• Tidak ada hasil yang ditemukan

Jenis Paragraf Berdasarkan Sifat Isinya

Dalam dokumen (Suatu Pendekatan pada Penulisan Karya Ilmiah) (Halaman 141-147)

BAGIAN 5 PARAGRAF

5.5 Jenis Paragraf

5.5.2 Jenis Paragraf Berdasarkan Sifat Isinya

Semua kalimat bersinergi untuk menyampaikan sebuah gagasan. Paragraf seperti ini cenderung bersifat narasi atau deskripsi.

Contoh:

dialami atau tindakan yang dilakukan oleh pemegang peran dalam pengisahan tersebut. Peristiwa dan tindakan tersebut harus terjadi dalam satu rangkaian waktu yang akan membentuk alur tertentu dalam pengisahan tersebut.

Narasi ada dua jenis, yaitu narasi fakta dan narasi fiktif. Narasasi fakta merupakan narasi yang dibuat berdasarkan kejadian sebenarnya tanpa ada unsur rekaan, seperti biografi, otobiografi, frofil, dan insiden.

Narasi fiktif merupakan narasi yang dibuat berdasarkan daya khayal (fantasi). Narasi fiktif ini lebih bersifat rekaan atau bukan kisah yang sebenarnya.

Contoh paragraf naratif fakta:

Amad duduk di teras rumahnya membayangkan peristiwa yang dialami teman sekosnya, Pahmi, tiga hari yang lalu. Sedikitpun tidak ada firasat Ahmad bawa temannya itu akan mengalami peristiwa naas. Malam itu, Pahmi, mahasiswa UIN Suska, pergi ke rumah temannya yang tinggal di Sukajadi untuk mengerjakan tugas kelompok. Dalam perjalan pulang, kira-kira pukul 23.15 WIB, Pahmi dicegat oleh dua orang tak dikenal.

Kawanan tersebut, kemudian merampas motor yang dikedarainya. Pahmi sontak melakukan perlawanan.

Namun, dia tak berdaya karena tusukan belati yang menancap di sisi kanan perutnya. Pami bertiriak minta tolong dan pelaku segera kabur membawa motornya.

Pahmi segera dilarikan ke rumah sakit, tetapi di perjalanan ke rumah sakit ajal menjemputnya. Sebelum menghembuskan nafas terakhir, Pahmi sempat menceritakan peristiwa yang dialaminya kepada orang-orang yang menolongnya.

Contoh paragraf naratif fiktif

5.5.2.2 Paragraf deskriptif

Paragraf deskripsi merupakan paragraf yang berusaha untuk menggambarkan sesuatu (peristiwa atau kejadian, tempat, suasana, bahkan bentuk tubuh seseorang). Perlu diketahui, bahwa hal yang dapat dideskripsikan itu tidak hanya sesuatu yang dapat ditangkap pancaindra, tetapi juga sesuatu yang kita rasakan atau kita pikirkan, seperti rasa takut, cemas, bingung, jijik, dan haru. Begitu juga dengan suasana yang timbul akibat suatu peristiwa, seperti suasana mencekam, damai, dan sebagainya.

Di sebuah hutan, hiduplah dua orang anak kembar yatim-piatu yang bernama Nahdan dan Nahdin. Mereka tinggal di sebuah gubuk yang reok.

Keseharian mereka selalu berburu binatang untuk dimakan. Beberapa lama kemudian, kedua anak tersebut ditemukan oleh saudagar kaya yang kebetulan sedang berburu di hutan tersebut. Nahdan dan Nahdin akhirnya di bawa ke rumah sang saudagar dan dijadikan sebagai anak angkatnya. Kini mereka menjalani hidup normal seperti teman sebaya mereka yang lainnya.

Contoh:

5.5.2.3 Paragraf ekspositoris

Paragraf ekspositoris merupakan paragraf yang berusaha untuk memaparkan, menjelaskan, atau menginformasikan suatu hal atau suatu topik untuk menambah pengetahuan dan wawasan pembaca.

Informasi yang disampaikan biasanya dijelaskan dengan cara merumuskan pengertian, merinci, menguraikan,

Ruangan berukuran 7m x 8m ini sungguh sangat nyaman ditempati. Dindingnya dicat dengan warna putih dengan sedikit corak hitam pada bagian bawahnya. Tiga buah sofa empuk berwarna biru dan sebuah meja kayu diletakkan di tengah-tengah ruangan. Sebuah rak buku yang lumayan besar diletakan di pojok ruangan bersandar pada dinding.

Di sana terdapat buku-buku seperti majalah, buku pelajaran, novel yang disusun dengan rapi dan urut.

Sebuah pot yang berisi pohon palem kecil disandingkan dengan rak buku itu seakan-akan menyatu dengan rak buku yang dicat dengan warna hijau muda. Sirkulasi udara di dalam ruangan itu sangat lancar karena memiliki dua jendela yang cukup besar. Di luar ruangan, terdapat sebuah taman bunga kecil berukuran 3m x 4m yang ditanami beberapa tanaman hias seperti mawar, melati, dan bougenvil.

Indahnya taman bunga itu turut menambah kesejukan suasana di ruang Dekan Fakultas Ushuludin UIN Suska Riau.

memberi contoh, dan menyimpulkan. Dalam wacana deskripsi ini tidak ada kehendak penulis untuk mempengaruhi atau mengajak pembaca, tetapi hanya memberikan informasi. Yang termasuk wacana jenis ini adalah wacana dalam buku pelajaran, kiat melakukan sesuatu, petunjuk membuat sesuatu, dan sebagainya.

Paragraf ekspositoris ini terdiri atas beberapa jenis, yaitu ekspositoris proses, klasifikasi, ilustrasi, perbandingan dan pertentangan, dan ekspositoris laporan.

Contoh :

6.5.2.4 Paragraf argumentasi

Paragraf agumentasi merupakan paragraf yang berisikan pendapat atau pandangan penulis tentang suatu topik. Paragraf ini berusaha untuk meyakinkan pembaca terhadap apa yang disampaikan sehingga pembaca sependapat, sepandangan, dan sepaham dengan penulis mengenai topik yang disampaikan. Agar Dalam pandangan Islam, tubuh manusia terdiri atas dua unsur, yaitu unsur jasmani dan unsur rohani. Unsur jasmani merupakan unsur yang berwujud, dapat dilihat, dan dapat diraba, sedangkan unsur rohani merupakan unsur yang tidak dapat dilihat dan diraba. Contoh bagian tubuh yang termasuk unsur jasmani adalah kaki, tangan, kepala, dan perut. Adapun yang termasuk unsur rohani adalah akal dan nafsu.

pembaca dapat menerima dan meyakini apa yang disampaikan, penulis mengemukakan berbagai argumen dan ilustrasi dalam tulisannya.

Contoh:

5.5.2.5 Paragraf persuasi

Paragraf persuasi merupakan paragraf yang berisi unsur bujukan, ajakan, himbauan, atau saran kepada pembaca. Berbeda dengan sasaran argumentasi yang menitikberatkan kepada logika pembaca, persuasi lebih

Banyak orang yang berpendapat, bahwa agar masyarakat indonesia terhindar dari ancaman bahaya asap rokok, sebaiknya pabrik rokok di Indonesia ditutup seca total. Menurut penulis, pandangan ini merupakan pandangan yang keliru karena penulis memiliki alasan yang cukup penting untuk menolak pemikiran tersebut. Pertama, pabrik rokok merupakan wahana lapangan kerja bagi banyak orang. Para karyawan yang bekerja di pabrik rokok akan lebih sejahtera karena dapat membiayai kebutuhan keluarganya. Kedua, Pabrik rokok juga dapat meningkatkan pendapatan negara melalui pajak. Oleh sebab itu, jika pemerintah menutup pabrik rokok, menurut penulis, tidakan tersebut merupakan tindakan yang kurang bijak. Pemerintah sebaiknya cukup memberikan penyuluhan tentang bahaya merokok bagi kesehatan dan memberikan sanksi kepada orang yang merokok di sembarangan tempat.

menitikberatkan sasarannya kepada emosi pembaca.

Intinya persuasi berusaha membujuk pembaca untuk mau melakukan sesuatu yang diinginkan penulis.

Contoh:

5.5.3 Jenis Paragraf Berdasarkan Fungsinya dalam

Dalam dokumen (Suatu Pendekatan pada Penulisan Karya Ilmiah) (Halaman 141-147)

Dokumen terkait