• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODE PENELITIAN

A. Jenis Penelitian dan Lokasi Penelitian

Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan Strategy memasuki pasar International (study kasus Indofood Sukses Makmur).

Penelitian kualitatif ini tidak menggunakan angka-angka seperti halnya penelitian kuantitaf, akan tetapi menggunakan sebuah analisis dengan menggunakan teori seperti landasan dalam melakukan penelitian. Penelitian kualitatif adalah adalah suatu penelitian ilmiah yang bertujuan untuk memahami suatu fenomena dalam konteks sosial alamiah dengan menggunakan proses interaksi komunikasi mendalam antara peneliti dengan fenomena yang di teliti.59Penelitian kualitatif bertujuan untuk menjelaskan suatu fenomena yang diteliti secara mendalam melalui pengumpulan data secara mendalam.

Penelitian kualitatif adalah metode atau jenis penelitaian yang baru, karena popularitasnnya belum lama. Penelitian kualitatif juga disebut dengan metode artistik, karena proses penelitian ini bersifat seni (kutang terpola), dan disebut dengan metode interpretive karna data hasil penelitian lebih berkenaan dengan interprestasi terhadap data yang di temukan di lapangan. Penelitian kualitatif dapat diartikan sebagai metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme yang digunakan untuk

59 Haris Herdiansyah, Metodologi Penelitian Kualitatif untuk Ilmu-Ilmu Sosial,(Jakarta Selatan:Salemba Humanika 2008)h.9

meneliti pada populasi atau sampel tertentu, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif/statistik, dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan.60

Penelitian merupakan usaha mencari hubungan antara variabel untuk menjelaskan suatu fenomena sosial. Di dalam menjelaska fenomena tersebut, penelitian kualitatif selalu menekankan pada tiga aspek penting. Pertama, pada unit analisis mikro dimana satuan yang ditelti dibatasi sedemikian rupa sehingga lebih dapat dijelaskan secara terperinci. Kedua, penelitian bersifat holistik dalam arti melihat objek yang diteliti secara menyeluruh di dalam satu kesatuan. Suatu fenomena di sini dilihat sebagai suatu keseluruhan (Wholeness) dari sebuah proses sosial budaya. Ketiga, penelitian kualitatif cenderung menekankan perbandingan sebagai salah satu kekuatan karena perbandingan ini juga yang membuat penelitian kualitatif dapat menekankan proses dan dapat menegaskan konteks sosial di mana suatu gejala itu muncul. Di dalam sejarah perkembangannya, penelitian kualitatif telah merupakan suatu „jalan keluar‟ dari metode penelitian yang lebih bersifat positivistik yang dianggap tidak mampu menjelaskan hakikat suatu gejala. 61

2. Lokasi Penelitian

Dalam rangaka untuk memperoleh data dan informasi yang dibutuhkan dalam penyusunan skripsi ini, maka secara subjektif peneliti memilih lokasi penelitian ini dilakukan di Indofood Sukses Makmur Makassar.

60 Sugioyono, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif,(Bandung Alfabeta 2013)h.7-8

61 Syamsuddin AB. Dasar-Dasar Teori Metode Penelitian Sosial,(Makassar, Wade Group 2017)h.30

B. Jenis dan Pendekatan Penelitian

Ditinjau dari jenis datanya jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif yang merupakan suatu penelitian status kelompok manusia, suatu objek, suatu set kondisi, suatu sistem pemikiran ataupun suatu kelas peristiwa pada masa sekarang. Tujuan dari penelitian deskriptif adalah untuk membuat deskripsi, gambaran atau lukisan secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta sifat-sifat serta hubungan antar fenomena yang diselidiki.62

Adapun pendekatan ini ialah pendekatan kualitatif yaitu penelitian pengumpulan data pada suatu latar ilmiah dengan maksud menafsirkan fenomena yang terjadi dimana peneliti adalah sebagai instrumen kunci, pengambilan sampel sumber data dilakukan secara purposive dan snowbaal, tekhnik pengumpulan data dengan Trianggulasi(gabungan), analisi data bersifat induktif/kualitatif dan hasil penelitian lebih menekankan makna dari pada generalisasi.63

62 Ajat Rukajat, Pendekatan Penelitian Kuantitatif, (Jogjakarta:CV BUDIUTAMA, 2018), h.

1 63Albi Anggito dan Johan Setiawan, Metodologi Penelitian Kualitatif, (Sukabumi:CV Jejak, 2018),h.8.

C. Sumber Data

Pada penelitian kualitatif ini sumber data itu berasal dari hasil wawancara, observasi, dokumentasi disebut sumber data primer, kedua sumber data sekunder yaitu data yang telah tersedia seperti dokumen-dokumen telah ada sebelunya.

6. Data Primer

Sumber data primer yaitu data yang diambil dari penelitian lapangan yang diperoleh dari wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan narasumber atau informan. Data primer yang diperoleh dari penelitian Strategy memasuki pasar International (study kasus Indofood Sukses Makmur).

7. Data Sekunder

Data sekunder merupakan data pendukung dari data primer yaitu data yang diperoleh dari buku-buku, dokumentasi, maupun referensi yang terkait dan relevan dengan penelitian ini. Dalam penelitian ini terdapat perputakaan daerah yang menyediakan buku-buku yang terkait dalam penelitian ini.

D. Metode Pengumpulan Data

Data merupakan bahan baku informasi yang sangat penting dalam melakukan penelitian, oleh karenanya dalam melakukan pengumpulan data, riset harus menggunakan teknik-teknik yang tepat. Sebabjika pengumpulan data dilakukan dengan cara yang salah maka dapat menghasilkan informasi yang salah pula sehingga penelitian berjalan tidak sesuai dengan harapan peneliti.

Maka dalam hal pengumpulan data ini peneliti menggunakan beberapa metode yang peneliti anggap cocok dengan fokus penelitian, berikut ini antara lain:

1. Observasi

Observasi merupakan alat pengumpulan data yang dilakukan dengan cara mengamati, mencatat, dan menganalisa secara sistematis terhadap gejala/fenomena/objek yang ingin diteliti. Adapun hal yang akan diamatin dalam penelitian ini adalah iklan produk pemasaran baik melalui papan reklamen maupun media sosial.

2. Survei Pustaka

Yaitu Mendapatkan data yang berhubungan langsung dengan penelitian dan dokumen lain yang diterbitkan perusahaan.

3. Dokumentasi

Metode dokumentasi adalah suatu cara untuk memperoleh data melalui peninggalan tertulis seperti arsip-arsip, dan termasuk juga buku-buku tentang

pendapat, teori, dalil atau hukum-hukum dan lain-lain yang berhubungan dengan masalah penelitian.64

Dokumentasi adalah pengumpulan data dengan cara melakukan analisis terhadap dokumen-dokumen yang berisi data-data yang menunjang analisis dalam penelitian.

4. Internet Searching

Selain melalui studi pustaka, peniliti juga menggunakan internet sebagai bahan acuan yang mendukung kelengkapan referensi penulis dalam menemukan fakta atau teori yang berkaitan dengan masalah dalam penelitian.