HANJAR 01 MEDAN DAN PETA
7. Keadaan Peta
Metode Pembelajaran
1. Metode Ceramah
Materi ini digunakan pada saat pendidik menjelaskan pengertian yang berkaitan pengertian medan,macam-macam medan, bentuk-bentuk medan, bentuk-bentuk-bentuk-bentuk medan ditinjau dari dapat/ tidaknya dilalui, pengertian peta, macam peta, peta menurut skalanya dan keadaan peta.
2. Metode Brainstorming/Curah Pendapat
Metode ini digunakan pada saat menggali pendapat peserta tentang materi, menyandingkan hasil diskusi kelompok.
3. Metode Tanya Jawab
Metode ini digunakan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman peserta didik terhadap materi yang diberikan.
Alat/Media, Bahan Dan Sumber
1. Alat /Media : a. White Board.
b. Laptop.
c. LCD Projector.
d. Laser pointer.
e. Kertas HVS f. Papan Flipchart.
g. Peta
2. Bahan:
a. Kertas Flip chart.
b. Kertas HVS.
c. Alat tulis.
3. Sumber Belajar:
Peta Topo Grafi Wilayah Kabupaten Mojokerto.
.
NAVIGASI DARAT 5 PENDIDIKAN PEMBENTUKAN TAMTAMA BRIMOB POLRI 1. Tahap awal : 10 menit
Pendidik melaksanakan :
a. Membuka kelas dan memberikan salam;
b. Perkenalan;
c. Pendidik menyampaikan tujuan dan materi yang akan disampaikan dalam proses pembelajaran.
2. Tahap inti : 70 menit
a. Pendidik menjelaskan materi tentang pengertian medan, macam-macam medan, bentuk-bentuk medan, pengertian peta, macam-macam peta, tanda-tanda peta, bahasa peta dan warna-warna yang terkandung dalam bahasa peta.
b. Pendidik melaksanakan brainstorming dengan memberikan kesempatan peserta didik untuk mengeluarkan pendapat tentang materi yang sedang maupun yang telah disampaikan.
c. Pendidik memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya berkaitan dengan materi yang di sampaikan.
d. Peserta didik menyimak dan mencatat hal-hal yang dianggap perlu dari materi yang disampaikan pendidik.
e. Pendidik mempersilahkan kepada peserta didik untuk melakukan curah pendapat/brainstorming dari materi yang telahdisampaikan.
f. Pendidik bertindak sebagai fasilitator didalam jalannya kegiatan curah pendapat
3. Tahap akhir : 10 menit a. Penguatan materi :
Pendidik memberikan ulasan secara umum terkait dengan proses pembelajaran yang telah disampaikan.
b. Cek penguasaan materi :
Pendidik mengecek penguasaan materi pelatihan dengan cara bertanya secara lisan dan acak kepada peserta pelatihan dan memberikan tugas.
c. Learning point :
Pendidik dan peserta didik merumuskan learning point dari materi pelatihan dan memberikan umpan balik (feed back) kepada peserta pelatihan.
Tagihan / Tugas
Peserta didik mengumpulkan resume mata pelajaran yang diberikan kepada pendidik.
Lembar Kegiatan
Pendidik menugaskan peserta didik membuat resume mata pelajaran yang diberikan secara langsung.
Bahan Bacaan
MEDAN DAN PETA
1. Pengertian Medan
Adalah permukaan bumi beserta segala sesuatu benda yang ada diatasnya yang tetap dan tidak dapat dipindah-pindahkan.
Ilmu medan adalah ilmu yang mempelajari tentang :
a. Susunan / bentukan, sebagian serta lapisan kulit bumi dan air.
b. Untuk menentukan suatu posisi atau tempat tertentu dengan tepat.
c. Untuk memastikan benar / tidaknya suatu arah perjalanan.
2. Macam-macam medan
NAVIGASI DARAT 7 PENDIDIKAN PEMBENTUKAN TAMTAMA BRIMOB POLRI pihak kita dalam gerakan, kedudukan, per-tempuran, perawatan, pengangkutan dan sebagainya.
3. Bentuk-bentuk Medan
a. Tinggi rendahnya medan
1) Medan rata adalah medan mem-punyai perbedaan tinggi dan ren-dah atau sebaliknya hampir tidak tampak atau berangsur-angsur se-demikian rupa, sehingga tidak boleh merupakan sudut yang lebih besar dan 1,5 derajat.
2) Medan Tidak Rata adalah medan yang perbedaan antara tinggi ren-dahnya amat besar serta mendaki dan menurun sangat tajam.
b. Luas pemandangan :
1) Medan terbuka adalah medan yang tidak terdapat rintangan yang menghalang-halangi penglihatan (bebas pandang).
2) Medan tertutup adalah medan yang terdapat rintangan atau ada-nya benda-benda, tanam-tanaman yang menghalangi penglihatan.
c. Dapat / tidaknya dilalui
1) Medan terpotong adalah medan dimana terdapat rintangan yang menghalangi, menghambat gerakan kita (sungai, pagar, rawa dan lain-lain).
2) Medan tidak terpotong adalah medan yang tidak terdapat penghalang sama sekali.
4. Pengertian Peta
Adalah suatu lukisan / gambar dengan garis (line drawing) dari sebagian permukaan bumi yang dibuat atas skala yang menyatakan perbandingan ukuran dari keadaan di peta dengan keadaan di Medan (terren).
5. Macam-macam Peta.
a. Peta Planimetri
Adalah peta biasa, tidak menggambarkan tentang keadaan perbedaan tinggi/rendah dari permukaan bumi.
b. Peta Aeronautik
Adalah peta yang dipakai dalam kalangan penerbangan.
c. Peta Hydrographi
Adalah peta yang dipakai dalam kalangan pelayaran.
d. Peta Topographi
Adalah peta yang dibuat dengan selengkap-lengkapnya, yaitu dengan menggambarkan keadaan serta benda-benda yang ada di medan dengan tanda-tanda topographi yang menyatakan perbedaan ketinggian dengan menggunakan garis tinggi / garis bunga (Hochures).
e. Peta Photo
Adalah peta yang dibuat dengan cara memotret dari udara guna melengkapi peta topographi.
f. Peta Schet (Bagan)
Adalah peta yang dibuat dengan cara kasar dari suatu daerah kecil, misalnya peta wilayah polsek.
g. Peta Schet Panorama
Adalah peta yang dibuat secara kasar mengenai daerah kecil yang merupakan suatu lukisan dari suatu daerah, biasanya dibuat kurang teliti dan merupakan pelengkap peta topographi dan semua benda yang dianggap penting digambar.
h. Peta Oleat (Overlays)
Adalah peta yang dibuat diatas kertas minyak dengan cara menjiplak atau ngeblat, guna mendampingi peta topographi, biasanya dibuat dan dilampirkan bersama-sama dengan laporan gerakan pasukan.
6. Peta menurut skala a. Peta umum.
1) Dibuat atas skala kecil.
Skala lebih kecil dari 1 : 1.000.000 contoh : 1 : 5.000.000.
2) Dipakai oleh komandan / staf dari suatu kesatuan yang besar dalam membuat rencana umum untuk mempelajari strategi dan logistik umum.
b. Peta strategi.
1) Dibuat atas skala sedang.
NAVIGASI DARAT 9 PENDIDIKAN PEMBENTUKAN TAMTAMA BRIMOB POLRI Skala 1 : 25.000 s/d 1 : 50.000.
2) Dibuat sangat teliti dan lengkap.
3) Dipakai oleh pimpinan / komandan di dalam pertempuran yang sebe-narnya, maka peta ini disebut peta pertempuran.
7. Keadaan Peta a. Tanda peta
Adalah gambaran sederhana yang dibuat pada peta untuk menyatakan obyek dan keadaan di peta agar sesuatu yang ada dipermukaan bumi dapat digambarkan dalam peta, maka hal tersebut digambar dengan tanda-tanda peta. Contoh : jurang, danau, rawa-rawa hutan dan sebagainya.
b. Tanda-tanda Medan Buatan.
1) Benda di atas bumi.
2) Berhubungan dengan bumi.
3) Tidak menjadi bagian dari bumi.
Contoh : bangunan, rumah, jalan, tugu, rel kereta api dan sebagainya.
c. Titik tanda.
1) Bagian atau benda lapangan.
2) Benda medan yang warna dan bentuknya kelihatan jelas
Penilaian medan tergantung pada :
1) Maksud dan tujuan yang dikehendaki.
2) Jumlah dan jenis pasukan yang menggunakan.
3) Jumlah dan jenis lawan yang dihadapi.
e. Tujuan penilaian medan
1) Untuk menguraikan arti dari penilaian medan.
2) Menunjukan pengaruh-pengaruh medan atas penempatan taktis.
f. Pengaruh Medan.
Medan sangat mempengaruhi terhadap seluruh tindakan-tindakan pertempuran bahkan pengaruh tersebut
kadang-kadang memaksa, baik sebelum, sedang dan sesudah gerakan-gerakan pasukan sedang berjalan, misalnya dalam serangan, pertahanan, pengintaian dan tembakan bantuan.
Jadi jelaslah disini bahwa antara ilmu medan dan pengetahuan taktis adalah saling berhubungan dalam mensukseskan gerakan pasukan.
Hubungannya adalah ilmu medan mempelajari tentang data keadaan medan.
Pengetahuan taktis adalah mempelajari tentang cara penggunaan medan, hal ini merupakan syarat mutlak bagi seorang pimpinan untuk menilai medan secara cepat dan tepat dalam kepentingan tugasnya.
Sedangkan untuk mengenal medan dengan tepat dan jelas, hendaknya dapat membaca peta dengan baik, sedangkan untuk membaca peta dengan baik, maka harus terlebih dahulu memahami tentang "bahasa peta".
g. Bahasa Peta.
Adalah sejumlah tanda atau warna yang dibuat secara sederhana, yang menggambarkan tentang bagian-bagian dan benda Medan.
Warna-warna tersebut adalah :
1) Merah, menggambarkan tentang konstruksi dari konstruksi jalan dari batu / aspal.
2) Hitam, menggambarkan tentang konstruksi dari kayu, bambu, tanaman dan rel kereta api.
3) Biru, menggambarkan tentang konstruksi dari besi, sawah, perairan (laut, danau, sungai, dll).
4) Hijau, menggambarkan tentang suatu perkampungan / daerah tumbuh-tumbuhan.
5) Coklat, menggambarkan tentang dataran tinggi.
6) Kuning, menggambarkan tentang jalan, kuburan, batas perkebunan.
NAVIGASI DARAT 11 PENDIDIKAN PEMBENTUKAN TAMTAMA BRIMOB POLRI
Rangkuman
1. Medan adalah permukaan bumi beserta segala sesuatu benda di atasnya yang tetap dan tidak dapat dipindah-pindahkan.
2. Ilmu medan adalah ilmu yang mempelajari tentang susunan / bentuk sebagian dari lapisan bumi dan air yang bertujuan untuk menentukan suatu posisi atau tempat tertentu dengan tepat sehingga dapat memastikan benar / tidaknya suatu arah perjalanan.
3. Peta adalah suatu lukisan dengan garis dari suatu bagian permukaan bumi yang di buat berdasarkan skala yang menyatakan perbandingan ukuran dari keadaan di peta dengan keadaan di dalam medan sebenarnya.
Latihan
1. Jelaskan pengertian medan!
2. Jelaskan macam-macam medan!
3. Jelaskan pengertian peta!
4. Jelaskan macam – macam peta!
5. Jelaskan tanda – tanda peta!
6. Jelaskan arti / makna bahasa peta!
HANJAR 02
SKALA & KOORDINAT PETA
4 JP (180 menit)
Pengantar
Dalam Hanjar ini membahas materi pengertian skala, cara mengukur jarak pada peta. pengukuran jarak pada peta. koordinat Grid, penentuan tempat pada peta dengan sistem koordinat 4 angka dan penentuan tempat pada peta dengan sistiem koordinat 6 angka.
Tujuannya adalah agar peserta didik dapat Memahami cara mengukur jarak skala dan Koordinat peta;
Kompetensi Dasar
Kompetensi Dasar
Memahami cara mengukur jarak skala dan Koordinat peta;
Indikator Hasil Belajar
1. Menjelaskan pengertian skala.
2. Menjelaskan cara mengukur jarak pada peta.
3. Menjelaskan pengukuran jarak pada peta.
4. Menjelaskan koordinat Grid
5. Menjelaskan penentuan tempat pada peta dengan sistem koordinat 4 angka.
6. Menjelaskan penentuan tempat pada peta dengan sistiem koordinat 6 angka.
13 NAVIGASI DARAT PENDIDIKAN PEMBENTUKAN TAMTAMA BRIMOB POLRI
Materi Pelajaran
Pokok Bahasan
Cara mengukur jarak dan menentukan Koordinat peta;
Sub Pokok Bahasan 1. Pengertian skala.
2. Cara mengukur jarak pada peta.
3. Pengukuran jarak pada peta.
4. Koordinat Grid.
5. Penentuan tempat pada peta dengan sistem koordinat 4 angka.
6. Penentuan tempat pada peta dengan sistiem koordinat 6 angka.
Metode Pembelajaran
1. Metode Diskusi
Peserta didik mendiskusikan hal-hal yang dianggap penting dari materi Pengertian skala, Cara mengukur jarak pada peta, Pengukuran jarak pada peta, Koordinat Grid, Penentuan tempat pada peta dengan sistem koordinat 4 angka, Penentuan tempat pada peta dengan sistiem koordinat 6 angka.
2. Metode Brain Storming/Curah Pendapat
Metode ini digunakan pada saat menggali pendapat peserta tentang materi,menyandingkan hasil diskusi kelompok.
3. Metode Tanya Jawab
Metode ini digunakan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman peserta didik terhadap materi yang diberikan Pengertian skala, Cara mengukur jarak pada peta, Pengukuran jarak pada peta, Koordinat Grid, Penentuan tempat pada peta dengan sistem koordinat 4 angka, Penentuan tempat pada peta dengan sistiem koordinat 6 angka
4. Metode Drill/Praktik
Metode ini digunakan untuk mempraktekkan materi tentang a. Penentuan tempat pada peta dengan sistem koordinat.
b. Penentuan tempat pada peta dengan sistem koordinat 4 angka.
c. Penentuan tempat pada peta dengan sistiem koordinat 6 angka
15 NAVIGASI DARAT PENDIDIKAN PEMBENTUKAN TAMTAMA BRIMOB POLRI
Alat/Media, Bahan Dan Sumber
1. Alat /Media a. White Board b. Laptop c. LCD
d. Layar /LCD e. Proyektor/ LCD f. Papan Flip Chart g. Peta
2. Bahan
a. Kertas Flipchart b. Kertas HVS c. Alat tulis 3. Sumber Belajar
a. Hanjar Navrad Pusdik Brimob
b. Peta Topo Grafi Wilayah Kabupaten MojoKerto
Kegiatan Pembelajaran
1. Tahap awal : 10 menit
Pendidik melaksanakan apersepsi dengan kegiatan :
a. Pendidik melaksanakan refleksi yang ditugaskan oleh pendidik;
b. Pendidik mengaitkan materi yang sudah disampaikan dengan materi yang akan disampaikan;
c. Menyampaikan tujuan pembelajaran pada Hanjar ini.
2. Tahap inti : 150 menit
a. Pendidik mengeksplore pengertian materi tentang
materi Pengertian skala, Cara mengukur jarak pada peta, Pengukuran jarak pada peta dan Koordinat Grid.
b. Peserta didik memperhatikan, mendengarkan dan mencatat hal yang diperlukan;
c. Pendidik mengeksplore secara bergantian tentang materi Pengertian skala, Cara mengukur jarak pada peta, Pengukuran jarak pada peta dan Koordinat Grid kepada peserta didik.
d. Peserta didik mendiskusikan dan mempraktekkan materi Penentuan tempat pada peta dengan sistem koordinat 4 angka, Penentuan tempat pada peta dengan sistiem koordinat 6 angka yang diberikan oleh pendidik
e. Pendidik memberikan pengutan materi kepada peserta didik
17 NAVIGASI DARAT PENDIDIKAN PEMBENTUKAN TAMTAMA BRIMOB POLRI a. Cek penguatan materi.
Pendidik memberikan ulasan dan penguatan materi secara umum.
b. Cek penguasaan materi.
Pendidik mengecek penguasaan materi yang telah disampaikan.
c. Keterkaitan mata pelajaran dengan pelaksanaan tugas.
Pendidik menggali manfaat yang bisa diambil dari materi yang telah disampaikan.
d. Pendidik menugaskan peserta didik untuk meresume materi yang telah diberikan.
Tagihan / Tugas
Peserta didik mengumpulkan hasil resume materi yang di praktekkan.
Lembar Kegiatan
Peserta didik mempraktikkan penentuan tempat pada peta dengan sistem 4 angka dan 6 angka.
Bahan Bacaan
MENGUKUR JARAK SKALA DAN KOORDINAT
1. Pengertian Skala
Adalah perbandingan ukuran antara keadaan di peta dan keadaan di Medan.
Segala sesuatu yang ada di peta adalah hal-hal yang juga ada di medan dengan menggunakan ukuran yang diperkecil menurut perbandingan tertentu. Perbandingan inilah yang disebut Skala atau kedar.
Misalnya jarak di peta antara desa A dengan desa B = 2 cm, sedangkan jarak tersebut di medan sebenartnya = 1 Km (100.000 cm), maka perbandingan antara kedua jarak tersebut adalah = 2 cm : 100.000 cm = 2 : 100.000 = 1 : 50.000.
Sebaliknya jarak didalam Peta = 5 cm, sedangkan skala dari peta
= 1 : 100.000, maka jarak sebenarnya di medan adalah 100.000 x 5 cm = 500.000 cm = 5 Km.
Jelaslah disini bahwa, skala itu sebenarnya adalah perbandingan yang diperoleh dari hasil-bagi dari jarak di peta dengan jarak di medan, sehingga didapat rumus untuk mencari :
a. Skala :
b. Jarak medan Jarak Peta Skala =
Jarak medan
Jarak Peta Jarak medan =
Skala
19 NAVIGASI DARAT PENDIDIKAN PEMBENTUKAN TAMTAMA BRIMOB POLRI peta dengan menggunakan skala.
Misalnya suatu jalan yang di medan lebarnya 4 meter, skala 1 : 50.000 cm = 400 cm : 50.000 = 4 : 500 = 2 : 250 = 0,008 cm
= 0,008 mm.
Ukuran sebesar ini tidak dapat digambarkan di peta, maka jalan tersebut digambarkan lebih tebal dan dengan memakai tanda topographi tertentu.
2. Cara mengukur jarak a. Memakai Perbandingan.
Misal ; skala = 1 : 50.000.
b. Memakai skala angka dan huruf.
Misal ; 2 cm adalah sama dengan 1 km.
c. Menggunakan Skala grafik pada peta.
1 ½
3. Cara mengukur jarak pada peta
Dalam mengukur jarak pada peta, untuk mengetahui jarak tersebut di medan, maka dapat memakai cara-cara sebagai berikut :
a. Mengukur jarak pada peta dengan memakai alat penggaris atau alat pengukur jarak peta (mapmeasure).
Contoh :
1) Siswa mengukur Jarak peta dengan penggaris dari titik koordinat A ke titik koordinat B = 10 cm.
2) kemudian hasil pengukuran tersebut dikalikan dengan Skala pada Peta ( contoh skala 1 : 50.000 cm ), jadi untuk mengukur Jarak Medan
JM = JP : SKALA = 10 : 1/50.000
= 10 X 50.000 = 500 000 cm = 5000 m
= 5 km
b. Mengukur jarak pada Peta dengan memakai alat penggaris (lineal) dan menyamakan hasil pengukuran tersebut dengan Skala Angka dan Huruf
c. Mengukur jarak pada peta dengan memakai secarik kertas, kemudian mencocokkan hasil pengukuran dengan Skala grafik dari peta itu.
4. Koordinat Grid
a. Menurut sistem koordinat grid, bumi dibagi menjadi vak-vak persegi dengan ukuran 1 km2.
b. Garis lurus horisontal dan vertikal yang menjadi tepi vak-vak tersebut dinamakan koordinat peta. Tiap-tiap garis koordinat diberi nomor 00-99 baik dari kiri ke kanan maupun dari bawah ke atas.
c. Maksud sistem ini ialah untuk memudahkan menentukan letak suatu tempat di peta dan mencegah kekeliruan/kesalahan dalam menyebut-kan suatu tempat di peta.
21 NAVIGASI DARAT PENDIDIKAN PEMBENTUKAN TAMTAMA BRIMOB POLRI bawah titik tersebut (KOBA). garis horizontal yang diberi nomor 1 sampai dengan 9, baik dari kiri ke kanan maupun dari bawah ke atas, kemudian sebutkan angka / nomor koordinat secara berurutan, sebagai berikut : a. Sebutkan angka / nomor koordinat vertikal yang berada di kiri
titik tersebut.
b. Sebutkan pula angka / nomor koordinat vertikal vak kecil yang berada di kiri titik tersebut.
c. Sebutkan angka nomor koordinat horizontal yang berada di bawah titik tersebut.
d. Sebutkan pula angka / nomor koordinat horizontal vak kecil yang berada di bawah titik tersebut.
e. Penyebutan angka / nomor koordinat tidak boleh terbalik, artinya harus vertikal dulu kemudian baru horizontal.
47
A berada di kovak 332 457 B berada di kovak 335 455
47
46
32 43
33 34 35
45
B A
23 NAVIGASI DARAT PENDIDIKAN PEMBENTUKAN TAMTAMA BRIMOB POLRI
Rangkuman
a. Sebutkan angka / nomor koordinat vertikal yang berada di kiri titik tersebut.
b. Sebutkan pula angka / nomor koordinat vertikal vak kecil yang berada di kiri titik tersebut.
c. Sebutkan angka nomor koordinat horizontal yang berada di bawah titik tersebut.
d. Sebutkan pula angka / nomor koordinat horizontal vak kecil yang berada di bawah titik tersebut.
a. Penyebutan angka / nomor koordinat tidak boleh terbalik, artinya harus vertikal dulu kemudian baru horizontal.
Latihan
1. jelaskan pengertian skala!
2. jelaskan cara mengukur jarak pada peta!
3. jelaskan pengukuran jarak pada peta!
4. jelaskan koordinat Grid!
5. jelaskan penentuan tempat pada peta dengan sistem koordinat 4 angka dan 6!
HANJAR 03
ARAH POKOK,
DEKLINASI DAN AZIMUTH
4 JP (180 menit)
Pengantar
Dalam Hanjar ini membahas materi macam arah pokok, utara peta, utara magnet, pengertian Deklinasi ,macam-macam Deklinasi (DM), Variasi Magnet (VM), Sudut Peta Magnet ( SPM), pengertian Azimuth, macam-macam Azimuth dan cara menghitung Azimuth pata dan azimuth magnet
Tujuannya agar peserta didik dapat memahami tentang penguasaan medan dan penggunaan peta secara tepat dan benar.
Kompetensi Dasar
Kompetensi dasar
Memahami mampu melakukan arah pokok, deklinasi dan azimuth Indikator Hasil Belajar
1. Menjelaskan arah utara sebenarnya.
2. Menjelaskan utara peta.
3. Menjelaskan utara magnet.
4. Menjelaskan pengertian deklinasi.
5. Menjelaskan macam-macam deklinasi (DM).
6. Menjelaskan variasi magnet (VM).
7. Menjelaskan sudut peta magnet ( SPM).
8. Menjelaskan penegrtian azimuth.
NAVIGASI DARAT 25 PENDIDIKAN PEMBENTUKAN TAMTAMA BRIMOB POLRI
Pokok Bahasan
arah pokok, deklinasi dan azimuth Sub Pokok Bahasan
1. arah utara sebenarnya.
2. utara peta 3. utara magnet.
4. pengertian deklinasi.
5. macam-macam deklinasi (DM).
6. variasi magnet (VM).
7. sudut peta magnet ( SPM).
8. penegrtian azimuth.
9. cara menghitung azimuth pata (AZP) dan azimuth magnet(AZM).
Metode Pembelajaran
1. Metode Ceramah
Metode ini digunakan untuk menjelaskan Macam-macam arah pokok, Pengertian Deklinasi Peta (DP), Pengertian Deklinasi Magnet (DM), Pengertian Variasi Magnet (VM), Pengertian Sudut Peta Magnet ( SPM) dan Pengertian azimuth.
2. Metode Tanya Jawab
Metode ini digunakan untuk menjelaskan Macam-macam arah pokok, Menghitung Deklinasi, Menghitung variasi magnet, Menghitung sudut peta magnet dan Macam-macam azimuth.
3. Metode Drill/Praktek
Metode ini digunakan untuk Macam-macam arah pokok, Menghitung Deklinasi, Menghitung variasi magnet, Menghitung sudut peta magnet dan Macam-macam azimuth.
Alat/Media, Bahan Dan Sumber
1. Alat /Media a. White Board b. Laptop c. LCD
d. Layar /LCD e. Proyektor/ LCD f. Papan Flip Chart g. Peta
2. Bahan
a. Kertas Flipchart b. Kertas HVS c. Alat tulis
3. Sumber Belajar
a. Hanjar Navrad Pusdik Brimob
b. Peta Topo Grafi Wilayah Kabupaten MojoKerto
Kegiatan Pembelajaran
1. Tahap awal : 10 menit
Pendidik melaksanakan apersepsi dengan kegiatan :
a. Pendidik melaksanakan refleksi yang ditugaskan oleh pendidik.
b. Pendidik mengaitkan materi yang sudah disampaikan dengan materi yang akan disampaikan.
c. Menyampaikan tujuan pembelajaran pada Hanjar ini.
NAVIGASI DARAT 27 PENDIDIKAN PEMBENTUKAN TAMTAMA BRIMOB POLRI
pengertian Deklinasi ,macam-macam Deklinasi (DM), Variasi Magnet (VM), Sudut Peta Magnet ( SPM), pengertian Azimuth, macam-macam Azimuth dan cara menghitung Azimuth pata dan azimuth magnet
b. Peserta didik memperhatikan, mendengarkan dan mencatat hal yang diperlukan.
c. Pendidik mengeksplore secara bergantian tentang materi macam arah pokok, utara peta, utara magnet, pengertian Deklinasi ,macam-macam Deklinasi (DM), Variasi Magnet (VM), Sudut Peta Magnet ( SPM), pengertian Azimuth, macam-macam Azimuth dan cara menghitung Azimuth pata dan azimuth magnet
kepada peserta didik.
d. Peserta didik mendiskusikan dan mempraktekkan penghitungan azimuth didalam medan dengan kompas yang diberikan oleh pendidik.
e. Pendidik memberikan pengutan materi kepada peserta didik
3. Tahap akhir : 20 menit a. Cek penguatan materi.
Pendidik memberikan ulasan dan penguatan materi secara umum.
b. Cek penguasaan materi.
Pendidik mengecek penguasaan materi yang telah disampaikan.
c. Keterkaitan mata pelajaran dengan pelaksanaan tugas.
Pendidik menggali manfaat yang bisa diambil dari materi yang telah disampaikan.
Tagihan / Tugas
Peserta didik mengumpulkan hasil praktik cara menghitung azimuth pata (AZP) dan azimuth magnet(AZM).
Lembar Kegiatan
Peserta didik mempraktikkan cara menghitung azimuth pata (AZP) dan azimuth magnet(AZM).
Bahan Bacaan
ARAH POKOK,
DEKLINASI DAN AZIMUTH
1. Utara Sebenarnya (US)
Adalah arah utara yang sesuai dengan / dan kedudukan kita ke kutub utara bumi. Arah ini adalah sesuai pula dengan arah Garis Meridian Utara - Selatan pada peta. Utara ini adalah utara yang tetap.
Kharakteristik Utara Sebenarnya (US) : a. Garis lurus bertanda bintang / true north.
b. Arah menuju ke kutub utara.
c. Merupakan arah utara tetap.
2. Utara Peta (UP)
Adalah arah yang sesuai dengan arah koordinat vertikal pada peta.
NAVIGASI DARAT 29 PENDIDIKAN PEMBENTUKAN TAMTAMA BRIMOB POLRI
3. Utara Magnet (UM)
Adalah arah yang sesuai dengan arah jarum jam magnet kompas yang menuju ke kutub magnet bumi yang berada di Bothia Felix di sebelah utara Kanada.
Utara Magnet (UM) :
a. Garis lurus bertanda "anak panah" (Magnetic North).
b. Jarum magnet kompas adalah arah utara magnet.
4. Pengertian Deklinasi
Adalah perbedaan sudut-sudut antara arah / garis US, UP dan UM apabila dilihat dari suatu titik.
Besarnya deklinasi selalu diukur dari US, karena US adalah utara yang tetap dan pasti.
5. Macam-macam Deklinasi a. Deklinasi Peta (DP)
Adalah suatu perbedaan sudut antara US dan UP yang diukur dari US dengan dinyatakan disebelah barat / kiri timur/kanan atau dari US.
b. Deklinasi Magnet (DM)
Adalah perbedaan sudut antara US dan UM yang diukur dari US DP = 10° barat/kiri DP = 10° timur/kanan
GN GN
dengan dinyatakan di sebelah barat/kiri atau timur/kanan dari US.
6. Variasi Magnet
Adalah perubahan posisi magnet bumi yang tidak tetap setiap tahunnya yang berakibat terjadinya deklinasi magnet.
Macam-macam variasi magnet : a. Increase
Apabila perubahan posisi magnet tiap-tiap tahun bertambah.
Apabila perubahan posisi magnet tiap-tiap tahun bertambah.