• Tidak ada hasil yang ditemukan

SUMBERDAYA MANUSIA

BAB II. LAPORAN EVALUASI DIRI

C. KRITERIA

C.4. SUMBERDAYA MANUSIA

1. Latar Belakang

UNSRI merupakan salah satu Perguruan Tinggi Negeri yang mendapatkan pengesahan sebagai Badan Layanan Umum dan menerapkan Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum. Landasan Sistem Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (PK BLU) Universitas Sriwijaya adalah Surat Keputusan Menteri Keuangan Nomor: 190/KMK.05/2009 tentang Penetapan Universitas Sriwijaya pada Kementerian Pendidikan Nasional sebagai Instansi Pemerintah yang menerapkan Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum.

UNSRI memiliki strategi untuk pencapaian standar Pendidikan Tinggi yang disusun berdasarkan rencana strategis yaitu pedoman Universitas Sriwijaya untuk merencanakan pengembangannya. Renstra disusun secara sistematis untuk mewujudkan visi yang dicita-citakan sesuai SK Rektor Nomor 074/H9/DT/2010. Renstra disusun berpedoman pada renstra Kemenristekdikti yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi nomor 50 Tahun 2017 tentang Rencana Strategis Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, diantaranya meningkatkan relevansi, kuantitas, dan kualitas pendidikan tinggi untuk menghasilkan SDM yang berkualitas.

Laporan Evaluasi Diri Program Doktor Ilmu Lingkungan PPs UNSRI Tahun 2020 57 2. Kebijakan

Sistem pengelolaan sumber daya UNSRImengacu kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku, baik peraturan yang telah dikeluarkan sebelum maupun setelah keluarnya Keputusan Menteri Keuangan Nomor 190/KMK.05/2009 tersebut. Sebagai tindak lanjut dari peraturan perundang-undangan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah pusat, telah diterbitkan pula beberapa peraturan dan keputusan Rektor. Peraturan perundang-undangan, peraturan dan keputusan Rektor UNSRI serta Prosedur Operasional Standar (POS) yang mengatur sistem pengelolaan sumber daya manusia di UNSRI sudah lengkap, transparan dan akuntabel yang meliputi perencanaan seleksi/perekrutan, penempatan, pengembangan, retensi, dan pemberhentian dosen dan tenaga kependidikan untuk menjamin mutu penyelenggaraan program akademik, serta remunerasi, penghargaan, dan sanksi, termasuk informasi tentang ketersediaan pedoman tertulis.

Penerimaan dosen tetap dan tenaga kependidikan Universitas Sriwijaya dilaksanakan melalui dua jalur yaitu seleksi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang diadakan oleh Kemenristekdikti dan seleksi Non-Pegawai Negeri Sipil (Non-PNS) atau Pegawai BLU non-PNS yang diadakan di Universitas. Sistem seleksi dan penerimaan jalur seleksi non-PNS untuk tenaga dosen dan tenaga kependidikan di prodi diatur berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 11 Tahun 2002 tentang Pengadaan Pegawai Negeri Sipil di mana secara teknis pelaksanaan peraturan ini diatur berdasarkan Keputusan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 11 Tahun 2002 tanggal 17 Juni 2002. Sedangkan penerimaan tenaga kependidikan non-PNS, UNSRI telah menerbitkan peraturan, yaitu Peraturan Universitas Sriwijaya No. 1/UN9/KP/BLU/2013 tentang Formasi Pegawai Badan Layanan Umum (BLU) Non PNS Tenaga Kependidikan Universitas Sriwijaya, dan Peraturan Rektor Universitas Sriwijaya No, 1 tahun 2013 tentang Tenaga Kependidikan Non Pegawai Negeri Sipil Universitas Sriwijaya.

Proses seleksi dosen dan tenaga kependidikan dilakukan secara terbuka dan melalui jalur online pada web Universitas Sriwijaya, dengan harapan akan meningkatkan kompetisi dan kualitas sumber daya manusia. Terkait perencanaan dan penetapan kebutuhan dosen dan tenaga kependidikan, masing-masing Fakultas/PPs/Program Studi/Unit Kerja diwajibkan untuk menyusun kebutuhan jumlah dan jenis jabatan. Kualifikasi umum untuk menjadi dosen tetap ditentukan oleh universitas, tetapi masing-masing Prodi dapat menerapkan persyaratan khusus.

Dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya, dosen dan tenaga pendukung harus mematuhi PP 30/2010 tentang disiplin pegawai negeri sipil dan mengikuti aturan yang ditetapkan oleh Universitas berupa Etika Akademik Civitas Akademika Universitas Sriwijaya yang telah ditetapkan oleh Rektor Universitas Sriwijaya No. 152a/H9/DT/2009. Kode etik dosen ini telah memberikan rambu-rambu tentang etika dosen beserta sanksinya. Selain itu didukung oleh Keputusan Rektor Universitas Sriwijaya No. 097/H9/DT.Kep/2009 tentang Kebijakan Akademik Universitas Sriwijaya sebagai dasar rencana pengembangan akademik Universitas Sriwijaya dalam bidang Pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, dan internasional,

Pemberhentian dosen dan tenaga kependidikan mengacu pada Peraturan Pemerintah dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Peraturan Menteri Riset, Teknologi, Dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2016 Tentang Tata Cara Pengangkatan Dan Pemberhentian Dosen dan Tenaga Kependidikan Sebagai Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja Pada 35 Perguruan Tinggi Negeri Baru.

Laporan Evaluasi Diri Program Doktor Ilmu Lingkungan PPs UNSRI Tahun 2020 58 Sesuai POS UNSRI (POS/UNSRI/SPMI-04/05-10) tentang Prosedur penyusunan BKD tenaga pendidik dan kependidikan maka tugas utama dosen adalah melaksanakan kegiatan tridharma perguruan tinggi dengan beban kerja yang paling sedikit sepadan dengan 12 SKS, dan paling banyak 16 SKS pada setiap semester, sedangkan profesor atau guru besar adalah dosen dengan jabatan akademik tertinggi pada satuan pendidikan tinggi dan mempunyai tugas khusus menulis buku dan karya ilmiah serta menyebarluaskan gagasannya untuk mencerahkan masyarakat.

Kebijakan akademik Universitas Sriwijaya terkait pengelolaan sumber daya manusia yang mencakup perencanaan, kualifikasi, beban kerja, kode etik, serta tunjangan dosen dan tenaga pendidik di Universitas Sriwijaya dapat dilihat pada Tabel 4.1 berikut:

Tabel 4.1. Kebijakan Pengelolaan Sumber Daya Manusia Universitas Sriwijaya

Area Kebijakan Kebijakan

Pengelolaan SDM Peraturan Pemerintah (PP) No. 42 Tahun 2004 tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik Pegawai Negeri Sipil.

POS UNSRI Standar 05 (mengatur semua tenaga pendidik dan kependidikan)

Beban Kerja Dosen SK Dirjen Dikti Nomor 48/DJ/Kep/1983 tentang Beban Tugas Tenaga Pengajar Perguruan Tinggi Negeri Pedoman Beban Kerja Dosen Dirjen Dikti 2010.Keputusan Rektor Universitas Sriwijaya No.1889/UN9/KP.4.g/2013 tanggal 24 Juni 2013 tentang Pedoman beban kerja dosen, evaluasi dan rubrik pelaksanaan tentang tri dharma perguruan tinggi. POS UNSRI (POS/UNSRI/SPMI-04/05-10) tentang prosedur penyusunan BKD tenaga pendidik

Kode Etik Dosen dan Kedisiplinan

Keputusan Rektor Universitas Sriwijaya No.152a/H9/DT/2009 tentang etika akademik sivitas Universitas Sriwijaya

Tenaga Kependidikan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin pegawai negeri sipil

POS UNSRI Standar 05 (mengatur semua tenaga pendidik dan kependidikan)

Tugas Belajar Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 1961 tentang pemberian tugas belajar.

Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia 2013

POS UNSRI (POS/UNSRI/SPMI-04/05-15) tentang prosedur studi lanjut

Tunjangan Dosen Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 41 tahun 2009 tentang Tunjangan Profesi Guru dan Dosen, Tunjangan Khusus Guru dan Dosen, serta Tunjangan kehormatan Profesor.

POS UNSRI (POS/UNSRI/SPMI-04/05-02) tentang prosedur sertifikasi dosen

POS UNSRI (POS/UNSRI/SPMI-04/05-15) tentang prosedur sertifikasi dosen

Tugas Pokok dan Fungsi Tenaga Kependidikan

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 1974 tentang pokok- pokok Kepegawaian

Peraturan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia No. 12 tahun 2015 tentang Organisasi dan tata kerja Universitas Sriwijaya

POS UNSRI (POS/UNSRI/SPMI-04/05-15) tentang prosedur sertifikasi dosen

Laporan Evaluasi Diri Program Doktor Ilmu Lingkungan PPs UNSRI Tahun 2020 59 3. Strategi Pencapaian Standar

Rencana strategis UNSRI (2015-2019) sesuai dengan tujuan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Riset Teknologi Dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 50 Tahun 2017 tentang Rencana Strategis Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi dengan tetap berpedoman pada visi, misi, dan tujuan UNSRI.

Strategis yang dilaksanakan Universitas Sriwijaya terkait dengan SDM dosen adalah : (i) Meningkatnya relevansi, kualitas, dan kuantitas sumber daya Universitas Sriwijaya yang dicapai dengan meningkatnya persentase dosen dengan kualifikasi S3, meningkatnya persentase dosen yang memiliki sertifikat pendidik, meningkatnya dosen dengan persentase jabatan Lektor Kepala dan guru Besar (ii) Meningkatnya relevansi dan produktivitas penelitian dan pengembangan yang dicapai dengan meningkatnya jumlah publikasi nasional dan internasional, meningkatnya jumlah HKI yang didaftarkan, meningkatnya jumlah sitasi karya ilmiah, (iii) meningkatnya kapasitas inovasi dosen, yang dicapai dengan meningkatnya jumlah prototipe R & D, meningkatnya jumlah prototipe industri.

Strategi pencapaian standar tersebut dicapai dengan berbagai upaya, sebagai contoh upaya meningkatnya kualifikasi dosen bergelar S2 dan S3 maka diberikan bantuan untuk mempercepat studi baik yang studi di dalam maupun di luar negeri berupa bantuan awal perkuliahan, bantuan penelitian tesis/disertasi, bantuan ujian tesis/disertasi (SK Rektor Universitas Sriwijaya No 0441/UN9/KU/2017. Universitas Sriwijaya memberikan hibah penelitian dengan berbagai skim yang tujuannya untuk meningkatkan publikasi dosen sehingga dosen dapat meningkatkan jabatannya. Salah satu hibah tersebut adalah Hibah Unggulan Profesi yang diperuntukkan bagi Guru Besar. Tujuan hibah penelitian ini adalah untuk membimbing dosen bergelar S3 untuk menghasilkan publikasi internasional bereputasi sehingga mempercepat kenaikan jabatan. Di samping itu, untuk memotivasi publikasi lebih baik secara kualitas dan kuantitas, Universitas Sriwijaya memberikan bantuan publikasi dimana besarnya sesuai dengan level publikasi, apakah prosiding internasional ter indeks scopus, jurnal akreditasi dan jurnal internasional publikasi. Bantuan juga diberikan pada penerbitan buku. Bagi dosen yang akan mengajukan kenaikan jabatan ke Guru Besar diberikan bantuan untuk reviewer karya ilmiah untuk pengajuan Guru Besar tersebut.

Strategis terkait dengan SDM tenaga kependidikan adalah (i) meningkatnya persentase laboran/teknisi yang berpendidikan S1/S2, (ii) meningkatnya persentase laboran/teknisi mendapat pelatihan kompetensi yang sesuai dengan bidangnya (iii) meningkatnya persentase laboran/teknisi mendapat sertifikasi (iv) meningkatnya persentase tenaga kependidikan mendapat pelatihan sesuai dengan pekerjaannya, (v) meningkatnya jumlah tenaga kependidikan bersertifikat pengadaan barang dan jasa. Upaya-upaya yang dilakukan adalah memberikan kesempatan dan bantuan yang sama untuk melanjutkan studi sesuai dengan bidangnya. Universitas Sriwijaya juga memberikan hibah penelitian bagi para tenaga kependidikan yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensinya sesuai bidangnya.

Berbagai pelatihan baik di dalam institusi dan luar institusi dilakukan seperti pelatihan sistem informasi akademik (SIMAK), pelatihan pengadaan barang, dll. Strategi pencapaian ini diatur dalam POS STANDAR 5 yaitu tentang tenaga pendidik dan tenaga kependidikan.

Laporan Evaluasi Diri Program Doktor Ilmu Lingkungan PPs UNSRI Tahun 2020 60 4. Indikator Kinerja Utama

Profil Dosen

Program studi doktor (S3) Ilmu Lingkungan UNSRI saat ini memiliki dosen 35 orang dosen tetap yang memiliki bidang yang sesuai dengan kompetensi inti program studi. Rincian jabatan akademik dosen tersebut adalah 23 orang dengan jabatan Guru Besar (65,71 %), 12 orang dosen memiliki jabatan Lektor kepala (34,12 %) (Gambar 4.1). Keseluruhan dosen program studi doktor (S3) Ilmu Lingkungan telah memiliki sertifikat pendidik profesional (100

%).

Gambar 4.1. Persentase Guru Besar (Sumber : Tabel 3.a.1 LKPS)

Dosen program studi doktor (S3) Ilmu Lingkungan merupakan dosen tetap Universitas Sriwijaya yang memiliki keahlian sesuai bidang keahliannya di bidang Lingkungan. Di samping mengajar pada program studi doktor (S3) Ilmu Lingkungan, mereka juga mengajar pada program studi lainnya di lingkungan Universitas Sriwijaya. Rata-rata jumlah beban SKS mengajar per semester adalah 13,01, sedangkan rata-rata jumlah bimbingan mahasiswa adalah 3,73 per tahun. Rasio dosen tetap terhadap mahasiswa ditampilkan pada Gambar 4.2. Rasio dosen tetap terhadap mahasiswa berada pada kisaran 2,92-4,375. Rasio ini sudah sangat mencukupi.

Gambar 4.2. Rasio dosen tetap terhadap mahasiswa (Sumber : Tabel 2.a. LKPS) Kinerja Dosen

Dosen program studi doktor (S3) Ilmu Lingkungan selama kurun waktu 3 tahun (2017-2018-2019) memiliki aktivitas kegiatan pada tingkat wilayah, nasional dan internasional.

Kegiatan tersebut diantaranya sebagai narasumber sesuai bidang keahliannya seperti

Laporan Evaluasi Diri Program Doktor Ilmu Lingkungan PPs UNSRI Tahun 2020 61 narasumber pada kuliah umum, dan pelatihan, sebagai speaker (keynote/invited) pada seminar nasional dan internasional, tim pakar/tenaga ahli pada bidang/kegiatan tertentu, reviewer jurnal nasional dan internasional, penguji dan pembimbing program doktor pada universitas dalam negeri dan luar negeri dll. Gambar 4.3 menunjukkan aktivitas dosen program studi doktor (S3) Ilmu Lingkungan selama periode 2016-2019. Aktivitas terbanyak adalah sebagai narasumber.

Gambar 4.3. Aktivitas dosen 2016-2019 berdasarkan jenis kegiatan (Sumber : Tabel 3.b.1 LKPS)

Gambar 4.4 menunjukkan aktivitas dosen pada periode 2016-2019 berdasarkan skala lokal, nasional dan internasional. Berdasarkan Gambar tersebut menunjukkan bahwa aktivitas dosen lebih banyak pada skala lokal, namun demikian aktivitas tingkat internasional semakin lama semakin meningkat.

0 5 10 15 20 25 30 35 40

2017 2018 2019

Jumlah

Perguruan Tinggi Lembaga Dalam Negeri Lembaga Luar Negeri

Gambar 4.4. Aktivitas dosen 2016-2019 berdasarkan skala wilayah (Sumber : Tabel 3.b.1 LKPS)

Laporan Evaluasi Diri Program Doktor Ilmu Lingkungan PPs UNSRI Tahun 2020 62 Gambar 4.5. menunjukkan data penelitian dosen tetap Prodi S3 Ilmu Lingkungan. Sumber dana penelitian dapat berasal dari Perguruan Tinggi, Lembaga Dalam Negeri dan Lembaga Luar Negeri. Sumber dana penelitian lebih banyak dari Perguruan Tinggi tetapi sumber dana dari luar negeri terlihat semakin meningkat. Jumlah judul penelitian yang diperoleh setiap tahunnya melebihi dari jumlah dosen tetap, hal ini karena beberapa dosen mendapatkan dana penelitian lebih dari 1 judul penelitian. Jumlah total judul penelitian setiap tahunnya dari TS-2 (2017), TS-1 (2018) dan TS (2019) adalah 75, 50 dan 48 judul.

Gambar 4.5. Penelitian dosen tetap Prodi dan sumber pembiayaan (Sumber : Tabel 3.b.2 LKPS)

Kegiatan pengabdian pada masyarakat yang dilakukan dosen tetap Program Studi S3 Ilmu Lingkungan bersumber pada dana Perguruan Tinggi dan Lembaga Dalam Negeri seperti ditunjukkan pada gambar 4.6. Sumber dana kegiatan pengabdian masyarakat lebih banyak berasal dari Perguruan Tinggi.

Gambar 4.6. Pengabdian masyarakat dosen tetap Prodi dan sumber pembiayaan (Sumber : Tabel 3.b.3 LKPS)

Publikasi dosen tetap Program Studi Doktor (S3) Ilmu Lingkungan menunjukkan peningkatan jumlah total publikasi setiap tahunnya (Gambar 4.7). Total jumlah publikasi pada TS-2, TS-1 dan TS adalah 163, 205 dan 208. Publikasi terbanyak adalah publikasi pada seminar internasional yang menghasilkan prosiding, selanjutnya publikasi pada jurnal Nasional Terakreditasi (Sinta 1-6), dan jurnal Internasional Bereputasi. Aktivitas publikasi yang baik terlihat dengan peningkatan jumlah publikasi pada jurnal Internasional Bereputasi.

Laporan Evaluasi Diri Program Doktor Ilmu Lingkungan PPs UNSRI Tahun 2020 63 Gambar 4.7. Publikasi dosen tetap Prodi (Sumber : Tabel 3.b.4 LKPS)

Luaran penelitian yang lain adalah berupa buku dan Paten. Selama kurun waktu tiga tahun (TS-2, TS-1 dan TS) telah dihasilkan paten yang telah granted sebanyak 4 buah, sedangkan buku dan telah didaftarkan Hak Ciptanya sebanyak 4 judul (Tabel 3.b.7. LKPS).

Pengembangan Dosen

Program Studi Doktor (S3) Ilmu Lingkungan di bawah PPs UNSRI. Program Studi ini merupakan mulitidisiplin. Perencanaan pengembangan dosen sesuai dengan perencanaan Pascasarjana dan Universitas. Dalam penyelenggaraan rekrutmen dosen sesuai dengan ketentuan yang diselenggarakan oleh Universitas dan aturan yang berlaku. Susunan kebutuhan dosen didasarkan terhadap rasio antara jumlah dosen sekarang dengan jumlah mahasiswa yang ada. Jalur penerimaan dosen ada 2 mekanisme yaitu jalur penerimaan melalui seleksi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang diadakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (KemenristekDikti) dan jalur penerimaan melalui seleksi Non-Pegawai Negeri Sipil (Non PNS) yang diadakan di tingkat Universitas. Pemberhentian dosen dan tenaga kependidikan mengacu pada Peraturan Pemerintah dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Peraturan Menteri Riset, Teknologi, Dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2016 Tentang Tata Cara Pengangkatan Dan Pemberhentian Dosen dan Tenaga Kependidikan Sebagai Pegawai Pemerintah.

Sistem seleksi dan penerimaan jalur pertama untuk tenaga dosen dan tenaga kependidikan di Program Studi Sistem Informasi diatur berdasarkan Peraturan Pemerintah No.11 Tahun 2002 tentang Pengadaan Pegawai Negeri Sipil dimana secara teknis pelaksanaan peraturan ini diatur berdasarkan Keputusan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 11 Tahun 2002 tanggal 17 Juni 2002. Dalam sistem seleksi dan penerimaan tenaga kependidikan dan dosen, tahap pertama diawali mulai dari proses perencanaan, pengumuman, persyaratan dan pelamaran, dan proses selanjutnya adalah penyaringan serta yang terakhir adalah proses pengangkatan sesuai dengan petunjuk pelaksanaan sistem seleksi dan penerimaan yang berlaku.

Pembinaan dan pengembangan karir dosen di lingkungan Universitas Sriwijaya dilakukan melalui sistem pembinaan karier pegawai negeri sipil meliputi jenjang pendidikan dosen dan tenaga kependidikan melalui tugas belajar dan izin belajar, jenjang kepangkatan dan jabatan dosen dan tenaga pendidikan, khusus bagi dosen, penilaian dilakukan oleh TPAK (Tim

Laporan Evaluasi Diri Program Doktor Ilmu Lingkungan PPs UNSRI Tahun 2020 64 Penilaian Angka Kredit bidang I dan bidang IV, bidang II dan bidang III) dan Tim Validasi (bertugas memeriksa karya ilmiah dosen agar bebas dari plagiarisme).

Tenaga Kependidikan

Kecukupan jumlah dan kualifikasi tenaga kependidikan diperlukan untuk mendukung keberhasilan proses belajar mengajar. Tenaga kependidikan pada PPs UNSRI sudah cukup terpenuhi dengan berbagai level Pendidikan sesuai kebutuhan. Tenaga kependidikan pada Pascasarjana Universitas Sriwijaya sebanyak 44 orang, dengan rincian berpendidikan S2 sebanyak 2 orang, berpendidikan S1 sebanyak 20 orang, sebanyak 2 orang berpendidikan D3 dan sisanya SLTA atau setara. Tenaga kependidikan tersebut bekerja pada beberapa bidang yaitu bidang administrasi akademik, administrasi perencanaan, administrasi keuangan, perpustakaan, laboratorium, teknisi ICT dan komputer, koperasi, petugas kebersihan, juru mudi dan petugas keamanan.

5. Indikator Kinerja Tambahan

Target kinerja PPs dan Prodi yang melampaui Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2015 mengenai standar dosen dan tenaga kependidikan dapat dilihat pada Tabel 4.2 berikut:

Tabel 4.2. Indikator Kinerja Tambahan PPs dan Prodi

Indikator Aturan

SN-DIKTI

Target PPs/Prodi (Berdasarkan Renstra)

2018 2019

Persentase jumlah dosen bergelar profesor

Tidak ada 50% 65%

Persentase dosen dengan jabatan lektor kepala

Tidak ada 41% 36%

Rasio dosen dengan mahasiswa bimbingan disertasi

Maksimal 1:1,67

Maksimal 1:2 Maksimal 1:3

6. Evaluasi Capaian Kinerja

Evaluasi Capaian Kinerja mengacu kepada indikator dan target yang telah ditetapkan PPs dan Prodi S3 Ilmu Lingkungan melalui Rencana Strategis PPs dan Prodi terkait sumber daya manusia. Pada Tabel 4.3 menunjukkan capaian kinerja Prodi S3 Ilmu Lingkungan.

Berdasarkan tabel tersebut tampak secara umum target yang diharapkan sudah terpenuhi seperti jumlah dosen yang memiliki jabatan profesor dan lektor kepala, persentase tulisan dosen pada jurnal internasional dibandingkan dosen tetap yang ada dan lain-lain.

Laporan Evaluasi Diri Program Doktor Ilmu Lingkungan PPs UNSRI Tahun 2020 65 Tabel 4.3. Evaluasi Capaian Kinerja PPs dan Prodi

Indikator Base

line Target Kondisi

saat ini Target Gap dan tindak lanjut Rasio jumlah memiliki kecukupan level pangkat jabatan masih memangku posisi- posisi jabatan struktural yang menjadikan beban kerja cukup tinggi.

Tindak Lanjut: Program pendampingan untuk membantu dosen dalam mencapai jabatan guru besar bekerjasama dengan PPs sehingga mampu mendorong peningkatan jumlah publikasi. dosen-dosen yang sudah berpendidikan minimal S3 yang pada umumnya sudah memiliki jabatan lektor kepala yang mengampu kegiatan belajar mengajar

Tindak lanjut: Prodi S3 IL perlu mempertahankan rasio tersebut dengan meningkatkan kesadaran dosen untuk mengurus kebutuhan administrasi untuk kenaikan pangkat jabatan pada jurnal Internasional cukup tinggi

Tindak lanjut : Upaya peningkatan jumlah publikasi terus akan dilakukan melalui dana bantuan insentif tulisan dan pengadaan workshop penulisan jurnal yang diorganisir pada level tendik bergelar sarjana dikarenakan persyaratan penerimaan tendik telah disesuaikan dengan kebutuhan prodi yang cukup tinggi dan mekanisme pendaftaran yang kompetitif sehingga terpilih individu terbaik dengan kompetensi yang mumpuni

Tindak Lanjut: Prodi perlu

Laporan Evaluasi Diri Program Doktor Ilmu Lingkungan PPs UNSRI Tahun 2020 66 mempertahankan capaian yang telah diperoleh dan terus mempertahankan program-program peningkatan kapasitas tendik untuk mendukung perkembangan pribadi dan organisasi penggunaan fasilitas pelatihan terhadap tendik dikarenakan ketiadaan waktu mengikuti kegiatan-kegiatan pengembangan diri di luar kampus.

Tindak Lanjut: Dilakukan pemetaan terhadap kebutuhan pelatihan tendik dan upaya pemenuhannya yang disesuaikan dengan kapasitas masing-masing individu sehingga masing-masing dapat menggunakan haknya dalam mengakses upaya-upaya peningkatan kapasitas pribadi. mahasiswa bimbingan pada prodi S3 IL sudah melampaui capaian yang ingin dituju dengan adanya perbandingan 1:1,67. Hal ini dimungkinkan dengan mekanisme seleksi mahasiswa yang kompetitif Tindak Lanjut: Prodi perlu mempertahankan rasio yang sudah baik antara dosen dan jumlah bimbingan. Hal ini dapat dilakukan dengan adanya mekanisme seleksi yang selektif yang mengutamakan kualitas sehingga tercapainya efektivitas dalam bimbingan disertasi peningkatan kepuasan mahasiswa terhadap pelayanan dosen, tendik dan pengelola. Pelayanan yang maksimum dimungkinkan dengan adanya kualifikasi yang baik pada bidangnya dari masing-masing individu baik dosen, tenaga pendidik maupun pengelola prodi Tindak Lanjut: Mempertahankan dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi mahasiswa. Perekrutan dosen yang sesuai dengan kualifikasi prodi dan upaya peningkatan kapasitas dosen melalui berbagai program capacity building akan

Laporan Evaluasi Diri Program Doktor Ilmu Lingkungan PPs UNSRI Tahun 2020 67 yang dibuktikan dengan keterlibatan dosen-dosen dalam kegiatan nasional maupun internasional yang termanifestasi dalam bentuk conference, workshop, joint research dan lainnya

Tindak Lanjut: Prodi perlu mempertahankan kualitas dosen yang tersedia dan meningkatkan dukungan pada dosen-dosen yang berkiprah di level nasional dan internasional dengan memberikan insentif senantiasa sesuai dengan yang diampu pada prodi. Hal ini menjadi mungkin dengan linearitas studi DTPS dan kesesuaian dengan prodi

Tindak Lanjut: Capaian publikasi ilmiah yang sesuai dengan program studi perlu dipertahankan dan ditingkatkan melalui mekanisme dukungan insentif baik dan expertise pada bidang tertentu yang hanya dikuasai oleh beberapa dosen menjadikan pembagian kurang merata. Hal ini menjadikan beberapa dosen mengampu lebih dari 9 sks dan ada pula yang mengampu kurang dari 9 sks.

Tindak Lanjut: Mekanisme co-teaching dalam pembagian beban mengajar. Dosen juga dapat dibantu oleh tutor dalam

mengelola kelas sehingga beban pengajaran dapat dibagi

7. Penjaminan Mutu SDM

Penjaminan mutu SDM PPs UNSRI dilaksanakan dengan mengikuti Peraturan Rektor Nomor SM/UNSRI/SPMI-03 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Sumber Daya Manusia UNSRI. Pada tahap perencanaan Prodi menerapkan substansi peraturan ini khususnya Bab V tentang Perencanaan dan Penetapan Kebutuhan. Implementasi yang dilakukan Prodi adalah menyusun Roadmap Kebutuhan SDM (Dosen dan Tendik) bersama dengan

Laporan Evaluasi Diri Program Doktor Ilmu Lingkungan PPs UNSRI Tahun 2020 68 Prodi dengan memperhitungkan keseimbangan jumlah dan kualifikasi yang dibutuhkan masing-masing unit kerja. Pada tahap pelaksanaan rekrutmen Prodi mengikuti siklus pengadaan SDM yang ditetapkan universitas melalui surat pemberitahuan kepada Dekan perihal rekrutmen Dosen dan Tendik. Evaluasi dan Pengendalian kinerja Dosen dilakukan secara online melalui : (1) instrumen LKD (Lembar Kinerja Dosen); (2) Laporan Jumlah

Laporan Evaluasi Diri Program Doktor Ilmu Lingkungan PPs UNSRI Tahun 2020 68 Prodi dengan memperhitungkan keseimbangan jumlah dan kualifikasi yang dibutuhkan masing-masing unit kerja. Pada tahap pelaksanaan rekrutmen Prodi mengikuti siklus pengadaan SDM yang ditetapkan universitas melalui surat pemberitahuan kepada Dekan perihal rekrutmen Dosen dan Tendik. Evaluasi dan Pengendalian kinerja Dosen dilakukan secara online melalui : (1) instrumen LKD (Lembar Kinerja Dosen); (2) Laporan Jumlah