BAB II. LAPORAN EVALUASI DIRI
C. KRITERIA
C.9. LUARAN DAN CAPAIAN TRIDHARMA
C.9. LUARAN DAN CAPAIAN TRIDHARMA
1. Indikator Kinerja Utama a). Luaran Dharma Pendidikan
Dalam upaya menghasilkan luaran dan capaian pendidikan yang baik khususnya untuk Program S3 Ilmu Lingkungan, PPs UNSRI telah mengembangkan sistem layanan pendidikan dan sistem monitoring proses pendidikan yang berbasis daring. Sistem layanan berbasis daring yang dikembangkan mulai dari proses penyiapan perkuliahan, sistem layanan ruang perkuliahan, pencatatan perkuliahan, dan sejumlah pelayanan untuk mendukung aktivitas studi mahasiswa. Sementara itu, untuk memastikan proses pendidikan berlangsung dalam kerangka kurikulum dan kerangka waktu studi yang ada, PPs UNSRI juga mengembangkan sistem monitoring kemajuan studi, sejak semester pertama sampai dengan proses penulisan disertasi. Dengan adanya sistem monitoring dari awal, bisa dipastikan mahasiswa akan mendapatkan berbagai pengetahuan dan keterampilan, sehingga nantinya menghasilkan luaran proses pendidikan yang memiliki keunggulan.
Dalam rangka mengukur capaian pembelajaran, prestasi mahasiswa, efektivitas dan produktivitas pendidikan, daya saing lulusan, serta kinerja lulusan, PPs UNSRI mengembangkan sejumlah metode monitoring dan evaluasi. Selama proses pembelajaran, PPs secara berkala mengadakan pertemuan dengan pengelola Prodi S3 Ilmu Lingkungan untuk melihat secara terinci kemajuan mahasiswa. Mekanisme monitoring dan evaluasi secara periodik ini dilakukan secara langsung dengan memberikan kesempatan setiap mahasiswa untuk memaparkan program yang telah mereka lakukan serta kendala yang mereka hadapi. Pada kesempatan ini juga melibatkan para dosen serta tim pembimbing.
Sedangkan untuk mengukur daya saing dan kinerja lulusan, PPs melakukan kegiatan tracer study alumni untuk mengetahui proses pencapaian dan posisi karir. Selain itu, kegiatan serupa juga dilakukan kepada pihak pengguna lulusan untuk melihat kesesuaian lulusan dengan pekerjaan dan tingkat kepuasaan pengguna terhadap alumni.
Capaian Pembelajaran Lulusan
Selama kurun waktu tiga tahun akademik terakhir, Prodi S3 Ilmu Lingkungan telah dapat memenuhi capaian pembelajaran lulusan dengan sangat baik. Indeks Prestasi Kumulatif lulusan menunjukkan kenaikan secara konsisten dari tahun ke tahun dari kategori IPK minimal, IPK rata-rata, maupun IPK maksimal (Tabel 8 a LKPS). IPK minimal rata-rata yang dicapai mahasiswa adalah 3,49, sedangkan IPK maksimal rata-rata adalah 3,96.
Laporan Evaluasi Diri Program Doktor Ilmu Lingkungan PPs UNSRI Tahun 2020 118 Kecenderungan kenaikan IPK sejak TS-2 (2016/2017) sampai TS (2018/2019) dapat dilihat di Gambar 9.1.
Gambar 9.1. Indeks Prestasi Kumulatif Mahasiswa Tahun Akademik 2016/2017 sampai 2018/2019
Upaya-upaya yang dilakukan oleh PPs UNSRI bersama dengan pengelola prodi untuk meningkatkan kualitas dan pengetahuan mahasiswa telah dilakukan sejak seleksi sampai pada proses perkuliahan dengan mengadakan berbagai kegiatan seperti kuliah umum dan seminar-seminar baik tingkat lokal maupun internasional. Dengan jumlah mahasiswa yang berkualitas semakin banyak, prodi dapat mencapai target meningkatkan kualitas lulusan dan memenuhi capaian pembelajaran lulusan sebagaimana yang diharapkan. Penjaringan terhadap mahasiswa yang berkualitas merupakan bagian dari restrukturisasi kinerja capaian pembelajaran lulusan sehingga dapat merespon kebutuhan, meningkatkan daya saing, dan mendukung visi internasionalisasi Prodi.
Capaian Prestasi Mahasiswa a. Bidang akademik
Mahasiswa Prodi S3 Ilmu lingkungan memiliki sejumlah capaian prestasi akademik yang sangat mendukung sikap dan keterampilan mereka dalam mempraktikkan pengetahuan yang dimiliki. Sejumlah prestasi mahasiswa tersebut diraih di level nasional, hingga internasional. Aspek prestasi mereka merepresentasikan kemampuan akademik yang berdaya saing, kemampuan untuk berpartisipasi dalam aktivitas-aktivitas dalam pemecahanan permasalahan lingkungan secara umum dan khusus di lahan basah, kemampuan untuk mempertahankan argumen akademik di forum publik baik nasional maupun internasional. Hal ini terwujud dalam bentuk pencapaian wisudawan terbaik, berbagai kegiatan publikasi dan presentasi hasil penelitian di ajang pertemuan ilmiah internasional tahun 2017 dan 2018 (Tabel 9.1).
Pada kegiatan di level internasional, prestasi yang dicapai sangat membanggakan yaitu best paper award masing-masing atas nama Adri Huda, Andriani dan Fitri R. Harahap.
Sedangkan kegiatan ilmiah internasional 2018 level nasional, mahasiswa PPs Undri berhasil mendapatkan predikat best presenter atas nama Helmi Zulyanani. Selanjutnya, PPs terus memfasilitasi kemampuan menulis disertasi dan jurnal internasional melalui pelatihan yang diadakan oleh Pusat Inovasi Pembelajaran Universitas Sriwijaya dan berbagai aspek
Laporan Evaluasi Diri Program Doktor Ilmu Lingkungan PPs UNSRI Tahun 2020 119 pendukung untuk mengembangkan penalaran, minat dan bakat mahasiswa sesuai dengan orientasi keilmuan mereka.
Efektivitas dan produktivitas pendidikan
Prodi S-3 Ilmu Lingkungan juga menunjukkan tingkat efektivitas dan produktivitas pendidikan yang tinggi dengan indikasi rata-rata masa studi (Tabel 8.b.1 LKPS). Rata-rata masa studi mengalami kemajuan dari tahun ke tahun. Pada Tahun akademik 2018/2019 dari 21 mahasiswa angkatan 2016 dapat menyelesaikan studi dengan masa studi 3 tahun. Secara lengkap informasi mengenai jumlah mahasiswa yang diterima dan lama masa studi yang ditempu disajikan pada Gambar 9.2 dan Gambar 9.3.
8
16
10
21
3
1 0 0
4
2
0 0
0
9
1
9 7
12
1
9
0 5 10 15 20 25
Priode 2013/14 Priode2014/15 Priode 2015/16 Priode 2016/17 Jumlah Mhs yg diterima Lulus TS-2 Lulus TS-1
Lulus TS Jumlah mhsw yang lulus Rata-rata masa studi
Gambar 9.2. Jumlah mahasiswa yang diterima, jumlah lulusan priode tahun akademik 2013/2014 sampai 2019/2020
Dalam Gambar 9.2. kategorisasi lulusan didasarkan pada angkatan masuk yang dihitung sampai periode wisuda dan sidang akhir TS. Rata-rata masa studi masing-masing angkatan adalah 5 tahun 0 bulan (2013/2014), 4 tahun 4 bulan (2014/2015), 3 tahun 11 bulan (2015/2016) dan 3 tahun 0 bulan (2016/2017). Dapat dilihat bahwa rata-rata masa studi dari angkatan 2013 sampai 2016 yang dihitung sampai akhir tahun akademik 2018/2019 memiliki masa-studi yang semakin menurun yakni dari 5 tahun menjadi terakhir menjadi 3 tahun 0 bulan.
Laporan Evaluasi Diri Program Doktor Ilmu Lingkungan PPs UNSRI Tahun 2020 120
Gambar 9.3. Rata-rata masa studi mahasiswa S3 IL priode tahun akademik 2013/2014 sampai 2019/2020
Persentase kelulusan tepat waktu
Persentase kelulusan tepat waktu pada angkatan 2016-2017 cukup tinggi yakni hampir setengah dari peserta didik (48 persen) menamatkan studi mereka dengan tepat waktu (3 tahun). Ini menunjukkan suatu peningkatan yang bermakna dan erat kaitannya dengan perbaikan mutu pelaksanaan tridharma, karena sebelumnya persentase kelulusan tepat waktu tidak ada.
Persentase keberhasilan studi
Persentase keberhasilan studi Prodi S3 Ilmu Lingkungan PPs UNSRI merupakan gambaran perbandingan antara jumlah mahasiswa menyelesaikan studinya dalam waktu maksimal yakni 5 tahun atau kurang. Jika mahasiswa tersebut tidak menyelesaikan studinya dalam waktu maksimal maka dinyatakan drop out (DO). Persentase keberhasilan studi dari masing-masing angkatan tiga tahun terakhir adalah berkisar antara 100 sampai 48%.
Daya saing lulusan
Pelaksanaan studi penelusuran lulusan (tracer study) dilaksanakan pada akhir tahun ajaran 2017/2018 melalui formulir daring yang disebarkan ke para alumni. Total yang mengisi formulir daring adalah 50 orang dengan rincian lulusan periode 2007/2008 (5), 2008/2009 (2), 2009/2010 (7), 2010/2011(9), 2011/2012 (1), 2012/2013 (10), 2013/2014 (5), 2014/2015 (7), 2015/2016 (1) dan 2016/2017 (3).
Laporan Evaluasi Diri Program Doktor Ilmu Lingkungan PPs UNSRI Tahun 2020 121
Gambar 9.4. Profil responden tracer study alumni PS S3 IL PPs UNSRI tahun 2019.
Data yang valid digunakan untuk analisis gaji dan linearitas pekerjaan dengan bidang doktor ilmu lingkungan adalah sebanyak 47 dari 50 alumni yang mengisi kuesioner mengenai pekerjaan. Sebanyak 99% alumni memiliki pekerjaan yang linier dengan bidang doktor ilmu lingkungan. Aktivitas terbanyak yang dilakukan oleh alumni adalah bekerja di institusi/perusahaan/lembaga yaitu sebanyak 39 dari 50 alumni (79,6%).
Aktivitas terbanyak kedua yang dilakukan oleh alumni adalah bekerja sekaligus berwirausaha, yaitu sebanyak 6 dari 50 Alumni (12,2%). Sedangkan 3 alumni (6,1%) tidak bekerja atau pensiun dan 1 (2%) alumni memilih untuk berwirausaha atau memiliki usaha sendiri (Gambar 9.5).
Gambar 9.5. Aktivitas yang ditekuni oleh alumni S3 Ilmu Lingkungan PPs UNSRI
Kinerja lulusan
Guna mengukur kualitas kinerja lulusan Prodi S3 Ilmu Lingkungan PPs UNSRI, survei daring dikirim kepada para pengguna lulusan untuk diisi sehingga dapat diketahui kepuasan pengguna lulusan dengan dilihat dari beberapa indikator, yaitu: (1) Etika bekerja lulusan yang dipekerjakan; (2) Kesesuaian keahlian lulusan dengan bidang kerja
Laporan Evaluasi Diri Program Doktor Ilmu Lingkungan PPs UNSRI Tahun 2020 122 lembaga tempat bekerja; (3) Kemampuan berbahasa asing; (4) Kemampuan lulusan menggunakan teknologi informasi; (5) Kemampuan lulusan dalam mengomunikasikan ide di lingkungan pekerjaan; (6) Kemampuan lulusan bekerja sama dalam tim; dan (7) Kemampuan lulusan untuk mengembangkan karirnya. Selain tujuh indikator tersebut juga ditambahkan keunggulan yang dimiliki oleh lulusan Prodi S3 Ilmu Lingkungan PPs UNSRI dan saran yang diperlukan untuk pengembangan kapasitas lulusan di dunia kerja.
Survei daring disebarkan dengan dua cara, yaitu menitipkan sebaran tautan survei ke para alumni untuk diserahkan kepada atasan masing-masing dan menghubungi pengguna langsung secara daring. Sampai saat ini, pengguna lulusan yang mengisi survei daring berasal dari berbagai perguruan tinggi dan lembaga pemerintahan ataupun swasta. Selain itu respoden dalam kajian ini melibatkan beberapa daerah dari tingkat nasional hingga internasional seperti Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Jambi, Bengkulu, Padang, Jakarta, Jepang dan Amerika. Meski jumlah pengguna lulusan yang mengisi belum banyak, penilaian pengguna lulusan terhadap alumni Prodi S3 Ilmu Lingkungan PPs UNSRI secara umum terbilang baik dan memuaskan.
Adapun informasi yang dihimpun meliputi:
1) Kemampuan menjaga nama baik almamater sebesar 81,8 % sangat baik dan 18,8%
baik.
2) Tingkat disiplin dalam menuntut ilmu, sebanyak 78,8% tinggi sedangkan 21,3% baik 3) Kesesuaian keahlian di lembaga tempat bekerja 78,8% sangat sesuai dan 21,3%
sesuai
4) Etos kerja, pengguna menilai 87,8% sangat baik dam 12,3% baik 5) Kemampuan berbahasa asing 30,3% sangat baik dan 69,7% baik
6) Kemampuan menggunakan teknologi informasi 78,8% sangat baik dan 21,2% baik 7) Kemampuan mengkomunikasikan ide di lingkungan pekerjaan 78,8% sangat baik dan
21,2% baik
8) Kemampuan bekerjasama dalam tim 78,8% sangat baik dan 21,2% baik
9) Kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan 90,9% sangat baik dan 9,1% baik.
Kelebihan spesifik lulusan Prodi S3 Ilmu Lingkungan PPs UNSRI di dunia kerja ada di beberapa hal, yaitu komunikasi dalam bahasa asing yang baik, kemampuan beradaptasi dan kerja sama di lingkungan kerja yang bagus, penguasaan keilmuan yang sangat baik, disiplin, efisien, dan memiliki semangat dalam mengembangkan karir. Untuk hal-hal yang perlu ditingkatkan demi terjaganya kualitas lulusan Prodi S3 Ilmu Lingkungan PPs UNSRI adalah networking, kerja sama tim yang lebih kuat, kemampuan analisis, dan sebagainya.
Untuk melihat uraian yang lebih dalam dan grafik per indikator terkait kepuasan pengguna lulusan ((Tracer Study).
b) Luaran Dharma Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
1) Publikasi ilmiah mahasiswa, yang dihasilkan secara mandiri atau bersama DTPS Terdapat 10 jenis publikasi ilmiah mahasiswa yang dihasilkan secara mandiri atau bersama DTPS. Nampak dalam Tabel 9.3., 3 jenis publikasi terbanyak, yaitu publikasi di jurnal internasional bereputasi 70 tulisan, publikasi di seminar internasional sejumlah 58 tulisan, dan publikasi di jurnal penelitian nasional terakreditasi dengan jumlah 26 tulisan.
Laporan Evaluasi Diri Program Doktor Ilmu Lingkungan PPs UNSRI Tahun 2020 123
Gambar 9.6. Jumlah publikasi Ilmiah mahasiswa S3 IL priode tahun Akademik 2016/2017-2018/2019 (Sumber Tabel 8.f.1 LKPS)
Pada Tahun akademik 2016/2017 (TS-2), persentase publikasi mahasiswa tertinggi pada kegiatan seminar Internasional diikuti publikasi pada jurnal internasional berepurtasi dan jurnal nasional terakreditasi. Sementara publikasi pada jurnal Internasional dan seminar nasional masih dibawah 10 persen Adapun secara rinci sebaran publikasi dapat dilihat pada Gambar 9.7. Peningkatan publikasi terus meningkat seiring dengan adanya kewajiban publikasi ilmiah pada jurnal internasional berepurtasi bagi mahasiswa doktor
Gambar 9.7. Sebaran publikasi ilmiah mahasiswa S3 Ilmu Lingkungan tahun akademik 2016/2017 (Sumber Tabel 8.f. 1 LKPS)
Pada Gambar 9.8. dan Gambar 9.9. menunjukkan sebaran publikasi ilmiah mahasiswa S3 ilmu Lingkungan masing-masing priode akademik 3 tahun terakhir.
Pada Priode TS-1 (tahun akademik 2017/2018), persentase publikasi mahasiswa S3 Ilmu Lingkungan tertinggi terdapat pada seminar internasional dan jurnal internasional berepurtasi yaitu masing-masing 36% dan 30%. Diikuti publikasi pada jurnal nasional terakreditasi, jurnal nasional tidak terakreditasi, seminar nasional dan jurnal internasional. Pada kurun tahun akademik Tahun 2018/2019 (TS), jumlah publikasi mahasiswa S3 Ilmu Lingkungan pada jurnal internasional berepurtasi meningkat menjadi 50%, diikuti publikasi pada seminar internasional, jurnal nasional terakreditasi, jurnal nasional tidak terakreditasi dan seminar nasional yaitu berturut-turut 22,85%, 11,40%, 7,10% dan 4,2 %. Dalam publikasi hasil penelitian ataupun pemikiran mahasiswa S3 Ilmu Lingkungan belum ada pada media massa baik wilayah maupun nasional serta media massa internasional. Hal ini merupakan catatan penting bagi Program
Laporan Evaluasi Diri Program Doktor Ilmu Lingkungan PPs UNSRI Tahun 2020 124 Pascasarjana dan Prodi S3 Ilmu Lingkungan untuk dapat memotivasi agar mahasiswa juga dapat menyumbang ilmu dan hasil pemikirannya pada media-media tersebut di masa yang akan datang.
Gambar 9.8. Sebaran publikasi ilmiah mahasiswa S3 Ilmu Lingkungan tahun akademik 2017/2018 (Sumber Tabel 8.f. 1 LKPS)
Gambar 9.9. Sebaran publikasi ilmiah mahasiswa S3 Ilmu Lingkungan tahun akademik 2018/2019 (Sumber Tabel 8.f. 1 LKPS)
Gambar 9.10. Trend peningkatan publikasi ilmiah mahasiswa S3 Ilmu Lingkungan PPs UNSRI
Laporan Evaluasi Diri Program Doktor Ilmu Lingkungan PPs UNSRI Tahun 2020 125 Dari Gambar 9.10 diatas terlihat publikasi ilmiah mahasiswa S3 Ilmu Lingkungan dari tahun ke tahun mengalami peningkatan yang cukup tajam. Hal ini menunjukkan keberhasilan Program Pascasarjana dalam memberi bimbingan dan motivasi mahasiswa untuk lebih banyak menyumbangkan ilmu pengetahuannya pada publik secara nasional maupun internasional.
2) Karya ilmiah mahasiswa, yang dihasilkan secara mandiri atau bersama dosen, yang disitasi Jumlah karya ilmiah mahasiswa Prodi S3 Ilmu Lingkungan PPs UNSRI yang telah disitasi sudah cukup banyak. Dalam hal ini, ada 49 judul karya ilmiah yang dihasilkan oleh mahasiswa Prodi S3 Ilmu Lingkungan yang telah terbit dan disitasi sebanyak 211 kali sebagaimana disenaraikan pada Tabel 9.4. Karya ilmiah mahasiswa Prodi S3 Ilmu Lingkungan PPs UNSRI sebagian besar dimuat di jurnal internasional dan lainnya di Conference Proceeding.
Luaran penelitian/PkM lain yang dihasilkan mahasiswa, baik secara mandiri atau bersama DTPS, misalnya: HKI, Teknologi Tepat Guna, Produk, Karya Seni, Rekayasa Sosial, Buku ber- ISBN, Book Chapter (Tabel 8.f.4 LKPS). Terdapat empat luaran penelitian yang dihasilkan oleh mahasiswa Prodi S3 IL PPs UNSRI pada tahun 2019.
Luaran ini berupa 3 penelitian yang memperoleh hak cipta dengan judul toksikologi tepat guna dalam pelayanan kebidanan, Sueveilans kesehatan kerja pada pekerja terpapar paraquat dan Mitigasi gas metana pada lahan sawah yang diremidiasi dengan silika dari sekam padi.dan satu book chapter, berupa buku dengan judul teknik pembudidayaan ikan Betok yang diterbitkan dengan ISBN.
2. Indikator Kinerja Tambahan
PPs UNSRI telah menetapkan beberapa indikator kinerja yang berada di luar kriteria SN-Dikti. Indikator kinerja tambahan tersebut ada di dalam Rencana Strategis PPs UNSRI 2016-2019. Indikator-indikator tersebut adalah sebagai berikut. Pertama, masa penyelesaian studi mahasiswa telah melampaui target 5 tahun menjadi 3 tahun, Kedua, peningkatan persentase mahasiswa yang menyelesaikan disertasi selama enam semester dari 0% di 2016-2017 menjadi 50% di 2019. Ketiga, adanya peningkatan jumlah publikasi mahasiswa di jurnal bereputasi dan seminar internasional yang tajam.
Keempat, jumlah publikasi mahasiswa yang disitasi juga mengalami peningkatan yang signifikan. Kelima, mengadakan kuliah umum dengan narasumber yang memiliki kualifikasi nasional dan internasional. Keenam, menyelenggarakan seminar nasional dan seminar internasional secara berkala sebagai wadah penulisan artikel bagi mahasiswa.
Ketujuh, mengikuti kegiatan kompetisi ilmiah. Kedelapan, topik disertasi berkaitan dengan permasalahan global di dunia dan permasalahan yang terkait dengan bidang pekerjaan mahasiswa dan kesembilan, terjalinnya kerjasama lembaga, instansi dan laboratorium di luar PPs dalam penyelesaian penelitian lapangan mahasiswa.
3. Evaluasi Capaian Kinerja
Evaluasi capaian kinerja ini mengacu pada indikator dan target yang telah ditetapkan PPs UNSRI melalui Rencana Strategis PPs UNSRI 2016-2019, khususnya terkait indikator yang berhubungan dengan luaran dan capaian Tridharma Perguruan Tinggi. Pada umumnya, Prodi telah menunjukkan kinerja yang baik bahkan melampaui target yang dicanangkan. Adapun evaluasi pencapaian target-target tersebut adalah sebagai berikut.
Laporan Evaluasi Diri Program Doktor Ilmu Lingkungan PPs UNSRI Tahun 2020 126 Pertama, Prodi berhasil mencapai target peningkatan rata-rata nilai IPK mahasiswa. Di tahun lulusan 2018/2019, rata-rata nilai IPK mahasiswa Prodi ialah 3.77 sementara target yang dicanangkan adalah 3.50. Kedua, Prodi berhasil melampaui target jumlah mahasiswa yang lulus teori pada semester ke-6. Seluruh mahasiswa Prodi telah berhasil lulus teori di semester ketiga karena Prodi S-3 Ilmu Lingkungan telah menyusun kurikulum yang memfasilitasi mahasiswanya agar lulus teori pada semester tersebut.
Keempat, Prodi telah berhasil melampaui target masa studi mahasiswa. Pada tahun 2019, rata-rata masa studi mahasiswa Prodi ialah 3 tahun 0 bulan, sementara target yang dicanangkan adalah 5 tahun. Keberhasilan Prodi mencapai target masa studi mahasiswa dan penyelesaian disertasi selama enam semester disebabkan antara lain oleh strategi Prodi dalam memfasilitasi penyelesaian disertasi mahasiswa. Prodi memfasilitasi semua mahasiswa untuk dapat meningkatkan kemampuan dalam menulis disertasi dan karya ilmiah yang wajib diterbitkan di jurnal bereputasi, dengan secara teratur mengundang narasumber baik tingkat nasional maupun internasional pada kegiatan kuliah umum yang mengajarkan kepada semua mahasiswa trik-trik penulisan serta pemilihan jurnal untuk menerbitkan karya ilmiah mereka. Kelima, mahasiswa Prodi memiliki luaran berupa publikasi ilmiah dan penelitian/pengabdian kepada masyarakat yang baik. Keenam, setelah lulus, alumni Prodi S3 Ilmu Lingkungan memiliki daya saing dan kinerja yang cukup baik. Hal ini ditunjukkan oleh tingginya kesesuaian bidang kerja lulusan dan kepuasan pengguna lulusan.
Di tengah keberhasilan yang telah disebutkan, ada beberapa perbaikan yang dilakukan Prodi. Prodi terus berusaha agar jumlah mahasiswa yang lulus tepat waktu terus meningkat. Dalam hal ini, Prodi telah menganalisis permasalahan dari setiap mahasiswa yang belum lulus tepat waktu sehingga bisa menyusun kebijakan yang tepat guna mendorong mahasiswa lulus tepat waktu. Prodi telah membuat jadwal pemantauan studi setiap 3 bulan sekali bagi seluruh mahasiswa untuk mempresentasikan kemajuan dihadapan dosen-dosen pembimbing dan Tim Jaminan Mutu PPs serta untuk mengetahui apakah mahasiswa mendapatkan kesulitan dalam menyelesaikan studinya.
Selain itu, Prodi telah menyediakan ruang belajar khusus bagi mahasiswa S3 agar mereka dapat fokus menyelesaikan studinya dan kursus bahasa Inggris bagi yang membutuhkan sebagai persyaratan kelulusan.
Selain itu, Prodi terus berupaya meningkatkan jumlah mahasiswa yang berprestasi dalam kompetisi-kompetisi ilmiah. Oleh karena itu, Prodi telah memetakan kegiatan-kegiatan kompetisi akademik yang berpotensi diikuti oleh mahasiswa. Di samping itu, Prodi telah membimbing dan mendorong mahasiswa lebih intensif agar mampu berprestasi di kompetisi yang diikuti. Untuk itu Prodi telah menugaskan dosen pembimbing dan dosen-dosen yang memiliki kapasitas untuk membimbing mahasiswa dalam rangka mempersiapkan diri untuk mengikuti kompetisi akademik.
4. Penjaminan Mutu Luaran
Dalam rangka memastikan mutu luaran, PPs UNSRI melakukan proses penjaminan mutu.
Proses penjaminan mutu dilakukan secara berjenjang dan berkelanjutan. Secara periodik setiap akhir semester, PPs UNSRI melakukan evaluasi atas capaian proses pendidikan.
Proses evaluasi ini dilakukan secara bersama-sama antara pengurus PPs UNSRI dan Prodi. Proses penjaminan selanjutnya dilakukan oleh tim Jaminan Mutu Universitas melalui sistem Audit Mutu Internal (AMI). AMI mencakup berbagai aspek tata kelola pendidikan. Proses penjaminan mutu melalui sistem AMI secara berkala pada saat
Laporan Evaluasi Diri Program Doktor Ilmu Lingkungan PPs UNSRI Tahun 2020 127 perkuliahan, penelitian dan ujian (sidang) mahasiswa sehingga tim Jaminan Mutu memperoleh gambaran tentang proses pelaksanaan pendidikan secara keseluruhan. Tim Jaminan Mutu memberikan evaluasi setiap semester untuk sistem dan materi perkuliahan, keaktifan dosen (tim pengajar) serta evaluasi terhadap mahasiswa dan dosen. Tim Jaminan Mutu sering ditunjuk sebagai dosen pengampu bahkan sebagai dosen penguji saat seminar dan ujian tertutup mahasiswa. Dengan demikian, berbagai permasalahan yang dihadapi Prodi dapat segera direspon dan mendapatkan masukan/rekomendasi untuk pengembangan atau perbaikannya.
Selanjutnya, proses penjaminan mutu yang bersifat jangka panjang dilakukan melalui evaluasi setiap semester dan mengikuti sistem akreditasi nasional. Sistem akreditasi nasional secara komprehensif mengukur dan menilai keseluruhan mutu proses pendidikan yang diselenggarakan oleh masing-masing Prodi di PPs UNSRI. Sistem akreditasi yang berlangsung setiap 5 tahun sekali menyebabkan kegiatan akademik Prodi dilangsungkan secara terencana, sistematis dengan tujuan menghasilkan kualitas yang lebih baik lagi dari sebelumnya.
Untuk meningkatkan daya saing, Prodi telah melakukan beberapa aspek diantaranya adalah pertama, memilih bidang kajian spesifik yaitu lingkungan di lahan basah. Kedua, fokus pada lahan basah dan semua aspek terkait. Ketiga, biaya pendidikan yang relatif terjangkau. Keempat, masa pendidikan yang singkat dan tepat selama 3 sampai 5 tahun. Kelima, Fasilitas penunjang pendidikan di kampus berupa jaringan internet, perpustakaan, lembaga bahasa, gedung serbaguna, ruang khusus S3, kegiatan pelatihan, kegiatan seminar internasional, layanan kesehatan dan layanan perbankan.
Keenam, mahasiswa wajib mengikuti seminar internasional dan menerbitkan artikel di jurnal bereputasi bahkan jurnal terindex Scopus. Ketujuh, mendorong mahasiswa mengikuti kompetisi ilmiah.
Dengan adanya proses penjaminan mutu yang berkelanjutan dan berjenjang tersebut, penyelenggaraan pendidikan di S3 Ilmu Lingkungan bisa senantiasa dipertahankan dalam derajat kualitas yang unggul dan memiliki daya saing tinggi.
5. Kepuasan Pengguna
Untuk mengukur kualitas dan mutu lulusan, perspektif pengguna lulusan sangat penting.
Oleh karena itu, PPs UNSRI mengembangkan sistem tracer study terhadap pengguna.
Secara garis besar, kegiatan ini untuk mengetahui seberapa kuat lulusan memberikan kontribusi dalam pekerjaan mereka, kemampuan beradaptasi dengan lingkungan kerja, kemampuan-kemampuan khusus yang mendukung di tempat kerja, serta berbagai inisiatif yang ditunjukkan dalam mengembangkan diri dan tempat mereka beraktivitas.
Selain itu, tracer study juga ditujukan untuk mendapatkan input aspek-aspek apa saja yang bisa lebih dikembangkan untuk perbaikan proses pengajaran, sehingga lulusan berikutnya semakin memiliki kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
Untuk melaksanakan tracer study, PPs UNSRI membentuk task force khusus di bawah unit yang menangani urusan alumni.
Secara umum metode yang dipakai adalah survei daring. Informasi tentang keberadaan
Secara umum metode yang dipakai adalah survei daring. Informasi tentang keberadaan