G. Metodologi Penelitian 1. Rancangan Penelitian
Rancangan penelitian yang ditetapkan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), pada tahap ini peneliti menentukan fokus peristiwa yang perlu diperhatikan khusus untuk diamati. Adapun siklus atau tahap-tahap penelitian tindakan kelas adalah sebagai berikut :
2. Lokasi, Waktu dan Subyek Penelitian
a. Lokasi penelitian
Lokasi penelitian dilaksanakan di MI Darul Ulum Sugihan Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang. Madrasah ini dipilih karena setelah peneliti melakukan observasi, sekolah ini masih sangat diperlukan model pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa, khususnya tentang materi pembelajaran IPA agar tujuan pembelajaran dapat tercapai secara optimal.
b. Waktu penelitian
Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan April sampai bulan Mei akhir pada semester 2 (genap) MI Darul Ulum Sugihan Gatak Kecamatan Tengaran Kabupoaten Semarang tahun pelajaran 2017/2018.
c. Subyek penelitian
Subyek yang diteliti adalah siswa kelas V MI Darul Ulum Sugihan Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang tahun ajaran
13
2017/2018 dengan jumlah 16 siswa, terdiri dari 7 siswa laki-laki dan 9 siswa perempuan.
3. Tahap-Tahap Penelitian
Untuk melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas dibutuhkan tindakan-tindakan sebagai berikut :
Gambar 1.1 Empat Langkah Tindakan PTK (Arikunto, 2014: 138).
Untuk lebih jelasnya tahap-tahapnya sebagai berikut: a. Tahap rencana (planning)
Tahap ini merupakan tahan renacana atau tindakan apa yang harus dilakukan peneliti untuk meningkatkan proses dan hasil pembelajaran di dalam kelas. Dalam tahap ini peneliti
14
menjelaskan tentang apa, mengapa, kapan, dimana, oleh siapa, dan bagaimana tindakan ini dilakukan.
b. Tahap tindakan (action)
Tahap tindakan adalah implementasi atau penerapan isi rancangan di dalam tindakan di kelas. Dalam tahap ini pelaksana guru harus ingat dan taat pada apa yang sudah dirumuskan dalam rancangan, tetapi harus pula bersifat yang wajar supaya siswa dapat memahami yang telah di jelaskan. c. Tahap pengamatan (observation)
Pada tahap pengamatan ini dimaksudkan untuk melihat atau mengamati serta mendokumentasikan pengaruh-pengaruh yang muncul sebab akibat dari tindakan yang sudah dilakukan. Disini penulis melakukan pengamatan aktifitas siswa selama KBM berlangsung, mengukur ketercapaian indikator serta menganalisis dampak yang timbul dari penggunaan Model
Talking Stick dan metode ceramah.
d. Tahap refleksi (reflection)
Pada tahap refleksi ini kegiatan yng dilakukan untuk mengemukakan kembali apa yang sudah terjadi. Data yang diperoleh dari tahap observasi dikumpulkan dan kemudian dianalisis.Berdasarkan hasil analisis tersebut, guru dapat merefleksikan diri tentang kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan.
15
Siklus ke-II bertujuan untuk mengetahui tingkat hasil belajar IPA, yang kemudian digunakan sebagai bahan refleksi untuk melakukan tindakan siklus selanjutnya yaitu siklus yang ke-II.Sedangkan siklus yang ke-II dilakukan perbaikan terhadap pelaksanaan pembelajaran yang didasarkan pada refleksi siklus ke-I.
4. Instrumen Penelitian
Instrumen penelitian merupakan alat bantu yang digunakan dalam kegiatan penelitian. Bentuk instrumen yang digunakan untuk mendapatkan data adalah sebagai berikut:
a. Silabus
Silabus merupakan salah satu produk pengembangan kurikulum berisikan garis-garis besar materi pelajaran, kegiatan pembelajaran, dan rancangan penilaian. Dengan kata lain silabus adalah rencana pembelajaran pada suatu kelompok mata
pelajaran/pada tema tertentu yang mencakup standar
kompetensi, kompetensi dasar, indikator, materi pokok, kegiatan pembelajaran, penilaian, alokasi waktu, dan sumber/media pembelajaran (Trianto, 2009: 201).
b. RPP
Rencana pelaksanaan pembelajaran yaitu panduan langkah-langkah yang akan dilakukan oleh guru dalam kegiatan pembelajaran yang disusun dalam skenario kegiatan.
16
Komponen-komponen penting yang ada dalam rencana pelaksanaan pembelajaran meliputi: Standar Kompetensi (SK), Kompetensi Dasar (KD), hasil belajar, indikator, tujuan pembealajaran, sumber/media belajar, alat dan bahan, dan langkah-langkah kegiatan pembelajaran (Trianto, 2009: 214).
c. Lembar pengamatan, digunakan untuk mengamati secara
langsung kegiatan guru dan siswa dalam proses pembelajaran IPA materi melestarikan alam melalui model Talking Stick.
1) Lembar observasi guru
Instrumen pengamatan guru dalam penelitian ini mencakup beberapa aspek diantaranya: kemampuan guru membuka pelajaran, sikap guru dalam proses pembelajaran, penguasaan bahan belajar, kegiatan belajar mengajar, pemanfaatan sumber
belajar/media pembelajaran, evaluasi pembelajaran,
kemampuan menutup kegiatan pembelajaran, dan tindak lanjut. 2) Lembar observasi siswa
Pedoman atau lembar pengamatan observasi siswa digunakan untuk mengamati secara langsung kegiatan siswa dalam proses pembelajaran IPA melalui metode talking stick.
d. Soal digunakan untuk mengukur hasil belajar IPA terkait materi bumi dan alam semesta.
17
e. Pedoman dokumentasi digunakan untuk mendapatkan
gambaran kegiatan dalam proses pembelajaran penerapan model talking stick. Dokumentasi juga digunakan sebagai hasil
penelitian yang berupa gambar atau foto yang menggunakan alat bantu berupa kamera.
f. Tes tertulis, digunakan untuk mendapatkan nilai. Jenis tes yang digunakan berupa tes pilihan ganda yang diadakan setelah diadakan tindakan siklus I, siklus II.
5. Teknik Pengumpulan Data
Dalam penelitian tindakan kelas ini teknik pengumpulan data yang diperlukan diperoleh melalui:
a. Wawancara
Wawancara adalah komunikasi secara langsung antara yang mewawancarai dengan yang diwawancarai (Djamarah, 2000: 220). Wawancara digunakan untuk mendapatkan data tentang gambaran hasil awal pembelajaran IPA dan untuk mendapat informasi mengenai model pembelajaran yang biasa digunakan oleh guru sebelum menerapkan model pembelajaran Talking Stick.
b. Observasi
Observasi adalah proses pengambilan data dalam penelitian dimana peneliti atau pengamat melihat situasi penelitian. Teknik ini digunakan untuk mengamati dari dekat dalam upaya
18
mencari dan menggali data melalui pengamatan secara langsung dan mendalam terhadap subjek dan objek penelitian.
c. Dokumentasi
Dokumentasi merupakan salah satu teknik pengumpulan data dengan mendokumentasikan kegiatan belajar mengajar baik melalui foto maupun video atau rekaman.Data yang diperoleh peneliti dari dokumen ini dapat melengkapi untuk melengkapi bahkan memperkuat data dari hasil observasi dan tes yang dilakukan.
6. Analisis Data
Data yang diperoleh dalam penelitian tindakan kelas, secara umum dianalisis melalui diskriptif kualitatif.Analisis data dilakukan pada tiap data yang dikumpulkan, baik data kuantitatif maupun data kualitatif. Data kualitatif dianalisis dengan menggunakan cara kuantitatif sederhana, yakni dengan persentase (%), dan data kualitatif dianalisis dengan membuat penilaian-penilaian kuantitatif (kategori). Analisis data merupakan proses menganalisis data yang telah terkumpul guna mengetahui seberapa besar keberhasilan tindakan dalam penelitian untuk perbaikan belajar siswa (Daryanto, 2011: 192).
× 100%
NP = Nilai persentase
∑ siswa tuntas = Jumlah siswa tuntas ∑ siswa keseluruhan = Jumlah siswa keseluruhan
19