• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV PERENCANAAN GEOMETRIK JALAN

6.4 Pekerjaan Drainase

6.4.1 Selokan dan Saluran Air 6.4.1.1 Umum

(1) Uraian

(a) Pekerjaan ini harus mencakup pembuatan selokan baru baik yang mempunyai pasangan atau tidak, sesuai dengan spesifikasi ini dan memenuhi persyaratan arah, ketinggian dan perincian yang ditunjukkan pada gambar atau sesuai dengan perintah Direksi Teknik.

(b) Pekerjaan ini juga meliputi relokasi atau perlindungan dari saluran yang ada, atau saluran air lainnya yang akan terganggu baik sementara maupun tetap, selama penyelesaian pekerjaan yang memuaskan sesuai dengan kontrak.

(2) Penerbitan Detail Konstruksi

Detail konstruksi selokan baru, baik yang mempunyai pasangan ataupun tidak, yang tidak dimasukkan dalam Dokumen Kontrak pada saat tender akan diterbitkan oleh Direksi Teknik setelah Kontraktor menyerahkan hasil survei lapangan dan Direksi Teknik telah menyelesaikan peninjauan kembali rancangan awal.

(3) Pekerjaan di bagian lain yang berkaitan dengan pasal ini (a) Mobilisasi

(b) Rekayasa Lapangan

118

(c) Drainase (d) Galian–galian (e) Timbunan

(f) Pemeliharaan Perkerasan Bahu Jalan (g) Drainase, Perlengkapan Jalan.

(4) Toleransi Dimensi Saluran

(a) Ketinggian akhir dari dasar selokan harus tidak boleh berbeda dari 1 cm dari yang dipersyaratkan atau disetujui pada setiap titik, dan harus cukup halus dan merata untuk menjamin aliran yang bebas dari air tanpa tergenang pada saat aliran yang kecil.

(b) Kedudukan akhir alinyemen dan profil penampang melintang tidak boleh berbeda denagan apa yang dipersyaratkan atau dari yang telah disetujui pada setiap titik melebihi 5 cm.

(5) Pelaporan

Kontraktor harus memberitahukan Direksi Teknik setelah selesainya pembuatan formasi seluruh selokan dan bahan tidak boleh dipasang sampai Direksi Teknik menyetujui formasi tersebut

(6) Jadwal Kerja

(a) Kontraktor harus menjamin pembuatan drainase yang baik dengan merencanakan pekerjaan selokan sedemikian rupa agar drainase berfungsi sebelum pekerjaan pada timbunan (urugan) dan struktur perkerasan dimulai.

(b) Selokan harus pertama–tama dipotong sedikit lebih kecil dari penampang melintang yang disetujui, dan pemotongan akhir termasuk perbaikan dari setiap kerusakan yang terjadi selama pekerjaan, harus dilaksanakan kembali setelah terselesaikannya seluruh pekerjaan yang berdekatan ataupun yang bersebelahan.

(7) Kondisi Lapangan

Ketentuan yang tercantum pada bab ini, menyangkut cara mengeringkan lapangan dan pemeliharaan sanitasi lapangan, harus berlaku.

(8) Perbaikan dari Pekerjaan yang Tidak Memuaskan

(a) Pekerjaan pengukuran profil yang ada atau yang dibangun kalau dianggap perlu harus diulang untuk mendapatkan catatan yang teliti dari keadaan fisik, sampai disetujui pihak Direksi Teknik.

119

(b) Pekerjaan pelaksanaan selokan yang tidak memenuhi kriteria toleransi yang diberikan, harus diperbaiki oleh Kontraktor seperti yang diperintahkan oleh Direksi Teknik.

Pekerjaan–pekerjaan dapat meliputi :

 Penggalian atau penimbunan kembali, termasuk jika pertama – tama perlu penimbunan kembali pekerjaan dan kemudian digali kembali hingga memenuhi arah yang ditentukan.

 Pekerjaan timbunan yang kurang memuaskan harus diperbaiki sesuai dengan ketentuan spesifikasi ini.

(9) Pemeliharaan Pekerjaan yang Telah diterima

Tanpa mengurangi kewajiban Kontraktor untuk melaksanakan perintah dari pekerjaan yang tidak memuaskan atau pekerjaan yang gagal seperti yang ditentukan.

Kontraktor juga harus bertanggung jawab untuk pemeliharaan rutin dari semua selokan yang mempunyai pasangan atau tidak, yang telah selesai atau diterima selama masa kontrak berlangsung selama masa jaminan. Pekerjaan pemeliharaan rutin tersebut harus dilaksanakan menurut spesifikasi ini dan harus dibayar secara terpisah.

6.4.1.2 Material dan Jaminan Mutu (1) Timbunan

Bahan timbunan yang digunakan harus mempunyai persyaratan sifat material, penempatan, pemadatan dan jaminan mutu yang ditentukan dalam spesifikasi ini.

6.4.1.3 Pelaksanaan

(1) Penentuan Titik dari Saluran

Lokasi, panjang, arah dari aliran dan kelandaian yang diperlukan dari seluruh selokan yang akan dibentuk atau digali atau diberi pasangan, dan lokasi dari seluruh lubang penampang dan pembuang yang berhubungan harus ditentukan oleh Kontraktor benar–

benar sesuai dengan detail konstruksi.

(2) Pembangunan Selokan

(a) Penggalian, penimbunan dan pemotongan harus dilakukan sebagaimana diperlukan untuk membentuk selokan baru atau lama, sesuai garis dan kelandaian yang ditunjukkan pada gambar potongan memanjang yang disetujui dan sesuai profil yang

120

ditunjukkan pada gambar tipe selokan atau sebagaimana diperintahkan oleh Direksi Teknik.

(b) Seluruh badan dari hasil galian harus dibuang sekurang–kurangnya pada jarak 10 m hingga tidak ada bahan yang berlebihan data masuk kembali kedalam selokan yang telah digali, dikemudian hari.

(3) Relokasi Saluran

(a) Bila stabilisasi timbunan atau pekerjaan permanen lainnya dari kontrak secara tak terhindarkan akan menghalangi sebagian atau seluruhnya dari saluran air yang ada, maka saluran air tersebut harus dipindahkan agar tidak mengganggu aliran air yang melalui pekerjaan tersebut pada ketinggian air banjir yang normal.

(b) Pemindahan aliran air tersebut harus mempertahankan kelandaian dasar kanal yang ada dan harus sedemikian arahnya agar tidak menyebabkan gerusan baik pada pekerjaan atau pada tanah disekitarnya.

6.4.1.4 Pengukuran dan Pembayaran (1) Pengukuran dan Pembayaran Galian

Pekerjaan galian selokan dan saluran air harus diukur untuk pembayaran dalam meter kubik sebagai volume material yang benar–benar dipindahkan dan disetujui Direksi Teknik, yang dianggap perlu untuk pembentukan atau pembentukan kembali selokan dan saluran air yang memuaskan pada arah tinggi dan profil yang benar seperti yang diperlihatkan pada gambar atau yang diperintahkan oleh Direksi Teknik secara memuaskan. Penggalian yang melebihi seperti yang diperlihatkan pada gambar atau diperintahkan Direksi Teknik, tidak boleh diukur untuk pembayaran.

(2) Pengukuran dan Pembayaran dari Urugan

Urugan yang digunakan untuk pekerjaan selokan dan saluran air harus diukur dan di bayar sebagai timbunan dalam persyaratan ini.

(3) Dasar Pembayaran

Kuantitas galian yang disebutkan diatas akan dibayar berdasarkan harga kontrak persatuan pengukuran untuk masing–masing mata pembayaran seperti tercantum di bawah ini dan tercantum dalam harga penawaran. Harga dan pembayaran tersebut harus merupakan kompensasi penuh untuk pengadaan semua buruh, peralatan untuk galian

121

selokan, drainase, dan saluran air dan semua biaya yang perlu atau biasanya diperlukan untuk penyelesaian secara sempurna serta sesuai dengan persyaratan yang ditentukan dalam sub bab ini. Mata pembayaran untuk pekerjaan ini dalam meter kubik.

6.5. Pekerjaan Tanah