itu tidak dapat dimusnahkan dan tidak dapat diciptkan, energi hanya dapat berubah bentuk dari bentuk satu ke bentuk lainnya. Contohnya energi listrik yang berubah bentuk menjadi enegi cahaya.

5

b. Kuisioner/ Angket Komunikasi Interpersonal

Menurut Suparno (2010: 61), angket/kuisioner adalah sejumlah pertanyaan tertulis untuk memperoleh informasi dari responden yang ingin diketahui. Kuisioner akan digunakan untuk menilai seberapa sering siswa berkomunikasi secara interpersonal dan seberapa penting komunikasi interpersonal bagi siswa sebelum dan sesudah mendapatkan treatment dengan metode pembelajaran kooperatif dan ceramah interaktif.

Kuisioner yang digunakan dalam penelitian ini merupakan kuisioner yang bersifat tertutup, yaitu kuisioner yanng sudah disedikan alternatif jawabannya sehingga responden tinggal memilih jawaban yang sesuai dengan keadaan dirinya. Kuisioner ini terdiri dari 35 item pernyataan dengan 4 alternatif jawaban, yaitu SS (Sangat Setuju), Setuju (S), TS (Tidak Setuju), dan STS (Sangat Tidak Setuju). Siswa hanya boleh memilih salah satu jawaban.

57 Berikut adalah kisi-kisi kuisioner komunikasi interpersonal

Tabel 3.3. Kisi-kisi kuisioner komunikasi interpersonal

No Aspek Indikator Indikator Pernyataan kuisioner Antarsiswa No Indikator Pernyataan kuisioner

Antar guru dan siswa No

1 Keterbukaan 1. Berani membuka

diri

Terbuka untuk menyapa teman lain

1, 20 Keterbukaan siswa pada

guru pada saat mengalami kesulitan dalam

memahami materi

58 2. Berani mengungkapkan pendapat secara jujur 3. Berani mengakui perasaan yang ditunjukan kepada orang lain Berani mengungkapkan pendapat saat berdiskusi dalam kelompok

Berani mengungkapkan perasaan saat dilukai dan kecewa pada teman serta berani untuk untuk mengungkapan perasaan saat melihat teman lain berhasil

2,3

4,5

Siswa berani

mengancungkan tangan dan berpendapat saat guru bertanya

Siswa berani untuk jujur atau tidak ketika

mengalami kebingungan

2,3

59 4. Berani bertanggungjawab atas pernyataan atau perasaan yang dilontarkan

Menyambut baik setiap kritikan dari teman dan kebersediaan untuk merubah atau tidak pendapat yang salah

6,7 Menerima dan bersedia

merubah pendapat atau marah saat guru

mengatakan pendapat siswa belum tepat

5,6

2 Empati 1. Mendengarkan

pendapat orang lain

kemauan siswa untuk mendengarkan pendapat temannya

8 kemauan siswa untuk

mendengarkan guru dan tidak menggunakan HP pada saat guru

menjelaskan materi

60

3 Dukungan 1. Mendukung

pendapat teman

2. Spontanitas

3. profesionlisme

kemauan siswa untuk mendukung pendapat serta berbicara temannya

Spontanitas siswa saat berbicara dengan temannya

Sikap profesionalisme siswa saat berdiskusi. Bersedia mengubah sudut pandangnya saat salah atau merasa pendapatnyalah yang 9,10 11 12 -

Spontanitas siswa saat menjawab pertanyaan guru

-

61 paling benar

4 Kepositifan 1. memiliki sikap

positif terhadap diri sendiri

2. menerima sikap orang lain

Sikap positif berupa rasa percaya diri menjadi lawan biacar yang baik bagi temannya

Kemauan siswa untuk menerima atau tidak sikap dari temannya yang tidak disukainya pada saat berinteraksi

13

14

Sikap positif berupa rasa percaya diri menjadi lawan biacar yang baik bagi guru

Kemauan siswa belajar bersama bersama guru yang tidak disukainya

11

62 3. Berani

memberikan pujian terhadap lawan bicara

Kemauan siswa untuk memberikan pujian kepada lawan biacanya yang memperoleh prestasi yang baik 15 - 5 Kesetaraan 1. Mampu menghargai pendapat orang lain

Kemauan siswa untuk menghargai pendapat temannya.

16,17 Kemauan siswa untuk

menghargai pendapat guru yang berbeda dengan pendapatnya

63

2. Mampu

memahami perbedaan

Kemauan siswa untuk memahami setiap perbedaan pandangan dengan temannya

18,19 Kemauan siswa untuk

memehami setiap perbedaan pandangan dengan guru

3. Observasi

Observasi dilaksanakan pada saat penelitian berlangsung, yaitu pada saat peneliti mengajar 2 orang observer menilai komunikasi yang terjalin antara siswa dan siswa, sedangkan komunikasi yang terjalin antara peneliti dan siswa diobservasi oleh peneliti.

Penilaian observer siswa adalah dengan cara memberikan centag (skor 1) apabila pernyataan yang dinilai terlaksana, sedangkan apabila pernyataan yang dinilai tidak terlaksana, maka observer akan memberikan silang ( skor 0).

Berikut adalah indikator penilain observer siswa Tabel 3.4 Kisi-kisi Penilaian Observer

No Aspek Indikator pernyataan

1 Keterbukaan 1. Berani membuka diri

2. Berani

mengungkapkan pendapat secara jujur

Terbuka untuk menyapa teman lain

Berani mengungkapkan pendapat saat berdiskusi dalam kelompok

No Aspek Indikator pernyataan 3. Berani mengakui perasaan yang ditunjukan kepada orang lain 4. Berani bertanggungjawab atas pernyataan atau perasaan yang dilontarkan

perasaan saat dilukai dan kecewa pada teman serta berani untuk untuk mengungkapan perasaan saat melihat teman lain berhasil

Menyambut baik setiap kritikan dari teman dan kebersediaan untuk merubah atau tidak pendapat yang salah

2 Empati Mendengarkan

pendapat orang lain

kemauan siswa untuk mendengarkan pendapat temannya

3 Dukungan 1. Mendukung

pendapat teman

kemauan siswa untuk mendukung pendapat serta berbicara temannya

No Aspek Indikator pernyataan

2. Spontanitas

3.Profesionlisme

Spontanitas siswa saat berbicara dengan temannya

Sikap profesionalisme siswa saat berdiskusi. Bersedia mengubah sudut

pandangnya saat salah atau merasa pendapatnyalah yang paling benar

4 Kepositifan 1. Memiliki sikap positif terhadap diri sendiri

2. Menerima sikap orang lain

Sikap positif berupa rasa percaya diri menjadi lawan biacara yang baik bagi temannya

Kemauan siswa untuk menerima atau tidak sikap dari temannya yang tidak disukainya pada saat berinteraksi

No Aspek Indikator pernyataan

3.Berani memberikan pujian terhadap lawan bicara

Kemauan siswa untuk memberikan pujian kepada lawan biacanya yang memperoleh prestasi yang baik

5 Kesetaraan Mampu menghargai

pendapat orang lain

Kemauan siswa untuk menghargai pendapat temannya.

G. Validitas

Validitas digunakan untuk mengukur atau menentukan apakah suatu tes sungguh mengukur apa yang mau diiukur. Menurut Suparno (2014: 65) validitas menunjuk pada kesesuaian, kepenuh-artian, bergunanya kesimpulan yang dibuat peneliti berdasarkan data yang dikumpulkan. Kesimpulannya Valid apabila sesuai dengan tujuan penelitian. Penelitian ini menggunakan validitas isi atau content validity. Validitas isi mengukur apakah isi dari instrumen yang akan digunakan sungguh mengukur isi dari domain yang mau diukur (Suparno, 2014: 65).

Kuisioner dan soal-soal yang digunakan diuji validitasnya dengan uji experts judgment yaitu menggunakan pendapat atau penilaian dari para ahli.

Dokumen terkait