• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kata Kekinian Kian Diwajarkan pada Siaran Langsung

Dalam dokumen INKONSTITUSIONAL MEDIA MASA KINI (Halaman 54-59)

Shafa Noor Amaliasari

Radio merupakan salah satu media massa elektronik tertua sarana mendapatkan informasi dengan metode siaran yang bisa didengarkan oleh khalayak umum. Radio ini bisa kita jumpai dimana saja kita berada, bisa kita akses melalui handphone dan radio di dalam transportasi umum selain motor. Selain itu untuk saat ini radio sudah memiliki kemajuan-kemajuan bukan hanya menyiarkan berita-berita terkini namun radio saat ini sudah berkembang, yang memiliki beberapa program siarannya sendiri.

Salah satunya dengan memutar siaran live podcast dan diselingi dengan lagu-lagu hits zaman sekarang.

Radio merupakan salah satu media elektronik yang muncul dengan seiring perkembangan zaman modern yang berhasil memadukan konsep media cetak, penulisan naskah yang diisi dengan suara tidak ada visualnya (radio), bisa memadukan dengan gambar dan disiarkan melalui televisi. Maka yang disebut dengan media massa elektronik ini adalah radio dan televisi (Mondry, 2008:12).

Salah satu dalam siaran radio yaitu talkshow. Talkshow merupakan program yang dapat disiarkan langsung dari radio (Tebba dan Sciences, 2016). Di dalam talkshow pewawancara tidak selalu bertanya kepada narasumber, tetapi bertukar argumen dengan orang yang diwawancarai untuk sepakat, dan saling memperkuat argumen atau berbeda pendapat. Sifat dari program siaran talkshow ini adalah dinamis, fleksibel, dan tidak terpaku pada topik pembahasan yang sedang diperbincangkan.

Talkshow ini memiliki beragam jenis talk show-nya salah satunya ada pendengar bisa menelpon penyiar studio untuk memberikan request lagu pilihan yang akan diputar sekaligus bisa untuk bertukar pendapat berbagai hal. Selanjutnya ada program berita terkini, biasanya program berita terkini sudah tertata dari sebelum hari atau disaat hari tersebut sebelum siaran berita berlangsung. Terakhir dari salah satu contohnya adalah kuis, kuis ini biasanya dilakukan dengan metode pendengar menelpon ke penyiar lalu menjawabnya langsung yang akan didengar langsung oleh para pendengar setia radio.

Tentu di dalam penyiaran langsung dalam radio memiliki aturan-aturan yang perlu ditaati oleh para khalayak umum yang sedang berada dalam proses produksi atau yang sedang berada dalam siaran tersebut. Dalam aturan tersebut memiliki kaidah-kaidah yang tentu bermanfaat bagi berlangsungnya siaran langsung di radio. Aturan tersebut disebut dengan P3SPS yaitu Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Penyiaran.

Dalam Pedoman Perilaku Penyiaran merupakan aturan-aturan yang dibuat untuk ditaati saat produksi program siaran, aturan-aturan ini dibuat tentang mengenai diperbolehkan atau tidak diperbolehkannya program siaran berlangsung, sedangkan Standar Program Siaran merupakan tindakan yang diperbolehkan atau tidak diperbolehkan saat penayangan program siaran.

Dalam hal P3SPS adalah suatu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dan menjadi acuan bagi stasiun penyiaran dan KPI untuk menyelenggarakan dan mengawasi sistem penyiaran nasional di Indonesia (Nugraha, 2018).

Dalam peraturan penyiaran memiliki dasar hukum yang jelas agar tidak merugikan pihak lain, selain itu diharapkan aktivitas penyiaran juga dapat memberikan program-program acara yang berkualitas yang diharapkan dapat mencerdaskan bangsa.

Fungsi adanya P3SPS adalah menetapkan standar program siaran, menyusun peraturan dan menetapkan pedoman perilaku penyiaran, mengawasi pelaksanaan dan pedoman penyiaran,

memerlukan koordinasi dengan pemerintah, dan memberikan sanksi terhadap pelanggaran program siaran.

Menurut Pedoman Perilaku Penyiaran (P3) dan Standar Program Siaran (SPS) Nomor 02/P/KPI/03/2012. Ketentuan-ketentuan bagi lembaga penyiaran yang ditetapkan oleh Komisi Penyiaran Indonesia sebagai panduan tentang batasan perilaku penyelenggaraan penyiaran dan pengawasan nasional yang digunakan peneliti sebagai pengkategorian yang terdapat 3 pasal, sebagai berikut:

Bab III Pasal 5 (f) dan 5 (j), bahwa pedoman perilaku penyiaran adalah dasar bagi penyusunan standar program siaran berkaitan tentang hak privasi dan muatan kekerasan. Bab IV Pasal 7, bahwa Lembaga penyiaran tidak boleh menyajikan program yang merendahkan, mempertentangkan dan atau melecehkan suku, agama, ras dan antar golongan yang mencakup keberagaman budaya, usia, gender, dan atau kehidupan sosial. Bab V Pasal 9, bahwa Lembaga penyiaran wajib menghormati nilai dan norma kesopanan dan kesusilaan yang berlaku dalam masyarakat (Rima Yoneshika, 2018: 23).

Dalam penerapan menurut P3SPS sudah dijelaskan beberapa batasan perilaku penyelenggaraan penyiaran, guna untuk mewujudkan penyiaran yang aman dan tentram, saling menghargai hak serta kewajiban satu sama lain, agar terciptanya kedisiplinan, dan tidak merugikan satu sama lain.

Sebagai khalayak umum kita tidak mengetahui kinerja di dalam penyiaran namun dengan adanya panduan P3SPS mengerti dan mengetahui atas dasar aturan-aturan yang berlaku.

Contoh pelanggaran dalam siaran radio adalah menyebut atau keceplosan kata-kata yang seharusnya tidak dikatakan pada saat siaran langsung. Dengan tindakan tersebut komisi P3SPS bisa menindaklanjuti atau memberikan sanksi kepada pelanggar, tindakan memberikan sanksi ini merupakan fungsi dari adanya P3SPS guna untuk menciptakan keadaan aman tentram, dan tidak merugikan pihak lainnya.

Di dalam aktivitas penyiaran di Indonesia ini tidak lepas dari aturan perundang-undangan yang telah dibuat baik berupa siaran televisi maupun radio. Hal tersebut dilakukan agar para aktivitas penyiaran ini memiliki dasar hukum yang jelas yang tentu saja bertujuan agar tidak merugikan pihak satu dengan lainnya baik berupa bentuk siaran suara, gambar, ataupun suara dan gambar (Effendi : 2008).

Dalam UU No. 32 tahun 2002 pasal 1 disebutkan bahwa penyelenggaraan penyiaran, baik lembaga penyiaran publik, Lembaga penyiaran komunitas maupun lembaga penyiaran berlangganan yang didalamnya bertugas untuk melaksanakan tugas, fungsi, dan tanggung jawabnya dalam berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku (Effendi: 2008).

Contoh pelanggaran yang terdapat di siaran radio langsung yaitu menuturkan kata-kata yang tidak sopan dan yang spontan dikatakan pada kegiatan sehari-hari. Pelanggaran ini dilakukan pada hari Senin, 14 Februari 2022 pada pukul 07.43, pada program siaran Prambors yaitu “Desta dan Gina In The Morning”

yaitu mengucapkan kata “anjir” “buset” pada saat program telepon sedang apa dimana dan bagaimana. Pengucapan kata kasar itu diucapkan oleh seseorang yang menelpon langsung ke program siaran prambors di radio, dikarenakan seseorang tersebut terlihat sangat humble sehingga tidak sengaja mengatakan kata-kata tersebut pada saat siaran berlangsung.

Kasus yang terjadi pada Senin, 14 Februari 2022 ini tidak patut untuk dicontoh karena dengan peliputan program siaran langsung ini sangat berdampak negatif bagi pendengar dibawah umur dan sangat disayangkan apabila menimbulkan kejadian tersebut akan diperagakan atau akan digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Target pendengar siaran langsung radio Prambors ini bisa didengar oleh kalangan muda khususnya anak remaja kisaran umur 13 tahun ke atas. Namun kembali seperti diawal jika pendengar radio Prambors ini didengar oleh anak di bawah umur

13 tahun yang akan ditakutkan yaitu mewajarkan hal tersebut sebagai bahasa sehari-hari.

Pelanggaran yang telah dilakukan disini adalah mengatakan hal-hal yang seharusnya tidak dikatakan pada saat siaran berlangsung dikarenakan hal tersebut tidak patut untuk dicontoh. Seharusnya program siaran radio berlangsung tersebut memberikan pengetahuan atau edukasi yang bermanfaat bagi khalayak remaja dan memberikan kosa kata atau bahasa yang baik dan benar. Diharapkan pada acara program siaran langsung radio Prambors dapat mempertanggung jawabkan dan lebih memperhatikan lagi program-program yang sudah dan akan terlaksana untuk nanti kedepannya. Karena dengan memperhatikan lebih akan mendapatkan hasil yang lebih baik lagi, agar nantinya program yang akan didengar masyarakat lebih memberikan bobot yang lebih baik dan memberikan contoh yang baik.

Peraturan Penyiaran yang Kian

Dalam dokumen INKONSTITUSIONAL MEDIA MASA KINI (Halaman 54-59)