4.1 Pendekatan Penelitian
Penelitian ini menggunakan tipe penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Metode Penelitian Kuantitatif, sebagaimana dikemukakan oleh Sugiyono (2015) yaitu “Metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif/statistik, dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan”. Menurut Sugiyono (2015) penelitian deskriptif yaitu, penelitian yang dilakukan untuk mengetahui nilai variabel mandiri, baik satu variabel atau lebih (independen) tanpa membuat perbandingan, atau menghubungkan dengan variabel yang lain. Berdasarkan teori tersebut, penelitian deskriptif kuantitatif, merupakan data yang diperoleh dari sampel populasi penelitian dianalisis sesuai dengan metode statistik yang digunakan. Penelitian deskriptif dalam penelitian ini dimaksudkan untuk mendapatkan gambaran dan keterangan-keterangan mengenai responden dalam mengikuti program Urban Farming di RW 03 Kelurahan Sukun Kecamatan Sukun Kota Malang.
4.2 Penentuan Lokasi dan Waktu Penelitian
Penentuan lokasi ditentukan secara sengaja (purposive) di RW 03 kecamatan Sukun Kelurahan Sukun Kota Malang. Teknik purposive dilakukan dengan dasar pertimbangan yakni RW 03 melakukan program Urban Farming dan penanganan sampah terpadu yang bekerja sama dengan BSM Kota Malang sejak tahun 2011. RW 03 Kelurahan Sukun juga sering menerima penghargaan dari pemerintah maupun swasta dalam rangka gerakan penghijauan perkotaan.
4.3 Teknik Penentuan Sampel
Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat RW 03 Kelurahan Sukun, dengan Teknik penentuan sampel menggunakan purposive. Purposive sampling adalah salah satu teknik non random sampling dimana peneliti menentukan pengambilan sampel dengan cara menetapkan ciri-ciri khusus yang sesui dengan tujuan penelitian sehingga diharapkan dapat menjawab permasalahan penelitian (Sugiyono, 2015). Teknik ini digunakan karena dalam RW 03 terdapat 8 RT, dari
delapan RT ini dipilih satu RT yaitu RT 06 dengan alasan program Urban Farming dan olah sampah di RT ini lebih unggul dari ke 7 RT lainnya.
4.4 Teknik Pengumpulan Data
Pengumpulan data dalam suatu penelitian ilmiah dimaksudkan untuk bahan atau data relevan, akurat, dan reliable yang hendak kita teliti. Oleh karena itu perlu digunakan metode pengumpulan data yang baik dan cocok. Dalam penelitian ini digunakan metode pengumpulan berupa wawancara. Wawancara dilakukan berdasarkan daftar pertanyaan menggunakan kuesioner, sehingga sesuai dengan tujuan penelitian. Dalam hal ini peneliti membagi dua responden sebagai obyek wawancara yaitu responden masyarakat RT 06 dan Key-person (Ketua RW, Ketua RT, dan, Ketua Kader Lingkungan).
Observasi yang dilakukan dengan cara mengadakan penelitian langsung terhadap obyek penelitian untuk memperoleh fakta-fakta berdasarkan pengamatan peneliti yaitu bertempat di Kecamatan Sukun dengan cara observasi partisipatif dengan cara ikut serta dalam program Urban Farming selama kurun waktu tertentu untuk mengamati hal-hal yang diperlukan sesuai dengan tujuan penelitian.
Penelitian ini menggunakan kuesioner sebagai instrumen utama dalam pengumpulan data. Kuesioner adalah suatu teknik pengumpulan data melalui cara penyusunan daftar pertanyaan yang sudah dipersiapkan sebelumnya yang harus dijawab oleh responden. Studi kepustakan dalam penelitian ini dilakukan dengan cara membaca dan mempelajari buku-buku literatur. Selain itu, juga Mengumpulkan data-data dokumenter yang relevan dengan objek penelitian. Dokumen tersebut dapat berupa laporan, artikel di media massa, laporan-laporan penelitian terdahulu yang telah dipublikasikan.
4.5 Teknik Analisis Data
Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif dan analisis statistik inferensial berupa korelasi Rank Spearman. Analisis deskritif dilakukan dengan cara wawancara keyperson atau key infroman yang akan di dirangkum dalam interpretasi data statistik. Teknik analisis inferensial dilakukan dengan statistik inferensial, yaitu statistik yang digunakan untuk menganalisis data dengan membuat kesimpulan yang berlaku umum. Analisis statistik inferensial
menggunakan korelasi Rank Spearman untuk mengkorelasikan dua data yang mempunyai gejala ordinal. Model matematik dari teknik analisis data penelitian ini adalah sebagai berikut:
y = f(x) y = X1 + X2 + X3 + X4 + X5 + (fe) y = Keberhasilan program X1 = Karakteristik individu X2 = Kepercayaan X3 = Partisipasi X4 = Jaringan X5 = Norma Sosial
Data wawancara akan dipaparkan dalam bentuk narasi dan setalah itu data akan dikelompokkan dan di verifiasi. Verifikasi adalah langkah terakhir yang merupakan penarikan kesimpulan dari hasil yang telah diolah untuk mendukung data kuantitatif. Seluruh hasil penelitian pada akhirnya akan dituliskan dalam skripsi.
Penelitian ini juga menggunakan perhitungan kelas interval antar indikator untuk memperjelas kelas yang terjadi antar variabel. Perhitungan ini menggunakan rumus sebagai berikut:
I= 𝑅 𝐾 Dimana I = Interval Kelas R = Kisaran K = Kelas
Uji parsial atau disebut juga uji-t. Uji bertujuan untuk mengetahui apakah variabel bebas (X) secara parsial berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat (Y). Untuk meliat t tabel dalam pengujian hipotesis pada model regresi, perlu menentukan derajat bebas atau degree of freedom dan hal ini ditentukan dengan rumus :
Df = n – k………(1) Dimana n = Banyaknya observasi dalam kurun waktu data. Dimana k = Banyaknya variabel (bebas dan terikat).
𝑡 = 𝐫𝐬√1−𝐫𝐬𝑛−22 …………..(2)
Keterangan:
t = tingkat signifikansi rs = Nilai Rank Spearman
4.6 Pengujian Hipotesis
Pengujian hipotesis adalah prosedur yang didasarkan pada bukti sampel yang dipakai untuk menentukan apakah hipotetsis merupakan suatu pernyataan yang wajar oleh karena itu hipotesis diterima, atau hipotesis tersebut tidak wajar maka dari itu hipotesis ditolak. Pengujian hipotesis pada penelitian ini digunakan analasis korelasi. Analisis korelasi merupakan teknik analisis yang termasuk dalam salah satu teknik pengukuran asosiasi / hubungan (measures of association) (Sarwono, 2006)
Pengujian hipotesis dilakukan dengan cara uji statistik Korelasi Rank Spearman untuk menguji hubungan antara keberhasilan program dengan modal sosial. Pengambilan keputusan menggunakan uji t dengan melihat taraf signifikansi. Pengujian hipotesis yang dilakukan sebagai berikut:
a. H0: Ttabel > Thitung. Tidak terdapat hubungan antara peran modal sosial dan keberhasilan program Urban Farming di Kelurahan Sukun Kecamatan Sukun Kota Malang
b. H1: Ttabel < Thitung. Terdapat hubungan yang positif antara peran modal sosial dan keberhasilan program Urban Farming di Kelurahan Sukun Kecamatan Sukun Kota Malang.