V. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN DAN RESPONDEN
5.3. Kelembagaan Agribisnis yang Berperan Pada Usahatani Labu Zucchini Petani Mitra CV. Agro Segar
Ada beberapa lembaga yang diduga mempengaruhi usahatani labu zucchini yang dijalankan oleh CV. Agro Segar, khususnya yang mempengaruhi petani responden selama melakukan kegiatan produksi.
Berdasarkan hasil penelitian, lembaga-lembaga yang berperan pada usahatani labu zucchini adalah kelompok tani Agro Segar dan Pusat Pelatihan
Pertanian Pedesaan Swadaya (P4S) Agro Farm. Selain sebagai tempat pemasaran
produk, CV. Agro segar itu sendiri menawarkan fasilitas kepada petani dalam hal peminjaman input produksi, dan pembiayaan,. Namun fasilitas yang ditawarkan oleh pihak CV. Agro Segar tersebut belum diresmikan dalam sebuah lembaga khusus. Hal ini dikarenakan kurang efektif dan kurangnya sumber daya manusia yang kompeten di bidang tersebut.
5.3.1. Kelompok Tani Agro Segar
Kelompok tani Agro Segar merupakan kelompok tani binaan CV. Agro sebagai bentuk kepedulian CV. Agro Segar terhadap petani di sekitar lokasi penelitian,. Pembinaan ini dilakukan guna meningkatkan kesejahteraan hidup petani tentunya melalui usahatani hortikultura khusus sayuran Jepang dan Korea sehingga anggotanya dapat maju bersama. Petani responden yang melakukan kerjasama dengan CV. Agro Segar terbagi dalam dua kelompok, yaitu petani responden yang merupakan anggota kelompok tani Agro Segar dan petani responden yang non-anggota kelompok tani Agro Segar.
Tabel 11. Distribusi Status Keanggotaan Petani Responden Tahun 2011
Status Jumlah %
Anggota 14 53,85
Non-Anggota 12 46,15
Total 26 100
Distribusi status keanggotaan petani responden dalam Kelompok Tani Agro Segar dijelaskan pada Tabel 11. Petani yang tergabung dalam kelompok tani
44 Agro Segar yaitu 14 orang dan sisanya petani yang tidak tergabung dalam kelompok tani Agro Segar.
Tujuan dibentuknya kelompok tani Agro Segar adalah untuk membantu dan memfasilitasi para petani dalam melakukan transfer ilmu dan teknologi melalui kegiatan pelatihan dan penyuluhan. Fasilitas pembinaan teknik budidaya sangat penting karena labu zucchini merupakan sayuran yang tidak umum dikembangkan di daerah penelitian sehingga petani sebelumnya tidak mengetahui cara membudidayakan labu zucchini. Kegiatan penyuluhan dan pelatihan ini hanya diberikan pada petani responden yang tergabung dalam kelompok tani Agro Segar. Setiap ada informasi baru mengenai teknik budidaya akan langsung disebarkan kepada petani anggota. Sesuai dengan hasil analisis efisiensi teknis, petani yang pernah mengikuti penyuluhan memiliki tingkat efisiensi teknis lebih tinggi dibandingkan petani yang tidak pernah mengikuti penyuluhan ,emnegnai budidaya zucchini.
Dengan bergabungnya para petani dalam kelompok tani Agro Segar memberikan keunggulan bagi petani responden baik dari segi memilih komoditas
yang potensial untuk dikembangkan maupun dalam meningkatkan bargaining
position petani. Melalui kelompok tani Agro Segar petani mendapatkan informasi mengenai perkembangan akan kebutuhan konsumen akan labu zucchini baik dari spesifikasi produk, harga, maupun tingkat permintaan labu zucchini. Manfaat ini bisa dirasakan juga oleh petani responden non-anggota.
5.3.2. Pusat Pelatihan Pertanian Pedesaan Swadaya (P4S) Agro Farm
Pusat pelatihan Pertanian Pedesaan Swadaya (P4S) Agro Farm Cianjur merupakan salah satu wadah dan sarana bagi petani, kelompok tani, penyuluh, dan
stakeholder lainnya untuk saling berinteraksi dan mengadakan kegiatan-kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan sumber daya manusia dan pemanfaatan sumber daya alam dengan baik serta bijaksana. Melaui lembaga P4S ini petani labu zucchini yang bekerjasama dengan CV. Agro Segar dapat saling berkomunikasi dan berbagi ilmu maupun teknologi dalam ruang lingkup yang lebih besar dengan melibatkan pelaku agribisnis hortikultura lainnya. dengan adanya kegiatan dari P4S ini akan mempermudah para petani responden
45 maupun kelompok tani Agro Segar dalam menyampaikan aspirasinya selama menjalankan usahatani labu zucchini. Selain itu keinginan semua pihak dari petani, kelompok tani, stakeholder, penyuluh, maupun pihak terkait untuk membangun dan mengembangkan agribisnis yang digeluti akan tercapai dengan mudah. Semakin meningkatnya kegiatan seperti ini akan membentuk karakteristik pertanian yang lebih dinamis.
Dampak positif yang didapat dari semua kegiatan P4S ini selaras dengan hasil analisis penelitian. Seperti yang telah dijabarkan sebelumnya, salah satu hasil analisis inefisiensi teknis usahatani labu zucchini yang dijalankan oleh CV. Agro Segar, yaitu dengan keikutsertaan petani responden dalam suatu kegiatan penyuluhan dimana akan meningkatkan tingkat efisiensi teknis.
5.3.3. CV. Agro Segar
CV. Agro segar memegang dua peran lembaga yang sangat penting, yaitu sebagai lembaga pemasaran dan lembaga penyedia input. Selain perannya yang sudah jelas memberikan link pasar untuk petani labu zucchini di lokasi penelitian, perusahaan ini juga menyediakan peminjaman input produksi labu zucchini.
Peranan CV. Agro Segar sebagai lembaga pemasaran dilakukan setiap hari karena sistem kerjasama pihak perusahaan dengan konsumen yang dilakukan setiap hari sehingga pemasokan labu zucchini oleh petani responden dilakukan setiap hari. Petani mengantarkan langsung produk labu zucchini ke gudang CV. Agro Segar. Produk yang dikirimkan oleh petani tidak ada yang diretur karena spesifikasi produk yang dibutuhkan sudah jelas ditentukan sebelumnya. Selain itu, pihak CV. Agro Segar sudah memberikan berbagai macam solusi untuk menanggulangi hal-hal yang menyebabkan kerugian produksi (seperti iklim, dan cuaca). Hal ini dilakukan untuk mengurangi tingkat kerugian petani. Pembayaran dilakukan setiap hari Rabu setiap minggunya dengan jumlah pembayaran yang sudah dikalkulasi dengan jumlah pasokan selama seminggu.
Peranan CV. Agro Segar sebagai lembaga penyedia input berlaku untuk semua petani responden. Seringkali petani terkendala dalam hal permodalan, oleh karena itu pihak perusahaan menyediakan fasilitas peminjaman input produksi
46 (bibit). Sistem pembayaran dilakukan melalui pemotongan dari jumlah pembayaran yang akan dibayarkan kepada petani responden.
kedua peran lembaga CV. Agro Segar ini sangat membantu petani dalam mengembangkan usahatani labu zucchini. Adanya fungsi CV. Agro Segar sebagai lembaga pemasaran akan memudahkan petani untuk memasarkan produksi labu zucchini karena sebagian besar petani responden selama ini masih kesulitan untuk mencari pasar di luar CV. Agro Segar. Sedangkan peran CV. Agro Segar sebagai penyedia input produksi bagi petani responden akan semakin memudahkan petani dalam melakukan kegiatan produksi, khususnya petani yang kekurangan modal. Kedua peran lembaga yang dimiliki oleh CV. Agro Segar ini untuk menunjang kontinuitas usahatani labu zucchini CV. Agro Segar.
5.4. Budidaya Usahatani Labu Zucchini