• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

BAB II. LAPORAN EVALUASI DIRI

C. KRITERIA

C.8. PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilakukan oleh Program S3 Ilmu Lingkungan UNSRI memiliki tujuan untuk pemecahan masalah lingkungan hidup di Sumatera Selatan.

Hal ini selaras dengan misi dari Program Pascasarjana dalam melaksanakan pendidikan, penelitian dan PkM yang bermanfaat bagi masyarakat luas guna mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan PkM ini direncanakan sesuai dengan kebijakan-kebijakan Universitas Sriwijaya berupa Rencana Induk Pengembangan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (RIP P2M) Tahun 2016-2020. Kegiatan PkM ini dilakukan oleh dosen-dosen dan mahasiswa Program S3 Ilmu Lingkungan. Selain melalui jalur terpusat yakni melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Program S3 Ilmu Lingkungan PPs UNSRI melakukan sendiri program-program PkM yang melibatkan mahasiswa dan dosen PPs UNSRI.

Kegiatan PkM yang dilaksanakan berupa aplikasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) di sejumlah desa binaan UNSRI dan mitra UNSRI. Pelaksanaan kegiatan PKM meliputi pemberian pelatihan dan jasa konsultasi, keterlibatan dalam penanaman pohon di wilayah DAS dan kebunraya, AMDAL, Restorasi Lahan Gambut, Penyelesaian Sengketa Lingkungan, Penyusunan daya dukung daya tampung lingkungan, pemanfaatan limbah kotoran sapi, Social mapping, pembinaan perikanan air tawar, keanekaan hayati dan penyusunan struktur basis data system informasi tata ruang. Tema lain adalah aplikasi IPTEK pada PkM Prodi S3 Ilmu Lingkungan berupa sosialisasi, penyuluhan, bimbingan teknis, pelatihan dan pendampingan masyarakat, pembinaan dan pengembangan usaha, introduksi, pengolahan dan penerapan teknologi. Kegiatan PkM ini ditujukan kepada masyarakat sekitar dalam merespon berbagai kebutuhan dan masalah yang ada di lingkungannya. Dalam kegiatan PkM melibatkan pihak mitra yaitu masyarakat sipil, pemerintah setempat, perusahaan, kelompok petani, dan lainnya.

PkM diselenggarakan dalam bentuk program kerjasama melibatkan pemangku kepentingan (multi-stakeholder) dengan dukungan hibah PkM yang diterima dari tingkat universitas dan PPs. Ada beberapa kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan mahasiswa.

Laporan Evaluasi Diri Program Doktor Ilmu Lingkungan PPs UNSRI Tahun 2020 109 Program S3 Ilmu Lingkungan diantaranya adalah kunjungan lapangan dan seminar baik nasional ataupun internasional serta dalam kegiatan perkumpulan alumni Ikatan Doktor Ilmu Lingkungan (IKADIL) (Gambar 8.1).

Gambar 8. 1. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang melibatkan Mahasiswa S3 Ilmu Lingkungan dan alumni S3 IL.

Keterlibatan mahasiswa bertujuan untuk memberikan pembelajaran kemampuan penelitian berkaitan dengan penyelesaian disertasi mereka. Mekanisme pemantauan untuk penjaminan mutu dan peningkatan mutu kegiatan PkM dilakukan melalui Rapat Kerja Program Pascasarjana jika kegiatan PkM dilakukan oleh prodi, dan melalui rapat kerja di LPPM UNSRI jika sumber pembiayaan dari LPPM UNSRI . Setelah berakhirnya pelaksanaan kegiatan PkM akan dipaparkan setiap individu ataupun kelompok tim pada kegiatan monitoring yang dilaksanakan oleh Program S3 Ilmu Lingkungan ataupun LPPM UNSRI.

2. Kebijakan

Acuan Program S3 Ilmu Lingkungan Program Pascasarjana UNSRI dalam pelaksaaan PkM dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, adalah sebagai berikut:

1) Peraturan Menteri Riset, Teknologi, Dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2018 Tentang Statuta Universitas Sriwijaya

2) Rencana Induk Pengembangan PPM UNSRI 2016-2020 yang merupakan Kebijakan umum LPPM

RIP Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Universitas Sriwijaya

UNSRI memiliki Rencana Induk Pengembangan Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Universitas Sriwijaya (Tahun 2016-2020) yang direvisi tahun 2017. Rencana Induk Pengembangan (RIP) Penelitian dan Pengabdian Masyarakat ini merupakan arahan kebijakan dalam pengelolaan penelitian dan pengabdian masyarakat di UNSRI untuk kurun waktu 2016-2020. Jenis kegiatan pengabdian masyarakat berupa pembinaan dan pelatihan, pendampingan, introduksi, innovási, dan aplikasi IPTEK kepada masyarakat dan UMKM serta keterlibatan dalam kegiatan penanggulangan Bencana Alam. Pengabdian Masyarakat

Laporan Evaluasi Diri Program Doktor Ilmu Lingkungan PPs UNSRI Tahun 2020 110 sejalan dengan Penelitian yaitu berbasis sumberdaya lokal (pangan, energi, lingkungan dan keanekaragaman hayati) yaitu antara lain tanaman pangan di rawa lebak pasang surut,budidaya ikan, daging sapi dan itik pegagan, pengendalian limbah cair, biodiesel dan sebagainya. Berdasarkan evaluasi diri dan analisis yang dilakukan, maka garis besar program lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat akan diarahkan untuk :

1) Meningkatkan jumlah dan kualitas penelitian dan pengabdian masyarakat.

2) Mengembangkan dan meningkatkan kerjasama penelitian.

3) Meningkatkan optimalisasi pemanfaatan laboratorium melalui kegiatan penelitian.

4) Mengembangkan penelitian berbasis SDA khususnya lahan rawa.

5) Pengembangan database dan sistem informasi penelitian dan pengabdian masyarakat.

6) Mengembangkan RIP dan RoadmapUnggulan berbasis SDA.

7) Mengoptimalkan fungsi Pusat Kajian.

8) Meningkatkan sosialiasi, pelatihan untuk pengembangan publikasi ilmiah (jurnal, paten, dll).

9) Meningkatkan akreditasi laboratorium/UPT dan Lembaga.Meningkatkan pencitraan dan penjaminan mutu penelitian dan pengabdian masyarakat.

10) Memfokuskan penelitian dan pengabdian masyarakat pada RIP dan Roadmap Unggulan UNSRI.

11) Mengikuti perkembangan kemajuan teknologi dan pengembangan ilmu melalui percepatan penelitian IPTEK.

12) Meningkatkan sosialisasi dan kerjasama industri.

13) Meningkatkan kerjasama penelitian dan pengabdian masyarakat antar lembaga/insitusi.

14) Meningkatkan alokasi dana penelitian dan pengabdian masyarakat untuk fungsi kajian;

UPT/ dosen.

15) Meningkatkan kegiatan pameran/seminar hasil-hasil penelitian ke dunia luar Kesesuaian PkM dengan RIP P2M

Tema-tema PkM yang dilakukan oleh dosen-dosen Program S3 Ilmu Lingkungan UNSRI untuk merespon masalah-masalah sosial dan lingkungan yang muncul, telah sejalan RIP P2M UNSRI 2016-2020. Strategi PkM yang dilakukan dosen-dosen dan mahasiswa Program S3 Ilmu Lingkungan mengikuti tahapan-tahapan Tri Dharma seperti yang tertuang dalam RIP P2M, yaitu Tahap 0 (2017): Optimalisasi Sumberdaya dari kondisi yang ada saat ini, Tahap 1 (2018): Tridharma 3.0 – Mewujudkan tridharma yang menghasilkan sumberdaya, Tahap 2 (2019-2020): Tridharma 2.0 - Mengembangkan laboratorium untuk memperkaya ilmu terapan, meningkatkan kualitas mahasiswa, dan menyelesaikan masalah sosial dan lingkungan, dan Tahap 3 (2020): Tridharma 1.0 – Melakukan diseminasi ilmu murni. Secara nyata hal ini dapat dilihat melalui bentuk kegiatan dalam roadmap yang terwakili oleh program PkM DTPS Prodi S3 IL UNSRI.

Evaluasi Kesesuaian PkM dengan RIP P2M

Sesuai dengan indikator yang ditetapkan dalam renstra PPs untuk menjawab isu strategis, Program Pascasarjana UNSRI menyelenggarakan program-program PkM pada tahun 2017-2019, sebagai berikut:

a. Pada tahun 2017, terlaksana program Hibah Pengabdian Masyarakat yang mensyaratkan pelibatan dosen lintas prodi di Program Pascasarjana UNSRI. Sasaran program ini yaitu staf pengajar dan staf peneliti di Program Pascasarjana UNSRI yang menerima hibah PkM Tahun 2016 dan sebelumnya.

Laporan Evaluasi Diri Program Doktor Ilmu Lingkungan PPs UNSRI Tahun 2020 111 b. Pada tahun 2018, terlaksana program Hibah Hilirisasi PkM PPs UNSRI berupa kegiatan

advokasi kebijakan dan pengabdian kepada masyarakat. Sasaran program yaitu staf pengajar dan staf peneliti di Program Pascasarjana ri yang menerima Hibah Kolaboratif Pengabdian Tahun 2017 dan sebelumnya dengan target luaran terselenggaranya kegiatan pengabdian masyarakat dan policy brief; dan

c. Seperti halnya program tahun 2018, pada tahun 2019 program Hibah Hilirisasi Pengabdian Program Pascasarjana tetap dilanjutkan dalam bentuk kegiatan advokasi kebijakan dan pengabdian kepada masyarakat. Sasaran program yaitu staf pengajar dan staf peneliti di Program Pascasarjana penerima Hibah Kolaboratif Pengabdian Tahun 2018 dan sebelumnya dengan target luaran terselenggaranya kegiatan pengabdian masyarakat dan policy brief.

Evaluasi kesesuaian PkM dengan RIP Penelitian dan Pengabdian Masyarakat dilakukan oleh LPPM. Evaluasi dilakukan selama periode pelaksanaan hibah penelitian dan pengabdian masyarakat setiap 3 bulan. Evaluasi dilakukan sejak dari fase pengajuan proposal melalui mekanisme blind review, fase pelaksanaan melalui mekanisme progress report, serta fase pelaporan melalui laporan kegiatan dan diseminasi penelitian hasil kegiatan pengabdian yang disampaikan pada dosen-dosen dan mahasiswa.

Hasil evaluasi untuk perbaikan relevansi PkM dan Pengembangan keilmuan program studi

Hasil evaluasi program PkM UNSRI di akhir tahun menjadi basis bagi perbaikan penyelenggaran kegiatan serupa di tahun berikutnya. Hasil evaluasi ditindaklanjuti untuk memperbaiki relevansi pengabdian kepada masyarakat dan advokasi yang dilakukan dosen pada tahun berikutnya.

PkM yang dilakukan dosen juga sudah sesuai dengan tahapan-tahapan yang ditentukan dalam RIP P2M UNSRI. PkM yang diselenggarakan pada tahun 2017, yaitu berfokus pada optimalisasi sumber daya yang tersedia di desa binaan UNSRI. Hal ini berbeda pada implementasi tahun 2018 dimana PkM pengelolaan sampah menitikberatkan pada usaha untuk menghasilkan sumber daya baru dengan meningkatkan nilai tambah sampah yang dapat menjadi sumber daya baru. Kesesuaian PkM dosen yang dibahas pada rapat rutin LPPM UNSRI. Selain itu, untuk pengabdian dalam bentuk seminar dan melakukan kunjungan ke perusahaan yang mencemari lingkungan dilakukan dalam rapat yang dilakukan oleh Prodi dihadiri oleh pimpinan Program Pascasarjana. Hal ini bertujuan untuk menjamin bahwa pelaksanaan kegiatan-kegiatan PkM menggunakan kapasitas sumber daya dan fasilitas memadai, terarah dan bersinergi.

3. Strategi Pencapaian Standar

Trend perkembangan jumlah judul pengabdian kepada Masyarakat yang bersumber dana dari perguruan tinggi memiliki jumlah yang lebih banyak dibandingkan yang bersumber dana dari luar perguruan tinggi. Hal ini dikarenakan tersedianya dana yang cukup dari Universitas untuk pelaksanaan pengabdian, sedangkan dana dari luar Universitas terbatas karena kurangnya kerjasama antara pihak perguruan tinggi dan pihak luar. Sesuai dengan kebijakan-kebijakan yang menjadi dasar pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM), Program S3 Ilmu Lingkungan mengembangkan PkM dalam beberapat standard, sebagai berikut:

Laporan Evaluasi Diri Program Doktor Ilmu Lingkungan PPs UNSRI Tahun 2020 112 a. Peningkatan mutu pada database PkM melalui sistem online, yaitu dilakukan secara

terpusat di LPPM UNSRI sehingga dapat membangun sistem database online untuk mempermudah dalam inventarisasi dan update data PkM.

b. Peningkatan jumlah kegiatan PkM dengan strategi pengembangan, yaitu Perencanaan kegiatan PkM yang melibatkan dosen dan mahasiswa dan Pengembangan tema unggulan sesuai dengan sumber daya lokal yang ada.

c. Pengembangan kerjasama (MoU) dengan mitra lokal, nasional ataupun internasional;

d. Pengembangan Desa binaan kegiatan PkM melalui pendanaan khusus dari Universitas ataupun Program Pasarjana UNSRI kepada Desa-desa terpilih untuk dibina.

e. Peningkatan mutu sumberdaya manusia dalam penyelenggaraan kegiatan PkM melalui pelatihan/workshop/seminar dengan mengundang narasumber yang professional.

f. Integrasi kegiatan PkM dengan seminar dan kuliah umum;

g. Peningkatan kualitas dan kuantitas produk hasil kegiatan PkM sehingga dapat meningkatkan mutu inovasi dari kegiatan PkM.

h. Peningkatan anggaran biaya untuk kegiatan PkM di lapangan, seminar diseminasi hasil kegiatan PkM, publikasi kegiatan PkM, dan pencetakan yang dananya berasal dari Universitas maupun PPs.

Untuk terlaksananya keberlangsungan standar yang ditetapkan dan proses pencapaiannya, maka Program S3 Ilmu Lingkungan menerapkan pengawasan berupa evaluasi dan monitoring melalui kegiatan yang diselenggarakan oleh Program S3 Ilmu Lingkungan dan PPs UNSRI.

Pada Kegiatan PkM Program S3 Ilmu Lingkungan dilakukan kolaborasi antar dosen dan mahasiswa sebagai wujud transfer ilmu dan sharing pengalaman secara langsung, dan juga melakukan perluasan jejaring dengan mitra dan stakeholder sehingga terjalin bentuk kerjasama yang baik. Selain itu, kolaborasi juga dilakukan pada lintas disiplin ilmu dengan tujuan untuk lebih mengoptimalkan strategi dalam pemecahan masalah yang ada di masyarakat.

Evaluasi ketercapaian dari PkM yang dilakukan oleh para dosen dan mahasiswa Program S3 Ilmu Lingkungan berupa evaluasi dan monitoring yang diselenggarakan oleh LPPM UNSRI dari hibah pengabdian kepada masyarakat. PkM yang dilakukan oleh dosen Program S3 Ilmu Lingkungan selama ini berupa pelaksanaan pengabdian yang memperoleh sumber dana dari PNBP, Dikti, Desa Binaan, Aplikasi Teknologi dan KKN Tematik. Selain itu Prodi melaksanakan kegiatan PkM berupa pelatihan-pelatihan, penyuluhan, seminar-seminar, kunjungan ke perusahaan dan masyarakat sekitar yang berkaitan dengan dampak lingkungan.

4. Indikator Kinerja Utama

Pencapaian sumberdaya yang dikeluarkan untuk kegiatan PkM selama 3 tahun terakhir selalu mengalami peningkatan dari tahun ke tahun sebagaimana dapat dilihat pada Gambar 8.2. Pada tahun TS-2 (2016-2017) dana yang dikeluarkan untuk PkM adalah sebesar Rp 210,1 juta, TS-1 (2017-2018) Rp 257, 77 juta dan TS (2018-2019) sebesar Rp 619,7 juta.

Adapun perkembangan jumlah judul PkM selama tiga tahun terakhir, untuk PkM dari luar perguruan tinggi mengalami pasang surut (Tabel 3.b.3 LKPS), sedangkan dari dana perguruan tinggi meningkat secara linear pada tiga tahun terakhir.

Laporan Evaluasi Diri Program Doktor Ilmu Lingkungan PPs UNSRI Tahun 2020 113

Jumlah judul

Tahun

0 100 200 300 400 500 600 700

TS-2 TS-1 TS

Jumlah Dana

Gambar 8.2 Perkembangan jumlah dana dalam tiga tahun terakhir

Dana PkM dari sumber dana luar PT adalah dari Aplikasi IPTEK, Dikti, Desa Binaan dan Inovasi dan KKn tematik. Tren perkembangan judul PkM sebagaimana disajikan pada Gambar 8.3.

0 5 10 15 20 25 30 35

TS-2 TS-1 TS

PT Luar PT

Gambar 8.3. Tren Perkembangan Jumlah Judul Pengabdian kepada Masyarakat 5. Indikator Kinerja Tambahan

Selain indikator kinerja utama di atas, Program Pascasarjana mendorong kegiatan PkM yang lebih mencerminkan integrasi antara mata kuliah dan kegiatan praktikum dengan kegiatan PkM. Selain itu, hasil kegiatan PkM yang dapat dimanfaatkan sebagai salah satu bahan perkuliahan juga menjadi indikator kinerja tambahan. Program S3 Ilmu Lingkungan UNSRI telah mengintegrasikan kegiatan PkM ke dalam pembelajaran mahasiswa. Pada tahun 2018 tercatat sebanyak 3 pengabdian dosen yang telah dimanfaatkan dan termanifestasikan dalam studi kasus dan proyek kelas. Integrasi ini berguna sebagai upaya pengembangan pembelajaran yang inovatif berdasarkan realita di masyarakat.

Laporan Evaluasi Diri Program Doktor Ilmu Lingkungan PPs UNSRI Tahun 2020 114 Pada dasarnya, PPs UNSRI telah memiliki beberapa keunggulan dalam pelaksanaan PkM, antara lain: kapasitas keilmuan dan kepakaran SDM (dosen, pegawai maupun mahasiswa) yang beragam; memiliki laboratorium untuk pengembangan ilmu guna merespon permasalahan lingkungan di lahan basah maupun permasalahan lingkungan secara umum;

memiliki kapasitas menghasilkan ilmu dan teknologi yang menjadi value preposition yang bisa digunakan masyarakat. Akan tetapi, hingga saat ini, Program Pascasarjana UNSRI juga masih menghadapi tantangan, antara lain: jangkauan wilayah kegiatan PkM masih belum merata; belum maksimalnya penggunaan database kegiatan PkM; jaringan kemitraan masih bersifat personal atau belum terinstitusionalisasikan; dan belum tersedianya rencana PkM dalam jangka panjang. Di sisi lain, PPs UNSRI memiliki sumberdaya yang dapat digunakan untuk peningkatan kuantitas dan kualitas PkM, yaitu: jaringan alumni yang tersebar luas, ketersediaan dana untuk pelaksanaan kegiatan PkM, memiliki beragam varian mitra baik dari masyarakat/komunitas, LSM, pemerintah dan kelompok bisnis.

6. Evaluasi Capaian Kinerja

Berdasarkan Renstra Program Pascasarjana UNSRI, diketahui bahwa Pengabdian kepada Masyarakat Program Pascasarjana UNSRI, setidaknya hingga tahun 2019 telah terpenuhi dua capaian kerja, antara lain:

1) Capaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Tahun 2017, yaitu telah tersusunnya rancangan kegiatan Pengabdian kepada masyarakat di level PPs UNSRI.

2) Capaian tahun 2018, yaitu terlaksananya sejumlah kegiatan PkM di level Program Pascasarjana dan Program Studi S3 Ikmu Lingkungan PPs UNSRI.

Evaluasi capaian kinerja PPs UNSRI dalam kegiatan PkM rutin dilakukan setiap tahunnya melalui rapat evaluasi hibah. Dalam evaluasi tersebut membahas hasil-hasil penelitian dan PkM yang telah dilakukan selama satu tahun. Evaluasi ini bertujuan untuk menjaring masukan mengenai kegiatan hibah penelitian dan PkM yang dilakukan guna mengembangkan kebijakan pelaksanaan hibah dan merumuskan skema-skema baru untuk perbaikan, peningkatan, penguatan, dan pengembangan program-program yang menjamin pencapaian seluruh indikator keberhasilan yang ditetapkan dalam Renstra Program Pascasarjana UNSRI 2016-2019.

Di level Program S3 Ilmu Lingkungan sejauh ini telah memenuhi capaian kinerja yang berlaku sesuai dengan ukuran dalam SN-DIKTI, sebagai berikut:

1) Program-program PkM yang diselenggarakan berdasar pada kesesuaian peta jalan PkM di level universitas, Program Pascasarjana dan program studi dengan jangka waktu yang didefinisikan dengan jelas. Hal ini karena dukungan kelembagaan yang kuat dalam jalur koordinasi Prodi, Pascasarjana dan Universitas melalui forum-forum yang difasilitasi oleh Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat;

2) Tema-tema PkM selalu sejalan dengan tema-tema mata kuliah yang diselenggarakan oleh Prodi dan secara proporsional memiliki relevansi dengan sejumlah bidang kajian utama prodi yakni Ekosistem lahan basah, Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan serta Agro-ekologi-indusrri. Hal ini dimungkinkan dengan adanya pemutakhiran kurikulum secara berkala yang mengintegrasikan isu-isu lokal ke dalam desain PkM di level Prodi;

3) Tema-tema PkM yang diselenggarakan juga selalu sejalan dengan agenda pengembangan penelitian Prodi yang diimplementasikan oleh dosen di bidang-bidang kompetensinya. Baik Program Pascasarjana maupun Universitas selalu menyediakan dukungan sumber daya finansial untuk memastikan bahwa setiap tahun dosen dapat

Laporan Evaluasi Diri Program Doktor Ilmu Lingkungan PPs UNSRI Tahun 2020 115 mengakses program PkM dengan baik. Oleh karenanya, sinergitas ini menjadi modalitas untuk menjaga integrasi antara aspek pendidikan, penelitian, dan PkM;

Program S3 Ilmu Lingkungan sendiri sudah mengintegrasikan keluaran PkM dengan perkuliahan. Integrasi ini berupa berbagai macam produk luaran, seperti studi kasus dan proyek kelas.Namun ada sejumlah catatan yang penting untuk diperhatikan terkait pelaksanaan PkM, yaitu:

1) Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan PkM masih belum seperti yang diharapkan. Hal ini terjadi karena sebagian besar kegiatan PkM diinisiasi oleh dosen dengan mengacu pada agenda pengajaran maupun penelitian yang cukup partikular. Tantangan ke depannya adalah bagaimana mendorong mahasiswa agar dapat menginisiasi kegiatan PkM. Di sisi lain, pada level Program Pascasarjana maupun Universitas.

2) Proses peer review terhadap kegiatan PkM yang diselenggarakan oleh Departemen perlu diperkuat lagi. Evaluasi eksternal menjadi bagian yang penting untuk memastikan ketepatgunaan kegiatan PkM; dan

3) Kegiatan PkM yang berjalan belum didiseminasikan secara luas kepada public, sehingga kemanfaatannya hanya dapat diakses oleh pemangku kepentingan yang masih terbatas. Hal ini dipengaruhi oleh terbatasnya sumber daya manusia yang dapat dialokasikan oleh Prodi untuk mengolah lebih lanjut hasil-hasil kegiatan PkM yang berjalan.

Dengan memperhatikan kelemahan-kelemahan yang ada, maka ada beberapa tindak lanjut yang perlu segera dilaksanakan, yaitu:

1) Prodi melakukan penjaringan tema PkM dari BKU yang diselenggarakan Prodi untuk lima minat studi. Dalam proses ini, mahasiswa diminta untuk mengusulkan satu tema untuk setiap BKU, sehingga pada akhir semester Prodi akan memiliki daftar tema PkM yang dapat didiskusikan untuk diurutkan berdasarkan prioritas di level Program Pascasarjana;

2) Prodi mengundang reviewer dari level Program Pascasarjana untuk memberikan masukan terhadap ketepatgunaan PkM; dan

3) Prodi menyiapkan rencana diseminasi kegiatan PkM, sehingga dapat ditindaklanjuti oleh pihak-pihak yang relevan dan menjadi bagian dari integrasi dengan proses pembelajaran dan penelitian. Prodi juga memanfaatkan jejaring dengan laboratorium Fakultas dan Institusi di luar UNSRI.

7. Penjaminan Mutu PkM

Program Pengabdian kepada Masyarakat merupakan bagian dari hilirisasi kegiatan penelitian dan pengolalaanya terpusat di Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Dalam menjamin mutu proses dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, LLPM memiliki prinsip kompetitif, adil, transparan dan disiplin dengan melalui serangkaian proses seleksi dalam skema hibah hilirisasi pengabdian. LLPM lebih lanjut menerapkan beberapa tahapan yang harus dilalui untuk menjamin mutu kegiatan PkM.

Dosen harus mengirimkan proposal kepada Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) untuk kemudian diseleksi proposal. Proses seleksi dilakukan oleh tim reviewer, dimana reviewer terdiri dari reviewer administratif dan mutu proposal dari LPPM, untuk menyeleksi proposal dengan kriteria penilaian substansi yang telah ditetapkan. Setelah proses review berakhir, kemudian akan diumumkan pemenang hibah.

Laporan Evaluasi Diri Program Doktor Ilmu Lingkungan PPs UNSRI Tahun 2020 116 LPPM juga menerapkan mekanisme laporan kemajuan di tengah pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan itu dilakukan sebelum pelaporan hibah pengabdian kepada Masyarakat. Kegiatan tersebut melibatkan reviewer yang bertugas untuk melihat progres pelaksanaan dan memberikan input kepada penerima hibah. Mekanisme ini dilakukan untuk memantau proses dan capaian sementara. Dalam tahap ini juga menjadi pertimbangan untuk pencairan sisa dana hibah yang akan diberikan. Di tahap akhir, penerima hibah melakukan presentasi laporan akhir sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban terhadap kegiatan PkM yang telah dilakukan. Presentasi laporan akhir dilakukan di berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh LPPM dengan melampirkan dokumentasi bukti. Selain mekanisme tahapan untuk menjamin mutu PkM, LPPM juga menetapkan kriteria dokumen yang harus dipenuhi oleh dosen, prodi dan mahasiswa seperti Surat Perjanjian Pelaksanaan Pekerjaan dan sanksi-sanksi. Dalam menjaga penjaminan mutu LPPM juga melakukan Rapat Kerja tentang Penelitian dan Pengabdian Masyarakat.

8. Kepuasan Pengguna

Dalam menilai kepuasan pelaksanaan dan mitra kegiatan pengabdian kepada masyarakat, PPs melalui LPPM melakukan rapat evaluasi yang diikuti oleh pihak-pihak yang menerima manfaat yang rutin dilaksanakan pada akhir tahun. Evaluasi Hibah Penelitian dan Pengabdian Masyarakat dilakukan guna mengukur tingkat kepuasan peneliti dan mitra kegiatan pengabdian masyarakat terhadap layanan dan pelaksanaan proses penelitian.

Evaluasi ini melibatkan Dewan Pertimbangan Riset dan para peneliti. Berdasarkan hasil jaring masukan dari agenda evaluasi Kegiatan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, kemudian dilakukan rencana tidak lanjut dengan melakukan kajian secara menyeluruh untuk mengembangkan kebijakan dalam hal ini proses pelaksanaan Hibah dan merumuskan skema-skema baru untuk mengembangkan program-program yang menjamin pencapaian seluruh indikator keberhasilan yang ditetapkan dalam Peta Jalan (Roadmap) LPPM UNSRI.

Salah satu metode pengukuran kepuasan pengguna adalah adanya survei langsung yang dilakukan dengan mitra PkM. Instrumen survey kemitraan PkM sendiri telah merujuk pada standar evaluasi PkM yang disebutkan pada Peraturan Menteri Riset, Teknologi, Dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 50 tahun 2018 Tentang Perubahan Atas

Salah satu metode pengukuran kepuasan pengguna adalah adanya survei langsung yang dilakukan dengan mitra PkM. Instrumen survey kemitraan PkM sendiri telah merujuk pada standar evaluasi PkM yang disebutkan pada Peraturan Menteri Riset, Teknologi, Dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 50 tahun 2018 Tentang Perubahan Atas