• Tidak ada hasil yang ditemukan

AKREDITASI PERGURUAN TINGGI LAPORAN EVALUASI DIRI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "AKREDITASI PERGURUAN TINGGI LAPORAN EVALUASI DIRI"

Copied!
180
0
0

Teks penuh

(1)

AKREDITASI PERGURUAN TINGGI LAPORAN EVALUASI DIRI

PROGRAM STUDI DOKTOR (S3) ILMU LINGKUNGAN

UNIVERSITAS SRIWIJAYA PALEMBANG

2020

(2)

Laporan Evaluasi Diri Program Doktor Ilmu Lingkungan PPs Unsri Tahun 2020 ii IDENTITAS PENGUSUL

Perguruan Tinggi : Universitas Sriwijaya Unit Pengelola Program Studi : Program Pascasarjana

Jenis Program : Doktor

Nama Program Studi : Ilmu Lingkungan

Alamat : Jalan Padang Selasa 524 Bukit Besar Palembang 30139 Nomor Telepon : 0711-352132, 354222

E-Mail dan Website : [email protected] dan www.pps.unsri.ac.id Nomor SK Pendirian PT 1) : PP No. 4 Tahun 1960

Tanggal SK Pendirian PT : 29 Oktober 1960 Pejabat Penandatangan

SK Pendirian PT : Presiden RI, Ir. Sukarno

Nomor SK Pembukaan PS 2) : SK Rektor Universitas Sriwijaya No. 0053/H9/L1/2007 Tanggal SK Pembukaan PS : April 2007

Pejabat Penandatangan

SK Pembukaan PS : Zainal Ridho Djafar Tahun Pertama Kali

Menerima Mahasiswa : 2007 Peringkat Terbaru

Akreditasi PS : B

Nomor SK BAN-PT : 1169/SK/BAN-PT/Akred/D/XI/2015

(3)

Laporan Evaluasi Diri Program Doktor Ilmu Lingkungan PPs Unsri Tahun 2020 iii Daftar Program Studi di Unit Pengelola Program Studi (UPPS)

No. Jenis Program

Nama Program

Studi

Akreditasi Program Studi Jumlah mahasisw a saat TS

4) Status/

Peringka t

No. dan Tgl.

SK

Tgl.

Kadaluarsa

1 2 3 4 5 6 7

1

Magister

Pengelolaan Lingkungan

Terakreditasi B

1006/SK/ BAN- PT/Akred/M/VI/

2016

17 Juni 2021 42

2 Magister Kependudukan Terakrediasi B

1748/SK/BAN- PT/Akred/M/VIII/

2016

26 Agustus 2021

14

3 Doktor Ilmu Lingkungan Terakreditasi B

1169/SK/BAN- PT/Akred/D/XI/

2015

28 November 2020

47

Jumlah 103

Keterangan:

1) Lampirkan salinan Surat Keputusan Pendirian Perguruan Tinggi.

2) Lampirkan salinan Surat Keputusan Pembukaan Program Studi.

3) Lampirkan salinan Surat Keputusan Akreditasi Program Studi terbaru.

4) Diisi dengan jumlah mahasiswa aktif di masing-masing PS saat TS.

(4)

IDENTITAS TIM PENYUSUN LAPORAN EVALUASI DIRI

(5)
(6)
(7)
(8)
(9)
(10)

Laporan Evaluasi Diri Program Doktor Ilmu Lingkungan PPs Unsri Tahun 2020 x DAFTAR ISI

IDENTITAS PENGUSUL……… ii

IDENTITAS TIM PENYUSUN LAPORAN EVALUASI DIRI……… iv

DAFTAR ISI……….. x

DAFTAR TABEL……….. xi

DAFTAR GAMBAR……….. xii

KATA PENGANTAR……….... xiii

RINGKASAN EKSEKUTIF……….. xiv

BAB 1. PENDAHULUAN………. 1

A. DASAR PENYUSUNAN……… 1

B. TIM PENYUSUN DAN TANGGUNG JAWAB……… 2

C. MEKANISME KERJA PENYUSUNAN EVALUASI DIRI………. 4

BAB II. LAPORAN EVALUASI DIRI………. 7

A. KONDISI EKSTERNAL……….. 7

B. PROFIL UNIT PENGELOLA PROGRAM STUDI……….. 11

C. KRITERIA ……….. 17

C.1. VISI,MISI,TUJUAN DAN STRATEGI ……….. 17

C.2. TATA PAMONG, TATA KELOLA DAN KERJASAMA ………. 27

C.3. MAHASISWA ……….... 46

C.4. SUMBERDAYA MANUSIA ……….... 56

C.5. KEUANGAN, SARANA DAN PRASARANA ……….. 69

C.6. PENDIDIKAN ………... 82

C.7. PENELITIAN ………... 98

C.8. PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT ……….. 108

C.9. LUARAN DAN CAPAIAN TRIDHARMA ……….... 117

D. ANALISIS DAN PENETAPAN PROGRAM PENGEMBANGAN UNIT PENGELOLA PROGRAM STUDI………. 129

1. Analisis Capaian Kinerja………. 129

2. Pengukuran Komponen SWOT……… 136

3. Strategi Pengembangan………. 142

BAB III. PENUTUP………. 147 LAMPIRAN………..

(11)

Laporan Evaluasi Diri Program Doktor Ilmu Lingkungan PPs Unsri Tahun 2020 xi DAFTAR TABEL

Tabel 1.1. Strategi pengembangan menuju tercapainya internasionalisasi

PPs Unggul 2019 ... 23

Tabel 2.1. Indeks kerja utama ... 40

Tabel 2.2. Indeks kerja tambahan ... 40

Tabel 2.3. Hasil Evaluasi berdasarkan Survei dan workshop ... 41

Tabel 2.4. Kepuasan pemangku kepentingan terhadap tata pamong dan tata Kelola PPs UNSRI ... 45

Tabel 4.1. Kebijakan pengelolaan sumber daya manusia Universitas Sriwijaya ... 58

Tabel 4,2. Indikator kinerja tambahan PPs dan Prodi ... 64

Tabel 4.3. Evaluasi capaian kinerja PPs dan Prodi ... 65

Tabel 4.4. Kepuasan pemangku kepentingan terhadap program pengembangan SDM PPs ... 68

Tabel 5.1. Daftar ebijakan terkait keuangan, sarana dan prasarana ... 70

Tabel 5.2. Indikator kinerja tambahan bidang keuangan, sarana dan prasarana ... 79

Tabel 5.3. Evaluasi capaian kinerja UPPS bidang keuangan, sarana dan prasarana. ... 79

Tabel 6.1. Hubungan antara capaian pembelajaran dan bidang kajian utama ... 86

Tabel 7.1. Kekuatan, masalah, tantangan dan rencana ... 105

Tabel D.1. Kompilasi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman ... 129

Tabel D.2. Pengukuran komponen SWOT ... 136

(12)

Laporan Evaluasi Diri Program Doktor Ilmu Lingkungan PPs Unsri Tahun 2020 xii DAFTAR GAMBAR

Gambar 1.1. Struktur Organisasi PPs UNSRI ... 13

Gambar 1.2. Tahap pengembangan Program Pascasarjana hingga 2019 untuk mewujudkan Visi dan Misi PPs UNSRI ... 22

Gambar 2.1. Struktur Organisasi PPs UNSRI ... 30

Gambar 2.2. Jumlah program kerjasama Prodi S3 Ilmu Lingungan PPs Unsri Tahun 2016-2018 ... 36

Gambar 2.3. Lingkup Kerjasama Prodi S3 Ilmu Lingkungan PPs Unsri 2016-2019 ... 37

Gambar 2.4. Jenis Kerjasama ... 38

Gambar 3.1. Jumlah calon mahasiswa S3 Ilmu Lingkungan Periode Tahun Akademik 2015-2016 sampai dengan 2019-2020 ... 50

Gambar 3.2. Seminar Nasional Hari Air dan Seminar Nasional Hari Lingkungan Hidup Sedunia ... 51

Gambar 3.3. Sebagian peserta seminar Internasional, peserta dari Thailand dan Vietnam ... 51

Gambar 3.4. Workshop penggunaan “end note’ untuk penulisan disertasi dan Jurnal Ilmiah ... 52

Gambar 3.5. Kuliah Umum dengan narasumber dari Jerman dan Kanada ... 53

Gambar 3.6. Hasil survei kepuasan pengguna ... 55

Gambar 4.1. Persentase Guru Besar ... 60

Gambar 4.2. Rasio dosen tetap terhadap mahasiswa... 60

Gambar 4.3. Aktivitas dosen 2016-2019 berdasarkan jenis kegiatan ... 61

Gambar 4.4. Aktivitas dosen berdasarkan skala wilayah ... 61

Gambar 4.5. Penelitian dosen tetap Prodi dan sumber pembiayaan ... 62

Gambar 4.6. Pengabdian masyarakat dosen tetap Prodi dan sumber pembiyaan ... 62

Gambar 4.7. Publikasi dosen tetap Prodi ... 63

Gambar 5.1. DOP Prodi S3 Ilmu Lingkungan dan PPs UNSRI 2017-2019 ... 74

Gambar 5.2. Jumlah dana penelitian PPs dan Prodi S3 Ilmu Lingkungan UNSRI ... 74

Gambar 5.3. Jumlah dana penelitian Prodi S3 Ilmu Lingkungan PPs UNSRI ... 75

Gambar 5.4. Alokasi dana PkM PPs dan Prodi S3 Ilmu Lingkungan Unsri ... 76

Gambar 5.5. Jumlah dana PkM Prodi S3 Ilmu Lingkungan PPs UNSRi 2017-2019 ... 76

Gambar 5.6. Biaya investasi SDM, Sarana dan Prasarana S3 Ilmu Lingkungan dan PPs UNSRI 2017-2019 ... 77

Gambar 6.1. Lokakarya evaluasi dan pemantapan kurikulum S3 Ilmu lingkungan PPs Universitas Sriwijaya ... 84

Gambar 6.2. Kuliah umum dengan narasumber dari Jerman, Malaysia dan Kanada .... 95

Gambar 7.1. Sebaran topik penelitian DTPS S3 Ilmu Lingkungan PPs UNSRI ... 101

Gambar 7.2. Perkembangan pendanaan penelitian DTPS ... 102

Gambar 7.3. Perkembangan jumlah penelitian DTPS yang melibatkan mahasiswa ... 103

Gambar 8.1. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan Mahasiswa S3 ... 109

Gambar 8.2. Perkembangan jumlah dana PkM dalam tiga tahun terakhir ... 113

Gambar 8.3. Tren perkembangan jumlah judul pengabdian kepada masyarakat ... 113

Gambar 9.1. Indeks prestasi kumulatif mahasiswa Tahun akademik 2016/2017 ... 118

Gambar 9.2. Jumlah mahasiswa yang diterima, jumlah yang lulus periode Tahun Akademik 2013/2014 sampai 2019/2020 ... 119

Gambar 9.3. Rata-rata masa studi mahasiswa S3 IL Periode Tahun Akademik 2013/2014 sampai 2019/2020 ... 120

Gambar 9.4. Profil responden tracer study alumni PS S3 IL Unsri ... 121

Gambar 9.5. Aktivitas yang ditekuni alumni S3 Ilmu Lingkungan PPs UNSRI ... 121

Gambar 9.6. Jumlah publikasi Ilmiah mahasiswa S3 IL ... 123 Gambar 9.7. Sebaran publikasi imliah mahasiswa S3 Ilmu Lingkungan tahun

(13)

Laporan Evaluasi Diri Program Doktor Ilmu Lingkungan PPs Unsri Tahun 2020 xiii Akademik 2016/2017 ... 123 Gambar 9.8. Sebaran publikasi imliah mahasiswa S3 Ilmu Lingkungan tahun

Akademik 2017/2018 ... 124 Gambar 9.9. Sebaran publikasi imliah mahasiswa S3 Ilmu Lingkungan tahun

Akademik 2018/2019 ... 124 Gambar 9.10. Tren peningkatan publikasi ilmiah mahasiswa Ilmu Lingkungan

PPs UNSRI ... 124 Gambar D.1. Hasil perhitungan nilai komponen SWOT ... 142

(14)

Laporan Evaluasi Diri Program Doktor Ilmu Lingkungan PPs Unsri Tahun 2020 xiv KATA PENGANTAR

Dengan mengucapkan syukur Alhamdulillah atas rahmat Allah SWT, akhirnya kami selaku tim penyusun Lembar Evaluasi Diri (LED) dapat menyelesaikan penulisan dokumen ini. Dokumen ini merupakan sebuah refleksi perkembangan Program Studi S3 Ilmu Lingkungan PPs UNSRI selama tiga tahun terakhir sejak 2016 sampai dengan 2019. Dokumen LED ini merupakan bagian integral dari Borang Akreditasi Program Sarjana Program Studi S3 Ilmu Lingkungan PPs UNSRI Tahun 2020.

Penyusunan dokumen ini melibatkan tim yang bekerja intensif sejak pertengahan tahun 2019, mulai dari proses pengumpulan data yang dibutuhkan, analisis, dan proses penulisan, yang pada akhirnya bisa dilakukan dengan baik. Dalam proses penyusunan dokumen ini, koordinasi dan keterlibatan, baik dari sisi internal (mahasiswa, dosen, dan tendik) maupun pihak eksternal (lulusan, pengguna lulusan dan pemangku kepentingan) secara intensif dilakukan untuk memastikan data-data yang ditampilkan di dalam laporan ini mencerminkan perkembangan terkini dari program studi. Kami mendapatkan panduan yang sangat berharga dari pihak Universitas dan PPs, yang secara intensif memfasilitasi proses penulisan, termasuk penyediaan sumber daya yang diperlukan. Oleh karena itu kami menyampaikan terima kasih yang sebesar- besarnya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi bagi penulisan laporan ini.

Semoga dokumen ini akan terus menjadi cermin bagi kami sebagai sebuah lembaga yang bertanggung jawab melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi, serta untuk memaksimalkan potensi diri dan peran kami sebagai bagian dari masyarakat dan bangsa Indonesia. Kualitas penyelenggaraan Tridharma Perguruan Tinggi yang terus meningkat diharapkan dapat terus dipertahankan oleh Program Studi S3 Ilmu Lingkungan padai masa yang datang. Oleh karenanya dukungan- dukungan konstruktif dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) sangat kami butuhkan untuk memperkuat kinerja substantif kami sebagai sebuah lembaga keilmuan.

(15)

Laporan Evaluasi Diri Program Doktor Ilmu Lingkungan PPs Unsri Tahun 2020 xv

RINGKASAN EKSEKUTIF

Program Doktor (S3) Ilmu Lingkungan merupakan salah satu program studi multidisiplin pada Program Pascasarjana UNSRI dibuka dengan SK Dikti No. 720/D/T/2007 tanggal 28 Maret 2007 dan No. 3750/D/T/K-N/2009 tanggal 29 Oktober 2009. Unit pengelola Program Studi Doktor Ilmu Lingkungan ini adalah Program Pascasarjana Universitas Sriwijaya. Program Pascasarjana UNSRI ini terdiri dari Program Studi S2 dan S3 multidisiplin, sedangkan Program Studi yang monodisiplin dikelola oleh Fakultas. Visi Program Pascasarjana UNSRI adalah “Menjadi pusat pendidikan PPs multidisiplin berdaya saing global 2025” disusun dengan mengacu kepada Visi UNSRI yaitu ”Menjadi Perguruan Tinggi terkemuka dan berbasis riset yang unggul dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan dan teknologi”. Dari visi Program Pascasarjana UNSRI tersebut kemudian diturunkan visi keilmuan Program Doktor (S3) Ilmu Lingkungan, yaitu ”Menjadi program doktor yang terkemuka dan unggul dalam mengembangkan ilmu, mengelola riset, dan memecahkan masalah lingkungan lahan basah secara multidisiplin, interdisiplin dan transdisiplin”.

Perumusan visi, misi, tujuan dan sasaran program Pascasarjana mengacu kepada visi, misi, tujuan dan sasaran UNSRI yang didasarkan pada tonggak-tonggak capaian (milestones) tahapan pengembangan Program Pascasarjana UNSRI. Pada periode tahun 2015-2019 dengan fokus pada penguataan sistem, sarana dan prasaranan menuju kinerja Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berkualitas, berbasis riset dan berdaya saing nasional, selanjutnya pada tahun 2020-2024, pengembangan dilanjutkan dengan berfokus pada Peningkatan kesiapan kinerja Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berkualitas, berbasis riset dan berdaya saing di Asia. Terakhir, pada kurun waktu 2025-2029 dilanjutkan dengan fokus pada peningkatan kesiapan kinerja Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berkualitas, berbasis riset dan berdaya saing internasional. Proses pendidikan dengan rumusan kompetensi utama akan menghasilkan lulusan yang menguasai keilmuan bidang ilmu, teknologi dan seni yang setara dengan output pendidikan S1, S2 dan S3 sejenis di nusantara atau bahkan global. Dalam rentang waktu 2015 sampai 2019, Program S3 Ilmu Lingkungan Unsri telah 60 orang alumni Program Doktor Ilmu Lingkungan dengan IPK rata- rata 3,77 dan lama studi rata-rata 48,7 bulan (4 tahun 1 bulan).

Berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 190/KMK.05/2009 bahwa UNSRI sebagai Instansi Pemerintah yang menerapkan Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (PK-BLU). Penetapan ini berdampak kepada sistem pengelolaan UNSRI.

Kebijakan tata pamong di Program Pascasarjana UNSRI merujuk pada Permenristekdikti No. 12 Tahun 2015 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Universitas Sriwijaya, Permenristekdikti No. 17 Tahun 2018 tentang Statuta Universitas Sriwijaya, serta Rencana Strategis Program Pascasarjana UNSRI Tahun 2016-2019. Program Pascasarjana UNSRI mempunyai tugas melaksanakan pendidikan program magister dan program doktor untuk bidang ilmu multidisiplin. Sistem penjaminan mutu di Program Pascasarjana UNSRI merujuk kepada Permenristekdikti No. 17 Tahun 2018 tentang Statuta Universitas Sriwijaya, Permenristekdikti No. 12 Tahun 2015 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Universitas Sriwijaya, dan Permenristekdikti No. 17 Tahun 2018 tentang Statuta Universitas Sriwijaya. Penjaminan mutu internal dilaksanakan oleh Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LP3MP). UNSRI melakukan kerjasama dengan perguruan tinggi dan/atau lembaga lain baik di dalam maupun di luar negeri.

Kerjasama akademik dilakukan dalam lingkup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kerjasama non akademik meliputi bidang keuangan, sumberdaya manusia, pendayagunaan hasil penelitian, serta pemanfaatan sarana dan prasarana lainnya. Upaya Program Pascasarjana UNSRI untuk mencapai standar yang ditetapkan universitas dalam bidang tata pamong dan tata kelola standar universitas diterjemahkan dalam : (1) Rencana Strategis PPs Unsri Tahun 2016-2019; (2) Penerbitan SK Direktur tentang unit-unit kerja pendukung yang merupakan pengembangan dari kebutuhan Program Pascasarjana UNSRI dan program studi.

Program Pascasarjana UNSRI memiliki struktur organisasi yang telah mencakup semua standar mutu modern, dan memiliki tata pamong yang kredibel, transparan, bertanggung jawab, akuntabel dan adil, memiliki rancangan analisis jabatan, deskripsi tugas, program peningkatan kompetensi manajerial dalam proses pengelolaan ditiap unit kerja.memiliki kepemimpinan yang efektif dan efisien yang mencakup kepemimpinan operasional, kepemimpinan organisasi dan kepemimpinan publik. Sistem pengelolaan fungsional dan operasional Program Pascasarjana UNSRI dan Prodi

(16)

Laporan Evaluasi Diri Program Doktor Ilmu Lingkungan PPs Unsri Tahun 2020 xvi S3 Ilmu Lingkungan meliputi elemen perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), penempatan personil (staffing), pengarahan (leading), pengawasan (controlling), dan kepemimpinan. Keterlaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (akademik dan nonakademik yang mempunyai dokumen legal pembentukan unsur pelaksana penjaminan mutu dan dokumen mutu yang terdiri dari kebijakan SPMI, manual SPMI, standar SPMI, dan formulir SPMI, serta pelaksanaan penjaminan mutu yang efektif. Program kerjasama yang relevan untuk Prodi S3 Ilmu Lingkungan Program Pascasarjana UNSRI didominasi oleh kerjasama dalam lingkup nasional dan internasional, terutama untuk kerjasama di bidang pendidikan dan penelitian. Sebagai sebuah inovasi untuk meningkatkan mutu pengelolaan pembelajaran, Program Pascasarjana UNSRI mengembangkan pemanfaatan teknologi informasi sebagai penunjang pelayanan sekaligus memperlancar pelaksanaan tata kelola dan tata pamong diantaranya adalahTim Monitoring disertasi.

Penerimaan mahasiswa baru Program Pascasarjana di lingkungan Unsri dilakukan melalui satu pintu dibawah koordinasi Program Pascasarjana UNSRI. Seleksi Ujian Saringan Masuk (USM) dilaksanakan oleh Universitas Sriwijaya dan tersedia buku panduan yang dapat di unduh pada laman www.usm.unsri.ac.id Penerimaan mahasiswa baru diatur dalam pedoman akademik Unsri berdasarkan SK Rektor No:0130/UN9/SK.BAK.Ak/2018 dan dokumen standar manual prosedur Program Pascasarjana UNSRI untuk penerimaan mahasiswa baru dan registrasi mahasiswa baru. Penerimaan mahasiswa baru dilakukan berdasarkan identifikasi kemampuan dan potensi calon mahasiswa melalui serangkaian tahapan seleksi untuk menjamin kualitas input mahasiswa. Seleksi awal dilakukan berdasarkan desk evaluasi terhadap dokumen mahasiswa baik yang dikirim dalam bentuk soft copy secara online, dan dalam bentuk hard copy yang dikumpulkan oleh calon mahasiswa. Proses seleksi menggunakan ujian tertulis dan wawancara dalam rangka memahami kemampuan intelektual dan motivasi calon mahasiswa sekaligus menilai rencana proposal disertasi calon mahasiswa. Calon mahasiswa dimungkinkan berasal dari berbagai disiplin ilmu yang berkaitan. Calon mahasiswa diwajibkan memenuhi persyaratan administrasi dan akademik pada saat pendaftaran, diantaranya nilai TPA minimal 500 dan TOEFL 450. Daya tampung calon mahasiswa program studi dalam 5 tahun terakhir adalah 20 mahasiswa per tahun. Selain dari seleksi regular ini, mahasiswa baru di Program S3 Lingkungan adalah mahasiswa Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU) Batch II, Batch IV, dan berikutnya Batch V. Mahasiswa PMDSU ini masuk ke program Doktor setelah hanya satu tahun studi di S2 Pengelolaan Lingkungan dengan IPK minimal 3,5. Layanan kepada mahasiswa berupa Layanan Sarana Penunjang Akademik, layanan Pengembangan kemampuan penalaran, minat dan bakat, dan Layanan Kesejahteraan Mahasiswa. Tersedianya berbagai fasilitas belajar yang lengkap serta tenaga dosen yang memiliki kualifikasi dan jabatan akademik mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif dan efisien. Tracer Study dilaksanakan secara efektif dan efisien dengan menggunakan teknologi informasi dan dilaksanakan secara kontinyue. Program Pascasarjana UNSRI memilikit Journal Sriwijaya Journal of Envronmental (SJE) yang dikelola oleh prodi S3 Ilmu Lingkungan Program Pascasarjana UNSRI dapat diakses pada web http://ojs.pps.unsri.ac.id/index.php/ppsunsri. Jurnal ini telah diindeks dan ditampilkan dalam Directory of Open Access Journals (DOAJ), Google Scholar, Mendeley, Indonesia Publication Index (IPI), Sinta, CiteFactor, Indonesian Scientific Journal Database (ISJD), Directory of Research Journal Indexing (DRJI), Academic Resource Index, BASE, Journal Factor, dan Crossref.

Sistem pengelolaan sumber daya Program Pascasarjana UNSRI mengacu kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku, baik peraturan yang telah dikeluarkan sebelum maupun setelah keluarnya Keputusan Menteri Keuangan Nomor 190/KMK.05/2009.

Sebagai tindak lanjut dari peraturan perundang-undangan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah pusat, telah diterbitkan pula beberapa peraturan dan keputusan Rektor UNSRI. Peraturan perundang-undangan, peraturan dan keputusan Rektor UNSRI serta Prosedur Operasional Standar (POS) yang mengatur sistem pengelolaan sumberdaya manusia di UNSRI sudah lengkap, transparan dan akuntabel yang meliputi perencanaan seleksi/perekrutan, penempatan, pengembangan, retensi, dan pemberhentian dosen dan tenaga kependidikan untuk menjamin mutu penyelenggaraan program akademik, serta remunerasi, penghargaan, dan sanksi, termasuk informasi tentang ketersediaan pedoman tertulis. dosen dan tenaga pendukung harus mematuhi PP 30/2010 tentang disiplin pegawai negeri sipil dan mengikuti aturan yang ditetapkan oleh

(17)

Laporan Evaluasi Diri Program Doktor Ilmu Lingkungan PPs Unsri Tahun 2020 xvii Universitas berupa Etika Akademik Civitas Akademika Universitas Sriwijaya yang telah ditetapkan dalam SK Rektor Universitas Sriwijaya No. 152a/H9/DT/2009. Strategi yang dilaksanakan UNSRI terkait dengan SDM dosen adalah : (i) Meningkatnya relevansi, kualitas, dan kuantitas sumber daya, (ii) Meningkatnya relevansi dan produktivitas penelitian dan pengembangan (iii) meningkatnya kapasitas inovasi dosen, yang dicapai dengan meningkatnya jumlah prototipe R &

D, meningkatnya jumlah prototipe industri. Jabatan akademik dosen adalah 23 orang dengan jabatan Guru Besar (65,71 %), 12 orang dosen memiliki jabatan Lektor Kepala (34,12 %).

Keseluruhan dosen program studi doktor (S3) Ilmu Lingkungan telah memiliki sertifikat pendidik professional (100 %). Tenaga kependidikan pada Program Pascasarjana UNSRI sudah sangat baik, yaitu berjumlah sebanyak 44 orang, dengan rincian berpendidikan S2 sebanyak 2 orang, berpendidikan S1 sebanyak 20 orang, sebanyak 2 orang berpendidikan D3 dan sisanya SLTA atau sederajad.

UNSRI memiliki dokumen yang lengkap dalam pengelolaan keuangan, kebijakan dan peraturan tentang penggunaan dan pemeliharaan sarana dan prasarana. Sarana dan prasarana milik sendiri, lengkap dan terawat dengan baik, dan memiliki areal lahan yang luas. Selain itu memiliki sistem informasi Simak, Simpeg, Simkeu dan Sirena (on line) dan sistem informasi untuk proses pembelajaran yang lengkap dan memiliki kapasitas internet dengan bandwich per mahasiswa yang memadai. Dana untuk investasi SDM serta sarana dan prasarana telah sesuai dengan perencanaan investasi serta melebihi standar pembelajaran, penelitian dan PkM untuk mendukung terciptanya suasana akademik yang sehat dan kondusif. Dana dapat menjamin keberlangsungan operasional tridharma, pengembangan 3 tahun terakhir serta memiliki kecukupan dana untuk rencana pengembangan 3 tahun ke depan yang didukung oleh sumber pendanaan yang realistis. Program Pascasarjana UNSRI mempunyai sarana dan prasarana yang mutakhir serta aksesibiltas yang cukup untuk menjamin pencapaian capaian pembelajaran dan meningkatkan suasana akademik.

Standar penyelenggaraan pendidikan di Program S-3 Ilmu Lingkungan Program Pascasarjana UNSRI merujuk pada Peraturan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor 44 tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi dan Keputusan Rektor Universitas Sriwijaya Nomor 0053/HS/LL/2007 tentang pembukaan dan penyelenggaraan Program Studi Ilmu Lingkungan (S3). Proses penyusunan dan atau revisi kurikulum mengacu kepada formulasi Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) yang diturunkan dengan merujuk pada Peraturan Presiden No. 8 tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).

Penyusunan kurikulum Program S3 Ilmu Lingkungan berpedoman pada Panduan Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi tahun 2016. Kebijakan akademik dan pendidikan Program Pascasarjana UNSRI, diatur dalam Panduan Akademik yang disahkan sehingga menjadi panduan resmi SK Rektor Unsri No.

0163/UN9/SK.BAK.Ak/2019 tentang Revisi Kurikulum Program Studi Doktor (S3) Ilmu Lingkungan Program Pascasarjana UNSRI Tahun 2019.

Program Pascasarjana UNSRI telah melakukan pemutakhiran Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) melalui Lokakarya kurikulum tahun 2017 dan 2018. Program S3 Ilmu Lingkungan memberlakukan beban studi 44 SKS yang dijadwalkan enam semester dan dapat ditempuh dengan masa studi paling lama 10 (sepuluh) semester, untuk mahasiswa yang sebidang ilmu, sedangkan untuk mahasiswa yang tidak sebidang ilmu minimum 52 SKS dengan masa studi maksimum 10 (sepuluh) semester, yang terdiri dari atas mata kuliah wajib dan penulisan disertasi ditambah mata kuliah umum pilihan sesuai dengan Bidang Kajian Umum (BKU) yang dipilih.

Struktur kurikulum memuat keterkaitan antara matakuliah dengan capaian pembelajaran.

Kegiatan penelitian yang akan dilakukan mahasiswa dan dosen, diarahkan untuk mengacu pada RoadMap Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNSRI yang fokus ke lahan basah.

Program S3 Ilmu Lingkungan menyelenggarakan 36 (tiga puluh enam) mata kuliah yang terstruktur menjadi 5 (lima) Bidang Kajian Utama (BKU), yaitu Bidang Kajian Utama lahan basah (lowlands), Bidang Kajian Utama Agri-Industri-Energi, Bidang Kajian Utama Sosiologi Lingkungan, Bidang Kajian Utama Kesehatan Lingkungan dan Bidang Kajian Utama Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan. Untuk memudahkan mahasiswa mengakses berbagai informasi ilmiah dan perkembangan ilmu, disediakan fasilitas wi-fi area yang tersedia di seluruh wilayah kampus. Penulisan tugas akhir berupa disertasi menjadi tolak ukur capaian pembelajaran lulusan yang memenuhi secara komprehensif pengetahuan, sikap dan keterampilan mahasiswa. Prodi

(18)

Laporan Evaluasi Diri Program Doktor Ilmu Lingkungan PPs Unsri Tahun 2020 xviii menyusun Satuan Operasional Prosedur (SOP) yang mencakup ketentuan, mekanisme, dan proses evaluasi naskah disertasi sebagai ukuran bagi mahasiswa untuk dapat dinyatakan lulus.

Program Pascasarjana UNSRI mengikuti sistem penjaminan mutu yang dikembangkan oleh universitas dalam bentuk Audit Mutu Internal (AMI) yang secara rutin dilakukan oleh Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LP3MP) UNSRI. Forum internal Program Pascasarjana UNSRI terutama ditujukan untuk melakukan monitoring dan evaluasi penyelenggaraan aktivitas pendidikan dan pengajaran selama berjalannya semester.

Dengan adanya mekanisme-mekanisme di atas, penjaminan mutu penyelenggaraan pendidikan di Program S3 Ilmu Lingkungan Program Pascasarjana UNSRI bisa berlangsung optimal.

Program S3 Ilmu Lingkungan Program Pascasarjana UNSRI menyelenggarakan penelitian berdasarkan kebijakan dan standar penelitian yang tertera dalam Rencana Induk Penelitian UNSRI Tahun 2016-2021, Rencana Strategis (Renstra) Program Pascasarjana UNSRI 2016-2019, Renstra Prodi Ilmu Lingkungan Program Pascasarjana UNSRI 2016-2020. Dosen dan mahasiswa melaksanakan penelitian sesuai dengan agenda penelitian dosen yang merujuk kepada peta jalan penelitian tersebut dan dilakukan evaluasi kesesuaian penelitian dosen dan mahasiswa dengan peta jalan, dan menggunakan hasil evaluasi untuk perbaikan relevansi penelitian dan pengembangan keilmuan program studi. Mahasiswa mempunyai kesempatan melakukan penelitian bersama dosen yang dilakukan melalui mekanisme pembimbingan disertasi. Sumber daya yang digunakan dalam kegiatan penelitian dianggarkan setiap tahunnya melalui LPPM UNSRI diantaranya mewajibkan mengikutsertakan mahasiswa dalam penelitian tersebut. Penelitian disertasi mahasiswa bisa dikategorikan ke dalam dua kategori: pertama, topik-topik yang secara eksplisit berada di bawah payung penelitian dosen, serta kedua, topik- topik yang tidak secara langsung terkait dengan penelitian dosen tetapi merujuk pada minat kawasan atau minat topik yang dikembangkan oleh dosen. Dari 20 penelitian disertasi yang dihasilkan antara tahun 2016-2019, sekitar 17 penelitian atau 85 % secara eksplisit berada di bawah penelitian dosen. Program Pascasarjana UNSRI mendorong penelitian yang memanfaatkan big data method untuk merespon era digital. Di tingkat Program Pascasarjana UNSRI, proses evaluasi selalu dilakukan sejak fase perencanaan hingga pelaporan.

Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, dosen memiliki relevansi dengan Rencana Induk Pengembangan Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Universitas Sriwijaya (Tahun 2016-2020) Revisi 2017, Tema-tema PkM yang dilakukan oleh dosen-dosen merespon masalah-masalah sosial dan lingkungan yang muncul yang sejalan RIP P2M Unsri 2016-2020.

Evaluasi kesesuaian PkM dengan RIP Penelitian dan Pengabdian Masyarakat dilakukan oleh LPPM. Evaluasi dilakukan selama periode pelaksanaan hibah penelitian dan pengabdian masyarakat setiap 3 bulan. Hasil evaluasi program PkM UNSRI di akhir tahun menjadi basis bagi perbaikan penyelenggaran kegiatan serupa di tahun berikutnya. Hasil evaluasi ditindaklanjuti untuk memperbaiki relevansi pengabdian kepada masyarakat dan advokasi yang dilakukan dosen pada tahun berikutnya. Hasil kegiatan PkM yang dapat dimanfaatkan sebagai salah satu bahan perkuliahan juga menjadi indikator kinerja tambahan.

Upaya menghasilkan luaran dan capaian pendidikan yang baik khususnya untuk Program S3 Ilmu Lingkungan, Program Pascasarjana UNSRI telah mengembangkan sistem layanan pendidikan dan sistem monitoring proses pendidikan yang berbasis daring yang dikembangkan mulai dari proses penyiapan perkuliahan, sistem layanan ruang perkuliahan, pencatatan perkuliahan, dan sejumlah pelayanan untuk mendukung aktivitas studi mahasiswa. Selain itu Program Pascasarjana UNSRI juga mengembangkan sistem monitoring kemajuan studi, sejak semester pertama sampai dengan proses penulisan disertasi. Dalam rangka mengukur capaian pembelajaran, prestasi mahasiswa, efektivitas dan produktivitas pendidikan, daya saing lulusan, serta kinerja lulusan, Program Pascasarjana UNSRI mengembangkan sejumlah metode monitoring dan evaluasi. Program Pascasarjana UNSRI melakukan kegiatan tracer study alumni untuk mengetahui proses pencapaian dan posisi karir. Selama kurun waktu tiga tahun akademik terakhir, Prodi S-3 Ilmu Lingkungan telah dapat memenuhi capaian pembelajaran lulusan dengan sangat baik. Indeks Prestasi Kumulatif lulusan menunjukkan kenaikan secara konsisten dari tahun ke tahun dari kategori IPK minimal, IPK rata-rata, maupun IPK maksimal. Mahasiswa Program S3 Ilmu Lingkungan memiliki sejumlah capaian prestasi akademik yang diraih di level nasional hingga internasional. Program S-3 Ilmu Lingkungan juga menunjukkan tingkat efektivitas dan produktivitas pendidikan yang tinggi dengan indikasi rata-rata masa studi pada tahun akademik

(19)

Laporan Evaluasi Diri Program Doktor Ilmu Lingkungan PPs Unsri Tahun 2020 xix 2018/2019 dari 21 mahasiswa angkatan 2016 dapat menyelesaikan studi dengan masa studi 3 tahun. Hampir setengah dari peserta didik (48 persen) menamatkan studi mereka dengan tepat waktu (3 tahun). Dari hasil tracer study menunjukkan sebanyak 99 % alumni memiliki pekerjaan yang linier dengan bidang doktor ilmu lingkungan. Terdapat 10 jenis publikasi ilmiah mahasiswa yang dihasilkan secara mandiri atau bersama dosen. Terdapat 3 jenis publikasi terbanyak, yaitu publikasi di jurnal internasional bereputasi 70 tulisan, publikasi di seminar internasional sejumlah 58 tulisan, dan publikasi di jurnal penelitian nasional terakreditasi dengan jumlah 26 tulisan.

Publikasi mahasiswa S3 Ilmu Lingkungan cenderung meningkat dalam bentuk makalah pada seminar internasional, jurnal internasional bereputasi. jurnal nasional terakreditasi, jurnal nasional tidak terakreditasi dan seminar nasional. Karya ilmiah mahasiswa, yang dihasilkan secara mandiri atau bersama dosen, yang disitasi sudah cukup banyak. Indikator knerja tambahan adalah dalam bentuk meningkatnya kelulusan yang tepat waktu, peningkatan jumlah publikasi mahasiswa di jurnal bereputasi dan seminar internasional, jumlah publikasi mahasiswa yang disitasi, kegiatan kuliah umum, menyelenggarakan seminar nasional dan seminar internasional secara berkala, mengikuti kegiatan kompetisi ilmiah, topik disertasi berkaitan dengan permasalahan global di dunia dan permasalahan yang terkait dengan bidang pekerjaan mahasiswa dan terjalinnya kerjasama lembaga, instansi dan laboratorium di luar Program Pascasarjana UNSRI dalam penyelesaian penelitian lapangan mahasiswa.

Rangkaian semua aspek yang tercantum dalam kriteria 1 sampai kriteria 9, disajikan sebagai kompilasi aspek internal (kekuatan dan kelemahan) dan aspek eksternal (peluang dan ancaman), yang selanjutnya digunakan untuk melakukan Analisis SWOT terhadap penyelenggaraan dari Program Doktor (S3) Ilmu Lingkungan Program Pascasarjana UNSRI. Dari hasil analisis diketahui hasil perhitungan terhadap nilai-nilai komponen SWOT, yaitu jumlah nilai Kekuatan (S) lebih besar dari skor Kelemahan (W), dan skor Peluang (O) lebih besar dari skor Ancaman (T), dan menunjukkan bahwa PPs UNSRI merupakan suatu organisasi yang kuat dan berpeluang sehingga rekomendasi strategi yang diberikan adalah pengembangan progresif.

Organisasi PPs UNSRI berada dalam kondisi prima dan mantap sehingga sangat dimungkinkan untuk terus melakukan ekspansi guna memperbesar pertumbuhan dan meraih kemajuan secara maksimal. Dapat dikatakan bahwa PPs UNSRI telah mengalami kemajuan dan adanya peluang yang lebih besar untuk mencapai kemajuan. Kondisi demikian merupakan modal dasar pengembangan tercapainya visi Program Pascasarjana UNSRI pada tahun 2029. Strategi yang dibangun pada hakekatnya memanfaatkan kekuatan dan peluang untuk mengatasi kelemahan dan ancaman, maka disusun strategi SO, ST, WO, dan WT.

Mekanisme penjaminan keberlangsungan program pengembangan dan good practices yang dihasilan adalah penyusunan kegiatan tahunan yang mendukung pencapaian program pengembangan, monitoring luaran dan capaian tahunan secara berkala dan penyusunan laporan tahunan.,

(20)

Laporan Evaluasi Diri Program Doktor Ilmu Lingkungan PPs UNSRI Tahun 2020 1

BAB. I PENDAHULUAN

Penulisan Laporan Evaluasi Diri (LED) merupakan tanggung jawab Program Pascasarjana Universitas Sriwijaya (selanjutnya disingkat PPs UNSRI) sebagai penyelenggara Tri Dharma Perguruan Tinggi meliputi pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di semua Program Studi (Prodi). LED mencakup visi misi kelembagaan, tata kelola kelembagaan, capaian-capaian yang diperoleh, dan mekanisme monitoring evaluasi serta rencana pengembangan. PPs UNSRI membawahi sejumlah prodi. Secara keseluruhan di PPs UNSRI terdapat 3 program studi yaitu 2 Program studi Magister dan 1 Program studi Doktor.

Tanggung jawab PPs UNSRI terkait dengan pengelolaan prodi sejalan dengan Peraturan tentang Organisasi dan Tata Kelola (Governance) UNSRI serta Peraturan Menteri Riset Dikti No. 12 tahun 2015 tentang Struktur Organisasi dan Tata Kelola (Governance) Instansi di Lingkungan UNSRI dan Keputusan Rektor UNSRI No. 0053/H9/LL/2007 tentang Pembukaan dan Penyelenggaraan Prodi S3 Ilmu Lingkungan PPs UNSRI. Mengikuti peraturan-peraturan tersebut, PPs melakukan monitoring dan evaluasi terhadap penyelenggaraan aspek-aspek Tri Dharma Perguruan Tinggi di semua Prodi.

Kepemimpinan PPs UNSRI, Direktur (dibantu para Wakil Direktur), menyusun hasil monitoring dan evaluasi secara rutin dalam bentuk Laporan Kinerja Direktur yang menjadi basis utama penyusunan LED Prodi S3 Ilmu Lingkungan (IL) ini.

A. DASAR PENYUSUNAN

Dasar penyusunan LED adalah Peraturan Kemenristek Dikti Nomor 12 tahun 2015 pasal 77 tentang tugas Direktur dan para Wakil Direktur yang mencakup dua aspek pokok yaitu: 1) melaporkan secara berkala kepada Rektor mengenai kemajuan dan capaian PPs, dan 2) menyusun dan menyampaikan laporan tahunan kepada Rektor tentang kinerja PPs. Secara garis besar Laporan Tahunan Direktur berisi tentang capaian implementasi program dan tata kelola kelembagaan yang bersifat rutin, maupun capaian program-program inovasi akademik dan kelembagaan yang direncanakan PPs. Selain berisi capaian, laporan juga menjelaskan tantangan yang ada dalam implementasi program, serta rencana pengembangan untuk menghadapi berbagai tantangan dan berbagai perubahan cepat yang ada. Dengan adanya laporan tersebut, capaian kemajuan PPs akan selalu termonitor dan segala hambatan yang ada bisa terdeteksi sejak awal.

Direktur menyampaikan laporan dalam Rapat Kerja PPs akhir tahun. RK ini dihadiri oleh anggota pengurus Prodi, serta Pengurus Unit. Dalam forum ini selain berisi pemaparan tim direktur, juga menjadi forum untuk klarifikasi dan penyempurnaan atas laporan yang ada.

Dengan demikian, laporan kinerja menjadi dokumen bersama dan semua stakeholders di PPs mengetahui capaian dan tantangan tata kelola kelembagaan dan program, serta rencana pengembangannya.

Laporan Direktur selain mendokumentasikan capaian kinerja juga menjadi basis untuk melakukan perencanaan program tahun selanjutnya dan melakukan penyesuaian kembali strategi dalam rangka pencapaian visi dan misi kelembagaan. Perubahan strategi selanjutnya akan menjadi basis dalam penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Tahunan (RKAT). RKAT merupakan dokumen yang berisi rencana program tahunan dalam

(21)

Laporan Evaluasi Diri Program Doktor Ilmu Lingkungan PPs UNSRI Tahun 2020 2 bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat baik di level PPs maupun departemen dan prodi. PPs memastikan RKAT disusun dalam rangka pencapaian visi dan misi, serta rencana pengembangan di masing-masing unit.

Dalam penyusunan LED untuk kebutuhan akreditasi Prodi S3 Ilmu Lingkungan, Tim PPs dan Tim Prodi S3 bekerja secara simultan dan sinergis untuk memastikan kesesuaian dan konsistensi antara level PPs dan Prodi di berbagai aspek penyelenggaraan.

B. TIM PENYUSUN DAN TANGGUNGJAWABNYA

Laporan Evaluasi Diri ini disusun bersama antara Tim Direktur dan Tim Prodi S3 Ilmu Lingkungan. Tim Direktur terdiri dari: 1) Direktur dan Wakil Direktur; 2) Tim Jaminan Mutu; 3) Unit-unit; dan 4) Tim Tenaga Kependidikan. Sementara Tim Prodi S3 Ilmu Lingkungan terdiri dari; 1) Pengelola, 2) dosen, dan 3) tim asisten akreditasi. Komposisi tim penyusunan LED tersebut dituangkan dalam SK Direktur No. 047/UN9.2/DT/2020 tentang Tim Penyusunan LED Akreditasi PPs UNSRI. Adapun tugas utama dari setiap unsur penyusun dokumen LED secara garis besar adalah sebagai berikut:

1. Tim PPs

Tugas utama tim PPs adalah melakukan supervisi dalam penyusunan LED, memastikan validitas dokumen yang disusun, dan melakukan sinkronisasi narasi PPs dan prodi. Garis besar tanggung jawab unsur-unsur tim Direktur adalah sebagai berikut:

a. Direktur, bertanggungjawab terhadap keseluruhan proses penyusunan LED.

b. Wakil Direktur, bertanggungjawab dalam proses penyusunan dokumen LED, melakukan sinkronisasi data/informasi dan memastikan validasi dokumen.

c. Tim Jaminan Mutu, bertanggungjawab dalam melakukan pendampingan dalam penyusunan LED dan memastikan dokumen LED yang disusun sesuai dengan panduan dalam IAPS 4.0

d. Unit-unit PPs dan tenaga kependidikan, bertanggungjawab dalam menyediakan data- data yang dibutuhkan dalam penyusunan LED dan memberikan dukungan dalam proses penyusunan draf sesuai dengan bidang tugas masing-masing.

Adapun susunan lengkap Tim Penyusunan LED di tingkat PPs adalah sebagai berikut (Tabel I.1) berikut

Tabel 1.1. Tim penyusun Laporan Evaluasi Diri (LED) PPs UNSRI

No Nama Posisi dalam tim dan tugas

1 Prof. Dr. Ir. Amin rejo, MP (Direktur)

Pengarah dan pelindung

Tugas:Memberikan arahan dalam proses Penyusunan LED, melakukan supervise atas keseluruhan proses penulisan LED dan dokumen kelengkapan akreditasi.

2 Dr. Ir. A. Muslim, M.Agr

(Wakil Direktur Bidang Akademik dan kemahasiswaan)

Ketua tim & penanggungjawab penyusunan dokumen LED bidang pendidikan.

3 Dr. Tertiarto Wahyudi, MAFIS (Wakil Direktur Bidang Keuangan, aset dan SDM)

Penanggung jawab penyusunan dokumen LED bidang keuangan, SDM dan sarana prasarana

Tugas: Melakukan sinkronisasi data/Informasi PPs dan prodi

(22)

Laporan Evaluasi Diri Program Doktor Ilmu Lingkungan PPs UNSRI Tahun 2020 3 4. Prof Dr. Nurhayati, M.Si. Koordinator Prodi (merangkap anggota)

Tugas : Pengisian data dan informasi bidang visi misi tujuan dan strategi PPs;

Validasi data dan dokumen pendukung akhir, Mengkoordinir penggabungan data PPs dan prodi S3 IL

5. Dr. Dessy Adriani, SP.,M.Si. Ketua UPM PPs/Koordinator Kriteria 1 Tugas: Menyusun laporan evaluasi diri mengenai visi, misi, tujuan dan strategi dan analisis dan penetapan Program

Pengembangan UUPS 6. Dr. Merynda Indriyani

Syafutri,S.TP.,M.Si.

Koordinator Kriteria 2

Tugas : Menyusun laporan evaluasi diri mengenai tata pamong, tata kelola dan kerjasama

7. Hermansyah, M.Si, PhD Dr. dede Jubaedah, M.Si Fidel Hermanda Prima, M.Si

Koordiantor Kriteria 3 Anggota;

Tugas : Menyusun laporan evaluasi diri mengenai mahasiswa

8. Prof.Dr Poedji Loekitowati Hariani, M.Si

Dr. Moh. Rasyid Ridho, M.Si.

Dr. Ir. Warsito, M.P

Koordinator Kriteria 4 Anggota

Tugas : Menyusun laporan evaluasi diri mengenai Sumberdaya manusia 9. Ir. Mirza Antoni, M.Si., Ph.D.

Dr. Ir. Elisa Wildayana, M.Si.

Koordinator Kriteria 5 Anggota

Tugas : Menyusun evaluasi diri mengenai keuangan, Sarana dan Prasarana

10. Dr. riswani,SP., M.Si.

Nike Anggraini, M.Si.

Koordinator Kriteria 6 Anggota

Tugas: Menyusun laporan evaluasi diri mengenai Pendidikan

11. Dr. H.M. Faizal, DEA

Muhammad Rendana, Ph.D.

Koordinator Kriteria 7 Anggota,

Tugas: Menyusun evaluasi diri mengenai penelitian

12. Dr. Puspitahati, M.P.

Fidel Hermanda Prima, M.Si.

Koordinator Kriteria 8 Anggota;

Tugas: Menyusun evaluasi diri mengenai Pengabdian kepada Masyarakat

13. Ir. Ari Siswanto, MCRP, Ph.D.

Herpandi, S.Pi.,M.Si, Ph.D.

Putri Kesuma Wardhani, Ph.D.

Koordinator Kriteria 9 Anggota;

Tugas: menulis luaran dan capaian tridharma PT

2. Tim Program Studi

Tugas utama tim Prodi adalah: 1) melakukan penyusunan dokumen LED, khususnya yang berkaitan dengan tata kelola Prodi dalam aspek-aspek-aspek Tri Dharma Perguruan Tinggi; dan 2) menyusun Laporan Kinerja Program Studi (LKPS). Garis besar tanggung jawab unsur-unsur tim Prodi adalah sebagai berikut:

a. Pengelola Prodi, bertanggungjawab dalam proses penyusunan LED dan LKPS, serta memastikan validitas dokumen yang disusun.

(23)

Laporan Evaluasi Diri Program Doktor Ilmu Lingkungan PPs UNSRI Tahun 2020 4 b. DTPS, menjadi bagian dari tim penyusunan LED dan LKPS dengan

pembagian tugas/tanggungjawab yang ditentukan oleh Pengelola Prodi.

c. Tim asistensi, bertanggungjawab dalam mengumpulkan data-data yang relevan dan membantu dalam penyusunan draf dokumen LED dan LKPS.

Selain tim internal PPs sebagaimana disebut, proses penyusunan LED dan LKPS juga melibatkan para alumni, pengguna, dan mitra. Pelibatan stakeholders eksternal ini terutama melalui aktivitas tracer study dalam rangka mengumpulkan masukan-masukan untuk perbaikan dan pengembangan pengelolaan program studi dan PPs secara umum. Tim penyusun Laporan Evaluasi Diri Prodi terdiri dari 9 orang yang komposisinya mencakup 4 orang mewakili Pengelola Program Studi, serta 5 orang asisten yang direkrut oleh Program Studi.

Tabel 1.2. Tim Penyusun Laporan Evaluasi Diri (LED) Prodi S3 Ilmu Lingkungan

No Nama Posisi Deskripsi Tugas

1 Prof. Dr. Imron Zahri, MS Koordinator Memberikan arahan penyusunan borang LED dalam kerangka koordinasi kelembagaan internal maupun eksternal

2 Prof. Dr. Nurhayati, M.Si Koordinator Prodi

Memfasilitasi koordinasi antara Prodi dengan PPs, alumni dan pengguna lulusan dalam penyelenggaraan evaluasi diri 3 Dr. Dessy Adriani, S.P.,

M.Si

Anggota Mengkoordinasi dan

menyinkronisasikan isian borang di semua aspek evaluasi

4 Merza Agmalinda, SP Staf administrasi Mengumpulkan dan

mengarsipkan data-data yang diperlukan

5 Nova Wirdalya, S.Kom. Anggota tim asisten akreditasi

Mengumpulkan data pengisian di bidang pendidikan

6 Budi Wahyono ,SE Anggota tim asisten akreditasi

Mengumpulkan data pengisian di bidang keuangan, sarana dan prasarana serta pengabdian kepada masyarakat

7 Naqiah Utami, SE Anggota tim asisten akreditasi

Mengumpulkan data pengisian di bidang visi, misi, tujuan, strategi dan penelitian

8 Rahmad Riadi, SE Anggota tim asisten akreditasi

Mengumpulkan data pengisian di bidang tata pamong, tata kelola, kerjasama dan sumber daya manusia

9 Dodi Juniarto Anggota tim

asisten akreditasi

Mengumpulkan data pengisian di bidang mahasiswa, luaran dan capaian tridharma

C. MEKANISME KERJA PENYUSUNAN EVALUASI DIRI

Penyusunan LED di PPs UNSRI pada dasarnya merupakan kerja bersama yang melibatkan setiap unsur civitas akademik PPs. Proses penyusunan dokumen LED berdasarkan prinsip-prinsip kolegialitas dan team work, serta pembagian tanggung jawab

(24)

Laporan Evaluasi Diri Program Doktor Ilmu Lingkungan PPs UNSRI Tahun 2020 5 yang jelas. Pelibatan alumni dan user adalah sebagai responden yang diminta mengisi kuesioner evaluasi terhadap kinerja alumni dan layanan Prodi & PPs. Selain itu pelibatan beberapa alumni dalam tim penyusun LED turut memberikan khasanah informasi yang mewakili alumni. Adapun mekanisme dan tahap penyusunan dokumen bisa diuraikan sebagai berikut:

1. Pembentukan tim

Direktur membentuk tim penyusunan dokumen LED yang terdiri unsur PPs dan program studi. Setelah tim terbentuk, Direktur dan wakil Direktur memberikan pengarahan dan dilanjutkan dengan serangkaian pertemuan untuk pembekalan/pelatihan IAPS 4.0. Dalam tahap ini, tim juga menyepakati outline narasi untuk setiap aspek LED.

2. Pengumpulan Data

Tahap ini dimulai dengan melakukan identifikasi data-data yang dibutuhkan untuk masing-masing unsur LED, sumber data, dan cara untuk memperoleh data. Data yang dikumpulkan mencakup data- data sekunder berbasis arsip dan laporan, serta data- data primer yang diperoleh melalui survei dan FGD dengan para pihak (stakeholders).

3. Analisis Data

Set data yang dikumpulkan selanjutnya diolah sesuai dengan kebutuhan masing- masing aspek LED. Proses analisis sekaligus juga untuk memetakan ketercukupan informasi dan mengidentifikasi langkah untuk mencari data/informasi lebih lanjut yang dibutuhkan. Hasil analisis data selain untuk menyusun narasi LED juga untuk mengidentifikasi masalah-masalah yang dihadapi oleh Prodi dalam menjalankan fungsi- fungsi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

4. Identifikasi Akar Masalah dan Strategi Pengembangan

Salah satu aspek penting dalam LED adalah pemetaan masalah dan peluang yang dimiliki oleh Prodi untuk dalam menjalankan fungsi-fungsinya. Hasil analisis data dan pemetaan masalah selanjutnya dianalisis untuk menentukan akar masalah yang dihadapi oleh Prodi. Hasil pemetaan masalah (dan peluang) kemudian digunakan untuk menyusun strategi pengembangan Prodi.

5. Penyusunan Dokumen

Tahap ini dimulai dengan penyusunan draf LED dengan menggunakan berbagai data/informasi yang relevan. Dalam prosesnya, draf dokumen didiskusikan dalam sejumlah kegiatan rapat koordinasi, workshop, dan forum sinkronisasi antara PPs dan prodi. Draf dokumen yang sudah disinkronisasikan selanjutnya direview oleh tim Jaminan Mutu Universitas. Hasil perbaikan setelah proses review menjadi dokumen akhir yang diserahkan ke BAN PT untuk proses review lebih lanjut.

Di level Prodi, penyusunan Laporan Evaluasi Diri berlangsung dengan mekanisme sebagai berikut:

1) Pembentukan tim penyusunan laporan evaluasi diri.

2) Penyusunan jadwal kegiatan dan pembagian tugas kepada seluruh anggota tim.

berdasarkan kategori standarisasi yang berlaku dan identifikasi sumber-sumber data dan identifikasi kontak pihak-pihak yang akan dilibatkan dalam proses penyusunan dokumen.

3) Pengumpulan data dari unit-unit kerja yang relevan di dalam program studi, PPs maupun universitas. Dalam tahap ini tim juga menghadiri sosialisasi dan koordinasi yang

(25)

Laporan Evaluasi Diri Program Doktor Ilmu Lingkungan PPs UNSRI Tahun 2020 6 berlangsung secara simultan di level PPs bersama program studi lain yang bertugas

mengisi borang dan di universitas.

4) Pengisian data ke dalam template borang dan penarasian data yang sudah direkapitulasi.

5) Analisis kekuatan, kelemahan, peluang dan tantangan yang tercantum di dalam borang untuk dipetakan menjadi strategi pengelolaan ke depan

6) Tinjauan oleh Ketua Program Studi.

7) Pengumpulan dokumen isian borang kepada Kantor Jaminan Mutu PPs untuk didaftarkan mengikuti simulasi bersama kantor Jaminan Mutu UNSRI.

8) Pembahasan aspek-aspek borang yang perlu disempurnakan dan finalisasi borang 9) Pengumpulan laporan evaluasi diri secara Online.

Secara lebih detail, timeline penyusunan LED dan capaian pada masing-masing tahap penyusunan dapat dilihat pada Tabel I.3:

Tabel I.3. Timeline Penyusunan LED

No. KEGIATAN TARGET CAPAIAN

TARGET WAKTU

Maret April Mei

I II III IV I II III IV I II III IV

1 Pembentukan tim penyusun LED dan LKPS

SDM tim task force LED disepakati 2 Sosialisasi instrumen

LPKS dan LED 9 kriteria BAN PT

Penyusunan jadwal kegiatan dan pembagian tugas 3 Pengumpulan validasi dan

verifikasi data

Pengumpulan data dari dosen, unit kerja

yang baik

dilingkungan PPs, fakultas maupun Universitas 4 Penyiapan naskah LED oleh

penanggungjawab dan anggota masing-masing kriteria

Penyusunan naskah di bawah asistensi reviwer internal 5 Koordinasi tim dalam rapat

pelaporan dan sinkronisasi isi LED

Pelaporan kemajuan pengisian LED 6 Rapat penyusunan LED

bersama tim masing-masing kriteria

Pembahasan setiap kriteria

7 Rapat bersama tim penyusun LED

Pembahasan semua Kekurangan di setiap kriteria 8 Rapat bersama tim kriteria

dengan tim reviwer internal

Pembahasan masing- masing isi kriteria 9 Perbaikan dan

penyempurnaan Isi LED

Masing-masing Tim kriteria

sudah melakukan perbaikan sesuai arahan tim

reviewer internal 10 Finalisasi penyusunan LED

S3 IL

Pembahasan bagian- bagian yang perlu disempurnakan, dan finalisasi isi LED 11 Submit naskah akreditasi ke

SAPTO BAN PT

(26)

Laporan Evaluasi Diri Program Doktor Ilmu Lingkungan PPs UNSRI Tahun 2020 7

BAB. II

LAPORAN EVALUASI DIRI

A. KONDISI EKSTERNAL

Perkembangan masyarakat pada tatanan nasional dan global memberikan tantangan dan peluang tersendiri bagi perguruan tinggi. Perguruan tinggi mesti merespons secara cepat perkembangan revolusi industri 4.0 yang ditandai dengan masifnya perkembangan dan penggunaan teknologi informasi yang banyak mempengaruhi dan merombak tatanan kehidupan masyarakat, ekonomi, dan politik. Sebagai konsekuensi dari hal itu adalah banyak institusi dan mekanisme tata kelola kehidupan yang selama ini sudah mapan, menjadi tidak lagi relevan dan bahkan punah.

Perkembangan revolusi industri 4.0 mengharuskan pihak Universitas untuk melakukan redefinisi dan penataan ulang berbagai pranata sosial, ekonomi, dan politik. Gagal melakukan hal itu akan membawa konsekuensi terjadinya kehilangan relevansi berbagai sistem. Oleh karena itu, Universitas perlu memiliki kesadaran dan kebutuhan untuk merespon tantangan sosial, ekonomi, dan politik baru sebagai akibat dari perkembangan digital yang telah mengakibatkan terjadinya disrupsi berbagai sendi kehidupan.

Universitas selalu dihadapkan pada kebutuhan untuk menangkap selalu relevan dengan kebutuhan jamannya. Perkembangan universitas selalu terkait dengan tuntutan perkembangan peradaban manusia. Pada era awal, Universitas 1.0 ditandai dengan karakter keilmuan yang bersifat metafisik yang memahami aspek-aspek normatif kehidupan. Tradisi ini tumbuh pada abad pertengahan Eropa. Selanjutnya, versi universitas 2.0 lahir pada era masyarakat industrialisasi dan pasca industrialisasi, di mana fungsi utamanya adalah menghasilkan riset-riset yang didorong oleh kebutuhan teknologi yang menopang industrialisasi dan pembangunan ekonomi. Setelah itu, generasi universitas 3.0 digambarkan sebagai entrepreneurial university, di mana universitas melayani berbagai kepentingan segmen masyarakat, tetapi yang paling utama adalah memenuhi kepentingan internalnya untuk bertahan menghadapi persaingan (Ronald Barnett, 2015).

Pada era sekarang, zaman now, generasi universitas 4.0 merupakan perkembangan paling kontemporer, di mana universitas dihadapkan pada perubahan besar lanskap sosial, ekonomi, politik, sebagai akibat revolusi teknologi digital. Dahsyatnya pertumbuhan sistem informasi teknologi, big data, artificial intelligence, online learning, teknologi 3D, dan sebagainya menuntut universitas untuk bergerak cepat dan cermat dalam mendefinisikan peran dan menyesuaikan karakter institusionalnya. Dengan begitu, Universitas diharapkan tetap relevan dengan perkembangan dan perubahan yang terjadi. Gagal melakukan hal itu akan membawa konsekuensi terlindas dan tertindasnya sistem universitas.

Program Doktor (S3) Ilmu Lingkungan PPs UNSRI, sepenuhnya memperhatikan perubahan- perubahan mendasar tersebut. Karena itu pihak manajemen terus memikirkan dan mengembangkan inovasi pengelolaan kampus yang memungkinkan untuk tetap berkembang dan bahkan mengambil manfaat kemajuan dari perkembangan revolusi industri 4.0. Sebagai institusi yang bertanggung jawab dalam mendidik generasi dan pemimpin masa depan, Program S3 Ilmu Lingkungan PPs UNSRI memastikan perubahan sistem dan penyediaan lingkungan pembelajaran. Dengan begitu, mahasiswa dan segenap civitas akademika menjadi pembelajar yang bisa menangkap dan beradaptasi dengan perubahan secara cepat

(27)

Laporan Evaluasi Diri Program Doktor Ilmu Lingkungan PPs UNSRI Tahun 2020 8 (agile powerful learner), sehingga memiliki kemampuan untuk mengikuti dan bahkan menjadi agen perubahan yang aktif.

Perkembangan yang terjadi selama ini telah mampu membawa perubahan mendasar dalam kehidupan sosial-budaya, politik, dan ekonomi. Dari sisi sosial budaya ada pergeseran terkait dengan pola perilaku masyarakat dalam berkomunikasi dan semakin berkembangnya media sosial sebagai instrumen perubahan budaya masyarakat. Arus informasi yang semakin deras juga. membuat semua perkembangan di berbagai belahan dunia bisa dengan mudah diterima dan diketahui masyarakat pada saat yang bersamaan. Dari sisi lingkungan, juga terjadi pergeseran dimana pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan yang menyebabkan pencemaran lingkungan lintas batas negara, termasuk memperburuk dampak pemanasan global. Sementara dari sisi ekonomi ditandai dengan kemunculan berbagai bentuk ekonomi baru yang menggeser perimbangan kekuatan ekonomi global serta memperparah kerusakan dan pencemaran lingkungan.

Dalam kerangka untuk merespon perubahan-perubahan di atas, skema pengembangan Program Doktor (S3) Ilmu Lingkungan PPs UNSRI diarahkan melalui upaya-upaya yang mengadopsi cara berpikir dan pengenalan sistem digital dalam kehidupan kampus. Ini dilakukan dengan menyediakan berbagai fasilitas yang menopang mentalitas sharing and collaboration sebagai kunci menghadapi perubahan, penyediaan lingkungan creative (creative hub ecosystem), dan mendorong metode pembelajaran yang menekankan pada perpaduan antara aspek-aspek kegiatan yang bersifat kognitif dan afektif, serta pemanfaatan secara optimal teknologi digital. Pengembangan inisiatif-inisiatif menuju universitas 4.0 ini tidak semata ditujukan untuk menghasilkan generasi baru lulusan perguruan tinggi yang memiliki karakter pembelajar kuat dalam menghadapi masa depan yang tidak menentu atau unpredictable, namun juga meletakkan model konkret bagi transformasi tata kelola perguruan tinggi yang mampu beradaptasi secara cepat dan memanfaatkan perubahan revolusioner di abad digital.

Dalam aspek yang lebih kecil atau mikro, arah pengembangan Program Studi juga dimaksudkan untuk merespon atas sejumlah tantangan berupa aspek daya saing, kebutuhan pengguna lulusan, sumber calon mahasiswa, calon dosen, tenaga kependidikan, perubahan sistem pendidikan, dan kebutuhan masyarakat secara luas. Dalam aspek pesaing, sudah mulai banyak universitas yang mengembangkan Program Doktor Ilmu Lingkungan. Untuk itu, PPs mendorong agar Program Studi Doktor Ilmu Lingkungan PPs UNSRI memiliki karakteristik yang khas yakni ekologi lahan basah sebagaimana tertuang dalam desain kurikulum dan memperkuat PPs UNSRI.

Dari sisi kebutuhan pengguna, alumni Prodi S3 Ilmu Lingkungan diharapkan memiliki skill yang kuat untuk menghadapi berbagai perubahan masyarakat sebagai akibat revolusi industri 4.0 sebagaimana dipaparkan di atas. Sementara dari sisi calon mahasiswa, selain berasal dari berbagai instansi yang relevan, ada kecenderungan semakin banyak mahasiswa yang berasal dari fresh graduate. Sementara itu untuk calon dosen, terutama yang memiliki kualifikasi pendidikan dan pengetahuan yang memadai dengan kajian Ilmu Lingkungan. Sementara dari aspek tenaga kependidikan, adanya sistem perencanaan yang kuat di PPs UNSRI memungkinkan Prodi memperoleh sumber daya manusia pendukung yang sesuai dengan kebutuhan.

Lebih lanjut, dalam aspek pengajaran, semakin kuatnya pemanfaatan teknologi digital juga mendorong Prodi untuk mulai memperkaya proses pembelajaran dengan menggunakan berbagai sumber digital maupun metode pengajaran yang memanfaatkan perkembangan

(28)

Laporan Evaluasi Diri Program Doktor Ilmu Lingkungan PPs UNSRI Tahun 2020 9 teknologi informasi. Kuliah online sudah terbiasa dijalankan oleh dosen-dosen S3 Ilmu Lingkungan PPs UNSRI.

Berbagai pemetaan tantangan tersebut kemudian direspon dalam rencana pengembangan Prodi Doktor Ilmu Lingkungan. Sebagai sebuah Prodi yang berorientasi pada penciptaan lulusan yang menyokong nilai-nilai wawasan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan, Program Studi S3 Ilmu Lingkungan tumbuh dan berkembang dalam lingkungan nasional dan internasional yang dinamis. Kondisi-kondisi eksternal selalu diperlakukan sebagai faktor pendorong bagi penguatan kelembagaan secara internal. Di level internasional, sejak lama sejumlah mahasiswa mengikuti program peningkatan mutu publikasi internasional (PKPI) atau sandwick-like. Dalam program ini mahasiswa diberi kesempatan untuk internship di lembaga terkemuka di luar negeri serta menghasilkan publikasi internasional yang ditargetkan. Negara-negara tempat program ini adalah Taiwan, Brazil, Jerman, China, Malaysia dan Jepang. Visi yang berorientasi permasalahan lingkungan regional sebagaimana akan dipaparkan di dalam bagian berikutnya adalah bentuk integrasi kondisi eksternal dan internal dalam menyusun rancangan pengembangan Prodi. Dari segi komposisi keilmuan, Dosen Tetap Program Studi (DTPS) menyelesaikan program doktoral dari universitas-universitas ternama di Asia, Eropa, Australia dan Amerika. Namun demikian, penelitian-penelitian doktoral yang dilakukan pada umumnya sangat berkonteks permasalahan lingkungan pada umumnya. Hal ini sangat mewarnai perkembangan dan peningkatan substansi pembelajaran dan pembentukan keahlian mahasiswa di bidang peminatannya. Program Studi S3 Ilmu Lingkungan memastikan perkembangan lembaga dengan jalan memperhatikan kecenderungan terkini keilmuan di bidang lingkungan secara seksama. Upaya ini secara reguler dilakukan dengan meninjau kurikulum program studi.

Upaya lain juga dilakukan untuk mempertegas sisi-sisi kekhasan program studi dan merumuskan CPL yang responsif terhadap kemajuan ilmu lingkungan terkini. Proses ini melibatkan mahasiswa, dosen pengampu, alumni dan pengguna lulusan mengidentifikasi kondisi-kondisi eksternal yang mengharuskan program studi menyelaraskan desain program Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan kebutuhan akan pengetahuan, sikap dan keterampilan masyarakat global.

Untuk mendorong kualitas internasionalisasi dalam jangka panjang, program studi-program studi yang dipilih sebagai target benchmarking adalah yang pernah menjadi tujuan belajar Dosen Tetap Program Studi (DTPS). Selain itu, program yang sudah pernah menjalin afiliasi dalam bentuk kegiatan-kegiatan pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat secara intensif selama 5 tahun terakhir juga menjadi bagian dari proses ini. Dari hasil benchmarking, Prodi S3 Ilmu Lingkungan mengembangkan capaian pembelajaran lulusan (CPL) yang menjamin ketercakupan dimensi pengetahuan, sikap dan keterampilan, keseimbangan antara pengembangan kapasitas keilmuan dengan kapasitas profesional lulusan, serta keberlanjutan implementasi ilmu pengetahuan yang didapatkan selama program berlangsung.

Sebagai sebuah Prodi yang berorientasi pada penciptaan lulusan yang menyokong nilai-nilai wawasan lingkungan dan mempunyai kemampuan untuk kerja multidisiplin, interdisiplin dan transdisiplin, Program Studi Doktor Ilmu Lingkungan tumbuh dan berkembang dalam lingkungan nasional dan internasional yang dinamis. Kondisi-kondisi eksternal selalu diperlakukan sebagai faktor pendorong bagi penguatan kelembagaan secara internal.

Perubahan-perubahan lingkungan di wilayah tanah air dan ASEAN memberikan pengaruh yang dominan dalam pengembangan substansi keilmuan. Kebakaran lahan dan hutan pada

(29)

Laporan Evaluasi Diri Program Doktor Ilmu Lingkungan PPs UNSRI Tahun 2020 10 saat kemarau panjang serta kejadian banjir di musim penghujan, penggunaan pestisida secara intensif pada areal pertanian di Sumatera Selatan khususnya di lahan basah dan epidemiologi penyakit berasal dari vektor masih mempengaruhi arah penelitian dan pengabdian pada masyarakat program studi.

Visi Prodi S3 Ilmu Lingkungan yang berorientasi lingkungan lahan basah adalah bentuk integrasi kondisi eksternal dan internal dalam menyusun rancangan pengembangan Prodi.

Dari segi komposisi keilmuan, Dosen Tetap Program Studi (DTPS) menyelesaikan program doktoral dari universitas-universitas ternama di Asia, Eropa dan Amerika. Namun demikian, penelitian-penelitian doktoral yang dilakukan pada umumnya sangat berkonteks lahan basah. Hal ini sangat mewarnai perkembangan dan peningkatan substansi pembelajaran dan pembentukan keahlian mahasiswa di bidang peminatannya.

Program Studi S3 Ilmu Lingkungan memastikan perkembangan lembaga memperhatikan kecenderungan terkini keilmuan di bidang lingkungan secara seksama. Upaya ini secara reguler dilakukan dengan meninjau kurikulum program studi. Di tahun 2018, sebagai bagian dari tinjauan kurikulum, Prodi melakukan online benchmarking dengan menganalisa posisi program studi terhadap 5 program S3 Ilmu Lingkungan di Indonesia. Hal ini dimaksudkan untuk melihat sejauh mana Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) yang disusun oleh Program Studi sejalan dengan dinamika di universitas-universitas tujuan benchmarking.

Upaya ini juga mempertegas sisi-sisi kekhasan program studi dan merumuskan CPL yang responsif terhadap kemajuan ilmu lingkungan terkini. Proses ini melibatkan mahasiswa, dosen pengampu, alumni dan pengguna lulusan mengidentifikasi kondisi-kondisi eksternal yang mengharuskan program studi menyelaraskan desain program Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan kebutuhan akan pengetahuan dan teknologi lingkungan serta kemampuan untuk mengelola permasalahan lingkungan di perusahaan dan ekosistem lahan basah.

Dari sisi daya saing, program studi S3 Ilmu Lingkungan menawarkan kompetensi khas dan spesialisasi pembelajaran tingkat lanjut yang sangat spesifik. Pengguna lulusan Program Doktor Ilmu Lingkungan tidak terbatas pada perguruan tinggi, pusat penelitian dan organisasi pemerintah daerah yang secara tradisional berperan dalam implementasi pengelolaan lingkungan. Cakupan pengguna lulusan berkembang secara luas meliputi pula lembaga- lembaga pendidikan tinggi yang mengajarkan ilmu dan teknologi lingkungan, pemerintah daerah, pusat penelitian, lembaga swadaya masyarakat dan lain-lain.

Sejauh ini, sumber calon mahasiswa mayoritas adalah lembaga-lembaga pendidikan tinggi – milik pemerintah dan swasta yang mengajarkan ilmu lingkungan dan kesehatan lingkungan.

Sumber mahasiswa lainnya adalah organisasi pemerintah daerah di wilayah Sumatera Bagian Selatan. Hal ini tidak terlepas dari karakteristik pengguna lulusan yang juga adalah lembaga-lembaga pendidikan tinggi karena hampir separuh dari lulusan Program Studi membangun karir sebagai tenaga pengajar. Input dosen Program Studi mayoritas adalah Dosen Tetap Program Studi (DTPS) Kesehatan Lingkungan, program studi Teknik dan sebagainya. Aspek-aspek eksternal juga membentuk komposisi mahasiswa yang sedang dan pernah belajar di Prodi. Setiap tahun, prodi menjadi tuan rumah bagi mahasiswa yang belajar sebagai mahasiswa penuh waktu dengan beragam skema kerjasama nasional yang difasilitasi oleh PPs UNSRI serta Universitas Sriwijaya. Komposisi input yang bervariasi dengan demikian merupakan salah satu kekuatan Prodi. Meskipun didominasi oleh lulusan S2 yang berasal dari Magister Kesehatan Masyarakat, mahasiswa yang mengikuti program S3 Ilmu Lingkungan juga mencerminkan kekayaan latar belakang ilmu yang lain seperti Ilmu Pertanian, Ilmu Teknik, planologi dan Ilmu Sosial. Sumber tenaga kependidikan disesuaikan

Gambar

Tabel 1.1.  Tim penyusun Laporan Evaluasi Diri (LED) PPs UNSRI
Gambar 1.1.  Struktur Organisasi PPs UNSRI  Direktur Program Pascasarjana
Gambar 2.3.   Lingkup kerjasama Prodi S3 Ilmu Lingkungan PPs UNSRI (2016-2019)                          (Sumber : Tabel 1 LKPS)
Tabel 2.1  Indeks Kinerja Utama   No  Standar yang
+7

Referensi

Dokumen terkait

(OJS) versi Bahasa Indonesia. Dengan menerbitkan Jurnal BACA, PDII-LIPI berharap bahwa terbitannya dapat menjadi publikasi ilmiah terdepan di Indonesia dalam bidang

kurikulum yang mempertimbangkan keterkaitan dengan visi dan misi (mandat) perguruan tinggi, pengembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan stakeholders. Ketersediaan

Terindeks di : SINTA 2 Kategori Publikasi Jurnal Ilmiah beri √ pada kategori yang tepat : Jurnal Ilmiah Internasional Bereputasi Jurnal Ilmiah Internasional Jurnal Ilmiah Nasional

* Tuliskan sumber pendanaan baik dari skema pengabdian kepada masyarakat DRPM maupun dari sumber lainnya. Publikasi Artikel Ilmiah Dalam Jurnal dalam 5

Terindeks di Scimagojr Q3 SJR 0.13 Kategori Publikasi Jurnal Ilmiah beri √pada kategori yang tepat √ Jurnal Ilmiah Internasional/Internasional bereputasi* Jurnal Ilmiah Nasional

10 LAMPIRAN 2 RUNDOWN ACARA SEMINAR NASIONAL S3 ILMU KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA “Advanced Scientific Writing: Kiat Menyiapkan Artikel Ilmiah untuk Dipublikasikan pada Jurnal

Terideks di Scimagojr/ Thomson Reuter ISI Knowledge atau : Kategori Publikasi Jurnal Ilmiahberi pada kategori yang : Jurnal Ilmiah Internasional tepat  Jurnal Ilmiah Nasional

Terindeks di Scimagojr Q3 SJR 0.13 Kategori Publikasi Jurnal Ilmiah beri √pada kategori yang tepat √ Jurnal Ilmiah Internasional/Internasional bereputasi* Jurnal Ilmiah Nasional