PEMBAGIAN LABA
35. KONTINJENSI CONTINGENCIES
a. Perusahaan merupakan Tergugat I dalam gugatan yang diajukan oleh ahli waris Lim Tiang Bie (Hendra Widjaya) melalui Pengadilan Negeri Serang yang terdaftar dalam perkara No. 40/Pdt.G/2011/PN.Serang tanggal 7 Juni 2011 atas tanah Perusahaan seluas 151,6 Ha di Kubangsari. Penggugat menyatakan bahwa Lim Tiang Bie dan ahli warisnya tidak pernah memperjualbelikan atau mengalihkan hak atas tanah tersebut dan menuntut ganti rugi sebesar Rp620.148 kepada Perusahaan, PT DSP, PT Krakatau Posco, Yakub Sugiarto Sutrisno, Hindra Sunarli dan Pemerintah Kota Cilegon.
a. The Company is the first Defendant to a lawsuit filed by the Heirs of Lim Tiang Bie (Hendra Widjaya) before the District Court of Serang, which was registered under the case No. 40/Pdt.G/2011/PN.Serang dated June 7, 2011 on the Company‟s land in Kubangsari with area of 151.6 Ha. The Plaintiff stated that Lim Tiang Bie and his heirs never sold or transferred the land rights and claimed for payment settlement from the Company, PT DSP, PT Krakatau Posco, Yakub Sugiarto Sutrisno, Hindra Sunarli and the Local Government of Cilegon, amounting to Rp620,148.
Hakim Pengadilan Negeri Serang telah menjatuhkan putusan yang menolak gugatan Penggugat seluruhnya. Putusan Pengadilan Negeri Serang ini kemudian dikuatkan oleh Pengadilan Tinggi Banten melalui putusannya tanggal 18 September 2012. Penggugat kemudian mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung dan Perusahaan telah menyampaikan kontra memori kasasi pada tanggal 19 November 2012. Sampai dengan tanggal 31 Maret 2015, perkara tersebut masih dalam proses pemeriksaan di Mahkamah Agung.
The District Court of Serang issued a verdict that rejected all Plaintiff‟s lawsuit. Further to such verdict, the High Court of Banten on September 18, 2012 issued a decision confirming the District Court of Serang‟s verdict. The Plaintiff then filed its appeal to the Supreme Court and the Company has filed its contra memori on November 19, 2012. Up to March 31, 2015, the case is still on the examination process at the Supreme Court.
b. Perusahaan merupakan Tergugat I dalam gugatan yang diajukan oleh Reinhard Marulitua Nainggolan melalui Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang terdaftar dalam perkara No. 465/Pdt.G/2011/PN.Jkt.Sel. tanggal 24 Agustus 2011. Penggugat mengklaim bahwa Perusahaan dan para tergugat lain telah mencemarkan nama baik Penggugat dan menuntut pembayaran ganti rugi dari Perusahaan dan para Tergugat lain sebesar Rp15.331.
b. The Company is the first Defendant to a lawsuit filed by Reinhard Marulitua Nainggolan before the District Court of South Jakarta, which was registered under the case No. 465/-Pdt.G/2011/PN.Jkt.Sel. dated August 24, 2011. The Plaintiff claimed that the Company together with other defendants allegedly conducted defamation against the Plaintiff and claimed for indemnification from the Company and other Defendants amounting to Rp15,331.
35. KONTINJENSI (lanjutan) 35. CONTINGENCIES (continued)
c. Perusahaan merupakan Tergugat I dalam gugatan perbuatan melawan hukum yang diajukan oleh Sulaiman Bin H. Umar melalui Pengadilan Negeri Serang yang terdaftar dalam perkara No. 31/Pdt.G/2012/PN.Serang tanggal 16 Februari 2012 atas kepemilikan tanah yang masuk dalam HPL No. 1 seluas 9,5 Ha yang terletak di Desa Warnasari, Serang dan menuntut ganti rugi sebesar Rp2.000.
c. The Company is the first Defendant to a unlawful lawsuit filed by Sulaiman Bin H. Umar before the District Court of Serang, which was registered under the case No. 31/Pdt.G/2012/PN.Serang dated Februari 16, 2012 on land ownership included in HPL No. 1 of 9.5 Ha located in the Village of Warnasari, Serang and claimed for indemnification from the Company amounting to Rp2,000.
Pada tanggal 7 Februari 2013, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Serang menjatuhkan putusan yang menolak gugatan Penggugat untuk seluruhnya. Atas putusan Pengadilan Negeri tersebut, Penggugat mengajukan banding pada tanggal 5 Maret 2013. Kemudian pada tanggal 4 Juli 2013, Pengadilan Tinggi Banten menjatuhkan putusan yang isinya menguatkan putusan Pengadilan Serang No. 31/Pdt.G/2012/PN.Srg tanggal 7 Februari 2013. Pada tanggal 9 September 2013, Penggugat menyampaikan memori kasasi kepada Mahkamah Agung dan sampai dengan tanggal 31 Maret 2015, perkara tersebut masih dalam proses pemeriksaan di Mahkamah Agung.
On February 7, 2013, the Judges of District Court of Serang issued a verdict that rejected all Plaintiff‟s lawsuit. Upon the District Court‟s verdict, the Plaintiff appealed on March 5, 2013. Then on July 4, 2013, the Judges of High Court of Banten issued a decision which confirming the District Court of Serang‟s verdict No. 31/PDT.G/2012/PN.Srg dated February 7, 2013. On September 9, 2013, the Plaintiff submitted the cassation to the Supreme Courtand up to March 31, 2015, this case is still on the examination process at the Supreme Court.
d. Perusahaan merupakan Tergugat I dalam gugatan perbuatan melawan hukum yang diajukan oleh Muhri melalui Pengadilan Negeri Serang yang terdaftar dalam perkara No. 24/Pdt.G/2012/PN.Serang tanggal 26 April 2012. Para Penggugat mengajukan tuntutan ganti rugi materiil kepada Perusahaan sebesar Rp55.174 atas penguasaan tanah seluas 78,5 Ha yang terletak di Desa/Kelurahan Kubangsari, Cilegon.
Pada tanggal 24 April 2013, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Serang menjatuhkan putusan yang mengabulkan sebagian gugatan Penggugat. Atas putusan Pengadilan Negeri tersebut, Perusahaan mengajukan banding pada tanggal 6 Mei 2013. Pada tanggal 12 September 2013, Pengadilan Tinggi Banten telah menjatuhkan putusan atas perkara ini
d. The Company is the first Defendant to a unlawful lawsuit filed by Muhri before the District Court of Serang, which was registered under the case No. 24/Pdt.G/2012/PN.Serang dated April 26, 2012. The Plaintiffs claimed for indemnification from the Company amounting to Rp55,174 against land occupation of 78.5 Ha located in the Village of Kubangsari, Cilegon.
On April 24, 2013, the Judges of Serang District Court issued a decision which granted several of the Plantiff‟s lawsuit. Upon the District Court‟s verdict, the Company has filed its appealed on May 6, 2013. On September 12, 2013, the High Court of Banten has issued a decision on the case, that nullifying the verdict of Serang District Court
35. KONTINJENSI (lanjutan) 35. CONTINGENCIES (continued)
e. Perusahaan merupakan Tergugat IV dalam gugatan Perbuatan Melawan Hukum yang diajukan oleh PT Acretia Shosha Inti Persada melalui Pengadilan Negeri Sidoarjo, Jawa Timur, yang terdaftar dalam perkara No. 204/Pdt.G/2012/PN.SDA tanggal 4 Desember 2012. Inti dari gugatan tersebut adalah keberatan dari Penggugat atas pengakhiran sepihak perjanjian antara Penggugat dengan PT KBS (Tergugat 1), sehingga Penggugat menuntut Para Tergugat secara tanggung renteng membayar kerugian sejumlah Rp12.000.
e. The Company is the Defendant IV to a unlawful lawsuit filed by PT Acretia Shosha Inti Persada before the District Court of Sidoarjo, East Java, which was registered under the case No. 204/Pdt.G/2012/PN.SDA dated December 4, 2012. The main reason of the lawsuit is the Plaintiff‟s objection on the termination of contract between the Plaintiff and PT KBS (First Defendant), so that the Plaintiff claimed for the compensation from the Defendants joint and several liability amounting to Rp12,000.
Pada tanggal 26 September 2013, Majelis Hakim telah menjatuhkan putusan yang menyatakan gugatan Penggugat tidak dapat diterima dan pada tanggal 14 November 2013 Penggugat melakukan upaya hukum banding ke Pengadilan Tinggi Surabaya. Selanjutnya Perusahaan dijadwalkan untuk menyampaikan kontra memori banding pada tanggal 30 Januari 2014. Sampai dengan tanggal 31 Maret 2015, perkara tersebut masih dalam proses pemeriksaan di Pengadilan Tinggi Surabaya.
On September 26, 2013, the Judges issued a verdict stating that the Plaintiff‟s lawsuit is inadmissible and on November, 14, 2013 the Plaintiff filed an appeal to High Districh Court of Surabaya. Further to this case, the Company is schedule to file it‟s counter appeal on January 30, 2014. Up to March 31, 2015, this case is still on the examination process at the High Court of Surabaya.
35. KONTINJENSI (lanjutan) 35. CONTINGENCIES (continued)
f. Pada tanggal 20 Maret 2013, Perusahaan mengajukan permohonan intervensi untuk menjadi pihak dalam perkara gugatan yang diajukan oleh Ir. Heru Susilo dan kawan-kawan
melalui Tata Usaha Negara
No. 10/G/2013/PTUN-JKT tanggal 13 Maret 2013. Inti dari gugatan tersebut adalah agar pengadilan mencabut keputusan Menteri Negara Agraria/Kepala Badan Pertanahan Nasional No. 497/HGB/BPN/94/A/16 tanggal 17 April 1997 Jo 497/HGB/BPN/94 tanggal 6 Juni 1994 dan mencabut sertifikat HGB No. 9 Tahun 1998 desa Ramanuju, Serang atas nama Perusahaan dengan luas 152,8 Ha. Pada tanggal 2 Juli 2013, Majelis Hakim
Pengadilan Tata Usaha Negara telah menjatuhkan putusan yang isinya menyatakan gugatan para Penggugat tidak dapat diterima. Atas putusan tersebut, para Penggugat mengajukan banding pada tanggal 15 Juli 2013. Pada tanggal 27 Januari 2014, Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara telah menjatuhkan putusan atas perkara ini yang isinya menguatkan putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta No. 10/G/2013/PTUN-JKT tanggal 2 Juli 2013. Atas putusan tersebut, Penggugat mengajukan kasasi dan Perusahaan telah menyampaikan kontra memori kasasi pada tanggal 26 Mei 2014. Sampai dengan tanggal 31 Maret 2015, perkara tersebut masih dalam pemeriksaan di Mahkamah Agung.
f. On March 20, 2013, the Company submitted an intervention pleading to become a party to a lawsuit filed by Ir. Heru Susilo CS in the Administrative lawsuit No. 10/G/2013/PTUN-JKT dated March 13, 2013. The main reason of the lawsuit is that the Plaintiff demanded that the court to revoke the decision of the State Minister of Agrarian/Head of BPN No. 497/HGB/BPN/94/A/16 dated 17 April 1997 Jo 497/HGB/BPN/94 dated June 6, 1994, and to revoke the Right To Build Certificate No. 9/1998 Desa Ramanuju, Serang registered under the Company‟s name with area of 152.8 Ha.
On July 2, 2013, the Judges issued a verdict stating that the Plaintiff‟s claim is inadmissible and further to that verdict the Plaintiffs filed its appeal on July 15, 2013. Then on January 27, 2014, the Judges of High Court of State Administrative Court issued a decision which confirming the verdict of the State Administrative Court of Jakarta No. 10/G/2013/PTUN-JKT dated July 2, 2013. Upon such verdict, the Plaintiff submitted the cassation to the Supreme Court and the Company has submitted its counter cassation on May 26, 2014. Up to March 31, 2015, this case is still on the examination process at the Supreme Court.
35. KONTINJENSI (lanjutan) 35. CONTINGENCIES (continued)
g. Pada tanggal 31 Januari 2013, Perusahaan mengajukan gugatan permohonan pembatalan merek pada Pengadilan Niaga Jakarta Pusat terhadap PT Perwira Adhitama Sejati, Ir. Goh Ka Thioe dan PT Serijaya Majugemilang (“PT SM”) (para Tergugat) yang masing-masing terdaftar dalam perkara No:
g. On January 31, 2013, the Company submitted a lawsuit before the Central Jakarta Commercial Court on the cancelation of registered trademark against PT Perwira Adhitama Sejati, Ir. Goh Ka Thioe and PT Serijaya Majugemilang (“PT SM”) (the Defendants), each of which are registered under the case No:
i) 03/Pdt.Sus/Merek/2013/PN.Niaga.Jkt.Pst ii) 04/Pdt.Sus/Merek/2013/PN.Niaga.Jkt.Pst iii) 05/Pdt.Sus/Merek/2013/PN.Niaga.Jkt.Pst iv) 06/Pdt.Sus/Merek/2013/PN.Niaga.Jkt.Pst i) 03/Pdt.Sus/Merek/2013/PN.Niaga.Jkt.Pst ii) 04/Pdt.Sus/Merek/2013/PN.Niaga.Jkt.Pst iii) 05/Pdt.Sus/Merek/2013/PN.Niaga.Jkt.Pst iv) 06/Pdt.Sus/Merek/2013/PN.Niaga.Jkt.Pst Keempat gugatan tersebut diajukan pada
intinya adalah agar Pengadilan membatalkan pendaftaran merek dari para Tergugat yang menggunakan unsur “KS” atau memiliki persamaan pada pokoknya maupun keseluruhannya dengan merek Perusahaan.
The lawsuits are filed mainly to obtain the court verdict regarding the cancelation of registered trademark of the Defendants that uses elements of “KS” or have similarity on its basis or entirely on Company trademark.
Terhadap gugatan pembatalan merek No. 05/Pdt.Sus/Merek/2013/PN.Niaga.Jkt.Pst, Tergugat telah menunjukan itikad baik dengan mengajukan perdamaian dan bersedia mencabut merek-merek tersebut dari Dirjen HKI serta tidak akan mendaftar merek serupa dengan “KS” dikemudian hari dan Majelis Hakim telah mengeluarkan Penetapan No. 05/Pdt.Sus/Merek/2013/PN.Niaga.Jkt.Pst pada tanggal 13 Maret 2013, sehingga sengketa merek antara Perusahaan dan PT SM dinyatakan selesai.
While as to the cancelation on the registered trademark under the Case No. 05/Pdt.Sus/Merek/2013/PN.Niaga.Jkt.Pst, the Defendant has shoe its good faith to propose a mutual reconcilement and agree to revoke such trademark from Directorate of Intellectual Property and commits not to registered the same trademark of “KS” in the future with the stipulation from Judges under the registered No. 05/Pdt.Sus/Merek/2013/PN.Niaga.Jkt.Pst dated March 13, 2013, so that the case between the Company and PT SM is dismissed.
Atas perkara No:
i) 03/Pdt.Sus/Merek/2013/PN.Niaga.Jkt.Pst ii) 04/Pdt.Sus/Merek/2013/PN.Niaga.Jkt.Pst iii) 06/Pdt.Sus/Merek/2013/PN.Niaga.Jkt.Pst
Under the case No:
i) 03/Pdt.Sus/Merek/2013/PN.Niaga.Jkt.Pst ii) 04/Pdt.Sus/Merek/2013/PN.Niaga.Jkt.Pst iii) 06/Pdt.Sus/Merek/2013/PN.Niaga.Jkt.Pst
35. KONTINJENSI (lanjutan) 35. CONTINGENCIES (continued)
Entitas Anak - PT KE The Subsidiary - PT KE
h. Pada tanggal 27 Oktober dan 11 November 2014, PT KE mengajukan permohonan klaim kepada Badan Abritase Nasional Indonesia (“BANI”) terhadap PT Perkebunan Nusantara III (Persero) (“PTPN III”) dan PT Krakatau Posco (“PT KP”) dengan No. 625/X/ARB-BANI/2014 dan No. 631/XI/ARB-BANI/2014.
h. On October 27 and November 11, 2014, PT KE proposed a claim to Indonesian National Board of Arbitration (“BANI”) against PT Perkebunan Nusantara III (Persero) (“PTPN III”) and PT Krakatau Posco (“PT KP”) under registration No. 625/X/ARB-BANI/2014 and No. 631/XI/ARB-BANI/2014.
Gugatan tersebut diajukan agar BANI mengabulkan tambahan biaya jasa konstruksi yang timbul berdasarkan pelaksanaan Perjanjian/Kontrak pada pelaksanaan dan penyelesaian Pembangunan Pabrik Kelapa Sawit di Hapesong dan Proyek Integrated Steel Mill di Cilegon.
The Claim was submitted to BANI to grant additional construction services fee which incurred from the execution of Palm Oil Plant Construction in Hapesong and Integrated Steel Mill project in Cilegon.
Nilai klaim yang diajukan, masing-masing sebesar US$3.510 dan US$22.361. Lebih lanjut, PT KE akan mengajukan klaim lainnya atas proyek pekerjaan yang sama pada tahun 2015. Berdasarkan evaluasi yang dilakukan oleh manajemen PT KE, pada tanggal 31 Desember 2014, PT KE telah melakukan provisi atas klaim tersebut sebesar US$484. Sampai dengan tanggal 31 Maret 2015, klaim tersebut masih dalam proses di BANI.
The claim value amounted to US$3,510 and US$22,361, respectively. Further, PT KE will submit other claims related to the same project in 2015. Based on evaluation made by PT KE‟s management, as of December 31, 2014, PT KE has provided a provision amounting to US$484. Up to March 31, 2015, the claim is still in process in BANI.
Manajemen dan konsultan hukum Perusahaan berkeyakinan bahwa kasus-kasus tersebut di atas secara sendiri-sendiri atau bersama-sama tidak akan mempunyai pengaruh yang material terhadap kondisi keuangan Perusahaan dan hasil operasinya. Manajemen berkeyakinan bahwa Perusahaan akan melakukan upaya terbaik sehingga dapat menyelesaikan dengan baik perkara-perkara tersebut.
The Company‟s management and its legal counsel believe that the above mentioned cases individually or in the aggregate will not have any material adverse effects on the Company‟s financial condition or results of operations. The management believes that the Company will do its best effort to resolve the cases in order to achieve the best settlement.
36. ASET DAN LIABILITAS DALAM MATA UANG