• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI DI FASYANKES

IV. KESIAPSIAGAAN DAN RESPONS

4.2. MANAJEMEN KLINIS

4.2.2. PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI DI FASYANKES

Strategi dan aktifitas pengendalian Fase Kesiapsiagaan

Ada kasus potensi PHEIC / pandemi di negara lain, belum ada kasus di Indonesia Regulasi

1. Peningkatan Mutu Layanan PPI di RS Rujukan HXNY, yaitu melalui Penerapan Kewaspadaan Isolasi, Dan Penerapan Pencegahan Infeksi (PPI) didukung dengan Surveilans HAIs serta Pendidikan Dan Pelatihan PPI.

2. Penguatan sinergi program lintas sektor, antar dinas kesehatan FKTP, RS Rujukan Virus HXNY dan RS Darurat/Lapangan.

3. Penguatan Kebijakan Pemerintah Daerah baik Gubernur/Bupati/Walikota dalam Penguatan RS Rujukan di wilayahnya. Peningkatan mutu pelayanan PPI di RS Rujukan virus HXNY yaitu melalui Penerapan Kewaspadaan Isolasi, Dan Penerapan Pencegahan Infeksi (PPI) didukung dengan Surveilans HAIs serta Pendidikan Dan Pelatihan PPI.

4. Penguatan sinergi program lintas sektor, antar dinas kesehatan FKTP, RS Rujukan Virus HXNY dan RS Darurat/Lapangan.

128

Strategi Aktivitas Penanggungjawab

Memperkuat pencegahan dan pengendalian infeksi dalam sistem

kesehatan

Mengidentifikasi focal point program PPI dengan otoritas dan keahlian untuk melaksanakan kegiatan dan tindakan PPI di semua tingkat sistem kesehatan, menerapkan strategi PPI untuk mencegah atau membatasi penularan HXNY dalam pengaturan kesehatan dan perawatan jangka panjang. Memprioritaskan

berdasarkan penilaian risiko.

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Mengembangkan penelitian dengan fokus pada identifikasi atau

peningkatan tindakan PPI seperti inovasi APD, efektivitas biaya dari intervensi PPI, dan studi yang menyelidiki faktor risiko penularan dalam perawatan kesehatan dan infeksi di antara petugas kesehatan.

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Mengadvokasi layanan air bersih dan penyediaan fasilitas protokol

kesehatan yang memadai untuk memungkinkan tindakan PPI di fasilitas perawatan kesehatan, ruang publik dan komunal.

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Memastikan bimbingan komunitas mencakup rekomendasi khusus tentang langkah-langkah PPI dan sistem rujukan untuk tempat-tempat umum seperti sekolah, pasar dan transportasi umum, serta

rekomendasi kepada komunitas, rumah tangga, dan keluarga untuk mempromosikan praktik-praktik protokol kesehatan yang baik

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Mendukung program PPI kesehatan kerja dan rencana untuk memastikan kondisi kerja yang aman.

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

129

Strategi Aktivitas Penanggungjawab

Memperkuat kapasitas untuk implementasi PPI dalam konteks kesehatan

masyarakat untuk mengurangi atau mencegah transmisi komunitas

Melakukan penilaian dan memperkuat kapasitas PPI untuk influenza jenis baru, melalui pengembangan dan / atau penguatan PPI sesuai dengan komponen inti yang

direkomendasikan WHO dan

persyaratan minimum untuk program PPI. Ini harus mencakup semua tingkat sistem perawatan kesehatan (misalnya perawatan akut, jangka panjang dan primer dan komunitas, yang terhubung ke layanan kesehatan esensial) termasuk publik, swasta, praktik tradisional, pengaturan non-tradisional yang dapat digunakan untuk isolasi dan perawatan pasien, dan / atau karantina, seperti apotek.

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Meninjau dan memperbarui pedoman PPI nasional yang ada untuk

pengaturan kesehatan dan perawatan komunitas. Ini termasuk jalur rujukan pasien yang telah ditentukan, bekerja sama dengan manajemen kasus dan implementasi langkah-langkah PPI, untuk memungkinkan pelayanan kesehatan yang aman dan lingkungan perawatan di rumah dan persalinan yang aman dengan persediaan yang memadai serta infrastruktur yang sesuai untuk mempertahankan tindakan PPI.

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Meninjau dan memperbarui strategi dan rencana pelatihan petugas kesehatan yang ada berdasarkan penilaian kebutuhan

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Bekerja sama dengan logistik, mengembangkan atau meninjau rencana APD nasional yang

dianggarkan untuk memastikan akses

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

130

Strategi Aktivitas Penanggungjawab

ke kuantitas dan kualitas APD yang memadai. Ini termasuk manajemen pasokan APD (timbunan, distribusi, jaminan kualitas), identifikasi kebutuhan lonjakan kapasitas IPC (jumlah personel dan kompetensi), dan strategi untuk penggunaan APD yang tepat dan rasional di semua lingkungan kesehatan dan

masyarakat, bekerja sama dengan mitra sesuai kebutuhan.

Bekerjasama dengan logistik untuk pengadaan kebutuhan bahan disinfektan, polibag limbah medis infeksius, safety box, alat dan bahan disinfektan.

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Mengembangkan rencana kamar mayat / rencana darurat untuk mengelola kematian akibat kasus influenza jenis baru dan memastikan dukungan penguburan yang aman sambil mempertahankan tindakan PPI.

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Membangun koordinasi antar stakeholder

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Menyusun

kebijakan khusus untuk pengaturan PPI di daerah konflik dan daerah rentan bencana, termasuk

pengaturan

pengiriman relawan pada saat bencana

Menyusun kebijakan khusus untuk pengaturan PPI di daerah konflik dan daerah rentan bencana, termasuk pengaturan pengiriman relawan pada saat bencana

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

131

Strategi Aktivitas Penanggungjawab

Identifikasi persyaratan minimum untuk tindakan PPI yang diperlukan dalam penanggulangan bencana dan pengaturan bantuan kemanusiaan

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Fase Siaga Darurat

Deteksi kasus awal di Indonesia

Strategi Aktivitas Penanggungjawab

Peningkatan kapasitas deteksi kasus awal (screening)

Pemetaan kapasitas PPI untuk influenza jenis baru, melalui

pengembangan dan / atau penguatan PPI sesuai dengan komponen inti yang direkomendasikan WHO dan

persyaratan minimum untuk program PPI. Ini harus mencakup semua tingkat sistem perawatan kesehatan (misalnya perawatan akut, jangka panjang dan primer dan komunitas, yang terhubung ke layanan kesehatan esensial)

termasuk publik, swasta, praktik tradisional, pengaturan non-tradisional yang dapat digunakan untuk isolasi dan perawatan pasien, dan / atau karantina, seperti apotek

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Diseminasi strategi dan rencana pelatihan petugas kesehatan yang ada berdasarkan penilaian kebutuhan

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Memberikan pelatihan kepada semua petugas kesehatan dan staf penting, sesuai dengan strategi nasional, tentang langkah-langkah PPI dan tentang penggunaan APD yang rasional dalam konteks influenza jenis baru.

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

132

Strategi Aktivitas Penanggungjawab

Bekerja sama dengan logistik, mensosialisasikan rencana APD nasional yang dianggarkan untuk memastikan akses ke kuantitas dan kualitas APD yang memadai. Ini termasuk manajemen pasokan APD (timbunan, distribusi, jaminan kualitas), identifikasi kebutuhan lonjakan

kapasitas IPC (jumlah personel dan kompetensi), dan strategi untuk penggunaan APD yang tepat dan rasional di semua lingkungan kesehatan dan masyarakat, bekerja sama dengan mitra sesuai kebutuhan.

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Sosialisasi Pengembangan rencana kamar mayat / rencana darurat untuk mengelola kematian akibat kasus influenza jenis baru dan memastikan dukungan penguburan yang aman sambil mempertahankan tindakan PPI.

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Bekerjasama dengan logistik untuk pengadaan kebutuhan bahan disinfektan, polibag limbah medis infeksius, safety box, alat dan bahan disinfektan.

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Membangun koordinasi antar stakeholder

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Meningkatkan kewaspadaan isolasi sesuai dengan standar dan pencegahan transmisi

Melaksanakan simulasi dan TTX di fasilitas kesehatan yang bertujuan untuk menguji penerapan strategi PPI yang diperlukan untuk

mencegah atau membatasi

penularan virus di fasilitas layanan kesehatan.

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Diseminasi pedoman PPI nasional yang ada untuk pengaturan kesehatan dan perawatan

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

133

Strategi Aktivitas Penanggungjawab

komunitas. Ini termasuk jalur rujukan pasien yang telah ditentukan, bekerja sama dengan manajemen kasus dan implementasi langkah-langkah PPI, untuk memungkinkan pelayanan kesehatan yang aman dan

lingkungan perawatan di rumah dan persalinan yang aman dengan persediaan yang memadai serta infrastruktur yang sesuai untuk mempertahankan tindakan PPI.

Evaluasi program PPI kesehatan kerja dan rencana untuk memastikan kondisi kerja yang aman.

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Sosialisasi PPI bagi petugas rohaniawan dan pemulasaraan jenazah pasien HXNY

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Menerapkan PPI dan langkah-langkah kesehatan masyarakat dalam pengaturan

komunitas

Intensifikasi bimbingan komunitas mencakup rekomendasi khusus tentang langkah-langkah PPI dan sistem rujukan untuk tempat-tempat umum seperti sekolah, pasar dan transportasi umum, serta

rekomendasi kepada komunitas, rumah tangga, dan keluarga untuk mempromosikan praktik-praktik protokol kesehatan yang benar

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Sosialisasi kebijakan khusus untuk pengaturan PPI di daerah konflik dan daerah rentan bencana, termasuk

pengaturan

pengiriman relawan pada saat bencana

Sosialisasi persyaratan minimum untuk tindakan PPI yang diperlukan dalam penanggulangan bencana dan pengaturan bantuan kemanusiaan

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

134

Strategi Aktivitas Penanggungjawab

Prioritas penelitian dan inovasi

termasuk pemetaan risiko dan analisis risiko

Mempromosikan penelitian dan pengembangan dengan fokus pada identifikasi atau peningkatan tindakan PPI seperti inovasi APD, efektivitas biaya dari intervensi PPI, dan studi yang menyelidiki faktor risiko penularan dalam perawatan kesehatan dan infeksi di antara petugas kesehatan.

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Fase Tanggap Darurat Kasus Sporadik

Strategi Aktivitas Penanggungjawab

Menerapkan dan memelihara

langkah-langkah PPI dalam pengaturan pelayanan kesehatan

Menerapkan kebijakan dan strategi nasional dan provinsi untuk memastikan penerapan persyaratan minimum dari program PPI di semua fasilitas perawatan kesehatan.

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Memberikan pelatihan kepada semua petugas kesehatan dan staf penting, sesuai dengan strategi nasional, tentang langkah-langkah PPI dan tentang penggunaan APD yang rasional dalam konteks influenza jenis baru.

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Menerapkan strategi dan alat untuk mencegah, menyelidiki dan menangani infeksi petugas kesehatan.

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Memobilisasi sumber daya dan mitra untuk melaksanakan rencana APD nasional untuk memastikan persediaan berkelanjutan di

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

135

Strategi Aktivitas Penanggungjawab

layanan kesehatan dan tingkat komunitas.

Mengevaluasi strategi pelatihan, termasuk dampak dan efektivitas pelatihan PPI untuk kewaspadaan standar dan tambahan serta tindakan terapi kasus untuk semua petugas kesehatan, dengan tujuan untuk mencegah infeksi terkait perawatan kesehatan dan mengurangi infeksi petugas kesehatan.

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Memantau dan mengevaluasi sistem manajemen rantai pasokan APD termasuk stok habis, jaminan kualitas, dll.

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Kumpulkan dan laporkan data standar tentang morbiditas dan mortalitas petugas kesehatan, minimal dipilah berdasarkan jenis kelamin, usia dan pekerjaan.

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Menerapkan PPI dan langkah-langkah kesehatan

masyarakat dalam pengaturan komunitas

Mengadaptasi, menyebarluaskan, dan mengimplementasikan panduan PPI seperti penggunaan standar dan tindakan pencegahan tambahan untuk pengaturan perawatan kesehatan termasuk penyedia perawatan di rumah dan komunitas.

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Melaksanakan peningkatan penyediaan fasilitas air bersih dan sanitasi untuk fasilitas kesehatan sesuai dengan road map yang dikembangkan

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

136

Strategi Aktivitas Penanggungjawab

Memastikan sumber daya PPI dan WASH yang memadai untuk implementasi protokol kesehatan dan kampanye protokol kesehatan untuk semua

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Mendukung akses ke layanan WASH di tempat umum dan ruang komunitas yang paling berisiko, dengan

pertimbangan khusus untuk lokasi kolektif yang rentan (termasuk untuk tunawisma, migran, dan populasi perawatan jangka panjang) dan pusat isolasi komunitas.

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Memastikan tempat cuci tangan dapat diakses, tersedia, dipasok, dan berfungsi di semua tempat berkumpul (pasar, klinik, tempat ibadah, fasilitas umum, dan stasiun transportasi) di area yang berisiko tinggi, dan pengaturan bantuan kemanusiaan di daerah bencana.

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Memastikan langkah-langkah dan sumber daya WASH dan PPI tersedia di lingkungan pendidikan.

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Menerapkan program PPI kesehatan kerja dan rencana untuk memastikan kondisi kerja yang aman.

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Memobilisasi sumber daya dan mitra untuk memastikan air bersih tersedia secara memadai. Ketika air tidak dapat disediakan, persediaan pembersih tangan harus dipastikan.

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Menyesuaikan upacara penguburan untuk mengurangi risiko penularan

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

137

Strategi Aktivitas Penanggungjawab

tetapi memenuhi kebutuhan budaya, sosial dan agama setempat.

Memantau dan mengevaluasi secara berkala indikator PPI dan WASH, yang mencerminkan infrastruktur yang memadai dan penerapan praktik terbaik di titik perawatan di fasilitas perawatan kesehatan dan ruang publik tertentu, dengan menggunakan alat standar seperti respons fasilitas perawatan kesehatan PPI, rapid assessment ditingkat RS terkait kesiapan, Kerangka Penilaian PPI, alat persyaratan minimum PPI, Kerangka Penilaian Mandiri Kebersihan Tangan, alat observasi kepatuhan kebersihan tangan, dan Alat Peningkatan Fasilitas WASH;

mengembangkan dan melaksanakan rencana tindakan sesuai dengan hasil, mengikuti proses peningkatan kualitas yang berkelanjutan.

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Sosialisasi kebijakan khusus untuk pengaturan PPI di daerah konflik dan daerah rentan bencana, termasuk pengaturan

pengiriman relawan pada saat bencana

Menerapkan persyaratan minimum untuk tindakan PPI yang diperlukan dalam penanggulangan bencana dan pengaturan bantuan kemanusiaan

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Prioritas penelitian dan inovasi

termasuk pemetaan risiko dan analisis risiko

Mendukung pelaksanaan studi penelitian dan pengembangan yang berfokus pada pemahaman tentang infeksi virus baru di antara petugas kesehatan dan meningkatkan

kepatuhan terhadap langkah-langkah PPI.

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

138

Strategi Aktivitas Penanggungjawab

Melakukan Intra-Action Review (IAR) untuk pencegahan dan pengendalian infeksi selama penanggulangan virus HxNy untuk koreksi dan peningkatan pelatihan.

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Mendokumentasikan pembelajaran dan membangun kapasitas yang diperkuat selama respon untuk meningkatkan PPI untuk kesiapsiagaan jangka panjang dan fungsi respon, serta untuk keamanan umum layanan yang disampaikan melalui pendekatan fasilitas pelayanan kesehatan primer.

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Kasus Klaster

Strategi Aktivitas Penanggungjawab

Menerapkan dan memelihara langkah-langkah PPI dalam pengaturan pelayanan kesehatan

Menerapkan kebijakan dan strategi nasional dan provinsi untuk memastikan penerapan persyaratan minimum dari program PPI di semua fasilitas perawatan kesehatan.

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Mengimplementasikan panduan PPI seperti penggunaan standar dan tindakan pencegahan tambahan untuk pengaturan perawatan kesehatan termasuk penyedia perawatan di rumah dan komunitas.

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Memberikan pelatihan kepada semua petugas kesehatan dan staf penting, sesuai dengan strategi nasional, tentang

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

139

Strategi Aktivitas Penanggungjawab

langkah-langkah PPI dan tentang penggunaan APD yang rasional dalam konteks

influenza jenis baru.

Menerapkan strategi dan alat untuk mencegah, menyelidiki dan menangani infeksi petugas kesehatan.

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Menerapkan PPI dan langkah-langkah kesehatan

masyarakat dalam pengaturan

komunitas

Memobilisasi sumber daya dan mitra untuk melaksanakan rencana APD nasional untuk memastikan persediaan berkelanjutan di layanan kesehatan dan tingkat komunitas.

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Melaksanakan peningkatan penyediaan fasilitas air bersih dan sanitasi untuk fasilitas kesehatan sesuai dengan road map yang dikembangkan

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Memastikan sumber daya PPI dan WASH yang memadai untuk implementasi protokol kesehatan dan kampanye protokol kesehatan untuk semua

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Mendukung akses ke layanan WASH di tempat umum dan ruang komunitas yang paling berisiko, dengan pertimbangan khusus untuk lokasi kolektif yang rentan (termasuk untuk tunawisma, migran, dan populasi perawatan jangka panjang) dan pusat isolasi komunitas.

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

140

Strategi Aktivitas Penanggungjawab

Memastikan langkah-langkah dan sumber daya WASH dan PPI tersedia di lingkungan pendidikan.

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Menerapkan program PPI kesehatan kerja dan rencana untuk memastikan kondisi kerja yang aman.

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Menerapkan PPI dan langkah-langkah kesehatan masyarakat dan sosial yang diidentifikasi sebagai persyaratan minimum di lingkungan dan fasilitas publik dan komunal termasuk mekanisme untuk mendukung individu yang berisiko

komplikasi untuk tinggal di rumah.

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Memobilisasi sumber daya dan mitra untuk memastikan air bersih tersedia secara memadai. Ketika air tidak dapat disediakan, persediaan pembersih tangan harus dipastikan.

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Menyesuaikan upacara

penguburan untuk mengurangi risiko penularan tetapi

memenuhi kebutuhan budaya, sosial dan agama setempat.

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Evaluasi kebijakan khusus untuk pengaturan PPI di daerah konflik dan daerah rentan bencana, termasuk

Memastikan tempat cuci

tangan dapat diakses, tersedia, dipasok, dan berfungsi di semua tempat berkumpul (pasar, klinik, tempat ibadah, fasilitas umum, dan stasiun transportasi) di area yang

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

141

Strategi Aktivitas Penanggungjawab

pengaturan pengiriman

relawan pada saat bencana

berisiko tinggi, dan pengaturan bantuan kemanusiaan di daerah bencana.

Menerapkan persyaratan minimum untuk tindakan PPI yang diperlukan dalam

penanggulangan bencana dan pengaturan bantuan

kemanusiaan

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Memantau dan mengevaluasi panduan PPI, diseminasi, implementasi dan dampak.

Memantau dan mengevaluasi secara berkala indikator PPI dan WASH, yang

mencerminkan infrastruktur yang memadai dan penerapan praktik terbaik di titik

perawatan di fasilitas perawatan kesehatan dan ruang publik tertentu, dengan menggunakan alat standar seperti respons fasilitas perawatan kesehatan PPI, rapid assessment ditingkat RS terkait kesiapan, Kerangka Penilaian PPI, alat persyaratan minimum PPI, Kerangka Penilaian Mandiri Kebersihan Tangan, alat observasi

kepatuhan kebersihan tangan, dan Alat Peningkatan Fasilitas WASH; mengembangkan dan melaksanakan rencana tindakan sesuai dengan hasil, mengikuti proses peningkatan kualitas yang berkelanjutan.

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Memantau kontinuitas layanan WASH, pasokan, harga dan keberlanjutan keuangan, menganalisis tren,

memperkirakan kesenjangan,

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

142

Strategi Aktivitas Penanggungjawab

dan mengusulkan tindakan korektif bila diperlukan.

Mengevaluasi strategi pelatihan, termasuk dampak dan efektivitas pelatihan PPI untuk kewaspadaan standar dan tambahan serta tindakan terapi kasus untuk semua petugas kesehatan, dengan tujuan untuk mencegah infeksi terkait perawatan kesehatan dan mengurangi infeksi petugas kesehatan.

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Memantau dan mengevaluasi sistem manajemen rantai pasokan APD termasuk stok habis, jaminan kualitas, dll.

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Kumpulkan dan laporkan data standar tentang morbiditas dan mortalitas petugas kesehatan, minimal dipilah berdasarkan jenis kelamin, usia dan pekerjaan.

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Melakukan Intra-Action Review (IAR) untuk pencegahan dan pengendalian infeksi selama penanganan pandemi untuk koreksi dan peningkatan pelatihan.

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Mendokumentasikan

pembelajaran dan membangun kapasitas yang diperkuat selama respon untuk meningkatkan PPI untuk kesiapsiagaan jangka panjang dan fungsi respon, serta untuk keamanan umum layanan yang

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

143

Strategi Aktivitas Penanggungjawab

disampaikan melalui

pendekatan fasilitas pelayanan kesehatan primer.

Prioritas penelitian dan inovasi

termasuk pemetaan risiko dan analisis risiko

Mendukung pelaksanaan studi penelitian dan pengembangan yang berfokus pada

pemahaman tentang infeksi virus baru di antara petugas kesehatan dan meningkatkan kepatuhan terhadap langkah-langkah PPI.

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Kasus Transmisi di Komunitas

Strategi Aktivitas Penanggungjawab

Menerapkan dan memelihara langkah-langkah PPI dalam pengaturan pelayanan kesehatan

Menerapkan kebijakan dan strategi nasional dan provinsi untuk memastikan penerapan persyaratan minimum dari program PPI di semua fasilitas perawatan kesehatan.

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Mengimplementasikan panduan PPI seperti penggunaan standar dan tindakan pencegahan tambahan untuk pengaturan perawatan kesehatan termasuk penyedia perawatan di rumah dan komunitas.

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Memberikan pelatihan kepada semua petugas kesehatan dan staf penting, sesuai dengan strategi nasional, tentang langkah-langkah PPI dan tentang penggunaan APD yang

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

144

Strategi Aktivitas Penanggungjawab

rasional dalam konteks influenza jenis baru.

Menerapkan strategi dan alat untuk mencegah, menyelidiki dan menangani infeksi petugas kesehatan.

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Menerapkan PPI dan langkah-langkah kesehatan

masyarakat dalam pengaturan

komunitas di lingkup UKM dan UKP

Memobilisasi sumber daya dan mitra untuk melaksanakan rencana APD nasional untuk memastikan persediaan berkelanjutan di layanan kesehatan dan tingkat komunitas.

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Melaksanakan peningkatan penyediaan fasilitas air bersih dan sanitasi untuk fasilitas kesehatan sesuai dengan road map yang dikembangkan

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Memastikan sumber daya PPI dan WASH yang memadai untuk implementasi protokol kesehatan dan kampanye protokol kesehatan untuk semua

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Mendukung akses ke layanan WASH di tempat umum dan ruang komunitas yang paling berisiko, dengan pertimbangan khusus untuk lokasi kolektif yang rentan (termasuk untuk tunawisma, migran, dan populasi perawatan jangka panjang) dan pusat isolasi komunitas.

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

145

Strategi Aktivitas Penanggungjawab

Memastikan langkah-langkah dan sumber daya WASH dan PPI tersedia di lingkungan pendidikan.

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Menerapkan program PPI kesehatan kerja dan rencana untuk memastikan kondisi kerja yang aman.

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Menerapkan PPI dan langkah-langkah kesehatan masyarakat dan sosial yang diidentifikasi sebagai persyaratan minimum di lingkungan dan fasilitas publik dan komunal termasuk mekanisme untuk mendukung individu yang berisiko

komplikasi untuk tinggal di rumah.

Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan

Memobilisasi sumber daya dan mitra untuk memastikan air

Memobilisasi sumber daya dan mitra untuk memastikan air