• Tidak ada hasil yang ditemukan

KETAATAN DALAM PERSATUAN UMAT

A. Kompetensi Inti

KI-1: Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya KI-2: Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli

(toleran, gotong royong), santun, percaya diri dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya

KI-3: Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata

KI-4: Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori B. Kompetensi Dasar

1.9 : Menunaikan salat Jumat sebagai implementasi pemahaman ketaatan beribadah

2.9 : Menunjukkan perilaku peduli terhadap sesama dan lingkungan sebagai implementasi pelaksanaan salat Jumat

3.9 : Memahami ketentuan salat Jumat 4.9 : Mempraktikkan salat Jumat C. Indikatornya Pencapaian Kompetensi

1.9.1 : Melaksanakan salat Jumat sebagai implementasi pemahaman ketaatan beribadah.

2.9.1 2.9.2

: :

Berperilaku peduli terhadap sesama dan lingkungan sebagai implementasi pelaksanaan salat Jumat.

Menghayati perilaku peduli terhadap sesama dan lingkungan sebagai implementasi pelaksanaan salat Jumat.

3.9.1

Menjelaskan pengertian salat Jumat.

Menjelaskan hukum dasar salat Jumat Menjelaskan syarat mendirikan salat Jumat.

Menerangkan perbuatan sunnah yang terkait dengan salat Jumat

Menerangkan beberapa halangan melaksanakan salat Jumat.

3.9.6 3.9.7

: :

Menunjukkan tata cara salat Jumat.

Menjelaskan hikmah melaksanakan salat Jumat.

4.9 .1 4.9.2

: :

Mempresentasikan tata cara salat Jumat Mempraktikkan salat Jumat

D. Tujuan Pembelajaran

Setelah selesai pembelajaran peserta didik mampu:

1. Melaksanakan salat Jumat sebagai implementasi pemahaman ketaatan beribadah dengan benar.

2. berperilaku peduli terhadap sesama dan lingkungan sebagai implementasi pelaksanaan salat Jumat dengan benar.

3. Menghayati perilaku peduli terhadap sesama dan lingkungan sebagai implementasi pelaksanaan salat Jumat dengan benar.

4. Menjelaskan pengertian salat Jumat dengan benar.

5. Menjelaskan hukum dasar salat Jumat dengan benar.

6. Menjelaskan syarat mendirikan salat Jumat dengan benar.

7. Menerangkan perbuatan sunnah yang terkait dengan salat Jumat dengan benar.

8. Menerangkan beberapa halangan melaksanakan salat Jumat dengan benar.

9. Menunjukkan tata cara salat Jumat dengan benar.

10. Menjelaskan hikmah melaksanakan salat Jumat dengan benar.

11. Mempresentasikan tata cara salat Jumat dengan benar.

12. Mempraktikkan salat Jumat dengan benar.

E. Implementasi Pembelajaran

Pada tahap persiapan, guru melaksanakan:

1. Mempersiapkan media/alat peraga/alat bantu dapat berupa tulisan manual di papan tulis, kertas karton (tulisan yang besar dan mudah dilihat/dibaca, atau dapat juga menggunakan multimedia berbasis ICT atau media lainnya.

2. Pembelajaran dimulai dengan guru mengucapkan salam dan berdoa bersama, dilanjutkan dengan memeriksa kehadiran, kerapian berpakaian, posisi tempat duduk disesuaikan dengan metode yang akan digunakan.

3. Guru mengajukan pertanyaan secara komunikatif tentang materi sesuai dengan pokok bahasan.

Pada tahap pelaksanaan tugas guru dalam implementasi pembelajaran ini adalah mengembangkan nilai-nilai dalam kehidupan, mendorong, memberikan peluang, menciptakan situasi yang kondusif agar peserta didik dapat belajar dengan baik, dan memberikan berbagai latihan serta mengembangkan berbagai keterampilan. Dalam proses pembelajaran, guru dapat memilih model, strategi, dan metode pembelajaran yang tepat dan sesuai, sehingga mampu menciptakan suasana pembelajaran aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan, baik secara individual maupun kelompok.

Beberapa pendekatan yang dapat digunakan antara lain adalah saintifik, discovery learning, active learning, cooperative learning, kontekstual, problem based learning, dan project based learning harus disesuaikan dengan karakteristik materi pembelajaran PAI dan Budi Pekerti serta tujuan pembelajaran.

Tahapan-tahapan yang dilakukan dalam implementasi pembelajaran ini adalah sebagai berikut.

1. Infografis

Infografis berisi mengenai alur materi ketaatan dalam persatuan umat dalam bentuk gambar dan teks.

Guru membimbing dan menjelaskan kepada peserta didik untuk mengkaji infografis ini, agar peserta didik dapat memahami gambaran garis besar materi yang akan dipelajari.

2. Tafakur

Tafakur merupakan rubrik yang menyajikan cerita, berita, studi kasus atau konsep yang mengantarkan peserta didik untuk dapat memahami materi ketaatan dalam persatuan umat.

a. Guru meminta peserta didik untuk membaca dan mengkaji rubrik tafakur ini yang bertujuan agar peserta didik dapat memahami materi inspirasi al-Qur’an untuk menguasai ilmu.

b. Guru membimbing peserta didik untuk mengerjakan rubrik “Kegiatan 1” serta memberikan penjelasan tambahan yang berkaitan dengan hasil dari pertanyaan dan jawaban peserta didik berkaitan dengan

“Kegiatan 1”.

3. Pantun Islami

Pantun Islami berisi mengenai khazanah budaya Indonesia yang berbentuk pantun terutama yang bernuansa Islami tentang materi ketaatan dalam persatuan umat.

a. Guru membimbing peserta didik untuk membaca, mendiskusikan dan mempresentasikan isi pesan dari pantun sesuai dengan yang ada dirubrik “ kegiatan 2’.

b. Guru memberikan penjelasan tambahan berkaitan dengan isi pesan pantun tersebut.

4. T[alab al-‘Ilmi

T[alab al-‘Ilmi berisi tentang materi pokok ketaatan dalam persatuan umat antara lain pesan Al-Qur’an tentang salat jumat, ketentuan salat Jumat, tata cara salat Jumat, dan hikmah salat Jumat

a. Guru membimbing peserta didik untuk mengkaji dan mendiskusikan materi pokok yang ada dirubrik ini.

b. Guru membimbing peserta didik untuk mengerjakan tugas yang ada dirubrik “ Kegiatan 3, 4, dan 5 ”.

c. Guru memberikan penjelasan tambahan berkaitan dengan materi tersebut.

5. Uswatun Hasanah

Uswatun Hasanah berisi inspirasi dari kisah Kemuliaan Hari Jumat.

a. Guru membimbing peserta didik untu membaca kisah teladan

“Kemuliaan Hari Jumat “.

b. Guru membimbing peserta didik mendiskusikan hikmah yang dapat kita petik dari kisah “Kemuliaan Hari Jumat “, yang ada di rubik

“Kegiatan 6”.

6. Ikhtisar

Ikhtisar menyajikan ringkasan materi pada rubrik T[alab al-‘Ilmi. Guru dan peserta didik menyimpulkan intisari dari pelajaran tersebut sesuai yang terdapat dalam buku teks pada kolom ikhtisar sehingga peserta didik dapat memahami garis besar materi tentang ketaatan dalam persatuan umat.

7. Muhasabah

Rubrik ini berisi mengenai angket atau instrumen yang harus diisi oleh peserta didik.

a. Guru membimbing peserta didik untuk mengisi angket tersebut dengan jujur sesuai dengan kenyataan sebenarnya.

b. Guru membimbing peserta didik untuk megerjakan tugas yang ada dirubrik “ Kegiatan 7”.

c. Guru memberikan penjelasan tambahan dan penguatan berkaitan dengan hasil dari jawaban angket peserta didik.

8. Mari berlatih

Rubrik ini berisi mengenai instrumen test pengetahuan tentang materi ketaatan dalam persatuan umat, yang bertujuan untuk memetakan kemampuan peserta didik dalam memahami materi.

a. Guru membimbing peserta didik untuk mengerjakan bagian pilihan ganda dan uraian.

b. Guru bersama peserta didik memberikan penilaian dari “ Mari Berlatih”.

c. Guru memberikan “reward” kepada peserta didik yang mendapatkan nilai terbaik.

d. Tingkatkan Kreativitasmu

Rubrik ini berisi mengenai penilaian keterampilan yang harus dicapai pengembangan kreativitas. Guru membimbing peserta didik mengerjakan tugas yang ada dirubrik “Tingkatkan Kreativitasmu”.

F. Implementasi Penilaian

Guru melakukan penilaian terhadap peserta didik:

1. Penilaian sikap.

a. Observasi tertutup.

Observasi ini merupakan bagian dari penilaian sikap spritual dan sikap sosial. Jika peserta didik yang belum menunjukkan sikap yang diharapkan (dilihat dari hasil pengisian butir-butir pernyataan sikap positif dengan kolom ya atau tidak atau dengan likert scale yang tersedia di buku siswa), maka perlu ditindaklanjuti dengan melakukan pembinaan yang dilakukan oleh guru, wali kelas dan guru BK.

b. Observasi terbuka.

No. Tanggal Nama Peserta didik

Catatan Perilaku

Butir Sikap

Tanda tangan

Tindak lanjut 1.

2.

3.

Dst.

Jurnal ini berisi tentang catatan perilaku peserta didik yang “ekstrim”

yaitu perilaku yang sangat baik atau kurang baik sesuai dengan materi yang dipelajari dan sikap yang ditumbuhkan dalam satu semester.

c. Deskripsi nilai sikap.

1) Sangat Baik, jika memiliki kecenderungan sebagian besar materi yang dipelajari.

2) Baik, jika tidak ada catatan apapun dalam jurnal.

3) Cukup, jika mulai menunjukkan adanya perkembangan positif.

4) Kurang, jika belum menunjukkan adanya perkembangan positif.

2. Penilaian pengetahuan.

a. Pilihan ganda.

No. Kunci Jawaban Skor Penilaian

1. C 1

2. A 1

3. D 1

4. D 1

5. B 1

6. B 1

7. B 1

8. B 1

9. A 1

10. B 1

Jumlah skor 10

b. Uraian.

No. Kunci Jawaban Cara Penilaian Skor

Maks.

1. Ayat Al-Qur’an dan terjemahnya tentang kewajiban salat Jumat

َي ِدْوهن ا َذ ِا آ ْوهن َمٰ Hai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan salat di hari Jumat, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah Swt. dan tinggalkan jual beli.

(Q.S. Al-Jumu’ah/62: 9)

- Jika peserta didik dapat menuliskan ayat Al-Qur’an dan terjemahnya tentang kewajiban salat Jumat dengan lengkap, skor 4.

- Jika peserta didik dapat menuliskan ayat Al-Qur’an dan terjemahnya tentang kewajiban salat Jumat kurang lengkap, skor 3.

- Jika peserta didik dapat menuliskan ayat Al-Qur’an dan terjemahnya tentang kewajiban salat Jumat tidak lengkap, skor 2.

- Jika peserta didik tidak dapat berisi tentang nasehat dan tuntunan ibadah yang disampaikan oleh khatib kepada jamaah salat Jumat

- Jika peserta didik dapat menuliskan isi dari khutbah Jumat dengan lengkap, skor 4.

4

- Jika peserta didik dapat menuliskan isi dari khutbah Jumat kurang lengkap, skor 3.

- Jika peserta didik dapat menuliskan isi dari khutbah Jumat tidak lengkap, skor 2.

- Jika peserta didik tidak dapat menuliskan isi dari khutbah Jumat, skor 1

3. yang diperbolehkan meninggalkan salat Jumat

- Sakit. Orang yang sakit diperbolehkan tidak melaksanakan salat Jumat, tetapi harus melaksanakan salat zuhur.

- Hujan lebat, angin kencang, dan bencana alam yang menyulitkan untuk

- Perjalanan menuju tempat lengkap, skor 4.

- Jika peserta didik dapat menuliskan yang diperbolehkan meninggalkan salat Jumat kurang lengkap, skor 3.

- Jika peserta didik dapat yang diperbolehkan meninggalkan salat Jumat tidak lengkap, skor 2.

- Jika peserta didik tidak dapat menuliskan yang

4

melaksanakan salat Jumat tidak aman.

diperbolehkan meninggalkan salat Jumat, skor 1 4. tatacara pelaksanaan

salat Jumat yang diikuti - Membersihkan

badan, pakaian, dan tempat dari najis dan hadas atau kotoran.

- mandi.

- memotong kuku.

- mencukur kumis.

- menghilangkan bau yang tidak sedap.

- Mengenakan pakaian yang bersih terutama yang

- Melaksanakan salat tahiyyatul masjid dua rakaat sebelum duduk.

- Membaca zikir, salawat atas Nabi Saw., dan membaca al- Qur’an sebelum khatib naik mimbar.

- Ketika masuk waktu zuhur, muazin

- Jika peserta didik dapat menuliskan tatacara pelaksanaan salat Jumat yang diikuti dengan lengkap, skor 4.

- Jika peserta didik dapat menuliskan tatacara pelaksanaan salat Jumat yang diikuti kurang lengkap, skor 3.

- Jika peserta didik dapat menuliskan tatacara pelaksanaan salat Jumat yang diikuti tidak lengkap, skor 2.

- Jika peserta didik tidak dapat

menuliskan tatacara pelaksanaan salat Jumat yang diikuti, skor 1

4

mengumandangkan azan yang pertama.

- Setelah selesai azan, jamaah

melaksanakan salat sunah qabliyyah.

- Khatib naik ke mimbar mengucapkan salam, muazin mengumandangkan azan yang kedua.

- Khatib

menyampaikan khutbahnya dengan dua kali khutbah diselingi dengan duduk di antara dua khutbah.

- Pada saat khutbah dibacakan, jamaah memperhatikan khutbah dengan khusuk dan tidak bercakap-cakap meskipun suara khutbah tidak terdengar.

- Setelah selesai khutbah muazin mengumandangkan ikamah sebagai tanda dimulainya salat Jumat.

- Jamaah bersiap-siap untuk melaksanakan salat Jumat.

- Sebelum salat meluruskan saf serta mengisi saf yang masih kosong.

- Imam memimpin salat Jumat berjamaah.

- Disunahkan untuk berzikir dan berdoa setelah selesai salat Jumat. diwajibkan salat Jumat

- Salat jumat hukumnya wajib bagi laki-laki dan dilaksanakan secara anak kecil,dan orang yang sakit.

- Jika peserta didik dapat menuliskan lengkap, skor 4.

- Jika peserta didik

- Jika semua muslim wajib maka siapa yang akan menjaga dan mengurus anak-anak mereka

- Menghindari fitnah karena, fitnah akan muncul jika pria dan wanita berkumpul dalam satu tempat.

Jumat kurang lengkap, skor 3.

- Jika peserta didik dapat menuliskan alasan kaum perempuan dan anak-anak tidak diwajibkan salat Jumat tidak lengkap, skor 2.

- Jika peserta didik tidak dapat menuliskan alasan kaum perempuan dan anak-anak tidak diwajibkan salat Jumat, skor 1

Jumlah skor maksimal 20

Nilai akhir yang diperoleh peserta didik merupakan akumulasi perolehan nilai pilihan ganda dan uraian dibagi 2.

3. Tingkatkan Kreativitasmu

a. Diskusi tentang sikap apabila melihat temanmu sedang asyik mengobrol ketika khatib sedang khutbah Jumat.

Format penilainnya:

No. Nama siswa

Aspek yang dinilai Skor

Maksimum Nilai

1 2 3

Aspek Penilaian:

1. Kejelasan dan kedalaman informasi 3

2. Keaktifan dalam diskusi 3

3. Kejelasan dan kerapihan laporan 4

b. Mencari data atau informasi tentang peduli terhadap sesama dan lingkungan sebagai implementasi dari pelaksanaan salat Jumat dalam kehidupan sehari-hari.

Rubrik penilainnya:

No. Nama siswa

Aspek yang dinilai

Skor Maksimum Nilai

1 2 3

Aspek Penilaian:

1. Kejelasan dan kedalaman informasi 3 2. keakuratan sumber yang dipakai 3 3. Kejelasan dan kerapihan resume/rangkuman 4

Nilai maksimal: 10

c. Membuat poster bergambar lengkap dengan teks tentang materi salat Jumat.

Rubrik Penilaiannya penilaiannya:

No. Nama Aspek Penilaian

Jumlah Skor

1 2 3 4

1.

2.

3.

Dst.

Keterangan:

1. Isi/Teks , skor maksimal 30.

2. Desain, skor maksimal 30.

3. Gambar, skor maksimal 20.

4. Tujuan Penyampaian Pesan, skor maksimal 20.

G. Remedial

Bagi peserta didik yang belum menguasai materi, guru menjelaskan kembali materi tentang “Ketaatan dalam Persatuan Umat” dan melakukan

penilaian kembali dengan soal yang sejenis.Apabila dengan soal sejenis peserta didik belum menguasai lagi maka bobot soal diturunkan. Remedial dilaksanakan pada waktu dan hari tertentu yang disesuaikan dan sudah disepakati antara guru dan peserta didik, contohnya: boleh pada saat pembelajaran apabila masih ada waktu atau di luar jam pelajaran 30 menit setelah pulang sekolah.

H. Pengayaan

Dalam kegiatan pembelajaran, bagi peserta didik yang sudah menguasai materi, dapat mempelajari / mengerjakan latihan-latihan tambahan yang berjudul “Sejarah diperintahkannya sholat jumat dan keutamaan salat jumat”. Guru mencatat dan memberikan tambahan nilai bagi peserta didik yang berhasil dalam pengayaan. adapun materi pengayaannya sebagai berikut:

Sejarah diperintahkannya sholat jumat dan keutamaan salat jumat Hari Jumat disebut juga dengan sayyid al-ayya>m artinya Jumat mempunyai keistimewaan dibandingkan hari lain. Menurut sebagian riwayat kata Jumat diambil dari kata jama’a yang artinya berkumpul. Yaitu hari perjumpaan atau hari bertemunya Nabi Adam dan Siti Hawa di Jabal Rahmah.

Kata Jumat juga bisa diartikan sebagai waktu berkumpulnya umat muslim untuk melaksanakan kebaikan salat Jumat.

Salah satu bukti keistimewaan hari Jumat adalah disyariatkannya salat Jumat. Yaitu salat dzuhur berjamaah pada hari Jumat.. Bahkan mandinya hari Jumat pun mengandung unsur ibadah, karena hukumnya sunnah. Dalam Al-Ha>wi> al-Kabi>r karya al-Mawardi, Imam Syafi’i menjelaskan sunnahnya mandi pada hari Jumat.

Meskipun salat Jumat dilaksanakan pada waktu salat dzuhur, namun mandi Jumat boleh dilakukan semenjak dini hari, setelah terbit fajar. Salah satu hadits menerangkan bahwa siapa yang mandi pada hari Jumat dan mendengarkan khutbah Jumat, maka Allah Swt. akan mengampuni dosa di antara dua Jumat.

Oleh karena itu, baiknya kita selalu menyertakan niat setiap mandi di pagi hari Jumat. Karena hal itu akan memberikan nilai ibadah pada mandi kita.

Inilah yang membedakan mandi di pagi hari Jumat dengan mandi-mandi yang lain. Karena pada hari Jumat inilah umat muslim dalam satu daerah

tertentu dipertemukan. Mereka dapat saling berjumpa, bersilaturrahim, bertegur sapa, saling menjalin keakraban.

Dalam kehidupan desa Jumatan dapat dijadikan sebagai wahana anjangsana. Mereka yang mukim di daerah barat bisa bertemu dengan kelompok timur dan sebagainya. Begitu pula dalam lingkup perkotaan, Jumatan ternyata mampu menjalin kebersamaan antar karyawan. Mereka yang setiap harinya sibuk bekerja di lantai enam, bisa bertemu sesama karyawan yang hari-harinya bekerja di lantai tiga dan seterusnya.

BAB XI