• Tidak ada hasil yang ditemukan

PELAJARAN

12

KOSA KATA PELAJARAN

KISAH PELAJARAN

PEMAHAMAN MURID-MURID

Murid-murid Anda mungkin tidak pernah berurusan dengan keputusan hidup; namun, hal ini adalah saat yang penting untuk membangun kepercayaan kepada Allah. Seringkali sulit bagi anak-anak (dan orang dewasa) untuk meminta pimpinan Tuhan. Bagi anak-anak mungkin hal ini nampaknya seperti konsep yang abstrak: Bagaimana kita bersandar kepada Allah yang tidak dapat kita lihat? Bagaimana kita meminta pimpinan Allah? Bagaimana kita tahu apakah Allah mengatakan “Ya” atau “Tidak”? Anda mungkin ingin membahas semua pertanyaan ini dengan murid-murid untuk melihat tingkat pemahaman mereka.

Tidak ada jawaban yang praktis dan langsung atas semua pertanyaan tersebut; tugas kita adalah menolong murid-murid untuk mengerti konsep bersandar dalam istilah yang praktis. Hal apakah yang mereka sulit lakukan? Masalah apakah yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari? Mungkin hal itu adalah berkelahi dengan saudara kandung, tidak mematuhi orang tua/guru, bermasalah dengan pekerjaan sekolah dan lain-lain. Anda dapat menyakinkan mereka bahwa Allah berkuasa untuk mengatasi semua permasalahan mereka, jika mereka bersandar kepada-Nya. Bersandar dapat dalam bentuk berdoa, mengingat firman Allah, atau pemahaman yang teguh tentang kasih dan kepedulian terhadap sesama. Anda dan murid-murid dapat mengerti apa artinya bersandar kepada Allah dalam istilah yang praktis.

Melalui pengalaman sehari-hari bersama Allah dan saling mendukung, kepercayaan mereka kepada Allah akan dikuatkan dan bertumbuh sepanjang tahunnya, dan hal ini akan menjadi hal yang berharga pada saat mereka mengambil keputusan kelak.

Berhala:

Dewa palsu, biasanya dalam bentuk gambar.

Sumur:

Lubang galian yang dalam di mana bagian dalam tanahnya menampung air.

Ulasan

Pada minggu yang lalu, kita telah mempelajari suatu bahan pelajaran tentang Abraham dan anaknya, Ishak. Suatu hari, ketika Ishak masih muda, apa yang Allah minta untuk Abraham lakukan? (Mengorbankan Ishak.) Apa yang terjadi, tepat sebelum Abraham membunuh Ishak? (Malaikat berseru dari langit kepada Abraham untuk berhenti.) Karena ketaatan Abraham inilah, maka Tuhan memberkatinya. Keturunan Abraham akan menjadi sangat banyak seperti bintang di langit dan seperti pasir di tepi pantai, dan mereka akan tinggal di tanah Kanaan.

Janji Untuk Menemukan Istri

Ishak telah bertumbuh menjadi seorang pemuda dan siap untuk menikah. Saat itu, Abraham telah tua, dan Tuhan telah memberkatinya dalam banyak hal. Abraham melihat bahwa sudah saatnya menemukan seorang istri untuk Ishak, sehingga ia mengirim hambanya yang paling tua. Hambanya ini sangat setia dan

berkuasa atas seluruh kepunyaan Abraham.

Abraham berkata kepada hambanya, “Aku ingin engkau pergi dan menemukan seorang istri untuk anakku, Ishak. Berjanjilah, engkau tidak akan mencari seorang istri untuk anakku di antara orang-orang yang tinggal di sini. Tetapi, kembalilah ke negeriku dan carilah seorang istri untuk anakku di antara sanak saudaraku.”

Abraham tidak ingin mencarikan seorang istri dari orang-orang yang tinggal di sekitarnya karena orang-orang itu tidak percaya kepada satu Allah yang benar. Sebaliknya, mereka menyembah ilah-ilah palsu dan berhala. Abraham tidak ingin mencarikan istri untuk anaknya dari antara orang-orang itu. Dia ingin mencarikan seorang istri yang juga percaya dan menyembah satu Allah yang benar.

Pergi Ke Rumah Sanak Saudara Abraham

Lalu hambanya berjanji kepada Abraham bahwa ia akan mencari seorang istri untuk Ishak dari sanak saudaranya. Kemudian hamba itu membawa hadiah seperti emas, perak dan pakaian. Jika hambanya menemukan seorang istri untuk Ishak, maka dia akan segera memberikan kepadanya dan keluarganya seluruh hadiah tersebut. Lalu dengan sepuluh unta dan beberapa hamba lainnya, dia berangkat.

Dengan segera mereka sampai di sebuah kota kecil yang disebut Nahor. Hambanya itu menyuruh unta-untanya berhenti di luar kota dekat suatu sumur. Hari itu hampir malam, dan perempuan-perempuan keluar untuk menimba air.

Hamba Itu Berdoa Memohon Pertolongan Tuhan

Lalu hamba Abraham itu berdoa, “Tuhan, tolong bantulah aku pada hari ini dengan menunjukkan kasih setia-Mu kepada tuanku, Abraham. Aku berdiri di sini di dekat mata air dan para perempuan kota ini datang keluar untuk menimba air. Kiranya terjadilah begini anak gadis, kepada siapa aku berkata, “˜Tolong miringkan buyungmu itu, supaya aku minum,” dan ia menjawab, “Minumlah, dan unta-untamu juga akan kuberi minum” dialah kiranya yang Kautentukan bagi hamba-Mu, Ishak. Jika ini terjadi, aku akan tahu bahwa dia adalah yang akan menjadi istri Ishak.”

Ribka

Sebelum ia selesai berdoa, seorang perempuan bernama Ribka datang dengan membawa buyung di atas bahunya. Ribka adalah seorang perempuan yang sangat cantik dan belum pernah menikah.

Ribka pergi ke sumur itu dan mengisi buyungnya dengan air. Setelah ia kembali, hamba itu pergi mendapatkannya. Dia berkata, “Tolong berilah aku minum air sedikit dari buyungmu itu.”

Ribka segera menurunkan buyungnya dan berkata,”Minumlah, tuan.” Setelah ia memberi hamba itu minum, ia berkata, “Aku akan memberikan air untuk unta-untamu juga sampai semuanya puas minum.”

Mengambil air untuk unta-unta bukanlah pekerjaan yang mudah untuk dilakukan. Ribka hanya mempunyai satu buyung, dan hambanya mempunyai sepuluh unta. Dia harus kembali beberapa kali ke sumur sebelum unta-untanya puas minum.

Doa Hamba Itu Dijawab

Hamba itu mengamatinya dari dekat saat dia mengambil air untuk melihat apakah ini yang akan menjadi istri Ishak. Ribka bekerja sangat cepat, kembali ke sumur untuk mendapatkan banyak air. Ketika semua untanya puas minum, hambanya bertanya kepada Ribka, “Anak siapakah engkau? Tolong katakan kepadaku, adakah di rumah ayahmu tempat bermalam bagi kami?”

Jawabnya, “Kami mempunyai banyak jerami dan makanan untuk binatang. Ada juga beberapa ruangan untukmu bermalam. Aku adalah anak Betuel, anak Nahor.” Itu berarti dia adalah cucu Nahor. Nahor adalah saudara Abraham! Hamba itu telah menemukan salah satu sanak saudara Abraham, seperti yang Abraham pesankan. Lalu sujudlah hamba itu dan memuji Tuhan karena Allah telah menolongnya untuk menemukan seorang istri yang baik untuk Ishak.

Hamba itu mengenakan anting-anting emas dan dua gelang emas pada Ribka, dan segera dia lari ke rumahnya menceritakan kepada keluarganya apa yang telah terjadi. Ketika hamba itu tiba di sana, dia langsung menceritakan kepada keluarga Ribka mengapa dia berada di sini. Dia berkata kepada mereka bagaimana Abraham mengirimnya untuk mencari seorang istri untuk Ishak di antara sanak saudaranya dan bagaimana Tuhan menuntunnya kemari. Dia berkata kepada mereka bagaimana ia berdoa kepada Tuhan dan bertanya bahwa siapa saja yang mengambilkan air untuknya dan unta-untanya akan menjadi istri Ishak. Ketika dia selesai berdoa, Ribka datang, dan dia tahu banwa ia adalah yang akan menjadi istri Ishak.

Kemudian saudara Ribka dan ibunya berkata, “Semua ini datangnya dari Tuhan. Inilah Ribka, bawalah dia dan pergilah, dan biarkan dia menjadi istri Ishak, seperti yang Tuhan rencanakan.”

Lalu Ribka dan inang pengasuhnya pulang bersama hamba itu. Ketika Ribka masih dalam perjalanan, Ishak, yang sedang keluar dari ladang melihat unta datang mendekat. Dia tahu bahwa hambanya telah membawa seorang istri untuknya. Ribka juga melihat Ishak, dan dia bertanya kepada hambanya, “Siapakah laki-laki itu yang sedang menghampiri kita?”

Hambanya menjawab, “Dialah Ishak.”

Lalu Ribka mengambil kerudungnya dan menutupinya dan pergi menemuinya. Hambanya menceritakan kepada Ishak bagaimana Tuhan telah memimpinnya menemukan Ribka. Ishak menikahi Ribka dan sangat mencintainya.

MENGULANG DAN PERTANYAAN

1. Ke manakah Abraham menyuruh hambanya untuk mencari seorang istri bagi Ishak?

(Kembali ke negerinya, dari sanak saudaranya.)

2. Mengapa Abraham tidak ingin mencari seorang istri untuk anaknya dari orang-orang yang tinggal bersamanya?

(Orang-orang itu tidak menyembah Allah.)

3. Ketika hambanya pergi ke Nahor, siapa yang dia lihat datang mengambil air? (Perempuan-perempuan di kota itu, di antaranya adalah Ribka.)

4. Bagaimana hamba itu mengetahui yang mana yang akan menjadi istri Ishak? (Dia yang akan memberi hamba Abraham minum, dan mengambilkan air untuk unta-untanya juga.)

5. Apa yang pertama kali dilakukan hamba itu ketika menemukan Ribka? (Berlutut dan memuji Tuhan karena telah memimpinnya.)

6. Ketika Ribka melihat Ishak datang mendekatinya, apa yang dia lakukan ? (Dia menutupi dirinya dengan kerudung dan berjalan menghampiri Ishak.) Apa artinya ini semua? (Dia setuju manjadi istri Ishak.)

Dokumen terkait