• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODE PENELITIAN

A. Pelaksanaan Penelitian

Penelitian tentang pemahaman anak prasekolah mengenai identitas gender dan peran gender ini dilaksanakan pada 28 Juli 2008 s.d.27 Maret 2009, di sekolah dan di rumah subjek. Tempat pertama adalah di sekolah subjek, TK Indria Bhakti Kanisius Sengkan, Sleman. Di sekolah ini peneliti melakukan survei dan observasi kepada para subjek serta melakukan wawancara dengan guru. Tempat kedua adalah di rumah masing-masing subjek. Di rumah masing-masing subjek, peneliti melakukan survei, observasi, dan wawancara dengan subjek serta dengan orangtua.

Survei awal dilakukan pada 28 Juli 2008 sampai 18 Oktober 2008 di sekolah. Penelitian secara khusus pada masing-masing subjek dilaksanakan pada 20 Oktober 2008 sampai 27 Maret 2009, setelah mendapatkan ijin dari pihak sekolah dan masing-masing orangtua subjek. Penelitian secara khusus pada masing-masing subjek ini di lakukan di sekolah subjek dengan cara survei, observasi, dan wawancara dengan guru. Penelitian yang dilakukan di rumah subjek, dengan cara survei, observasi dan wawancara dengan subjek serta orangtua subjek.

Survei dalam penelitian ini dilakukan dengan tujuan melihat kegiatan anak prasekolah secara umum tentang pemahaman anak prasekolah mengenai identitas gender dan peran gender, serta sebagai langkah awal subjek dalam usaha

pemilihan sampel penelitian, dan juga merupakan sebuah pendekatan kepada tiap subjek agar subjek tidak merasa asing dengan peneliti, sehingga wawancara dengan para subjek dapat dilakukan tanpa hambatan. Observasi dalam penelitian ini dilakukan dengan tujuan mendapatkan informasi tambahan mengenai perilaku subjek yuang tampak yang berhubungan dengan pemahaman subjek mengenai identitas genderdan peran gender. Wawancara dalam penelitian ini dilakukan kepada subjek utama, orangtua masing-masing subjek dan guru kelas, guna mendapatkan trianggulasi data. Berikut merupakan ringkasan waktu dan tempat pelaksanaan penelitian:

Tabel 7

Ringkasan Waktu dan Tempat Pelaksanaan Penelitian

No. Subjek Waktu

Penelitian

Tempat

Penelitian Kegiatan

1.

28 Juli 2008 s.d.

18 Oktober 2008 di sekolah Survei awal

2. I

10 Oktober 2008 di rumah Permohonan ijin lisan & Survei

23 Oktober 2008 s.d. 17 Desember

2008

di sekolah Survei

9 Januari 2009 di sekolah Observasi

15 Januari 2009 di rumah Wawancara & Observasi 17 Januari 2009 di sekolah Observasi

27 Januari 2009 di sekolah Wawancara guru 10 Pebruari 2009 di rumah Wawancara

3. II

14 Oktober 2008 di rumah Permohonan ijin lisan & Survei

28 Oktober 2008 s.d. 13 Desember

2008

di sekolah Survei

6 Januari 2009 di sekolah Observasi 15 Januari 2009 di sekolah

& di rumah Observasi & wawancara 25 Januari 2009 di rumah Wawancara orangtua 27 Januari 2009 di sekolah Wawancara guru

4. III

11 Oktober 2008 di rumah Permohonan ijin lisan & Survei

22 Oktober 2008 s.d. 19 Desember

2008

di sekolah Survei

12 Januari 2009 di sekolah Observasi

17 Januari 2009 di rumah Wawancara & Observasi 21 Januari 2009 di sekolah Observasi

27 Januari 2009 di sekolah Wawancara guru 29 Januari 2009 di sekolah Wawancara guru 28 Pebruari 2009 di rumah Wawancara orangtua

5. IV

22 Oktober 2008 di rumah Permohonan ijin lisan & Survei

25 Oktober 2008 s.d. 16 Desember

2008

di sekolah Survei

8 Januari 2009 di sekolah Observasi 16 Januari 2009 di sekolah Observasi

21 Januari 2008 di rumah Wawancara & Observasi 27 Januari 2008 di sekolah Wawancara guru

6. V

17 Oktober 2008 di rumah Permohonan ijin lisan & Survei

21 Oktober 2008 s.d. 20 Desember

2008

di sekolah Survei

13 Januari 2009 di sekolah Observasi

17 Januari 2009 di rumah Wawancara & Observasi 22 Januari 2009 di sekolah Observasi

27 Januari 2009 di sekolah Wawancara guru 29 Januari 2009 di sekolah Wawancara guru 26 Pebruari 2009 di rumah Wawancara orangtua

7. VI

15 Oktober 2008 di rumah Permohonan ijin lisan & Survei

20 Oktober 2008 s.d. 15 Desember

2008

di sekolah Survei

7 Januari 2009 di sekolah Observasi 19 Januari 2009 di sekolah Observasi

23 Januari 2009 di rumah Wawancara & Observasi 27 Januari 2009 di sekolah Wawancara guru 29 Januari 2009 di sekolah Wawancara guru 27 Pebruari 2009 di rumah Wawancara orangtua

8. VII

21 Oktober 2008 di rumah Permohonan ijin lisan & Survei

24 Oktober 2008 s.d. 18 Desember

2008

di sekolah Survei

10 Januari 2008 di sekolah Observasi 20 Januari 2009 di sekolah Observasi 27 Januari 2009 di sekolah Wawancara guru

30 Januari 2009 di rumah Wawancara & Observasi 2 Pebruari 2009 di sekolah Wawancara guru 24 Pebruari 2009 di rumah Wawancara orangtua

9. VIII

16 Oktober 2008 di rumah Permohonan ijin lisan & Survei

27 Oktober 2008 s.d. 5 Januari

2009

di sekolah Survei

14 Januari 2009 di sekolah Observasi 24 Januari 2009 di sekolah Observasi 27 Januari 2009 di sekolah Wawancara guru 2 Pebruari 2009 di sekolah Wawancara guru

27 Maret 2009 di rumah Wawancara & Observasi

Dalam penelitian ini, peneliti melaksanakan wawancara pada tiga responden untuk tiap subjek. Pertama subjek utama, kedua subjek pendukung yakni orangtua subjek utama dan yang ketiga subjek pendukung yakni guru kelas subjek. Sehingga didapatkan tiga data wawancara (lihat lampiran A). Teknik wawancara yang dipakai dalam penelitian ini adalah penelitian semi terstruktur. Pertanyaan yang diajukan tidak berdasarkan urutan yang pasti (lihat tabel 1, 2, 3, dan 4,) tetapi berkembang dan disesuaikan dengan situasi subjek saat subjek menjawab pertanyaan. Pedoman wawancara digunakan untuk mengingatkan peneliti mengenai aspek-aspek yang harus dibahas, sekaligus menjadi daftar pengecek/checklist apakah aspek-aspek yang relevan tersebut telah dibahas atau ditanyakan (Poerwandari, 2001).

Selain wawancara, metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi. Dalam penelitian ini, observasi dilakukan secara partisipan, yaitu dengan memainkan berbagai peran yang dimungkinkan dalam suatu situasi sesuai dengan kondisi subjek yang diamati (Ardiardani & Tri, 2004), sehingga peneliti langsung terjun dalam kehidupan sehari-hari subjek. Hal-hal yang ingin diamati adalah pemahaman subjek tentang identitas gender dan peran gender.

Observasi dilakukan dengan tujuan mengamati tutur kata serta perilaku berupa reaksi dan aktivitas subjek menyangkut pemahaman subjek terhadap peran gender. Observasi dilakukan pada saat subjek mengikuti kegiatan bermain dan belajar di sekolah serta pada saat subjek bermain dan berinteraksi dengan orang lain di lingkungan rumah setiap subjek. Hasil observasi dicatat dalam sebuah catatan lapangan yang kemudian disusun agar mendapatkan data observasi yang runtut per subjek.

Sebelum wawancara dengan subjek dimulai, peneliti memberikan sepuluh gambar tak berwarna, dan meminta subjek untuk memilih salah satu gambar untuk diwarnai ketika wawancara (lihat lampiran B, gambar dalam penelitian). Hal ini dilakukan dengan tujuan mendapatkan data observasi berupa minat subjek terhadap gambar dan warna serta perilaku subjek dalam mewarnai.

Dokumen terkait