• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEKERJAAN PENGANGKUTAN

Dalam dokumen SPESIFIKASI TEKNIS II. REFERENSI (Halaman 187-190)

BAB X.3 SPESIFIKASI TEKNIS KHUSUS

DIAMETER LUAR PIPA POLYVINYL CHLORIDE (PVC)

F. PEKERJAAN PENGANGKUTAN

F.1. RUANG LINGKUP PEKERJAAN PENGANGKUTAN

Pekerjaan pengangkutan dimaksud adalah pekerjaan memindahkan produk pabrikasi Modul IPA Konstruksi Baja dan Panel dan Peralatan Mekanikal- Elektrikal dari Bengkel Kerja (Workshop) menuju Lokasi Pekerjaan, meliputi ruang lingkup sebagai berikut:

a. Pengemasan (Packing) b. Bongkar-Muat

c. Asuransi d. Pengiriman

F.2. PENGEMASAN (PACKING)

Pengemasan (Packing) dilakukan untuk melindungi barang yaitu Modul IPA Konstruksi Baja dan Panel dari segala gangguan dalam proses pemindahan dari Bengel Kerja (Workshop) menuju Lokasi Pekerjaan sehingga dapat menjamin kualitas barang di Lokasi Pekerjaan sama dengan kualitas barang di Bengkel Kerja (Workshop). Peralatan Mekanikal-Elektrikal dipastikan telah dikemas (packing) oleh pabrik. Secara umum persyaratan pengangkutan (pengemasan, bongkar-muat, asuransi, dan pengiriman) didasarkan dengan jaminan kualitas untuk menghindari kerusakan dan dilakukan dengan mengacu pada standar pengangkutan darat maupun laut. Penyedia jasa harus menjamin kualitas semua barang di lokasi pekerjaan sama dengan kualitas barang di Bengkel Kerja.

F.3. SYARAT TEKNIS PENGEMASAN (PACKING) Spesifikasi Kemasan (Packing) adalah sebagai berikut:

a. Plasting wraping

Plastik waring yang digunakan adalah bubble pastik wraping roll yang

berkualitas tinggi dengan ukuran tape 6 inchi panjang 100 feet.

b. Peti (Pallet)

Kemasan (Packing) kayu yang digunakan adalahah peti kayu full box two way entry pallet dengan kaki untuk kemudahan handling. Pallet kayu dibuat dari Balok Kayu yang terbuat dari bahan kayu kualitas Kelas II berukuran 8 x 12 cm, yang dilengkapi dengan papan kayu Pinus dengan ukuran 2 x 10 cm. Peti dilapisi kayu lapis plywood wafer board kualitas tinggi dengan tebal 6 mm.

F.4. PERSYARATAN BONGKAR MUAT

Modul IPA Konstruksi Baja dan Panel yang telah dikemas (packing) di Bengkel Kerja (Workshop) serta Peralatan Mekanikal-Elektrikal (yang telah dikemas oleh pabrik) dimuat ke dalam kendaraan angkutan untuk proses pengiriman menuju Lokasi Pekerjaan. Di lokasi Pekerjaan barang-barang tersebut diturunkan atau dibongkar untuk ditempatkan sesuai dengan tempat yang telah disediakan.

Proses bongkar muat dilakukan dengan menggunakan peralatan bongkar muat yaitu Overhead Crane atau Truck Crane dengan spesifikasi kekuatan angkut minimal 15 ton, sesuai dengan yang dipersyaratkan.

F.5. PERSYARATAN ASURANSI

Penyedia jasa harus menjamin kondisi dan kuantitas semua barang di lokasi pekerjaan sama dengan kondisi dan kuantitas yang dikirimkan dari Bengkel Kerja. Semua barang yang akan dikirimkan harus diasuransikan. Asuransi dapat dilakukan secara mandiri atau dimasukan ke dalam jasa pengiriman sebagai bagian dari kegiatan pengiriman. Asuransi yang digunakan harus menggunakan jasa dari badan asuransi yang telah terdaftar resmi di pemerintah (kementerian keuangan).

F.6. PERSYARATAN PENGIRIMAN

Penyedia jasa melakukan pengiriman dengan menggunakan jasa pengiriman (ekspedisi) resmi yang telah terdaftar pada kementerian perhubungan seperti PT Titipan Kilat (TIKI), PT POS, PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE), PT DHL, dan PT TNT, PT Kargo Indonesia, PT Tritunggal Heavy Equipment.

Kendaraan angkutan yang digunakan untuk pengirimanadalah Truk Trailer Low Bed dengan ukuran panjang 12 m, lebar 3 m dengan tinggi bed 1 m dan berat 40 ton.

Penyedia jasa harus memastikan bahwa perusahaan jasa pengiriman (ekspedisi) yang digunakan memiliki alat angkutan kendaraan berat yang diperlukan sesuai dengan yang dipersyaratkan.

F.7. MEKANISME PENGANGKUTAN

Prosedur standar pengangkutan yang harus dilaksanakan Penyedia Barang/ Jasa adalah sebagai berikut:

a. Pengemasan (Packing)

o Modul IPA struktur baja, perpipaan dan perlengkapan pipa dari IPA Konstruksi Baja serta Panel dilapisi menggunakan wraping plastic.

o Modul IPA struktur baja, perpipaan dan perlengkapan pipa dari IPA Konstruksi Baja serta Panel yang telah dilapisi menggunakan wraping plastik dimasukan ke dalam Peti (Pallet) Kayu.

o Semua barang yang akan dipacking harus diperiksa oleh Direksi Teknis di bengkel kerja (workshop) untuk memastikan barang yang akan dikirim telah sesuai dengan spesifikasi teknis yang disyaratkan. Dan apabila diperlukan dapat dilakukan test pada bengkel kerja (workshop) yang disaksikan oleh Direksi Teknis.

o Semua barang yang akan dipacking harus diperiksa dan dilakukan pendataan serta didokumentasikan.

b. Bongkar - Muat

o Semua barang yang telah dikemas (packing) dan akan dimuat kedalam truk angkutan (pengiriman) harus diperiksa oleh Direksi Teknis dan diberi label. Barang yang telah diberi label kemudian dilakukan pendataan pada packing list serta didokumentasikan.

o Penyedia Barang/ Jasa harus menginformasikan waktu pengiriman dan kedatangan dari setiap barang yang dimuat.

o Pemeriksaan peralatan bongkar muat di Bengkel Kerja (Workshop), untuk memastikan kondisi kesiapan peralatan.

o Pemeriksaan proses pemuatan barang.

o Menyiapkan alat pokok dan alat pendukung serta material pendukung untuk pembongkaran dan meletakan barang di lokasi.

o Pemeriksaan peralatan bongkar muat di Lokasi Pekerjaan, untuk memastikan kondisi kesiapan peralatan.

o Pemeriksaan proses penurunan atau pembongkaran.

o Mematikan barang dibongkar dan diturunkan pada tempat yang telah ditentukan.

o Pemeriksaan terhadap semua komponen barang sesuai dengan packing list yang ada di lokasi yang telah ditentukan setelah pembongkatan atau menurunkan semua barang tersebut.

o Periksa terhadap adanya kemungkinan kerusakan selama pengangkutan termasuk bongkar muat, serta cocokkan dengan data teknis yang ada.

o Peralatan meknikal-elektrikal seperti unit pompa dan genset dipasang sesuai dengan spesifikasi teknis yang ditentukan.

c. Asuransi

o Penyedia jasa harus mendata dan memastikan semua barang telah

diasuransikan sesuai daftar komponen barang serta dengan jumlah jaminan sesuai dengan besaran harga barang yang diasuransikan.

o Penyedia jasa harus memastikan semua komponen barang dapat dipenuhi sesuai dengan jaminan asuransi.

d. Pengiriman

o Penyedia jasa harus memastikan kesiapan alat angkutan (pengiriman) sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan.

o Penyedia jasa harus memastikan semua komponen barang telah diangkut dan dikirimkan dari lokasi Bengkel Kerja (Workshop)

o Penyedia jasa harus mendata dan mendokumentasikan semua proses pengiriman.

o Penyedia jasa harus melakukan pemantauan terhadap proses pengiriman

o Penyedia jasa harus mendata dan memastikan semua komponen barang dikirimkan dari lokasi Bengkel Kerja (Workshop) diterima di Lokasi Pekerjaan

F.8. PELAPORAN DAN DOKUMENTASI

Penyedia Barang/ Jasa harus menyusun laporan pengangkutan yang terdiri dari pengemasan (packing), bongkar-muat, asuransi, dan pengiriman, disertai dengan data jenis, jumlah dan kondisi setiap barang yang diangkut dan foto-foto pada setiap tahap pekerjaan.

G. SPESIFIKASI TEKNIK PERLENGKAPAN KESELAMATAN DAN

Dalam dokumen SPESIFIKASI TEKNIS II. REFERENSI (Halaman 187-190)