BAB IV ANALISIS DATA
A. Deskripsi Obyek Penelitian
5. Karakteristik Responden
Karakteristik responden digunakan untuk menggambarkan keadaan atau kondisi responden yang dapat memberikan informasi tambahan untuk memahami hasil-hasil penelitian. Adapun
karakteristik responden yang menjadi sampel dalam penelitian ini diklasifikasikan berdasarkan jenis kelamin, usia, pendidikan terakhir, pekerjaan, penghasilan tiap bulan, produk simpanan yang diambil, lama menjadi nasabah dan saldo simpanan. Berikut ini akan dibahas mengenai kondisi dari masing-masing klasifikasi karakteristik responden tersebut:
a. Jenis Kelamin Responden
Data mengenai jenis kelamin nasabah tabungan BMT Taruna Sejahtera yang diambil sebagai responden adalah sebagai berikut:
Tabel 4.1
Jenis Kelamin Responden
Sumber: Data primer yang diolah, 2015
Tabel 4.1 di atas menunjukkan bahwa jenis kelamin nasabah tabungan BMT Taruna Sejahtera yang diambil sebagai responden didominasi oleh responden perempuan yaitu sebanyak 58 orang atau 58%. Sedangkan sisanya adalah responden laki-laki sebanyak 42 orang atau 42%. Kondisi seperti ini disebabkan perempuan yang sudah menikah cenderung menjadi pemegang kendali keuangan keluarga dan lebih banyak waktu di rumah baik
Jenis_Kelamin
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid Laki-laki 42 42,0 42,0 42,0 Perempuan 58 58,0 58,0 100,0 Total 100 100,0 100,0
hanya sebagai ibu rumah tangga maupun wiraswasta, sehingga dengan sistem jemput bola di rumah/warung/pasar yang diterapkan oleh BMT Taruna Sejahtera maka akan lebih banyak bertemu dengan nasabah perempuan.
b. Usia Responden
Data mengenai usia nasabah tabungan BMT Taruna Sejahtera yang diambil sebagai responden adalah sebagai berikut:
Tabel 4.2 Usia Responden
Usia
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid < 20 tahun 3 3,0 3,0 3,0 > 65 tahun 1 bulan 1 1,0 1,0 4,0 20 tahun 1 bulan - 35 tahun 34 34,0 34,0 38,0 35 tahun 1 bulan - 50 tahun 37 37,0 37,0 75,0 50 tahun 1 bulan - 65 tahun 25 25,0 25,0 100,0 Total 100 100,0 100,0
Sumber: Data primer yang diolah, 2015
Tabel 4.2 di atas menunjukkan bahwa nasabah tabungan BMT Taruna Sejahtera yang diambil sebagai responden mayoritas berusia antara 35 tahun 1 bulan – 50 tahun yaitu sebanyak 37 orang. Sedangkan lainnya berusia < 20 tahun sebanyak 3 orang, usia antara 20 tahun 1 bulan – 35 tahun sebanyak 34 orang, usia antara 50 tahun 1 bulan – 65 tahun sebanyak 25 orang, dan yang berusia > 65 tahun 1 bulan sebanyak 1 orang. Dengan demikian dapat disimpulkan nasabah tabungan BMT Taruna Sejahtera mayoritas berusia produktif yaitu usia dimana seseorang masih mampu bekerja dan menghasilkan sesuatu.
c. Pendidikan Terakhir Responden
Data mengenai pendidikan terakhir nasabah tabungan BMT Taruna Sejahtera yang diambil sebagai responden adalah sebagai berikut:
Tabel 4.3
Pendidikan Terakhir Responden
Pendidikan
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid DIII 10 10,0 10,0 10,0 S1 13 13,0 13,0 23,0 SD/Sederajat 15 15,0 15,0 38,0 SMA/Sederajat 47 47,0 47,0 85,0 SMP/Sederajat 15 15,0 15,0 100,0 Total 100 100,0 100,0
Sumber: Data primer yang diolah, 2015
Tabel 4.3 di atas menunjukkan bahwa nasabah tabungan BMT Taruna Sejahtera yang diambil sebagai responden mayoritas berpendidikan SMA/Sederajat yaitu sebanyak 47 orang. Sedangkan yang berpendidikan SD/Sederajat sebanyak 15 orang, yang berpendidikan SMP/Sederajat sebanyak 15 orang, untuk lulusan Sarjana S1 sebanyak 13 orang dan lulusan Diploma III sebanyak 10 orang. Tingkat pendidikan yang ditempuh seseorang menunjukkan tingkat pengetahuan dan wawasan yang dimiliki, sehingga akan berpengaruh pada kemampuan menganalisis suatu permasalahan seperti dalam memilih lembaga keuangan.
d. Pekerjaan Responden
Data mengenai pekerjaan nasabah tabungan BMT Taruna Sejahtera yang diambil sebagai responden adalah sebagai berikut:
Tabel 4.4 Pekerjaan Responden
Pekerjaan
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Valid
Buruh 10 10,0 10,0 10,0 Ibu Rumah Tangga 9 9,0 9,0 19,0 Karyawan Swasta 13 13,0 13,0 32,0 Mahasiswa 1 1,0 1,0 33,0 Pensiunan PNS 1 1,0 1,0 34,0 Perkebunan 1 1,0 1,0 35,0 PNS 4 4,0 4,0 39,0 Polri 1 1,0 1,0 40,0 TNI 1 1,0 1,0 41,0 Wiraswasta 59 59,0 59,0 100,0 Total 100 100,0 100,0
Sumber: Data primer yang diolah, 2015
Tabel 4.4 di atas menunjukkan bahwa nasabah tabungan BMT Taruna Sejahtera yang diambil sebagai responden mayoritas berprofesi sebagai Wiraswasta yaitu sebanyak 59 orang. Sedangkan 13 orang sebagai Karyawan Swasta, 10 orang sebagai Buruh, 9 orang sebagai Ibu Rumah Tangga, 4 orang sebagai PNS (Pegawai Negeri Sipil), sebagai Mahasiswa, Pensiunan PNS, Polri dan TNI masing-masing 1 orang. Hal ini disebabkan karena
account officer BMT Taruna Sejahtera lebih mendekat kepada masyarakat yang memiliki usaha warung, toko dan industri rumahan (home industry), sehingga mereka mempercayakan BMT Taruna Sejahtera sebagai tempat transaksi keuangannya. Nasabah yang memiliki pekerjaan tetap merupakan nasabah yang dinilai potensial karena mereka mempunyai penghasilan dan dapat mengatur keuangannya termasuk menyisihkan sebagian penghasilannya untuk ditabung.
e. Penghasilan Responden
Data mengenai penghasilan setiap bulan nasabah tabungan BMT Taruna Sejahtera yang diambil sebagai responden adalah sebagai berikut:
Tabel 4.5
Penghasilan Responden
Penghasilan
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid < Rp. 3.000.000 48 48,0 48,0 48,0 > Rp. 12.000.000 4 4,0 4,0 52,0 Rp. 3.000.000 - Rp. 5.000.000 40 40,0 40,0 92,0 Rp. 5.000.000 - Rp. 7.000.000 7 7,0 7,0 99,0 Rp. 7.000.000 - Rp. 9.000.000 1 1,0 1,0 100,0 Total 100 100,0 100,0
Sumber: Data primer yang diolah, 2015
Tabel 4.5 di atas menunjukkan bahwa nasabah tabungan BMT Taruna Sejahtera yang diambil sebagai responden mayoritas berpenghasilan < Rp. 3.000.000 yaitu sebanyak 48 orang. Sedangkan yang berpenghasilan Rp. 3.000.000 – Rp. 5.000.000 sebanyak 40 orang, yang berpenghasilan Rp. 5.000.000 – Rp. 7.000.000 sebanyak 7 orang, yang berpenghasilan Rp. 7.000.000
– Rp. 9.000.000 sebanyak 1 orang dan yang berpenghasilan > Rp. 12.000.000 sebanyak 4 orang. Hal ini sesuai dengan penghasilan dari pekerjaan masing-masing nasabah. Besar kecilnya penghasilan akan mempengaruhi kemampuan mereka untuk menabung.
f. Produk Simpanan yang Diambil Responden
Data mengenai produk simpanan yang diambil oleh responden dari nasabah tabungan BMT Taruna Sejahtera adalah sebagai berikut:
Tabel 4.6
Produk Simpanan yang Diambil Responden
Produk_Simpanan
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid Simpanan Amanah 77 77,0 77,0 77,0 Simpanan Berkah 23 23,0 23,0 100,0 Total 100 100,0 100,0
Sumber: Data primer yang diolah, 2015
Tabel 4.6 di atas menunjukkan bahwa nasabah tabungan BMT Taruna Sejahtera yang diambil sebagai responden didominasi oleh nasabah simpanan Amanah yaitu sebanyak 77 orang atau 77%. Sedangkan sisanya 23 orang atau 23% adalah dari simpanan Berkah.
g. Lama Menjadi Nasabah
Data mengenai lama responden menjadi nasabah BMT Taruna Sejahtera adalah sebagai berikut:
Tabel 4.7
Lama Menjadi Nasabah
Lama_Menjadi_Nasabah
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid > 5 tahun 1 bulan 11 11,0 11,0 11,0 1 tahun 20 20,0 20,0 31,0 1 tahun 1 bulan - 3 tahun 54 54,0 54,0 85,0 3 tahun 1 bulan - 5 tahun 15 15,0 15,0 100,0 Total 100 100,0 100,0
Tabel 4.7 di atas menunjukkan bahwa nasabah tabungan BMT Taruna Sejahtera yang diambil sebagai responden didominasi oleh nasabah yang telah bertransaksi dengan BMT Taruna Sejahtera selama 1 tahun 1 bulan - 3 tahun yaitu sebanyak 54 orang. Sedangkan lainnya selama 1 tahun sebanyak 20 orang, selama 3 tahun 1 bulan – 5 tahun sebanyak 15 orang dan selama > 5 tahun 1 bulan sebanyak 11 orang. Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas nasabah telah loyal dengan BMT Taruna Sejahtera, yang dibuktikan dengan adanya transaksi berulang secara rutin dan tidak terpengaruh dengan tawaran lembaga keuangan lainnya.
h. Saldo Simpanan Responden
Data mengenai saldo simpanan yang dimiliki nasabah tabungan BMT Taruna Sejahtera periode 30 Juni 2015 yang diambil sebagai responden adalah sebagai berikut:
Tabel 4.8
Saldo Simpanan Responden
Saldo_Simpanan
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid < Rp. 3.000.000 52 52,0 52,0 52,0 > Rp. 12.000.000 13 13,0 13,0 65,0 Rp. 3.000.000 - Rp. 5.000.000 15 15,0 15,0 80,0 Rp. 5.000.000 - Rp. 7.000.000 13 13,0 13,0 93,0 Rp. 7.000.000 - Rp.9.000.000 1 1,0 1,0 94,0 Rp. 9.000.000 - Rp. 12.000.000 6 6,0 6,0 100,0 Total 100 100,0 100,0
Tabel 4.8 di atas menunjukkan bahwa nasabah tabungan BMT Taruna Sejahtera yang diambil sebagai responden paling banyak memiliki saldo simpanan sebesar < Rp. 3.000.000 yaitu sebanyak 52 orang. Sedangkan yang memiliki saldo simpanan Rp. 3.000.000 - Rp. 5.000.000 sebanyak 15 orang, Rp. 5.000.000 - Rp. 7.000.000 sebanyak 13 orang, Rp. 7.000.000 - Rp. 9.000.000 sebanyak 1 orang, Rp. 9.000.000 - Rp. 12.000.000 sebanyak 6 orang dan > RP. 12.000.000 sebanyak 13 orang. Jumlah simpanan nasabah ini dipengaruhi oleh tingkat penghasilan nasabah dan tingkat kebutuhan nasabah akan menabung.