• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN POSISI KEUANGAN

Dalam dokumen PRESERVING SUSTAINABILITY (Halaman 68-71)

A. Aset

Jumlah aset Perseroan mengalami penurunan sebesar 3,5% dari US$ 311,6 juta pada akhir tahun 2013 menjadi US$ 300,6 juta karena aset lancar turun 13,6% dari US$ 130,2 juta pada tahun 2013 menjadi US$ 112,5 juta sementara aset tidak lancar meningkat 3,7% dari US$ 181,4 juta pada tahun 2013 menjadi US$ 188,1 juta.

(dalam US$) 2014 2013 Δ

Aset Lancar

Kas dan setara kas 47.838.787 63.301.639 (24,4)%

Piutang usaha • Pihak ketiga 10.721.711 16.598.657 (35,4)% • Pihak berelasi 578.709 1.157.419 (50,0)% Piutang lain-lain • Pihak ketiga 5.968.015 6.398.865 (6,7)% Persediaan 41.963.307 32.389.968 29,6%

Pajak dibayar dimuka 12.422 6.791.548 (99,8)%

Biaya dibayar dimuka 2.291.105 2.165.661 5,8%

Uang muka 2.569.730 1.395.027 84,2%

Piutang derivatif 552.308 - 100,0%

Total Aset Lancar 112.496.094 130.198.784 (13,6)%

TINJAUAN

(dalam US$) 2014 2013 Δ

Aset Tidak Lancar

Piutang lain-lain - pihak berelasi 29.627.761 30.789.323 (3,8)%

Uang muka 4.435.318 807.083 449,5%

Estimasi tagihan pajak - 748.305 (100,0)%

Tanaman perkebunan

• Tanaman menghasilkan 15.889.338 13.105.673 21,2%

• Tanaman belum menghasilkan 67.150 3.710.240 (98,2)%

Aset tetap 47.921.110 49.032.780 (2,3)%

Aset eksplorasi dan evaluasi 4.846.532 4.842.009 0,1%

Aset pertambangan 74.830.632 71.904.619 4,1%

Goodwill 3.523.795 3.523.795 0,0%

Aset pajak tangguhan 3.257.957 1.495.963 117,8%

Aset tidak lancar lainnya 3.714.555 1.489.365 149,4%

Jumlah Aset Tidak Lancar 188.144.148 181.449.155 3,7%

Jumlah Aset 300.610.242 311.647.939 (3,5)%

• Aset Lancar

Kas dan setara kas turun sebesar 24,4% dari US$ 63,3 juta pada tahun 2013 menjadi US$ 47,8 juta terutama disebabkan oleh meningkatnya pembayaran kepada pemasok seiring dengan meningkatnya kegiatan operasi Perseroan sepanjang tahun 2014, pembayaran dividen serta realisasi belanja modal.

Pada akhir tahun 2014 Perseroan mencatat piutang usaha sebesar US$ 11,3 juta, turun 36,4% dari US$ 17,8 juta pada tahun 2013. Piutang usaha terdiri dari piutang pihak ketiga dan piutang pihak berelasi. Piutang usaha pihak ketiga terutama berasal dari kontrak penjualan yang belum jatuh tempo sebesar US$ 10,7 juta. Persediaan Perseroan meningkat 29,6% dari US$ 32,4 juta di tahun 2013 menjadi US$ 42,0 juta di akhir tahun

2014, terutama disebabkan oleh naiknya persediaan batubara sebesar 32,5% dari US$ 30,9 juta di tahun 2013 menjadi US$ 41,0 juta karena peningkatan volume produksi di tahun 2014.

Pajak dibayar di muka menurun 99,8% dari US$ 6,8 juta pada tahun 2013 karena realisasi klaim atas kelebihan pembayaran pajak penghasilan badan yang diterima di tahun 2014.

• Aset Tidak Lancar

Peningkatan aset tidak lancar sebesar 3,7% terutama didorong oleh komponen uang muka – jangka panjang sebesar US$ 4,4 juta dimana sebagian besar merupakan uang muka pembelian ruang kantor kepada PT Toba Pengembang Sejahtra sebesar US$ 3,6 juta.

Peningkatan aset tidak lancar juga disebabkan adanya peningkatan aset pertambangan yang naik 4,1% dari US$ 71,9 juta di tahun 2013 menjadi US$ 74,8 juta dan aset tidak lancar lainnya sebesar US$ 3,7 juta, meningkat 149,4% dibandingkan US$ 1,5 juta pada tahun 2013.

B. Liabilitas dan Ekuitas

Jumlah liabilitas Perseroan pada akhir tahun 2014 turun 12,6% menjadi US$ 158,3 juta, dibandingkan US$ 181,2 juta pada tahun 2013. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh turunnya liabilitas jangka pendek sebesar 37,7% dari US$ 145,5 juta di tahun 2013 menjadi US$ 90,6 juta, sementara liabilitas jangka panjang naik 89,3% dari US$ 35,7 juta di tahun 2013 menjadi US$ 67,6 juta.

Liabilitas

(dalam US$) 2014 2013 Δ

Liabilitas Jangka Pendek

Utang usaha - pihak ketiga 64.087.323 69.265.229 (7,5)%

Utang lain-lain - pihak ketiga 3.709 1.907 94,5%

Utang dividen 288.289 290.856 (0,9)%

Beban akrual 4.935.975 6.057.579 (18,5)%

Utang derivatif 5.532.509 - 100,0%

Liabilitas imbalan kerja jangka pendek 3.109.951 3.340.583 (6,9)%

Utang pajak 5.326.115 7.227.871 (26,3)%

Uang muka pelanggan 6.387.209 24.941.839 (74,4)%

Bagian liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun:

• Utang bank - 33.553.129 (100,0)%

• Sewa pembiayaan 962.450 772.679 24,6%

Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 90.633.530 145.451.672 (37,7)%

Liabilitas Jangka Panjang

Liabilitas jangka panjang – setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun:

• Utang bank 56.114.739 20.183.289 178,0%

• Sewa pembiayaan 1.062.270 1.348.417 (21,2)%

Uang muka pelanggan - 2.964.000 (100,0)%

Utang lain-lain kepada pihak berelasi 2.242.526 2.288.701 (2,0)%

Provisi untuk reklamasi dan penutupan tambang 4.496.413 3.951.817 13,8%

Liabilitas imbalan kerja 2.840.670 1.943.059 46,2%

Liabilitas pajak tangguhan 867.508 3.035.740 (71,4)%

Total Liabilitas Jangka Panjang 67.624.126 35.715.023 89,3%

Total Liabilitas 158.257.656 181.166.695 (12,6)%

Total Ekuitas 142.352.586 130.481.244 9,1%

Total Liabilitas dan Ekuitas 300.610.242 311.647.939 (3,5)%

• Liabilitas Jangka Pendek

Utang usaha Perseroan turun 7,5% dari US$ 69,3 juta pada tahun 2013 menjadi US$ 64,1 juta di akhir tahun 2014. Penurunan ini terutama disebabkan oleh penyelesaian kewajiban Entitas Anak kepada pihak ketiga yang sudah jatuh tempo dan periode utang usaha yang lebih cepat.

TINJAUAN

Beban akrual turun 18,5% dari US$ 6,1 juta pada tahun 2013 menjadi US$ 4,9 juta terutama disebabkan penurunan royalti sebesar 69,3% dari US$ 3,5 juta di tahun 2013 menjadi US$ 1,1 juta karena Perseroan telah melakukan pembayaran di muka untuk kewajiban pembayaran royalti. Di tahun 2014 Perseroan tidak memiliki utang

bank jangka pendek yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun sejak 2014, sementara di tahun 2013 utang bank jangka pendek mencapai US$ 33,6 juta. Hal ini terutama disebabkan karena pendanaan kembali pinjaman sindikasi Perseroan dan pelunasan utang bank oleh Entitas Anak. Uang muka pelanggan diperoleh sebagai

tanda jadi pembelian atau sebagai bagian dari persyaratan pembayaran kontrak jual beli yang telah disepakati. Jumlah ini dikategorikan sebagai kewajiban Perseroan sebelum seluruh penyerahan penjualan batubara diselesaikan, dan baru diakui menjadi pendapatan setelah penyerahan batubara. Pada akhir tahun 2013, Perseroan mencatat uang muka penjualan (jangka pendek dan porsi jangka panjang) sebesar US$ 27,9 juta untuk sebagian besar kontrak penjualan yang akan dipenuhi pada tahun 2014. Di tahun 2014, Perseroan membukukan uang muka pelanggan untuk kontrak jangka pendek sebesar US$ 6,4 juta.

• Liabilitas Jangka Panjang

Utang bank jangka panjang meningkat 178,0% dari US$ 20,2 juta pada tahun 2013 menjadi US$ 56,1 juta terutama karena Perseroan memperoleh pinjaman sindikasi yang akan digunakan antara lain untuk keperluan belanja modal TMU, modal kerja dan investasi. Pinjaman sindikasi ini akan jatuh tempo pada tanggal 31 Maret 2018. Provisi untuk reklamasi dan penutupan tambang

merupakan jumlah yang masih harus dibayar atas estimasi biaya pengelolaan lingkungan selama masa tambang dan penutupan tambang yang akan terjadi pada akhir umur tambang. Estimasi untuk biaya ini dihitung secara internal oleh manajemen dengan mempertimbangkan ketentuan perundangan yaitu Undang-Undang Republik Indonesia No. 4 Tahun 2009 tanggal 12 Januari 2009 Tentang Pertambangan Mineral

dan Batubara dan peraturan relevan lainnya. Pada tahun 2014 liabilitas ini meningkat 13,8% dari US$ 4,0 juta di tahun 2013 menjadi US$ 4,5 juta. Liabilitas imbalan pascakerja karyawan meningkat

46,2% dari US$ 1,9 juta pada tahun 2013 menjadi US$ 2,8 juta. Peningkatan saldo liabilitas imbalan pascakerja ditetapkan berdasarkan perhitungan yang dilakukan oleh aktuaria independen dengan menggunakan metode projected unit

credit dengan asumsi-asumsi termasuk, antara

lain, tingkat diskonto, kenaikan gaji tahunan, pengunduran diri karyawan tahunan, kecacatan, umur pensiun dan kematian.

• Ekuitas

Jumlah ekuitas Perseroan per tanggal 31 Desember 2014 naik 9,1% dari US$ 130,5 juta pada tahun 2013 menjadi US$ 142,4 juta. Peningkatan ekuitas terutama disebabkan oleh peningkatan saldo laba yang belum dicadangkan dari perolehan laba bersih Perseroan di tahun 2014.

Dalam dokumen PRESERVING SUSTAINABILITY (Halaman 68-71)

Dokumen terkait