RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP )
IV. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN Pertemuan Pertama :7jam (7 x45 menit)
2.1. Melakukan Perbaikan Unit Kopling Berikut Komponen-Komponen Sistem Pengoperasianya.
2.1.10. Melakukan
pembongkaran sistem kopling
Melakukan pembongkaran sesuai SOP, tanpa kerusakan dilakukan secara mandiri tanpa bimbingan
9,5-10
Melakukan pembongkaran sesuai SOP tanpa kerusakan dan dilakukan secara mandiri dengan sedikit bimbingan
8,5-9.4
Melakukan pembongkaran sesuai SOP tanpa kerusakan dan dilakukan secara mandiri dengan banyak bimbingan
7,7-8,4
Melakukan pembongkaran sesuai SOP tanpa kerusakan dan dilakukan secara mandiri dengan sangat banyak bimbingan
Tidak
2.1.11. Melakukan
pemeriksaan komponen sistem kopling sentrifugal
Memeriksa sesuai SOP, tanpa kerusakan dilakukan secara mandiri tanpa bimbingan
9,5-10 Memeriksa sesuai SOP tanpa kerusakan dan
dilakukan secara mandiri dengan sedikit bimbingan
8,5-9.4
Memeriksa sesuai SOP tanpa kerusakan dan dilakukan secara mandiri dengan banyak bimbingan
7,7-8,4
Memeriksa sesuai SOP tanpa kerusakan dan dilakukan secara mandiri dengan sangat banyak bimbingan
Tidak
2.1.12. Memeriksa komponen
kopling manual
Memeriksa sesuai SOP, tanpa kerusakan dilakukan secara mandiri tanpa bimbingan
9,5-10 Memeriksa sesuai SOP tanpa kerusakan dan
dilakukan secara mandiri dengan sedikit bimbingan
8,5-9.4
Memeriksa sesuai SOP tanpa kerusakan dan dilakukan secara mandiri dengan banyak bimbingan
No. Komponen/Subkomponen
Penilaian
Indikator Skor
1 2 3
Memeriksa sesuai SOP tanpa kerusakan dan dilakukan secara mandiri dengan sangat banyak bimbingan
Tidak
2.1.13. Melakukan perakitan
komponen sistem kopling manual dan kopling atomatis
Melakukan perakitan sesuai SOP, tanpa kerusakan dilakukan secara mandiri tanpa bimbingan
9,5-10
Melakukan perakitan sesuai SOP tanpa kerusakan dan dilakukan secara mandiri dengan sedikit bimbingan
8,5-9.4
Melakukan perakitan sesuai SOP tanpa kerusakan dan dilakukan secara mandiri dengan banyak bimbingan
7,7-8,4
Melakukan perakitan sesuai SOP tanpa kerusakan dan dilakukan secara mandiri dengan sangat banyak bimbingan
Tidak
2.1.14. Melakukan pengujian
kerja kopling sentrifugal setelah terpasang
Melakukan pengujian sesuai SOP, tanpa kerusakan dilakukan secara mandiri tanpa bimbingan
9,5-10
Melakukan pengujian oli sesuai SOP tanpa kerusakan dan dilakukan secara mandiri dengan sedikit bimbingan
8,5-9.4
Melakukan pengisian sesuai SOP tanpa kerusakan dan dilakukan secara mandiri dengan banyak bimbingan
7,7-8,4
Melakukan pengujian sesuai SOP tanpa kerusakan dan dilakukan secara mandiri dengan sangat banyak bimbingan
Tidak
2.1.15. Melakukan penyetelan
kopling manual
Melakukan penyetelan sesuai SOP, tanpa kerusakan dilakukan secara mandiri tanpa bimbingan
9,5-10
Melakukan penyetelan sesuai SOP tanpa kerusakan dan dilakukan secara mandiri dengan sedikit bimbingan
8,5-9.4
Melakukan penyetelan sesuai SOP tanpa kerusakan dan dilakukan secara mandiri dengan banyak bimbingan
7,7-8,4
Melakukan penyetelan sesuai SOP tanpa kerusakan dan dilakukan secara mandiri dengan sangat banyak bimbingan
Tidak
2.1.16. Melakukan
pemeriksaan gerak bebas pedal perseneleng
Melakukan pemeriksaan sesuai SOP, tanpa kerusakan dilakukan secara mandiri tanpa bimbingan
9,5-10
Melakukan pemeriksaan sesuai SOP tanpa kerusakan dan dilakukan secara mandiri dengan sedikit bimbingan
8,5-9.4
Melakukan pemeriksaan sesuai SOP tanpa kerusakan dan dilakukan secara mandiri dengan banyak bimbingan
7,7-8,4
Melakukan pemeriksaan sesuai SOP tanpa kerusakan dan dilakukan secara mandiri dengan sangat banyak bimbingan
No. Komponen/Subkomponen
Penilaian
Indikator Skor
1 2 3
2.1.17. Melakukan pengujian
kerja kopling manual setelah dilakukanya penyetelan kopling manual
Melakukan pengujian akhir sesuai SOP, tanpa kerusakan dilakukan secara mandiri tanpa bimbingan
9,5-10
Melakukan pengujian akhir sesuai SOP tanpa kerusakan dan dilakukan secara mandiri dengan sedikit bimbingan
8,5-9.4
Melakukan pengujian akhir sesuai SOP tanpa kerusakan dan dilakukan secara mandiri dengan banyak bimbingan
7,7-8,4
Melakukan pengujian akhir sesuai SOP tanpa kerusakan dan dilakukan secara mandiri dengan sangat banyak bimbingan
Tidak
2.1.18. Malakukan tes drive
( buat jalan )
Melakukan tes drive sesuai SOP, tanpa kerusakan dilakukan secara mandiri tanpa bimbingan
9,5-10
Melakukan tes drive sesuai SOP tanpa kerusakan dan dilakukan secara mandiri dengan sedikit bimbingan
8,5-9.4
Melakukan tes drive sesuai SOP tanpa kerusakan dan dilakukan secara mandiri dengan banyak bimbingan
7,7-8,4
Melakukan tes drive sesuai SOP tanpa kerusakan dan dilakukan secara mandiri dengan sangat banyak bimbingan
Tidak
III kasil kerja
3.1. Memperbaiki sistem kopling beserta sistem pengoperasianya
kopling dan sistem pengoperasianya bekerja dengan baik tanpa ada gangguan
9,5-10 kopling dan sistem pengoperasianya bekerja
kurang baik
8,5-9.4 kopling dan sistem pengoperasianya bekerja
tidak baik
7,7-8,4 kopling dan sistem pengoperasianya tidak
dapat bekerja dan perakitan salah
Tidak
IV sikap kerja
4.1. Penggunaan alat tangan dan alat ukur
Menggunakan semua peralatan dengan benar tanpa bimbingan
9,5-10 Menggunakan semua peralatan dengan
benar dan sedikit bimbingan
8,5-9.4 Menggunakan semua peralatan dengan
benar dan banyak bimbingan
7,7-8,4 Menggunakan semua peralatan dengan
benar dan sangat banyak bimbingan
Tidak 4.2. Keselamatan kerja Melaksanakan keselamatan kerja dengan
benar
9,5-10 Melaksanakan keselamatan kerja dengan
sedikit mengingatkan
8,5-9.4 Melaksanakan keselamatan kerja dengan
banyak mengingatkan
7,7-8,4 Tidak melaksanakan atau mengindahkan
keselamatan kerja
No. Komponen/Subkomponen
Penilaian
Indikator Skor
1 2 3
4.3. Kebersihan, Alat, Area kerja dan
kendaraan/Media
Tidak ada kotoran pada semua peralatan , area kerja dan kendaraan/media
9,5-10 Ada sedikit kotoran pada peralatan, area
kerja dan kendaraan/media.
8,5-9.4 Masih banyak kotoran pada peralatan, area
kerja dan kendaraan/media.
7,7-8,4 Tidak melakukan kebersihan Tidak
V waktu
5.1 Memperbaiki sistem kopling beserta sistem pengoperasianya
Menyelesaikan pekerjaan memerlukan waktu maksimal 60 menit
9,5-10 Menyelesaikan pekerjaan memerlukan
waktu maksimal 120 menit.
8,5-9.4 Menyelesaikan pekerjaan memerlukan
waktu maksimal 180 menit
7,7-8,4 Tidak dapat menyelesaikan pekerjaan dalam
waktu 240 menit
Tidak
Pedoman Penskoran Tauai /Perhitungan Nilai Praktik (NP) : Prosentase Bobot Komponen Penilaian
Nilai Praktik (NP)
Persiapan Proses Sikap
Kerja Hasil Waktu ∑ NK
1 2 3 4 5 6 Bobot (%) 10 60 10 10 10 Skor Komponen NK Keterangan:
Bobot diisi dengan prosentase setiap komponen. Besarnya prosentase dari setiap komponen ditetapkan secara proposional sesuai karakteristik program keahlian Sepeda motor.
NK = Nilai Komponen, perkalian dari bobot dengan skor komponen NP = penjumlahan dari hasil perhitungan nilai komponen
Jenis komponen penilaian (persiapan, proses, sikap kerja, hasil, dan waktu) disesuaikan dengan karakter program keahlian Teknik sepeda motor
Ketuntasan belajar / unjuk kerja dikatakan tuntas harus mempunyai rata-rata nilai 77 . Ketuntasan belajar / unjuk kerja dikatakan tidak tuntas mempunyai rata-rata nilai kurang
dari 77 diadakan remidial .
Mengetahuai Weleri, 13 Agustus 2013
Kepala Sekolah Guru Mapel
Pujiono, S.Pd Supoyo,AM.d
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP )
Nama Sekolah : SMK Muhammadiyah 3 Weleri Mata Pelajaran : Melakukan Perbaikan Sistem Starter. Bidang Studi Keahlihan : Teknologi & Rekayasa
Program Studi Keahlian : Teknik Otomotif Kompetensi Keahlian : Teknik Sepeda Motor Kelas/Semester : XI / 3
Tahun ajaran : 2013/2014
Alokasi Waktu : 14 x 45 menit ( 2 pertemuan )
Standar Kompetensi : 15. Melakukan Perbaikan Sistem Starter. Kode Standar Kompetensi : 021.KK. 15
Kompetensi Dasar : 15.1. Mengindentifikasi Komponen Sistem Starter
Indikator :
sistem starter dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya.
Informasi yang benar di-akses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Mengidentifikasi komponen sistem starter dilaksanakan berdasarkan
spesifikasi pabrik.
Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil identifikasian
Seluruh kegiatan identifikasi starter dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures), undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kese-hatan Kerja), peraturan perundang-undangan dan prosedur/ kebijakan perusahaan.
I. TUJUAN PEMBELAJARAN a. Pertemuan Pertama :
Siswa dapat melakukan pembongkaran komponen sistem starter sesuai dengan SOP dan K3 Siswa dapat mengidentifikasi kompononen komponen sistem starter
Siswa dapat melaksakan praktek sesuai SOP dan K3 di lingkungan bengkel b. Pertemuan kedua :
Siswa dapat melakukan pembongkaran komponen sistem starter sesuai dengan SOP dan K3 Siswa dapat Mengetahui kompononen sistem starter yang terjadi masalah dan
menyimpulkan bagaimana memperbaikinya
Siswa mengidentifikasi fungsi masing komponen pada sistem starter Siswa dapat melaksakan praktek sesuai SOP dan K3 di lingkungan bengkel II. MATERI POKOK DAN URAIAN MATERI
Pertemuan Pertama :
a. Materi pokok
Siswa melakukan pembongkaran komponen sistem starter sesuai dengan SOP dan K3 Siswa mengidentifikasi kompononen komponen sistem starter
Siswa melaksakan praktek sesuai SOP dan K3 di lingkungan bengkel b. Urai Materi
Pertemuan kedua :
a. Materi pokok
Siswa melakukan pembongkaran komponen sistem starter sesuai dengan SOP dan K3
Siswa da Siswa pat Mengetahui kompononen sistem starter yang terjadi masalah dan menyimpulkan bagaimana memperbaikinya
Siswa mengidentifikasi fungsi masing komponen pada sistem starter Siswa melaksakan praktek sesuai SOP dan K3 di lingkungan bengkel b. Urai Materi
III. PENDEKATAN DAN METODE PEMBELAJARAN a. Pendekatan
Bimbingan mengenai pembelajaran yang mungkin tidak di terima secara bersama-sam dan melakukan pendekatan secara individu langsung mengajarkan sampai bisa,di bengkel.
b. Metode pembelajaran Ceramah Menyimulasikan /mempraktekkan Analisa Tanya jawab Praktek
IV.LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN Pertemuan Pertama :7jam (7 x45 menit)
Tahapan Kegiatan Kegiatan Alokasi Waktu a. Kegiatan awal/penda huluan
Berdo’a, mengucapkan salam
Apersepsi : memeriksa kesiapan Siswa, absensi,duduk siswa, kerapian siswa, peralatan belajar siswa dan sarana prasarana pembelajaran di bengkel (bahan dan alat praktek )
Menyampaikan tujuan dan materi pembelajaran praktek dan kompetensinya
Motivasi :
- Menyampaikan manfaat dan gambaran setelah mempelajari tentang sistem starter yang secara teoritis dan prakteknya untuk kegunaan pada saat melaksanakan pekerjaan di perbengkelan atau di dunia industri sebagai materi tambahan .
- Menyampaikan kriteria penilaian kompetensi kejuruan yang berdasarkan praktek
20 menit
b. Kegiatan Inti Siswa di suruh mempersiapkan alat dan bahan sebagai bahan praktek dan siswa wajib membaca job sheet untuk melakukan praktek baik persiapan pembongkaran ,saat pembongkaran dan ,perakitan dengan penuh kedisiplinan Eksplorasi
- Memberikan stimulus/keterangan hal-hal yang perlu dilaksanakan dalam memahami saat praktek
- Menjelaskan terhadap Siswa mengenai hal tata praktek yang benar bila di temukan siswa kurang paham terhadap langkah langkah saat melakukan pembongkaran
- Memberikan kesempatan kepada Siswa menyampaikan berkaitan dengan penemuan saat melakukan perbaikan sesuai buku petunjuk service dari pabrik yang sedang di praktekkan dengan tata bahasa yang santun
Elaborasi
- Guru menjelaskan dan menyimulasikan tata cara penerapan atau perakitan pada sistem starter yang dirasa belum di pahami oleh siswa
- Siswa untuk mencoba pembongkaran dan perakitan sendiri sendiri di pantau oleh guru dengan penuh tanggung jawab dan disiplin
- Siswa melakukan latihan perbongkaran secara mandiri dan mengenal penempatan komponen degann disiplin - Memfasilitasi Siswa melakukan refleksi untuk
memperoleh pengalaman belajar yang sudah dilakukan dan guru menilai kompetensi sebagai keahlian tambahan nya.
Konfirmasi
- Memberikan umpan balik pada Siswa dengan memberi penguatan dalam bentuk lisan maupun simuaasi pada Siswa yang telah dapat menyelesaikan tugas prakteknya dan di beri penghargaan berupa nilai plus dan aplaus untuk memancing Siswa yang lain agar saling meningkatkan kengintahuanya .
- Memberi konfirmasi pada hasil pekerjaan yang sudah dikerjakan oleh Siswa melalui sumber buku lain atau pada komponen jenis lainya.
- Memberikan motivasi kepada Siswa yang kurang dan belum bisa mengikuti dalam materi mengenai pembongkaran dan perbaikan pada komponen sistem starter dengan bimbingan langsung.
c. Kegiatan akhir/penut up
Memberikan kesempatan Siswa untuk menyelesaikan , membersihan dan melaporkan hasil praktek baik tertulis dan hasil pekerjaan dan di cek langsung bahan, dan alat yang sudah di gunakan untuk praktek ( unit motor ) Refleksi kegiatan belajar Siswa
Menyampaikan rencana kegiatan pembelajaran pada pertemuan yang akan datang
salam penutup
25 menit
Pertemuan kedua :7jam (7 x45 menit)
Tahapan Kegiatan Kegiatan Alokasi Waktu a. Kegiatan awal/penda huluan
Berdo’a, mengucapkan salam
Apersepsi : memeriksa kesiapan Siswa, absensi,duduk siswa, kerapian siswa, peralatan belajar siswa dan sarana prasarana pembelajaran di bengkel (bahan dan alat praktek )
Menyampaikan tujuan dan materi pembelajaran praktek dan kompetensinya
Motivasi :
- Menyampaikan manfaat dan gambaran setelah mempelajari tentang sistem starter yang secara teoritis dan prakteknya untuk kegunaan pada saat melaksanakan pekerjaan di perbengkelan atau di dunia industri sebagai materi tambahan .
- Menyampaikan kriteria penilaian kompetensi kejuruan yang berdasarkan praktek
20 menit
b. Kegiatan Inti Siswa di suruh mempersiapkan alat dan bahan sebagai bahan praktek dan siswa wajib membaca job sheet untuk melakukan praktek baik persiapan pembongkaran ,saat pembongkaran dan ,perakitan dengan penuh kedisiplinan Eksplorasi
- Memberikan stimulus/keterangan hal-hal yang perlu dilaksanakan dalam memahami saat praktek
- Menjelaskan terhadap Siswa mengenai hal tata praktek yang benar bila di temukan siswa kurang paham terhadap langkah langkah saat melakukan pembongkaran
- Memberikan kesempatan kepada Siswa menyampaikan berkaitan dengan penemuan saat melakukan perbaikan sesuai buku petunjuk service dari pabrik yang sedang di praktekkan dengan tata bahasa yang santun
Elaborasi
- Guru menjelaskan dan menyimulasikan tata cara penerapan atau perakitan pada sistem starter yang dirasa belum di pahami oleh siswa
- Siswa untuk mencoba pembongkaran dan perakitan sendiri sendiri di pantau oleh guru dengan penuh tanggung jawab dan disiplin
- Siswa melakukan latihan perbongkaran secara mandiri dan mengenal penempatan komponen degann disiplin
- Memfasilitasi Siswa melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang sudah dilakukan dan guru menilai kompetensi sebagai keahlian tambahan nya.
Konfirmasi
- Memberikan umpan balik pada Siswa dengan memberi penguatan dalam bentuk lisan maupun simuaasi pada Siswa yang telah dapat menyelesaikan tugas prakteknya dan di beri penghargaan berupa nilai plus dan aplaus untuk memancing Siswa yang lain agar saling meningkatkan kengintahuanya .
- Memberi konfirmasi pada hasil pekerjaan yang sudah dikerjakan oleh Siswa melalui sumber buku lain atau pada komponen jenis lainya.
- Memberikan motivasi kepada Siswa yang kurang dan belum bisa mengikuti dalam materi mengenai pembongkaran dan perbaikan pada komponen sistem starter dengan bimbingan langsung.
c. Kegiatan akhir/penut up
Memberikan kesempatan Siswa untuk menyelesaikan , membersihan dan melaporkan hasil praktek baik tertulis dan hasil pekerjaan dan di cek langsung bahan, dan alat yang sudah di gunakan untuk praktek ( unit motor ) Refleksi kegiatan belajar Siswa
Menyampaikan rencana kegiatan pembelajaran pada pertemuan yang akan datang
salam penutup
25 menit