PEMBAGIAN LABA
34. KOMITMEN DAN PERJANJIAN SIGNIFIKAN (lanjutan)
34. SIGNIFICANT AGREEMENTS AND
COMMITMENTS (continued)
KOMITMEN SIGNIFIKAN (lanjutan) SIGNIFICANT COMMITMENTS (continued)
Perusahaan The Company
b. Berdasarkan perjanjian pinjaman tanggal 27 April 2012 dan amandemen perjanjian tanggal 26 Juli 2012, Perusahaan memperoleh fasilitas kredit investasi dari KfW, Bank of Austria dan HSBC (“Pemberi Pinjaman”) dengan jumlah maksimum sebesar EUR49.479.000 (porsi pinjaman KfW, Bank of Austria dan HSBC masing-masing sebesar EUR16.493.000). Pinjaman ini digunakan untuk membiayai proyek revitalisasi Slab Steel Plant (“SSP”) dan dilunasi dalam 15 kali angsuran setengah tahunan yang sama dimulai bulan Juni 2013. Sebesar 20% dari total pinjaman terhutang dikenakan bunga sebesar tingkat bunga variabel OeKB ditambah marjin 0,5% per tahun, sedangkan 80% sisa pinjaman terhutang dikenakan bunga sebesar tingkat bunga tetap OeKB ditambah marjin 0,5% per tahun, yang akan dibayarkan secara tiga bulanan.
b. Based on the loan agreement dated April 27, 2012 and the amendment agreement dated July 26, 2012, the Company obtained an investment credit facility from KfW, Bank of Austria and HSBC (the “Lenders”) with a maximum amount of EUR49,479,000 (loan portion for each KfW, Bank of Austria and HSBC is EUR16,493,000). This loan is granted to finance the revitalization project of Slab Steel Plant (“SSP”) and is repayable in 15 equal semi-annual installments starting from June 2013. 20% of total outstanding loan will be charged with OeKB variable rate plus 0.5% margin per annum and 80% remaining outstanding loan will be charged with OeKB fixed rate plus 0.5% margin per annum, which will be paid quarterly.
Pinjaman ini dijamin secara pari passu dengan jaminan untuk fasilitas kredit yang diperoleh dari Bank Mandiri (Catatan 15), KfW dan UCB (”Pemberi Pinjaman Proyek Revitalisasi HSM”) (Catatan 21), kecuali untuk aset-aset yang dibiayai oleh fasilitas kredit yang diperoleh dari Bank Mandiri, BNI dan BRI (Catatan 21) dan CDB, ICBC dan HSBC (Catatan 34.g)serta deposito berjangka cadangan pembayaran pinjaman (Debt Service Reserve Time Deposit) di HSBC dengan saldo minimum sebesar dua kali cicilan pokok pinjaman beserta bunganya.
The loan is secured on proportionate basis with the collateral pledged for the credit facilities obtained from Bank Mandiri (Note 15), KfW and UCB (the “Lenders of Revitalization Project of HSM”) (Note 21), except for assets financed by credit facilities obtained from Bank Mandiri, BNI and BRI (Note 21) and CDB, ICBC and HSBC (Note 34.g) and Debt Service Reserve Time Deposit in HSBC with the balance is not less than two times of principal installments with interest payable thereon.
34. KOMITMEN DAN PERJANJIAN SIGNIFIKAN (lanjutan)
34. SIGNIFICANT COMMITMENTS AND
AGREEMENTS (continued)
KOMITMEN SIGNIFIKAN (lanjutan) SIGNIFICANT COMMITMENTS (continued)
Perusahaan (lanjutan) The Company (continued)
Perjanjian pinjaman mencakup pembatasan-pembatasan antara lain, tanpa persetujuan tertulis dari Pemberi Pinjaman, Perusahaan tidak diperbolehkan menjaminkan kekayaan dan bertindak sebagai penjamin kepada pihak lain, melepaskan sebagian atau seluruh asetnya, menerima pinjaman kecuali dalam kegiatan usaha normal, memberikan pinjaman kepada pihak lain kecuali terkait langsung dengan usaha, mengubah bentuk usaha, melakukan merger dan akuisisi dan menurunkan atau menerbitkan modal saham.
The loan agreements include restrictions, among others, that without prior written consent from the Lenders, the Company is not permitted to pledge its assets and give any guarantee or indemnity to other parties, dispose of all or any part ot its assets, incur any financial indebtedness except in the ordinary course of business, provide loan to other parties except trade credit in the ordinary course of business, change the business, enter into merger, make any acquisition and reduce or issue share capital.
Atas pinjaman di atas, Perusahaan juga diwajibkan untuk memelihara rasio keuangan sebagai berikut:
i. Rasio Pinjaman terhadap Ekuitas tidak boleh lebih dari 2,33 : 1;
ii. Rasio kecukupan pembayaran bunga (EBITDA/Interest) tidak boleh kurang dari 2,0 : 1;
iii. Rasio kecukupan laba untuk pembayaran utang (Net Revenue Income to Total Debt Service Payments) tidak boleh kurang dari 1,30 : 1;
iv. Rasio Lancar tidak boleh kurang dari 1,20 : 1 dan
v. Rasio kecukupan pinjaman neto terhadap EBITDA (Net Borrowings/EBITDA) tidak boleh melebihi 6,0 : 1.
Pada tanggal 31 Maret 2015, fasilitas kredit ini belum digunakan.
Relatedto the loan as stated above, the Company is also required to maintain the following financial ratios:
i. The ratio of Total Debt to Tangible Net Worth shall not exceed 2.33 : 1;
ii. The ratio of EBITDA to Interest Expenses shall not be less than 2.0 : 1;
iii. The ratio of Net Revenue Income to Total Debt Service Payments shall not be less than 1.30 : 1;
iv. The Current Ratio shall not be less than 1.20 : 1 and
v. The ratio of Net Borrowings/EBITDA shall not exceed 6.0 : 1.
As of March 31, 2015, the credit facility has not yet been used.
34. KOMITMEN DAN PERJANJIAN SIGNIFIKAN (lanjutan)
34. SIGNIFICANT COMMITMENTS AND
AGREEMENTS (continued)
KOMITMEN SIGNIFIKAN (lanjutan) SIGNIFICANT COMMITMENTS (continued)
Perusahaan (lanjutan) The Company (continued)
Pinjaman ini dijamin secara pari passu dengan jaminan untuk fasilitas kredit yang diperoleh dari Bank Mandiri, BNI dan BRI (Catatan 34.i) dan deposito berjangka cadangan pembayaran pinjaman (Debt Service Reserve Time Deposit) di HSBC dengan saldo minimum sebesar satu kali cicilan pokok pinjaman beserta bunganya.
The loan is secured on proportionate basis with the collateral pledged for the credit facilities obtained from Bank Mandiri, BNI and BRI (Note 34.i) and Debt Service Reserve Time Deposit in HSBC with the balance is not less than one time of principal installment with interest payable thereon.
Perjanjian pinjaman mencakup pembatasan-pembatasan antara lain, tanpa persetujuan tertulis dari Pemberi Pinjaman, Perusahaan tidak diperbolehkan menjaminkan kekayaan dan bertindak sebagai penjamin kepada pihak lain, melepaskan sebagian atau seluruh asetnya, menerima pinjaman kecuali dalam kegiatan usaha normal, memberikan pinjaman kepada pihak lain kecuali terkait langsung dengan usaha, mengubah bentuk usaha, melakukan merger dan akuisisi dan menurunkan atau menerbitkan modal saham.
Atas Pinjaman di atas, Perusahaan diwajibkan untuk memelihara rasio keuangan sebagai berikut:
i. Rasio Pinjaman terhadap Ekuitas tidak boleh lebih dari 2,33 : 1
ii. Rasio kecukupan pembayaran bunga (EBITDA/ Interest) tidak boleh kurang dari 2,0 : 1
iii. Rasio kecukupan laba untuk pembayaran utang (Net Revenue Income to Total Debt Service Payments) tidak boleh kurang dari 1,30 : 1
iv. Rasio Lancar tidak boleh kurang dari 1,20 : 1
v. Rasio kecukupan pinjaman neto terhadap EBITDA (Net Borrowings/EBITDA) tidak boleh melebihi melebihi 4,5 : 1.
Terkait dengan fasilitas kredit investasi tersebut, Perusahaan telah membayar biaya transaksi sebesar US$21.479, yang dicatat dalam akun “Aset Lain-lain”. Pada tanggal 31
The loan agreements include restrictions, among others, that without prior written consent from the Lenders, the Company is not permitted to pledge its assets and give any guarantee or indemnity to other parties, dispose of all or any part ot its assets, incur any financial indebtedness except in the ordinary course of business, provide loan to other parties except trade credit in the ordinary course of business, change the business, enter into merger, make any acquisition and reduce or issue share capital.
Related to the above Loans as stated above, The Company is also required to maintain the following financial ratios:
i. The ratio of Total Debt to Tangible Net Worth shall not exceed 2.33 : 1
ii. The ratio of EBITDA to Interest Expenses shall not be less than 2.0 : 1
iii. The ratio of Net Revenue Income to Total Debt Service Payments shall not be less than 1.30 : 1
iv. The Current Ratio shall not be less than 1.20 : 1
v. The ratio of Net Borrowings/EBITDA shall not exceed 4,5 : 1
In relation with the above investment credit facility, the Company has paid transaction costs of US$21,479, which were recorded in the “Other Assets” account. As of March 31, 2015,
34. KOMITMEN DAN PERJANJIAN SIGNIFIKAN (lanjutan)
34. SIGNIFICANT COMMITMENTS AND
AGREEMENTS (continued)
KOMITMEN SIGNIFIKAN (lanjutan) SIGNIFICANT COMMITMENTS (continued)
Perusahaan (lanjutan) The Company (continued)
d. Berdasarkan Perjanjian Persetujuan Membuka Kredit Investasi tanggal 21 Nopember 2013, Perusahaan memperoleh fasilitas kredit investasi dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (“BRI”) dengan jumlah maksimum sebesar Rp145.388 untuk pembiayaan proyek Stockyard Pelabuhan. Pinjaman ini dilunasi dalam 24 kali angsuran triwulanan yang sama, selambat-lambatnya dimulai sejak November 2015 dan dibebani bunga tahunan sebesar 9%, yang akan dibayarkan secara bulanan.
d. Based on the loan agreement dated November 21, 2013, the Company obtained an investment credit facility from PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (“BRI”)in with a maximum amount of Rp145,388 to finance Harbor Stockyard project. This loan is repayable in 24 equal quarterly installments starting from, at the latest, November 2015 and bears annual interest at 9%, which will be paid monthly.
Fasilitas pinjaman tersebut dijamin secara fidusia dengan bangunan, mesin mekanis dan peralatan Stockyard Pelabuhan dengan nilai penjaminan sebesar Rp183.816.
Perjanjian pinjaman mencakup pembatasan-pembatasan antara lain, tanpa persetujuan tertulis dari Pemberi Pinjaman, Perusahaan tidak diperbolehkan menjaminkan kekayaan dan bertindak sebagai penjamin kepada pihak lain, melepaskan sebagian atau seluruh asetnya, menerima pinjaman kecuali dalam kegiatan usaha normal, memberikan pinjaman kepada pihak lain kecuali terkait langsung dengan usaha, mengubah bentuk usaha, melakukan merger dan akuisisi dan menurunkan atau menerbitkan modal saham. Atas Pinjaman di atas, Perusahaan diwajibkan untuk memelihara rasio Pinjaman terhadap Ekuitas tidak boleh lebih dari 250%
Pada tanggal 31 Maret 2015, fasilitas kredit ini belum digunakan.
The loan facility is secured by buildings, mechanical machineries and equipment of Harbor Stockyard, on a fiduciary basis, with a committed value of Rp183,816
The loan agreements include restrictions, among others, that without prior written consent from the Lenders, the Company is not permitted to pledge its assets and give any guarantee or indemnity to other parties, dispose of all or any part ot its assets, incur any financial indebtedness except in the ordinary course of business, provide loan to other parties except trade credit in the ordinary course of business, change the business, enter into merger, make any acquisition and reduce or issue share capital.
Relatedto the above Loans as stated above, the Company is also required to maintain the ratio of Total Debt to Tangible Net Worth shall not exceed 250%.
As of March 31, 2015, the credit facility has not yet been used.
34. KOMITMEN DAN PERJANJIAN SIGNIFIKAN (lanjutan)
34. SIGNIFICANT COMMITMENTS AND
AGREEMENTS (continued)
KOMITMEN SIGNIFIKAN (lanjutan) SIGNIFICANT COMMITMENTS (continued)
Perusahaan (lanjutan) The Company (continued)
e. Berdasarkan Senior Facilities Agreement antara PT Krakatau Posco dengan The Export-Import Bank of Korea, Australia and New Zealand Banking Group Limited, PT Bank ANZ Indonesia, The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Ltd., Seoul Branch, The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Ltd., Jakarta Branch, Credit Suisse AG, HSBC BANK PLC, Mizuho Corporate Bank Ltd., Seoul Branch, PT Bank Mizuho Indonesia, Standard Chartered Bank, Standard Chartered Bank Korea Limited, Sumitomo Mitsui Banking Corporation dan BankSumitomo Mitsui Indonesia (bersama-sama disebut sebagai "Pemberi Pinjaman") yang telah ditandatangani pada tanggal 14 Februari 2012, disetujui bahwa dalam rangka memenuhi persyaratan penarikan pinjaman yang diperlukan dalam pembiayaan pembangunan pabrik baja terpadu di Cilegon oleh PT Krakatau Posco dan menjamin kepastian pembayaran kembali kewajiban PT Krakatau Posco kepada Pemberi Pinjaman; Perusahaan diwajibkan untuk turut memberikan jaminan berupa jaminan perusahaan (Sponsor Guarantee) sebesar 30% (sesuai persentase kepemilikan Perusahaan pada PT Krakatu Posco) dari total kewajiban PT Krakatau Posco kepada Pemberi Pinjaman.
e. Based on Senior Facilities Agreement between PT Krakatau Posco and The Export-Import Bank of Korea, Australia and New Zealand Banking Group Limited, PT Bank ANZ Indonesia, The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Ltd., Seoul Branch, The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Ltd., Jakarta Branch, Credit Suisse AG, HSBC BANK PLC, Mizuho Corporate Bank Ltd., Seoul Branch, PT Bank Mizuho Indonesia, Standard Chartered Bank, Standard Chartered Bank Korea Limited, Sumitomo Mitsui Banking Corporation and Bank Sumitomo Mitsui Indonesia (collectively referred to as "Lenders") which was signed on February 14, 2012, it was agreed that in order to meet the withdrawal requirements of loans granted to finance the construction of integrated steel plant in Cilegon by PT Krakatau Posco and to ensure certainty of PT Krakatau Posco‟s repayment obligation to the Lenders, the Company is required to participate in providing collateral in the form of a company guarantee (Sponsor Guarantee) at amount of 30% (based on the Company‟s ownership interestin PT Krakatau Posco) of PT Krakatau Posco‟s total obligation to the Lenders.
Terkait dengan hal tersebut, pada tanggal 20 Maret 2012 Perusahaan telah menandatangani perjanjian untuk memberikan jaminan kepada Pemberi Pinjaman sebesar US$518.700. Jumlah ini adalah 45,4% dari total ekuitas Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2014.
In this regard, on March 20, 2012 the Company has signed an agreement to provide guarantees to the Lendersat amount of US$518,700. This amount represents 45.4% of the Company‟s total equity at December 31, 2014.
Pada tahun 2013 dan 2014, Perusahaan menambah jaminan atas pinjaman PT KP sebesar US$33.000 dan US$27.000. Pada tanggal 30 Juni 2014 dan 31 Desember 2014, total jaminan adalah US$578.700 dan
In 2013 and 2014, the Company give addition to loan guarantee of PT KP, which amounted to US$33,000 and US$27,000, respectivley. As of June 30, 2014 and December 31, 2014, total guarantee is amounted to US$578,700 and
34. KOMITMEN DAN PERJANJIAN SIGNIFIKAN (lanjutan)
34. SIGNIFICANT COMMITMENTS AND
AGREEMENTS (continued)
KOMITMEN SIGNIFIKAN (lanjutan) SIGNIFICANT COMMITMENTS (continued)
Perusahaan (lanjutan) The Company (continued)
f. Perusahaan memperoleh fasilitas foreign exchange dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, dimana PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk setuju untuk memberikan fasilitas transaksi tom, tod, spot dan forward dengan jumlah maksimum sebesar US$50.000. Fasilitas ini akan berakhir pada tanggal 12 Juni 2015.
f. The Company obtained a foreign exchange facility form PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk whereby PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk agreed to provide transaction facilities of tom, tod, spot and forwardwith a maximum amount of US$50,000. This facility will expire on June 12, 2015.
g. Perusahaan memperoleh fasilitas perbankan dari Bank permata dengan jumlah maksimum sebesar US$15.000 yang dapat digunakan sebagai fasilitas Letter of Credit import, bill purchase line dan bank garansi. Fasilitas kredit ini sedang dalam proses review perpanjangan sampai dengan tanggal 16 September 2015.
g. The Company obtained a banking facility from Bank Permata with a maximum amount of US$15,000 which can be used as Letter of Credit import, bill purchase line and bank guarantee facility. This credit facility reviewed for extention until 16 September 2015.
h. Perusahaan memperoleh fasilitas kredit modal kerja (Omnibus Trade Finance Facility) dari Bank Danamon dengan jumlah maksimum sebesar US$30.000. Fasilitas-fasilitas tersebut sedang dalam proses perpanjangan sampai dengan 7 April 2016.
h. The Company obtained working capital loan facilities (Omnibus Trade Finance Facility) from Bank Danamon with a maximum amount of US$30,000. These facilities has been proceed for renewal until April 7, 2016.
i. Perusahaan memperoleh fasilitas foreign exchange dari Citibank N.A. Indonesia (Citibank) dimana Citibank setuju memberikan fasilitas transaksi spot, forward dan option dengan jumlah maksimum sebesar US$350.000. Fasilitas ini akan berakhir berdasarkan analisa Citibank terhadap rasio kredit yang berlaku di pasar.
i. The Company obtained foreign exchange facility from Citibank N.A. Indonesia (Citibank) whereby Citibank agreed to provide transaction facilities of spot, forward and option with a maximum amount of US$350,000. This facility will expire based on Citibank‟s credit risk analysis of the prevailing market.
34. KOMITMEN DAN PERJANJIAN SIGNIFIKAN (lanjutan)
34. SIGNIFICANT COMMITMENTS AND
AGREEMENTS (continued)
KOMITMEN SIGNIFIKAN (lanjutan) SIGNIFICANT COMMITMENTS (continued)
Entitas Anak - PT KE The Subsidiary - PT KE
k. PT KE memperoleh fasilitas bank garansi dan L/C dari BNI dengan jumlah maksimum sebesar Rp750.000. Fasilitas kredit tersebut akan berakhir pada tanggal 2 Mei 2015. Pada tanggal 31 Desember 2014, total bank garansi yang telah diterbitkan sebesar Rp685.418.
k. PT KE obtained bank guarantee and L/C facilities from BNI with a maximum amount of Rp750,000. The credit facility will expire on May 2, 2015. As of December 31, 2014, total bank guarantees issued amounted to Rp685,418.
l. PT KE memperoleh fasilitas Treasury Line dari Bank Mandiri dengan jumlah maksimum sebesar US$3.000 yang akan berakhir pada tanggal 31 Maret 2015. Fasilitas tersebut dijaminkan dengan piutang proyek secara fidusia dengan nilai minimal 150% dari total fasilitas dan kontrak proyek secara cessie.Pada tanggal 31 Desember 2014, fasilitas kredit ini belum digunakan.
l. PT KE obtained Treasury Line facility from Bank Mandiri with a maximum amount of US$3,000 which will expire on March 31, 2015. This facility is secured by receivables, on fiduciary basis, amounting to minimum of 150% of total facility and project contracts on cessie basis. As of December 31, 2014, the credit facility has not yet been used.
m. PT KE memperoleh fasilitas bank garansi, L/C dan TR dari BRI dengan jumlah maksimum sebesar Rp400.000 yang akan berakhir pada tanggal 10 September 2015. Pada tanggal 30 Juni 2014, total bank garansi yang telah diterbitkan sebesar Rp97.921.
m. PT KE obtained bank guarantee, L/C and TR facilities from BRI with a maximum amount of Rp400,000 which will expire on September 10, 2015. As of June 30, 2014, total bank guarantees issued amounted to Rp97,921. n. PT KE memperoleh fasilitas Non-Cash Loan
dari Mandiri dengan jumlah maksimum sebesar Rp1.170.000. Fasilitas kredit tersebut akan berakhir pada tanggal 31 Maret 2015. Pada tanggal 31 Desember 2014, jumlah bank garansi yang diterbitkan adalah sebesar Rp640.960.
n. PT KE obtained Non-Cash Loan facilities from Mandiri with a maximum amount of Rp820,000. The credit facility will expire on March 31, 2015. As of December 31, 2014, total bank guarantees issued amounted to Rp640,960.
o. PT KE memperoleh fasilitas Non-Cash Loan dengan jumlah maksimum sebesar Rp100.000 dari Eximbank pada tahun 2014. Fasilitas kredit tersebut akan berakhir pada tanggal 24 Maret 2015. Pada tanggal 31 Desember 2014, total bank garansi yang telah diterbitkan sebesar Rp71.880.
o. PT KE obtained Non-Cash Loan facilities with a maximum amount of Rp100,000 from Eximbank in 2014. The credit facility will expire on March 24, 2015. On December 31, 2014, total bank guarantees issued amounted to Rp71,880.
Entitas Anak - PT KDL The Subsidiary - PT KDL
p. PT KDL memperoleh fasilitas Non-Cash Loan dengan jumlah maksimum sebesar US$19.400 dari Bank Mandiri pada tahun 2014 yang
p. PT KDL obtained Non-Cash Loan facilities with a maximum amount of US$19,400 from Bank Mandiri in 2014 which were used for Corporate
34. KOMITMEN DAN PERJANJIAN SIGNIFIKAN (lanjutan)
34. SIGNIFICANT COMMITMENTS AND
AGREEMENTS (continued)
KOMITMEN SIGNIFIKAN (lanjutan) SIGNIFICANT COMMITMENTS (continued)
Entitas Anak - PT KDL (lanjutan) The Subsidiary - PT KDL (continued)
q. PT KDL memperoleh fasilitas Non-Cash Loan dengan jumlah maksimum sebesar US$27.000 dari Bank Mandiri pada tahun 2014 yang digunakan untuk pengadaan gas PGN dan suku cadang. Fasilitas tersebut akan berakhir pada tanggal 31 Maret 2015. Pada tanggal 31 Desember 2014, total fasilitas yang telah digunakan sebesar Rp31.303 dan US$10.886.
q. PT KDL obtained Non-Cash Loan facilities with a maximum amount of US$27,000 from Bank Mandiri in 2014 which were used for purchase gas of PGN and spare-parts. The facility will expire on March 31, 2015. As of December 31, 2014, total facility used amounted to Rp31,303 and US$10,886.
r. PT KDL memperoleh fasilitas Treasury Line dari Bank Mandiri dengan jumlah maksimum sebesar US$8.000 yang akan berakhir pada tanggal 31 Maret 2015. Pada tanggal 31 Desember 2014, fasilitas kredit ini belum digunakan.
r. PT KDL obtained Treasury Line facility from Bank Mandiri with a maximum amount of US$8,000 which will expire on March 31, 2015. As of December 31, 2014, the credit facility has not yet been used.
Entitas Anak - PT KBS The Subsidiary - PT KBS
s. Pada bulan Juli 2014, PT KBS memperoleh fasilitas pembiayaan IMBT (Ijarah Muntahiyah Bittamlik) dari PT Bank Syariah Mandiri (“BSM”) dengan jumlah maksimum sebesar Rp150.000 dengan jangka waktu pembiayaan selama 7 tahun. Pengalihan kepemilikan obyek sewa setelah akad IMBT selesai atau setelah pembiayaan terakhir, akan menggunakan akad hibah dimana obyek yang di-Ijarah-kan akan dihibahkan ke PT KBS pada saat masa pembiayaan berakhir sebesar nol. Fasilitas ini ditujukan untuk penyewaan tanah dan bangunan untuk mendukung aktivitas operasional dermaga.
s. In July 2014, PT KBS obtained an IMBT (Ijarah Muntahiyah Bittamlik) financing facility from PT Bank Syariah Mandiri (“BSM”) with a maximum amount of Rp150,000 with credit terms of 7 years. The transfer of lease object after completion of IMBT or after the financing end, will use the “akad hibah” where the Ijarah object will be granted to PT KBS at the end of the financing period with zero value. This facility is used for the rental of land and buildings to support the harbour operational activity.
Pada bulan Juli 2014, PT KBS melakukan transaksi penjualan tanah dan bangunan kepada BSM dengan harga jual sebesar
In July 2014, PT KBS sold a land and building to BSM with a sale price amounted to Rp150,000. Gain on sale of the ijarah object is
34. KOMITMEN DAN PERJANJIAN SIGNIFIKAN (lanjutan)
34. SIGNIFICANT COMMITMENTS AND
AGREEMENTS (continued)
KOMITMEN SIGNIFIKAN (lanjutan) SIGNIFICANT COMMITMENTS (continued)
Entitas Anak - PT KBS (lanjutan) The Subsidiary - PT KBS (continued)
Perjanjian IMBT tersebut mencakup