HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
4.2 Pembahasan Hasil Penelitian
Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan media pembelajaran scrapbook IPA materi daur hidup hewan siswa kelas IV SD untuk meningkatkan minat belajar dan keterampilan berpikir kreatif siswa. Proses penelitian dilakukan dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari liam tahapan, yaitu analyze (analisis), design (perancangan), development (pengembangan), implementation (implementasi), dan evaluation (evaluasi). Lima tahapan tersebut adalah sebagai berikut.
Tahap pertama dalam penelitian ini adalah analisis. Dalam tahap ini peneliti melakukan analisis kebutuhan untuk mengetahui informasi dan kondisi yang ada di SD Muhammadiyah Cepitsari. Peneliti melakukan analisis kebutuhan dengan cara melakukan observasi dan melakukan wawancara dengan guru kelas IV. Dari hasil analisis kebutuhan yang telah dilakukan oleh peneliti, maka disimpulkan peneliti akan melakukan pengembangan media pembelajaran scrapbook IPA materi daur hidup hewan siswa kelas IV SD untuk meningkatkan minat belajar dan keterampilan berpikir kreatif siswa.
Tahap kedua dalam penelitian ini adalah perancangan. Produk yang dirancang peneliti adalah media pembelajaran scrapbook IPA. Pada tahap perancangan, peneliti melakukan penetapan materi, penyusunan perangkat penelitian, dan pembuatan desain produk. Penetapan materi dilakukan
81
berdasarkan hasil wawancara yang telah dilakukan pada guru kelas IV. Peneliti menanyakan kepada guru kelas IV mengenai materi IPA yang sulit untuk diajarkkan, kemudian guru menyampaikan bahwa materi yang cukup sulit untuk diajarkan adalah tentang daur hidup hewan. Materi daur hidup hewan sulit diajarkan karena siswa belum bisa membedakan antara metamorfosis sempurna dan metamorfosis tidak sempurna serta hewan apa saja yang termasuk dalam metamorfosis tersebut. Selain itu, kurangnya penggunaan media pembelajaran yang membuat siswa sulit untuk memahami materi daur hidup hewan. Hal ini disebabkan karena guru biasanya menggunakan buku paket dan latihan soal yang ada dalam buku tersebut, sehingga siswa sulit memahami materi secara kontekstual. Dari hasil waawancara tersebut, peneliti menetapkan materi daur hidup hewan untuk diterapkan pada media pembelajaran scrapbook yang akan dikembangkan. Materi tersebut pada Kompetensi Inti 3 Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengar, melihat, membaca) dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, sekolah, dan tempat bermain, dan Kompetensi Dasar 3.2 Mendeskripsikan daur hidup beberapa jenis makhluk hidup. Langkah kedua adalah penyusunan perangkat penelitian.
Penyusunan perangkat penelitian terdiri dari penyusunan lembar validasi untuk ahli materi dan ahli media, angket minat belajar dan keterampilan berpikir kreatif, angket respons siswa terhadap media pembelajaran scrapbook IPA, dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). Lembar validasi oleh ahli materi dan ahli media digunakan untuk mengetahui kualitas media pembelajaran yang telah dikembangkan. Penyusunan angket minat belajar dan keterampilan berpikir
82
kreatif siswa digunakan untuk mengambil data minat belajar dan keterampilan berpikir kreatif pada siswa. angket respons siswa digunakan untuk mengetahui kualitas dari media pembelajaran yang dikembangkan. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) digunakan untuk panduan dalam melakukan kegiatan pembelajaran dengan siswa. Langkah berikutnya adalah pembuatan desain produk.
Peneliti melakukan pembuatan produk media pembelajaran scrapbook IPA matri daur hidup hewan sesuai dari hasil wawancara yang telah dilakukan.
Tahap ketiga adalah pengembangan. Pada tahap ini peneliti menyusun bagian-bagian media pembelajaran scrapbook yang sudah didesain. Pada bagian isi scrapbook, terdapat gambar dan penjelasan dari hewan-hewan yang tidak mengalami metamorfosis dan hewan yang mengalami metamorfosis baik sempurna maupun tidak sempurna. Media pembelajaran scrapbook dibuat semenarik mungkin agar siswa dapat belajar dengan cara yang menyenangkan.
Peneliti juga menambahkan latihan soal diakhir pembahasan materi daur hidup hewan untuk mengetahui sejauh mana siswa memahami materi daur hidup hewan.
Bagian-bagian scrapbook yang sudah didesain disusun seperti buku dengan menggunaka kertas yang dibentuk dengan berbagai variasi dilengkapi dengan gambar dari setiap hewan yang dipelajari. Setelah produk selesai dibuat, langkah selanjutnya adalah melakukan validasi. Produk divalidasi oleh dua ahli, yaitu ahli materi dan ahli media. Hasil validasi berupa nilai, masukan, komentar, dan saran yang akan digunakan sebagai dasar untuk melakukan revisi terhadap produk yang telah dikembangkan. Hasil rerata dari validasi produk adalah 3,4 dari ahli materi yang termasuk dalam kualifikasi “Sangat Baik” dengan rekomendasi “Dengan revisi kecil” dan 3,8 dari ahli media yang termasuk dalam kualifikasi “Sangat
83
Baik” dengan rekomendasi “Tidak perlu revisi”. Pada tahap ini angket minat belajar dan keterampilan berpikir kreatif siswa juga divalidasi oleh ahli. Hasil rerata dari validasi minat belajar adalah sebesar 3,4 yang termasuk dalam kualifikasi “Sangat Baik” dengan rekomendasi “Tanpa revisi” dan hasil validasi berpikir kreatif siswa adalah sebesar 3,1 yang termasuk dalam kualifikasi “Baik”
dengan rekomendasi “Dengan revisi kecil” . setelah semua validasi selesai maka dilakukan revisi sesuai dengan kritik, saran, dan komentar yang diberikan oleh validator.
Tahap keempat adalah implementasi. Tahap implementasi dilakukan dengan mengujicobakan produk secara terbatas pada enam siswa kelas IV SD Muhammadiyah Cepitsari. Peneliti melakukan uji coba produk terbatas dengan enam siswa yang terdiri dari tiga siswa laki-laki dan tiga siswa perempuan. Pada tahap ini peneliti melakukan persiapan dan pelaksanaan untuk uji coba produk terbatas. Tahap persiapan dilakukan dengan meminta izin dari Kepala Sekolah untuk melakukan uji coba produk secara terbatas di SD Muhammadiyah Cepitsari, berdiskusi dengan guru kelas IV mengenai hari dan waktu pelaksanaan uji coba serta sistem pembelajaran yang akan dilakukan, peneliti juga meminta izin kepada orang tua siswa untuk melakukan uji coba secara terbatas, dan berdiskusi dengan guru kelas IV mengenai Rencana Pelaksaan Pembelajaran materi daur hidup hewan. Peneliti juga menyiapkan berbagai kebutuhan untuk perlengkapan uji coba seperti scrapbook IPA, lembar angket respons siswa terhadap produk, lembar angket minat belajar dan keterampilan berpikir kreatif siswa. Pada tahap pelaksanaan uji coba produk secara terbatas dilakukan sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran sesuai yang dituliskan di RPP. Uji coba dilakukan secara
84
luring pada tanggal 22 April 2021 dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Uji coba juga didampingi oleh guru kelas IV.
Pada tahap kelima, peneliti melakukan evaluasi yang bertujuan untuk mengetahui efektivitas pengembangan produk untuk meningkatkan minat belajar dan keterampilan berpikir kreatif siswa. peningkatan minat belajar dan keterampilan berpikir kreatif siswa dapat dilihat dari pengukuran menggunakan angket dengan skala Likert.