BAB IV HASIL PENELITIAN
4.2 Gambaran Umum Dinas Kebudayaan dan Pariwisata
4.2.4 Uraian Tugas dan Fungsi Masing-masing Jabatan
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata mempunyai tugas membantu Bupati menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kebudayaan dan kepariwisataan. Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menyelenggarakan fungsi :
1. Menyelenggarakan perumusan kebijakan di bidang Pengembangan dan Pelestarian Kebudayaan, Destinasi Pariwisata, Kelembagaan, Industri Pariwisata, Pemberdayaan Masyarakat dan Pemasaran Pariwisata.
2. Menyusun rencana kerja dinas kebudayaan dan pariwisata.
3. Membagi dan mengatur pelaksanaan tugas kepada bawahan sesuai dengan uraian tugas dan tanggungjawabnya untuk kelancaran pelaksanaan tugas.
4. Merumuskan kebijakan di bidang kebudayaan dan pariwisata.
5. Menyelenggarakan koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaan kebijakan di bidang kebudayaan dan pariwisata.
6. Menyusun norma, standar, prosedur, dan kriteria bidang kebudayaan dan pariwisata.
7. Melaksanakan kebijakan di bidang kebudayaan dan pariwisata.
8. Melaksanakan bimbingan teknis dan evaluasi di bidang kebudayaan dan pariwisata.
9. Melaksanakan pembinaan dan memberi dukungan administrasi di lingkungan dinas pariwisata dan kebudayaan.
10. Menetapkan kinerja, indikator kinerja utama, rencana kerja, rencana kerja tahunan dan rencana kerja anggaran dinas kebudayaan dan pariwisata.
11. Mengelola barang milik / kekayaan negara yang menjadi tanggung jawab dinas pariwisata dan kebudayaan.
12. Mengawasi pelaksanaan tugas di lingkungan dinas pariwisata dan kebudayaan.
13. Menetapkan skp pns di lingkungan dinas pariwisata dan kebudayaan.
14. Memberikan petunjuk kepada bawahan baik lisan maupun tertulis.
15. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasan.
16. Melaporkan seluruh pelaksanaan tugas kepada sekretaris daerah..
17. Mempertanggungjawabkan seluruh pelaksanaan tugas kepada bupati.
4.2.4.2 Sekretariat Dinas
Sekretariat Dinas adalah unsur pembantu pimpinan yang berada dibawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Dinas . Sekretariat Dinas dipimpin oleh Sekretaris Dinas. Tugasnya adalah membantu kepala Dinas melakukan koordinasi pelaksanaan tugas, pembinaan, dan pemberian dukungan administrasi kepada seluruh unit organisasi di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Sekretariat Dinas menyelenggarakan fungsi sebagai berikut :
1. Penyusunan bahan Renstra, RKA dan DPA Dinas Pariwisata dan Kebudayaan sesuai lingkup tugasnya.
2. Pengkoordinasian penyusunan Renstra, RKA dan DPA Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.
3. Pelaksanaan DPA Dinas Pariwisata dan Kebudayaan sesuai dengan lingkup tugasnya.
4. Pengkoordinasian penyusunan kebijakan, rencana strategis, program, kegiatan, dan anggaran serta tugas pembantuan di bidang pariwisata dan kebudayaan.
5. Pengelolaan kepegawaian Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.
6. Pengkoordinasian dan pelaksanaan kerjasama di bidang pariwisata dan kebudayaan.
7. Pelaksanaan dokumen pelaksanaan anggaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaansesuai dengan lingkup tugasnya.
8. Pengkoordinasian penyusunan laporan keuangan di bidang pariwisata dan kebudayaan.
9. Penyelenggaraan urusan ketatausahaan rumah tangga, bahan rancangan peraturan perundang-undangan di bidang pariwisata dan kebudayaan, serta hubungan masyarakat.
10. Pengelolaan keuangan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.
11. Pengkoordinasian pelaksanaan tindak lanjut atas laporan hasil pemeriksaan.
12. Pengelolaan perlengkapan, prasarana dan sarana Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.
13. Pengkoordinasian penyusunan laporan asset Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.
14. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.
15. Pelaporan dan pertanggungjawaban tugas Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.
Sekretariat dinas memiliki dua sub bagian yaitu Sub Bagian Program dan Keuangan dan Sub Bagian Umum, Perlengkapan dan Kepegawaian. Sub Bagian Program dan Keuangan mempunyai tugas membantu sekretaris melaksanakan tugasnya di bidang program dan keuangan. Dalam melaksanakan tugas
sebagaimana dimaksud Kepala Sub Bagian Program dan Keuangan menyelenggarakan fungsi :
1. Menyusun bahan penyusunan Renstra, RKA dan serta dpadinas Pariwisata dan Kebudayaan sesuai dengan lingkup tugasnya.
2. Menyusun bahan penyusunan rencana strategis, rencana kerja dan anggaran serta dokumen pelaksanaan anggaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.
3. Melaksanakan dokumen pelaksanaan anggaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan sesuai dengan lingkup tugasnya.
4. Menghimpun bahan penyusunan rencana strategis, rencana kegiatan dan anggaran serta dokumen pelaksanaan anggaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.
5. Melaksanakan koordinasi dan sinkronisasi penyusunan rencana strategis, rencana kegiatan dan anggaran serta dokumen pelaksanaan anggaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.
6. Melaksanakan kegiatan monitoring, pengendalian dan evaluasi penyerapan anggaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.
7. Melaksanakan administrasi keuangan yang meliputi pembukuan, pertanggungjawaban dan verifikasi serta penyusunan perhitungan anggaran.
8. Melaksanakan evaluasi keuangan terhadap hasil pelaksanaan program dan rencana strategis Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.
9. Menghimpun bahan penyusunan laporan keuangan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.
10. Menyusun laporan keuangan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.
11. Mengordinasikan pelaksanaan tugas bendahara Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.
12. Menghimpun bahan penyusunan laporan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.
13. Mengkompilasikan dan penyusunan hasil laporan perencanaan dan laporan akuntabilitas Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.
14. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh sekretaris dinas.
15. Pelaporan dan pertanggungjawaban tugas Subbagian Program dan Keuangan.
Sub Bagian Umum, Perlengkapan dan Kepegawaian mempunyai tugas membantu sekretaris dalam melaksanakan tugasnya dibidang umum, perlengkapan dan kepegawaian. Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud Kepala Sub Bagian Umum, Perlengkapan dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi :
1. Menyusun rencana dan program kerja Subbagian umum, perlengkapan dan kepegawaian.
2. Membagi dan mengatur pelaksanaan tugas kepada bawahan sesuai dengan uraian tugas dan tanggungjawabnya untuk kelancaran pelaksanaan tugas.
3. Melakukan penyiapan bahan penelaahan, analisis, evaluasi, koordinasi perumusan dan penyusunan organisasi, analisis jabatan, evaluasi jabatan dan analisis beban kerja.
4. Melakukan penyiapan bahan penelaahan, analisis, evaluasi, koordinasi perumusan dan penyusunan norma, standar prosedur kerja/SOP, kriteria, tata cara, dan pedoman kerja, serta pembakuan sarana kerja.
5. Melakukan penyiapan bahan pemantauan, dokumentasi, penatausahaan dan pelaporan pelaksanaan reformasi birokrasi.
6. Melakukan penyiapan bahan koordinasi perumusan dan
Penyusunan peraturan perundang-undangan di bidang kebudayaan dan pariwisata.
7. Melakukan urusan kepegawaian.
8. Melakukan urusan tata usaha dan rumah tangga dinas, penyusunan jurnal, notulen, naskah dan protokol.
9. Melakukan urusan organisasi dan tata laksana kantor.
10. Melakukan urusan tata persuratan dan sistem elektronik kantor.
11. Melakukan penatausahaan barang milik negara.
12. Melakukan evaluasi pelaksanaan tugas sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku dan menetapkan SKP staf yang dibawahinya.
13. Memberikan petunjuk kepada bawahan baik lisan maupun tertulis.
14. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasan.
15. Melaporkan hasil pelaksanaan tugas / kegiatan kepada atasan.
4.2.4.3 Bidang Pengembangan dan Pelestarian Kebudayaan
Bidang Pengembangan dan Pelestarian Kebudayaan mempunyai tugas membantu Kepala Dinas melaksanakan tugasnya di bidang pengembangan dan pelestarian kebudayaan. Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Kepala Bidang Pengembangan dan Pelestarian Kebudayaan menyelenggarakan fungsi :
1. Merumuskan bahan dan melaksanakan kebijakan di bidang pengelolaan warisan budaya, pelestarian tradisi, pembinaan komunitas, dan lembaga adat serta pembinaan kesenian.
2. Merumuskan bahan dan melaksanakan kebijakan di bidang cagar budaya, sejarah permuseuman, warisan budaya, pelestarian tradisi, pembinaan komunitas dan lembaga adat.
3. Merumuskan bahan dan melaksanakan kebijakan di bidang pembinaan dan pelestarian kesenian, komunitas seni, seni pertunjukan, seni rupa, seni media, dokumentasi, dan tenaga kesenian.
4. Melaksanakan fasilitasi di bidang pengelolaan cagar budaya, permuseuman, sejarah, warisan budaya, pelestarian tradisi, pembinaan komunitas dan lembaga adat.
5. Melaksanakan fasilitasi di bidang pembinaan kesenian, komunitas seni, seni pertunjukan, seni rupa, seni media, dokumentasi, dan tenaga kesenian.
6. Mensosialisasikan pembinaan, pelatihan, kerjasama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang kebudayaan, kesenian, dan tenaga kesenian lainnya;mengkoordinasikan pelaksanaan kebijakan di bidang kebudayaan, kesenian, tradisi, sejarah, cagar budaya, permuseuman, warisan budaya, seni pertunjukan, seni rupa, seni media, dokumentasi, tenaga kesenian dan kebudayaan lainnya.
7. Mensosialisasikan pembinaan di bidang pengelolaan cagar budaya, museum, pelestarian tradisi, sejarah, kesenian, perfilman serta tenaga kesenian dan kebudayaan.
8. Merumuskan bahan pemantauan dan evaluasi di bidang pengelolaan cagar budaya, museum, sejarah, pelestarian tradisi, warisan budaya, seni pertunjukan, seni rupa, seni media dokumentasi, komuniatas dan lembaga adat serta tenaga kesenian dan kebudayaan.
9. Merumuskan standar, prosedur dan kriteria kebijakan dibidang kebudayaan, kesenian, komunitas dan lembaga adat, serta tenaga kesenian dan kebudayaan lainnya.
10. Melaksanakan evaluasi dan pelaporan di bidang kebudayaan, kesenian, perfilman, tradisi, sejarah, cagar budaya, permuseuman, warisan budaya, seni pertunjukan, seni rupa, seni media, dokumentasi, tenaga kesenian dan kebudayaan lainnya.
11. Melaksanakan evaluasi pelaksanaan tugas sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku.
12. Melaksanakan evaluasi terhadap kinerja staf yang dibawahinya.
13. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasan.
14. Melaksanakan pelaporan hasil pelaksanaan tugas/kegiatan kepada atasan.
Bidang Pengembangan dan Pelestarian Kebudayaan dibagi atas dua seksi yaitu Seksi Pelestarian Cagar Budaya, Sejarah, Permuseuman dan Tradisi serta Seksi Pengembangan Seni Budaya dan Perfilman. Seksi Pelestarian Cagar Budaya, Sejarah, Permuseuman dan Tradisi mempunyai tugas membantu Kepala Bidang Pelestarian dan Perngembangan Kebudayaan melaksanakan tugasnya di bidang pelestarian cagar budaya, sejarah, permuseuman dan tradisi serta menyelenggarakan fungsi :
1. Menyusun rencana dan program kerja Seksi Pelestarian Cagar Budaya, Sejarah, Permuseuman dan Tradisi.
2. Menyusun dan memproses pelaksanaan tugas kepada bawahan sesuai dengan uraian tugas dan tanggungjawabnya untuk kelancaran pelaksanaan tugas.
3. Mengerjakan kegiatan di bidang registrasi nasional, pelestarian cagar budaya, permuseuman, dokumentasi, dan pembinaan tenaga cagar budaya dan permuseuman.
4. Melakukan koordinasi di bidang registrasi nasional, pelestarian cagar budaya, permuseuman, dokumentasi, dan pembinaan tenaga cagar budaya dan permuseuman.
5. Melakukan registrasi nasional cagar budaya.
6. Merancang bahan pengelolaan cagar budaya nasional.
7. Melakukan pembinaan dan pengembangan tenaga cagar budaya dan permuseuman.
8. Menyusun norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang registrasi, pelestarian cagar budaya, permuseuman, dan pembinaan tenaga cagar budaya dan permuseuman.
9. Melakukan bimbingan teknis dan supervisi di bidang registrasi, pelestarian cagar budaya, permuseuman, dan pembinaan tenaga cagar budaya dan permuseuman.
10. Melakukan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pelestarian cagar budaya dan permuseuman.
11. Mengerjakan dokumentasi di bidang registrasi nasional, pelestarian cagar budaya, permuseuman, dan pembinaan tenaga cagar budaya dan permuseuman.
12. Melakukan evaluasi dan pelaporan di bidang registrasi nasional, pelestarian cagar budaya, permuseuman, dan pembinaan tenaga cagar budaya dan permuseuman sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku.
13. Memproses SKP staf yang dibawahinya.
14. Melakukan petunjuk kepada bawahan baik lisan maupun tertulis.
15. Mengerjakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasan.
16. Melakukan pelaporan hasil pelaksanaan tugas/kegiatan kepada atasan.
Seksi Pengembangan Seni Budaya dan Perfilman mempunyai tugas membantu Kepala Bidang Pelestarian dan Pengembangan Kebudayaan melaksanakan tugasnya dalam bidang pengembangan seni budaya dan perfilman serta menyelenggarakan fungsi :
1. Merancang perumusan kebijakan di bidang kesenian.
2. Melakukan koordinasi dan mengerjakan bahan kebijakan di bidang kesenian.
3. Mengerjakan pagelaran atau pertunjukan kesenian.
4. Melakukan pembinaan dan pengembangan pelaku seni budaya.
5. Menyusun bahan perumusan fasilitasi di bidang pembinaan kesenian, komunitas seni, seni pertunjukan, seni rupa, seni media, dokumentasi, perfilman dan tenaga kesenian.
6. Melakukan pembinaan, pelatihan, komunitas seni, pemberdayaan peran serta masyarakat dalam bidang kesenian, perfilman dan tenaga kesenian lainnya.
7. Merancang dan melakukan kebijakan di bidang seni pertunjukan, seni rupa, seni media, perfilman dan tenaga kesenian lainnya.
8. Menyusun dan melakukan kebijakan bidang kesenian, seni pertunjukan, seni rupa, senia media, doumentasi, dan perfilman.
9. Melakukan koordinasi di bidang seni pertunjukan, seni rupa, seni media, dan dokumentasi.
10. Melakukan evaluasi dan pelaporan pengembangan seni budaya.
11. Mengerjakan dokumentasi pengembangan seni budaya.
12. Melakukan evaluasi dan pelaporan di bidang seni pertunjukan, seni rupa, seni media, dan dokumentasi sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku.
13. Memproses skp staf yang dibawahinya.
14. Melakukan petunjuk kepada bawahan baik lisan maupun tertulis.
15. Mengerjakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasan.
16. Melakukan pelaporan hasil pelaksanaan tugas/kegiatan kepada atasan.
4.2.4.4 Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata
Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata mempunyai tugas membantu Kepala Dinas dalam melaksanakan tugasnya di bidang pengembangan destinasi pariwisata. Bidang pengembangan destinasi pariwiata menyelenggarakan fungsi : 1. Menyusun rencana dan program kerja bidang pengembangan destinasi
pariwisata.
2. Membagi dan mengatur pelaksanaan tugas kepada bawahan sesuai dengan uraian tugas dan tanggungjawabnya untuk kelancaran pelaksanaan tugas.
3. Memberikan pembinaan kepada seksi pengembangan infrastruktur dan ekosistem dan seksi pengembangan destinasi wisata budaya, alam dan buatan.
4. Menyiapkan perumusan kebijakan di bidang perancangan destinasi, aksesibilitas dan ekosistem pariwisata.
5. Menyusun norma, standar, prosedur dan kriteria di bidang perancangan destinasi, aksesibilitas dan ekosistem pariwisata.
6. Mengkoordinasikan pelaksanaan kebijakan di bidang perancangan destinasi, aksesibilitas dan ekosistem pariwisata.
7. Melaksanakan bimbingan teknis dan supervisi di bidang pengembangan infrastruktur dan ekosistem.
8. Melaksanakan evaluasi dan pelaporan di bidang pengembangan infrastruktur dan ekosistem.
9. Melakukan evaluasi pelaksanaan tugas sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku.
10. Menetapkan SKP staf yang dibawahinya.
11. Memberikan petunjuk kepada bawahan baik lisan maupun tertulis.
12. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasan.
13. Melaporkan hasil pelaksanaan tugas/kegiatan kepada atasan.
Bidang pengembangan destinasi pariwiata terbagi atas dua seksi yaitu Seksi Pengembangan Infrastruktur dan Ekosistem dan Seksi Pengembangan Destinasi Wisata Budaya, Alam dan Buatan. Seksi Pengembangan infrastruktur dan Ekosistem meyelenggarakan fungsi :
1. Menyusun rencana dan program kerja bidang pengembangan infrastruktur dan ekosistem;.
2. Membagi dan mengatur pelaksanaan tugas kepada bawahan sesuai dengan uraian tugas dan tanggungjawabnya untuk kelancaran pelaksanaan tugas.
3. Menyiapkan perumusan kebijakan di bidang perancangan destinasi, amenitas, aksesibilitas dan ekosistem pariwisata.
4. Mengumpulkandan mengkonsep norma, standar, prosedur dan kriteria di bidang perancangan destinasi, amenitas, aksesibilitas dan ekosistem pariwisata.
5. Mengkonsep kebijakan di bidang perancangan destinasi, amenitas, aksesibilitas dan ekosistem pariwisata.
6. Mengumpulkan bahan bimbingan teknis dan supervisi di bidang pengembangan infrastruktur dan ekosistem.
7. Membuat laporan di bidang pengembangan infrastruktur dan ekosistem.
8. Mengumpulkan bahan perumusan kebijakan di bidang strategi dan prototipe destinasi serta analisa destinasi.
9. Melaksanakan bimbingan teknis dan supervisi di bidang perancangan destinasi.
10. Melaksanakan evaluasi dan pelaporan di bidang perancangan destinasi.
11. Melakukan evaluasi pelaksanaan tugas sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku.
12. Menetapkan skp staf yang dibawahinya.
13. Memberikan petunjuk kepada bawahan baik lisan maupun tertulis.
14. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasan.
15. Melaporkan hasil pelaksanaan tugas/kegiatan kepada atasan.
Seksi Pengembangan Destinasi Budaya, Alam dan Buatan melaksanakan tugasnya di bidang pengembangan destinasi wisata budaya, alam dan buatan serta menyelenggarakan fungsi :
1. Menyusun rencana dan program kerja bidang pengembangan destinasi wisata budaya, alam dan buatan.
2. Membagi dan mengatur pelaksanaan tugas kepada bawahan sesuai dengan uraian tugas dan tanggungjawabnya untuk kelancaran pelaksanaan tugas.
3. Menyiapkan perumusan kebijakan di bidang pengembangan wisata kuliner dan spa, sejarah dan religi, tradisi dan seni budaya serta perdesaan dan perkotaan.
4. Menyusun norma, standar, prosedur dan kriteria di bidang pengembangan wisata kuliner dan spa, sejarah dan religi, tradisi dan seni budaya serta perdesaan dan perkotaan.
5. Mengkoordinasikan pelaksanaan kebijakan di bidang pengembangan wisata kuliner dan spa, sejarah dan religi, tradisi dan seni budaya serta perdesaan dan perkotaan.
6. Melaksanakan bimbingan teknis dan supervisi di bidang pengembangan destinasi wisata budaya.
7. Melaksanakan evaluasi dan pelaporan di bidang pengembangan destinasi wisata budaya.
8. Melaksanakan bimbingan teknis dan supervisi di bidang pengembangan wisata kuliner dan spa.
9. Melaksanakan evaluasi dan pelaporan di bidang pengembangan wisata kuliner dan spa.
10. Menyiapkan perumusan kebijakan di bidang pengembangan wisata bahari, wisata ekologi dan petualangan, kawasan wisata, wisata konvensi, olahraga dan rekreasi.
11. Menyusun norma, standar, prosedur dan kriteria di bidang pengembangan wisata bahari, wisata ekologi dan petualangan, kawasan wisata, wisata konvensi, olahraga dan rekreasi.
12. Mengkoordinasikan pelaksanaan kebijakan di bidang pengembangan wisata bahari, wisata ekologi dan petualangan, kawasan wisata, wisata konvensi, olahraga dan rekreasi.
13. Melaksanakan bimbingan teknis dan supervisi di bidang pengembangan destinasi wisata alam dan buatan.
14. Melaksanakan evaluasi dan pelaporan di bidang pengembangan destinasi wisata alam dan buatan.
15. Melakukan evaluasi pelaksanaan tugas sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku.
16. Menetapkan skp staf yang dibawahinya.
17. Memberikan petunjuk kepada bawahan baik lisan maupun tertulis.
18. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasan.
19. Melaporkan hasil pelaksanaan tugas/kegiatan kepada atasan.
4.2.4.5 Bidang Pengembangan Kelembagaan, Industri Pariwisata dan Pemberdayaan Masyarakat
Bidang Pengembangan Kelembagaan, Industri Pariwisata dan Pemberdayaan Masyarakat unit kerja Dinas Kebudayaan dan Pariwisata sebagai unsur lini dalam pelaksanaan perencanaan pengembangan pada lingkup Bidang Pengembangan Kelembagaan, Industri Pariwisata dan Pemberdayaan Masyarakat, dipimpin oleh Kepala Bidang yang berkedudukan di bawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Dinas. Bidang Pengembangan Kelembagaan,
Industri Pariwisata dan Pemberdayaan Masyarakat menyelenggarakan rincian tugas sebagai berikut :
1. Penyusunanrencana dan program kerja bidang Pengembangan Kelembagaan, Industri Pariwisata Dan Pemberdayaan Masyarakat.
2. Pelaksanaan tugas kepada bawahan sesuai dengan uraian tugas dan tanggungjawabnya untuk kelancaran pelaksanaan tugas.
3. Pembinaan kepada Seksi Pengembangan Kelembagaan dan Pemberdayaan Masyarakat dan Seksi Pengembangan Industri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
4. Penyiapan perumusan kebijakan di bidang pengembangan kelembagaan, industri pariwisata dan pemberdayaan masyarakat.
5. Penyiapan koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaan kebijakan di bidang pengembangan kelembagaan, industri pariwisata dan pemberdayaan masyarakat.
6. Penyiapan penyusunan norma, standar, prosedur dan kriteria di bidang pengembangan kelembagaan, industri pariwisata dan pemberdayaan masyarakat meliputi pengembangan kelembagaan, pemberdayaan masyarakat, pengembangan industri pariwisata dan ekonomi kreatif.
7. Melaksanakan penyiapan pemberian bimbingan teknis dan evaluasi bidang pengembangan kelembagaan, industri pariwisata dan pemberdayaan masyarakat meliputi pengembangan kelembagaan, pemberdayaan masyarakat, pengembangan industri pariwisata dan ekonomi kreatif.
8. Melakukan evaluasi pelaksanaan tugas sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku.
9. Menetapkan SKP staf yang dibawahinya.
10. Memberikan petunjuk kepada bawahan baik lisan maupun tertulis.
11. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasan.
12. Melaporkan hasil pelaksanaan tugas/kegiatan kepada atasan.
Ada dua seksi yang membantu bidang ini yaitu Seksi Pengembangan Kelembagaan dan Pemberdayaan Masyarakat serta Seksi Pengembangan Industri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Seksi Pengembangan Kelembagaan dan Pemberdayaan Masyarakat menyelenggarakan fungsi :
1. Menyusun rencana dan program kerja seksipengembangan Kelembagaan dan Pemberdayaan Masyarakat.
2. Membagi dan mengatur pelaksanaan tugas kepada bawahan sesuai dengan uraian tugas dan tanggungjawabnya untuk kelancaran pelaksanaan tugas.
3. Melakukan penyiapan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan masyarakat.
4. Melakukan penyiapan bahan koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan masyarakat.
5. Melakukan penyiapan bahan penyusunan norma, standar, prosedur dan kriteria di bidang kelembagaan dan pemberdayaan masyarakat meliputi kemitraan usaha pariwisata, standar usaha pariwisata, sertifikasi usaha pariwisata, investasi usaha pariwisata, peningkatan kapasitas masyarakat dan sadar wisata.
6. Melakukan penyiapan bahan bimbingan teknis dan evaluasi di bidang kelembagaan dan pemberdayaan masyarakat meliputi kemitraan usaha
pariwisata, standar usaha pariwisata, sertifikasi usaha pariwisata, investasi usaha pariwisata, peningkatan kapasitas masyarakat dan sadar wisata.
7. Menetapkan SKP staf yang dibawahinya.
8. Memberikan petunjuk kepada bawahan baik lisan maupun tertulis.
9. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasan.
10. Melaporkan hasil pelaksanaan tugas/kegiatan kepada atasan.
Seksi Pengembangan Industri Pariwisata dan ekonomi Kreatif menyelenggarakan fungsi :
1. Menyusun rencana dan program kerja seksi Pengembangan Industri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
2. Membagi dan mengatur pelaksanaan tugas kepada bawahan sesuai dengan uraian tugas dan tanggungjawabnya untuk kelancaran pelaksanaan tugas.
3. Melakukan penyiapan bahan perumusan kebijakan di bidang industri pariwisata dan ekonomi kreatif.
4. Melakukan penyiapan bahan koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaan kebijakan di bidang ndustri pariwisata dan ekonomi kreatif.
5. Melakukan penyiapan bahan penyusunan norma, standar, prosedur dan kriteria bidang industri pariwisata dan ekonomi kreatif meliputi sarana dan jasa pariwisata, pengembangan produk, pelayananan pariwisata dan ekonomi kreatif.
6. Melakukan penyiapan bahan bimbingan teknis dan evaluasi di bidang industri pariwisata dan ekonomi kreatif meliputi sarana dan jasa pariwisata, pengembangan produk, pelayananan pariwisata dan ekonomi kreatif.
7. Menetapkan SKP staf yang dibawahinya.
8. Memberikan petunjuk kepada bawahan baik lisan maupun tertulis.
9. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasan.
10. Melaporkan hasil pelaksanaan tugas/kegiatan kepada atasan.
4.2.4.6 Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata
Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata merupakan unit kerja Dinas Kebudayaan dan Pariwisata sebagai unsur lini dalam Pengembangan Pemasaran Pariwisata, dipimpin oleh Kepala Bidang yang berkedudukan di bawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Dinas. Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata menyelenggarakan rincian tugas sebagai berikut :
1. Menyusun rencana dan program kerja bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata.
2. Membagi dan mengatur pelaksanaan tugas kepada bawahan sesuai dengan uraian tugas dan tanggungjawabnya untuk kelancaran pelaksanaan tugas.
3. Memberikan pembinaan kepada Seksi Pengembangan Komunikasi dan Informasi Pariwisata dan Seksi pengembangan pemasaran produk pariwisata.
4. Menyiapkan perumusan kebijakan dan strategi pemasaran pariwisata nasional dan mancanegara serta meningkatkan kerjasama pariwisata antar daerah.
5. Menyiapkan perumusan kebijakan di bidang strategi komunikasi pemasaran media online, elektronik, cetak, dan media ruang.
6. Menyiapkan bahan penyusunan rencana dan program, pemantauan, evaluasi, pelaporan dan analisis kegiatan di bidang pemasaran pariwisata dalam dan luar negeri.
7. Menyusunan norma, standar, prosedur dan kriteria di bidang strategi komunikasi pemasaran media online, elektronik, cetak dan ruang.
8. Mengkoordinasikan pelaksanaan kebijakan dan kerjasama di bidang strategi komunikasi pemasaran media online, elektronik, cetak, dan media ruang.
9. Mengkoordinasikan dan sinkronisasi pelaksanaan kebijakan di bidang pemasaran pariwisata dalam negeri dan mancanegara berdasarkan area serta peningkatan kerjasama antar daerah.
10. Menyusun norma, standar, prosedur dan kriteria di bidang pengembangan
10. Menyusun norma, standar, prosedur dan kriteria di bidang pengembangan