BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
5.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan maka penulis memberikan kesimpulan dan saran yang diharapkan dapat bermanfaat. Dari penelitian ini ada beberapa yang dapat disimpulkan seperti:
1. Corporate Social Responsibility Eksternal PT Vale Indonesia Tbk telah melakukan fokus pada 8 (delapan) program CSR yang dimana di satukan pada program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM).
Secara umum, selama pandemi masyarakat telah mendapatkan banyak manfaat dari program PPM dan setelah adanya program ini efektivitas sasaran pelaksanaan program dengan masyarakat pemberdayaan meningkat serta mendapatkan antusisasme dari masyarakat. Keresahan perusahaan terjadi setelah adanya anak-anak yang melakukan vandalisme dan perusakan terhadap fasilitas yang diberikan.
2. Sebagian besar tantangan implementasi yang di dapat selama menjalankan program tersebut yaitu dikarenakan pandemi COVID 19 yang menghalangi jalannya program PPM yang ingin melibatkan masyarakat berkumpul dalam skala besar maupun kecil dan terlambatnya persetujuan perizinan dari pemerintah setempat. Adapun keluhan pada bidang kesehatan tentang Public Health Service yang masih menjadi tugas penting bagi perusahaan agar mempermudah proses pelayanan kesehatan masyarakat. Banyaknya penundaan program dan telatnya terbit surat terima perizinan dari pemerintah, membuat anggaran PPM tidak stabil dan banyak biaya tak terduga yang keluar selama masa pandemi.
81 5.2 Saran
Setelah penulis melakukan penelitian terhadap tantangan implementasi Corporate Social Responsibility (CSR) PT Vale Indonesia Tbk pada masa pandemi COVID 19, maka penulis pada kesempatan kali ini dapat memberikan saran dan masukan sebagai berikut:
1. Mengingat banyaknya program PPM yang masih tertunda, diperlukan evaluasi program pada bagian anggaran dan mendesak perizinan kepada pemerintahan terhadap program yang menjadi prioritas dan menjadikannya sebagai acuan untuk membuat sebuah perencanaan yang lebih matang dan efektif. Terlebih pada masalah infrastuktur di daerah yang masih rentan mendapatkan bantuan dan perbaikan sarana dan prasarana, bekerjasama dengan pemerintah setempat dapat lebih membantu merealisasikan proyek tersebut dengan cepat.
2. Memberikan pengetahuan mengenai program keberlanjutan PPM PT Vale Indonesia kepada masyarakat umum (non-karyawan). Jika tidak diberitahukan maka perusahaan terasa seolah sangat tidak terbuka kepada masyarakat, padahal perusahaan telah membentuk program PPM untuk masyarakat dan masyarakat tidak mengetahui kalau pemberian tersebut dari PTVI bagian eksternal program CSR, mereka hanya tau kalau apa yang perusahaan berikan adalah sebuah hadiah umum dari Vale. Hal ini juga bertujuan untuk mengurangi adanya vandalisme dan perusakan terhadap fasilitas yang telah di sediakan oleh perusahaan agar oknum yang tidak bertanggung jawab itu mengetahui bahwa fasilitas tersebut dari perusahaan dan untuk mereka.
82
83 DAFTAR PUSTAKA
Aini, E. N. (2020). Strategies and Programs Corporate Social Responsibility (CSR) Facing the Era New Normal, International Journal of Innovation Review, 1(1), 45-52.
Akbar, U. R., & Humaedi, S. (2020). Peran CSR Dalam Upaya Mengatasi Pandemi Covid-19. Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, 7(2), 341.
Anasrul, Y. A. Wahda. (2018). Implementasi Program Csr Dan Pengaruhnya Terhadap Citra Perusahaan (Studi Kasus Program CSR PT Vale Indonesia, Tbk Pada Proyek Penyediaan Air Bersih).
Annual Report PT Vale Indonesia Tbk Tahun 2016-2020
Anggi Nathania, D. (2021). Implementasi Komunikasi Corporate Social Responsibility Adira Finance Selama Pandemi COVID-19 (Doctoral dissertation, Universitas Multimedia Nusantara).
Asmeri, R., Alvionita, T., & Gunardi, A. (2017). CSR disclosures in the mining industry: Empirical evidence from listed mining firms in Indonesia. Indonesian Journal of sustainability accounting and Management, 1(1), 16-22.
Azheri, B. (2010). Disertasi: Tanggung Jawab Social Perusahaan (Corporate Social Responsibility) dalam kegiatan pertambangan di Sumatera Barat.
Budiastuti, D. R. (2021). Peran CSR Perusahaan Pada Masa Pandemi Covid 19. Jurnal Akrab Juara, 6(1), 31-45.
da Silva, L. H. V., Sugahara, C. R., & Ferreira, D. H. L. (2021). Corporate social responsibility in times of crisis: business actions during the COVID-19 pandemic. Independent Journal of Management & Production, 12(4), 909-927.
Della Irma, Syarifah (2021). Pengaruh Parameter Kebijakan Pemerintah Untuk Bekerja Dari Rumah dan Kompensasi Perusahaan Pada Masa Pandemi
84 Covid-19 Terhadap Kinerja Karyawan PT. Bhumi Jati Power.
Ercrista, T. Z. (2019). Strategi Komunikasi Kegiatan Csr Kampung Binaan Pt.Pln Distribusi Jakarta Raya Pada Program Pkbl Di Wilayah Rw 05 Kelurahan Kreo Kota Tangerang.
Frederiksen, T. (2018). Corporate social responsibility, risk and development in the mining industry. Resources Policy, 59, 495-505.
Hadari, N. (2003). Metode Penelitian Bidang Sosial. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.
Hasnati, H., Dewi, S., & Utama, A. S. (2021). Implementasi Csr Pt Asia Forestama Raya Terhadap Pemberdayaan Perekonomian Masyarakat Pada Masa Pandemi Covid-19. Ensiklopedia Sosial Review, 3(1), 25-31.
ISO. (2010). ISO 26000: Guidance on Social Responsibility (ISO/FDIS 26000:20).
Jamaluddin, J., & Anwar, S. M. (2017). Pengaruh CSR PT Vale Indonesia Tbk terhadap Kesejahteraan Masyarakat Sekitar Kecamatan Nuha. Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo, 3(2).
Kartini, D. (2009). Corporate Social Responsibility (Transformasi Konsep Sustainability Management dan Implementasi di Indonesia). Bandung: PT Refika Aditama.
Kartini, S. (2019). Implementasi Corporate Social Responsibility (CSR) pada BPRS Metro Madani Kantor Pusat Metro Menurut Etika Bisnis Islam. Disertasi Doktor pada IAIN Metro.
Krisyanto, R. (2006). Riset Komunikasi. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Kunjana, Gora. (2021). PT Vale Dapat Penghargaan Asia Sustainability Reporting Awards. Diambil dari: https://investor.id/market-and-corporate/248882/pt-vale-dapat-penghargaan-asia-sustainability-reporting-awards. (Akses: 03 November 2022)
85 Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). An Expanded Sourcebook: Qualitative
Data Analysis. London: Sage Publications.
Miles, M. B., Huberman,A.M, & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis, A Methods Sourcebook (3th Ed). USA: Sage Publications. Terjemahan Tjetjep Rohindi Rohidi, UI-Press.
Muhammad, S., Radjab, M., & Muhammad, R. (2018). Mitigasi Konflik di Lingkar Tambang: Studi Tentang Kontribusi Program Tanggung Jawab Sosial (CSR) PT. Vale Indonesia di Sorowako. Jurnal Keamanan Nasional, 4(2), 123-140.
Mulyana, D. (2003a). Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
_____. (2003b). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Murdifin, I., Pelu, M. F. A., Perdana, A. A. H., Putra, K., Arumbarkah, A. M., Muslim, M., et al. (2019). Environmental disclosure as corporate social responsibility: Evidence from the biggest nickel mining in Indonesia.
International journal of Energy Economics and policy, 9(1), 115.
Nazir, M. (2003). Metode Penelitian. Jakarta : Ghalia Indonesia.
Neuman, W. L. (2003). Social Research Methods: Qualitative and quantitative Approaches. Pearson Education.
Ningrum, H., Purnama, A. A., Oktaviana, A., Calista, G., Perwira, I. F. A., & Nasim, A. (2020). Faktor–faktor yang Mempengaruhi Penerapan Corporate Social Responsibility (CSR) di Perusahaan. Journal of Business Management Education (JBME), 4(3), 46-53.
Radzi, N. A. M., Lee, K. E., Hashim, H., Ali, A. F. M., Normaizatul Akma, S., &
Hasbollah, H. R. (2020). Charity Sees the Need, Not the Cause: The Strategies CSR during the Pandemic Outbreak. Palarch’s Journal Of Archaeology Of Egypt/Egyptology.
Rahmatullah, T. K. (2011). Panduan Praktis Pengelolaan CSR. Yogyakarta.
86 Samudra Biru.
Rusdianto, U. (2013). CSR Communication a Framework for PR Practitionsers.
Yogyakarta: Graha Ilmu.
Sari, W. A., Handayani, S. R., & Nuzula, N. F. (2016). Pengaruh Pengungkapan Corporate Social Responsibility Terhadap Kinerja Keuangan Dan Nilai Perusahaan (Studi Komparatif pada Perusahaan Multinasional yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan Bursa Malaysia Tahun 2012-2015), Jurnal Universitas Brawijaya, 39(2).
Siagian, M., & Suriadi, A. (2010). Tanggung Jawab Sosial Perusahaan CSR Perspektif Pekerjaan Sosial. Medan: Fisip USU Pers.
Sirait, K. A. (2018). Implementasi Corporate Social Responsibility Pada Perusahaan PT. Anglo Eastern Plantations. Disertasi Doktor pada Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan.
Sriyadi, W. (2019). Perusahaan-Perusahaan Tambang yang Berhasil Membuktikan Capaiannya pada Indonesian Mining Award 2019. Diambil dari:
https://duniatambang.co.id/Berita/read/414/Perusahaan-Perusahaan-Tambang- yang-Berhasil-Membuktikan-Capaiannya-pada-Indonesian-Mining-Award-2019. (Akses: 3 April 2021).
Sukmadinata, N. S. (2007). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Rosdakarya.
Suryani, R. A. (2018). Implementasi Corporate Social Responsibility Pt. Pertamina (Persero) Refinery Unit Ii Dumai Untuk Peningkatan Taraf Hidup Masyarakat.
Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi, 2(1), 85-106.
Suwaninda, M. N. Implementasi Corporate Social Responsibility (CSR) PT Titipan Express Kelurahan Pinangsia Kecamatan Taman Sari Jakarta Barat (Bachelor's thesis, Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta).
Syarif, A. E., & Hatori, T. (2017). Corporate social responsibility for regional
87 sustainability after mine closure: a case study of mining company in Indonesia.
In IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 71(1), 012029).
IOP Publishing.
Tambunan, A. A. (2020). Strategi Komunikasi Csr Pt. Milano Marbau Dalam Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Marbau Kabupaten Labuhanbatu Utara. Skripsi pada Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.
88 LAMPIRAN
Lampiran 1 Pertanyaan Wawancara
1. SEPERTI APA TANTANGAN SAAT EKSTERNAL MELAKUKAN KEGIATAN CSRNYA PADA MASA PANDEMI?
2. APAKAH ADA HAMBATAN YANG MENGHALANGI SAAT
EKSTERNAL MELAKUKAN KEGIATAN CSRNYA PADA MASA PANDEMI? SEPERTI APA HAMBATAN TERSEBUT?
3. BAGAIMANA SOLUSI YANG DIGUNAKAN TIM CSR EKSTERNAL DALAM MENGHADAPI TANTANGAN DAN HAMBATAN SAAT MENGIMPLEMENTASIKAN CSRNYA?
4. SEPERTI APA DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF SETELAH MELAKSANAKAN KEGIATAN CSR TERSEBUT?
5. BAGAIMANA PENGARUH NYATA DARI IMPLEMENTASI CSR KE MASYARAKAT PEMBERDAYAAN?
6. SELAMA MELAKSANAKAN PROGRAM CSR YANG TELAH DI SEPAKATI OLEH PERWAKILAN MASYARAKAT DAN PIHAK CSR EKSTERNAL VALE APAKAH ADA KELUHAN DARI MASYARAKAT?
JIKA ADA, DIAKIBATKAN APA KELUHAN TERSEBUT?
7. APAKAH ADA PROGRAM YANG BATAL TERLAKSANAKAN
DIKARENAKAN PANDEMI COVID-19?
8. APA SAJA PROGRAM YANG TERBENTUK DIKARENAKAN PANDEMI COVID-19?
9. DI MASA YANG AKAN DATANG, APA SAJA PROGRAM MASA DEPAN YANG TELAH DI RENCANAKAN OLEH CSR EKSTERNAL?
10. BAGAIMANA BISA PT VALE INDONESIA BERTAHAN DARI AWAL PANDEMI SAMPAI SAAT INI?
89 Lampiran 2 Transkrip Wawancara
Jenis Informan : Informan Kunci
Nama Informan : La Ode Muhammad Ichman Tanggal Wawancara : 9 September 2021 10:20 WITA Lokasi Wawancara : External PT Vale Indonesia Tbk
No Identitas Data Wawancara
Pewawancara Mungkin kita mulai saja pak wawancaranya, saya juga mohon maaf untuk mengganggu ini pak soalnya kapan lagi bisa ketemu karena sudah beres KP juga hehehe. Sekalian mungkin saya bisa minta data CSR tahun ini kalau boleh, soalnya pak Ichman juga lagi ada kegiatan selanjutnya kan.
Narasumber Oh iya iya silakan lanjut, mungkin saya jelaskan sedikit saja ya dan detailnya nanti saya kasih datanya lewat wa saja ya? Apa lewat email?
Pewawancara Boleh pak lewat wa saja mungkin.
Narasumber Oke saya kirim lewat wa, saya cari dulu datanya sambil kita wawancara saja ya.
Pewawancara Iya pak siap. Jadi ini Resty sudah siapkan beberapa pertanyaan pak Ichman. Nah, pertanyaan pertamanya itu Resty ingin tau seperti apa tantangan yang di terima External saat melakukan kegiatan CSRnya pada masa Pandemi ini?
Narasumber Oke kalau tantangan ini sudah pernah masuk di tema buku sustainable dan annual report kita tentang Vale yang sedang menghadapi tantangan pandemi covid-19. Tapi ini yang di poinkan khusus di External bagian CSRnya saja kan ya?
Pewawancara Iya pak, khusus External
Narasumber Kalau External tantangannya banyak, apalagi kita
90 kan ya yang di bidang CSR ini itu sudah dari masyarakatnya di tekan adapun dari pihak luar juga seperti pemerintah daerah juga kadang meminta haknya. Tantangan sosial, ekonomi, dan bisnis tidak bisa kita hindari. Ya ehh kita External mempertahankan kepercayaan dari stakeholder juga masyarakat juga, itu yang utama. Jadi awal tahun 2020 yang kita prioritaskan biar operasi Vale terjaga dengan baik di mata pemda maupun di masyarakat itu kita melakukan penyelesaian divestasi saham dengan pemerintah Indonesia langsung ke pusatnya di Jakarta waktu itu tahun 2020 awal pandemi.
Karena kita Vale komitmen akan jadi perusahaan tambang yang unggul ya di tengah tantangan pandemi ini.
Pewawancara He em, iya pak
Narasumber Nah kemudian kita ke masyarakatnya, tantangan dari masyarakat pun banyak karena adanya program PPM yang kita luncurkan. Kemarin waktu KP juga Resty sempat lihat kan kalau perwakilan masyarakat yang jadi PJ PKPM yang datang itu dari tiap kecamatan datang meminta dan merekomendasikan maunya daerahnya seperti ini seperti itu. Kita selalu tampung dulu, yang penting mereka diskusinya minta seperti apa kasih proposalnya ke kita nah nanti kita eksekusi apakah ini bisa atau mungkin tidak kita terima dulu karena masih rancu atau bisa saja tidak sesuai dengan syarat dan kebijakan dari kita. Kalau tantangan dari masyarakatnya itu-itu saja tidak ada yang memberatkan. Ya paling sering juga kita lihat Vale lagi di demo di pertigaan wawondula kan.
Pewawancara He em, iya pak betul hahah
91 Narasumber Ya itu tantangan masyarakat memang lebih banyak daripada stakeholder ya, karena yang kita hadapi masyarakat pemberdayaan pasti macam-macam kemauan orang kita dengar. Tapi kita tetap urus kok itu, tidak dibiarkan karena memang itu sudah menjadi tugas kita, kita tentu bertanggung jawab toh.
Pewawancara Hmm iya pak betul pak.
Narasumber Iya, ada lagi? Ini saya sudah kasih ke wa ya datanya Pewawancara Oh iya pak siap. Makasih banyak pak.
Narasumber Oke, aaa adalagi kah yang di butuhkan datanya biar saya kirim langsung ini biar tidak lupa nanti?
Pewawancara Hmm sudah sih keknya pak hehe ini saja cukup.
Atau mungkin kalau kurang Resty boleh minta data yang lainnya lagi lewat wa?
Narasumber Oh iya sudah kalau begitu, nanti tanya saja kalau ada yang kurang ke wa. Semoga saya lagi tidak sibuk itu nah hahah
Pewawancara Siap pak, mungkin kita lanjut ini mengingat waktu terbatas juga hehe.
Narasumber Oh iya ini oke lanjutkan lanjut
Pewawancara Lanjut ke pertanyaan lainnya ini pak, apa ada hambatan yang membuat external terhalang saat melakukan kegiatan csrnya pada masa pandemi?
Narasumber Kalau hambatan ya ada ya tapi masih bisa di hadapi Pewawancara Oh seperti apa itu pak contohnya?
Narasumber Ya terhambat karena covid ini faktor utamanya haha Pewawancara Ohh haha iya pak
Narasumber Terus juga ya ada beberapa kegiatan masih terkendala, seperti izin dan pengembangan program PKPM berada dalam kawasan hutan serta beberapa kegiatan pelatihan tertunda karena isu COVID 19.
Kemudian ada hambatan dari UKM daerah,
92 omsetnya para pelaku UKM binaan juga sempat mengalami penurunan yang drastis dan ada beberapa diantaranya malah tidak berproduksi sementara.
Karena kalau sudah begini pelaksanaan kegiatannya dibatasi dengan adanya social distancing dan physical distancing jadi seluruh kegiatan yang sudah
dijadwalkan secara tatap muka langsung berubah menjadi pertemuan kegiatan via online. Hmm yang hambatan utamanya saat lakukan CSR dari masyarakat sih ya hambatan dari pemerintah ya karena segala sesuatu kegiatan kita harus perlu izin dari mereka.
Pewawancara Oh iya pak, hmm izin lanjut pak ke selanjutnya.
Narasumber Ya boleh
Pewawancara Hmm, bagaimana solusi yang digunakan tim csr external dalam menghadapi tantangan dan hambatan saat melaksanakan kegiatan csrnya pak?
Narasumber Hmm yaa tadi itu, kita terjun langsung ya ke lapangan untuk masyarakat bahas program PPM, itu pengembangan pemberdayaan masyarakat. Kalau untuk stakeholdernya kita pakai teknologi, pakai zoom, pakai teams, pakai google meet. Tapi kadang juga untuk ke masyarakat juga kita pernah adakan pake zoom meeting tapi kurang efektif jadi ya kita lebih milih terjun langsung saja ke lapangan seperti eehh yang di KP kan itu kita sering-sering ngumpul kan bahas PKPM Mandiri daripada zoom meeting.
Yaa begitu lah rata-rata untuk kegiatan kita saat ini.
Pewawancara Oh iya pak betul, makanya pantasan saya jarang lihat ada zoom meeting sih waktu kerja praktek kemarin. Lebih ke bareng karyawan Vale saja sih kemarin pas saya ikut ke meeting Teams tiap Jum’at
93 lagi pak sebelum jam 11 ini hehe
Narasumber Boleh-boleh, ini juga belum pada ngumpul ji mereka disana itu hahah
Pewawancara Ohh astaga haha iya pak. Hmm, jadi apa ada keluhan dari masyarakat saat CSR external telah melaksanakan program yang telah disepakati sama tim pak? Kalau ada mungkin apa tanggapan mereka pak?
Narasumber Hmm yaa, ada keluhan. Yaa seperti karena orang kan ada yang setuju ada yang menentang dengan cara berdemo. Jadi ya itu selalu kita tanggapi dulu masalahnya jika ada perwakilan yang mau berbicara, tetapi kadang masalah sudah lepas hmm tapi merekanya yang masih merasa tidak adil. Ya itu selalu kita maksimalkan permintaan masyarakat dan meminimalkan keluhan dari mereka juga. Makanya kita bentuk BKAD dan eehh ya itu lancar saja ternyata setelah kita buat begitu. Hmm dan ya juga makanya akhir-akhir ini dari tahun 2019 kemarin saya yang handle full masyarakat, sisanya yang sama stakeholders Vale.
Pewawancara Hmm iya pak. Jadi itu yang fasilitas di camp security, di samping gereja, itu terbentuk dan terpikir pas masa pandemi atau memang mau dibuat dari dulu tapi baru terencana sekarang apa bagaimana pak?
Narasumber Hmm ya dari dulu memang cuma baru terlaksana
94 sekarang pas waktu pandemi baru selesai jadi kek begitu.
Pewawancara Oh iya okee pak. Terus apa ada program yang batal terlaksana pak?
Narasumber Hmm ada batal terlaksana mungkin ya seperti kunjungan-kunjungan paling kebanyakan ya kalau dari kita, seperti gathering juga itu yang tiap tahun dan yang tiap departemen rayakan, itu juga jadi batal karena covid. Ya tetap solusinya lewat zoom saja begitu-begitu. Hmm terus perusahaan juga kita tidak memperbolehkan magang, Kerja Praktek dan penelitian secara offline. Tapi kemarin karena Resty sendiri dan ada di Soroako jadi kami ikutkan saja, pengecualian ya haha
Pewawancara Haha aduh jadi tidak enak ini pak haha.
Narasumber Haha iya, eh ini masih ada program yang batal sebenarnya cuma yang utamanya sih itu ya, sisanya ada di data sih agak kurang hapal juga. Boleh pertanyaan selanjutnya
Pewawancara Oh haha iya pak. Jadi pak, bagaimana bisa Vale bertahan dari awal pandemi saat ini? Apa betul tanpa adanya PHK dari Vale sendiri?
Narasumber Aaaa ini dari pihak externalnya atau Vale seluruhnya sendiri?
Pewawancara Boleh dua duanya pak menurut pak Ichman gimana hehe
Narasumber Hmm kalau dari pandangan saya ya karena kita ketat pada aturan dan itu yang buat kita jadi taat protokol jadi ya mungkin itu salah satunya ya bagaimana kita bisa survive lolos hmm dan hadapi ini covid. Terus disisi lain itu juga kita disini perusahaan juga kan punya komitmen “kehidupan adalah yang
95 terpenting” hmm dan juga ya pandemi Covid-19 jangan jadi alasan, perlu upaya agresif agar setiap sektor penopang ekonomi bisa pulih
Pewawancara Wah haha siap pak. Hmm kalau yang PHK pak?
Narasumber Oh iya tadi yang PHK ya. Hmm iya itu benar tidak ada yang di PHK kalau dari external sendiri juga ini ya. Tapi selain itu kita juga kurang tau hmm soalnya bukan bagian jobdesk kita itu hahah. Yaa mungkin cukup dari saya sih, sisanya bisa dijadikan acuan yang data saya kirim saja toh? Atau Resty adalagi mau di tambahkan kah atau cukup?
Pewawancara Oh iya pak. Boleh satu lagi pak? Hmm sebenarnya ada ini tapi mungkin juga sudah ada di data yang di kasih hehe. Kalau pak Ichman juga mau jawab boleh sih juga pak.
Narasumber Oh boleh, apa itu?
Pewawancara Hmm kalau boleh tau apa saja program keberlanjutan yang sudah direncanakan csr external?
Mungkin rencana kalau misalnya covid berlanjut terus atau mungkin saat akan selesai mi masanya covid?
Narasumber Yaa itu ada mi juga di data, kita fokusnya kan selalu pada PPM ya kita ciptakan dan tingkatkan lagi kita punya galeri UKM yang di dekat camp itu biar masyarakat yang selama di rumah saja karena pandemi dan memiliki kreatifitas seperti membuat anyaman atau buat kripik atau buat bumbu masakan kah, nah itu kita tampung di UKM Galeri kalau
mereka mau. Ada juga lahan untuk pertanian ramah lingkungan. Kita juga lagi fokus ke PPM selama 2 tahun lebih terakhir ini kan jadi untuk program keberlanjutannya paling kebanyakan di PPM ya. Jadi
96 menurut saya itu sudah signifikan sekali kita punya program itu untuk masyarakat di masa depan kalau misalnya perusahaan sudah tidak ada lagi. Kalau di pendidikan juga kita ada beasiswa tiap tahun kan kita masih terapkan itu. Terus bidang kesehatan tentunya anggaran terbanyak itu di vaksin dan penyiapan alat kesehatan lainnya saat masa pandemi.
Pewawancara Hmm kalau program PPMnya yang kita ingat itu apa saja pak? Mungkin boleh sedikit saja?
Narasumber Hmm ya contohnya seperti yang ada di Wasuponda, ada kawasan Agrowisatanya. Kemudian di Soroako kita ada penyediaan sarana ruangan hijau terbuka.
Lalu dibangunkan Towuti Trade Center di Wawondula untuk industry olahan. Lalu ada kita buat juga BUMDESMA untuk ekonomi di kawasan desa-desa.
Pewawancara Hmm iya pak
Narasumber Terus ya periode ini juga akan dilakukan koordinasi persiapan dengan desa dan kelurahan di sekitar kawasan wisata disini dalam persiapan pengelolaan sampah melalui bank sampah. Ini termasuk peluang pemanfaatan nilai tambah sampah menjadi bahan bakar minyak nantinya. Dan masih banyak lagi lainnya ya. Itu program unggul saja yang mau kita realisasikan saat ini.
Pewawancara Ah iya pak siap, terimakasih banyak pak
97 Jenis Informan : Informan Kunci
Nama Informan : Nurul Fadjriah Achmad
Tanggal Wawancara : 9 September 2021 11:10 WITA Lokasi Wawancara : External PT Vale Indonesia Tbk
Tanggal Wawancara : 9 September 2021 11:10 WITA Lokasi Wawancara : External PT Vale Indonesia Tbk