BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
4.4 Kemutakhiran Koleksi
Indikator keempat sesuai dengan SNP Tahun 2013 koleksi terbaru perpustakaan yang terbit lima tahun terakhir sekurang-kurangnya 5% dari jumlah koleksi yang ada pada tahun berjalan.
Pada Dinas Perpustakaan Dan Arsip Kabupaten Deli Serdang memiliki koleksi terbaru yang terbit lima tahun terakhir berjumlah 8.113 judul. Hal ini sesuai dengan pernyataan informan sebagai berikut:
I3 : “...Untuk lima tahun terakhir yaaa....sebentar ya, saya lihat dulu datanya....untuk jumlah koleksi yang dimiliki perpustakaan untuk lima tahun terakhir berarti dari tahun 2013 yaaa....untuk tahun 2013 perpustakaan memiliki koleksi 8.113 judul dan 13.215 eksemplar....”
Dinas Perpustakaan Dan Arsip Kabupaten Deli Serdang setiap tahunnya mulai dari tahun 2013-2017 selalu mengalami penambahan koleksi. Berikut data koleksi serta penambahan koleksi dari tahun 2013-2017 pada Dinas Perpustakaan Dan Arsip Kabupaten Deli Serdang.
Tabel 4.2 Daftar koleksi pada Dinas Perpustakaan Dan Arsip Kabupaten Deli Serdang
No Tahun Jumlah
Judul Eksemplar
1. 2013 8.113 13.215
2. 2014 8.514 14.821
3. 2015 8.820 15.686
4. 2016 9.003 16.173
5. 2017 9.794 18.228
Tabel 4.3 Daftar penambahan koleksi pada Dinas Perpustakaan Dan Arsip Kabupaten Deli Serdang
No Tahun Jumlah
Judul Eksemplar
1. 2013 564 1.288
2. 2014 401 1.606
3. 2015 306 865
4. 2016 189 487
5. 2017 791 2.055
Jumlah 2.251 6.301
Sesuai dengan SNP Tahun 2013 maka dapat dilihat sebagai berikut koleksi terbaru perpustakaan yang terbit lima tahun terakhir yaitu:
= 5% × jumlah koleksi
= 5% × 8.113
= 405
Berdasarkan pada SNP Tahun 2013 maka ditetapkan jumlah koleksi terbaru perpustakaan yang terbit lima tahun terakhir adalah sebanyak 405 judul. Pada tabel 4.3 dapat dilihat koleksi terbaru perpustakaan yang terbit lima tahun terkahir tahun 2013 pada Dinas Perpustakaan Dan Arsip Kabupaten Deli Serdang sudah melebihi jumlah yang di tetapkan SNP Tahun 2013 yaitu sebanyak 564 judul. Maka dapat diketahui bahwa kemutakhiran koleksi pada Dinas Perpustakaan Dan Arsip Kabupaten Deli Serdang sudah memenuhi SNP Tahun 2013.
4.5 Pengembangan Koleksi
Indikator kelima sesuai SNP Tahun 2013 adalah pengembangan koleksi perpustakaan mengacu pada kebijakan pengembangan koleksi sebagai pedoman tertulis yang harus ditinjau sekurang-kurangnya setiap 3 (tiga) tahun sekali. Dinas Perpustakaan Dan Arsip Kabupaten Deli Serdang memang memiliki kebijakan pengembangan koleksi, tetapi untuk kebijakan pengembangan koleksi secara tertulis Dinas Perpustakaan Dan Arsip Kabupaten Deli Serdang belum mempunyai kebijakan pengembangan koleksi secara tertulis. Hal ini sesuai pernyataan informan sebagai berikut:
I2 : “...Untuk kebijakan pengembangan koleksi secara tertulis seharusnya ada, tetapi kami belum ada, jadi untuk kebijakan pengembangan koleksi dilakukan sesuai komposisi yang kita layani dengan jumlah penduduk kabupaten deli sedang yang beragam mata pencaharian mereka, pekerjaan mereka, seperti pns, mahasiwa, pelajar, petani, nah...misalnya kalau untuk petani kami fokus pada bidang-bidang pertanian, kalau untuk pelajar kami menyediakan buku-buku mata pelajaran dan juga perpustakaan melakukan survei kepada pengunjung, informasi apa yang mereka butuhkan kami mencoba untuk memenuhi sesuai kebutuhan mereka dari survei tadi.... kalau untuk kapan ditinjau berapa tahun sekali ya belum ada...”
Dari pernyataan informan di atas dapat diketahui bahwa pada Dinas Perpustakaan Dan Arsip Kabupaten Deli Serdang belum memiliki kebijakan pengembangan koleksi sebagai pedoman tertulis. Ini berarti belum memenuhi SNP Tahun 2013.
Menurut SNP Tahun 2013 Kebijakan pengembangan koleksi memuat prinsip-prinsip seleksi koleksi perpustakaan, termasuk kriteria yang digunakan seleksi dan penyiangan serta ketentuan-ketentuan yang terkait dengan hadiah dan pertukaran. Pada Dinas Perpustakaan Dan Arsip Kabupaten Deli Serdang untuk kebijakan pengembangan koleksi memuat prinsip-prinsip seperti seleksi, pengadaan, serta pengolahan dan untuk seleksi
penyiangan bahan pustaka, perpustakaan memiliki kebijakan penyiangan.
Hal ini sesuai pernyaataan informan sebagai berikut:
I2 : “...untuk kebijakan pengembangan koleksi yaa seperti biasa melakukan seleksi, pengadaan, pengolahan bahan pustaka, tetapi kami memiliki kebijakan apabila eksemplarnya banyak kita kurangin, misalkan ada dalam 1 judul ada 20 eksemplar jadi itu diambil mengingat raknya juga semakin terbatas dan disitu lah kami lakukan penarikan buku yang terrlalu banyak judul dan eksemplarnya, kecuali yang berjilid itu kita pertahankan. Seputar hadiah... seperti sekarang ini kami mendapatkan hadiah koleksi baru dari Dinas Perpustakaan Dan Arsip Daerah Sumatera Utara ya semua kita terima tetapi kalau untuk koleksi lama kita terima juga tetapi kita evaluasi kembali layak atau tidaknya kalau di letakkan di rak koleksi . Kalau untuk pertukaran kami juga belum pernah melakukan pertukaran...”
Dari pernyataan informan di atas dapat diketahui bahwa pada Dinas Perpustakaan Dan Arsip Kabupaten Deli Serdang melakukan prinsip-prinsip seleksi seperti pengadaan, pengolahan bahan pustaka dan untuk seleksi penyiangan Dinas Perpustakaan Dan Arsip Kabupaten Deli Serdang memiliki kebijakan apabila eksemplarnya banyak pihak perpustakaan mengurangi jumlah eksemplarnya misalkan ada dalam 1 judul ada 20 eksemplar jadi pihak perpustakaan mengurangi jumlah eksempalrnya mengingat raknya juga semakin terbatas. Untuk
ketentuan-ketentuan yang terkait hadiah perpustakaan selalu menerima tetapi untuk hadiah seperti koleksi lama Dinas Perpustakaan Dan Arsip Kabupaten Deli Serdang melakukan evaluasi koleksi layak atau tidaknya koleksi diletakkan dirak koleksi. Dan untuk pertukaran Dinas Perpustakaan Dan Arsip Kabupaten Deli Serdang belum pernah melakukan pertukaran. Ini berarti sudah memenuhi SNP Tahun2013.
Menurut SNP Tahun 2013 Pengembangan koleksi melalui kegiatan pengadaan/pembelian koleksi baru sekurang-kurangnya 5% dari jumlah judul koleksi pada tahun berjalan. Pada Dinas Perpustakaan Dan Arsip Kabupaten Deli Serdang setiap tahunnya selalu menambah jumlah koleksi jika anggaran perpustakaan ada. Hal ini sesuai pernyaataan informan sebagai berikut:
I2 : “...untuk penambahan koleksi yaa tergantung dari anggaran pemerintah daerah, kalau ada anggaran dari pemerintah daerah yaa kami melakukan pembelian tetapi kalau tidak ada anggaran dari pemerintah daerah yaa kami tidak melakukan pembelian.
Untuk tahun 2017 perpustakaan memiliki penambahan koleksi sebanyak 791 judul...”
Untuk jumlah koleksi yang dimiliki Dinas Perpustakaan Dan Arsip Kabupaten Deli Serdang sampai Desember 2017 adalah sebanyak 9.794 judul dan 18.228 eksemplar. Untuk penambahan koleksi dilakukan setiap tahunnya.
Sesuai dengan SNP Tahun 2013 dapat dilihat sebagai berikut:
Penambahan koleksi = 5% × jumlah judul per tahun = 5% × 9.794
= 489
Sesuai dengan SNP Tahun 2013 maka penambahan koleksi (judul) yang harus dilakukan Dinas Perpustakaan Dan Arsip Kabupaten Deli Serdang setiap tahunnya adalah sebanyak 489 judul.
Dapat dilihat pada tabel 4.2 sebelumnya bahwa penambahan judul koleksi pada Dinas Perpustakaan Dan Arsip Kabupaten Deli Serdang belum memenuhi SNP Tahun 2013. Karena penambahan judul koleksi dari tahun terakhir tahun 2013 yang didapat sudah memenuhi penambahan yang di tetapkan yaitu sebanyak 489 judul. Pada tahun 2013 penambahan judul koleksi sebanyak 564 judul. Tetapi untuk tahun 2014 penambahan judul koleksi sebanyak 401 judul, tahun 2015 penambahan judul koleksi sebanyak 306 judul, tahun 2016 penambahan judul koleksi sebanyak 189 judul, dan tahun 2017 penambahan judul koleksi sebanyak 791 judul. Ini berarti belum memenuhi SNP Tahun 2013 yang ditetapkan jumlah penambahan judul koleksi yaitu 489 judul.
Menurut SNP Tahun 2013 Pengembangan koleksi memperhatikan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta perkembangan kebutuhan masyarakat setempat. Pada Dinas Perpustakaan Dan Arsip Kabupaten Deli Serdang, perpustakaan memerhatikan perkembangan ilmu
pengetahuan dan memerhatikan perkembangan kebutuhan masyarakat setempat. Hal ini sesuai pernyaataan informan sebagai berikut:
I2 : “...Ooow kalau itu jelas kita memperhatikan perkembangan kebutuhan masyarakat setempat...”
Dari pernyataan informan di atas dapat diketahui bahwa Dinas Perpustakaan Dan Arsip Kabupaten Deli Serdang selalu memerhatikan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dan juga memerhatikan perkembangan kebutuhan masyarakat setempat. Ini berarti sudah memenuhi SNP Tahun 2013.
4.6 Belanja Koleksi Perpustakaan
Indikator keenam sesuai SNP Tahun 2013 adalah Perpustakaan Umum Kabupaten/Kota mengalokasikan anggaran penyelenggaraan perpustakaan sekurang-kurangnya Rp. 1000,- per kapita per tahun.
Dinas Perpustakaan Dan Arsip Kabupaten Deli Serdang setiap tahunnya memiliki anggaran belanja koleksi perpustakaan. Hal ini sesuai pernyaataan informan sebagai berikut:
I1 : “...Kalau untuk anggaran bahan pustaka kita tergantung dengan anggaran dana dari pemerintah daerah, kalau ada anggaran kita melakukan pembelian bahan pustaka tetapi kalau tidak ada anggaran ya kita kita tidak melakukan pembelian bahan pustaka, dan untuk tahun 2017 anggaran perpustakaan sebesar Rp. 143.000.000...”
Untuk mengetahui berapa seharusnya belanja koleksi perpustakaan yang dimiliki Dinas Perpustakaan Dan Arsip Kabupaten Deli Serdang per tahunnya dapat dilihat sebagai berikut:
= Rp. 1000 × jumlah penduduk
= Rp. 1000 × 1.727.622
= Rp. 1.727.622.000
Dari pernyataan informan di atas dapat diketahui bahwa Dinas Perpustakaan Dan Arsip Kabupaten Deli Serdang tahun 2017 memiliki anggaran belanja koleksi perpustakaan sebesar Rp. 143.000.000.00. Namun jika sesuai perhitungan yang ada seharusnya Dinas Perpustakaan Dan Arsip Kabupaten Deli Serdang memiliki anggaran belanja koleksi perpustakaan sebesar Rp. 1.727.622.000. Dan dapat diketahui bahwa Dinas Perpustakaan Dan Arsip Kabupaten Deli Serdang belum memenuhi anggaran belanja koleksi perpustakaan sesuai dengan SNP Tahun 2013.
4.7 Pengolahan dan Pengorganisasian Koleksi Perpustakaan
Indikator ketujuh sesuai SNP Tahun 2013 adalah Pengolahan koleksi perpustakaan dilakukan berdasarkan sistem yang baku. Pada Dinas Perpustakaan Dan Arsip Kabupaten Deli Serdang proses pengolahan bahan koleksi perpustakaan menggunakan DDC Edisi 22 sebagai pedoman pengklasifikasian. Untuk buku daftar tajuk subjek dari perpustakaan nasional.
Hal ini sesuai pernyaataan informan sebagai berikut:
I2 : “....Untuk pengolahan koleksi kami menentukan subjek dari daftar tajuk subjek yang dikeluarkan oleh perpustakaan nasional, kalau untuk pengklasifikasian kami menggunakan DDC Edisi 22....”
I3 : “....Kalau proses pengolahan koleksi perpustakaan dilakukan menggunakan DDC dan untuk tajuk subjeknya kami menggunakan tajuk subjek yang dikeluarkan oleh perpustakaan nasional....”
Dari pernyataan informan di atas dapat diketahui bahwa Dinas Perpustakaan Dan Arsip Kabupaten Deli Serdang menggunakan menggunakan DDC sebagai pedoaman pengklasifikasian dan untuk tajuk subjeknya perpustakaan menggunakan tajuk subjek yang dikeluarkan oleh perpustakaan nasional. Ini berarti sudah memenuhi SNP Tahun 2013.
Menurut SNP Tahun 2013 Proses pengolahan materi perpustakaan dilakukan melalui pencatatan di dalam buku induk dan atau sistem terotomasi, pendeskripsian data bibliografis, dan pengklasifikasian koleksi perpustakaan. Pada Dinas Perpustakaan Dan Arsip Kabupaten Deli Serdang proses pengolahan materi perpustakaan dilakukan melalui pencatatan dalam buku induk dan masih dilakukan secara manual dan setelah selesai menentukan tajuk subjek, pengklasifikasian, serta konsep katalog perpustakaan menginput kedalam database. Hal ini sesuai pernyaataan informan sebagai berikut:
I2 : “...Untuk proses pengolahan koleksi perpustakaan kami mencatat dalam buku induk terlebih dahulu dan dilakukan secara manual, setelah melakukan pencatatan kami menentukan subjek,
pengklasifikasian dan juga konsep katalog setelah itu kita input kedalam database....”
I3 : “...Kalau untuk proses pengolahan koleksi perpustakaan yang petama kami mencatat dalam buku induk dan itu masih secara manual, kemudian setelah kami menentukan tajuk subjek, pengklasifikasian dan juga konsep katalog langsung kita input kedalam database....”
Dari pernyataan informan di atas dapat diketahui bahwa Dinas Perpustakaan Dan Arsip Kabupaten Deli Serdang melakukan pencatatan didalam buku induk dan dilakukan secara manual, setelah menentukan tajuk subjek, pengklasifikasian dan juga konsep katalog langsung diinput kedalam database. Ini berarti sudah memenuhi SNP Tahun 2013.
Menurut SNP Tahun 2013 adalah Koleksi perpustakaan harus tertata diruang koleksi paling lambat satu pekan setelah proses pengolahan agar dapat diakses dan dimanfaatkan pemustaka. Pada Dinas Perpustakaan Dan Arsip Kabupaten Deli Serdang koleksi yang telah selesai diproses langsung ditata ke ruang baca tetapi untuk proses pengoahannya membutuhkan waktu yang cukup lama. Hal ini sesuai pernyaataan informan sebagai berikut:
I2 : “...Tergantung kalau pengadaan bahan pustakanya seperti tahun lalu besar, kita perlu waktu sampai bisa dipajang di rak, dan untuk waktu yang dibutuhkan sampai 3 bulan, karena kami yang menangani hanya 3 orang saja....”
I3 : “...Oooww kalau untuk pengadaan bahan pustakanya kita perlu waktu bisa dikatakan cukup lama dan untuk waktu yang dibutuhkan bisa sampai 3 bulan, iya karena kami dibagian pengolahan orang yang mengelolah terbatas hanya 3 orang saja jadi perlu waktu yang cukup lama....”
Dari pernyataan informan di atas dapat diketahui bahwa proses pengolahan bahan pustaka pada Dinas Perpustakaan Dan Arsip Kabupaten Deli Serdang membutuhkan waktu yang cuku lama agar dapat ditata diruang baca dan di manfaatkan pemustaka waktu yang dibutuhkan waktu 3 bulan dalam proses pengolahan bahan pustaka. Ini berarti belum memenuhi SNP Tahun 2013.
a. Seleksi Koleksi Perpustakaan
Menurut SNP Tahun 2013 Seleksi bahan perpustakaan mengacu pada kebijakan pengembangan koleksi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Pada Dinas Perpustakaan Dan Arsip Kabupaten Deli Serdang seleksi bahan pustaka mengacu pada kebijakan pengembangan koleksi. Hal ini sesuai pernyaataan informan sebagai berikut:
I2 : “...Untuk seleksi iya kita mengacu pada kebijakan pengembangan koleksi, kita menggunakan katalog penerbit dan juga kita menerima usulan-usulan dari pengguna yaitu tadi kami melakukan survei pengguna informasi apa yang mereka butuhkan kita coba untuk memenuhi nya....”
I3 : “...Iya kita mengacu pada kebujakan pengembangan koleksi, untuk seleksi bahan pustaka kita menggunakan katalog penerbit dan juga kita menerima usulan-usulan dari pengguna yang kita sesuaikan dengan pekerjaan masyarakat...”
Dari pernyataan informan di atas dapat diketahui bahwa proses seleksi koleksi perpustakaan mengacu pada kebijakan pengembangan koleksi yaitu perpustakaan menggunakan katalog penerbit, dan juga menerima usulan-usulan dari masyarakat yang disesuaikan dengan pekerjaan masyarakat yang ada di deli serdang. Hal ini berarti sudah memenuhi SNP Tahun 2013.
Perbaikan dan Perawatan Koleksi Perpustakaan a. Fumigasi Koleksi Perpustakaan
Menurut SNP Tahun 2013 Perpustakaan melakukan fumigasi atau pembasmian terhadap serangga perusak koleksi perpustakaan setiap 1 (satu) tahun sekali dan atau sesuai dengan kebutuhan. Namun pada Dinas Perpustakaan Dan Arsip Kabupaten Deli Serdang belum pernah melakukan fumigasi. Hal ini sesuai pernyaataan informan sebagai berikut:
I2 : “...Belum...kita hanya memakai kapur barus dan menjaga suhu ruangan agar rayap dan kutu buku tidak berkembang biak. Itu salah satu langkah yang kami lakukan...”
I3 : “...Oooo untuk fumigasi belum pernah dilakukan...”
Dari pernyataan informan di atas dapat diketahui bahwa Dinas Perpustakaan Dan Arsip Kabupaten Deli Serdang belum pernah melakukan fumigasi koleksi perpustakaan. Dinas Perpustakaan Dan Arsip Kabupaten
Deli Serdang hanya memakai kapur barus untuk pencegahan agar rayap dan kutu buku tidak merusak kualitas koleksi yang ada. Ini berarti belum memenuhi SNP Tahun 2013.
b. Perbaikan Koleksi Perpustakaan
Menurut SNP Tahun 2013 Perpustakaan melakukan perbaikan koleksi perpustakaan yang mengalami kerusakan melalui kegiatan berupa penjilidan, dalam rangka perbaikan dan pelestarian bahan pustaka yang dilaksanakan sekurang-kurangnya 2 (dua) kali setahun. Pada Dinas Perpustakaan Dan Arsip Kabupaten Deli Serdang belum melakukan penjilidan. Hal ini sesuai pernyaataan informan sebagai berikut:
I2 : “...Untuk koleksi yang mengalami kerusakan kami langsung memperbaikinya, tetapi untuk majalah kita belum pernah melakukan penjilidan...”
I3 : “...Belum kami belum pernah melakukan penjilidan majalah, dan kalau untuk koleksi yang mengalami kerusakan yaaa kami langsung memperbaikinya...”
Dari pernyataan informan di atas dapat diketahui bahwa Dinas Perpustakaan Dan Arsip Kabupaten Deli Serdang belum pernah melakukan penjilidan majalah, dan perpustakaan langsung melakukan perbaikan koleksi yang mengalami kerusakan. Ini berarti belum memenuhi SNP Tahun 2013.
c. Pegendalian Kondisi Ruangan (Cahaya Kelembaban)
Menurut SNP Tahun 2013 Perpustakaan harus menjaga pencahayaan dan temperatur ruangan guna menghindari kerusakan koleksi. Pada Dinas Perpustakaan Dan Arsip Kabupaten Deli Serdang dalam hal ini memang menjaga pencahayaaan dan juga temperatur ruangan guna menghindari kerusakan koleksi. Hal ini sesuai Dinas Perpustakaan Dan Arsip Kabupaten Deli Serdang.
I2 : “...Tentu..itu salah satu langkah yang kami lakukan agar koleksi tidak rusak kami menjaga temperatur ruangan dan juga cahaya supaya koleksi disini tidak rusak oleh binatang seperti rayap, itu salah satu langkah yang kami lakukan disini...”
Dari pernyataan informan di atas dapat diketahui bahwa Dinas Perpustakaan Dan Arsip Kabupaten Deli Serdang telah menjaga pencahayaan dan juga temperatur ruangan agar menghindari kerusakan pada koleksi. Ini berarti sudah memenuhi SNP Tahun 2013.
4.8 Cacah Ulang dan Penyiangan
Indikator kedelapan sesuai SNP Tahun 2013 adalah Perpustakaan melakukan cacah ulang (stock opname) dan penyiangan koleksi sekurang-kurangnya sekali dalam 3 tahun.
Menurut SNP Tahun 2013 adalah Jumlah koleksi yang disiangi sekurang-kurangnya berjumlah 0,0125 eksemplar per kapita per tahun
Namun Dinas Perpustakaan Dan Arsip Kabupaten Deli Serdang belum pernah melakukan penyiangan. Hal ini sesuai pernyaataan informan sebagai berikut:
I2 : “...Untuk sejauh ini, belum pernah dilakukan penyiangan tetapi kami memiliki kebijakan apabila eksemplarnya banyak kita kurangin misalkan ada dalam 1 judul ada 20 eksemplar jadi itu diambil mengingat raknya juga semakin terbatas dan disitu lah kami lakukan penarikan buku yang terrlalu banyak judul dan eksemplarnya, kecuali yang berjilid itu kita pertahankan. Dan dengan cara-cara itu lah yang kami lakukan untuk menghindari koleksi yang tidak dibutuhkan. Jadi untuk penyiangan secara resminya memang tidak, tetapi mengingat koleksi yang ada di perpustakan masih tergolong baru belum ada yang terlalu lama betul. Dan apabila informasi nya up date walaupun bukunya sudah lama masih ada juga yang masih membaca buku itu kami masih mempertahankan koleksi itu...”
Dari pernyataan informan di atas dapat diketahui bahwa Dinas Perpustakaan Dan Arsip Kabupaten Deli Serdang belum melakukan penyiangan dan belum memenuhi SNP Tahun 2013.
4. 9 Rangkuman Hasil Wawancara
Berdasarkan hasil wawancara dengan informan, melalui proses analisa data serta melakukan triangulasi maka dapat diketahui apakah kedelapan indikator koleksi pada Dinas Perpustakaan Dan Arsip Kabupaten Deli Serdang yang mencakup koleksi, jenis koleksi, koleksi per kapita, kemutakhiran koleksi,
koleksi perpustakaan, cacah ulang dan penyiangan. Sudah memenuhi SNP Tahun 2013.
Indikator pertama yaitu koleksi. Dinas Perpustakaan Dan Arsip Kabupaten Deli Serdang, koleksi perpustakaan umum kabupaten/kota disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di umum kabupaten/kota untuk mendukung kebijakan pembangunan daerah. Komposisi dan jumlah masing-masing jenis koleksi disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan kebijakan pembangunan daerah. Dapat dilihat hal ini sudah memenuhi SNP Tahun 2013. Sedangkan perpustakaan hanya memiliki jenis jenis koleksi referensi, koleksi umum (koleksi yang disirkulasikan), koleksi berkala, koleksi terbitan pemerintah, dan koleksi khusus, sedangkan untuk koleksi langka perpustakaan belum menyediakan serta untuk koleksi khusus penyandang cacat Dinas Perpustakaan Dan Arsip Kabupaten Deli Serdang juga belum menyediakannya. Dapat dilihat hal ini belum memenuhi SNP Tahun 2013.
Indikator kedua yaitu jenis koleksi. Dinas Perpustakaan Dan Arsip Kabupaten Deli Serdang, hanya memiliki koleksi umum, koleksi rujukan, koleksi terbitan berkala, koleksi terbitan pemerintah, dan koleksi khusus, sedangkan untuk koleksi langka Dinas Perpustakaan Dan Arsip Kabupaten Deli Serdang belum menyediakan. Dapat dilihat hal ini belum memenuhi SNP Tahun 2013.
Indikator ketiga yaitu Koleksi per kapita. Dinas Perpustakaan Dan Arsip Kabupaten Deli Serdang seharusnya jumlah koleksi (judul) yang tersedia
45.000 judul tetapi jumlah koleksi (judul) yang tersedia hanya 9.794 judul.
Dapat dilihat hal ini belum memenuhi SNP Tahun 2013.
Indikator keempat yaitu Kemutakhiran koleksi. Menurut SNP Tahun 2013 jika jumlah penduduk (jiwa) berjumlah 1.700.000-1.800.000 maka jumlah koleksi (judul) yang harus dimiliki perpustakaan adalah 45.000 judul. Namun, jumlah koleksi (judul) yang ada pada Dinas Perpustakaan Dan Arsip Kabupaten Deli Serdang adalah 9.794 judul. Dapat dilihat hal ini belum memenuhi SNP Tahun 2013.
Indikator kelima yaitu Pengembangan koleksi. Dinas Perpustakaan Dan Arsip Kabupaten Deli Serdang dalam kebijakan pengembangan koleksi memuat prinsip-prinsip seleksi yaitu mencakup seleksi, pengadaan, pengolahan dan seleksi penyiangan. Dan pengembangan koleksi memerhatikan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta perkembangan kebutuhan masyarakat setempat. Dapat dilihat hal ini sudah memenuhi SNP Tahun 2013. Namum pengembangan koleksi perpustakaan belum memiliki kebijakan pengembangan sebagai pedoman tertulis. Dan penambahan koleksi melalui kegiatan pengadaan/pembelian koleksi baru ditetapkan sebanyak 489 judul. Pada tahun 2013 penambahan koleksi terbarunya sebanyak 564 judul. Tetapi untuk tahun 2014 penambahan judul koleksi sebanyak 401 judul, tahun 2015 penambahan judul koleksi sebanyak 306 judul, tahun 2016 penambahan judul koleksi sebanyak 189 judul, dan tahun 2017 penambahan judul koleksi sebanyak 791 judul. Namun jumlah yang ditetapkan penambahan judul koleksi yaitu 489 judul. Dapat dilihat hal
Indikator keenam yaitu belanja koleksi perpustakaan. Seharusnya Dinas Perpustakaan Dan Arsip Kabupaten Deli Serdang memiliki jumlah anggaran seharusnya adalah sebesar Rp. 1.727.622.000. Namun anggaran yang dimiliki Dinas Perpustakaan Dan Arsip Kabupaten Deli Serdang tahun 2017 hanya Rp.
143.000.000. Dapat dilihat hal ini belum memenuhi SNP Tahun 2013.
Indikator ketujuh yaitu pengolahan dan pengorganisasian perpustakaan.
Pengolahan koleksi perpustakaan, perpustakaan menentukan subjek dari daftar tajuk subjek yang dikeluarkan oleh perpustakaan nasional dan untuk pengklasifikasian perpustakaan menggunakan DDC Edisi 22. Proses pengolahan materi perpustakaan dilakukan melalui pencatatan di buku induk dan kemudian setelah menentukan tajuk subjek, pengklasifikasian dan juga konsep katalog langsung diinput kedalam database. Untuk seleksi bahan perpustakaan mengacu pada kebijakan pengembangan koleksi, menggunakan katalog penerbit dan pihak perpustakaan menerima usulan-usulan dari pengguna. Dan perpustakaan juga menjaga pencahayaaan dan juga temperatur ruangan guna menghindari kerusakan koleksi. Dapat dilihat hal ini sudah memenuhi SNP Tahun 2013. Sedangkan koleksi perpustakaan yang telah selesai diolah Dinas Perpustakaan Dan Arsip Kabupaten Deli Serdang menata koleksi ke ruang baca membutuhkan waktu yang cukup lama yaitu 3 bulan.
Untuk fumigasi koleksi perpustakaan Dinas Perpustakaan Dan Arsip Kabupaten Deli Serdang belum pernah melakukan fumigasi. Dan perbaikan koleksi untuk koleksi yang mengalami kerusakan perpustakaan langsung