• Tidak ada hasil yang ditemukan

KESEHATAN BAYI (KHUSUS BAYI, UMUR <12 BULAN)

Dalam dokumen PEDOMAN PENGISIAN KUESIONER (Halaman 104-107)

BLOK X. KETERANGAN INDIVIDU A. IDENTIFIKASI RESPONDEN

ISIAN YANG BENAR DI G08 ISIAN DI KMS

H. KESEHATAN BAYI (KHUSUS BAYI, UMUR &lt;12 BULAN)

Pertanyaan pada Blok ini ditujukan kepada Rumah Tangga yang mempunyai bayi usia <12 bulan. Umur ini dipilih untuk menghindari kemungkinan ibu/ART lain lupa, sehingga memberikan jawaban yang meragukan.

Pertanyaan berikut ditujukan pada ibu atau ART lain yang mengetahui mengenai kondisi bayi.

Pertanyaan H01–H04 bertujuan mengumpulkan informasi berat badan lahir bayi. Informasi dapat diperoleh dari catatan kelahiran resmi atau tidak resmi atau dari pengakuan ibu/ ART lain.

Berat badan lahir mempunyai arti penting bagi kelangsungan hidup anak. Berat badan lahir dibagi menjadi normal (>2500 gram) dan rendah (<2500 gram). Berat bayi yang lahir kurang dari 2500 gram sangat rentan terhadap penyakit dan mengalami gangguan pertumbuhan.

Rincian H01: Menurut Saudara, Berat Badan [NAMA] ketika lahir:

Pertanyaan ini ditanyakan untuk mendapatkan persepsi ibu/ ART lain mengenai ukuran bayi ketika lahir dibandingkan ukuran bayi lainnya.

Lingkari satu kode jawaban sesuai jawaban responden dan pindahkan ke dalam kotak yang tersedia.

Kode 1 jika "Sangat kecil", kode 2 jika "Kecil", kode 3 jika "Normal”, kode 4 jika "Besar” atau kode 5 jika ”Sangat Besar”.

Rincian H02: Apakah waktu lahir [NAMA] ditimbang?

Pertanyaan untuk mengetahui apakah ketika lahir bayi ditimbang.

Lingkari satu kode jawaban sesuai jawaban responden dan pindahkan ke dalam kotak yang tersedia.

Kode 1 jika "Ya" atau kode 2 jika "Tidak".

Bila jawaban kode 2 ”Tidak” lanjutkan ke Rincian H05 Rincian H03: Bila H02=Ya, berat lahir [NAMA] dalam ukuran (gram)

Pertanyaan ini ditujukan untuk memperoleh data berat lahir bayi sesuai yang tertulis dalam catatan kelahiran/ KMS atau berdasarkan ingatan ibu/ ART lain. Lihat catatan kelahiran, atau apa yang dinyatakan ibu/ ART lain, kemudian isikan data berat badan lahir tersebut dalam gram. Misalkan: 2800 gram. Jika ibu/ ART lain menyatakan ditimbang tetapi tidak ada catatan dan ibu/ ART lain lupa maka isikan kode ”8888”

Rincian H04: Darimana sumber informasi berat badan lahir [NAMA]?

Pertanyaan ini dimaksudkan untuk mengetahui sumber informasi berat badan bayi lahir Rincian H03.

Lingkari satu kode jawaban sesuai jawaban responden dan pindahkan ke dalam kotak yang tersedia.

Kode 1 jika "Buku KIA/KMS/catatan kelahiran" atau kode 2 jika "Pengakuan/ ingatan ibu/ ART lain".

Rincian H05: Apakah ketika ibu mengandung bayi [NAMA] pernah memeriksakan kehamilan pada dokter, bidan atau perawat?

Pertanyaan ini bertujuan untuk mendapatkan informasi ibu yang memeriksakan kehamilannya ke tenaga kesehatan.

Isikan satu kode jawaban sesuai jawaban responden ke dalam kotak yang tersedia. Kode 1 jika "Ya" atau kode 2 jika "Tidak".

Bila jawaban kode 2 ”Tidak” lanjutkan ke Rincian H07

Rincian H06: Jika Ya, pelayanan kesehatan apakah yang diterima saat memeriksakan kehamilan pada dokter, bidan atau perawat? (BACAKAN POINT a SAMPAI DENGAN h)

Isikan satu kode jawaban sesuai jawaban responden ke dalam kotak yang tersedia. Kode 1 jika "Ya" atau kode 2 jika "Tidak" atau kode 8 jika ”Tidak Tahu”.

a. Pengukuran tinggi badan b. Pemeriksaan tekanan darah c. Pemeriksaan tinggi fundus (perut) d. Pemberian tablet Fe

e. Pemberian imunisasi TT f. Penimbangan berat badan g. Pemeriksaan hemoglobin h. Pemeriksaan urin

Rincian H07: Apakah [NAMA] mendapat pelayanan kesehatan (dikunjungi/ mengunjungi) pada: (BACAKAN POINT a DAN b)

a. 1 – 7 hari setelah lahir: Bayi yang baru lahir akan mendapat pelayanan kesehatan. Dapat berupa kunjungan petugas kesehatan ke rumah balita atau anak balita dikunjungi oleh petugas kesehatan.

b. 8 – 28 hari setelah lahir: Bayi yang baru lahir akan mendapat pelayanan kesehatan, Dapat berupa kunjungan petugas kesehatan ke rumah balita atau anak balita dikunjungi oleh petugas kesehatan.

Isikan satu kode jawaban sesuai jawaban responden ke dalam kotak yang tersedia. Kode 1 jika "Ya" atau kode 2 jika "Tidak".

LANJUT KE BLOK XI. PENGUKURAN dan PEMERIKSAAN Æ LIHAT PEDOMAN PENGUKURAN DAN PEMERIKSAAN

BAB 7

PENJELASAN PENGISIAN KUESIONER RKD07.AV

A. Pendahuluan

Penentuan dan pencatatan penyebab kematian baik di fasilitas kesehatan maupun di masyarakat masih jauh dari memadai. Mengingat sebagian besar kematian terjadi di luar fasilitas kesehatan, maka metode Autopsi Verbal (AV) baku ini telah dirancang untuk mendapatkan data tentang penyebab kematian yang tidak tercakup oleh system pencatatan dan pelaporan rutin. Pengumpulan data dengan AV meliputi wawancara terhadap kerabat terdekat atau mereka yang merawat almarhum/ah dan mengetahui riwayat perjalanan penyakit almarhum/ah sampai meninggal. Wawancara dilakukan pada rumah tangga yang anggota rumah tangganya mengalami kejadian kematian. Pewawancara menggunakan kuesioner AV untuk menggali informasi tentang penyebab kematian. Untuk itu pewawancara harus memahami betul dan mampu menggali (probing) riwayat perjalanan penyakit atau tentang kejadian kematian dalam rumah tangga yang bersangkutan. Responden diminta untuk mendeskripsikan gejala, tanda dan kondisi yang dialami oleh almarhum/ah menjelang meninggal. Keberhasilan AV sangat ditentukan oleh kualitas wawancara yang dilakukan. Oleh karena itu peran pewawancara sangat penting dalam wawancara, maka sangat diperlukan pelatihan yang memadai.

Data yang diperoleh dengan menggunakan kuesioner AV dapat digunakan sebagai dasar perhitungan angka kematian menurut umur, jenis kelamin dan penyebab kematian yang spesifik. Informasi ini dapat membantu perencanaan kesehatan di negara berkembang untuk menyusun dan menjalankan program penanggulangan terhadap penyebab kematian utama di negaranya. Untuk mendapatkan informasi yang tidak bisa didapatkan dari sumber lain ini, cakupan AV dan partisipasi semua individu dalam daerah penelitian sangat penting.

Pedoman ini bertujuan untuk memberikan petunjuk dan masukan yang diperlukan oleh pewawancara AV untuk melakukan wawancara secara sistematis dengan reliabilitas dan validitas informasi yang tinggi. Pedoman ini juga memberikan deskripsi peran dan tanggungjawab pewawancara. Pedoman juga dapat digunakan untuk panduan pewawancara selama pengumpulan data. Selain itu pewawancara juga harus menguasai pedoman dan dokumen lainnya yang berkaitan selama wawancara AV.

Dalam dokumen PEDOMAN PENGISIAN KUESIONER (Halaman 104-107)