HASIL DAN PEMBAHASAN
3. Logistic Manager
Logistic Manager bertugas untuk mengkoordinasikan pengelolaan bahan
baku mentah seperti daging, tepung, dan bahan lainnya. Logistic Manager juga selain melakukan pengelolaan untuk bahan baku daging kebab juga melakukan penjualan atau pemasaran kepada konsumen serta bertanggung jawab dalam proses pendistribusian/pengiriman produk sampai ke alamat konsumen.
5.1.2 Identifikasi Alternatif Strategi yang dapat diterapkan dalam Strategi Pemasaran PT. Sari Kreasi Boga
Perumusan alternatif strategi pemasaran yang akan dipilih ini merupakan tahap akhir dalam penentuan proses struktur hierarki. Alternatif strategi ini merupakan hasil perbandingan suatu cara yang diterapkan oleh perusahaan dengan kondisi permasalahan pada PT. Sari Kreasi Boga sehingga tetap dapat bersaing dan bertahan dalam jangka waktu yang panjang. Alternatif strategi
88
didapatkan dari hasil FGD (Focus Grup Discussion) oleh para pakar/informan yang mengetahui kondisi pemasaran PT. Sari Kreasi Boga. Pada tahap ini alternatif-alternatif strategi pemasaran yang akan dilaksanakan dijabarkan untuk kemudian dilakukan proses pembobotan. Alternatif strategi pemasararan tersebut adalah :
1. Meningkatkan Kualitas Mutu Produk
Mutu pada produk erat kaitannya mengenai kualitas produk yang merupakan kunci sukses dalam suatu perusahaan. Mutu produk daging kebab sapi pada PT. Sari Kreasi Boga beberapa kali mengalami permasalahan. Permasalahan tersebut berupa komplain dari konsumen terhadap kualitas dari produk kebab saga ini. Salah satu penyebab permasalahan mutu produk tersebut adalah pada kemasan atau packaging. Packaging dapat membuat produk lebih menarik selain itu kemasan juga dapat melindungi produk agar tidak rusak dan terkena kotoran, salah satu contoh permasalahan yang berkaitan dengan mutu produk, karena ketika sampai di lokasi plastik yang digunakan untuk membalut/menutupi produk tersobek sehingga ketahanan produk semakin berkurang dan mudah rusak. Selain pada kemasan atau packaging, label yang digunakan pada kemasan tidak mencantumkan logo halal MUI serta komposisi dari produk sehingga sering timbul komplain dari konsumen mengenai hal tersebut. Solusi untuk mengatasi permasalahan mutu pada produk tersebut, perusahaan berusaha untuk meningkatkan mutu kualitas produk menjadi alternatif strategi pemasaran untuk meningkatkan penjualan.
89
2. Melakukan Penetrasi Harga
PT. Sari Kreasi Boga dalam menjalankan bisnisnya memiliki beberapa pesaing dalam memasarkan produk sejenis. Salah satu pesaing utama PT. Sari Kreasi Boga dalam memasarkan daging kebab sapi yaitu PT. Sahara Bogatama Indonesia dan Kebab Central. Persaingan bisnis berkaitan erat dengan penentuan harga produk dengan menyesuaikan harga pesaing. Harga produk yang dipasarkan oleh PT. Sari Kreasi Boga bersaing dengan dengan kedua supplier tersebut. Tetapi kedua supplier tersebut sudah banyak memiliki distributor sehingga mereka dapat memberikan harga yang jauh lebih murah kepada distributor dan agen-agen. Sebagai cara mengatasi permasalahan produk mengenai harga, perusahaan melakukan penetrasi harga atau dengan cara menurunkan harga dari yang sudah ditetapkan guna menarik kembali minat beli konsumen untuk membeli produk daging kebab saga ini dan agar perusahaan terus dapat bersaing dengan para kompetitor didukung dengan kualitas produk yang semakin baik.
3. Memperbesar Cakupan Pemasaran
Diuraikan dahulu di depan. Kegiatan pemasaran yang dilakukan oleh PT. Sari Kreasi Boga mengalami beberapa kendala. Kendala yang sering terjadi diantaranya masalah dalam pendistribusian produk, seperti waktu kirim yang terlambat sampai ke tangan konsumen, proses pengiriman yang cukup lama sampai dengan 5 hingga 7 hari, sehingga mengakibatkan produk yang diterima konsumen rusak. Kendala lain selain pendistribusian produk yaitu biaya kirim yang relatif tinggi khususnya di luar pulau jawa sehingga konsumen banyak yang
90
membatalkan orderannya. Kendala pendistribusian produk juga terjadi di wilayah jabodetabek dan pulau jawa, namun tidak sebanyak kendala di luar pulau jawa. Untuk mengatasi proses pendistribusian dan biaya kirim yang relatif tinggi, PT. Sari Kreasi Boga memperluas cakupan pemasaran menjadi alternatif strategi pemasaran.
4. Memberikan Promosi Penjualan
Promosi penjualan merupakan salah satu strategi yang dilakukan untuk menarik konsumen dalam membeli produk. Perusahaan diharuskan untuk
melakukan strategi komunikasi pemasaran dalam suatu proses pemasaran. Strategi komunikasi ini diperlukan untuk memberikan nilai daya tarik konsumen
untuk membeli produk pada perusahaan. Salah satu daya tarik konsumen dalam membeli suatu barang adalah potongan harga, PT. Sari Kreasi Boga dalam memasarkan produknya belum pernah memberikan potongan harga kepada konsumen. Selain itu media pemasaran yang selama ini digunakan untuk mempromosikan produk khususnya media online belum maksimal dalam pemanfaatanya. Dengan demikian PT. Sari Kreasi Boga memberikan promosi penjualan sebagai salah satu alternatif strategi pemasaran.
5. Memberikan Pelatihan Kepada Karyawan
Keberadaan tenaga pemasaran/karyawan pada sebuah perusahaan yang memiliki peran dalam bidang pemasaran, khususnya karyawan yang terlibat langsung dalam menyampaikan produk ke pelanggan harus mempunyai kemampuan yang baik. Bagaimanapun kemajuan teknologi saat ini, fungsi karyawan dalam pemasaran adalah dalam pelayanan. PT. Sari Kreasi Boga
91
berpendapat bahwa memberikan pelatihan kepada karyawan dalam bidang pemasaran menjadi alternatif strategi pemasaran, dikarenakan karyawan belum pernah mendapatkan pelatihan khusus dalam bidang pemasaran dan pelayanan terhadap konsumen.
5.1.3 Prioritas Strategi Pemasaran Daging Kebab Sapi di PT. Sari Kreasi Boga Menggunakan Metode AHP
Keputusan yang dirancang dari fokus masalah sampai alternatif strategi yang ingin dicapai, disusun ke dalam suatu metode AHP dalam sebuah bentuk hierarki. Pemilihan alternatif strategi pemasaran daging kebab sapi pada PT. Sari Kreasi Boga dilakukan dengan cara melakukan identifikasi pada elemen-elemen yang berpengaruh terhadap strategi pemasaran daging kebab sapi di PT. Sari Kreasi Boga. Elemen-elemen tersebut diperoleh dari para pakar yaitu
General Manager, Logistic Manager, dan General Affair Manager dalam FGD
(Focus Grup Discussion) dengan menggunakan pedoman kuesioner terbuka pada Lampiran 1.
Tahap berikutnya setelah proses identifikasi yaitu penyusunan struktur hierarki, dengan tingkatan kepentingan masing-masing elemen untuk
memudahkan dalam proses menentukan proses pada setiap elemen. Pada penelitian ini terdiri dari empat tingkat kepentingan/level. Empat level
tersebut terdiri dari level pertama adalah goal (fokus) yaitu Strategi Pemasaran Daging Kebab Sapi di PT. Sari Kreasi Boga. Level kedua adalah faktor yang mempengaruhi pemasaran daging kebab yang terdiri dari bauran pemasaran (Marketing mix) diantaranya adalah produk (product), harga (price),
92
tempat/distribusi (place), promosi (promotion), lingkungan fisik (physical
evidence), tenaga kerja (people), dan proses (process). Level ketiga adalah aktor
yang berpengaruh terhadap keputusan alternatif strategi pemasaran daging kebab sapi di PT. Sari Kreasi Boga. Aktor tersebut diantaranya President Director,
General Manager, dan Logistic Manager. Level keempat adalah
alternatif-alternatif strategi yang dapat dipilih untuk menjadi Strategi Pemasaran Daging Kebab Sapi di PT. Sari Kreasi Boga. Alternatif strategi tersebut yaitu meningkatkan kualitas mutu produk, melakukan penetrasi harga, memperbesar cakupan pemasaran, memberikan promosi penjualan, dan memberikan pelatihan kepada karyawan. Struktur hierarki strategi pemasaran PT. Sari Kreasi Boga dapat dilihat pada Lampiran 4.
Setelah proses identifikasi tingkat hierarki ini kemudian dilakukan pembobotan oleh para pakar/informan yaitu General Manager, Logistic
Manager, General Affair Manager, Operational Manager, Production Manager,
dan Brand Manager yang dihitung menggunakan software komputer yaitu Expert
Choice 11 dan Microsoft Excel 2013.
5.1.3.1 Hasil Pengolahan Data secara Horizontal
Pengolahan horizontal dengan menggunakan metode AHP menunjukkan elemen-elemen yang berhubungan dalam satu tingkat hirarki dibandingkan dengan elemen-elemen lainnya di tingkat hirarki yang berbeda. Pengaruh antara satu faktor terhadap faktor lainnya pada tingkat hirarki di bawahnya akan terlihat dari hasil pengolahan data. Pengolahan horizontal
93
penelitian ini dibagi menjadi dua bagian, yaitu pengolahan horizontal tingkat tiga (Elemen Aktor) dan tingkat empat (Alternatif Strategi).
1. Hasil Prioritas Elemen Aktor Terhadap Faktor Bauran Pemasaran