IV. KESIAPSIAGAAN DAN RESPONS
4.5. PENGUATAN SISTEM KESEHATAN
Pemenuhan kebutuhan sumber daya sangat penting untuk mendukung penanggulangan Virus HXNY. Penguatan sumber daya dilakukan baik dalam peningkatan sumber daya manusia, pembiayaan, prosedur operasional, sarana dan prasarana termasuk logistik serta dukungan lainnya. Peningkatan sumber daya manusia dilakukan dengan membuat pelatihan, penyegaran bagi seluruh petugas, serta mobilisasi sumber daya manusia sesuai dengan kebutuhan.
Pemenuhan sumber daya harus disertai dengan peningkatan ketersediaan anggaran
Ketersediaan sarana dan prasarana termasuk logistik untuk penanggulangan COVID-19 antara lain obat dan bahan habis pakai, Alat Pelindung Diri (APD), dan logistik laboratorium. Penyediaan logistik kesehatan dilakukan melalui beberapa tahap yaitu perencanaan/kajian kebutuhan logistik, pemenuhan kebutuhan logistik, penyimpanan logistik, distribusi, distribusi logistik, monitoring dan evaluasi. Kondisi ketersediaan logistik dipantau melalui sistem online untuk memudahkan pihak terkait dalam mengakses informasi ketersediaan logistik yang menjadi dasar penghitungan logistik untuk perencanaan selanjutnya. Salah satu instrumen yang digunakan untuk menghitung kebutuhan logistik COVID-19 adalah WHO COVID-19 Essential Support Forecasting Tools (COVID-ESFT) yang perlu diperbarui secara berkala minimal 3 bulan sekali dan disampaikan kepada stakeholder terkait.
Strategi dan Aktivitas Pengendalian
Fase Kesiapsiagaan
Ada kasus potensi PHEIC / pandemi di negara lain, belum ada kasus di Indonesia
Strategi Aktivitas Penanggungjawab
Pemetaan Kapasitas Sumber Daya di semua tingkatan (Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota) untuk mengetahui ketersediaan logistik, gudang termasuk juga sumber daya manusia yang dapat dikerahkan dan digunakan pada saat status keadaan darurat bencana sekaligus untukmeningkatkan respon yang
Mengidentifikasi potensi sumber daya logistik yang ada dari semua pemangku kepentingan baik masyarakat, pemerintah, maupun dunia usaha yang dapatdipergunakan
Membangun sistem informasi bantuan logistik yang dapat diakses oleh semua masyarakat, pemerintah dan dunia usahaTim Logistik
182
Strategi Aktivitas Penanggungjawab
efektif dan tepat waktu, baik dari masyarakat, pemerintah dan pemerintah daerah, maupun dunia usaha.
Review dokumen rencana kontingensi dan simulasi(penyediaan fasilitas cadangan, alur distribusi)
Mengidentifikasi sistem klaster logistik dalam penanggulangan bencana
Memprediksi kendala pengelolaan bantuan logistic
Mengidentifikasi akses-akses alternatif ke penerima manfaat dalam memperoleh bantuan logistikKoordinator Bidang Operasi
Membentuk/Mengembangkan Tim Logistik Kesehatan
Penanggulangan Bencana.
BNPB dan/atau BPBD dapat membentuk klaster logistik melalui wadah koordinasi yang tersedia pada tiap tingkatan, kecuali dinyatakan telah terbentuk
Mengumpulkan, menganalisa dan menyebarluaskan informasi tentang logistik penanggulangan bencanaKoordinator Bidang Operasi
Memberikan saran dan bantuan teknis di bidang logistikpenanggulangan bencana
Memberikan fasilitas dan mobilisasi logistik penanggulangan bencana yang diperlukan
Mengkoordinasikan masyarakat, pemerintah dan dunia usaha di bidang logistik penanggulangan bencana agar dapat memenuhi kesenjangan, hambatan danTim Logistik
183
Strategi Aktivitas Penanggungjawab
duplikasi di bidang logistik penanggulangan bencana
Review sistem pengendalian dan manajemen rantai pasok untuk pasokan alat kesehatan, obat-obatan dan pasokan esensial lain termasuk kapasaitas cadangannya
Penyusunan regulasi, protokol dan SOP terkait pengadaan logistik saat terjadi kegawatdaruratan (termasuk impor dan bea cukai)
Membentuk Unit Respon Logistik yang bertugas untuk melakukan kaji cepat di bidang logistik pada saat awal terjadinya bencana
Menyiapkan struktur
Menyiapkan Personil
Menyiapkan dukungan operasionalTim Logistik
Membuat perjanjian kerja sama dan melakukan pencatatan dengan dunia usaha untuk penyediaan dan penggunaan fasilitas logistik
Membuat perjanjian kerja sama dan melakukan pencatatan dengan dunia usaha untuk penyediaan dan penggunaan fasilitas logistikTim Logistik
Koordinasi agar bantuan logistik pada saat status keadaan darurat harus dapat diterima oleh Fasyankes yang membutuhkan dengan tepat waktu, tepat lokasi, tepat sasaran, tepat jumlah dan tepat kualitas
Koordinasi agar bantuan logistik pada saat status keadaan darurat harus dapat diterima olehFasyankes yang membutuhkan dengan tepat waktu, tepat lokasi, tepat sasaran, tepat jumlah dan tepat kualitas
Tim Logistik
Perencanaan pengelolaan bantuan logistik
Identifikasi kebutuhan
Analisis Kebutuhan
Mengidentifikasi sumber
Penyusunan informasi mengenai kualifikasi teknis alat kesehatan, APD, obat dan bahan habis pakaiTim Logistik
184
Strategi Aktivitas Penanggungjawab
Peningkatan kesiapsiagaan melalui pelatihan (perhitungan kebutuhan APD, obat alkes dan BHP)
Penyusunan strategi distribusi)
Melakukan penilaian kapasitas pasar nasional apakah dapat memenuhi permintaan alat kesehatan, obat-obatan danpasokan esensial yang (akan) terus meningkat
Melakukan penilaian kapasitas pasar internasional apakah dapat memenuhi permintaan alat kesehatan, obat-obatan dan pasokan esensial yang tidak dapat dipenuhi dari pasar nasional
Penerimaan
Mencatat jenis, jumlah dan mutu logistik yang diterima dari berbagai sumber
Menyeleksi dan mencocokkan bantuan logistik sesuai skala prioritas kebutuhan
Menyimpan logistik ditempat yang mudah diaksesTim Logistik
Penyimpanan
Memilih gudang denganmemperhatikan tempat, tipe gudang, kapasitas, fasilitas, sistem
pengamanan dan keselamatan, sesuai ketentuan yang berlaku
Menyimpan bantuan logistik di gudang, dengan melakukan pencatatan, pemilahan dan penyusunan barang logistikdisesuaikan dengan jenisnya serta pengecekan stok barang logistik secara periodic
Menata kelola bantuan logistik sehingga memudahkan dalamTim Logistik
185
Strategi Aktivitas Penanggungjawab
penerapan system “In First-Out”, First xpired First Out
Menjaga bantuan logistik dari kerusakan dan kehilangan maupun berkurangnya standar mutu
Pelaporan
Penyampaian pelaporan rutin Tim LogistikFase Siaga Darurat
: Deteksi kasus awal di Indonesia
Strategi Aktivitas Penanggungjawab
Pemetaan Kapasitas Sumber Daya di semua tingkatan (Nasional, Provinsi,Kabupaten/Kota) untuk mengetahui
ketersediaan logistik, gudang termasuk juga sumber daya manusia yang dapat dikerahkan dan digunakan pada saat status keadaan darurat bencana sekaligus untuk meningkatkan respon yang efektif dan tepat waktu, baik dari
masyarakat, pemerintah dan pemerintah daerah, maupun dunia usaha.
Mengidentifikasi potensi sumber daya logistik yang ada dari semuapemangku kepentingan baik masyarakat, pemerintah, maupun dunia usaha yang dapat dipergunakan
Membangun sistem informasi bantuan logistik yang dapat diakses oleh semua masyarakat, pemerintah dan dunia usaha
Special access scheme untuk percepatan pengadaan bantuan logistik dari luarTim Logistik
Aktivasi renkon menjadi renopstermasuk Incident Manajemen System tingkat daerah dan pusat
Memprediksi kendala pengelolaan bantuan logisticKoordinator Bidang Operasi
186
Strategi Aktivitas Penanggungjawab
Memperpendek jalur pengiriman barang bantuan logistik
Mengidentifikasi akses-akses alternatif ke penerima manfaat dalammemperoleh bantuan logistik
Membentuk/Mengembangkan Tim Logistik Kesehatan Penanggulangan Bencana. BNPB dan/atau BPBD dapat membentuk klaster logistik melalui wadah koordinasi yang tersedia pada tiap tingkatan, kecuali dinyatakan telah terbentuk
Mengumpulkan, menganalisa dan menyebarluaskan informasi tentang logistik penanggulangan bencanaKoordinator Bidang Operasi
Memberikan saran dan bantuan teknis di bidang logistik penanggulangan bencana
Memberikan fasilitas dan mobilisasi logistik penanggulangan bencana yang diperlukan
Mengkoordinasikan masyarakat, pemerintah dan dunia usaha di bidang logistik penanggulangan bencana agar dapat memenuhi kesenjangan,hambatan dan duplikasi di bidang logistik penanggulangan bencana
Diseminasi regulasi, protokol dan SOP terkait pengadaan logistik saat terjadi kegawatdaruratan (termasuk impor dan bea cukai)Tim Logistik
Membentuk Unit Respon Logistik yang bertugas untuk melakukan kaji cepat di bidang logistik
Menyiapkan struktur
Menyiapkan personil
Menyiapkan dukungan operasionalTim Logistik
187
Strategi Aktivitas Penanggungjawab
pada saat awal terjadinya bencana
Membuat perjanjian kerja sama danmelakukan pencatatan dengan dunia usaha untuk penyediaan dan penggunaan fasilitas logistik
Membuat perjanjian kerja sama dan melakukan pencatatan dengan dunia usaha untuk penyediaan danpenggunaan fasilitas logistik
Tim Logistik
Koordinasi agar bantuan logistik pada saat status keadaan darurat harus dapat diterima oleh Fasyankes yang membutuhkan dengan tepat waktu, tepat lokasi, tepat sasaran, tepat jumlah dan tepat kualitas
Koordinasi agar bantuan logistik pada saat status keadaan darurat harus dapat diterima oleh Fasyankes yang membutuhkan dengan tepat waktu, tepat lokasi, tepat sasaran, tepat jumlah dan tepat kualitasTim Logistik
Perencanaanpengelolaan bantuan logistik
Identifikasi kebutuhan
Analisis Kebutuhan
Mengidentifikasi sumber
Penyusunan informasi mengenai kualifikasi teknis alat kesehatan, APD, obat dan bahan habis pakai
Peningkatan kesiapsiagaan melalui pelatihan (perhitungan kebutuhan APD, obat alkes dan BHP)
Melakukan penilaian kapasitas pasar nasional apakah dapat memenuhi permintaan alat kesehatan, obat-obatan dan pasokan esensial yang (akan) terus meningkat
Melakukan penilaian kapasitas pasar internasional apakah dapat memenuhi permintaan alat kesehatan, obat-obatan dan pasokan esensial yang tidak dapat dipenuhi dari pasar nasionalTim Logistik
188
Strategi Aktivitas Penanggungjawab
Pengerahan Sumber Daya
Membandingkan ketersediaan potensi logistik dan kebutuhan logistik sesuai dengan hasil analisis di wilayah
pengerahan sumber daya baik yang dimiliki oleh masyarakat, pemerintah dan pemerintah daerah serta dunia usaha
Pengerahan sumber daya dari instansi/lembaga terkaitTim Logistik
Pengorganisasian
Mengkoordinasikan bantuan logistik dari instansi/ dinas/lembaga/organisasi yang terkait
Mengkoordinasikan kegiatan dengan secretariat
Menerima, mengadministrasikan, dan menyalurkan bantuan logistic
Membuat pengajuan bantuan sesuai kebutuhan kepada Komando Tanggap Darurat Bencana tingkatnasional/internasional
Menyediakan fasilitas, jasa, dan bahan-bahan serta perlengkapan status keadaan darurat
Pengadaan logistik kesehatan yang dibutuhkan sesuai dengan regulasi yang ditetapkanTim Logistik
Penerimaan
Mencatat jenis, jumlah dan mutu logistik yang diterima dari berbagai sumber
Menyeleksi dan mencocokkan bantuan logistik sesuai skala prioritaskebutuhan
Menyimpan logistik ditempat yang mudah diaksesTim Logistik
Penyimpanan
Memilih gudang denganmemperhatikan tempat, tipe gudang, kapasitas, fasilitas, sistem
Tim Logistik
189
Strategi Aktivitas Penanggungjawab
pengamanan dan keselamatan, sesuai ketentuan yang berlaku
Menyimpan bantuan logistik di gudang, dengan melakukan pencatatan,pemilahan dan penyusunan barang logistik disesuaikan dengan jenisnya serta pengecekan stok barang logistik secara periodic
Menata kelola bantuan logistik sehingga memudahkan dalampenerapan system “First-In First-Out”, First Expired First Out
Menjaga bantuan logistik dari kerusakan dan kehilangan maupun berkurangnya standar mutu
Pengangkutan
Mengangkut dan atau memindahkan logistik dari gudang penyimpanan ke tujuan penerima
Menjamin keamanan, keselamatan dan keutuhan logistik dari gudang ke tujuan
Mempercepat penyampaian
Pemilihan moda angkutanTim Logistik
Distribusi
Menyiapkan fasilitas gudang hub di provinsi untuk membantu distribusi logistic
Penyusunan strategi distribusiTim Logistik
Pengendalian
Monitoring implementasi rencana operasi melalui Intra Action Review (IAR)
Pemantauan
Supervisi
EvaluasiTim Logistik
Pelaporan
Penyampaian pelaporan rutin Tim Logistik190
Strategi Aktivitas Penanggungjawab
Pengadaan logistik kesehatan yang dibutuhkan sesuai dengan regulasi yang ditetapkanFase Tanggap Darurat Kasus Sporadik,
Strategi Aktivitas Penanggungjawab
Pemetaan Kapasitas Sumber Daya di semua tingkatan (Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota) untuk mengetahuiketersediaan logistik, gudang termasuk juga sumber daya manusia yang dapat dikerahkan dan digunakan pada saat status keadaan darurat bencana sekaligus untuk meningkatkan respon yang efektif dan tepat waktu, baik dari
masyarakat, pemerintah dan pemerintah daerah, maupun dunia usaha.
Mengidentifikasi potensi sumber daya logistik yang ada dari semua pemangku kepentingan baikmasyarakat, pemerintah, maupun dunia usaha yang dapat dipergunakan
Memprediksi kendalapengelolaan bantuan logistic
Memperpendek jalurpengiriman barang bantuan logistic
Membangun sistem informasi bantuan logistik yang dapat diakses oleh semua masyarakat,pemerintah dan dunia usaha
Tim Logistik
Special access scheme untuk percepatanpengadaan bantuan logistik dari luar
Mengidentifikasi akses-akses alternatif ke penerima manfaat dalam memperoleh bantuan logistikKoordinator Bidang Operasi
191
Strategi Aktivitas Penanggungjawab
Membentuk/Mengembangkan Tim Logistik Kesehatan Penanggulangan Bencana. BNPB dan/atau BPBD dapat membentuk klaster logistik melalui wadah koordinasi yang tersedia pada tiap tingkatan, kecuali dinyatakan telah terbentuk
Mengumpulkan, menganalisa danmenyebarluaskan informasi tentang logistik
penanggulangan bencana
Koordinator Bidang Operasi
Menyusun danmengembangkan rencana operasi di bidang logistik penanggulangan bencana
Memberikan saran dan bantuan teknis di bidang logistik penanggulangan bencana
Memberikan saran dan bantuan teknis di bidang logistik penanggulangan bencana
Memberikan fasilitas dan mobilisasi logistikpenanggulangan bencana yang diperlukan
Mengkoordinasikanmasyarakat, pemerintah dan dunia usaha di bidang logistik penanggulangan bencana agar dapat memenuhi kesenjangan, hambatan dan duplikasi di bidang logistik
penanggulangan bencana
Tim Logistik
192
Strategi Aktivitas Penanggungjawab
Diseminasi regulasi, protokol dan SOP terkait pengadaan logistik saat terjadikegawatdaruratan (termasuk impor dan bea cukai)
Membentuk Unit Respon Logistik yang bertugas untuk melakukan kaji cepat di bidang logistik pada saat awal terjadinya bencana
Menyiapkan struktur
Menyiapkan personil
Menyiapkan dukungan operasionalTim Logistik
Membuat perjanjian kerja sama dan melakukan pencatatan dengan dunia usaha untuk penyediaan dan penggunaan fasilitas logistik
Membuat perjanjian kerja sama dan melakukan pencatatan dengan dunia usaha untuk penyediaan dan penggunaan fasilitas logistikTim Logistik
Koordinasi agar bantuan logistik pada saat status keadaan darurat harus dapat diterima oleh Fasyankes yang membutuhkan dengan tepat waktu, tepat lokasi, tepat sasaran, tepat jumlah dan tepat kualitas
Koordinasi agar bantuan logistik pada saat status keadaan darurat harus dapat diterima oleh Fasyankes yang membutuhkan dengan tepat waktu, tepat lokasi, tepat sasaran, tepat jumlah dan tepat kualitasTim Logistik
Perencanaanpengelolaan bantuan logistik
Identifikasi kebutuhan
Analisis Kebutuhan
Mengidentifikasi sumber
Menyusun informasi mengenai kualifikasi teknis alat kesehatan, APD, obat dan bahan habis pakai
Meningkatkan kesiapsiagaan melalui pelatihanTim Logistik
193
Strategi Aktivitas Penanggungjawab
(perhitungan kebutuhan APD, obat alkes dan BHP)
Melakukan penilaian kapasitas pasar nasional apakah dapat memenuhi permintaan alat kesehatan, obat-obatan dan pasokan esensial yang (akan) terus meningkat
Melakukan penilaiankapasitas pasar internasional apakah dapat memenuhi permintaan alat kesehatan, obat-obatan dan pasokan esensial yang tidak dapat dipenuhi dari pasar nasional
Pengerahan Sumber Daya
Membandingkanketersediaan potensi logistik dan kebutuhan logistik sesuai dengan hasil analisis di wilayah
mengerahkan sumber daya baik yang dimiliki oleh masyarakat, pemerintah dan pemerintah daerah serta dunia usaha
Mengerahkan sumber daya dari instansi/lembaga terkait
Mengiinformasikan kepada public yang berminat untuk mengambil peran serta dalam dukungan logistik pada penanganan darurat bencana, baik dari dalam maupun dari luar negeriTim Logistik
194
Strategi Aktivitas Penanggungjawab
Pengorganisasian
Mengkoordinasikan bantuan logistik dari instansi/ dinas/lembaga/organisasi yang terkait
Mengkoordinasikan kegiatan dengan secretariat
Menerima,mengadministrasikan, dan menyalurkan bantuan logistic
Membuat pengajuan bantuan sesuai kebutuhan kepada Komando Tanggap Darurat Bencana tingkat nasional/internasional
Menyediakan fasilitas, jasa, dan bahan-bahan serta perlengkapan status keadaan darurat
Pengadaan logistikkesehatan yang dibutuhkan sesuai dengan regulasi yang ditetapkan
Tim Logistik
Penerimaan
Mencatat jenis, jumlah dan mutu logistik yang diterima dari berbagai sumber
Menyeleksi danmencocokkan bantuan logistik sesuai skala prioritas kebutuhan
Menyimpan logistik ditempat yang mudah diaksesTim Logistik
Penyimpanan
Memilih gudang dengan memperhatikan tempat, tipe gudang, kapasitas, fasilitas, sistem pengamanan danTim Logistik
195
Strategi Aktivitas Penanggungjawab
keselamatan, sesuai ketentuan yang berlaku
Menyimpan bantuan logistik di gudang, denganmelakukan pencatatan, pemilahan dan penyusunan barang logistik disesuaikan dengan jenisnya serta pengecekan stok barang logistik secara periodic
Menata kelola bantuan logistik sehingga memudahkan dalam penerapan system “First-In First-Out”, First xpired First Out
Menjaga bantuan logistik dari kerusakan dan kehilangan maupunberkurangnya standar mutu
Pengangkutan
Mengangkut dan atau memindahkan logistik dari gudang penyimpanan ke tujuan penerima
Menjamin keamanan, keselamatan dan keutuhan logistik dari gudang ke tujuan
Mempercepat penyampaian
Memilih moda angkutanTim Logistik
Distribusi
Menyiapkan fasilitas gudang hub di provinsi untukmembantu distribusi logistic
Penyusunan strategi distribusiTim Logistik
196
Strategi Aktivitas Penanggungjawab
Pengendalian
Monitoring implementasi rencana operasi melalui Intra Action Review (IAR)
Memantau
Melakukan Supervisi
Melakukan EvaluasiTim Logistik
Pelaporan
Menyampaikan laporan rutin Tim LogistikKasus Klaster
Strategi Aktivitas Penanggungjawab
Pemetaan Kapasitas Sumber Daya di semua tingkatan (Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota) untuk mengetahuiketersediaan logistik, gudang termasuk juga sumber daya manusia yang dapat dikerahkan dan digunakan pada saat status keadaan darurat bencana sekaligus untuk meningkatkan respon yang efektif dan tepat waktu, baik dari
masyarakat, pemerintah dan pemerintah daerah, maupun dunia usaha.
Mengidentifikasi potensi sumber daya logistik yang ada dari semua pemangkukepentingan baik masyarakat, pemerintah, maupun dunia usaha yang dapat
dipergunakan
Memprediksi kendalapengelolaan bantuan logistic
Memperpendek jalurpengiriman barang bantuan logistic
Membangun sistem informasi bantuan logistik yang dapat diakses oleh semuamasyarakat, pemerintah dan dunia usaha
Tim Logistik
Special access scheme untuk percepatan pengadaan bantuan logistik dari luar
Mengidentifikasi akses-akses alternatif ke penerima manfaatKoordinator Bidang Operasi
197
Strategi Aktivitas Penanggungjawab
dalam memperoleh bantuan logistik
Membentuk/Mengembangkan Tim Logistik Kesehatan Penanggulangan
Bencana. BNPB dan/atau BPBD dapat membentuk klaster logistik melalui wadah koordinasi yang tersedia pada tiap tingkatan, kecuali dinyatakan telah terbentuk
Mengumpulkan, menganalisa dan menyebarluaskaninformasi tentang logistik penanggulangan bencana
Koordinator Bidang Operasi
Menyusun danmengembangkan rencana operasi di bidang logistik penanggulangan bencana
Memberikan saran dan bantuan teknis di bidang logistik penanggulangan bencana
Memberikan saran dan bantuan teknis di bidang logistik penanggulangan bencana
Memberikan fasilitas dan mobilisasi logistikpenanggulangan bencana yang diperlukan
Mengkoordinasikanmasyarakat, pemerintah dan dunia usaha di bidang logistik penanggulangan bencana agar dapat memenuhi kesenjangan, hambatan dan duplikasi di
Tim Logistik
198
Strategi Aktivitas Penanggungjawab
bidang logistik
penanggulangan bencana
Diseminasi regulasi, protokol dan SOP terkait pengadaan logistik saat terjadikegawatdaruratan (termasuk impor dan bea cukai)
Membentuk Unit Respon Logistik yang bertugas untuk melakukan kaji cepat di bidang logistik pada saat awal terjadinya bencana
Menyiapkan struktur
Menyiapkan personil
Menyiapkan dukungan operasionalTim Logistik
Membuat perjanjian kerja sama dan melakukan pencatatan dengan dunia usaha untuk penyediaan dan penggunaan fasilitas logistik
Membuat perjanjian kerja sama dan melakukan pencatatan dengan dunia usaha untuk penyediaan dan penggunaan fasilitas logistikTim Logistik
Koordinasi agar bantuan logistik pada saat status keadaan darurat harus dapat diterima oleh Fasyankes yang membutuhkan dengan tepat waktu, tepat lokasi, tepat sasaran, tepat jumlah dan tepat kualitas
Koordinasi agar bantuan logistik pada saat status keadaan darurat harus dapat diterima oleh Fasyankes yang membutuhkan dengan tepat waktu, tepat lokasi, tepat sasaran, tepat jumlah dan tepat kualitasTim Logistik
Perencanaanpengelolaan bantuan logistik
Identifikasi kebutuhan
Analisis Kebutuhan
Mengidentifikasi sumber
Menyusun informasi mengenai kualifikasi teknis alatkesehatan, APD, obat dan bahan habis pakai
Tim Logistik
199
Strategi Aktivitas Penanggungjawab
Meningkatkan kesiapsiagaan melalui pelatihan (perhitungan kebutuhan APD, obat alkes dan BHP)
Melakukan penilaian kapasitas pasar nasional apakah dapat memenuhi permintaan alat kesehatan, obat-obatan dan pasokan esensial yang (akan) terus meningkat
Melakukan penilaian kapasitas pasar internasional apakah dapat memenuhi permintaan alat kesehatan, obat-obatan dan pasokan esensial yang tidak dapat dipenuhi dari pasar nasional
Pengerahan Sumber Daya
Membandingkan ketersediaan potensi logistik dan kebutuhan logistik sesuai dengan hasil analisis di wilayah
mengerahkan sumber daya baik yang dimiliki oleh masyarakat, pemerintah dan pemerintah daerah serta dunia usaha
Mengerahkan sumber daya dari instansi/lembaga terkait
Mengiinformasikan kepada public yang berminat untuk mengambil peran serta dalam dukungan logistik padapenanganan darurat bencana, baik dari dalam maupun dari luar negeri
Tim Logistik
Pengorganisasian
Mengkoordinasikan bantuan logistik dari instansi/ dinas/Tim Logistik
200
Strategi Aktivitas Penanggungjawab
lembaga/organisasi yang terkait
Mengkoordinasikan kegiatan dengan secretariat
Menerima,mengadministrasikan, dan menyalurkan bantuan logistic
Membuat pengajuan bantuan sesuai kebutuhan kepada Komando Tanggap Darurat Bencana tingkatnasional/internasional
Menyediakan fasilitas, jasa, dan bahan-bahan serta perlengkapan status keadaan darurat
Pengadaan logistik kesehatan yang dibutuhkan sesuai dengan regulasi yang ditetapkan
Penerimaan
Mencatat jenis, jumlah dan mutu logistik yang diterima dari berbagai sumber
Menyeleksi dan mencocokkan bantuan logistik sesuai skala prioritas kebutuhan
Menyimpan logistik ditempat yang mudah diaksesTim Logistik
Penyimpanan
Memilih gudang dengan memperhatikan tempat, tipe gudang, kapasitas, fasilitas, sistem pengamanan dan keselamatan, sesuai ketentuan yang berlakuTim Logistik