• Tidak ada hasil yang ditemukan

Overview Perekonomian Kalimantan Timur

Dalam dokumen (Halaman Belakang Kertas Cover) (Halaman 63-67)

Asesmen Ekonomi Regional Pilihan

A. Provinsi Kalimantan Timur

1. Overview Perekonomian Kalimantan Timur

Perekonomian Provinsi Kalimantan Timur secara umum berhasil tumbuh sejalan dengan arah pemulihan ekonomi Indonesia. Tercatat, Provinsi Kalimantan Timur mencetak angka pertumbuhan ekonomi triwulan III-2021 sebesar 4,51 persen (yoy). Angka tersebut relatif lebih lambat dibandingkan triwulan II-2021 yang berhasil mencapai 5,77 persen (yoy) dengan pengaruh low-base effect pada periode yang sama di tahun 2020. Adapun secara kuartalan, ekonomi Provinsi Kalimantan Timur kembali tumbuh positif sebesar 1,14 persen (qtq), mempertahankan kinerja positif di triwulan sebelumnya.

Grafik 4.2 Pertumbuhan Ekonomi Triwulanan Provinsi Kalimantan Timur Sumber: BPS (diolah), diakses tanggal 17 Desember 2021

Dalam lingkup regional yang lebih luas, kinerja ekonomi wilayah Kalimantan banyak dipengaruhi oleh kinerja ekonomi Provinsi Kalimantan Timur, sehingga arah pertumbuhan keduanya akan senantiasa sejalan. Struktur perekonomian wilayah Kalimantan pada triwulan III-2021 didominasi oleh Kalimantan Timur sebesar 50,2 persen, dan 49,8 persen sisanya terbagi untuk 4 provinsi lain di Kalimantan. Pada triwulan III-2021, ekonomi Kalimantan

Provinsi Kalimantan Timur merupakan provinsi penyumbang sektor Pertambangan dan Penggalian yang terbesar di Indonesia. Sektor Pertambangan dan Penggalian juga memegang porsi besar dalam perekonomian Provinsi Kalimantan Timur. Pertumbuhan pesat

sektor Pertambangan dan Penggalian di triwulan II dan III 2021 salah satunya didorong oleh kinerja produksi dan ekspor komoditas batu bara yang apik mengikuti pulihnya kondisi

ekonomi global.

Q4 2019 Q1 2020 Q2 2020 Q3 2020 Q4 2020 Q1 2021 Q2 2021 Q3 2021

Pertumbuhan Ekonomi Triwulanan Provinsi Kaltim (%, yoy)

Kaltim Nasional Kalimantan

64

tumbuh 4,52 persen (yoy), dengan hampir semua provinsi di wilayah Kalimantan melanjutkan tren perbaikan kinerja ekonominya meski sedikit melambat dibandingkan triwulan sebelumnya. Hanya Provinsi Kalimantan Selatan yang pertumbuhan ekonomi triwulan III-2021 lebih tinggi dari triwulan sebelumnya (dari 4,4 persen ke 4,82 persen).

Angka pertumbuhan ekonomi Provinsi Kalimantan Timur yang sebesar 4,51 persen (yoy) bisa diperoleh dari banyaknya komponen pengeluaran yang sudah tumbuh positif. Pada triwulan III-2021, terdapat 5 dari 6 komponen pengeluaran perekonomian Provinsi Kalimantan Timur yang menghasilkan peningkatan dari kondisi di tahun sebelumnya. Komponen investasi PMTB menjadi sumber pertumbuhan tertinggi karena memiliki kontribusi yang cukup besar 30,8 persen dan berkembang pesat sebesar 9,25 persen (yoy). Pertumbuhan PMTB juga didukung dengan adanya fakta bahwa realisasi PMA dan PMDN yang naik pada triwulan ini seiring pulihnya iklim investasi. Sumber pertumbuhan dominan berikutnya adalah Net Ekspor, yang di dalamnya mengandung Ekspor yang naik 7,32 persen (yoy) dan Impor yang juga naik 10,1 persen (yoy). Ekspor Provinsi Kalimantan Timur masih berkinerja pesat karena masih tingginya permintaan dan harga komoditas (seperti batu bara, CPO, dan migas) ke luar negeri, meski permintaan komoditas dari dalam negeri mengalami perlambatan. Di sisi lain, komponen Impor relatif melambat seiring dengan melambatnya kinerja industri dan perdagangan serta aktivitas bongkar barang.

Tabel 4.1 Pertumbuhan Ekonomi Menurut Komponen Pengeluaran Provinsi Kalimantan Timur

Komponen 2020 2021 Sumber: BPS (diolah), diakses tanggal 17 Desember 2021

< 0% 0 - 5% 5,22 5 - 7% 8,84 > 7 %

Adapun komponen pengeluaran lain dalam PDRB Provinsi Kalimantan Timur yang perlu diulas adalah Konsumsi Pemerintah. Konsumsi Pemerintah pada triwulan III-2021 turun cukup signifikan sebesar -8,96 persen (yoy) yang salah satu sebabnya adalah pencairan THR dan gaji ke-13 yang sudah dilakukan pada triwulan sebelumnya. Realisasi belanja modal APBD pada

65

triwulan III juga tidak terlalu banyak dilakukan. Meskipun demikian, realisasi belanja pada triwulan berikutnya akan cenderung meningkat seperti histori di tahun-tahun sebelumnya.

Kemudian komponen berikutnya yakni Konsumsi Rumah Tangga hanya tumbuh tipis di angka 0,12 persen (yoy). Aktivitas konsumsi masyarakat menurun setelah sebelumnya meningkat pesat pada masa bulan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri.

Grafik 4.3 Sumber Pertumbuhan PDRB Menurut Komponen Pengeluaran Provinsi Kalimantan Timur Sumber: BPS (diolah), diakses tanggal 17 Desember 2021

Dari sisi lapangan usaha, pertumbuhan ekonomi Provinsi Kalimantan Timur triwulan III-2021 didukung oleh kinerja ekonomi sektoralnya yang masih melanjutkan pertumbuhannya. Sektor-sektor utama Provinsi Bali seperti Pertambangan dan Penggalian, Industri Pengolahan, dan Konstruksi tumbuh secara berturut turut sebesar 6,60 persen; 2,22 persen; dan 5,46 persen (yoy). Sektor primer lainnya yakni sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan juga turut naik sebesar 2,86 persen (yoy). Namun, terdapat beberapa sektor jasa yang masih belum lepas dari fase kontraksi. Kontraksi terbesar dalam ekonomi Provinsi Kalimantan berada pada sektor Administrasi Pemerintahan, yang mana kinerja ini berkaitan dengan Konsumsi Pemerintah yang juga tidak mengalami peningkatan dari kondisi tahun lalu. Sektor Transportasi dan Pergudangan, Jasa Pendidikan, Real Estat, dan Jasa Lainnya tercatat juga masih terkontraksi tipis di kisaran -0,5 sampai -1,1 persen (yoy).

Tabel 4.2 Pertumbuhan Ekonomi Menurut Lapangan Usaha Provinsi Kalimantan Timur

Sektor 2020 2021

I II III IV Total I II III Share

Pertanian, Kehutanan, dan

Perikanan 1,97 -2,33 -2,52 -1,62 -1,12 -3,27 0,37 2,86 8,46

Pertambangan dan Penggalian

-0,43 -6,82 -6,67 -4,35 -4,58 -3,93 5,58 6,60 46,82

Sumber Pertumbuhan PDRB menurut Komponen Pengeluaran (persen, yoy)

Konsumsi RT PMTB Net Ekspor Lainnya

66 Sumber: BPS (diolah), diakses tanggal 17 Desember 2021

Dari grafik 4.4 dapat disorot bahwa sektor yang berperan banyak dalam menjadi sumber pertumbuhan PDRB Provinsi Kalimantan Timur triwulan III-2021 adalah Pertambangan dan Penggalian serta Industri Pengolahan. Sektor Pertambangan dan Penggalian memberikan sumbangan tertinggi sebagai sumber pertumbuhan, yakni sebesar 3,1 persen. Hal ini menjadi logis karena sektor tersebut memegang porsi 46,8 persen dari PDRB Provinsi Kalimantan Timur dan didukung oleh pertumbuhan yang pesat. Sementara itu, setelah pada triwulan sebelumnya menjadi sumber pertumbuhan 1,65 persen, sektor Industri Pengolahan pada triwulan III-2021 hanya memberikan sumber pertumbuhan sebesar 0,44 persen. Sektor Industri Pengolahan tumbuh melambat utamanya disebabkan karena produksi industri kimia yang menurun, sejalan dengan produksi industri kimia di tingkat nasional yang juga menurun. Adapun sektor Konstruksi, sektor yang memiliki kontribusi terbesar ketiga di Kalimantan Timur, memberikan sumber pertumbuhan cukup signifikan yakni sebesar 0,41 persen karena meningkatnya aktivitas pembangunan setelah banyaknya investasi yang masuk.

67

Grafik 4.4 Sumber Pertumbuhan PDRB Menurut Lapangan Usaha Provinsi Kalimantan Timur Sumber: BPS (diolah), diakses tanggal 17 Desember 2021

Dari catatan-catatan tersebut di atas, dapat diketahui bahwa laju ekonomi Provinsi Kalimantan secara kumulatif dari triwulan I sampai III tahun 2021 adalah sebesar 2,34 persen. Jika momentum pertumbuhan terus berlanjut, Provinsi Kalimantan Timur dapat menutup tahun 2021 dengan angka pertumbuhan ekonomi tahunan yang positif pada rentang 2,3-3,1 persen (yoy), setelah sebelumnya mengalami kontraksi -2,85 persen (yoy) sepanjang tahun 2020.

Pertumbuhan ekonomi Kalimantan Timur ke depan yang prospektif dapat diindikasi dari kembali menggeliatnya aktivitas masyarakat (terutama menjelang akhir tahun), penanganan pandemi COVID-19 yang terkendali, serta iklim investasi yang semakin kondusif. Prospek ekonomi positif tersebut juga didukung dengan kondisi dari sisi eksternal, yakni dengan membaiknya permintaan komoditas (utamanya batu bara) dari negara tujuan ekspor Kalimantan Timur seperti Tiongkok, Taiwan, India, dan beberapa negara di ASEAN.

2. Kinerja Sektor Pertambangan dan Penggalian Provinsi Kalimantan

Dalam dokumen (Halaman Belakang Kertas Cover) (Halaman 63-67)