• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kondisi Penyakit Menular yang Terdeteksi

Dalam dokumen BAB II GAMBARAN UMUM KONDISI DAERAH (Halaman 63-67)

Kabupaten Pekalongan Tahun 2011 s.d 2015 (%)

C. ASPEK PELAYANAN UMUM

6) Kondisi Penyakit Menular yang Terdeteksi

Penyakit menular yang menjadi prioritas di Kabupaten Pekalongan adalah Demam Berdarah Dengue (DBD), TB dan HIV/AIDS.

Angka Kesakitan/Incidence Rate (IR) penyakit DBD per 10.000 penduduk di Kabupaten Pekalongan dari Tahun 2011-2015 cenderung fluktuatif. IR DBD per 10.000 penduduk Tahun 2015 sebesar 1,00 sedikit naik dari 0,94 di Tahun 2011. Sedangkan Angka Kematian/Case Fatality Rate (CFR) akibat penyakit DBD masih terjadi, dimana pada tahun 2015 mengalami penurunan sebesar 1,79% dari 6,49% di Tahun 2011.

Sedangkan Penemuan Penderita Baru/Case Detection Rate (CDR) TB 2011-2015 cenderung mengalami penurunan yaitu sebesar 87,00% di Tahun 2015 dari 96,00% di Tahun 2011.

Kondisi penyakit menular yang terdeteksi di Kabupaten Pekalongan dapat dilihat pada Tabel 2.54.

Tabel 2.54 Kondisi Penyakit Menular

Kabupaten Pekalongan Tahun 2011-2015

Tahun Per 10.000 IR DBD penduduk CFR DBD (%) CDR TB (%) Cakupan penemuan HIV/AIDS tertangani (%) 2011 0.94 6.49 96.00 100.00 2012 1.52 0.77 97.60 100.60 2013 3.36 1.03 103.60 100.60 2014 2.00 2.79 91.00 100.00 2015 1.00 1.79 87.00 100.00

Sumber : Dinas Kesehatan Kab. Pekalongan, 2016

c.Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang 1) Pekerjaan Umum

Urusan Pekerjaan Umum yang harus ditangani sesuai kewenangan Kabupaten Pekalongan meliputi prasarana jalan, jembatan, sumberdaya air, air bersih, sanitasi, persampahan.

a) Jalan dan Jembatan

Pada tahun 2015, panjang jalan yang menjadi kewenangan Kabupaten Pekalongan sepanjang 573,58 km.

Berdasarkan jenis permukaannya, di Kabupaten Pekalongan terdapat 5 (lima) jenis jalan, yaitu jalan aspal, jalan batu/kerikil, jalan beton, jalan tanah dan jalan paving.

Panjang jalan berdasarkan jenis permukaannya dari tahun ke tahun terjadi penambahan dan pengurangan, hal ini dikarenakan adanya perubahan jenis permukaannya, dari jalan aspal menjadi jalan beton/paving, dari jalan batu/kerikil menjadi jalan aspal/beton/paving, dari jalan tanah menjadi jalan batu /kerikil/paving/aspal/beton. Sebagaimana pada tabel 2.55 berikut ini.

Tabel 2.55

Kondisi Jalan berdasarkan Jenis Permukaan Kabupaten Pekalongan Tahun 2011-2015

No Jenis Jalan Panjang Jalan (Km)

2011 2012 2013 2014 2015 1. Jalan Aspal 509,48 503,45 508,91 510,44 508,74 2. Jalan Batu/kerikil 39,19 39,20 20,20 26,89 26,54 3. Jalan Beton 3,42 9,09 26,17 27,37 28,20 4. Jalan Tanah 6,00 6,00 2,00 0,70 0,30 5. Jalan Paving 0,00 0,34 0,80 8,20 9,80 6. Total 558,08 558,08 558,08 573,58 573,58 Sumber : Dinas Pekerjaan Umum Kab. Pekalongan, 2016

Berdasarkan kondisi fisiknya, panjang jalan di Kabupaten Pekalongan pada tahun 2015 yaitu 448,94 km dalam kondisi baik, sepanjang 88,40 km kondisi sedang, dan sepanjang 25,14 km kondisi rusak serta sepanjang 11,10 km kondisi rusak berat, sebagaimana pada tabel 2.56 dan gambar 2.50 berikut ini.

Tabel 2.56

Kondisi Jalan Kabupaten Pekalongan Tahun 2011-2015

No Kondisi Jalan Panjang jalan (Km)

2011 2012 2013 2014 2015 1. Kondisi Baik 318,77 346,52 425,58 430,79 448,94 2. Kondisi Rusak Sedang 130,57 111,40 58,25 87,62 88,40 3. Kondisi Rusak 85,29 77,83 41,58 41,22 25,14 4. Kondisi Rusak Berat 23,45 22,33 32,67 13,95 11,10 5. Total 558,08 558,08 558,08 573, 58 573, 58 Sumber : Dinas Pekerjaan Umum Kab. Pekalongan, 2016

Gambar 2.50

Kondisi Jalan Kabupaten Pekalongan Tahun 2011-2015

Sedangkan prasarana jembatan di Kabupaten Pekalongan di Tahun 2015 sejumlah 312 buah, berdasarkan jenis konstruksinya terdapat 44 buah jembatan komposit, 3 buah jembatan busur, 246 buah jembatan beton, 13 buah jembatan plat dan 5 buah jembatan rangka baja, serta 1 buah jembatan gantung, sebagaimana tabel 2.57 berikut ini :

Tabel 2.57

Jenis Jembatan berdasarkan Konstruksinya Kabupaten Pekalongan Tahun 2011-2015

No Jenis Jembatan Jumlah (Buah)

2011 2012 2013 2014 2015 1. Jembatan Komposit 43 43 43 44 44

2. Jembatan Busur 3 3 3 3 3

3. Jembatan Beton 241 241 241 246 246 4. Jembatan Plat 14 14 14 13 13 5. Jembatan Rangka Baja 5 5 5 5 5

6. Jembatan Gantung 1 1 1 1 1

Total 307 307 307 312 312

Berdasarkan kondisi fisiknya, pada tahun 2015 di Kabupaten Pekalongan terdapat 298 buah jembatan dengan kondisi baik, 13 buah jembatan dengan kondisi sedang, dan 4 buah jembatan dengan kondisi rusak, sebagaimana pada tabel 2.58 dan gambar 2.51 berikut :

Tabel 2.58

Jembatan Berdasarkan Kondisi Fisiknya Kabupaten Pekalongan Tahun 2011-2015

No Kondisi Jembatan Jumlah (Buah)

2011 2012 2013 2014 2015 1. Jembatan Baik 285 288 288 295 298 2. Jembatan Sedang 2 13 13 17 13

3. Jembatan Rusak 5 5 5 0 4

4. Jembatan Rusak Berat 15 1 1 0 0

Total 307 307 307 312 312

Sumber : Dinas Pekerjaan Umum Kab. Pekalongan, 2016

Gambar 2.51

Jembatan Berdasarkan Kondisi Fisiknya Kabupaten Pekalongan Tahun 2011-2015

b) Prasarana Sumber Daya Air/Jaringan irigasi

Pengertian jaringan irigasi adalah saluran, bangunan dan bangunan pelengkapnya yang merupakan satu kesatuan yang diperlukan untuk penyediaan, pembagian, pemberian, penggunaan dan pembuangan air irigasi. Selanjutnya secara operasional dibedakan ke dalam tiga kategori yaitu jaringan irigasi primer, sekunder dan tersier.

Dari ketiga kelompok jaringan tersebut, yang langsung berfungsi sebagai prasarana pelayanan air irigasi ke dalam petakan sawah adalah jaringan irigasi tersier yang terdiri dari saluran tersier, saluran kuarter dan saluran pembuang, boks tersier, boks kuarter serta bangunan pelengkapnya.

Jenis dan Panjang Jaringan Irigasi di Kabupaten Pekalongan dapat dijelaskan dalam tabel 2.59.

Tabel 2.59

Jenis dan Panjang Jaringan Irigasi Kabupaten Pekalongan Tahun 2011-2015

No. Jenis Jaringan Irigasi Panjang Jaringan (Km)

2011 2012 2013 2014 2015 1. Non Teknis 228,26 228,26 228,26 228,6 228,6 2. Teknis

a. Jaringan primer 20,62 20,62 20,26 20,26 20,26 b. Jaringan Sekunder 368,96 368,96 368,96 368,96 368,96

No. Jenis Jaringan Irigasi 2011 2012 Panjang Jaringan (Km) 2013 2014 2015 c. Jaringan Tersier 430,66 430,66 430,66 352,66 352,66 Sumber : Dinas PSDA ESDM Kab. Pekalongan, 2016

Sedangkan kondisi jaringan irigasi baik di kabupaten Pekalongan selama kurun waktu Tahun 2011-2015 mengalami peningkatan. Perkembangan selengkapnya dapat dilihat pada Tabel 2.60.

Tabel 2.60 Luas Daerah Irigasi

Kabupaten Pekalongan Tahun 2011-2015

No. Jenis Jaringan Irigasi 2011 2012 Luas (m2) 2013 2014 2015 1. Luas Irigasi 27.948,88 27.948,88 27.948,80 27.948,80 27.948,80 2. Luas Irigasi Dalam Kondisi Baik 22.325,00 22.325,00 23.487,35 23.849,00 23.849,00 3. Luas Sawah Non Irigasi 228,26 228,26 228,26 228,26 228,26 Sumber : Dinas PSDA ESDM Kab. Pekalongan, 2016

c) Akses Air Minum dan Sanitasi

Cakupan pelayanan air minum sampai dengan Tahun 2015 adalah sebesar 76,55 % naik dibandingkan Tahun 2011 sebesar 73,69% baik dalam bentuk Jaringan Perpipaan (JP) dan Bukan Jaringan Perpipaan (BJP). Sedangkan pelayanan sanitasi mengalami kenaikan dari Tahun 2011 sebesar 52,26% menjadi 68,54% di Tahun 2015

Cakupan pelayanan air minum dan sanitasi di Kabupaten Pekalongan pada tahun 2015 dapat dilihat pada tabel 2.61 dan gambar 2.52 berikut :

Tabel 2.61

Cakupan Pelayanan Air Minum dan Sanitasi Kabupaten Pekalongan Tahun 2011-2015

No. Uraian Tahun

2011 2012 2013 2014 2015

1. Air Minum 73,69 78,35 78,73 78,84 73,78

2. Sanitasi (%) 52,26 53,30 61,73 61,82 58,79

Sumber : DPU Kab. Pekalongan, 2016

Gambar 2.52

Cakupan Pelayanan Air Minum dan Sanitasi Kabupaten Pekalongan Tahun 2011-2015

d) Persampahan

Penanganan sampah terangkut di Kabupaten Pekalongan belum optimal. Minimnya fasilitas pengelolaan sampah, membuat sampah belum terkelola dengan baik. Hal ini ditunjukkan dengan persentase penanganan sampah mengalami penurunan dari 18 % pada Tahun 2011 menjadi 9,36% pada Tahun 2015. Data selengkapnya dapat dilihat pada Tabel 2.62 dan gambar 2.53 berikut :

Tabel 2.62

Penanganan Sampah

Kabupaten Pekalongan Tahun 2011-2015

No. Uraian 2011 2012 Tahun 2013 2014 2015

1. Produksi Timbunan Sampah (m³) 1.638 1.861 1.862 1.510 2.052

2. Sampah Terangkut (m³) 304 272 274 192 192

3. Penanganan Sampah (%) 18 14,62 14,14 12,75 9,36

Sumber : DPU Kab. Pekalongan, 2016

Gambar 2.53 Penanganan Sampah

Kabupaten Pekalongan Tahun 2011-2015

Dalam dokumen BAB II GAMBARAN UMUM KONDISI DAERAH (Halaman 63-67)