HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
C. Hasil Penelitian
1) Pelaksanaan Pertemuan 1
Pertemuan pertama dilaksanakan pada hari Kamis, 17 November 2016 pada pukul 09.35-10.45 WIB. Materi yang disampaiakan dalam pertemuan pertama siklus I adalah Penyesuaian Hewan Terhadap Makanannya. Ketika guru dan peneliti masuk kelas siswa baru saja selesai jam istirahat, sebagian siswa sedang bermain burung kertas, sebagian yang lain sedang asyik bercakap-cakap dengan teman sebangkunya. Dalam pelaksanaan penelitian ini guru berperan sebagai pengajar yang melaksanakan penelitian, sementara peneliti berperan sebagai observer proses pembelajaran yang berlangsung. Kegiatan pembelajaran dilaksanakan dengan mengacu pada Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang telah dibuat bersama. Langkah- langkah pelaksanaan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) siklus I pertemuan 1 kelas VB SD Negeri Gedongkiwo Mantrijeron Yogyakarta melalui metode pembelajaran group investigation adalah sebagai berikut.
67
Kegiatan awal dalam pelaksanaan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) siklus I pertemuan pertama kelas VB dimulai dengan guru mengucapkan salam. Guru memberikan kesempatan kepada peneliti untuk memperkenalkan diri kepada siswa sebagai guru yang akan mengajar anak-anak untuk tiga kali pertemuan yang akan datang. Selanjutnya peneliti membagikan kartu nomor presensi yang telah disiapkan peneliti dan siswa menyematkan di dadanya masing-masing.
Setelah semua siswa tenang dan siap belajar, guru melakukan acuan tentang materi sebelumnya, yaitu jenis-jenis binatang berdasarkan makanannya. Guru juga melakukan apersepsi dengan bertanya kepada siswa, “Anak-anak, siapa yang pernah melihat ayam? Bagaimana bentuk paruh ayam?”. Guru kemudian menjelaskan bahwa berbagai macam hewan menyesuaikan diri terhadap makanannya.
Setelah itu guru menyampaiakan indikator pembelajaran yang akan dicapai yaitu siswa dapat menyebutkan fungsi ciri khusus hewan sebagai bentuk penyesuaian terhadap makanan.
b) Kegiatan Inti
Selanjutnya guru menerapkan langkah-langkah metode pembelajaran group investigation, yang memiliki enam tahapan. Pada tahap I yaitu seleksi topik dan mengatur siswa ke dalam kelompok. Pada tahap ini guru memberikan pengantar tema besar topik pelajaran yaitu penyesuaian diri hewan terhadap lingkungannya. Dari tema besar ini terdapat dua materi pokok (topik) yang dapat di pilih siswa untuk dipelajari. Topik yang terseleksi adalah Penyesuaian Hewan Terhadap Makananya. Setelah menentukan topik, siswa bergabung ke dalam
kelompok-68
kelompok investigasi. Setiap kelompok terdiri dari 5-6 siswa yang memiliki kepandaian berbeda (heterogen). Untuk mengetahui tingkat heterogenitas siswa, peneliti bekerja sama dengan guru kelas untuk mengatur pembagian kelompok. Setelah seluruh siswa membentuk kelompok dan duduk dengan tertib bersama kelompoknya, guru memberikan Lembar Kerja Kelompok (LKK). Siswa mendengarkan petunjuk dan arahan pengerjaan LKK yang dibacakan oleh guru. Ada beberapa siswa yang bertanya mengenai langkah pengerjaan LKK dan guru menjelaskan kembali instruksi pada LKK. Selanjutnya guru membagikan kartu gambar hewan. Setiap kelompok mendapat kartu gambar hewan yang harus di investigasi dan kertas samson untuk menuliskan laporan akhir.
Langkah pembelajaran selanjutnya pada tahap 2 yaitu merencanakan tugas yang akan dipelajari. Dalam satu kelompok, siswa berdiskusi mengenai informasi apa yang akan dicari dan pembagian tugas setiap individu. Semua siswa mendapat tugas mencari informasi, pada tahap ini diharapkan tidak ada siswa yang tidak mendapat tugas dan berdiam diri. Sebagian besar siswa terlihat aktif dalam pembagian tugas. Siswa tertarik dengan kartu gambar yang didapatkan. Namun ada beberapa siswa yang kurang fokus pada saat pembagian tugas, siswa hanya melihat teman satu kelompoknya bekerja sendiri. Kemudian guru menghampiri kelompok ini dan menanyakan p ada ketua kelompoknya, mengapa temannya yang lain tidak ikut bekerja? Siswa menjawab bahwa mereka masih dalam tahap pembagian tugas. Guru pun akhirnya ikut andil dalam pembagian tugas kelompok tersebut, karena ketua kelompoknya masih sulit mengatur kelompoknya sendri. Oleh karenanya pada tahap ini siswa belum melaksanakan langkah kegiatan dengan maksimal.
69
Setelah proses diskusi pembagian tugas selesai, tahap selanjutnya adalah tahap 3, melaksanakan investigasi. Masing-masing siswa mengumpulkan informasi dan melaksanankan tugas yang telah direncanakan pada langkah sebelumnya dengan menggunakan berbagai sumber. Pada tahap ini siswa diperbolehkan bertanya kepada guru dalam melaksanakan tugas yang dirasa sulit. Sebagian siswa aktif mengajukan pertanyaan kepada guru dan juga menjawab umpan pertanyaan yang diajukan guru. Namun sebagian besar, guru masih lebih banyak menjelaskan materi yang akan diinvestigasi pada masing-masing kelompok. Sebagian siswa membutuhkan internet yang disediakan guru, siswa mengakses internet dengan bimbingan guru. Setelah setiap siswa menyelesaikan tugas masing-masing, siswa dalam satu kelompok berkumpul kembali saling memberikan kontribusi, saling bertukar informasi dan saling berdiskusi terkait informasi yang diperoleh dalam kelompok. Selama proses diskusi, guru berkeliling untuk membimbing kelompok yang masih mengalami kesulitan.
Tahap selanjutnya adalah tahap 4, menyiapkan laporan akhir. Setiap kelompok menuliskan hasil investigasi yang mereka peroleh pada kertas samson yang telah disediakan guru sesuai sesuai kreativitas dan kesepakatan kelompok. Siswa menuliskan laporan disertai dengan menempel kartu gambar yang diinvestigasi. Setiap kelompok mendapat spidol warna untuk menuliskan hasil diskusi investigasi kelompok. Pada tahap ini beberapa siswa berbuat gaduh dalam kelompoknya dan tidak ikut bekerja dalam kelompok. Guru menegur siswa di dalam kelompok, sambil terus mengawasi kerja kelompok yang berlangsung di seluruh kelompok.
70
Selanjutnya yaitu tahap 5, mempresentasikan laporan akhir. Setiap kelompok maju ke depan kelas untuk menyajikan hasil investigasi. Presentasi dilakukan secara berurutan dari nomor paling kecil. Sebelum presentasi dimulai, guru menyampaikan beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh masing-masing kelompok dalam mempresentasikan laporannya agar bisa memperoleh poin 100. Diantaranya adalah suara presentator harus bisa didengar oleh seluruh siswa di kelas itu, dan ketika ada pertanyaan yang disampaikan oleh kelompok lain, kelompok presentator harus menjawab. Syarat ini pun disepakati oleh seluruh siswa dalam kelas. Selama proses presentasi, suasana kelas kurang kondusif, terdapat beberapa siswa yang kurang fokus dalam mendengarkan presentasi. Guru memberikan peringatan kepada siswa yang kurang fokus tersebut. Setelah selesai melakukan presentasi, kelompok penyaji mempersilahkan kelompok lain untuk menanggapi atau bertanya. Pada saat ini, kelompok pendengar terlihat bingung karena tidak terbiasa memberikan pertanyaan ataupun tanggapan kepada teman lain yang melakukan presentasi. Akhirnya guru mencoba memancing keberanian siswa dengan memberikan tanggapan kelompok penyaji berupa pujian. Akhirnya ada siswa yang berani mengajukan pertanyaan pada presentasi selanjutnya.
Tahap terakhir yaitu tahap 6 adalah evaluasi. Guru mengumumkan poin yang diperoleh masing-masing kelompok pada pertemuan kali ini. Dan hasilnya adalah kelompok 3 sebagai kelompok yang memperoleh poin paling tinggi. Guru memotivasi kelompok lain agar meneladani kelompok 3, agar berkesempatam untuk meraih poin tertinggi pada pertemuan berikutnya. Guru kemudian menyuruh siswa bertepuk hebat karena telah berhasil mengikuti pelajaran hari ini dengan baik.
71
Selanjutnya guru mengajak siswa menarik kesimpulan dari pembelajaran yang telah dilakukan
c) Kegiatan Akhir
Pada kegiatan akhir, siswa bersama guru melakukan refleksi pembelajaran yang telah dilakukan. Guru memberi kritik dan saran pada kegiatan pelajaran yang telah dilaksanakan, serta hal-hal yang harus diperbaiki; antara lain harus mendengarkan teman lain yang sedang presentasi di depan kelas, tidak sibuk sendiri dan bekerja sama dengan kelompok investigasi masing-masing.
Guru juga memberikan motivasi kepada siswa agar terus semangat belajar agar dapat meraih cita-ciat. Selanjutnya, guru menutup pelajaran dengan mengucapkan salam. Guru tidak mengajak siswa berdoa karena pembelajaran selanjutnya dilakukan wali kelas.